cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Suhuf
ISSN : 25272934     EISSN : 25272934     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 235 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG MUI SURAKARTA MEMBERI REKOMENDASI HALAL TERHADAP RUMAH PEMOTONGAN HEWAN Huda, Nurul
Suhuf Vol 27, No 1 (2015): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) yang mengkaji tentang rekomendasi halal MUI Surakarta terhadap rumah pemotongan hewan (RPH). Banyak RPH di wilayah Surakarta yang belum memiliki  legalitas halal MUI. Di sisi lain, masyarakat di Surakarta yang mayoritas muslim  membutuhkan jaminan halal terhadap daging yang akan mereka konsumsi. Meskipun animo pemilik RPH masih minim dalam upaya mengurus rekomendasi halal MUI, namun MUI Surakarta tetap berupaya meningkatkan legalisasi halal terhadap RPH. Atas dasar tersebut, tulisan ini mengkaji tentang apa faktor yang melatarbelakangi MUI Surakarta melakukan rekomendasi halal terhadap RPH. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang MUI Surakarta mengeluarkan rekomendasi halal terhadap RPH. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui instrumen interview dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan induktif konseptual. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang melatarbelakangi MUI Surakarta mengeluarkan rekomendasi halal terhadap RPH, antara lain: a) Banyaknya laporan dari konsumen (masyarakat) yang mengadu ke MUI tentang  adanya daging yang kehalalannya meragukan; b) MUI Pusat memberi hak kepada MUI Surakarta untuk mengeluarkan rekomendasi halal pada RPH; c) Menjaga hak-hak konsumen untuk mendapatkan makanan yang halal..
PENGARUH BUDAYA HUKUM TERHADAP KEPATUHAN HUKUM DALAM MASYARAKAT M. Muhtarom, M. Muhtarom
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah konflik hukum dan ketidakpatuhan terhadap hukum yang dihadapi oleh pemerintah di Indonesia dewasa ini antara lain bersumber dari pluralitas nilai-nilai yang diyakini masyarakat. Persoalan ini memerlukan penyelesaian kultural dan tidak semata-mata mengutamakan pemaksaan dengan menerapan sanksi-sanksi yang tegas. Persoalan ketidak­taan terhadap hukum oleh masyarakat memang bukan lagi berupa pelanggaran hukum oleh seorang dua orang yang tak berkesadaran hukum dan bukanlah persoalan politik atau yuridis semata. Persoalannya yang paling mendasar adalah, persoalan keyakinan dan kesadaran rakyat yang merujuk ke perangkat budaya yang berbeda, dari postulat yang diambil sebagai premis kebijakan negara. Maka, pada hakikatnya yang tengah dihadapi ini adalah, persoalan konflik budaya dalam suatu masyarakat nasional yang bersifat plural secara kultural.
KISAH ADAM DALAM TAFSIR SUFI (Sebuah Telaah Bibliografis) Mahmud, Abdullah
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menelaah kisah Nabi Adam AS dengan pendekatan tafsir sufi, setelah di kumpulkan data-data disimpulkan bahwa dalam perspektif al-Qur’an, Adam diciptakan Tuhan dari dua unsur. Pertama, unsur tanah yang mewakili unsur terendah dari yang rendah, yang membentuk tubuh pisik Adam (manusia). Kedua, Ruh yang berasal dari Tuhan, yang mewakili unsur tertinggi dari yang tinggi. Manusia merupakan representasi mikrokosmos, karena di dalam dirinya terkandung elemen-elemen yang terdapat di jagad raya (alam semesta, makrokosmos). Penciptaan manusia dari tanah dan ruh itu merupakan sebuah kehormatan besar, yang memungkinkannya sanggup melakukan komunikasi dengan kedua alam, ya’ni alam materi dan alam ruh (Tuhan)
TERJEMAHAN AL QURAN DARI MASA KE MASA Hamza, Syarafuddin
Suhuf Vol 27, No 1 (2015): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerjemahan Al Quran dalam bahasa asing sempat terhambat oleh fatwa para ulama yang secara tegas mengharamkan dan menolak gagasan itu. Namun lambat laun penerjemahan Al Quran merupakan kebutuhan bagi umat Islam yang kini telah berjumlah satu milliard lebih di berbagai penjuru dunia. Kaum muslimin di seluruh dunia yang majemuk, terdiri dari bermacam-macam suku bangsa dan bahasa, menginginkan tidak hanya mampu membaca Al Quran melainkan memahami isi kandungannya. Dan terjemahan Al Quran cukup banyak membantu umat untuk memahami isi kandungannya. Tulisan ini berupaya menggali penerjemahan Al Quran secara deskriptif historis untuk mengetahui latar belakang penerjemahan kitab suci ini. Pada akhirnya tulisan ini berargumen bahwa penerjemahan Al Quran sangat penting sebagai media dakwah dan sebagai upaya untuk mendekatkan Al Quran kepada makna yang sebenarnya.
MEMBUMIKAN HUKUM ISLAM Yayuli, Yayuli
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umat Islam kini menghadapi tantangan zaman yang sangat kompleks. Diantaranya masalah khilafah, hak asasi manusia (HAM), kesetaraan gender, hubungan Muslim dan Non Muslim, lingkungan, pengembangan sumber daya manusia, perkembangan ilmu dan teknologi, keadilan, pembangunan, kemiskinan dan kesejahteraan merupakan isu yang sangat menonjol. Respons yang kerap muncul dari umat Islam adanya tantangan tersebut adalah sikap defensive-apologetik dan tindakan yang kontra-produktif. Sebagian telah melakukan ijtihad, tetapi masih sebatas pembacaan lama yang berulang-ulang dan kurang berani melakukan ijtihad baru.
PERBANDINGAN TUJUAN PENDIDIKAN UNTUK MEMBENTUK MANUSIA IDEAL MENURUT PAULO FREIRE DAN MUHAMMAD IQBAL Abidin, Zaenal
Suhuf Vol 30, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia merupakan objek sekaligus subjek pendidikan, sebagai objek ia adalah hasil akhir yang ingin diraih dari semua proses pendidikan. Menjadi subjek ia manusia adalah pelaksana dari proses pendidikan, bagaimana membantu peserta didik belajar untuk menjadi manusai yang sebenar-benarnya manusia. Meskipun tujuan pendidikan dari tiap zaman, negara, senantiasa berubah-ubah mengikuti perkembangan zaman, namun ada satu hal yang selalu sama, yakni pendidikan adalah bagaimana membentuk manusia yang seutuhnya. Maka menjadi penting bagi kita untuk belajar seperti apa manusia ideal itu dan bagaimana pendidikan mampu menghasilkannya. Jika kita melihat dari Barat kita bisa melihat Paulo Freire dengan pedidikan pembebasan dan jika dari Timur kita bisa melihat Muhammad Iqbal dengan konsep Khudi atau Ego sebagai dasar filsafatnya.
MULTI AKAD MUAMALAH DALAM REKSADANA SYARI’AH Harun, Harun; Al- Hakim, M. Hanif
Suhuf Vol 30, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reksadana adalah salah satu instrument yang cocok bagi para pemodal atau investor yang tidak mau dipusingkan oleh fluktuasi bisnis yang penuh persaingan. Para pemodal tinggal duduk manis menyetorkan modalnya kepada manajer investasi sebagai pihak yang dapat dipercaya dan paham akan seluk beluk bisnis atau ahli dalam memutar atau mengelola dana.Manajer Investasi, dengan kepiawaiannya dalam meracik instrument dan nilai efek dalam portofolio akan menentukan apakah dana yang sudah ditanamkan akan membuahkan keuntungan atau bahkan sebaliknya akan membawa kerugian. Bagi investor muslim yang akan menginvestasikan dananya harus pandai-pandai memilih Reksadana, yang mestinya reksadana yang dipilih tidak semata-mata soal untung dan rugi, tetapi harus memenuhi prinsip-prinsip syari’ah agar keuntungan yang diperolehnya membawa barokah baik di dunia maupun di akhirat.Berangkat dari hal diatas, maka dalam artikel ini, penulis mencoba mengkaji secara deskriptif tentang Reksadan Syari’ah lewat pendekatan hukum muamalat (fiqh muamalah).Hasil kajian ditemukan bahwa Reksadana Syariah adalah Reksadana yang beroperasi menurut prinsip-prinsip syariat Islam, dengan menggunakan akad Wakalah, Mudharabah dan Musyarakah ‘Inan.
PELAKSANAAN PROGRAM KULLIYATU TAHFIDZ AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN HAFALAN SANTRI PONDOK PESANTREN MODERN ISLAM ASSALAAM SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Inayati, Nurul Latifatul; Hidayati, Isnaya Arina
Suhuf Vol 30, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam merupakan pondok yang memberikan ilmu-ilmu umum dan ilmu agama, PPMI Assalaam juga memberikan nilai lebih kepada santrinya dengan program Kulliyatu Tahfidz Al-Qur’an untuk santri yang menginginkan hafalan al-qur’an lebih banyak dari hafalan yang sudah ditargetkan dari pondok. Permasalahan dalam penelitian ini terkait strategi program kulliyatu tahfidz al-Qur’an dalam meningkatkan hafalan santri Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam antara lain sebagai berikut: (1) Bagaimana strategi program kulliyatu tahfidz al-qur’an dalam meningkatkan hafalan santri pondok pesantren assalaam? (2) Apa saja hambatan-hambatan yang ditemui dalam strategi program kulliyatu tahfidz Al-Qur’an dalam meningkatkan hafalan santri pondok pesantren Assalaam? Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi program kulliyatu tahfidz al-qur’an dalam meningkatkan hafalan santri pondok pesantren Assalaam dan hambatan-hambatannya.Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah ustadz dan ustadzah yang mengajar KTQ dan para santriwan dan santriwati KTQ. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara secara mendalam, observasi dan dokumentasi mengenai pelaksanaan program Kulliyatu tahfidz al-Qur’an dalam meningkatkan hafalan santri pondok pesantren Assalaam tahun pelajaran 2016/2017.Kesimpulannya bahwa strategi program kulliyatu tahfidz al-Qur’an dalam meningkatkan hafalan santri pondok pesantren Assalaam sudah berjalan dengan baik, dengan menggunakan program Tahfidz 1 hari 1 halaman dan Takrir 1 hari 5 halaman serta menggunakan metode menghafal Bi al-nazhar dan Talaqqi yang didukung dengan fasilitas asrama khusus santri KTQ, Serta ada waktu tertentu menyetorkan hafalan dan menyiapkan hafalan pada waktu-waktu tertentu ada kunjungan ke pondok tahfidz setiap satu tahun sekali. Sementara hambatan yang ditemui tidak begitu banyak seperti banyaknya kegiatan pondok diluar kegiatan akademik dan kesantrian, dan santri yang tidak konsisten dalam menyetorkan hafalan. Banyaknya ayat yang sama menyulitkan santri dalam menghafal, rasa malas yang menyertai santri ketika akan menghafal.
SISTEM PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANAK DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN DALAM PERSPEKTIF KONVENSI INTERNASIONAL HAK-HAK ANAK Chusniatun, Chusniatun
Suhuf Vol 30, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengertian anak di Lembaga Pemasyarakatan, Sistem Perlindungan Hukum bagi Anak di Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia, dan Sistem Perlindungan Hukum bagi Anak di Lembaga Pemasyarakatan dalam Perspektif Konvensi Hak-hak Anak. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah kajian deskriptif-normatif tentang hak-hak dan sistem perlindungan anak dalam berbagai undang-undang. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah metode telaah dokumen terhadap berbagai pasal yang ada di dalam berbagai undang-undang. Hasil telaah dokumen tersebut selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif-evaluatif dengan mengkomparasikan antara yang normatif dengan realitas. Paper ini menemukan tiga hal. Pertama, anak adalah amanah Allah yang diberikan kepada orang tuanya, agar dipersiapkan menjadi hamba Allah yang mengabdi kepada-Nya dan menjadi khalifah dimuka bumi untuk menjaga kesejahteraannya. Karena itu perlu adanya perlindungan hukum bagi keamanan dan kesejahteraan tumbuh kembangnya. Kedua, anak yang tinggal di LAPAS dan menjadi anak didik pemasyarakatan atau warga binaan pemasyarakatan mereka mendapatkan perlindungan hukum. Ketiga, Sistem Perlindungan hukum bagi Anak di LAPAS yang termuat dalam UU No. 36 Th. 1999 tentang HAM, UU No. 12 Th. 1995 tentang Pemasyarakatan, UU No. 23 Th. 2002 tentang Perlindungan Anak bila ditinjau dari perspektif Konvensi Internasional Hak-hak Anak khususnya artikel 37-40, masih ada hak-hak anak di LAPAS yang belum terpenuhi dan perlu upaya yang sungguh-sungguh untuk pemenuhannya.
PENGEMBANGAN MANAJEMEN SEKOLAH ISLAM UNGGUL: Mempertimbangkan Pendekatan Total Quality Management (TQM) Ali, Mohamad; Istanto, Istanto
Suhuf Vol 30, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pendidikan Indonesia paska Orde Baru mengalami perubahan amat mendasar; dari pola sentralisasi ke desentralisasi, yang bermuara pada terwujudnya kemandirian sekolah. Bersamaan dengan itu, menjamurlah sekolah model baru yang berkualitas unggul di sejumlah kota. Kehadiran sekolah model baru ini membuat persaingan antar sekolah unggul semakin seru. Dulu, sekolah unggul identik dengan sekolah negeri. Namun dalam perkembangan baru, justru sekolah swasta, terutama sekolah Islam, yang lebih mewarnai. Sekarang ini, dan di masa depan, kontestasi antar sekolah unggul semakin kompleks dan rumit. Keberlangsungan keunggulan suatu sekolah, sangat bergantung pada pendekatan atau strategi manajemen yang dipilih. Total Quality Managemen (TQM), atau manajemen kualitas total bisa menjadi alternatif pendekatan untuk menjamin keberlanjutan keunggulan suatu sekolah agar berdaya saing tinggi.   

Page 6 of 24 | Total Record : 235