cover
Contact Name
Nur Rahmawati Syamsiyah
Contact Email
nur_rahmawati@ums.ac.id
Phone
+628562830285
Journal Mail Official
jurnalsinektika@ums.ac.id
Editorial Address
Architecture Department, Faculty of Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Pabelan Kartasura Tromol Pos 1 Surakarta 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur
ISSN : 14118912     EISSN : 27146251     DOI : 10.23917/sinektika
Core Subject : Art, Engineering,
SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur is a scientific journal of the Architecture Department, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta which focuses on delivering information on the results of scientific research conducted by researchers, especially in the field of architecture. The scientific articles in the scope of pure and applied sciences about architectural science including art & design, history & human behavior, technology, urban planning and the environment. Research results are scientific, critical and comprehensive on important and current issues covered in the field of architecture.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2: Juli 2020" : 30 Documents clear
Penggunaan Kawasan Tepi Sungai oleh Pedagang Pasar Informal pada Banjir Kanal Timur (BKT) di Jakarta Buana, Muhammad Cakra; Wicaksono, Muhammad Rizky Teguh; Hantono, Dedi
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 17, No 2: Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2242.715 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v17i2.10909

Abstract

Kawasan tepian sungai merupakan daerah pertemuan antara air dan daratan yang sering disebut dengan waterfront. Saat ini komodifikasi lahan tepian sungai sering kali ditakar dari “nilai tukar” bukan “nilai guna” pada akhirnya akan menghasilkan intervensi publik yang menerus dan sistematik. Banjir Kanal Timur (BKT) merupakan contoh konkrit proses perencanaan kota yang mendapatkan intervensi publik, walaupun penataan kawasan tepi sungai Banjir Kanal Timur sebagai kawasan waterfront city telah memiliki landasan hukum. Di samping itu adanya pertumbuhan pasar malam pada jalur Bajir Kanal tersebut, yang tumbuh secara organik dan memanjang sepanjang sungai Banjir Kanal Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengetahui penggunaan ruang pada Banjir Kanal Timur oleh pedagang pasar informal yang tumbuh disana. Hasil penelitian ini mengindikasikan adanya pasar informal di lokasi penelitian, yang membawa dampak tumbuhnya wisata lokal khususnya kuliner.
Pengaruh Tata Ruang Bangsal terhadap Perilaku Pasien Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta Devi, Nadia Puspita; Nurjayanti, Widyastuti
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 17, No 2: Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2615.043 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v17i2.11564

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu asset berharga yang dimiliki setiap manusia. Kesehatan terdiri dari dua macam yaitu kesehatan fisik/jasmani dan kesehatan psikis/rohani. Penyakit psikis lebih sulit terdeteksi dibandingkan penyakit fisik karena biasanya timbul akibat adanya gangguan pada kesehatan jiwa/mental. Gangguan jiwa atau gangguan mental merupakan sindrom atau pola perilaku seseorang berkaitan dengan adanya gejala penderitaan (distress) yang menyerang salah satu fungsi penting pada tubuh manusia. Orang-orang dengan gangguan kesehatan biasanya diwadahi di rumah sakit. Individu dengan gangguan kesehatan jiwa, diwadahi di rumah sakit jiwa. Sebelum menjalankan rehabilitasi, pasien mental yang memerlukan rawat inap terlebih dahulu ditempatkan di bangsal. Bangsal memiliki peran yang besar dalam mempengaruhi kondisi psikologis pasien dan kondisi kesehatan dan keamanan pasien. Tata ruang bangsal baik secara zonasi maupun penataan interior pada bangsal harus diperhatikan mengingat pengguna utama ruang tersebut adalah pasien dengan gangguan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pola tata ruang bangsal di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta dan bagaimana pengaruhnya terhadap perilaku pasien. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif berupa wawancara dan pengamatan langsung terhadap objek penelitian. Data hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan metode behavioral mapping dan metode superimposed. Penelitian ini menghasilkan elemen-elemen tertentu seperti jarak antar tempat tidur, elemen jendela dan pintu, dan suasana pada ruang, yang dapat mempengaruhi perilaku tertentu pada pasien.
Kualitas dan Kenyamanan Jalur Pedestrian di Penggal Jalan Slamet Riyadi Surakarta Damia, Fildzati Nazala; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 17, No 2: Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2858.091 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v17i2.11627

Abstract

Jalur pedestrian berfungsi sebagai salah satu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas. Namun tak jarang dari sekian banyak jalur pedestrian yang tersebar di berbagai tempat, banyak yang memiliki kualitas tidak baik. Salah satu pedestrian terdapat di penggal Jalan Slamet Riyadi Surakarta, yaitu di kawasan dengan berbagai macam bangunan fungsi perekonomian. Kawasan ini berpotensi menjadi kawasan dengan pedestrian yang ramai oleh pengguna. Tujuan dari penelitian adalah untuk meninjau tingkat kenyamanan jalur pedestrian di Jalan Slamet Riyadi menurut pengguna, serta mengetahui kesesuaian jalur pedestrian berdasarkan fungsi dan standar menurut peraturan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengambilan data secara observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menemukan terdapat bagian-bagian pedestrian yang secara kualitas tidak sesuai standar dan kelengkapan sarana penunjang yang berbeda-beda. Hal ini perlu mendapat perhatian untuk dilakukan perawatan sarana prasarana pedestrian agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Pemetaan Ruang Bermain Anak di Kawasan Permukiman Padat di Kelurahan Kemijen Semarang Widyasamrarti, Hasti; Karmilah, Mila; Rahman, Boby
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 17, No 2: Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1834.024 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v17i2.11641

Abstract

Keterbatasan ruang dan fasilitas umum di permukiman padat penduduk membuat anak-anak lebih kreatif dalam memanfaatkan ruang sebagai tempat bermain. Penelitian ini dilakukan untuk memetakan distribusi tempat bermain, memahami persepsi, setting, dan perilaku anak anak di Kelurahan Kemijen Semarang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naturalistik, melalui pengamatan berupa behavior setting pada setiap ruang bermain anak, atau lebih tepatnya melalui placed centered mapping atau pemetaan berdasarkan tempat yang berfungsi untuk mengetahui adaptasi ruang bermain anak. Hasil penelitian menyebutkan bahwa anak-anak menggunakan lokasi bermain yang berbahaya, yakni di pinggir sungai, di pinggir rel kereta api, atau di atap rumah pompa. Anak anak memiliki persepsi positif terhadap sungai, yang bermakna mereka tidak melihat sungai sebagai lokasi yang berbahaya untuk bermain.
Penggunaan dan Penguasaan Ruang Berbasis Gender di UMS Qomariah, Nor Laely; Saputra, Andika
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 17, No 2: Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2102.585 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v17i2.11565

Abstract

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Islam di Indonesia yang memiliki beberapa pola penggunaan dan penguasaan ruang berbasis gender di dalam lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan dan penguasaan ruang berbasis gender di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pemahaman lebih jauh tentang penggunaan ruang berbasis gender dan penekanannya dalam penggunaan ruang, maka penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat agar pengguna di lingkungan UMS dapat melangsungkan kegiatan dengan nyaman dan tenang. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik pemetaan perilaku person-centered maps, place centered maps, dan physical trace pada ruang luar di lingkungan UMS. Hasil penelitian menunjukkan pola aktifitas pada penggunaan dan penguasaan ruang berbasis gender di lingkungan UMS.
Kajian Prinsip Arsitektur Hijau pada Bangunan Perkantoran (Studi Kasus United Tractor Head Office dan Menara BCA) Mauludi, Achmad Fikri; Anisa, Anisa; Satwikasari, Anggana Fitri
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 17, No 2: Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2271.109 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v17i2.11629

Abstract

Kajian ini membahas penerapan prinsip arsitektur hijau pada bangunan perkantoran di Jakarta. Hal yang melatarbelakangi pentingnya kajian ini adalah banyaknya perkantoran di Jakarta yang digunakan sebagai fasilitas penunjang perekonomian. Pembangunan perkantoran tersebut adakalanya tidak merespon iklim dan lingkungan sekitarnya.  Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana penerapan prinsip-prinsip arsitektur hijau pada bangunan perkantoran. Tujuan kajian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan prinsip-prinsip arsitektur hijau dan penerapannya pada studi kasus yang diteliti. Obyek penelitian merupakan dua perkantoran yang sudah mendapat sertifikat GBCI, yaitu yaitu United Tractor Head Office dan Menara BCA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menganalisis penerapan prinsip-prinsip arsitektur hijau pada dua studi kasus tersebut. Hasil dari kajian ini adalah perkantoran yang diteliti sudah didesain dengan memanfaatkan kondisi alam, serta menggunakan material yang ramah lingkungan. Selain itu, dua bangunan ini menerapkan konsep hemat energi yang merespon positif terhadap lingkungan (tapak) dan pengguna. Berdasarkan interpretasi pada dua studi kasus yang diteliti, arsitektur hijau tidak selalu identik dengan “hijau” tetapi juga dapat diinterpretasikan sebagai bangunan yang sustainable (berkelanjutan), earth friendly (ramah lingkungan) dan high performance building (bangunan dengan performa sangat baik).
Wayfinding dalam Arsitektur Hantari, Anjas Ninda; Ikaputra, Ikaputra
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 17, No 2: Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2658.894 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v17i2.11561

Abstract

Wayfinding adalah proses menemukan jalan, pengumpulan informasi dan pengambilan keputusan yang digunakan orang untuk mengarahkan diri mereka, bergerak melalui ruang, serta bagaimana orang berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Dikarenakan keberadaannya selalu ditemui dalam kehidupan sehari-hari, wayfinding dikenali sebagai proses yang mudah dikarakterisasi dan dipahami. Oleh sebab pentingnya peran wayfinding dalam kehidupan manusia, maka diperlukan pembahasan untuk memahami elemen-elemen serta prinsip-prinsip menerapkan wayfinding. Untuk mengoptimalkan wayfinding telah dilakukan sejumlah penelitian yang mengungkapkan bahwasanya wayfinding bersifat sangat kompleks. Makalah ini berupa literature review yang bertujuan untuk menjelaskan pentingnya wayfinding serta kebutuhan untuk memahaminya dengan benar. Untuk tujuan tersebut makalah ini membahas aspek sejarah wayfinding, definisi wayfinding, studi kasus penerapan wayfinding, prinsip-prinsip, faktor-faktor, karakteristik lingkungan dan tata spasial serta elemen-elemen arsitektur yang menunjang sistem wayfinding.
Tradisi Lisan sebagai Salah Satu Sumber Eksplorasi Desain Arsitektur Nusantara (Studi Kasus Museum Purna Bhakti Pertiwi, Tugu Monas dan Gedung DPR/MPR RI) Agustin, Dyan; Mutia, Fairuz; Susanti, Wiwik Dwi
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 17, No 2: Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2091.169 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v17i2.11566

Abstract

Bahasa atau teks adalah salah satu unsur pembentuk dari arsitektur nusantara. Sebagai salah satu bentuk pengetahuan arsitektur nusantara dapat dipahami dari aspek fisik, naskah tertulis dan naskah lisan. Cara yang biasa dilakukan untuk menyampaikan pengetahuan dalam konteks kelisanan adalah melakukan perbincangan atau dengan rupa cerita yang berupa mitos atau legenda. Ungkapan kelisanan tersebut berpotensi sebagai rekaman pengetahuan. Tradisi lisan bisa digunakan sebagai strategi desain dalam mengeksplorasi arsitektur nusantara dengan melakukan pemalihan/transformasi. Dalam proses transformasi dilakukan tiga tahap antara lain pemalihan tradisional, peminjaman dan dekomposisi. Pemalihan tradisional dilakukan pada tahap awal perancangan dengan memperhatikan norma, filosofi dan tradisi lisan. Tahap selanjutnya yaitu dilakukan peminjaman dengan meminjam bentukan dan ruangan dari bangunan dengan arsitektur modern. Terakhir adalah mendekomposisikan menjadi sesuatu yang baru. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan langkah langkah yang paling tepat untuk mengolah desain arsitektur nusantara melalui tradisi lisan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi literature. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive sample (bertujuan) pada obyek museum Purna Bhakti Pertiwi dan Tugu Monas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua obyek tersebut menggunakan tradisi lisan dengan metode interpretasi dan transformasi.
Pengaruh Persepsi Manusia terhadap Pemilihan Material Bangunan di Kabupaten Tangerang Abadiyah, Siti
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 17, No 2: Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.683 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v17i2.11381

Abstract

Perkembangan pembangunan mempengaruhi permintaan pasar terhadap material. Permintaan pasar terhadap material dipengaruhi oleh persepsi manusia dalam pemilihan material. Perkembangan konstruksi yang berlangsung pesat di Kabupaten Tangerang memunculkan persepsi manusia yang dapat mempengaruhi variasi dalam material bangunan. Permasalahan pada penelitian ini ialah adakah pengaruh persepsi manusia terhadap pemilihan material bangunan di kabupaten Tangerang. Tujuan penelitian ialah mengetahui adakah pengaruh persepsi manusia terhadap pemilihan material bangunan di Kabupaten Tangerang dan berapa besar pengaruhnya. Pemecahan masalahan yang diangkat menggunakan pengujian statistik dengan penyebaran kuisioner. Perangkat SPSS 20.0 for Windows Evaluation version dipilih dalam analisis data berdasarkan kuesioner. Berdasarkan hasil uji regresi nilai Adjusted R Square: 0,421 menunjukkan bahwa sekumpulan variabel bebas yaitu persepsi manusia memiliki pengaruh sebesar 42,5%. Persepsi manusia terhimpun dalam kemudahan pemasangan, kemudahan penggunaan, efisiensi waktu pemasangan dan anggaran yang dimiliki. Dengan demikian dapat disimpulkan adanya pengaruh antara persepsi manusia terhadap pemilihan material secara simultan dengan kontribusi variabel persepsi manusia sebesar 42,5%. 
Discussing Javanese House Using Vitruvius Theory Pisei, Mean; Ikaputra, Ikaputra
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 17, No 2: Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2777.208 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v17i2.11562

Abstract

Javanese House is well-known as one of the significant vernacular architecture Indonesia which is built by indigenous people. The local builder holds on the philosophical and cosmological concept for the spatial plan arrangement of the Javanese house. Each space has its proper function and meaning which is reflected from the society and culture of Java. Javanese architecture has been used on the human scale as its proportion design that gives both aesthetic and symbolic dimension. In addition to the aesthetic and functional value of Javanese house, the indigenous builder builds their house by using their traditional construction method, which is known as teknologi tepat guna. This construction method is not only appropriate to their local availability of material and environment but also have high strength and durability. The vernacular architecture of Java is the product of indigenous people from many times of trials and errors. The aim of this study is to discuss how do indigenous people of Java interpret the Vitruvius theory into their Javanese house. This final design might show that the local builder has followed the application of Vitruvius theory: Firmitas (strength), Utilitas (functionality), and Venustas (beauty).

Page 1 of 3 | Total Record : 30