cover
Contact Name
-
Contact Email
mediamesin@ums.ac.id
Phone
+62271-717417
Journal Mail Official
mediamesin@ums.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani 1 Pabelan Kartasura Surakarta 57162 INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin
ISSN : 14114348     EISSN : 25414577     DOI : 10.23917/mesin
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
PENGARUH PERLAKUAN ALKALI PADA REKAYASA BAHAN KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT RAMI BERMATRIK POLIESTER TERHADAP KEKUATAN MEKANIS Hariyanto, Agus
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki pengaruh waktu perlakuan alkali terhadap peningkatan kekuatan bending dan impak komposit berpenguat serat rami bermatrix poliester. Mekanisme perpatahan diamati dengan photo makro. Bahan utama penelitian adalah serat rami, resin unsaturated polyester 157 BQTN. Hardener yang digunakan adalah MEKPO dengan konsentrasi 1%. Komposit dibuat dengan metode cetak tekan (press mold). Komposit terdiri dari serat rami acak. Fraksi volume serat komposit adalah 40%. Perlakuan alkali (NaOH) 5% dengan variasi lama perendaman 2, 4, 6, 8 jam. Spesimen dan prosedur pengujian bending dan impak izod mengacu pada standart ASTM D 790 dan ASTM D 5941. Penampang patahan dilakukan foto makro untuk mengidentifikasi pola kegagalannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan waktu perlakuan alkali (NaOH) 5% menurunkan kekuatan bending dan kekuatan impak secara signifikan pada komposit. Mekanisme patahan terjadi patah getas akibat kekuatan bending dan impak, diawali oleh tahapan pola kegagalan tarik pada komposit sisi bawah dan kegagalan tekan pada komposit sisi atas, kegagalan fiber pull out.
PENINGKATAN KETAHANAN BENDING KOMPOSIT HIBRID SANDWICH SERAT KENAF DAN SERAT GELAS BERMATRIK POLYESTER DENGAN CORE KAYU SENGON LAU Hariyanto, Agus
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki pengaruh ketebalan core dan perlakuan alkali serat kenaf terhadap peningkatan kekuatan bending komposit hibrid sandwich kombinasi serat kenaf dan serat gelas bermatrix Polyester dengan core kayu sengon laut. Mekanisme perpatahan diamati dengan photo makro.Bahan yang digunakan adalah serat kenaf (acak, anyam), serat E-Glass (anyam), resin unsaturated polyester 157 BQTN (UPRs), kayu sengon laut, dan NaOH teknis. Hardener yang digunakan adalah MEKPO dengan konsentrasi 1%. Komposit dibuat dengan metode cetak tekan. Komposit  hibrid sandwich  tersusun  terdiri  dari dua lamina komposit hibrid dengan core ditengahnya. Lamina komposit hibrid sebagai skin terdiri  dari satu lamina serat gelas anyam dan 3 lamina serat kenaf (acak - anyam – acak). Fraksi volume serat komposit hibrid adalah 30%. Core yang digunakan adalah kayu sengon laut yang dipotong pada arah melintang. Variabel utama penelitian yaitu perlakuan alkali serat kenaf  (0 & 2 jam) dan tebal core (5,10,15,20 mm). Spesimen dan prosedur pengujian bending mengacu pada standard ASTM C 393. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ketebalan core mampu meningkatkan kekuatan bending dan momen bending komposit hibrid sandwich. Perlakuan alkali pada serat kenaf menurunkan kekuatan bending pada komposit hybrid sandwich. Mekanisme patahan diawali oleh kegagalan komposit skin bagian tarik, core gagal geser, dan diakhiri oleh kegagalan skin sisi tekan. Pada bagian daerah batas core dan komposit skin menunjukkan adanya kegagalan delaminasi.
PENINGKATAN KEKAKUAN PEGAS DAUN DENGAN CARA QUENCHING Purboputro, Pramuko Ilmu
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosentase komposisi kimia, fasa penyusun struktur mikro, kekerasan dan harga impact spesimen raw material maupun hasil perlakuan panas dengan variasi pendinginan dari komponen pegas daun,. Material uji yang digunakan adalah pegas daun L300 dengan pengujian yang dilakukan meliputi uji komposisi kimia, impact, struktur mikro dan kekerasan dengan variasi quenching air garam, quenching air quenching oli dan annealing. Dari hasil uji komposisi kimia pegas daun termasuk baja karbon sedang (C = 0,300 %). Hasil struktur mikro spesimen raw material didapatkan fasa ferit, perlit halus dan bainit, quenching air garam didapatkan fasa martensit halus dan merata, quenching air didapatkan fasa martensit kasar dan endapan karbida pada batas butir, quenching oli didapatkan sedikit fasa martensit dan banyak endapan karbida pada batas butir serta austenit sisa, annealing didapatkan fasa perlit dan ferit. Hasil uji kekerasan di-dapatkan harga kekerasan rata-rata tertinggi pada spesimen quenching air garam sebesar 598,75 VHN. Hasil pengujian impact harga ketangguhan rata-rata tertinggi (paling liat) adalah spesimen annealing sebesar 0,278 J/mm2.
REVERSE ENGINEERING BODY FENDER MOBIL ESEMKA RAJAWALI II DENGAN MEMBANDINGKAN HASIL PENGUKURAN DENGAN MENGGUNAKAN COORDINATE MEASURING MANUAL MACHINE DAN LASER SCANNERARTICULATED MEASUREMENT ARMS Pujiono, Akhmad; Supriyono, Supriyono; Sedyono, Joko
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 19, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode reverse engineering yang bertujuan untuk mendapatkan gambar 3D surface fender mobil Esemka Rajawali II serta membandingkan hasil pengukuran fender dengan menggunakan dua langkah pengukuran (scanning). Langkah pertama adalah pengukuran (scanning) pada fender mobil Esemka Rajawali II dengan menggunakan alat ukur 3D manual, sedangkan Langkah kedua adalah pengukuran (scanning) fender mobil Esemka Rajawali II dengan menggunakan 3D Laser Scanner Articulated Measurement Arms (LSAMA). Data yang diperoleh dari proses pengukuran (scanning) dari kedua alat tersebut diatas berupa titik koordinat (point cloud) x,y dan z, yang selanjutnya data titik koordinat tersebut dimasukkan ke softwere solidworks untuk membuat gambar part 3D surface fender mobil esemka Rajawali II. Setelah proses membuat gambar part 3D surface fender selesai dilakukan, tahapan selanjutnya membandingkan hasil scanning (pengukuran) dari kedua alat ukur tersebut. Titik (point) koordinat pada komponen fender merupakan titik (point) bantu yang digunakan untuk menerangkan bentuk dari surface pada fender tersebut. Semakin banyak jumlah dari point yang digunakan maka semakin bagus bentuk fender yang dihasilkan, hal tersebut disebabkan antara point satu maupun point yang lainnya dihubungkan melalui garis sebelum dilakukan surface pada softwere solidworks. Jumlah point maupun letak dari point tersebut diberikan secara acak (random) pada komponen fender tersebut. Dari kedua alat ukur tersebut yaitu 3D (LSAMA) dan alat ukur 3D manual, menggunakan jumlah point koodinat yang sama.
PEMANFAATAN LIMBAH SEKAM PADI UNTUK PEMBUATAN KOMPOSIT HAMBAT PANAS MENGGUNAKAN MATRIK RESIN Ngafwan, Ngafwan
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The paddy husk is often used as material for persevering ice block which means it has good thermal resistance property. The thermal resistance of paddy husk can be used as base for composing new composite material having good thermal resistance property. The material is made by using polyester as binder with composition paddy husk and polyester in 20%, 30%, 40%, 50% and 60% of husk volume fraction. The types of composite manufactured are honeycomb and nonhoneycomb composites. The only test that has been carried out is thermal conductivity property. The thermal conductivity decreases as material temperature increases. In honeycomb composite the decrease of thermal conductivity occurred greater than that in non-honeycomb composite.
2D ELASTICITY ANALYSIS WITH BOUNDARY ELEMENT METHOD Supriyono, Supriyono
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this paper, a boundary element method for 2D elasticity analysis is presented. The formulations are also presented. Numerical integration is applied to solve the boundary integral equation obtained from the formulation. Quadratic isoparametric elements are used to represent the variation of a variable along an element. Several
ANALISIS SIFAT TARIK DAN IMPAK KOMPOSIT SERAT RAMI DENGAN PERLAKUAN ALKALI DALAM WAKTU 2,4,6 DAN 8 JAM BERMATRIK POLIESTER Purboputro, Pramuko Ilmu; Hariyanto, Agus
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 18, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikatan interfacal bonding pada komposit serat alam sangat tergantung dari kekasaran permukaan serat. Permukaan serat dapat ditingkatkan daya ikatan permukaannya dengan cara mencelupkan pada larutan alkali. Pencelupan ini akan mengurangi lapisan lignin yang mengurangi kekuatan ikat pada permukaan serat. Pada penelitian ini proses yang digunakan adalah perlakuan alkali terhadap permukaan serat dengan  cara merendam serat rami selama 2,4,6, dan 8 jam. Larutah alkali yang digunakan adalah larutan NaOH dengan konsentrasi 10% pada pelarut air. Serat rami   Boehmeria nivea (L) Goud direndam pada larutan NaOH selama 2,4,6, dan 8 jam perendaman, untuk menghilangkan zat ligninnya agar kekuatan ikatan permukaan bisa diperbaiki.  Pengujian yang dilakukan adalah pengujian tarik dan pengujian impak. Hasil yang didapat adalah kekuatan tarik terbesar didapat pada perendaman 8 jam yaitu sebesar 41,9 MPa. Modulus young terbesar didapat pada perendaman 2 jam, yaitu 2743,15 Mpa, dan kekuatan impak terbesar adalah 0,0725 Joule/mm2 terjadi pada perendaman 4 jam Kata kunci : komposit serat, kekuatan tarik, kekuatan impak, perendaman alkali
A REVIEW: THE EFFECT OF OPERATING CONDITIONS AND THERMAL MANAGEMENT ON THE PERFORMANCES OF METAL HYDRIDE HYDROGEN STORAGE TANK Syawitri, Taurista Perdana
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 17, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

For safety and operability concerns, the use of metal hydrides to store hydrogen appears to be particularly promising option for alternative energy at present. However, the process of adding, removing and distributing heat during the hydrogen charging/ discharging process is problematic due to the poor effective thermal conductivity of the metal hydride porous bed and the high enthalpies of H2 adsorption/desorption. Therefore, heat transfer is a critical factor affecting the performance of metal hydride hydrogen (MHR) storage tanks. Over decade, many researches focused on MHR’s operating conditions and its thermal management to improve its performance.
ANALISIS SQUARE CUP DEEP DRAWING Imadudin, Uud Achmad; Effendy, Marwan
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The applications of sheet metal forming is very important in the automotiveindustries since most of the car components are produced by press formingprocesses. Survey shows that the role of numerical simulation and optimization toimprove performance and quality of their products are still very limited. Thispaper describes the use of MARC finite element code in a single stage sheet metalforming simulation on square cup deep drawing. The MARC’s results arevalidated with experimental results of benchmark problem square cup deepdrawing in Numisheet ’93. The paper also discusses the localized stress andstrain values of the formed part
ANALISIS PENGARUH PEMBAKARAN BRIKET CAMPURAN AMPAS TEBU DAN SEKAM PADI DENGAN MEMBANDINGKAN PEMBAKARAN BRIKET MASING-MASING BIOMASS Tjahjono, Tri; Subroto, Subroto; Rachman, Abidin
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, harga bahan bakar semakin mahal dan tingkat pemakaian bahan bakar minyak bumi semakin meningkat, hal ini sudah terlihat pada fenomena yang terjadi dimana pengambilan minyak bumi yang dilakukan terus menerus yang mengakibatkan tipisnya cadangan minyak bumi yang ada, Oleh kerena itu timbul pemikiran untuk membuat bahan bakar alternatif yang berasal dari campuran batubara dan sampah pertanian (ampas tebu dan sekam padi).Pada penelitian ini akan meneliti laju pembakaran pada bahan bakar padat, yaitu : pembakaran briket campuran batubara, ampas tebu dan sekam padi  dengan membandingkan pembakaran briket masing- masing biomass dengan perbandingan campuran 50% batubara : 50 % Biomass, dengan kecepatan  udara 0,3 m/s.Dari penelitian didapatkan bahwa laju pembakaran briket tertinggi adalah pada pembakaran ampas tebu. Sedang penambahan ampas tebu kedalam sekam padi akan memperbaiki peforma pembakaran dari sekam, dimana sekam padi mempunyai pembakaran yang rendah, juga pencampuran kedua biomass tersebut akan memperbaiki polusi yang ditimbulkan.

Page 8 of 37 | Total Record : 366