cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 484 Documents
ANALISIS TINGKAT KEMIRIPAN ORTHOPTERA MENGGUNAKAN INDEKS SORENSEN DAN DENDOGRAM DI HUTAN BROMO KARANGANYAR JAWA TENGAH, INDONESIA Dwi Setyo Astuti; Ruslan Ruslan
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 5, No 1: March 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v5i1.7990

Abstract

PRODUKTIVITAS JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae) PADA MEDIA JERAMI DENGAN PENAMBAHAN BATANG PISANG YANG DITANAM DALAM KERANJANG Muhammad Noris; Suparti Suparti
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i2.10539

Abstract

Batang Pisang merupakan limbah pertanian yang mengandung selulosa sekitar 60-65%, hemiselulosa 6-8%, dan lignin 5-10%, dan sisanya adalah zat ekstraktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media campuran batang pisang dan jerami dengan beberapa perlakuan yang berbeda yang ditanam didalam keranjang terhadap produktivitas jamur merang. Metode penelitian yaitu rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor 1 campuran jerami dan batang pisang : (J1) 0 g : 2000 g, (J2) 500 g : 1500 g, (J3) 1000 g :1000 g, (J4) 1500 g : 500 g, (J5) 2000 g : 0 g. Faktor 2 ketebalan media: (K1) 25 cm, (K2) 30 cm, (K3) 35 cm. Parameter yang diukur adalah jumlah, berat basah dan diameter tubuh buah jamur merang. Data diuji dengan analisis anova 2 jalur. Berdasarkan analisis varians menunjukkan bahwa penggunaan media campuran jerami dan batang pisang dengan perbandingan berbeda memberikan pengaruh terhadap jumlah tubuh buah tetapi tidak berpengaruh terhadap berat dan diameter tubuh buah jamur merang. Berdasarkan analisis varians menunjukkan bahwa ketebalan media tidak memberikan pengaruh terhadap jumlah, berat dan diameter tubuh buah. Perlakuan terbaik jumlah tubuh buah jamur merang adalah (J5K2) 11,00 buah, sedangkan terendah (J4K1) 5,67 buah. Perlakuan terbaik berat basah tubuh buah jamur merang adalah (J1K1) 163,33 g, sedangkan terendah (J3K2) 83,67 g. Perlakuan terbaik diameter tubuh buah jamur merang adalah (J2K3) 3,25 cm, sedangkan terendah (J5K3) 2,29 cm.
KOMPOSISI JENIS-JENIS TUMBUHAN PADA DUA KOMUNITAS TEMPAT TUMBUH Stachytarpheta jamaicensis (L.) Vahl. DI DESA GAJAHREJO KABUPATEN PASURUAN DAN DESA JERU KABUPATEN MALANG Solikin Solikin
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 1, No 2: September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v1i2.875

Abstract

Stachytarpheta jamaicensis  termasuk tumbuhan berkhasiat obat  dan berpotensi sebagai tanaman hias. Penelitian yang bertujuan untuk menentukan   komposisi jenis-jenis tumbuhan,  keragaman dan  kemelimpahan jenisnya  serta   indeks kesamaan  pada dua  komunitas tempat tumbuh   Stachytarpheta jamaicensis telah dilakukan  pada bulan Agustus 2012 di  Desa  Gajahrejo Kabupaten Pasuruan dan Desa Jeru Kabupaten Malang dengan metode survey dan pembuatan  petak. Petak contoh dibuat berukuran 1x1 m yang  penempatannya  disesuaikan dengan keberadaan Stachytarpheta jamaicensis.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa   terdapat  sekitar 43 jenis  tumbuhan yang ditemukan tumbuh bersama jenis tumbuhan ini, 12 jenis  diantaranya  ditemukan tumbuh pada dua  komunitas. Komunitas tumbuhan di Gajahrejo lebih beragam denganjumlah  39 jenistumbuhan, nilai Indeks Keragaman  Shannon-Weaver3,231, dan Indeks Kemelimpahan  Margalef6,735.   Sedangkan di  Jeru ditemukan 23 jenis dengan nilai Indeks Keragaman Shannon-Weaver 2,751 dan Indeks Kemelimpahan  Margalef5,051.  Jenis tumbuhan yang  paling dominan  di sekitar  Stachytarpheta jamaicensis   di Gajahrejo adalah  Panicum brevifolium. Sedangkan di Jeru adalah  Salvia riparia. Indeks kesamaan jenis kedua komunitas sebesar  0,452.
KOMPOS DAUN SOLUSI KREATIF PENGENDALI LIMBAH Endang Setyaningsih; Dwi Setyo Astuti; Rina Astuti
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 3, No 2: September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v3i2.5181

Abstract

Universitas Muhammadiyah Surakarta merupakan kampus swasta ternama di Indonesia. Kampus ini masuk dalam peringkat ke-8 terbaik kampus Indonesia. Keberhasilan menjadi Universitas ternama tidak lepas dari lengkapnya sarana prasarana kampus. Infrastruktur kampus yang dibangun sedemikian megah, lengkap, dan memiliki banyak lahan hijau menyebabkan kampus ini menjadi tempat yang nyaman untuk melakukan pembelajaran. Hal lain yang muncul dan tidak dapat dikesampingkan dengan adanya kampus hijau adalah masalah sampah terutama sampah daun. Banyaknya sampah daun yang dihasilkan dari setiap kampus yang terkumpul dengan bantuan tenaga maintenance kampus di setiap harinya, setiap minggu, dan setiap bulannya, memerlukan penangan khusus. Selama ini sampah daun yang hanya dikumpulkan dan dibuang ditempat pembuangan sampah akhir belum ada yang memanfaatkan. Tujuan dari program ini adalah untuk membuat kompos daun sebagai solusi kreatif pengendali limbah di kampus I, II, dan IV Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Pertumbuhan Bibit F0 Jamur Tiram dan Jamur Merang Pada Media Alternatif Tepung Biji Jewawut dengan Konsentrasi yang Berbeda Suparti Suparti; Lailia Zubaidah
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6887

Abstract

Biji-bijian merupakan salah satu sumber karbohidrat yang dibutuhkan  untuk pertumbuhan miselium jamur merang dan tiram. Tepung biji jewawut memiliki kandungan karbohidrat (68,32 g) dalam 100 g, sehingga bisa digunakan  sebagaisumber nutrisi pertumbuhan jamur pangan.  Oleh karenanya dapat digunakan sebagai pengganti kentang untuk pembuatan bibit F0. Sedangkan kentang mengandung 19,10 g  karbohidrat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan miselium bibit F0 jamur tiram dan jamur merang yang ditumbuhkan pada media tepung jewawut dengan konsentrasi yang berbeda. Metode penelitian  menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor, yaitu konsentrasi media tepung biji jewawut (J) dan jenis jamur (T). Teknik analisis data menggunakandeskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan rerata pertumbuhan miselium jamur terbaik pada konsentrasi tepung biji jewawut 15%, indukan jamur merang, yaitu dengan diameter 3,1 cm dan miselium yang rapat. Sedangkanrerata pertumbuhan miselium jamur terendah pada Konsentrasi tepung biji jewawut 20%, indukan jamur tiram dengan miselium yang tidak mengalami pertumbuhan.
Media Alternatif Campuran Daun Pisang Kering dan Kulit Jagung untuk Meningkatkan Produktivitas Jamur Merang (Volvariella volvacea (Bull) Singer.) dalam Keranjang Suparti Suparti; Wardani Ana Safitri
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 1: March 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i1.10435

Abstract

Eosinofil Sel Penyaji Antigen Safari Wahyu Jatmiko
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 1, No 1: March 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v1i1.312

Abstract

Sel eosinofil merupakan jenis sel lekosit yang terlibat dalam berbagai patogenesis penyakit. Sel eosinofil pada awalnya dikenal sebagai sel efektor  dari sistem imunitas alamiah. Akan tetapi, kemampuan sel eosinofil dalam memfagositosis patogen menimbulkan dugaan bahwa sel eosinofil ikut berperan sebagai sel penyaji antigen. Hal ini dianalogikan dengan sel makrofag dan sel dendritik yang bisa memfagositosis dan menyajikan antigen sebagai hasil dari degradasi patogen yang difagositosis. Untuk menjawab permasalahan ini, penulis melakukan penelusuran artikel tentang eosinofil sebagai sel penyaji antigen melalui US National Library of Medicine National Institute of Healthdengan kata kunci eoshinophil dan antigen presenting cell. Hasil penelusuran adalah ditemukannya 10 artikel yang relevan dengan topik. Hasil dari sintesis kesepuluh jurnal tersebut adalah sel eosinofil mampu berperan sebagai sel penyaji antigen yang profesional (professionalantigenpresentng cell)
Review: Pengaruh Jenis Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Tanaman Linda Febriani; Gunawan Gunawan; Abdul Gafur
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 7, No 2: September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v7i2.10902

Abstract

Keberhasilan pertumbuhan tanaman dalam pertanian dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya ialah media tanam. Setiap tanaman berbeda kebutuhannya, termasuk jenis media tanam yang tepat untuk dapat tumbuh dan berkembang. Media tanam dapat dikombinasikan untuk mendapatkan berbagai nutrisi yang tepat untuk tanaman dapat tumbuh, berkembang, dan bereproduksi dengan baik. Media tanam yang digunakan petani dalam menunjang pertumbuhan tanaman antara tanah lain, pasir, sekam padi, pupuk, serbuk gergaji, batang pisang, dan cocopeat. Petani saat ini masih mencari jenis media tanam dengan kombinasi yang baru dan berbeda, ini tidak sama antara tanaman satu dan yang lainnya. Setiap tanaman berbeda keperluan nutrisi dan unsur haranya, sehingga berbeda pula kebutuhan media tanam dan komposisinya. Penelitian terkait jenis media tanam dan kombinasinya penting untuk dilakukan, sehingga kedepannya bisa mendapatkan formulasi terbaik tentang media tanam untuk jenis tanaman yang akan ditanam.
ASOSIASI ANTAR SPESIES FAMILI PALMAE DI KAWASAN AIR TERJUN BAJUIN KABUPATEN TANAH LAUT M. Arsyad
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 3, No 1: March 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v3i1.3669

Abstract

Salah satu kawasan wisata di Kabupaten Tanah Laut adalah Air Terjun Bajuin. Kawasan Wisata Air Terjun Bajuinmemerlukan tanaman yang memiliki potensi sebagai tanaman hias untuk menambah daya tarik. Salah satu famili tumbuhan yang ada di kawasan Air Terjun Bajuin adalah Famili Palmae. Beberapa spesies Famili Palmae memiliki Potensi sebagai tanaman hias misalnya Areca catechu. Kajian tentang asosiasi tumbuhan dapat digunakan untuk melihat apakah ada hubungan antara satu spesies dengan spesies yang lain dalam suatu komunitas tumbuhan. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk melihat pengaruh keberadaan suatu spesies terhadap spesies lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asosiasi dan tipe interaksi antar spesies famili Palmae di kawasan Air Terjun Bajuin Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan metode transek dengan observasi langsung. Plot yang digunakan berukuran 10 x 10 m2. Jumlah titik pengambilan sampel adalah 40 titik. Asosiasi antar spesies tumbuhan ditentukan dengan tabel contingency 2x2. Adapun indeks asosiasi ditentukan dengan menghitung indeks Ochiai, Dice, dan Jaccard. Hasil penelitian menunjukkan ada 8 spesies yang ditemukan sehingga ada 28 kombinasi asosiasi antar spesies yang diuji. Berdasarkan hasil uji asosiasi, 25 kombinasi menunjukkan tidak ada asosiasi antar spesies. 3 kombinasi lainnya menunjukkan adanya asosiasi, dimana ada 2 asosiasi positif dan 1 asosiasi negatif.
Biomassa di Atas Tanah dan Penghitungan Simpanan Karbon Hutan Kalibiru Kabupaten Kulon Progo Andy Arsalan; Evi Gravitiani; Heru Irianto
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 1: March 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i1.10426

Abstract