cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 484 Documents
Ketahanan Eksplan Embrio Ayam Dalam Media In Vitro Atik Kurniawati; Dwi Listyorini
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 7, No 2: September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v7i2.11426

Abstract

Science has implemented the cell cultures as the primary for research such as a model system, toxicity tests, cancer, viruses, cell-based industries, genetic counseling, genetic engineering, gene therapy, drug screening and the latest is invitro meat. The purpose of this study was to determine the resistance of chicken embryo eksplan cells in invitro media. The research design was in the form of laboratory experiments. Explants taken 4 day old chick embryos, which were cultured in MEM media + serum. The results showed fibroblast cell cultures which survive 2 days. The most influential factor is the environment that is less supportive of the growth of explant chicken embryo cell
PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR TIRAM PUTIH PADA BEBERAPA BAHAN MEDIA PEMBIBITAN Titik Suryani; Hilda Carolina
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 3, No 1: March 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v3i1.3674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis media pembibitan yang mampu mendukung peningkatan kualitas bibit jamur tiram putih lebih baik, dan mengetahui pengaruh macam media bibit terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih. Penelitian ini dilaksanakan di Ngemplak, Nanggulan, Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta dengan ketinggian tempat 300 m dpl. Rancangan yang digunakan adalah faktor tunggal macam media pembibitan, dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas 4 perlakuan, yaitu : media bibit dengan serbuk kayu sengon, biji sorghum, biji jagung, dan biji padi dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media bibit biji sorghum dan biji jagung mampu mendukung peningkatan kualitas bibit jamur tiram putih yang lebih baik dibandingkan dari media biji padi dan serbuk gergaji sengon. Bibit pada media substrat biji sorghum, jagung, padi dan serbuk gergaji sengon memberikan pertumbuhan jamur tiram putih yang sama. Hasil jamur tiram putih lebih baik pada bibit dengan media substrat biji sorghum, jagung, padi berturut – turut.
Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL): Analisis Pengetahuan Lingkungan dan Sikap Peduli Lingkungan Santri Pondok Pesantren di Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo Ida Purwami; Mimien Henie Irawati; Susilowati Susilowati; Endang Budiasih
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan dan sikap peduli lingkungan santri terkait program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Penelitian dilakukan bulan November 2016 pada empat pesatren di kecamatan Gading Kabupaten probolinggo yaitu Miftahul Jannah, Miftahul Hasan, Raudatul Hasaniyah dan Mambaul Ulum. Metode yang digunakan adalah survey dengan teknik penyebaran angket kepada 129 santri. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan lingkungan santri terkait KRPL sebesar 3,3%, dan sikap peduli lingkungan santri sebesar 28,75% terhadappelestarian lingkungan terkait KRPL ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mayoritas santri memiliki  pengetahuan dan sikap peduli lingkungan yang buruk terkait KRPL sehingga perlu ditingkatkan  melalui pengembangan buku petunjuk teknis, sosialisasi dan pelatihan dengan menerapkan program KRPL di pondok pesantren Miftahul Jannah. This research aims at describing the knowledge and the  caring attitude of boarding school students towards their environment due to Sustainable Reseve Food Graden Program. This paper is conducted on  nopember 2016 in 4 boarding school at DistrictGading Probolinggo. The metode used in this research  is survey by distributing the questionnaire to 129 students. The result of the study showed  that the knowledge of the students toward their environment is amount 3,3% and their caring attitudetoward the environement is amount 28,75% due to KRPL. The conclusion of the research  indicates that the  most of the students in the bording school acquire less knowledge and caring attitude toward KRPL. Therefore it will be needed to conducta socialisation in order to improve students knowledge and caring attitude by implementing KRPL. 
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Indigen Pengurai Lemak pada Limbah Cair Batik Tulungagung Hasminar Rachman Fidiastuti; Anis Samroatul Lathifah; Mohamad Amin; Yudhi Utomo
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 1: March 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i1.10430

Abstract

Cover Vol 7, No 1: Maret 2021 Cover Vol 7 No 1: Maret 2021
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 7, No 1: March 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v7i1.14128

Abstract

KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS DI PESISIR PANTAI DESA PANGGUNG KECAMATAN KEDUNG KABUPATEN JEPARA Nisrina Arifatul Izzah; Efri Roziaty
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 2, No 2: September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v2i2.2492

Abstract

Penelitian ini tentang keanekaragaman makrozoobentos di pesisir pantai Desa Panggung Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara yang dilaksanakan pada Maret – April 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman makrozoobentos. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dalam penentuan lokasi stasiun penelitian dan pembuatan plot mengunakan metode line transect. Stasiun penelitian terdiri dari dua stasiun yakni Stasiun I dan Stasiun II. Hasil Penelitian di temukan 6 spesies makrozoobentos terdiri dari 2 jenis dari Classis Bivalvia (Fillum Mollusca) yaitu spesies Anadara granosa dan Scrobicularia plana, 2 jenis dari Classis Gastropoda (Fillum Mollusca) yaitu spesies Turritella nivea dan Quoyia decollata, 1 jenis dari classis Crustacea (Fillum Arthropoda) yaitu Penaeus indicus, dan 1 jenis dari Classis Polychaeta (Fillum Annelida) yaitu Arenicola marina. Komposisi spesies, kepadatan populasi, kenanekaragaman dan keseragaman dari komunitas makrozoobentos bahwa stasiun I lebih tinggi dari stasiun II. Terlihat pada hasil indeks keanekaragaman (H’) makrozoobentos di stasiun I (1,52) dan stasiun II (1,47). Kedua stasiun mengindikasikan bahwa keanekaragaman rendah dan kondisi kualitas lingkungan perairan dalam keadaan setengah tercemar. kualitas perairan laut di sekitar pesisir pantai desa Panggung kecamatan Kedung kabupaten Jepara membutuhkan perhatian untuk mengurangi pencemaran lingkungan.
Pengaruh Suhu Terhadap Siklus Hidup Lalat Buah (Drosophila melanogaster) Suharsono Suharsono; Egi Nuryadin
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 5, No 2: September 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v5i2.9240

Abstract

Fruit flies (Drosophila melanogaster) generally have four phases in their life cycle, namely eggs, larvae, pupae and imago. In general, Drosophila melanogaster experiences a life cycle of 8-11 days at optimal temperatures. At lower temperatures the time required to complete its life cycle is relatively longer and slower which is around 18-20 days. Whereas at higher temperatures adult flies that grow will be sterile. The development period of Drosophila melanogaster in its life cycle is influenced by several factors, namely ambient temperature, food availability, level of maintenance density and light intensity. This study aims to determine the effect of temperature on the life cycle of fruit flies (Drosophila melanogaster). The study will be analyzed using quantitative analysis using randomized block design (RBD) with six temperature difference treatments for each treatment and repeated 4 times so that there are 24 experiments. The results showed the development in the Drosophila melanogaster cycle starting from Egg - Larva (Instar I) - Larva (Instar II) - Larva (Instar III) - Pre Pupa - Pupa - Imago. The life cycle of Drosophila melanogaster has an average of 42.08 hours or 1.75 days up to 79.96 hours or 3.33 days in each treatment. And obtained a fast time during the life cycle of Drosophila melanogaster at a temperature of 30°C is 10.47 days and the longest at a temperature of 18°C is 18.35 days.
Cover Vol 6, No 2: September 2020 Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i2.12378

Abstract

OPTIMALISASI KOMPOSISI PENYUSUN BRIKET BERBAHAN LOKAL SEBAGAI PAKAN SAPI Suwarno Suwarno; Maridi Maridi; Alanindra Saputra; Dewi Puspita Sari
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 2, No 1: March 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v2i1.1582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi optimal bahan dalam pembuatan briket pakan sapi.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan rancangan penelitian adalah Rancangan acak lengkap ( RAL ). Teknik pengambilan data dilakukan 3x sehari selama 7 hari. Data yang diambil adalah sisa pakan pada setiap pemberian ransum. Teknik analisis data dengan analisis varians (ANAVA). Kesimpulan dari penelitian ini adalah komposisi briket paling optimal adalah pada rancangan percobaan RS3 yaitu dengan komposisi hijauan 50, molase 30, dedak 10 dan garam 10.
ISOLASI DAN KEBERADAAN KHAMIR POTENSIAL PEMFERMENTASI NIRA AREN (Arenga pinnata Merr.) DARI DATARAN RENDAH DAN DATARAN TINGGI DI SUMATERA BARAT Periadnadi Periadnadi; Diah Kharisma Sari; Nurmiati Nurmiati
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 1: March 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i1.5927

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakter khamir potensial pemfermentasi nira aren segar dari dataran rendah dan dataran tinggi di Sumatera Barat. Penelitian menggunakan metode eksperimen yang hasilnya disajikan secara deskriptif. Parameter yang diamati meliputi total mikroba, total khamir, uji potensi isolat khamir melalui uji fermentasi, karakter morfologi isolat khamir potensial pemfermentasi secara in vitro, serta analisis biokimiawi nira aren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan mikroba alami nira aren tertinggi terdapat pada sampel PAM1 (168 x 104 cfu/ml), total khamir tertinggi terdapat pada sampel HLB (85 x 104 cfu/ml), sedangkan presentase khamir tertinggi terdapat pada sampel HLB (69,1%). Uji potensi isolat melalui uji fermentasi diperoleh 5 isolat yang positifmemfermentasi alkohol. Berdasarkan karakter morfologi isolat-isolat khamir dari beberapa lokasi sampel secara in vitro didapatkan 3 isolat genus Hanseniaspora, 1 isolat genus Schizosaccharomyces, dan 1 isolat genus Saccharomyces.