cover
Contact Name
Laili Etika Rahmawati
Contact Email
ler211@ums.ac.id
Phone
+6282241511300
Journal Mail Official
jurnal.kls@ums.ac.id
Editorial Address
Jurnal Kajian Linguistik dan Sastra KLS Department of Indonesia Education School of Teacher Training and Education Universitas Muhammadiyah Surakarta Department of Indonesian Education School of Teacher Training and Education Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kajian Linguistik dan Sastra
ISSN : 08529604     EISSN : 25412558     DOI : https://doi.org/10.23917/kls
Language studies, covering sociolinguistics, psycolinguistics, translation, lexicography, comparative linguistics, computational linguistics, and anthropological linguistics.
Articles 564 Documents
BAHASA PERGAULAN ANAK MUDA JAKARTA: KAJIAN TERHADAP BAHASA BAKU DAN NONBAKU Wijayanti, Sri Hapsari
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 17, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4977.324 KB) | DOI: 10.23917/kls.v17i1.4495

Abstract

Abstract
STUDI TENTANG PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA DI TIONGKOK DAN DAMPAK KESARJANAAN TIONGKOK BAGI PENGAJARAN BAHASA INDONESIA Sudaryanto, Sudaryanto
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 26, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.877 KB) | DOI: 10.23917/kls.v26i1.4083

Abstract

Perkembangan bahasa Indonesia di Republik Rakyat Tiongkok (RRT)dari tahun ke tahun semakin signifikan. Pada tahun 1970-an, tercatat baru tigauniversitas yang memiliki Jurusan Bahasa Indonesia. Tiga puluh tahun kemudian,tercatat enam universitas yang membuka Jurusan Bahasa Indonesia, sehingga totalkini terdapat sembilan universitas di Tiongkok yang menaungi Jurusan BahasaIndonesia seperti dikemukakan oleh Xiaoqiang (2014). Kesembilan universitasitu tersebar di berbagai wilayah kota dan provinsi, seperti Kota Beijing, KotaTianjin, Kota Shanghai, Provinsi Guangdong, Provinsi Guangxi, dan ProvinsiYunnan. Perkembangan yang signifikan itu tentunya tidak terlepas dari dampakbesar para sarjana Tiongkok dalam pengembangan pengajaran bahasa Indonesia.Mereka, antara lain, melakukan usaha penerbitan berupa (1) penerjemahan, (2)perkamusan, dan (3) penulisan buku, dan menghadiri seminar internasional, baikdi dalam negeri maupun di luar negeri.Kata kunci: bahasa Indonesia, Tiongkok, dampak kesarjanaan
IDEOLOGI DI BALIK SIMBOL-SIMBOL SURGA DAN KENIKMATANNYA DALAM AYAT-AYAT QURAN Taufiq, Wildan
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 20, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.518 KB) | DOI: 10.23917/kls.v20i2.4965

Abstract

 As a system of symbol, the language of Holy Quran has interesting phenomena because there are many concrete illustrations of Heaven and its delicacies explained inside, for example, Heaven symbolized as garden containing fruits (kurma and grape), drinks (beer, milk, honey), accessories (gold bracelet, pearl), and (silk) cloths; and beautiful wives like angels. Such an illustration is contradictory to the most Moslems’ belief for they assume that based on the Quran and Hadith, Heaven is abstract. This article is aimed to reveal “the ideology” beyond the Heaven and its delicacies viewed from semiotics. The study shows that behind the symbols of Heaven and its delicacies, there is a spiritualistic-materialism ideology. The Quran includes such symbols because the Arabian community thinks that Heaven (as garden) rep- resents symbol of particular material properties which can be gained by anyways to fulfil the material needs. In this case, the Quran is to motivate the Moslems have the spiritual belief and perform good deed that this represents a symbol of revenge for them. Key words: Semiotics, Mitos, Ideologi, Surga, dan Jannah   
STRUKTUR WACANA PERSIDANGAN PIDANA Purnanto, Dwi
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 23, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.405 KB) | DOI: 10.23917/kls.v23i1.4322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur skrip persidanganpidana untuk memenuhi tujuan pembuktian ada tidaknya tindak pidana yangdilakukan terdakwa. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatifdengan pendekatan sosiolinguistik. Datanya berupa teks persidangan pidana diPengadilan Negeri di Surakarta, yang dikumpulkan dengan teknik simak bebaslibat cakap (observasi nonpartisipasi) dan teknik rekam. Analisis data menggunakan teknik kontekstual, dengan prosedur kerangka kerja komprehensif untuk analisis register. Hasil analisis menunjukkan adanya sembilam fase persidangan pidana, yaitu fase: (1) pembukaan persidangan, (2) pemeriksaan identitas terdakwa, (3) pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum, (4) pertanyaan tentang keberatan dari terdakwa (eksepsi), (5) pemeriksaan saksi, (6) pemeriksaan terdakwa, (7) pembacaan tuntutan oleh penuntut umum, (8) pembacaan putusan, dan (9) penutupan persidangan. Peran/ partisipan di dalam persidangan mengacu pada praktisi hukum: hakim, jaksa, saksi, terdakwa, dan penasihat hukum.Kata Kunci: struktur wacana, skrip, genre, fase, peran, dan kerangka kerja komprehensif.
NAMA-NAMA GENG SEKOLAH DI YOGYAKARTA: KAJIAN LINGUISTIK ANTROPOLOGI Sudaryanto, Sudaryanto
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.928 KB) | DOI: 10.23917/kls.v2i1.5350

Abstract

Salah satu fenomena sosial di kalangan remaja saat ini ialah terbentuknya geng-geng sekolah. Di Yogyakarta, nama-nama geng sekolah, baik di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, dinilai cukup unik dan menarik. Tujuan penelitian ini ialah mengkaji nama-nama geng sekolah di Yogyakarta dalam kajian linguistik antropologi (anthropological  linguistics).  Teknik  pengumpulan  data  dalam  penelitian ini menggunakan peneliti sebagai instrumen utama penelitian. Data yang dikumpulkan adalah nama-nama geng sekolah di Yogyakarta yang disimak dan dicatat oleh peneliti. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik kajian isi (content analysis) secara objektif dan sistematis. Adapun hasil penelitian ini ialah adanya fenomena kebahasaan yang meliputi (1) penggunaan akronim, (2) resistansi bahasa, (3) pemakaian bahasa Jawa, (4) pemakaian bahasa Inggris, dan (5) pemakaian istilah militer di balik nama- nama geng sekolah di Yogyakarta.Kata Kunci: nama geng sekolah, linguistik antropologi, fenomena kebahasaan
THE ROLE OF TRANSLATION SKILL IN DEVELOPING STUDENTS’ POTENCY: A CASE STUDY IN ENGLISH DEPARTENT, MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF SURAKARTA Sutopo, Anam
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 21, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.347 KB) | DOI: 10.23917/kls.v21i2.4383

Abstract

The study of translation concerns with meaning and transferring the messagefrom source language to target language. Translation is also regarded as a science,a skill and an art. This study aims at identifying the role of translation skill fordeveloping the English department students’ potency. This study applies a qualitative research. It takes location in Muhammadiyah University of Surakarta. Thesources of data are informant, event and document. The collected data are takenfrom an open-questionnaire, in depth interviewing, observation and content analysis. To analyze the collected data, the writer uses an interactive analysis. The resultof the research shows that there are five roles of translation skill for developingEnglish department students’ potency. They are academic, practical, commercial,psychological, and social roles.Keywords: translation, skill, and english department students
PENINGKATAN MOTIVASI DAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA MENENGAH PERTAMA Rahayu, Sri
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 27, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.762 KB) | DOI: 10.23917/kls.v27i2.4481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan keterampilanmenulis puisi melalui pembelajaran dengan media gambar. Penelitian inimerupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalan dua siklus.Setiap siklus terdiri atas empat tahap: (1) tahap perencanaan, (2) tahappelaksanaan, (3) tahap observasi, dan (4) tahap refleksi. Sumber data berupaperistiwa pembelajaran, informasi, dan dokumen. Teknik pengumpulandata yang digunakan adalah observasi, angket, dan tes. Validitas data yangdigunakan adalah triangulasi data dan triangulasi metode. Data dianalisisdengan teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwamedia gambar dapat meningkatkan motivasi dan keterampilan menulis puisi.Hal itu ditunjukkan dengan adanya peningkatan : (1) motivasi siswa darisiklus I ke siklus II cukup signifikan, (2) rata-rata nilai karya siswa yaitu dari33,33% pada pratindakan menjadi 58,33% pada siklus I dan 79,17% padasiklus II.Kata kunci: motivasi, keterampilan menulis, puisi, media gambar
MODEL PEMBELAJARAN DICK AND CARREY DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Aji, Wisnu Nugroho
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.107 KB) | DOI: 10.23917/kls.v1i2.3631

Abstract

The quality of process and learning outcome always gathers side by sideand proportional. The qualified learning process will produce the qualifiedlearning outcome. The indicator of learning process is emerging by using correctlearning model to support the learning outcome. Dick and Carrey leaning modelis one of those models. The use of Dick and Carey model which is gathered withthe scientific approach of curriculum 2013 is proven empirically in supportingthe learning outcome of Indonesian language and literature. This research aimsto describe the implication of dick and carrey learning model on Indonesianlanguage and literature learning process. The result shows that this model is aperfect match for the subject because the model is referring to the general stagesin learning system development. Moreover, dick and carrey model has ten stepson systematical learning process that makes it appropriate for the implicationsof 2013 curriculum.
AD-DÛDAH WATS-TSU‘BÂN (CACING DAN ULAR) KARYAALI AHMAD BAKATSIR: ANALISIS STRUKTURAL MODEL BADR Sangidu, Sangidu
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 20, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.437 KB) | DOI: 10.23917/kls.v20i1.4956

Abstract

Ad-Dûdah wats-Tsu‘bân ‘worm and snake’ is an arabic play which represents the condition of Egypt society in conquering French imperialism. So the ideas of arrousing this play is due to the confusion, disruption, and internal and vertical conflicts within Egyptians. They made such a reaction because they couldn’t find a leader who could help and protect them. Therefore, the appearance of Sulaiman Al-Jausaqi was thought as a figure who can calm them down. He was a religious man who concerned much on the problems of the society. This kind of hero was the one who successively made a strategy to fight against the French imperialism to the end of his dead as Syahid. Besides, a more alive scene and coherence of this play can be seen as in another heroic character from France, Napoleon Bonaparte. Key words: konflik internal dan vertikal, imperialisme, syahid, dan koherenitas. 
UTILITAS BAHASA DALAM MENGKONSTRUKSI HEGEMONI KEKUASAAN PADA NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK, LINTANG KEMUKUS DINI HARI DAN JANTERA BIANGLALA KARYA AHMAD TOHARI DALAM PERSPEKTIF ANTROPOLOGI LINGUISTIK Sugiarti, Sugiarti
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 23, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.33 KB) | DOI: 10.23917/kls.v23i2.4313

Abstract

Penelitian ini secara garis besar bertujuan (1) memberikan penjelasan tentanghegemoni kekuasaan yang diungkapkan pengarang dalam teks sastra melalui sistem penanda; (2) memberikan penjelasan tentang hegemoni kekuasaan yang ditunjukkan dalam teks sastra sebagai representasi kondisi kemanusiaan.; (3)menemukan konsep dasar yang dapat memberikan penjelasan tentang bahasa, sistem kekuasaan dan kebudayaan dalam perspektif antropologi linguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif deskriptif sebagai upaya untuk menjelaskan bahwa utilitas bahasa dalam perspektif antropologi linguistik mampu menformulasi dan merekonstruksi hegemoni kekuasaan yang terdapat dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dini Hari dan Jantera Bianglala karya Ahmad Tohari.. Data penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer berupa teks sastra (novel). Sedangkan data sekunder meliputi: (1) berbagai referensi atau jurnal yang relevan dengan permasalahan penelitian; (2) berbagai informasi penting yang diperoleh dari pengarang,budayawan dan pembaca yang dirujuk dari internet. Pengumpulan dapat dilakukan dengan teknik studi dokumentasi atau studi kepustakaan dengan disertai pemahaman arti secara mendalam. Teknik analisis data untuk pemaknaan menggunakan metode pembacaan semiotik yaitu pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hegemoni kekuasaan yang diungkapkan pengarang melalui sistem penanda dapat diperhatikan dalam penggunaan tanda/simbol yang mengarah pada pemaknaan kekuasaan pada kategori linguistik yang dikaitkan dengan budaya masyarakat dalam teks; (2) hegemoni kekuasaan yang ditunjukkan dalam teks sebagai representasi kemanusiaan menunjukkan bahwa bahasa merupakan salah satu alat yang jitu untuk memberikan suatu pembenaran terhadap perilaku manusia untuk kepentingan-kepentingan tertentu; (3) bahasa yang digunakan dalam teks tidak dapat dilepaskan dengan kebudayaan masyarakat dalam memberikan pemaknaan tentang kekuasaan. Representasi kekuasaan tergambar secara jelas dalam membicarakan dan menafsirkan penggunaan penanda bahasa yang mengacu pada realitas sosial.Kata Kunci: utilitas bahasa, hegemoni kekuasaan, tanda, representasi.