cover
Contact Name
Laili Etika Rahmawati
Contact Email
ler211@ums.ac.id
Phone
+6282241511300
Journal Mail Official
jurnal.kls@ums.ac.id
Editorial Address
Jurnal Kajian Linguistik dan Sastra KLS Department of Indonesia Education School of Teacher Training and Education Universitas Muhammadiyah Surakarta Department of Indonesian Education School of Teacher Training and Education Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kajian Linguistik dan Sastra
ISSN : 08529604     EISSN : 25412558     DOI : https://doi.org/10.23917/kls
Language studies, covering sociolinguistics, psycolinguistics, translation, lexicography, comparative linguistics, computational linguistics, and anthropological linguistics.
Articles 564 Documents
READING COLONIZATION IN CONRAD'S TRANS-RACIAL LOVE PLOTS Sandra Lilyana
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 17, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8129.953 KB) | DOI: 10.23917/kls.v17i2.4535

Abstract

The study is about a close look at Conrad's trans-racial romance related to the Victorian period. Trans-racial love between white men and non-white women becomes a popular theme in the early works of Josep Conrad, a famous writer of the late Victorian period. Using a closely technical reading in the three of Conrad's works Lord Jim, Almayer's Folly, and An Outcast of the Island, we can show that such a trans-racial romance is not merely meant for appreciating equivalence. In turn, the trans-racial romance of Conrad's can be understood as the reflection of the Western colonization on the East where the white men take a role as subjects who had dominately explored while the non-white women as objects who are passively being explored.Key words: colonization, race, romance plot, subject, object, and dominance
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENUANGKAN GAGASAN DALAM MENULIS MELALUI MODEL EXEL - Sumarno
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 26, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.826 KB) | DOI: 10.23917/kls.v26i2.4116

Abstract

Siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Musuk mengalami kesulitan menuangkan ide-ide dalam tulisan. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian tindakan kelas ini menggunakan model pembelajaran eksperiental. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati apakah menulis melalui Model eksperiental dapat mengembangkan kemampuan siswa di kelas VII B SMP Negeri 2 Musuk dalam menuangkan ide-ide mereka secara tertulis. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart dan dilakukan pada bulan Februari untuk Mei 2011. Kegiatan riset dilakukan dalam empat tahap, dan masing-masing tahap dilakukan dalam tiga siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan portofolio. Data kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran model eksperiental dapat menghasilkan hasil yang baik yaitu 75% dari total siswa bisa menempatkan ide-ide mereka secara tertulis dengan jelas. Prestasi akademik siswa juga mengalami peningkatan, dan hal ini berarti bahwa Experiential Model sangat efektif untuk meningkatkan  kegiatan belajar menulis.
PRINSIP POLLYANNA DALAM WACANA DAKWAH (KAJIAN PRAGMATIK) Dwi Atmawati
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 23, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.438 KB) | DOI: 10.23917/kls.v23i1.4321

Abstract

Penerapan prinsip retorika interpersonal merupakan faktor utama keberhasilanberdakwah daripada kompetensi dalam bidang agama dan kompetensi komunikasipendakwah. Penerapan prinsip proses komunikasi berlangsung dengan baiksehingga tujuan komunikasi akan dapat dicapai. Dengan menggunakan metodewawancara mendalam, penelitian ini menganalisis penerapan prinsip retorika interpersonal Pollyanna dalam wacana dakwah dengan kajian pragmatik. Hasilanalisis menunjukkan bahwa wacana dakwah menerapkan prinsip Pollyanna.Preinsip ini menjelaskan cara memahami kehidupan secara positif danmenyampaikan kebaikan dalam bentuk cerita.Kata Kunci: dakwah, Pollyanna, retorika interpersonal, wacana
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA PENULISAN CERITA FABEL OLEH SISWA KELAS VIII E DI SMP 2 MUHAMMADIYAH SURAKARTA Agustina Putri Reistanti
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.336 KB) | DOI: 10.23917/kls.v2i2.6735

Abstract

KAJIAN STILISTIKA ASPEK BAHASA FIGURATIF NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI Ali Imron Al-Ma’ruf
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 21, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.964 KB) | DOI: 10.23917/kls.v21i1.4393

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memaparkan bahasa kiasan dan bentuk stilistik dalamnovel Dukuh Paruk (RDP) dan meneliti fungsi dan tujuan penggunaan bahasa kiasandan bentuk stilistik tersebut sebagai ungkapan penulis dalam menuangkan ide-idenya.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data dianalisis secara induktif denganmenerapkan metode membaca semiotik yang bersifat heuristik dan hermeneutik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahasa kiasan RDP memiliki keunikan dan keaslian,yang membuktikan kompetensi Tohari dalam menggunakan bahasa. Keaslian bahasakiasan yang mendominasi RDP dapat dilihat dari gaya majas dan idiom yang indahdan beranekaragam, penuh ekspresif, asosiatif dan memiliki daya estetika. Hal inimenunjukkan bahwa Tohari adalah seorang penulis yang memiliki intelektualitastinggi. Melalui penelitian stilistik, ditarik simpulan bahwa bahasa kiasan RDPmempunyai ekspresif yang kuat sebagai media penuangan ide penulis yang tidakjauh dari latar belakang sosial historis.Kata Kunci: stilistika, bahasa figuratif, ronggeng, majas, idiom, estetik.
COMMUNICATIVE ACTS AND PHONOLOGICAL PROCESSES OF MALE CHILDREN AT FREE PLAY Fuji Faye Dianne Pastor; Rowanne Marie Maxilom -Mangompit
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.816 KB) | DOI: 10.23917/kls.v5i1.3878

Abstract

This study was conducted to explain the communicative acts and phonologicalprocesses of Cebuano-English speaking children in interacting with their parent duringfree play, using video-tape recorder. It is a qualitative and quantitative method of the 4 male Cebuano- English speaking children aged 4 years old residing in Palompon, Leyte. The research result showed that the most occurring communicative acts were obliging andcontrol acts. Also the most dominant phonological processes of children were stopping,consonant cluster reduction, and gliding.Keywords: communicative acts, phonological processes, play
KLASIFIKASI KALIMAT PASIF INTRANSITIF DALAM BAHASA JEPANG BERDASARKAN PERAN SEMANTISNYA Dedi Sutedi
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 24, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.427 KB) | DOI: 10.23917/kls.v24i2.91

Abstract

A predicate of a passive sentence in Japanese can be filled in by a transitive,ditransitif, and intransitive verb. Passive sentences with intransitive verbs as the predicates commonly express oppositive meaning. Linguists commonly classify this type of passive sentence regarding only to its syntactical function and category. This study however investigates passive intransitive sentences regarding not only their syntactical function and category, but also their semantic construction. The study finds five types of syntactical construction of passive intransitive (I~V). Each type of the passive is distinguished by the semantic information of its modifiers.
CONTENT-BASED INSTRUCTION: ITS PROSPECTS AND CHALENGES Joko Nurkamto
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 17, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2788.41 KB) | DOI: 10.23917/kls.v17i1.4494

Abstract

Abstract
PENINGKATAN MINAT BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL DI SMP NEGERI 1 KLATEN Anik Ariastuti; H.M. Wahyuddin; Maryadi Maryadi
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 26, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.705 KB) | DOI: 10.23917/kls.v26i1.4082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan kualitas proses belajar mengajar bahasa Inggris siswa, khususnya pada keterampilan listening. Peningkatan minat dilakukan melalui penggunaan media audio visual dengan metode bermain peran (role playing) yang diharapkan dapat memberikan peluang penciptaan kondisi pembelajaran yang menyenangkan. Pada siklus ketiga tindakan penelitian kelas ini didapatkan hasil yang optimal di mana siswa yang berminat dalam mengikuti pelajaran Bahasa Inggris dapat meningkat secara signifikan. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam tiga siklus. Ketiga siklus tersebut mencakup tahapan yang sama, tetapi dengan media yang berbeda. Siklus 1 menggunakan media TV, siklus 2 menggunakan media kaset dan tape, dan siklus 3 menggunakan media VCD, yang terdiri atas empat tahap: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan dapat dilakukan dengan cara penerapan pembelajaran dengan media audio visual dan dilanjutkan dengan metode bermain peran. Penelitian ini dilakukan terhadap 40 siswa kelas VIII D SMP N 1 Klaten. Respon kemajuan minat siswa diperoleh dari hasil angket siswa, wawancara siswa, learning log siswa, observasi, wawancara antar guru, jurnal guru, hasil ulangan harian dan tugas. Validasi instrumen dilakukan dengan refleksi kritis antar guru peneliti dan secara face validity. Validasi data dilakukan dengan triangulasi observasi dari aspek siswa, guru dan guru mitra. Hasil refleksi tiap siklus digunakan untuk merencanakan langkah-langkah lanjutan. Hasil tindakan menunjukkan tingkat minat siswa sebesar 72,5% (siklus 1), 77,5% (siklus 2) dan 82,5% (siklus 3) dari hasil catatan learning logs siswa. Jadi, antar siklus terjadi peningkatan minat masing-masing sebesar 5% (siklus 1 ke siklus 2), 5% (siklus 2 ke siklus 3), 10% (siklus 1 ke 3). Hasil angket menunjukkan tingkat minat siswa sebesar 62,5% (siklus 1) dan 82,5% (siklus 2) serta 87,5% (siklus 3), sehingga terjadi peningkatan minat; 19.7% (siklus 1 ke siklus 2); 5% (siklus 2 ke siklus 3); 25%(siklus 1 ke siklus 3). Ketiga siklus tindakan tersebut ternyata banyak siswa yang tertarik belajar bahasa inggris dengan media audio visul. Secara kualitatif, suasana pembelajaran bahasa Inggris menjadi lebih menyenangkan dan menciptakan efek-efek positif terhadap perkembangan belajar siswa.Kata kunci: minat belajar, pembelajaran menyimak, media audio visual
OPTIMIZING GROUP PRESENTATION TASK THROUGH PARTICIPATORY EVALUATION Koesoemo Ratih
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 20, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.832 KB) | DOI: 10.23917/kls.v20i2.4964

Abstract

Teaching large classes often produces a lot of problems. One of the efforts to minimize the problems is by empowering the students in the learning process. One of the teaching techniques that can empower learners is a group work presentation task. Hence, the objective of this paper is to share a discussion that can be used to optimize the application of a group work presentation task. To get the optimal result, an action research is conducted. Two cycles are applied. The data are taken by observing the learning process when an action is applied, by interviewing the learners involved and by discussing the results with the collaborators. The research shows that group work presentation task can work well when participatory evalu- ation is applied. Key word: Group Presentation Task, Participatory Evaluation, and cycle.