cover
Contact Name
Hurriah Ali Hasan
Contact Email
pilar@unismuh.ac.id
Phone
+6281241852596
Journal Mail Official
pilar@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. St. Alauddin, No 259, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pilar
ISSN : 19785119     EISSN : 27763005     DOI : https://doi.org/10.26618/298dtd07
scientific publication journal that aims to support the development of Islamic studies in various fields of science, in the fields of education, economics, law, history by exploiting knowledge and practice for the benefit of humanity. Through this journal, it is hoped that the scientific community can contribute to the development of knowledge related to Islamic studies.
Articles 376 Documents
KRITIK HADIS; STANDAR ORISINALITAS SUNNAH Abbas, Abbas
PILAR Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/se837046

Abstract

AbstrakTadwin al-hadis (pembukuan hadis) merupakan konsep yang harus dipahami dengan benar dalam studi hadis, karena ia berkaitan dengan eksistensi periwayatan hadis-hadis Nabi saw yang telah terjadi di dalam sejarah, yang kemudian dibukukan dalam kitab-kitab hadis yang diwarisi oleh umat pada masa kemudian.Dalam studi hadis persoalan sanad dan matan merupakan dua unsur penting yang menentukan keberadaan dan kualitas suatu hadis sebagai sumber otoritas ajaran Nabi Muhammad saw.Kritik sanad dan matan yang merupakan cabang ilmu hadis memberikan peranan penting dalam upaya penjagaan kemurnian dan kelestarian sunnah dengan berbagai metodenya, baik secara klasik yang merupakan akar dan cikal bakal ulmu setelahnya maupun secara kontemporer yang merupakan pengembangan dari metode sebelumnya.Kata kunci: tadwin al-hadis, kritik sanad, matan, otoritas.
INTERAKSI PEMBELAJARAN EFEKTIF UNTUK BERPRESTASI Razak, Abd Rahim
PILAR Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/3ma3pm63

Abstract

Abstrak Rangkaian kegiatan komunikasi antara subjek didik, guru dan peserta didik. Komunikasi antara dua subjek ini dipengaruhi oleh berbagi faktor :  1) Faktor tujuan; 2) Faktor bahan/ materi , 3) Faktor guru dan peserta didik, 4) Faktor metode, 4) Faktor situasi,Untuk menyatakan bahwa suatu proses belajar mengajar dapat dikatakan berhasil, bila setiap guru memiliki pandangan masing-masing sejalan dengan filsafatnya. Namun untuk menyamakan persepsi sebaiknya kita berpedoman pada kurikulum yang berlaku saat ini yang telah disempurnakan antara lain bahwa suatu proses belajar mengajar tentang suatu bahan pengajaran dinyatakan berhasil apabila tujuan instruksional khusus (TIK)nya dapat tercapai[1]Untuk mengetahui tercapai tidaknya TIK, guru perlu mengadakan tes formatif setiap selesai menyajikan satu bahasan kepada siswa. Penilaian formatif ini untuk mengetahui sejauh mana siswa telah menguasai tujuan instruksional khusus (TIK) yang ingin dicapai. Fungsi penilaian ini adalah untuk memberikan umpan balik kepada guru dalam rangka memperbaiki proses belajar mengajar dan melaksanakan program remedial bagi siswa yang belum berhasil. Suatu   proses   belajar    mengajar    tentang  suatu   bahkan  pengajaran dinyatakan  berhasil  apabila  hasilnya  memenuhi  tujuan instruksional khusus dari bahan tersebut.Kata kunci : intelegensi,  minat, bakat, interaksi, materi, metode, situasi, kongnitif, afektif. 
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM Malli, Rusli
PILAR Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kkhgcg03

Abstract

AbstrakManusia merupakan makhluk allah swt.yang sempurna sesuai dengan tugas fungsi dan tujuan penciptaannya sebagai khalifah filard dan terbaik bila di bandingkan dengan makhluklainnya. Kelebihan manusia bukan hanya sekedar berbeda susunan fisik, tapi juga lebih jauh adalah kelebihan aspek psikisnya dengan totalitas potensinya masing-masing yang sangat mendudukung bagi proses aktualitas diri pada posisinya sebagai makhluk mulia. Integritas kedua unsur tersebut abersifat aktif dan dinamis sesuai dengan perkembangan dan tuntunan zaman di mana manusia berada.dengan potensinya material dan spiritual tersebut, menjadikan manusia sebagai makhluk ciptaan Allah swt.yang terbaik. Yang proposisinya pengetahuan dimiliki peserta didik, pendidikan harus mampu mengarahkan peserta didik pada pengembangan diri secara totaliras.islam dengan ajaran yang universal tidak menghendaki  adanya sistem pendidikan yang dikotomik parsial dalam menempatkan peserta didik baik teoritis maupun praktis peserta didik manawarkan sistem pensisikan yang integral dan mengempatkan sesuai dengan tuntutan yang di gariskan oleh allah swt.Kata kunci: ontologys, epistemologys, dan aksiologis. 
ANALISIS PERKEMBANGAN TAFSIR ABAD KE- 3 HIJRIYAH Muchtar, M Ilham
PILAR Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/6ntkf231

Abstract

AbstrakSejarah awal penafsiran Alqur'an yang dilakukan oleh para ulama, selalu menarik untuk dicermati, baik bentuk (metodologi) dan corak penafsirannya. Setiap mufassir memiliki metode dan corak tertentu dalam menafsirkan Alqur'an karena cenderung mengikuti perkembangan zaman dimana mereka berada. Dari segi tahapan-tahapan proses yang dilaluinya, tafsir Alqur'an mengalami beberapa fase perkembangan. Tafsir Alqur'an pada fase awal berkembang melalui jalur periwayatan, lalu fase pembukuan hadis-hadis tafsir, pada fase selanjutnya barulah ada upaya dari para ulama untuk melakukan pemilahan dan pemisahan hadis-hadis yang mengandung tafsir Alqur'an, sehingga pada akhirnya ia bisa menjadi salah satu cabang ilmu dengan berbagai corak yang berdiri sendiri dan terpisah sepenuhnya dari hadis. Keragaman dalam corak atau aliran penafsiran Alqur'an adalah hal yang lumrah sebagai karya manusia. Namun pada fase ini tafsir Alqur'an semakin meluas dan terbuka. Kata Kunci: mufassir, corak, hadis-tafsir, aliran penafsiran
URGENSI SIFAT JUJUR DALAM BERBISNIS Markas, Markas
PILAR Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/9jnw1016

Abstract

AbstrakSifat jujur adalah salah satu sifat para Nabi dan Rasul Allah Subhanahu WAtaa’ala serta sifat orang-orang mulia disisi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam. Untuk itu tidak ada alasan bagi seorang Muslim/ah, Mukmin/ah untuk menjauhi sifat jjur tersebut. Berdasarkan sabda Nabi Sallallahi Alihi Wasallam sifat jujur adalah sal;ahnsatu sifat yang mengantar manusia menuju surga Allah Subhana Wata’ala. Sifat jujur adlah salah satu perintah Allah yang terwujud dalam QS.yang artinya “Hai Orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah bersama dengan orang-orang yang jujur”Bidang jual beli adalah dalam Islam adalah salah satu bagian kehidupan manusia yang paling berperan untuk menentukan kehidupan seorang Mulim/ah atau mukmin/ah. Oleh karena itu Allah swat.  telah menetapkan aturan jual beli yang wajib dipedomani umat manusia, di antaranya adalah sifat jujur. Karena sesungguhnya jika para pelaku /pedagang memiliki sifat jujur maka akan mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah sebagai penentu dan pengatur serta sebaik-baik pemberi rezki. (QS.Al-jumu’ah ayat 11).Jual beli atau perdagangan  dalam Islam adalah pekerjaan mulia, pekerjaan Nabi Muhammad saw.. Dalam jual beli antara si penjual dan si pembeli harus terjalin dengan Khiyar atau hak memililih. Selain itu juga ada hak kesepakatan dengan dasar suka sama suka yang di dalamnya tentu  harus didasarkan pada sifat jujurKata kunci: kholifatullah fil al-Ardi. Shiddiq,khiyar, fujur,
PERUBAHAN MIND SET APARATUR SIPIL NEGARA TERHADAP PELAYANAN PADA UMAT Shihab, Junaid
PILAR Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/pqq9kj50

Abstract

AbstrakPerubahan pola pikir (mind set) sangat diperlukan dalam pembangunan. Aspek ini bersentuhan langsung dengan manusia, karena tanpa manusia dunia ini tidak memiliki makna apa-apa. Bukanklah manusia diciptakan oleh Allah swt selain sebagai hamba (abid) juga adalah sebagai khalifah (pengelola) bumi dan apa yang di dalamnya. Setiap perubahan pasti memiliki dua dampak, yaitu negatif dan positif. Yang dikehendaki dalam perubahan itu sendiri adalah perubahan ke arah yang lebih positif, meskipun tidak bisa dipungkiri ekses negatifnya juga akan tetap ada, namun bisa diminimalisir, bukan?.Judul tulisan ini sengaja dibuat demikian, karena yang dikehendaki adalah perubahan mind set yang lebih bernuansa positif yang tentu saja manusia sebagai subyek pembangunan menempati posisi penting dalam kaitan dengan pengelolaan negara dan bangsa. Hanya manusia yang dapat memegang amanat dalam segala profesinya, apakah ia berprofesi swasta ataukah PNS yang sekarang lebih dikenal dengan Aparatur Sipil Negara (ASN).Tujuan kehadiran dan perubahan PNS menjadi ASN ini pun memiliki alasan tersendiri, walaupun orang sering menyebutnya hanya ‘’ganti baju’’, padahal substansinya sama. Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 15 Januari 2014 telah disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang memuat tentang: Tetapi yang terpenting dalam tulisan ini adalah perlunya ‘’perubahan mind set’’ ASN ini, dari yang tadinya berpikir keamanan financial hanya dengan masuk kantor dan absen, sekarang harus diubah menjadi good governance coorporate. Dalam istilah David Osborn, reinventing goverment (paradagima PNS atau ASN) sedapat mungkin ASN berpikir kreatif seperti mereka yang bekerja di sektor swasta (pengusaha).Kata kunci:  good governance coorporate, reinventing goverment, mind set changes.
ADMINISTRASI DAN PELAYANAN PUBLIK DITINJAU DARI KEMASLAHATAN UMAT Rahmawati, Rahmawati
PILAR Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/6wd88790

Abstract

AbstrakAdministrasi dalam makna sempit adalah tata kelola teknis suatu tata usaha yang meliputi pengetikan konsep, surat dan sejenisnya serta menyimpan, menata dokumen dan arsip dalam sebuah tata usaha organisasi. Sedangkan pelayanan publik adalah pelayanan yang diberikan oleh badan publik seperti birokrasi pemerintah, BUMN, dan sebagainya baik pelayanan barang dan jasa yang dikelola pemerintah yang bersumber dari anggaran dan belanja negara atau daerah.Tulisan ini bertujuan mengungkap pentingnya perbaikan administrasi dalam kaitan dengan pelayanan publik. Sebab, tidak jarang badan publik mulai dari kelurahan, kecamatan kota/kabupaten, serta organisasi aparatur sipil negara (ASN) melalaikan tugasnya. Misalnya, soal pelayanan KTP, KK, Akta kelahiran, akta warisan, hibah, wakaf, sertifikat tanah, pajak, retribusi, IMB, SITU, SIUP, Izin Gannguan (HO), Akta pernikahan, dan sebagainya masih sangat lemah. Bahkan terkadang ada di antara badan publik yang memenuhi standar minimal pelayanan publik, atau pelayanan tidak memuaskan atau cenderung mengecewakan warga.Simpulan dari tulisan ini adalah bagaimana badan pelayanan publik dapat memberikan pelayanan yang maksimal terhadap warga negara, sehingga Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik dapat dilaksanakan dengan baik dan benar. Di antara indikator pelayanan publik yang baik adalah kecepatan, ketepatan waktu, biaya murah, dan administrasi yang memadai.Kata kunci: efektif, efisien, ASN, barang publik, jasa publik dan administration,transparancy.good  coorporate government.
LONG LIFE EDUCATION DALAM PERSPEKTIF ISLAM Bakri, Muhammad Ali
PILAR Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/frfr4950

Abstract

AbstrakPendidikan dalam pengertian usaha yang dilakukan oleh pendidik, mungkin dapat dikatakan berakhir saat anak didik mencapai masa dewasa dan mampu bertanggung jawab terhadap segala akibat dari perbuatannya. Sedangkan Pendidikan Islam adalah tidak terbatas pada pencapaian nilai-nilai keduniaan semata, tetapi terus berlanjut sampai pada keselamatan kehidupan di akhirat kelak. Pendidikan Islam pada hakekatnya mempunyai jangkauan makna yang sangat luas serta dalam rangka mencapai kesempurnaannya memerlukan waktu dan tenaga yang tidak kecil, karena itulah kemudian dikenal ungkapan pendidikan seumur hidup (long life education), sebagaimana dikenal pernyataan ilmuan kepada peserta didik “Berilah aku seluruh yang engkau miliki, maka akan kuberikan kepadamu sebagian yang aku miliki”.Sejarah Pendidikan Islam menginformasikan bahwa berbagai institusi yang mempunyai bidang garapan untuk kelompok awam ini muncul dalam bentuk lembaga al-Kawanik, al-Zawiyah, dan al-Ribat. Kata kunci: education,al-Ilmu, formal education, potential intellect, intellect in habitus, intellect in actus, acquired intellect.
KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MELAKSANAKAN EVALUASI HASIL BELAJAR Nashir, Ahmad; Salenda, Syamsuriadi
PILAR Vol. 11 No. 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/yqt73816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi guru pendidikan agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran agama Islam dan melaksanakan evaluasi hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 6 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, penelitian kualitatif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengungkap gejala secara holistik-kontekstual (secara menyeluruh dan sesuai dengan konteks atau apa adanya) melalui pengumpulan data dengan latar alami sebagai sumber langsung dengan instrumen kunci penelitian itu sendiri. Maka dalam penelitian ini peneliti melakukan observasi, wawancara, serta melakukan dokumentasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa guru pendidikan agama Islam sudah berkompeten dalam memperisapkan, melangsungkan pembelajaran serta melaksanakan evaluasi hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 6 Makassar. Kompetensi guru pendidikan agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran di dalam kelas sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Guru pendidikan agama Islam menemukan beberapa kendala pada pelaksanaan evaluasi hasil belajar peserta didik namun secara keseluruhan pelaksanaan evaluasi hasil belajar peserta didik sudah cukup maksimal baik dalam rana sumatif dan formatif, secara lisan maupun praktek atau psikomotorik.
PERHATIAN ORANG TUA PADA MOTIVASI BELAJAR SISWA Mutahharah, St
PILAR Vol. 11 No. 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jg8a7774

Abstract

Penelitian untuk menganalisis perhatian orang tua terhadap anaknya dalam motivasi belajar dan hubungan perhatian orang tua dengan motivasi belajar siswa di SDN 59 Garotin kecamatan Anggeraja kabupaten Enrakang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitaif, oleh karena itu teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan angket. Hal ini diperlukan untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan antara perhatian orang tua dengan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa hubungan perhatian orang tua berada dalam kategori baik yaitu pada interval 33,75 – 36,25 dengan nilai rata-rata 35,09. Begitu juga dengan motivasi belajar siswa berada dalam kategori baik pada interval 35,1 – 36,9 dengan nilai rata-rata 36,02. Dari hasil uji t, nilai thitung perhatian orang tua sebesar 0,349 lebih kecil dari nilai ttabel yang telah ditetapkan sebesar 2,021. Sedangkan nilai signifikan 0,116 > 0,05. Selain itu, diketahui persamaan regresi dengan rumus Y = a + bX = 34,614 + 0,040X. Dengan demikian, dapat dinyatakan tidak terdapat hubungan antara perhatian orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Adapun besarnya hubungan perhatian orang tua terhadap motivasi belajar siswa adalah 0,003 atau 3% dan sisanya 97% dipengaruhi oleh faktor lain.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL PILAR, DESEMBER 2025 Vol 16, No 1 (2025): JURNAL PILAR, JUNI 2025 Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL PILAR, JUNI 2025 Vol 15, No 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024 Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024 Vol 15, No 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024 Vol. 15 No. 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024 Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023 Vol 14, No 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023 Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL PILAR, JUNI 2023 Vol 14, No 1 (2023): JURNAL PILAR, JUNI 2023 Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL PILAR, DESEMBER 2022 Vol 13, No 2 (2022): JURNAL PILAR, DESEMBER 2022 Vol 13, No 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022 Vol. 13 No. 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022 Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021 Vol 12, No 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021 Vol. 12 No. 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021 Vol 12, No 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021 Vol 11, No 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020 Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020 Vol. 11 No. 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020 Vol 11, No 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020 Vol 10, No 2 (2019): JURNAL PILAR, DESEMBER 2019 Vol. 10 No. 2 (2019): JURNAL PILAR, DESEMBER 2019 Vol 9, No 2 (2018): JURNAL PILAR, Desember 2018 Vol. 9 No. 2 (2018): JURNAL PILAR, Desember 2018 Vol 9, No 1 (2018): JURNAL PILAR, JUNI 2018 Vol. 9 No. 1 (2018): JURNAL PILAR, JUNI 2018 Vol 5, No 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014 Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014 Vol. 4 No. 2 (2013): JURNAL PILAR, DESEMBER 2013 Vol 4, No 2 (2013): JURNAL PILAR, DESEMBER 2013 Vol 3, No 2 (2012): JURNAL PILAR, DESEMBER 2012 Vol. 3 No. 2 (2012): JURNAL PILAR, DESEMBER 2012 Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012 Vol 3, No 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012 Vol. 2 No. 1 (2011): JURNAL PILAR, JUNI 2011 Vol 2, No 1 (2011): JURNAL PILAR, JUNI 2011 Vol 1, No 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010 Vol. 1 No. 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010 More Issue