cover
Contact Name
Hurriah Ali Hasan
Contact Email
pilar@unismuh.ac.id
Phone
+6281241852596
Journal Mail Official
pilar@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. St. Alauddin, No 259, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pilar
ISSN : 19785119     EISSN : 27763005     DOI : https://doi.org/10.26618/298dtd07
scientific publication journal that aims to support the development of Islamic studies in various fields of science, in the fields of education, economics, law, history by exploiting knowledge and practice for the benefit of humanity. Through this journal, it is hoped that the scientific community can contribute to the development of knowledge related to Islamic studies.
Articles 376 Documents
KONFLIK ANTARA SYI'AH DAN SUNNI Masang, Abd Azis
PILAR Vol. 9 No. 2 (2018): JURNAL PILAR, Desember 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/htvhvd73

Abstract

Timur Tengah khususnya dunia Arab, merupakan kekuatan yang terpecah belah akubat persaingan di antara mereka sendiri. Dua penyebab yaitu faktor internal karena adanya perbedaan kepentingan atau perebutan pengaruh karena masalah kepemimpinan, sedangkan faktor eksternal karena terlibatnya negara-negara adikuasa dalam usaha memperluas pengaruhnya di kawasan ini. Semua perbedaan itu melahirkan masalah yang sulit didamaikan bahkan melahirkan konflik bersenjata, yang senantiasa bergolak dan menyita perhatian dunia internasional selama bertahun-tahun. Peran Islam sebagai agama pemersatu bangsa Arab yang dominan di Timur Tengah, tetap menimbulkan perbedaan aliran dalam agama Islam, khususnya Sunni dan Syiah. Konflik dalam dunia Islam antara Sunni dan Syi’ah berawal dari masalah muamalah, yakni penentuan pemimpin pada saat wafatnya Rasulullah. Konflik Syiah dan Sunni merupakan konflik yang dilandasi motif kekuasaan, bukan motif agama. Perbedaan konsepsi Imamah itu kemudian menjadi garis pemisah yang tegas sehingga sumber konflik ketegangan antara Syi’ah-Sunni yang pada akhirnya mengarah pada ketegangan politik. Selanjutnya beberapa ulama garis keras, baik dari Syiah maupun Sunni menyerukan perlawanan, sehingga melahirkan banyak organisasi Islam radikal dan revolusioner. Kekuatan radikal bertambah kuat dengan adanya revolusi Iran yang mengganti Iran menjadi negara Islam. Ketegangan politik antara Syi’ah-Sunni membawa dampak yang sangat besar pada keadaan politik kontemporer di Timur Tengah. Salah satu peristiwa yang membawa dampak besar adalah Revolusi Islam Iran yang digerakkan oleh kaum Syi’ah. Besarnya pengaruh Revolusi Iran di kawasan Timur Tengah dikarenakan kemenangan revolusi yang digerakkan oleh Imam Khomeini menjadi pelita harapan bagi kaum muslimin yang sampai saat itu masih didominasi oleh hegemoni adidaya. Untuk mengatasi konflik internal Islam antara Syi’ah dan Sunni, solusi terbaik yang ditawarkan adalah mengedepankan unsur-unsur persamaan dan memperkecil unsur-unsur perbedaan, serta menjadikan dialog sebagai sarana penyelesaian perbedaan.Kata Kunci: Konflik Islam; Syi’ah; Sunni
DAMPAK TEKNOLOGI DALAM TRANSAKSI BISNIS UMKM Hasan, Hurriah Ali
PILAR Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ffmdty89

Abstract

Studi ini mengkaji dampak Teknologi Keuangan dalam aktivitas transaksi pada UMKM di Makassar. Studi dilakukan terhadap 60 UMKM di bidang kuliner, fashion dan ritel yang melayani penjualan online, serta secara khusus pada café dan warung kopi yang menerima pembayaran dengan sistem barcode dompet digital. Data dikumpulkan dengan membagikan angket kepada responden pelaku UMKM, dan dianalisis menggunakan statistik inferensial. Studi tersebut mengungkapkan bahwa Teknologi keuangan memiliki pengaruh yang besar terhadap aktivitas bisnis UMKM karena mempermudah proses transaksi. Ini menunjukkan bahwa penggunaan Fintech turut berperan dana pertumbuhan ekonomi dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional. Meski sebagian besar UMKM menggunakan Fintech karena menjadi syarat dalam kemitraan dalam bertransaksi online yang menggunakan pihak ketiga. Agar tetap berkelanjutan dan menguntungkan dalam bisnis di masa mendatang, otoritas keuangan dan pemerintah disarankan untuk mulai mendorong UMKM untuk menggunakan Fintech dalam aktivitas bisnis mereka. Hal tersebut dimaksudkan agar UMKM dapat mempersiapkan diri dengan perkembangan global di sektor keuangan yang telah mengalami perubahan sistem transaksi yang memanfaatkan kemajuan teknologi di sektor keuangan. Demikian pula di tingkat masyarakat umum sebagai konsumen, penting untuk mendorong pemanfaatan teknologi keuangan dalam transaksi sehari-hari.Kata kunci: Teknologi keuangan; dompet digital; UMKM
FAKTA-FAKTA ILMIAH TENTANG HEWAN SERANGGA DALAM AL-QUR’AN DAN IBRAHNYA BAGI KEHIDUPAN Masang, Azis
PILAR Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/tn9fww10

Abstract

Memadukan Islam dengan sains adalah satu pemikiran yang didasarkan pada asumsi bahwa pengembangan sains dalam konteks ke-Islam- an merupakan suatu keharusan bagi kelanjutan peradaban umat manusia yang harmonis di masa depan. Dengan ilmu pengetahuan, manusia akan lebih bijaksana untuk menentukan pilihan-pilihan hidup. Sehingga penting untuk dilakukan pengkajian fenomena alam dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan alam dalam konteks mempertebal iman, takwa, dan sikap rohaniyah kepada Tuhan dengan berpijak pada sejarah bagaimana kejayaan Islam dalam penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan sejak zaman pertengahan hingga sekarang adalah merupakan kesinambungan dan perubahan. Al-Qurán sebagai suatu ayat qauliyah telah dengan sempurna memberitakan kepada manusia seluruh perihal kehidupan baik masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang, perihal makhluk yang di langit sampai yang di bumi, dari makhluk yang besar sampai yang kecil seperti serangga dengan segala karakteristiknya. Dalam Al-Qur’an membahas seputar serangga, meski tidak begitu banyakm yaitu tidak lebih dari sebelas ayat. Namun, hal itu bukan berarti serangga tidak mempunyai peran yang penting sehingga Allah hanya menyebutkannya dalam jumlah yang sedikit. Kajian ini membahas mengenai peran penting serangga yang disebutkan dalam Alquran.Kata Kunci: Serangga, peran penting serangga, Al Quran
IMPLEMENTASI AKAD SYIRKAH PADA USAHA PEMOTONGAN AYAM ‘BASMALAH’ Takdir T, Muh
PILAR Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/cne7j014

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Imple-mentasi pada usaha Pemotongan Ayam ‘BASMALAH’. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi serta dokumentasi. Wa-wancara di lakukan pada pihak yang bekerjasama dalam Usaha Pemotong-an Ayam ‘BASMALAH’. Analisis pembahasan ini adalah analisis induktif yaitu penarikan kesimpulan dari kasus yang ada di lapangan. Dari penelitian ini di temukan bahwa Implementasa Akad Musyarakah Pada Usaha Pemotongan Ayam ‘BASMALAH’ telah berjalan dengan baik sesuai syariat Islam, dimana setiap pihak yang bekerjasama telah menyetor modal. Penelitian ini menemukan bahwa system kerjasama yang di lakukan oleh empat orang pemodal pada Usaha Pemotongan ayam ‘’BASMALAH’ adalah syirkah Al-Musyarakah dengan akad Mudharabah, yaitu perkongsian antara dua orang atau lebih. Sehingga penelitian ini bisa menambah wawasan keilmuan tentang Hukum Ekonomi Syariah dalam hal Hukum syirkah Al musyarakah atau perkongsian antara dua orang atau lebih. Juga bisa menjadi bahan rujukan untuk peneliti selanjutnya tentang Akad Syirkah Al Musyarakah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penge-tahuan dan implementasi akad syirkah Al Musyarakah di usaha ‘BASMALAH’ Pemotongan Ayam Syariah telah berjalan dengan baik sesuai syariat Islam. Kata Kunci: Pengetahuan, Implementasi, Akad Syirkah
EKONOMI SYARIAH DALAM UPAYA PEMBERANTASAN KEMISKINAN Hasan, Hurriah Ali
PILAR Vol. 1 No. 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/wr128p88

Abstract

Sistem ekonomi adalah alat untuk mencapai tujuan kehidupan yang lebih baik bagi suatu bangsa. Setiap sistem ekonomi bertujuan untuk memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat agar dapat menikmati kekayaan, keadilan, kemakmuran dan kemerdekaan. Sistem ekonomi disusun untuk menghadapi ketidakpastian hidup yang selalu dihadapi oleh umat manusia. Tetapi sampai sekarang, dengan berbagai konsep ekonomi yang ditawarkan dan diterapkan, belum satupun yang dapat menuntaskan permasalahan ekonomi dan segala aspeknya yang dirasakan oleh rakyat Indonesia. Kemiskinan masih membelenggu rakyat dan angka pengangguran yang terus meningkat dan tahun ke tahun. Untuk mendukung pembangunan ekonomi masyarakat berdasarkan syariat lslam, sistem ekonomi berbasis syariah adalah peluang yang sangat besar untuk turut serta menciptakan peluang-peluang usaha bagi masyarakat kaIangan bawah. Dan pada akhirnya, peluang usaha yang dilaksanakan oleh masyarakat akan mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan secara mandiri dan terbuka.Kata Kunci: Kemiskinan, Pengangguran, Ekonomi Syariah
PENANGGUNGJAWAB PENDIDIKAN Malli, Rusli
PILAR Vol. 1 No. 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/8k8j5w54

Abstract

Pendidikan adalah suatu proses di mana suatu bangsa atau negara membina dan mengembangkan kesadaran diri di antara individu-individu. Pendidikan adalah latihan fisik, mental dan moral bagi individu-individu, agar mereka menjadi manusia yang berbudaya. Adanya pengertian dan pandangan tentang pendidikan seperti itu, para pakar pendidikan memberikan pemaknaan yang mengarah kepada pembinaan dan pengembangan mental, spiritual, intelektual, begitu pula dalam pematangan jasmani. Dengan kata lain, pendidikan adalah usaha sebagai manusia untuk membina kepribadiannya sesuai nilai-nilai yang ada dalam masyarakat dan kebudayaannya. Usaha dilakukan dengan memberikan pertolongan secara sengaja sehingga orang itu menjadi dewasa lahir dan batin.Kata kunci: Pendidikan; Pengembangan; Pembangunan
PENGAJARAN BAHASA DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN Razaq, Abd Rahim
PILAR Vol. 1 No. 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/s2ad8497

Abstract

Berbahasa adalah suatu kegatan yang dilakukan oleh manusia setiap saat sejak bangun dari tidur, bahkan kadang-kadang di waktu tidur atau mimpi. Sehingga berbahasa menjadi sesuatu yang normal dan alamiah. Bahasa-bahasa dunia ini memiliki ragam bentuk yang berbeda, bergantung pada perbedaan kelompok masyarakat pemakainya dalem berkomunikasi Banyaknya kelompok dalam masyarakat dunia menyebabkan munculnya berbagai jenis bahasa yang tersebar di pelosok dunia, termasuk di antaranya adalah Bahar Arab. Bahasa Arab selain memiliki arti agama, juga memiliki arti penting sebagai medium budaya dalam masyarakat muslim. Bahasa Arab dipakai oleh orang-orang yang hidup di Jazirah Arab, yang kemudian berpindah ke berbagai negara termasuk lndonesia. Kedudukan istimewa yang dimiliki oleh bahasa Arab di antara bahasa-bahasa lain di dunia karena ia berfungai sebagai bahasa al-Quran dan Hadis serta kitab-kitab agama Islam lainnya.Kata kunci: Bahasa Arab; Kebudayaan; Bahasa al-Quran
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Amin, Muh.
PILAR Vol. 9 No. 1 (2018): JURNAL PILAR, JUNI 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ny9rz290

Abstract

Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai ragam budaya dan adat istiadat yang melekat dengan ragam etnis, ras budaya serta agama yang majemuk. Sehingga diperlukan suatu pendidikan multikultural, yaitu pendidikan yang menghargai perbedaan, agar tidak menjadi sumber konflik dan perpecahan. Sikap saling toleransi ini yang akan menjadikan keberagaman yang dinamis, kekayaan budaya yang menjadi jati diri bangsa yang patut untuk dilestarikan. Dalam pendidikan multikultural, setiap peradaban dan kebudayaan berada dalam posisi yang sejajar dan sama. Salah satu tujuan penting dari konsep pendidikan multikultural adalah untuk membantu peserta didik agar memperoleh pengetahuan, dan menghargai orang lain yang berbeda suku, budaya dan nilai kepribadian. Pendidikan multikultural mempunyai empat nilai yaitu: Nilai Kesetaraan, Nilai Toleransi, Nilai demokrasi, dan Nilai Pluralisme. Nilai-nilai di atas mempunyai pandangan yang saling melengkapi satu sama lain dalam mensikapi pendidikan multikulturalisme. Dengan demikian, pendidikan multikultural merupakan pendidikan yang memberikan penekanan terhadap proses penanaman cara hidup yang saling menghormati, tulus, dan toleran terhadap keanekaragaman budaya hidup di tengah-tengah masyarakat dengan tingkat pluralitas yang tinggi.Kata Kunci: Pendidikan Multikultural; Toleransi Beragama; Adat Budaya
KRITERIA KEBENARAN Fatmawati, Hj.
PILAR Vol. 1 No. 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/fcv9ye57

Abstract

Kebenaran merupakan pertanyaan abadi bagi insan setiap zaman. Orang tidak pernah selesai mempermasalahkannya. Dasar kebenaran ialah yang ada atau yang bereksistensi. Kebenaran hanya mungkin terjadi kalau sesuatu itu ada. Filsafat menempatkan diri sebagai usaha manusia untuk mencari kebenaran. Karena salah satu makna dari filsafat itu sendiri adalah cinta kepada kebenaran. Kebenaran itu sangat penting, namun persoalan kebenaran itu sangatlah relatif, karena mungkin pada hari ini benar besok belum tentu benar. Kebenaran itu ada di luar diri manusia, manusia tinggal mencari dan menemukannya. Karena itu kebenaran ditentukan oleh faktor eksternal, bukan internal.Kata kunci: Kebenaran; Filsafat
STUDI KRITIS TERHADAP NALAR ISLAMI: KEJABARIAHAN DAN KEQADARIAHAN MASA KINI Alwi Uddin, Muhammad
PILAR Vol. 1 No. 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/zqqkjq20

Abstract

Sebagian ulama salaf menyatakan bahwa tak satupun hadis yang didengarkan dari Nabi kecuali hal itu ada referensinya dalam Al Qur’an. Sementara Ibnu Mas'ud menyatakan bahwa semua ilmu dan keterangan mengenai tiap-tiap sesuatu ada dalam Al Quran, hanya saja ilmu kita mannusia sangat terbatas untuk mengetahui apa saja dalam Al-Qur'an. Al-Qur'an dan Hadis secara khusus memerintahkan supaya manusia mempelajari ciptaan Allah untuk mengetahui apa dikehendaki-Nya di balik ciptaan-Nya yang mengagumkan manusia atas KemahaesaanNya; termasuk untuk memahami sifat Al-Khaliq-Al-Jabbar dan Al-Qadar-Nya. Al-Qur’an bukanlah suatu buku yang menerangkan hukum hukum alam. Al-Qu'an mengandung tujuan keagamaan yang pokok. Ajakan untuk memikirkan tentang penciptaan alam dialamatkan kepada manusia dalam rangka penerangan tentang kekuasaan Tuhan.Kata Kunci: Al-Qu'ran; Hukum; Penciptaan Alam

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL PILAR, DESEMBER 2025 Vol 16, No 1 (2025): JURNAL PILAR, JUNI 2025 Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL PILAR, JUNI 2025 Vol 15, No 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024 Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024 Vol. 15 No. 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024 Vol 15, No 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024 Vol 14, No 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023 Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023 Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL PILAR, JUNI 2023 Vol 14, No 1 (2023): JURNAL PILAR, JUNI 2023 Vol 13, No 2 (2022): JURNAL PILAR, DESEMBER 2022 Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL PILAR, DESEMBER 2022 Vol 13, No 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022 Vol. 13 No. 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022 Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021 Vol 12, No 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021 Vol. 12 No. 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021 Vol 12, No 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021 Vol 11, No 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020 Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020 Vol 11, No 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020 Vol. 11 No. 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020 Vol. 10 No. 2 (2019): JURNAL PILAR, DESEMBER 2019 Vol 10, No 2 (2019): JURNAL PILAR, DESEMBER 2019 Vol. 9 No. 2 (2018): JURNAL PILAR, Desember 2018 Vol 9, No 2 (2018): JURNAL PILAR, Desember 2018 Vol 9, No 1 (2018): JURNAL PILAR, JUNI 2018 Vol. 9 No. 1 (2018): JURNAL PILAR, JUNI 2018 Vol 5, No 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014 Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014 Vol. 4 No. 2 (2013): JURNAL PILAR, DESEMBER 2013 Vol 4, No 2 (2013): JURNAL PILAR, DESEMBER 2013 Vol 3, No 2 (2012): JURNAL PILAR, DESEMBER 2012 Vol. 3 No. 2 (2012): JURNAL PILAR, DESEMBER 2012 Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012 Vol 3, No 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012 Vol. 2 No. 1 (2011): JURNAL PILAR, JUNI 2011 Vol 2, No 1 (2011): JURNAL PILAR, JUNI 2011 Vol 1, No 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010 Vol. 1 No. 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010 More Issue