cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kantor LP3M Unismuh Makassar Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan
ISSN : 23020670     EISSN : 27464822     DOI : https://doi.org/10.26618/octopus
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Octopus Ilmu Perikanan terbit dua kali setahun yakni Januari dan Juli berisi artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian dan non penelitian berupa kajian. Jurnal Octopus Ilmu Perikanan bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan perikanan dari para akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan pemerhati perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2025): OCTOPUS" : 6 Documents clear
PEMANFAATAN DAUN SINGKONG TERFERMENTASI MOL BONGGOL PISANG PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN BENIH IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus) Gunawan, Sahrul; Sambu, Abdul Haris; Darmawati; Khaeriyah, Andi; Ikbal, Muhamad
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 14 No. 1 (2025): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/mx54a492

Abstract

Ikan nila salin (O. niloticus) adalah strain dari ikan nila yang toleran terhadap perairan payau maupun laut dan mempunyai prospek yang cukup baik untuk dikembangkan karena rasa dagingnya yang enak sehingga digemari oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis MOL bonggol pisang yang di gunakan untuk fermentasi daun singkong sebagai pakan alternatif untuk pertumbuhan dan sintasan ikan nila salin (O. niloticus). Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan dan pakan yang digunakan daun singkong yang difermentasi mol bonggol pisang dengan dosis yang berbeda, perlakuan A (kontrol) tepung daun singkong tanpa fermentasi,perlakuan B tepung daun singkong terfermentasi mol bonggol pisang 20ml, perlakuan  C tepung daun singkong terfermntasi mol bonggol pisang 30ml, perlakuan D tepung daun singkong trfermentasi mol bonggol pisang 40ml. Hasil terbaik yang didapatkan dalam penelitian ada pada perlakuan D dengan dosis mol bonggol pisang 40ml, dan berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian pakan daun singkong terfermentasi MOL bonggol pisang memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P<0,05) terhadap laju pertumbuhan harian, namun kelangsungan hidup dari hasil uji ANOVA menunjukkan tidak berbeda nyata.
EVALUASI SUMBER LEMAK YANG BERBEDA PADA PAKAN TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN BENIH LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus) Tumiharti, Tumiharti; Febri, Suri Purnama; Komariyah, Siti; Nazlia, Suraiya
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 14 No. 1 (2025): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gpw3mk11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sumber asam lemak yang berbeda pada pakan komersil terhadap performa pertumbuhan benih lobster air tawar (Cherax quadricarinatus). Penelitian ini menggunakan medode ekperimental dengan Rancangan Acak Lengkap menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun metode rancangan penelitian yaitu P1: penambahan minyak kelapa 9%/kg pakan, P2: penambahan minyak jagung 9%/kg pakan, P3: penambahan minyak ikan 9%/kg pakan, P4: penambahan minyak cumi 9%/kg pakan. Hasil penelitian menunjukkan sumber lemak yang berbeda pada pakan berpengaruh nyata (P<0.05) pada setiap perlakuan terhadap performa pertumbuhan lobster air tawar. Pertumbuhan bobot mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan minyak cumi yaitu 2,32g dan panjang mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan minyak kelapa yaitu 1,62g. Selanjutnya laju pertumbuhan bobot harian tertinggi diperoleh pada perlakuan minyak cumi yaitu 1,35% dan laju pertumbuhan panjang harian tertinggi diperoleh pada perlakuan minyak kelapa yaitu 1,59%. Berikutnya tingkat kelangsungan hidup yang terbaik diperoleh pada perlakuan minyak kelapa yaitu 86,66% dan efesiensi pakan tertinggi diperoleh pada perlakuan minyak kelapa yaitu 94,49%. Kualitas air yang dihasilkan selama penelitian yaitu suhu berkisar 27,46-27,62ºC, pH berkisar 6,36-6,47, DO berkisar 4,86-5,33ppm dan amonia sekitar 0,19-0,23mg/L. Minyak kelapa sebagai sumber lemak nabati menghasilkan nilai pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan panjang harian, kelangsungan hidup dan efesiensi pakan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan minyak jagung, minyak ikan dan minyak cumi. Minyak cumi sebagai sumber lemak hewani menghasilkan nilai pertumbuhan bobot mutlak dan bobot harian yang lebih tinggi dibandingkan pada perlakuan minyak kelapa, minyak jagung dan minyak ikan.Kata kunci: minyak ikan, minyak jagung, minyak kelapa, minyak cumi, pertumbuhan.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL ANGGUR LAUT Caulerpa sp. TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes Saputri, Meilany Eka; Lahay, Almira Fardani; Saputra, Rizqy Hadi; Ginanjar, Mochammad Rafli; Khoiriansyah, Elvika; Safira, Anggi; Hidayah, Siska; Fattasyah, Arvian Muhammad; Aroyo, Ardi; Aryanti, Lia; Anggraini, Putri Etika
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 14 No. 1 (2025): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/9ejb8j14

Abstract

Caulerpa sp. (anggur laut) adalah jenis rumput laut hijau yang tumbuh di perairan tropis dan subtropis. Pengobatan jerawat umumnya menggunakan antibiotik, tetapi dapat menyebabkan efek samping dan resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Caulerpa sp. sebagai alternatif pengobatan jerawat alami. Dilaksanakan di Laboratorium Oseanografi Universitas Lampung dari Oktober hingga November 2024, penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan metanol 95% untuk ekstraksi. Aktivitas antibakteri diuji terhadap Propionibacterium acnes dengan metode difusi cakram. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak metanol Caulerpa sp. memiliki aktivitas antibakteri yang lemah, dengan zona hambat tertinggi 4,03 mm pada konsentrasi 10.000 ppm. Beberapa faktor yang mempengaruhi aktivitas ini termasuk konsentrasi senyawa bioaktif dan karakteristik resistensi bakteri. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan efektivitas ekstrak ini sebagai agen antibakteri alami.
STATUS MUTU MIKROBIOLOGIS KIMIA DAN SENSORIS IKAN ASIN KERING YANG DI PASARKAN DI PASAR IBUH KOTA PAYAKUMBUH Azura, Asyifa Siti; Hasan, Bustari; Iriani, Dian
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 14 No. 1 (2025): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/krcrsv73

Abstract

Pengawasan mutu ikan asin, terutama setelah pengolahan atau sewaktu penyimpanan dan pemasaran merupakan aspek yang sangat penting untuk menjamin agar produk tidak terkontaminasi mikroba pembusuk maupun patogen yang dapat memperpendek masa simpan produk dan membahayakan kesehatan konsumen. Penelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi status mutu mikrobiologis, kimia dan sensoris ikan asin kering yang dipasarkan di Pasar Ibuh Kota Payakumbuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purporsive sampling. Nilai rata rata angka lempeng total ikan asin kering yang dipasarkan di Pasar Ibuh Kota Payakumbuh berkisar antara 5,8x104 sampai 6,9 x104 koloni/g, total halofik antara 3,1x104 sampai 3,8 x104 koloni/g, nilai TBA berkisar antara 0,8 sampai 1,0 mg MDA/kg, dan nilai sensori secara keseluruhan untuk kriteria kenampakan, tekstur, bau dan rasa berkisar antara 7,5 sampai 7,8. Secara umum total ALT, halofilik, TBA dan sensori ikan asin kering yang dipasarkan di Pasar Ibuh Kota Payakumbuh  memenuhi batas standar yang telah ditetapkan oleh SNI. Secara umum total ALT,Halofilik, TBA dan Sensori ikan asin kering yang di pasarkan di pasar ibuh kota payakumbuh berbeda berdasarkan jenis, asal produk dan umur ikan saat di produksi.
STUDI LITERATUR: PENGOLAHAN BAHAN PAKAN IKAN ASAL CRUSTACEA DAN INSECTA Andriani, Yuli; Pratama, Rusky I.; Ratih, Ai; Ansori, Muhammad Rifat; Aisyah, Aisyah
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 14 No. 1 (2025): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/74tjs521

Abstract

Pakan merupakan salah satu faktor utama dalam kegiatan budidaya perikanan, dengan kontribusi biaya mencapai sekitar 65% dari total pengeluaran produksi. Oleh karena itu, peningkatan efisiensi penggunaan pakan sangat penting untuk menekan biaya operasional, terutama di tengah kenaikan harga bahan baku pakan secara global. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memproduksi pakan mandiri dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang lebih ekonomis, seperti insecta dan crustacea yang kaya protein dan mineral sebagai alternatif pengganti tepung ikan. Namun, tingginya kandungan kitin dalam bahan tersebut menjadi kendala karena sulit dicerna oleh ikan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan perlakuan fisik berupa perendaman dengan air abu sekam dan pengukusan, serta perlakuan biologis melalui fermentasi menggunakan asam organik yang mampu mendegradasi kitin. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa metode tersebut efektif dalam menurunkan kadar kitin sehingga meningkatkan potensi kecernaan dan nilai gizi bahan pakan alternatif tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa limbah crustacea dan insecta seperti cangkang udang, rajungan, dan maggot berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan lokal yang berkelanjutan dalam budidaya perikanan.
OPTIMASI Rhizopus oligosporus SEBAGAI FERMENTOR BIJI TREMBESI Samanea saman DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) Kasman, Kasman; Anwar, Asni; Darmawati; Murni; Anwar, S.Pi., M.Si., Dr. Asni
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 14 No. 1 (2025): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/vtq99g22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis Rhizopus oligosporus yang optimal sebagai dosis fermentor pada biji trembesi dalam pakan ikan untuk menunjang pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng sehingga penggunaan biji trembesi dapat meningkatkan produksi ikan bandeng secara nasional. Penalitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan masing-masing diulang 3 kali. Adapun yang di uji adalah perlakuan A (tepung biji trembesi terfermentasi tanpa menggunakan Rhizopus oligosporus (kontrol)), B (tepung biji trembesi terfermentasi Rhizopus oligosporus 3 g/kg), C (tepung biji trembesi terfermentasi Rhizopus oligosporus 5 g/kg) dan D (tepung biji trembesi terfermentasi Rhizopus oligosporus 7 g/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi biji trembesi menggunakan Rhizopus oligosporus dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng. Uji lanjut menggunakan jarak berganda (Duncan) memperlihatkan adanya perbedaan antar perlakuan. Pertumbuhan mutlak selama penelitian tertinggi diperoleh pada perlakuan C (dosis Rhizopus oligosporus 5 g/kg) sebesar 2,60 g), disusul perlakuan D (dosis Rhizopus oligosporus 7 g/kg) 2,10 g, perlakuan B (dosis Rhizopus oligosporus 3 g/kg) 1,76 g, dan terendah perlakuan A (kontrol) 1,42 g. Sintasan tertinggi diperoleh pada perlakuan C (dosis Rhizopus oligosporus 5 g/kg) sebesar 80,00%, disusul perlakuan D (dosis Rhizopus oligosporus 7 g/kg) 73,33%, perlakuan B (dosis Rhizopus oligosporus 3 g/kg) 70,00%, dan perlakuan A (kontrol) dengan nilai 60,00%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pada kadar tepung biji trembesi terfermentasi Rhizopus oligosporus dengan dosis 5 g/kg dalam pakan mempu meningkatkan pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng.

Page 1 of 1 | Total Record : 6