cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2019)" : 7 Documents clear
Bimbingan kelompok dengan metode mind mapping sebagai upaya preventif terhadap prevalensi stunting Pratiwi, Ayu Budi; Mardiyono, Mardiyono; Anggriana, Tyas Martika; Suharni, Suharni
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.339 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v9i2.4997

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang sedang mendapatkan perhatian dari Pemerintah Indonesia. Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2017 adalah 29,6% dan angka tersebut masih diatas ambang batas yang ditetapkan oleh WHO. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang stunting melalui bimbingan kelompok dengan metode mind mapping pada pasangan usia subur sehingga dapat berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif bentuk pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 pasangan usia subur diambil secara purposive dari penduduk desa rentan Stunting di Kabupaten Ngawi dikenai pretest dan posttest dengan menggunakan angket tertutup. Data yang berhasil dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pemahaman pasangan usia subur tentang stunting pada hasil pretest berbeda secara signifikan dengan hasil posttestnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mind mapping dalam seting bimbingan kelompok dapat digunakan sebagai upaya preventif prevalensi stunting.AbstractStunting is one of the health problems that is getting attention from the Government of Indonesia. In 2017, the prevalence of stunting in Indonesia was 29.6% which still exceeds the provisions set by WHO. This study aims to improve understanding of stunting through group guidance with mind mapping methods in fertile age couples so that it can contribute to reducing the prevalence of stunting. This research is a quantitative pre-experimental design with one group pretest-posttest design. The study subjects consisted of 10 couples of fertile age who were taken purposively from Stunting vulnerable villagers in Ngawi District. They are subjected to pretest and posttest using a questionnaire. Data collected was analyzed using the Wilcoxon test. The results of the data analysis showed that the understanding of fertile age couples about stunting before and after group guidance services using mind mapping methods differed significantly. Thus it can be concluded that group guidance with mind mapping methods can be used as an effort to prevent stunting prevalence.
Burnout Guru BK di Kota Singkawang Suwanto, Insan; Fitriyadi, Slamat
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.487 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v9i2.5186

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran data ilmiah tentang bagaimana tingkat burnout pada guru bimbingan dan konseling (BK) yang ada di Kota Singkawang. Reponden dalam penelitian ini adalah seluruh guru BK kota singkawang pada SMP/sederajat dan SMA/sederajat se-Kota Singkawang. Penelitian ini merupakan descriptive survey research dengan menggunakan instrumen penelitian MBI-GS (Maslach Burnout Inventory-General Survey). Data dianalisis dengan menggunakan descriptive statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata guru BK di Kota Singkawang memiliki tingkat burnout yang sangat rendah (20,33%). Hasil survei menunjukkan bahwa diantara 66 orang guru BK hanya 1 orang  guru BK yang memiliki tingkat burnout Tinggi. Kemudian, 19 orang pada kategori Rendah, dan 46 orang masuk pada kategori Sangat Rendah. Berdasarkan survei, guru BK pria memiliki tingkat burnout yang lebih tinggi. Kemudian, Guru BK yang lebih muda dengan usia kerja kurang dari 10 tahun memiliki tingkat burnout yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa guru BK di kota singkawang sudah mampu menjalankan tugas dan perannya sesuai dengan yang seharusnya dan memiliki tingkat kepuasan kerja yang tinggi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyebab rendahnya burnout guru BK di Kota Singkawang.AbstractThe purpose of this study is to provide an overview of scientific data related to the level of burnout in the guidance and counseling (BK) teacher in Singkawang City. The respondents in this study were all guidance and counseling teachers in junior and high school in Singkawang City. This research is a descriptive survey research using the research instrument is the MBI-GS (Maslach Burnout Inventory-General Survey). Data were analyzed using descriptive statistics. The results showed that the average guidance and counseling teacher in Singkawang City had a very low burnout rate (20.33%). The survey results showed that among 66 BK teachers only 1 guidance and counseling teacher had a high burnout rate. Then, 19 people were in a Low category, and 46 people were in the Very Low category. Based on the survey, male teachers have a higher burnout rate. Then, younger teachers with less than 10 years of age have a higher burnout rate. Then, the guidance and counseling teacher in Singkawang City had a professional efficacy of 51.24%. This shows that guidance and counseling teachers in the city of Singkawang have been able to carry out their duties and roles as they should and have a high level of job satisfaction. Further research is needed to find out more about the causes of the low guidance and counseling teacher burnout.
Mima Para Tarpolarda: falsafah komunitas lokal sebagai pendampingan dan konseling kedukaan di Warjukur-Maluku Uspessy, Helga Theressia; Engel, Jacob Daan
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.424 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v9i2.5200

Abstract

Pendampingan dan Konseling kedukaan berbasis budaya lokal yang disebut Mima Para Tarpolarda memberikan gambaran tentang pendampingan dan konseling yang kontekstual sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal bangsa Indonesia. Penggunaan budaya sebagai basis tindakan konseling menegaskan bahwa pendampingan dan konseling bukan hanya dilakukan oleh individu atau konselor professional yang terlatih tetapi dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat dalam kebudayaan tertentu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Mima Para Tarpolarda sebagai bentuk  pendampingan dan konseling kedukaan berbasis budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan study pustaka. Analisis data yang digunakan adalah analisis mengalir atau terjalin berupa pengumpulan data, pengolahan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pertama, Mima Para Tarpolarda dapat dijadikan sebagai pendampingan dan konseling kedukaan karena didalamnya terdapat nilai-nilai konseling menyangkut pemberian nasihat, bimbingan dan pertolongan oleh seluruh masyarakat kepada orang berduka. Tindakan yang dilakukan adalah bentuk reaksi kepedulian masyarakat untuk merasakan apa yang dialami oleh saudaranya akibat kematiaan anggota keluarga. Kedua, pendampingan dan konseling kedukaan yang didasarkan pada nilai kearifan lokal Mima Para Tarpolarda memberikan penyembuhan secara holistik dalam kehidupan orang berduka karena seluruh masyarakat memiliki sikap empati dan solidaritas.AbstractLocal culture-based grief guidance and counseling called Mima Para Tarpolarda provides an overview of contextual guidance and counseling in accordance with the values of Indonesian local wisdom. The use of culture as a basis for counseling actions confirms that counseling and counseling is not only done by individuals or professional counselors who are trained but can be done by all people in a particular culture. The purpose of this study is to examine Mima Para Tarpolarda as a form of cultural-based grief guidance and counseling. The research method used is qualitative research methods and data obtained through observation, interviews and literature study. Analysis of the data used is a flowing or intertwined analysis in the form of collecting data processing data, and drawing conclusions. The results obtained from this study are first, Mima Para Tarpolarda can be used as guidance and grief counseling because in it there are counseling values regarding the provision of advice, guidance and assistance by the whole community to the bereaved. The action taken is a form of public awareness reaction to feel what is experienced by his brother due to the death of family members. Second, guidance and grief counseling based on the local wisdom values of Mima Para Tarpolarda provide holistic healing in the lives of the bereaved because the whole community has an attitude of empathy and solidarity.
Keefektifan Solution Focused Brief Counseling (SFBC) untuk menurunkan perilaku prokrastinasi akademik siswa Kusumawide, Kristiyaningrum Tri; Saputra, Wahyu N. E.; Alhadi, Said; Prasetiawan, Hardi
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.529 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v9i2.4618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan solution focused brief counseling (SFBC) untuk menurunkan perilaku prokrastinasi akademik siswa di kelas khusus olahraga SMP Negeri 2 Galur Kulon Progo. Jenis penelitian yang digunaan adalah Eskperimen dengan desain penelitian Pre-Eksperimental Design menggunakan model One group pretest posttest design. Penentuan subjek menggunakan teknik non probability sampling design dengan purposive sampling. Subjek penelitian adalah siswa kelas khusus olahraga SMP Negeri 2 Galur Kulon Progo. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan signifikan antara tingkat prokrastinasi akademik siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan solution focused brief counseling (SFBC). AbstractThis study aims to determine the effectiveness of "solution focused brief counseling (SFBC)" to reduce the behavior of academic procrastination of students in the special sports class at Galur Negeri 2 Kulon Progo. Experiment with Pre-Experimental Design research design using One group pretest posttest design. Subjects are determined by using non probability sampling design with purposive sampling. The subjects of the study were students of the special sport class of JHS Negeri 2 Galur Kulon Progo. Based on the results of the study, it can be concluded that there are significant differences level of student academic procrastination between before and after being given solution services focused brief counseling (SFBC).
Identifikasi teknik pengubahan tingkah laku perpektif Abah Anom untuk penyembuhan korban Napza Annajih, Moh. Ziyadul Haq; Sa'idah, Ishlakhatus
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.264 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v9i2.5202

Abstract

Penyembuhan melalui rehabilitasi yang berdasarkan nilai-nilai keagamaan dapat dianggap sebagai salah satu mediator yang sangat efektif dalam memberikan pembinaan kesehatan fisik, psikologis, mental, sosial, dan spiritual bagi korban Napza, maka penelitian ini bertujuan untuk menggali bentuk pendekatan yang berbasis nilai keagamaan yang dapat dijadikan sebagai teknik pengubahan tingkah laku terhadap korban Napza. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis hermeneutika bersusun. Data yang digunakan berupa data teks pemikiran Abah Anom, observasi, dan wawancara lapangan. Hasil penelitian ini adalah (1) proses pengubahan tingkah laku berfokus pada pola pikir; (2) analisis dan diagnosis berfokus pada pola pikir, kondisi psikologis yang tidak sehat, keyakinan, dan kebiasaan; dan (3) terdapat lima bentuk intervensi pengubahan tingkah laku melalu metode penyadaran diri, yaitu mandi taubat, shalat, dzikir, qiyamu al-lyail, dan puasa. AbstractHealing in the form of rehabilitation based on religious values occupies a strategic and organized position in providing psychological, mental, social, and spiritual physical health assistance for drug victims, then this study aims to explore the form of approaches based on religious values, can be used as a technique to change behavior towards drug victims. This study employs hierarchical hermeneutic analysis within qualitative approach. The data used are the text of Abah Anom’s thoughts, observation, and field interview. The result of the study shows (1) the process of behavioural change focusing on the mindset; (2) analysis and diagnose focusing on the mindset, psychologically-illed condition, belief, and habit; and (3) the presence of five intervention form of behavioural change through self awareness method, i.e. taubat shower, shalat, dzikr, qiyamu al lail, and fasting.
Manajemen program bimbingan konseling Sekolah Menengah Pertama Fitri, Ilya Aida Darliyan; Hidayat, Dede Rahmat; Hartati, Sofia
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.528 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v9i2.4808

Abstract

Manajemen bimbingan konseling yang dibuat secara sistematis akan menciptakan layanan bimbingan konseling yang efektif dan efisien bagi peserta didik. Salah satunya dengan cara dibuatnya program bimbingan konseling yang jelas, terorganisir dan rasional. Namun dalam membuat program bimbingan konseling, terdapat beberapa kendala diantaranya adalah minimnya anggaran untuk kegiatan bimbingan konseling di sekolah, minimnya keterampilan yang dimiliki guru bimbingan konseling dalam merencanakan program bimbingan konseling. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran manajemen bimbingan konseling, kelebihan serta kekurangan program di tiap sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil temuan diatas hanya SMPN 259 melaksanakan manajemen program layanan bimbingan konseling lebih baik atau unggul dibanding yang lainnya. Masing-masing program memiliki kelemahan dan kelebihan dan mungkin jika disatukan akan menjadi program yang lebih baik. AbstractManagement of guidance counseling is systematically created effective and efficient guidance counseling services for students. One of them is by making a clear, organized and rational guidance counseling program. However, in making guidance counseling programs, there are several obstacles including the lack of budget for counseling guidance activities in schools, the lack of skills possessed by school counselor in planning guidance counseling programs. This research was conducted to determine the description of management of guidance counseling, advantages and disadvantages of the program in each school. This research uses a descriptive method. Based on the above findings, only SMPN 259 implements better counseling program management services or guidance compared to the others. Each program has weaknesses and strengths and if united would be better program.
Metaanalisis karakter integritas siswa berbasis nilai Bundo Kanduang Era Revolusi Industri 4.0 Syaputra, Yogi Damai; Hidayah, Nur; Ramli, M.; Alfaiz, Alfaiz
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.094 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v9i2.5266

Abstract

Permasalahan integritas masih menjadi pekerjaan rumah oleh pendidikan kita seperti masih banyak kecurangan akademik yang dilakukan oleh peserta didik, kurang sadar akan posisi, kewajiban sebagai peserta didik yang sedang proses belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan kajian literatur menemukan aspek integritas seperti apa yang menjadi bagian dari belajar siswa di era revolusi industri 4.0, menganalisa nilai “Bundo Kanduang” untuk keterkaitannya dengan aspek integritas siswa, melakukan metanalisis nilai budaya “Bundo Kanduang” untuk menjawab pembentukan karakter integritas siswa. Riset ini dilakukan dengan studi literatur budaya melalui  metanalisa kritis yang melahirkan sintesis baru. Hasil temuan menjelaskan bahwa aspek integritas menjadi dasar utama yang perlu ditanamkan bagi siswa dalam proses belajar, mengingat persaingan di era revolusi industri 4.0, nilai bundo kanduang memiliki esensi karakter kebenaran, kejujuran, konsisten, takwa, cerdas, mandiri, optimis, tanggung jawab, kreatif, terbuka dan berani, semua ini merupakan bagian diri yang berintegritas, dari hasil metaanalisis nilai tersebut, ditemukan 8 dari 12 nilai tersebut bisa menjadi bagian penting membentuk integritas siswa.AbstractThe problematica of integrity has been a home work of our education in the last 5 years. It can bee seen there are lot of students still cheating in their academic process, and lack of learning awareness and less of responsibility in their school tasks. This is concerning of educator and counselor, integrity as consistensy, self awareness and responsibilities of person in activities. The objectives of this research is to analyse of literature about integrity in this industrial revolution 4.0. then analyse a culture value of bundo kanduang to answer a students integrity in learning. Then conduct a metanalysis about value of bundo kanduang and synthesize this value to shaping an integrity character of students as synthesize concepts. The result found that integrity aspects has been a primery foundation in era industrial revolution 4.0, a value of bundo kanduang has an essential in honestly,truth, concistence, taqwa, cleverness, autonomous, optimists, responsibility, creative, opennes, brave. In metaanalysis found that in 12 of bundo kanduang value there are only 8 values that can bee synthesize as important part in shaping students integrity in learning.

Page 1 of 1 | Total Record : 7