cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
PELATIHAN KECAKAPAN VOKASIONAL UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SOSIAL EKONOMI INDIVIDU EKS PSIKOTIK DI UPT REHABILITASI SOSIAL EKS PSIKOTIK PROVINSI JAWA TIMUR Muh. Chotim; Ratih Christiana; Andika Hady Pratama
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.581 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v5i1.265

Abstract

Ex-psychotic individuals encounter many difficulties in the process of socializing andreturned to the environment, so that the necessary training skills before returning to thefamily and society. The purpose of this study was (1) To determine the effort to improvethe social and economic independence of individual ex-psychotic through vocationalskills training in the Social Rehabilitation Unit Ex Psychotic Social Service of East JavaProvince, (2) To determine the effectiveness of vocational skills training to improve socialand economic independence of the individual ex-psychotic The Social Rehabilitation UnitEx Psychotic Social Service of East Java Province.Writing method using a case studyapproach to field studies (field research) combined with literature (library research).This community service is a descriptive research, data analysis using qualitative analysiswith interactive model. The analyzed data is the data rate of socio-economicindependence of individuals before and after the psychotic ex vocational skillstraining.This research with two activities that make the carpet of material raffia rope andwooden crafts. Potential outcomes include training in order to improve their socioeconomicindependence, product copyrighted works, a national scientific journals andstrengthening the role of counselors and social services functions.
KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Hery Bagus Anggoro Wicaksono
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.898 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v1i1.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompokterhadap peningkatan motivasi berwirausaha siswa kelas X SMK Negeri IMadiun.Populasi penelitian sebanyak 623 siswa kelas X SMK Negeri 1 MadiunTeknik sampling yang digunakan adalah porposive sampling dengan ukuransampel sebanyak 32 siswa. Pengumpulan data dengan menggunakan skalapsikologis dan dianalisis secara kuantitatif dengan uji t sampel berkorelasi dan ujit sampel independent.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berwirausaha kelompokeksperimen menunjukkan motivasi berwirausaha sangat tinggi 0 %, motivasiberwirausaha tinggi 43,75 %, motivasi berwirausaha sedang 25%, motivasiberwirausaha rendah 25 %, dan motivasi berwirausaha sangat rendah 6,25 %Sedangkan kelompok kontrol menunjukkan motivasi berwirausaha sangat tinggi 0%, motivasi berwirausaha tinggi 37,5 %, motivasi berwirausaha sedang 25 %,motivasi berwirausaha rendah 25 %, dan motivasi sangat rendah 12,5 %. Motivasiberwirausaha pada kelompok eksperimen hasil pre tes lebih rendah dibandingdengan hasil post tes yang menunjukkan skor tertinggi ada selisih 25, skorterendah selisih 9 untuk pre test lebih rendah, skor mean ada selisih 22,06 untuksebelum perlakuan lebih rendah. Data tentang motivasi berwirausaha padakelompok kontrol hasil pretes lebih rendah dibanding dengan hasil post tes yangmenunjukkan skor tertinggi ada selisih 3 untuk pretest lebih rendah, skor terendahselisih 2 untuk pre test lebih rendah, skor mean ada selisih 1,69 untuk sesudahpost test lebih rendah.Saran untuk SMK Negeri I Madiun hendaknya menambah fasilitaspendukung layanan bimbingan dan konseling dalam memberikan layananbimbingan kelompok terhadap peningkatan motivasi berwirausaha sehingga siswadapat mempunyai pemahaman yang luas terhadap motivasi berwirausaha.
TANGGAPAN PADA SANKSI HUKUM PIDANA ISLAM HAD ZINA TERHADAP SIKAP TAUBATAN NASHUHA Siti Muhayati
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.552 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v4i1.256

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanggapan (masa lalu ”kognitif”, ;masa sekarang ”pengalaman”; masa yang akan datang ”harapan”/imajinasi) padasanksi hukum pidana Islam had zina terhadap sikap taubatan nashuha. Hasilpenelitian menunjukan bahwa kognitif diisi dengan ilmu had zina maka merekaselalu bersikap taubatan nashuha, r1o=y1t=0; pengalaman diri dan orang lain padahad zina membuat mereka tetap taubatan nashuha, r2o=y2o=0; harapan had zinasebagai antisipasi membuat mereka tetap bersikap taubatan nashuhai, r3o=y3t=0.Ilmu, pengalaman dan harapan zina sebagai antisipasi berpengaruh terhadap sikaptaubatan nashuha ro=yt=0 atau tidak ada beda antara tanggapan pada sanksi hukumpidana Islam dan sikap taubatan nashuha.
STUDI KASUS TENTANG RASA PERCAYA DIRI, FAKTOR PENYEBABNYA DAN UPAYA MEMPERBAIKI DENGAN MENGGUNAKAN KONSELING INDIVIDUAL Diana Ariswanti Triningtyas
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.866 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v3i1.239

Abstract

Pada hakekatnya manusia mempunyai rasa percaya diri, namun antara satudengan yang lain ada perbedaan yaitu ada yang memiliki rasa percaya diri rendahdan ada yang rasa percaya dirinya tinggi.Rasa percaya diri diperlukan dimana saja seseorang itu berada, karena iturasa percaya diri perlu dibangun dan dikembangkan secara positif dan objektif.Siswa sebagai peserta didik yang berfungsi sebagai subjek maupun objekpendidikan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri terhadap perubahanperubahan.Penelitian ini bertujuan untuk mengubah seorang siswa yangmempunyai rasa percaya diri rendah menjadi memiliki percaya diri tinggi jugauntuk mengetahui seberapa banyak kontribusi layanan konseling dalammenangani masalah pribadi siswa demi keberhasilan.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikirandan jalan keluar langkah-langkah apa yang perlu diambil oleh pihak sekolah, agarkeberadaan konseling individu dapat memberikan kontribusi nyata terhadappengembangan dan peningkatan prestasi belajar siswa.Lingkup penelitian adalah siswa SMK PGRI 3 Kediri. Untuk menetapkanseorang siswa yang mengalami rasa percaya diri rendah dipergunakan kriteriakriteriatertentu yaitu menunjukkan hasil belajar rendah, hasil yang dicapai tidaksesuai dengan usaha yang dilakukan, sering melamun, menunjukkan perilakuyang berlainan, menunjukkan gejala emosional yang kurang wajar. Untukmengetahui faktor-faktor penyebab kurangnya rasa percaya diri yang dialamisiswa digunakan teknik wawancara, observasi, pencatatan dokumen pribadi untukfaktor internal, sedangkan untuk faktor eksternal adalah lingkungan keluarga danmasyarakat.Penelitian ini berusaha untuk mengungkap fakta-fakta yang terjadi padasaat penelitian. Fakta-fakta yang dimaksud adalah banyaknya, jenisnya, faktorfaktorpenyebab dan upaya penanggulangannya, utamanya menggunakan strategikonseling individual. Fakta-fakta yang terungkap dideskripsikan dengan kata-katadan tindakan, bukan dengan angka-angka maka penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif.
KONSELING TEMAN SEBAYA (PEER COUNSELING) UNTUK MEREDUKSI KECANDUAN GAME ONLINE Hardi Prasetiawan
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.35 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v6i1.453

Abstract

Salah satu fungsi terpenting dari kelompok teman sebaya adalah untuk memberikan sumber informasi dan komparasi tentang dunia di luar keluarga, melalui konseling teman sebaya (peer counseling) para remaja dapat saling menerima masukan/umpan balik dari setiap teman-temannya tentang kemampuannya dalam menilai apa saja yang dilakukannya dengan apa yang remaja lain kerjakan. Melalui konseling teman sebaya capaiannya adalah para remaja yang kecandan game online dapat mengurangi waktu bermainnya yang berlebihan atau bahkan tidak memiliki batasan waktunya. Kata kunci : Konseling Teman Sebaya (Peer Counseling), Remaja, Kecanduan Game  Online.
DAMPAK PSIKOLOGIS PELAKSANAAN SIMPAN-PINJAM TANPA BUNGA KOTA MADIUN Siti Muhayati
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.854 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v2i2.218

Abstract

Islam sebagai agama rohmatan lil’alamiin telah memberikan peraturan dalam segala aspekkehidupan manusia, termasuk didalamnya ekonomi Islam. Inti ekonomi Islam adalah infak. Infak ialahperpindahan sesuatu baik barang maupun jasa dari seseorang kepada orang lain sesuai dengan peraturanIslam. Infak ada dua yaitu infak wajib dan sunah. Diantara infak wajib adalah aqod. Simpan-Pinjam tanpabunga termasuk aqod. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan oleh warga Dasa Wisma 1 Rt.37,Rw.12Kelurahan Kejuron Kecamatan Taman Kota Madiun, dan masih jarang dilakukan oleh warga diIndonesia ini.Dari urain diatas, maka diadakan penelitian untuk mengetahui sejauh mana dampak psikologispelaksanaan Simpan-Pinjam tanpa Bunga Al-Barokah pada psikis anggota simpan-pinjam tanpa bunga.Desain penelitian dengan desain faktoral 2x2, populasinya anggota Simpan-Pinjam tanpa Bungasebesar 13 anggota. Teknik pengumpulan data dengan angket dan dukumentasi, analisa datanya denganstatistik parameter test t.Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelaksaan Simpan-Pinjam tanpa Bunga berdampak posititiflebih besar dari dampak negatifnya karena harga Ho >Ha baik taraf 5% maupun 1%(( 2,06 >-10,76 < 2,80).Hasil penelitian ini direkomendasikan kepada ulama, ulil amri, peneliti lain, dan LPPM
PENERAPAN BIMBINGAN SOSIAL BERBANTUAN METODE SOSIODRAMA UNTUK MENGURANGI PERILAKU BULLYING SISWA PADA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BENDO KABUPATEN MAGETAN Dian Widyaningrum; Vitalis Djarot S.
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.741 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v5i1.270

Abstract

Perilaku bullying akhir-akhir ini semakin meresahkan masyarakat, bukanhanya pada masyarakat umum, namun telah merasuki kehidupan pembelajaransiswa-siswa di sekolah. Perilaku bullying merupakan salah satu bentuk perilakuagresif, dapat bersifat gangguan fisik, psikis, ataupun sosial. Sasaran utamaperilaku bullying adalah individu (siswa) yang dinilai lebih lemah.Perilaku bullying, terlebih yang telah meresahkan siswa di sekolah, perlusegera dicarikan pemecahannya. Salah satu alternatif pemecahan masalah yangdiyakini dapat mengurangi, bahkan menghilangkan perilaku bullying adalahdengan mengaplikasikan bimbingan sosial berbantuan metode sosiodrama.Melalui penerapan layanan bimbingan sosial berbantuan teknik sosiodrama inidiprediksi akan dapat menjadi metode yang konstruktif dalam upaya mengatasimasalah bullying siswa di sekolah. Melalui teknik sosiodrama siswa akan merasaterilbat langsung dalam memainkan peran yang bertujuan mengubah diri sendiridan berkeinginan berperilaku lebih positif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan bimbingansosial berbantuan metode sosiodrama untuk mengurangi perilaku bullying padasiswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bendo Kabupaten Magetan.Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bendo KabupatenMagetan, yang memiliki kecenderungan perilaku bullying, yang berjumlah 50orang siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 30 siswa dari 50 orang siswaanggota populasi.Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik angket. Analisis datapenelitian menggunakan teknik statistik, dengan rumus bangun uji-t. Hasilpenelitian menunjukan harga t-hitung lebih besar dibandingkan dengan harga ttabel,sehingga dinyatakan signifikan.Simpulan penelitian: penerapan bimbingan sosial berbantuan metodesosiodrama dapat mengurangi perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 1Bendo Kabupaten Magetan.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI Ibnu Mahmudi
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.873 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v1i2.189

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswamelalui layanan bimbingan dan konseling Islami. Peningkatan motivasi belajarpada siswa di sekolah sebenarnya sudah dilakukan oleh konselor dan para gurumelalui layanan pembelajaran dan layanan bimbingan dan konseling. Usahapeningkatan motivasi belajar tersebut belum menunjukkan hasil yang optimal, haltersebut terbukti masih banyaknya anak usia sekolah yang melakukan kegiatanyang tidak sesuai dengan tugasnya pokoknya sebagai pelajar yaitu belajar, malahmelakukan kegiatan yang tidak mengembangkan kemampuan belajarnya. Hasilpenelitian Asroful (2011) menunjukkan 65% siswa memiliki motivasi belajarrendah.Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan Asroful (2011) yang berupayauntuk meningkatkan motivasi belajar melalui bimbingan dan konseling Islamidengan tiga siklus menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar. Padasiklus I hanya 35% siswa memiliki motivasi belajar tinggi, pada siklus IImeningkat menjadi 56% siswa, dan pada siklus III mengalami peningkatan yangcukup signifikan yaitu 83% siswa mempunyai motivasi belajar tinggi.Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa peningkatanmotivasi belajar siswa dapat dilakukan melalui layanan bimbingan dan konselingIslami.
PENGARUH KECERDASAN SPIRITUAL DAN KONSEP DIRI TERHADAP PERSEPSI PERILAKU SEKS PRANIKAH SISWA KELAS X SMAN 1 DAGANGAN KABUPATEN MADIUN Juwita Nurmahayati; Ibnu Mahmudi
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.859 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v4i2.261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kecerdasanspiritual dan konsep diri terhadap persepsi perilaku seks pranikah siswa kelas X diSMAN 1 Dagangan Kabupaten Madiun.Metode dalam penelitian adalah expost-facto, yaitu dengan caramengungkap data tentang kecerdasan spiritual, konsep diri dan persepsi perilakuseks pranikah. Penetapan sampel penelitian menggunakan teknik randomsampling dari populasi 180 siswa di ambil15% yaitu 30 siswa, pengumpulan datamenggunakan metode angket yaitu angket langsung dan tertutup. Penyebaranangket pada bulan September 2013. Analisis data penelitian menggunakan teknikanalisis Regresi : Dua Prediktor.Hasil penelitian dapat disimpulkan (1) Ada Pengaruh Kecerdasan Spiritualterhadap Persepsi Perilaku Seks Pranikah siswa kelas X SMAN 1 DaganganKabupaten Madiun, (2) Ada Pengaruh Konsep Diri terhadap Persepsi PerilakuSeks Pranikah siswa kelas X SMAN 1 Dagangan Kabupaten Madiun, (3) AdaPengaruh Kecerdasan Spiritual dan Konsep Diri terhadap Persepsi Perilaku SeksPranikah siswa kelas X SMAN 1 Dagangan Kabupaten Madiun.Saran dari penelitian ini adalah hendaknya siswa senantiasa meningkatkankecerdasan spiritualnya dan dapat mengenal diri secara positif sehingga siswamemiliki persepsi yang negatif terhadap perilaku seks pranikah.
STUDI TENTANG KEMANDIRIAN LANJUT USIA DI KOTA MADIUN DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL DAN OPTIMISME Dahlia Novarianing Asri
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.481 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v1i1.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian lanjut usia(lansia) ditinjau dari dukungan sosial dan optimisme. Penelitian ini juga inginmengetahui kemandirian lansia ditinjau dari jenis kelaminnya, antara laki-laki danperempuan.Pengumpulan data dilakukan dengan skala kemandirian, skala dukungansosial, dan skala optimisme. Subjek dalam penelitian ini adalah 68 lansia yang adadi Kota Madiun yang terdiri dari 35 lansia laki-laki dan 33 lansia perempuan.Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,347, dan p = 0,015, pada tarafsignifikansi < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yangsignifikan antara kemandirian lansia dengan dukungan sosial dan optimisme,dengan sumbangan efektif sebesar 12,1 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwahipotesis pertama diterima.Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,244, dengan p = 0,022,pada taraf signifikansi < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positifyang signifikan antara dukungan sosial dengan kemandirian lansia, dengansumbangan efektif sebesar 9,61 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesiskedua diterima.Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,301, dengan p = 0,005,pada taraf signifikansi < 0,01. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positifyang sangat signifikan antara optimisme dengan kemandirian lansia, dengansumbangan efektif sebesar 5,95 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesisketiga diterima. Hasil analisis uji t-test diperoleh mean laki-laki 24,31, meanperempuan 24,06, t = 0,240, p = 0,811, dengan p > 0,05. Hasil analisis inimenunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemandirian dalam jenis kelaminantara lansia laki-laki dan lansia perempuan. Hasil ini juga menunjukkan bahwahipotesis keempat ditolak.

Page 9 of 25 | Total Record : 243