cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal CARE
ISSN : 23552034     EISSN : 25279513     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL CARE is a scientific journal on Early Childhood Education that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of early childhood education covering the fields of basic teaching in preschool, applied science and analytical-critical studies in the field of care-giving, child protection and child nutrition and health.
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
UPAYA MENINGKATKAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN SENAM IRAMA Siti Tsaliska Maghfiroh
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractGross motor skills of children aged 5-6 years in fact not all have met and developed in accordance with the standard level of achievement of early childhood development. There are still children aged 5-6 years who have difficulty doing daily activities that involve gross motor skills. It certainly should not be underestimated and must be overcome because it will affect the child to face life's problems later. Efforts that can be made to improve gross motor skills through rhythmic gymnastic activities which can stimulate large muscles and improve the quality of development and physical control.Keywords: gross motor skills, early childhood, rhythmic gymnastics.AbstrakKemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun pada kenyataannya tidak semua sudah memenuhi dan berkembang sesuai dengan standar tingkat pencapaian perkembangan anak usia dini. Masih ada anak usia 5-6 tahun yang kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari yang melibatkan motorik kasarnya. Hal itu tentunya tidak boleh dianggap remeh dan harus diatasi karena akan berpengaruh pada anak untuk menghadapi persoalan kehidupannya kelak. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasarnya yaitu melalui kegiatan senam irama yang mana dapat menstimulus otot besarnya dan meningkatkan kualitas perkembangan dan pengontrolan fisiknya.Kata Kunci: Motorik kasar, anak usia dini, senam irama.
MENGEMBANGKAN MULTIPLE INTELLIGENCES DENGAN BERMAIN PADA ANAK USIA DINI Alfien Baddrin Afdhilla; Syarizal Agam Mahendra
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractMultiple Intelligencesis an intelligence theory that has rejected traditional theories before, namely refusing to use IQ as a person's intelligence score. Multiple Intelligences in the form of mathematical logical intelligence, visual spatial, physical kinesik, musical, interpersonal, intrapersonal, linguistic and natural. This intelligence is very important to be developed in children from an early age. The purpose of this study is to analyze how multiple intelligences can be developed through play in early childhood. With this research parents can recognize the intelligence of children and even direct and develop intelligence optimally. This research is a qualitative research with a literature study. Using Miles Huberman's data analysis technique Interactive Analysis to draw conclusions. The results of this study are that playing can improve the development of children's multiple intelligences. Because playing can develop cognitive aspects, abstract thinking, creative thinking, social-emotional, motor, language or communication, and can also develop creativity.Keywords: Multiple Intelligence, Play, Early ChildhoodAbstrakMultiple Intelligences merupakan teori kecerdasan yang telah menolak teori tradisional sebelumnya, yakni menolak menggunakan IQ sebagai skor kecerdasan seseorang. Multiple Intelligences berupa kecerdasan logis matematis, visual spasial, kinesik jasmani, musikal, interpersonal, intrapersonal, linguistik dan natural. Kecerdasan tersebut sangat penting dikembangkan pada anak sejak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana multiple intelligences dapat dikembangkan melalui bermain pada anak usia dini. Dengan penelitian ini orang tua dapat mengenal kecerdasan anak bahkan mengarahkan dan mengembangkan kecerdasan secara maksimal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan. Menggunakan teknik analisis data milik Miles Huberman yakni Analisis Interaktif untuk menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah bermain dapat meningkatkan perkembangan kecerdasan majemuk anak. Karena bermain dapat mengembangkan aspek kognitif, berpikir abstrak, berpikir kreatif, sosial-emosional, motorik, bahasa atau komunikasi, dan dapat pula mengembangkan kreativitas.Kata Kunci: Kecerdasan Majemuk, Bermain, Anak Usia Dini
PENGEMBANGAN MEDIA MAZE ALUR TULIS PADA PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS (Anak Kelompok A TK Dharma Wanita Sumber Pangkur Ngawi) Anif Umi Munawaroh; Arwendis Wijayanti; Dita Primashanti Koesmadi
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractDevelopment of A Media maze writing groove on the development of fine motor Children group A TK Dharma Women source Pangkur Ngawi school year 2018/2019. This research essentially aims to describe and give an idea of the practicality and effectiveness of the media Maze of writing flow on the development of early childhood fine motor. Where the results of this study eventually obtained data describing the practicality and effectiveness of media Maze of writing flow on the development of early childhood fine motor. This research is a development research that refers to the model of research and development of Borg & Gall. Based on the data obtained shows that the media groove writing is worthy to be used as a support for learning activities. This is demonstrated by some of the assessments that have been done 100% of the child can perform activity I; (2) 93.75% of children can do II activity; (3) 87.5% of children may conduct III activity; (4) 94.78% of children are easy to do activities; (5) 96.85% of children are safe in conducting playing activities with the media groove writing; (6) 98.9% of children feel happy while playing with the media groove writing. This product can be used as an alternative to learning media that is interesting for children, can make the child to be active, creative and enjoyable and worthy to use.Keywords: fine motor development, maze, groove writing, group A, learning media development.AbstrakPengembangan media maze alur tulis pada perkembangan motorik halus anak Kelompok A TK Dharma Wanita Sumber Pangkur Ngawi Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini pada hakekatnya bertujuan untuk mendiskripsikan dan memberikan gambaran tentang kepraktisan dan keefektifan media Maze Alur Tulis pada perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini. Dimana hasil penelitian ini pada akhirnya diperoleh data yang menggambarkan kepraktisan dan keefektifan media Maze Alur Tulis pada perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan (research and development) Borg & Gall. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukan bahwa media Maze Alur Tulis layak digunakan sebagai penunjang kegiatan belajar. Hal ini ditunjukkan dari beberapa penilaian yang telah dilakukan 100% anak dapat melakukan kegiatan I; (2) 93,75% anak dapat melakukan kegiatan II; (3) 87,5% anak dapat melakukan kegiatan III; (4) 94,78% anak mudah melakukan kegiatan; (5) 96,85% anak aman dalam melakukan kegiatan bermain dengan media maze alur tulis; (6) 98,9% anak merasa senang saat bermain dengan media maze alur tulis. Produk ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang menarik bagi anak, dapat membuat anak akti, kreatif dan menyenangkan dan Layak untuk digunakan.Kata Kunci: perkembangan motorik halus, maze, alur tulis, kelompok A, pengembangan media pembelajaran.
PENANGANAN ANAK USIA DINI DENGAN GANGGUAN PERKEMBANGAN BAHASA EKSPRESIF DI KB AL AZKIA LAB FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN IAIN PURWOKERTO Almi Kurniasari; Ellen Prima
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractExpressive language development disorders can be termed with difficulty in expression, where the child can understand what others are saying, but it is difficult for him to put words together to reciprocate and it is difficult to say what he is about to say. This study aims to identify cases with impaired speech and expressive language development and to find out the efforts of educators and parents in dealing with children who experience speech and expressive language disorders. This research is field research using a descriptive qualitative approach. The data source in this study is Al-Azkia KB students aged 3 years and 4 years. The results of this study indicate the efforts made by educators and parents in handling expressive language development disorder namely; a) Affirmation of vocabulary; b) Tells the child's previous experience and Asked; c) Early literacy; d) Labeling; e) Cooperation with parents; f) Give the child time to Play Gadgets and watch television; and the factors that influence the development of expressive speech and language disorders.Keywords: Speech and Expressive Language disorders, Language development, Handling Early ChildhoodAbstrakGangguan perkembangan bahasa ekspresif dapat diistilahkan dengan kesulitan berekspresi, di mana anak dapat memahami apa yang dikatakan orang lain, tetapi sulit baginya untuk menempatkan kata secara bersama-sama untuk membalasnya serta kesulitan untuk mengatakan apa yang hendak ia katakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kasus dengan gangguan perkembangan bicara dan bahasa ekspresif serta untuk mengetahui usaha-usaha pendidik dan orang tua dalam mengatasi anak yang mengalami gangguan bicara dan bahasa ekspresif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah murid KB Al-Azkia yang berusia 3 tahun dan 4 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan usaha yang dilakukan oleh pendidik dan orang tua dalam penanganan gangguan perkembangan bahasa ekspresif yaitu dengan; a) Penegasan kosa kata; b) Bercerita pengalaman anak sebelumnya dan Bertanya; c) Literasi sejak dini; d) Labeling; e) Kerjasama dengan orang tua; f) Memberi waktu kepada anak untuk Bermain Gadget dan menonton televisi; serta faktor-faktor yang mempengaruhi gangguan perkembangan bicara dan bahasa ekspresif.Kata Kunci: Gangguan Bicara dan Bahasa Ekspresif, Perkembangan Bahasa, Penanganan Anak Usia Dini
IMPLEMENTASI PENILAIAN PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM ENTERPRENEUR KIDS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TK KHALIFAH BACIRO YOGYAKARTA Raudatul Hasanah
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe study aims to fathom the execution of the learning assessment at the Khalifah Baciro Yogyakarta kingdergarten. it used qualitative research with two subjects was the headmaster and teacher at Khalifah Baciro Yogyakarta kingdergarten. This research used descriptive qualitative methods and data acquisition used interview, observation and documentation techniques. The result of this study indicated that the Khalifah Baciro Yogyakarta kingdergarten has done the grading with three stages of assessment report. Firstly, entrepreneur kids curriculum assessment was made using the daily report card everyday. Secondly, the monthly reporting was carried out once a month by summarizing the child’s development of the daily report. Thirdly, the report card contained the child’s development every semester at the Khalifah Baciro Yogyakarta. Assessment of method was observation, interviews, performance and variety of assignments adjusted to the current curriculum in the school. All process was done by teachers and parents.Keywords: Assessment, curriculum, early childhood education.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan penilaian pembelajaran di TK Khalifah Baciro Yogyakarta. Menggunakan penelitian kualitatif dengan dua subjek yakni kepala sekolah dan guru TK Khalifah Baciro Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Khalifah Baciro Yogyakarta telah melakukan penilaian dengan 3 tahap laporan penilaian. Pertama, penilaian pembelajaran kurikulum entrepreneur kids dilakukan menggunakan buku Daily Report setiap hari. Kedua, pelaporan bulanan dilakukan setiap satu bulan sekali dengan menyimpulkan perkembangan anak dari buku Daily Report. Ketiga, Rapor berisi perkembangan anak setiap 1 semester di TK Khalifah Baciro. Pelaksanaan penilaian di TK Khalifah Baciro dilakukan berdasarkan deskripsi pertumbuhan dan perkembangan anak. Metode penilaian yang dilakukan berupa observasi, wawancara, unjuk kerja dan berbagai penugasan yang disesuaikan dengan kurikulum yang ada di sekolah. Semua proses penilaian dilakukan oleh guru dan orang tua.Kata Kunci: Penilaian, kurikulum, pendidikan anak usia dini.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF UNTUK ANAK USIA DINI DI KOTA KEDIRI (STUDI PADA PAUD INKLUSIF YBPK SEMAMPIR, KECAMATAN KOTA, KEDIRI) Anik Lestariningrum
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia, begitu pula pendidikan anak usia dini yang mengembangakan seluruh potensi anak secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang implementasi pendidikan inklusif sebagai upaya memberikan pelayanan kepada anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini dilakukan di salah satu lembaga PAUD Inklusif di Kota Kediri untuk memperoleh data kesesuaian pelaksanaan pendidikan inklusif dengan pedoman pelaksanaan pendidikan inklusif dan pelayanan terhadap anak berkebutuhan khusus. Desain penelitian dalam penelitian ini kualitatif , data dikumpulkan melalui metode wawancara dengan guru dan observasi langsung saat pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan pendidikan inklusif di PAUD YBPK Semampir menerapkan kurikulum pembelajaran reguler kepada anak meskipun ada pelayanan secara terpisah untuk anak yang berkebutuhan khusus secara spesifik dengan tenaga yang sesuai dengan jenis kebutuhan khusus anak
PENGEMBANGAN MEDIA SMART BOX DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN Nur Adiyah Yuliastri; Rohyana Fitriani; Baiq Shofa Ilhami
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to develop smart box media and improve cognitive abilities of children aged 5-6 years. This research and development refers to the steps developed by Borg & Gall. The development design is simplified into 6 steps, namely: (1) research and information gathering, (2) planning, (3) developing the initial form of the product, (4) limited trials, (5) product revision, (6) field trials. The subjects of the field trial were 15 children. Data collection uses the validity of expert judgment and observation sheets. The data analysis technique uses a scale of five. The results showed that the smart box media from the material and appearance according to the expert (expert judgment) was in the "good" category and the media display was in the "very good" category. There is a difference in the values before and after the smart box media results, namely 41% began to develop before using the smart box media and after using the results obtained 80.4% developed very well. These results indicate that smart box media can improve children's cognitive development.Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan media smart box dan meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada langkah yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Desain pengembangan disederhanakan menjadi 6 langkah, yaitu: (1) penelitian dan pengumbulan informasi, (2) perencanaan, (3) mengembangkan bentuk awal produk, (4) ujicoba terbatas, (5) revisi produk, (6) ujicoba lapangan. Subjek uji coba lapangan adalah 15 orang anak. Pengumpulan data menggunakan validitas expert judgment dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan skala lima. Hasil penelitian menunjukkan media smart box dari materi dan tampilan menurut ahli (expert judgment) berkategori “baik” dan tampilan media berkategori “sangat baik”. Terdapat perbedaan nilai sebelum dan sesudah media smart box hasil yaitu 41% mulai berkembang sebelum menggunakan media smart box dan sesudah menggunakan diperoleh hasil 80,4% berkembang sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media smart box dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak. 
GURU HUMANIS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Alisa Alfina
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini adalah menulis tentang sebuah gagasan mengenai guru humanis bagi anak usia dini. Ada dua jenis guru, yaitu guru humanis dan guru kurikulum. Kedua jenis guru tersebut sama-sama profesional. Namun hasil dari kedua jenis guru tersebut akan menghasilkan pendidikan yang berbeda. Dalam dunia pendidikan memerlukan kedua jenis guru tersebut,namun saat ini guru humanis masih sedikit sekali ditemui. Sementara label guru profesional yang terkait dengan dengan manajemen kerja guru semakin banyak ditemui. Namun, apakah guru yang sudah profesional secara kinerja sudah menjadi guru humanis ? Tidak ada guru yang tidak bisa mengajar, hal ini sama dengan anggapan bahwa tidak ada siswa yang bodoh, semua yang berpfofesi sebagai guru pasti bisa mengajar. Guru humanis PAUD, adalah guru profesional yang melakukan kewajiban kinerjanya, namun memiliki filosofi guru, yaitu makna menjadi guru yang sudah tertanam hatinya. Guru humanis PAUD yang profesional adalah guru yang inspiratif dan memilki kemampuan mengelola manajemen kerja guru, yaitu mampu membuat perencanaan mengajar, kemudian mengaplikasikannya dengan mengajar di kelas, kemudian harus ada evaluasi tentang kualitas pembelajaran.
PEMANFAATAN MEDIA BAHAN ALAM SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN ANAK TERHADAP LINGKUNGAN Wafa’ Maulida Zahro’; Giyoto Giyoto
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The environment around the child can be something useful to be optimized as material in learning activities in PAUD as long as it is relevant to learning competencies and learning objectives to be achieved by students. One of the things that is interesting is the use of the environment from natural materials that can attract the attention of educators, children's creativity can be developed, one of which is by presenting or playing tools that can be obtained from anywhere as long as it is educational and safe for students. This study aims to develop a learning strategy with the implementation of using natural media in increasing the creativity of students. The research was conducted at TK Aisyiyah Branch Kartasura with descriptive qualitative research methods. The results showed that in the application of learning that utilizes natural media in the environment that runs in accordance with the objectives to be achieved by being carried out with a careful planning process, the process of implementing activities, and a request to see the abilities possessed by students. Abstrak Lingkungan yang ada disekitar anak dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk dioptimalkan sebagai bahan dalam kegiatan pembelajaran di PAUD selama hal tersebut relevan dengan kompetensi belajar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai oleh anak didik. Salah satu hal yang menarik adalah pemanfaatan lingkungan dari bahan alam yang bisa menarik perhatian pendidik, kreativitas anak dapat dikembangkan salah satunya dengan cara pemberian media atau alat permainan yang dapat diperoleh dari mana saja selama hal tersebut bersifat edukatif dan aman bagi anak didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pembelajaran dengan implementasi penggunaan media bahan alam dalam meningkatkan kreativitas anak didik. Penelitian dilakukan di TK Aisyiyah Cabang Kartasura dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penerapan pembelajaran yang memanfaatkan media bahan alam yang ada dilingkungan sekitar dapat berjalan lancar sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai apabila dilakukan dengan proses perencanaan yang matang, pelaksaan proses kegiatan sesuai rencana, dan adanya penilaian untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki oleh anak didik. 
FENOMENA PEMAJANAN LAGU DANGDUT BERLIRIK SERONOK PADA PERKEMBANGAN IMITASI BAHASA ANAK Hermawati Dwi Susari; Hartini Hartini
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berikut ini berangkat dari pengamatan terhadap fenomena yang terjadi pada perkembangan musik dewasa ini, yang seringkali ditayangkan maupun diperdengarkan melalui media elektronik; televisi dan radio. Acara-acara televisi yang ditayangkan pada saat-saat prime time atau waktu keluarga banyak mempertontonkan sajian musik dengan aliran dangdut koplo yang memiliki lirik berkonotasi seronok. Fenomena ini tentu bertentangan dengan semangat pendidikan karakter yang sedang kita kembangkan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih bermartabat. Musik dapat memengaruhi psikologi manusia terutama pada anak-anak. Musik juga dapat memengaruhi kecerdasan dan tumbuh kembang anak dalam kaitannya dengan kemampuan sosial dan komunikasi hingga emosi, oleh karena itu secara tidak langsung musik akan memiliki pengaruh besar pada kehidupan anak-anak. Lantas, bagaimana dengan musik berlirik seronok? Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap fenomena pemajanan lagu dangdut berlirik seronok pada perkembangan imitasi bahasa anak.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara kemudian disusun ke dalam bentuk catatan lapangan serta anekdotal. Data-data yang telah dikumpulkan dianalisis melalui 3 alur kegiatan yang berlangsung secara bersamaan, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan/verifikasi.Hasil yang dicapai menggambarkan situasi dan kondisi lingkungan sosial anak yang banyak terpapar hiburan berupa lagu yang liriknya tidak sesuai dengan usia anak. Berdasarkan penelitian juga terungkap bahwa anak mudah menghapalkan lirik lagu dangdut karena iramanya enak didengar serta sering didengar anak di lingkungan sosialnya. Sayangnya, kebanyakan lirik lagu dangdut tersebut berkonotasi seronok. Sebaliknya, anak justru tidak mengenal lagu-lagu anak-anak. Hasil ketiga menunjukkan perkembangan bahasa anak yang telah terpengaruh kosakata berkonotasi negatif dan tidak sepantasnya diucapkan oleh anak-anak usia sekolah dasar.Hasil luaran penelitian adalah publikasi ilmiah pada jurnal lokal yang memiliki ISSN serta pengayaan bahan ajar pada mata kuliah Perkembangan Peserta Didik serta mata kuliah Pembelajaran Seni Musik di SD. Hasil penelitian berikut juga dimaksudkan sebagai pilot project acuan pengembangan seni musik yang efektif untuk meningkatkan kesantunan bahasa anak.