cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal CARE
ISSN : 23552034     EISSN : 25279513     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL CARE is a scientific journal on Early Childhood Education that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of early childhood education covering the fields of basic teaching in preschool, applied science and analytical-critical studies in the field of care-giving, child protection and child nutrition and health.
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
Analisis Deteksi Tumbuh Kembang Anak di Posyandu Teratai 1 Desa Laut Dendang Sarah Nabila; Nurul Azmi Pasaribu; Luthfiyyah Tasya; Risnawati; Idzni Azhima
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v12i2.21679

Abstract

Tumbuh kembang anak pada usia dini merupakan aspek penting dalam kehidupan yang membutuhkan perhatian khusus agar anak dapat berkembang optimal. Deteksi dini tumbuh kembang anak sangat penting untuk mengidentifikasi gangguan atau keterlambatan yang dapat mempengaruhi perkembangan fisik, kognitif, dan emosional anakMetode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan observasi langsung dan pengumpulan data melalui wawancara kepada orang tua serta pemeriksaan Kuesioner Pra Skirining Perkembangan (KPSP) pada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPSP efektif dalam mendeteksi gangguan tumbuh kembang anak, terutama dalam aspek motorik kasar dan halus, bahasa, serta sosial emosional. Sebagian besar balita di daerah ini memiliki status gizi yang baik, namun terdapat sebagian kecil yang mengalami gizi kurang atau gizi buruk. Jadi implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan pengetahuan orang tua dan petugas kesehatan dalam mengimplementasikan deteksi dini tumbuh kembang anak.
Pengenalan Kosakata Bahasa Arab (Mufrodat) pada Anak Usia 5-6 Tahun di TKIT Bunayya 7 Zyhan Risty Andini; Sarah Nabila; Sinta Affrilliana Sari; Hilda Zahra Lubis
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i1.21682

Abstract

Pengenalan kosakata bahasa Arab pada anak usia dini merupakan langkah penting dalam membangun sebuah fondasi pembelajaran bahasa yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pengenalan kosakata melalui metode bernyanyi kepada anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi. Pada usia ini, anak berada dalam tahap perkembangan bahasa yang pesat, dan penggunaan metode yang menyenangkan dapat mempercepat proses pembelajaran mereka. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah melalui bernyanyi, karena lagu dapat menarik perhatian anak, meningkatkan daya ingat, serta membuat pembelajaran lebih interaktif. Subjek penelitian adalah anak-anak yang berada di TKIT Bunaya 7. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan kosakata bahasa arab (mufrodat) dilakkukan untuk mendukung kemampuan bahasa Arab dengan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Meningkatkan Keterampilan Sains Menggunakan Metode Eksperimen pada Anak Usia Dini Muh Hamdani
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v12i2.21777

Abstract

Pengenalan sains diperkenalkan sejak usia dini melalui pembiasaan agar anak mengalami proses sains secara langsung. Hal itu dilakukan agar anak tidak hanya mengetahui hasilnya saja tetapi juga dapat mengerti proses dari kegiatan sains yang dilakukannya. Sains memungkinkan anak melakukan eksplorasi terhadap berbagai benda, baik benda hidup maupun mati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan sains yang terjadi pada nak usia dini menggunakan metode eksperimen dalam proses pembelajaran. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan kelas (PTK) yaitu penelitian yang dilakukan menggunakn beberapa siklus. Jenis data ini menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Tekhnik pengumpulan data pada penelitian ini menggunkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa anak usia dini tempat penelitian sudah menunjukkan keterampilan sainsnya, baik dilihat dari sikap jujur, sikap tidak mudah menyerah dan sikap eksplorasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan keterampilan sains anak usia dini dengan baik.
Permasalahan Tumbuh Kembang Anak Usia 9-12 Bulan pada Posyandu di Sumatera Utara Aisyah Putri Rambe; Zyhan Risty Andini; Nur Izzah Qistina; Dea Putri Jelita; Idzni Azhima
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i1.21781

Abstract

Anak usia dini (0-6 tahun) mengalami perkembangan yang sangat pesat dan dinamis. Tumbuh kembang anak usia dini penting sebagai dasar perkembangan fisik, kognitif, dan sosial. Penelitian membantu mendeteksi hambatan perkembangan, memberikan intervensi tepat, dan merancang stimulasi yang sesuai. Masa ini adalah investasi utama untuk memastikan anak tumbuh optimal dan siap menghadapi masa depan. Penelitian ini membahas faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang pada anak, seperti lingkungan keluarga, pendidikan, nutrisi, dan kesehata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis permasalahan tumbuh kembang anak usia 9-12 bulan di Posyandu Teratai 1, Laut Dendang. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak usia 9-12 bulan yang dipilih secara purposive sampling beserta ibu atau pengasuhnya, serta informan berupa 2 kader Posyandu dan 1 bidan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan ibu atau pengasuh anak mengenai pola asuh, pemberian ASI, MPASI, dan kendala yang dihadapi, observasi langsung pada kegiatan Posyandu, serta dokumentasi berupa catatan kesehatan anak, data dari KMS, dan laporan Posyandu Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak usia 9-12 bulan secara umum berada dalam kategori sesuai, terutama dalam aspek fisik seperti berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala yang normal. Pada tahap ini, anak mulai mengeksplorasi lingkungan, mengembangkan keterampilan motorik kasar dan halus.
Penanaman Sikap Disiplin Anak Usia 5-6 Tahun di Rumah Amanda Putri Nasution; Sarah; Zahra Firman Natasya; Masganti Sit
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i1.21816

Abstract

Disiplin merupakan komponen penting dalam pembentukan karakter anak, dan itu harus ditanamkan sejak dini. Selain peran guru, orang tua juga memiliki tanggung jawab besar dalam mengajarkan nilai-nilai karakter kepada anak-anak mereka di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mengkaji metode yang didayagunakan anak-anak dengan rentang usia lima hingga enam tahun dalam membangun sikap disiplin di rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualittaif deskriptif untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam membentuk perilaku disiplin. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan orang tua, dan penelitian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap disiplin anak dipengaruhi secara signifikan oleh rutinitas yang terstruktur, penghargaan dan konsekuensi yang sesuai, dan antara orang tua dan anak melakukan pembicaraan yang terbuka. Selain itu, ditemukan bahwa masalah seperti ketidakkonsistenan orang tua dan pengaruh lingkungan luar dapat memengaruhi keberhasilan proses ini. Karenanya Untuk mendukung perkembangan karakter disiplin pada anak, penelitian ini menyarankan pendekatan yang lebih luas dengan melibatkan kolaborasi antara orang tua dan lingkungan sekitar.
Evaluasi Proses Pembelajaran dalam Pembentukan Karakter Sosial Emosional Anak Usia Dini pada Era Digital: Pendekatan Model Countenance Stake Agus Sutiyono; Evita Nur Apriliana
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i1.21826

Abstract

Karakter sosial-emosional di era digital pada anak usia dini menjadi fondasi utama untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas teknologi, tetapi juga bermoral, berempati, dan manusiawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pembelajaran dalam pembentukan karakter sosial-emosional anak usia dini pada era digital menggunakan Model Countenance Stake. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya disparitas pencapaian di antara ketiga Raudhatul Athfal (RA), yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti beban administrasi guru, kurangnya pelatihan dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), keterbatasan sumber daya, dan kemampuan guru dalam mengelola kelas yang beragam. Terdapat kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keselarasan kurikulum, pelatihan guru, dan penyediaan sumber daya yang memadai dalam konteks pengembangan sosio-emosional anak di tiga Raudhatul Athfal. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan guru yang berkelanjutan, penyediaan sumber daya yang memadai, dan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan perkembangan sosial-emosional anak di era digital. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan dan praktik pembelajaran yang lebih efektif dalam membentuk karakter sosial-emosional anak usia dini.
Transisi PAUD – SD Menyenangkan dengan Kolaborasi Pendampingan Kemampuan Fondasi Dasar Anak Kurniah Astutik; Hadi, Hadi Pranata; Rovita Alifia Putri; Ulya Habibas Tsani
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i1.21869

Abstract

Transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) adalah fase penting dalam perkembangan anak yang berpengaruh besar terhadap keberhasilan akademik dan sosial mereka. Kolaborasi seluruh warga sekolah dan segenap pendidik PAUD dan SD akan menambah rasa percaya diri dan kesiapan emosional dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kelancaran transisi, tantangan yang dihadapi, serta strategi efektif untuk mendukung adaptasi. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggambarkan informasi secara faktual melalui observasi, menggunakan analisis deduktif dan induktif untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transisi PAUD-SD dapat dilakukan dengan menyenangkan. Pertama, Penerimaan peserta didik Baru (PPDB) tidak menggunakan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) sebagai syarat utama, sehingga pembelajaran calistung diajarkan di kelas 1 dengan metode yang menyenangkan. Kedua, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilaksanakan selama satu minggu. Ketiga, kegiatan pembelajaran di SD dirancang untuk mengembangkan keterampilan dasar anak melalui pendekatan yang menyenangkan. Selain itu, program orientasi yang terstruktur, pelatihan guru untuk menangani peserta didik baru, dan keterlibatan aktif orang tua terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan anak dan mendukung adaptasi mereka di lingkungan SD.
Pengembangan Video Animasi untuk Mengenalkan Bahasa Dayak Ngaju di TK Islam Darul Istiqomah Kota Palangka Raya Annisa Rahmasari; Muzakki; Ali Iskandar Zulkarnain
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i1.21985

Abstract

Bahasa Dayak merupakan bahasa daerah yang ada di provinsi Kalimantan Tengah. semakin tahun penutur bahasa daerah di provinsi kalimantan tengah khususnya kota Palangkaraya mengalami penurun. Untuk menjaga agar bahasa dayak tidak punah, maka berbagai usaha dilakukan seperti membangun komunitas bahasa dayak dan mewajibkan memasukan bahasa dayak sebagai bahasa daerah yang diajarkan pada muatan lokal mulai tingkat PAUD sampai SMA. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan video animasi untuk mengenalkan bahasa Dayak Ngaju di TK Islam Darul Istiqomah Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Subjek penelitian yaitu kelompok B1 Usia 5-6 Tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Validasi ahli media mendapatkan hasil persentase 92,31% dengan kategori sangat baik. Validasi ahli materi mendapatkan hasil persentase 82,22% dengan kategori sangat baik. Validasi ahli bahasa mendapatkan hasil persentase 85,71%. Berdasarkan hasil tersebut, media ini layak untuk digunakan sebagai media video animasi untuk mengenalkan bahasa Dayak Ngaju di TK Islam Darul Istiqomah Palangka Raya dapat dijadikan sebagai media pembelajaran.
Pengaruh Pemahaman Guru PAUD terhadap Pembelajaran Coding Anak Usia Dini Indah Setianingrum; Avita Febri Hidayana
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i1.22004

Abstract

Pembelajaran yang digunakan saat ini menggunakan teknologi digital, termasuk dalam pembelajaran coding untuk anak usia dini. Guru harus megupgrade kemampuan dalam menggunakan teknologi digital. Mengingat dalam pembuatan perencanaan baik dalam program pembelajaran, pembuatan media, pembuatan bahan ajar, dan fasilitas pendukung menggunkan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pemahaman Guru PAUD tentang pembelajaran coding. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Guru TK yang berjumlah 30 orang. Adapun teknik pengumpulan datanya menggunakan angket. Untuk teknik analisis data menggunakan Regresi Linier Sederhana berbantuan program SPSS 25. Berdasarkan perhitungan pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemahaman guru PAUD terhadap pembelajaran coding sebesar 81,5% atau berpengaruh cukup tinggi sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi pembelajaran coding anak usia dini adalah pemahaman guru itu sendiri mengenai teori tentang pembelajaran coding.
Efektivitas Penggunaan Website PAUD-HI terhadap Kemitraan Satuan PAUD dengan Orang Tua Azifah Yusrinawati; Budi Rachman; Narendradewi Kusumastuti
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i2.22620

Abstract

Kemitraan yang kuat antara satuan PAUD dan orang tua merupakan salah satu komponen utama dalam pendekatan layanan Holistik Integratif (HI) untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan website PAUD-HI terhadap kemitraan satuan PAUD dengan orang tua di TK At-Taqwa Ngawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen tipe one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 30 orang tua yang masing-masing mengerjakan 30 butir soal pada saat pretest dan posttest. Teknik analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, efektivitas, N-Gain, dan uji hipotesis Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 71,13 pada pretest menjadi 90,93 pada posttest. Hasil uji efektivitas mencapai 75,78% (kategori efektif), dan nilai N-Gain sebesar 0,405 (kategori sedang). Uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest setelah penggunaan website PAUD-HI. Dengan demikian, website PAUD-HI terbukti efektif dalam meningkatkan kemitraan antara satuan PAUD dan orang tua. Meskipun demikian, penelitian ini mempunyai keterbatasan pada jumlah responden yang relatif sedikit dan hanya dilakukan di satu lembaga, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Selain itu, desain penelitian pra-eksperimen tanpa kelompok kontrol membuat temuan belum sepenuhnya menggambarkan pengaruh website PAUD-HI secara menyeluruh.