cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 78 (2014)" : 15 Documents clear
Strategi Pemecahan Masalahdalam Matematika Sekolah Dasar Daitin Tarigan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4669

Abstract

Inti dari semuapembelajaran adalah untuk membentuk manusia (siswa) yang kreatif, inovatif, dan punyastrategi dalam memecahkan masalah. Dalam pembelajaran matematika, salah satu bentuk pendekatanyang dapat diterapkan adalah problem solving, yaitu siswa dihadapkan pada masalah tak rutin sehinggadapat memunculkan ide kreatif siswa untuk memecahkan masalah tersebut. Masalah-masalah tak rutinyang dikembangkan tidak bisa disajikan sebagai bahan pembelajaran tiap hari, tetapi bisa diberikan secaraberkala. Fungsi guru adalah sebagai fasilitator, tentunya ini bukanlah merupakan tugas yang mudah,karena guru yang melaksanakan pembelajaran dengan pemecahan masalah matematika harus siap danmampu menganalisis beraneka ragam jawaban siswa dengan baik.KataKunci :Pembelajaranmatematika, problem solving
Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa PG-Pauddalam Mendesain Permainan Melalui Gerak &Lagu Untuk Anak Usia Dini Kamtini Kamtini
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4675

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu lembaga pendidikan prasekolah yang mempunyai aktivitas belajarsambil bermain, bermain seraya belajar. Bermain melalui gerak dan lagu merupakan aktivitas yang sangatpopuler yang dilakukan anak PAUD dalam kegiatan sehari-hari. Bahkan kegiatan ini dilombakan dalamberbagai event sekolah. Hal ini menjadikan bermain melalui gerak dan lagu penting dikuasai MahasiswaPendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini sebagai calon guru.Untuk pertumbuhan dan perkembangan anak melalui permainan perlu disesuaikan dengan kondisi anak.Hal ini penting dipahami oleh setiap mahasiswa PG-PAUD, agar setiap kegiatan yang dilakukan melaluibermain dan permainan dapat bermanfaat dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Untuk permainanyang diciptakan disesuaikan dengan perkembangan anak secara fisik dan psikis, dan memiliki karakteristikyang serasi dengan anak. Permainan tersebut berguna membantu pertumbuhan dan perkembangan dirianak yang meliputi aspek, fisik, intelegensi dan sosial. Kesesuaintersebut dapat ditinjau dari isi, bahasayang sederhana, nada yang sepadan dan tema yang sesuai untuk anak. Mahasiswa PG-PAUD diharapkandapat memahami karakteristik permainan bagi anak yang bersifat serderhana mengandung unsurmaknawi dan mempunyai tema.Gerak-gerak yang digunakan dalam permainan di PAUD dapat menirukangerak-gerak keseharian, seperti gerak-gerak binatang, gerak-gerak tumbuhan dan gerak alam lainnya.Prinsip dasar belajar di PAUD adalah belajar melalui bermain dan bermain seraya belajar.Nuansa bermainuntuk membuat anak senang sudah kelihatan begitu memasuki lingkungan PAUD, yang diberi nuansawarna warni ceria. Semua aktivitas dilakukan untuk memenuhi program pembelajaran yang diberikan. Didalam aktivitasnya mahasiswa PG-PAUD yang akanmenjadi guru PAUD diharapkan mampu melakukanaktivitas seperti anak-anak PAUD. Misalnya gerakan jongkok, gerakan merangkak, gerakan melompat,bahkan gerakan menyuruk dan sebagainya untuk memberikan contoh bagaimana seharusnya permainanitu dilakukan oleh anak. Aktivitas memberikan contoh bagaimana seharusnya permainan itu dilakukan olehanak. Aktivitas permainan tersebut diiringi dengan musik atau lagu yang menambah semaraknya kegiatanyang sedang dilakukan. Kegiatan semacam itulah yang disebut bermain melalui gerak dan lagu di PAUD.Mahasiswa PG-PAUD tidak hanya dituntut memainkannya tetapi lebih dari pada itu, mereka hendaknyadapat pula menciptakan dan mengembangkan permainan tersebut, sebagai persiapan baginya menjadiguru PAUD yang berkualitas
Memperlambat Penurunan Kebugaran Jantung Paru pada Manula Puji Ratno
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4680

Abstract

Penurunan  fungsi fisiologis  dan psikologispada manusia pasti terjadi seiringdenganbertambahnya usia.Berbagai  aktivitas untuk menjaga dan merawat kebugaran jasmani khususnya komponen kebugaranjantung-paru dapat dilakukan agarkondisi tubuh tetap bugar pada masa manula.Tantangan terbesar dantidak dapat dihindari adalah penurunan kebugaran jantung-paru. Usaha yang dapat dilakukan adalahmemperlambat penurunan kebugaran jantung-paru,supaya penurunan tidak terjadi dalam waktu yangcepat.  Dua upaya yang dapat dilakukan yaitu berolahraga dan mengatur gaya hidup. Olahraga untukmanusia usia lanjut membutuhkan pengaturan  khusus, sesuai  dengan  kondisi masing-masing individu.Gaya hidup perlu diperhatikan, sebagai suatu aktivitas yang rutin dilakukan dan memiliki peranuntukmenjaga kebugaran jantung-paru.
Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer Memakai Metode ERP TerhadapEfektifitas Kinerja Karyawan Pada Perusahaan BUMN Di Kota Medan Dedy Husrizal Syah; Firza M Alphi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4672

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah apakah sistem informasi berbasis komputerberpengaruhterhadap efektifitas kinerja karyawan pada perusahaan BUMN di Kota Medan .Tujuan daripenelitian adalah untuk mengetahui dan mendapatkan bukti empiris apakah sistem informasi akuntansiberbasisi komputer berpengaruh terhadap efektifitas perusahaan BUMN di Kota Medan.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang di proleh melalui penyebaran kuesonerpopulasi pada penelitian ini adalah karyawan perusahaan BUMN di Kota Medan. Dan sample penelitian iniadalah 40 respondenMetode pengambilan sample menggunakan teknik pengambilan sampling. Jenis data yang digunakanadalah data primer di olah dari penggunaan SIA berbasis komputer dengan metode ERP pada karyawanperusahaan. Data di olah dengan menggunakan spss versi 17.0.pengujian yang digunakanadalah ujikualitas data dan uji asumsi klasik. Analisis menggunakan anlisis regresiHasil penelitian bahwa semua telah memenuhi uji kualitas data tentang validitas,reabilitas,dannormalitas. Pada uji regresi sederhana dengan hasil Y= 12,097+0,468x dan telah memenuhi uji asumsiklasik tentang multikoineritas dan heterodastitas. Dari hasil uji hipotesis dan uji T-test, F-testdandeterminan bahwa Ha di terima dengan pengaruh positif sebesar 34,8 %.
Suatu Kecenderungan Penelitian Teknologi Pendidikandimasayangakandatang Danny Ivanno Ritonga
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4638

Abstract

Penelitiankuantitatif hanya mampu menjelaskan hal-hal yang nampak dan dapat diamati atau diukur.Penelitian seperti ini lebih bersifat superfacial, artinya peneliti lebih melihat hal yang nampak dan dapatdiukur perubahannya dan tidak melihat lebih jauh fenomena mendasar tentang akar permasalahanpenelitian. Ini akhirnya menjadi titik lemah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif hanya mampumenjelaskan hal-hal yang nampak dan dapat diamati atau diukur. Penelitian kualitatif telah berhasil“mendalami” persoalan sekaligus mampu menawarkan solusi atas kasus tertentu. Penelitian dalam bidangTeknologi Pendidikan juga memperlihatkan saling pisah. Artinya, penelitian-penelitian yang dilakukan olehpara teknolog pendidikan tidak saling berhubungan satu sama lain. Sebagai gambaran, selama ini masihbelum ada data berapa banyak penelitian sejenis yang dilakukan oleh para mahasiswa pascasarjanaTeknologi Pendidikan yang ada di Indonesia. Hasil penelitian yang dikompilasi masih sulit dijadikan pijakanuntuk memperkuat dukungan teori tertentu karena antara penelitian yang satu dengan yang lain tidaksaling berkaitan. Selama ini penekanan-penekanan bidang penelitian banyak dilakukan pada domaindesain, pengembangan atau implementasi
Indonesia Berkabungdalam Masalah-Masalah Pendidikan Indonesia Lamhot Basani Sihombing
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4676

Abstract

Perkembangan zaman selalu memunculkan persoalan-persoalan baru yang tidak pernah terpikirkansebelumnya. Permasalahan pertama adalah lemahnya para guru dalam menggali potensi anak.Permasalahan kedua adalah bahwa pendidikan di Indonesia menghasilkan “manusia robot”.Permasalahanketiga adalah sistem pendidikan yang top-down (dari atas ke bawah) atau kalau menggunakan istilahPauloFreire (seorang tokoh pendidik dari Amerika Latin) adalah pendidikan gaya bank. Permasalahankeempat yaitu dari model pendidikan yang demikian maka manusia yang dihasilkan pendidikan ini hanyasiap untuk memenuhi kebutuhan zaman dan bukannya bersikap kritis terhadap zamannya. Kurangkreatifnya para pendidik dalam membimbing siswa serta kurikulum yang sentralistik membuat potretpendidikan semakin buram.Para lulusan hanya pintar cari kerja dan tidak pernah bisa menciptakanlapangan kerja sendiri, padahal lapangan pekerjaan yang tersedia terbatas. Solusi pemecahanproblematikapendidikan di Indonesiayang ditawarkan, adalah: (a) solusi masalahpemerataanpendidikan,dan (b) solusi masalah mutu, efisiensi dan relevansi pendidikan.
IbM Kelompok Usaha Tahu Di Kecamatan Lubuk Pakam Rasita Purba; Elisa Julianti; Kustoro Budiarta; Gamal Kartono
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4681

Abstract

Utility of fermented soybean waste has a prospect to become afood product interested by the communityand it is the best alternative that can be offered to the businessmen of  fermented soybean.  Previously, thewaste is disposed into a river resulting a problem. The waste contains nutrients (protein, carbohydrate,andothers) in which if disposed into a river, they can results in pollution, but if it is managed, it can produceprofitability to the partners of fermented soybean. The goal : design of nata slicer, rate of nata media,production of starter, production of nata de soya, business management and product packaging. Themethod : education, training of production, training of business  management, design and advocacy. Thesolution of problem is to provide the material (knowledge) of utility of fermented soybeanwaste, nutritionalcontent, soft skill, manufacture of starter, nata desoya, design of nata slicer in capacity of 6 kgs/30minutes, and  application  of  nata  slicer.  The resut : slicer of nat de soya, starter product, nata  de soyaproduct, packaging and the result of organoleptic test for taste, colorand texture  shown a positiveresponse of the partner and participants of IbM.  The nata de soya product has received certificate of homeindustry production  (SPP-IR T). The analysis  of efficiency and economy : previously, the waste is disposedinto a river without benefit (0).  After IbM program, in the beginning production, the Partner can produce 6trays of nata de soya (120cups ) with the total capital of Rp. 161.230. The average selling price of natadesoya is of 120 x Rp. 2500 = Rp 300.000. The profitability is of Rp. 138.170.   Conclusion : nata de soyaproduct has prospect with a higher cellulose content and it is a newer business for the partner of fermentedsoybean business of the local community that can increase in income and it is an alternative of controllingthe environmental pollution.
Perbedaan Kualitas Ikan Lele Dumbo Dengan Ikan Lele Lokal Dalam Pembuatan Abon Ikan Dwi Diar Estellita; Umi Andriani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4671

Abstract

Ikan Lele Dumbo maupun Ikan Lele Lokal adalah produk hasil perikanan yang dalam beberapa tahunterakhir ini sangat meningkat dan cukup signifikan kira-kira 175.000 ton pertahun secara nasional.Departemen Kelautan dan Perikanan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melaluikegiatan pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis pedesaan melakukan budidaya ikan lele. Untukmeningkatkan nilai tambah komoditas ikan lele masyarakat dapat mengolah ikan lele menjadi abon ikan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ikan lele dumbo dengan ikan lele lokal dari segiwarna, aroma, tekstur dan rasa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, denganmemberikan lembar penilaian yang dibagikan kepada panelis yang akan menilai perbedaan rasa, warna,aroma dan tekstur dari ikan lele dumbo dan ikan lele lokal.Hasil penelitian yang diperoleh adalah tidak terdapat perbedaan yang nyata antara warna abon ikan leledumbo dengan lele lokal, warna yang baik adalah coklat tua. Tidak terdapat perbedaan aroma yang nyataantara aroma abon ikan lele dumbo dengan ikan lokal, aroma abon ikan yang baik adalah gurih danharum. Tidak terdapat perbedaan yang nyata antara rasa abon ikan lele dumbo dengan ikan lele lokal, rasaabon ikan yang baik adalah sedikit manis dan gurih. Tidak terdapat perbedaan tekstur yang nyata antaraabon ikan lele dumbo dengan ikan lele lokal, tekstur abon ikan yang baik adalah gembur dan kering.Secara umum dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan kualitas dalam hal warna,aroma, rasa dan tekstur antara abon ikan lele dumbo dengan abon ikan lele lokal.
Pemanfaatan Limbah Usaha Pemotongan Ayamdan Pertanian UntukPenyediaan PupukOrganik Cairdan Produksi Tanaman Organik Murniaty Simorangkir; Ratih Baiduri; Idramsa Idramsa
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4677

Abstract

Program tanaman organik adalah salah satu program yang dicanangkan oleh pemerintah untukmengendalikan dampak bahan kimia anorganik terhadap kesehatan dan lingkungan.  Kegiatan Ipteks bagiMasyarakat (IbM) ini bertujuan memberi solusi kepada mitra  pengusaha pemotongan ayam untukmemanfaatkan limbah usaha dan mitra kelompok tani untuk memenuhi kebutuhan pupukorganik dalamusaha meningkatkan produksi pertanian organik dengan memanfaatkan limbah pertanian dan limbahusahapotong ayam menjadi pupuk organik cair melalui penerapan teknologi fermentasi EM4. Manfaatkegiatan ini adalah pengendalian limbah usaha dan pelestarian lingkungan, penyediaan pupuk organik,mewujudkan tanaman organik dan berpeluang berwirausaha baru pupuk organik cair serta meningkatkanpendapatan kedua kelompok mitra. Kegiatan berlangsung lima bulan, melibatkan tiga orang dosen dandua mahasiswa. Metode yang diterapkan adalah penyuluhan, rancang bangun alat komposter, demostrasidan pelatihan produksi pupuk organik cair, rekomendasi dan  penerapan pupuk cair pada tanaman.  Hasilevaluasi kegiatan,  80% anggota kedua mitra trampil mengolah pupuk organik cair selama 21 hari. Teksturpupuk organik cair cukup baik yaitu kental dan warnanya hitam.  Pupuk kompos cair berbahan organiklimbah potong ayam, mengandung Nirogen (N) 0,26 %;  fosfor (P2O5)  0,03 % dan  K (KO) 0,04. Pupukorganik cair berbahan organik limbah pertanian/pasar sayuran (bonggol pisang, kangkung, sawi)mengandung unsur Nirogen (N) 0,08 %; fosfor (P2O5)  0,02 % dan  K (KO) 0,04.  Kapasitas alat komposterdapat menghasilkan 100 L lindi (pupuk kompos cair) dalam waktu 21 hari. Peningkatan produksi tanamanjagung dan kacang putih setelah penggunaan pupuk organik cair adalah 28,57 % dan 20,00%.
Olahraga Bagi Penderita Diabetes Agus Salim Samosir
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4667

Abstract

Diabetes mellitus atau kencing manis adalah suatu penyakit dimana tubuh tidak mampu menggunakangula seperti yang seharusnya. Kira-kira 10% dari penyakit ini digolongkan pada diabetes tipe I, sedangkan90% disebut diabetes tipe II. Jenis Latihan-latihan olahraga yang dilakukan secara teratur dan terukur,berarti cukup takarannya, sangat penting artinya bagi para penderita diabetes, dalam hal ini olahragayang tepat bagi penderita diabetes adalah olahraga aerobick. Latihan-latihan olahraga untuk diabetes tipeI sedikit berbeda dengan diabetes tipe II. Secara garis besar latihan-latihan untuk para penderita diabetestanpa komplikasi harus melihat Frekuensi (Tipe I: Berlatih setiap hari untuk memelihara diet dan dosisinsulin, Tipe II: Berlatihlah 5 hari per minggu untuk membuat maksimal penggunaan kalori), Intensitas (tipeI: 70-85 % denyut nadi maksimal, tipe II: 70-80 % denyut nadi maksimal), Lama Latihan (Tipe 1: 2-30 menitdalam zone latihan, Tipe II: 40-60 menit dalam zone latihan). Bagi penderita usia tua yang seringmengalami bengkak pada kaki, lakukan latihan-latihan ini pada waktu siang atau sore hari.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue