cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 883 Documents
PENGARUH PERBEDAAN GAYA MENGAJAR KOMANDO DENGAN GAYA MENGAJAR RESIPROKALTERHADAP HASILBELAJARLOMPAT JAUH GAYA JONGKOKMAHASISWA PJKR ANGKATAN 2012/2013 Abdul Harris Handoko; Tarsyad Nugraha; Sugiono Sugiono
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 73 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i73.4735

Abstract

Populasi penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa PJKRAngkatan2012/2013yang berjumlah 345 orangterdiri dari 5 kelas.Sampel ditentukan secara random berdasarkan kelas berjumlah 68 orangyaitu kelasPJKR B Reguler jumlah 30 orang danPJKR C Reguler jumlah 38 orang. Penelitian ini menggunakanmetode penelitian tindakan kelas.Data hasil belajar lompat jauh gaya jongkok Mahasiswa diperolehdari skor lembar pengamatan. Data dianalisis menggunakan statistik dengan uji–tsatu pihak dan untukmengetahui perbedaan pengaruh metode pembelajaran kedua kelompok digunakan uji – t dua pihak (gabungan). Hipotesis penelitianadalah (1). Terdapat pengaruh gaya mengajar komando terhadap hasilbelajar lompat jauh mahasiswa PKR Reguler Angkatan 2012/2013.(2). Terdapat pengaruh  gayamengajar resiprokal terhadap hasil belajar lompat jauh mahasiswa kelas PKR Reguler Angkatan2012/2013.(3).Gaya mengajar komando lebih baik dibandingkan dengan gaya mengajar resiprokalterhadap hasil belajar lompat jauh mahasiswa PKR Reguler Angkatan 2012/2013.Hipotesis diterima apabilanilai thitung lebih besar dari nilai ttabel pada taraf signifikan 05,0 sebesar 1,70 (thitung>ttabel).
PEMBUATAN PESTISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN SAYURAN DI DISTRIK SIEPKOSI KABUPATEN JAYAWIJAYA Sumiyati Tuhuteru; Anti Uni Mahanani; Rein E. Y. Rumbiak
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v25i3.14806

Abstract

Wamena sebagai salah satu sentra pertanian organik di wilayah Indonesia Timur yang memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya pengembangan tanaman pangan dan hortikultura. Seiring dengan itu, saat ini telah meningkat dengan pesat pola pertanian organik mulai menjadi idola dalam dunia pertanian. Produk pertanian yang selama ini menggunakan pupuk kimia dan pestisida non-organik mulai tergantikan dengan produk pertanian organik yang memanfaatkan bahan alami, sebagai pupuk maupun pestisida. Salah satu faktor penghambat dalam budi daya tanaman adalah serangan hama dan patogen. Pengendalian hama dan patogen di Wamena sejauh ini tidak dilakukan dengan sebagaimana mestinya bahkan dikatakan tradisional, seperti hanya melalui pengasapan disekitar tanaman yang dibudidaya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani di Desa Isaba Himan, Distrik Siepkosi, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya dalam membuat dan mengaplikasikan pestisida nabati (pestisida alami) untuk mengendalikan hama dan patogen pada tanaman yang dibudidayakan. Pelaksanaan kegiatan melalui KKN-PPM ini adalah dengan memberikan sosialisasi serta pelatihan pembuatan pestisida nabati dengan bahan-bahan yang ada dilingkungan sekitar. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat di Distrik Siepkosi dapat mengembangkan pengetahuan terkait pestisida nabati guna membantu meningkatkan produktivitas tanaman, sehingga masyarakat dapat meningkatkan sistem pertanian organik yang telah ada. Kata Kunci: Pestisida Nabati, Pupuk Organik Cair, Pertanian Organik, Wamena, Papua.Abstract Wamena as one of the centers of organic agriculture in Eastern Indonesia which has considerable potential in the development of the agricultural sector, especially the development of food crops and horticulture. Along with that, nowadays has increased rapidly the pattern of organic farming began to become an idol in the world of agriculture. Agricultural products that have been using chemical fertilizers and non-organic pesticides have begun to be replaced with organic agricultural products that utilize natural ingredients, like fertilizers and pesticides. One inhibiting factor in plant cultivation is the attack of pests and pathogens. So far, the control of pests and pathogens in Wamena is not done properly as it is even said to be traditional, such as only through fumigation around cultivated plants. The purpose of this community service activity is to improve the knowledge and skills of farmers in Isaba Himan Village, Siepkosi District, Wamena City, Jayawijaya Regency in making and applying plant-based pesticides (natural pesticides) to control pests and pathogens in cultivated plants. The implementation of activities through KKN-PPM is to provide socialization and training in making botanical pesticides with materials in the surrounding environment. The result of this community service is that people in Siepkosi District can develop knowledge related to botanical pesticides to increase crop productivity so that the community can improve existing organic farming systems.Keywords: Botanical Pesticides, Liquid Organic Fertilizers, Organic Agriculture, Wamena, Papua.
KEBUTUHAN AIR DAN ELEKTROLIT PADA OLAHRAGA Puji Ratno
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 76 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i76.3423

Abstract

Air  merupakan komponen yang terbesar dalam tubuh manusia, dimana proporsinya mencapai 60 -70 % berat badan orang dewasa, karena itu air diperlukan oleh tubuh terutama bagi mereka yang melakukan aktivitas olahraga atau kegiatan yang berat. Cairan tubuh selain mengandung air juga mengandung bahan lain yang diperlukan oleh tubuh seperti elektrolit. Pemberian air dan elektrolit pada atlet bertujuan untuk mencegah dehidrasi dan untuk mempertahankan keseimbangan cairan tubuh. Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit dapat membahayakan tubuh. Dehidrasi berat dapat membawa kematian, oleh karena itu setiap atlet terutama pada olahraga daya tahan harus menyadari pentingnya minum sebelum, selama, dan sesudah melaksanakan kegiatan olahraga. Kata Kunci : Air, Elektrolit, Olahraga
PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA BAGI REMAJA Nurmayani Nurmayani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 74 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i74.4759

Abstract

Karya ilmiah ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya pendidikan agama bagi remaja. Agamamemberikan perlindungan rasa aman, terutama bagi remaja yang sedang mencari eksistensi dirinya.Dibandingkan dengan masa anak-anak, keyakinan agama remaja telah mengalami perkembangan yangcukup berarti. Masa remaja adalah disebut juga dengan masa transisi, di mana ia sudah tidak dianggaplagi sebagai masa kanak-kanak dan belum bisa dikatakan dewasa . Masa remaja adalah masa yangpaling rawan akan pengaruh-pengaruh negatif, oleh sebab itu mereka sangat penting mendapatkanbimbingan agama agar dapat menjadi pedoman didalam hidupnya. Oleh sebab itu orang tualah yangpaling bertanggung jawab, dalam pendidikan anak-anaknya yang utama dan pertama adalahpendidikan dalam kelurga. Keluarga tidak hanya sekedar berfungsi sebagai persekutuan sosial, tetapijuga merupakan lembaga pendidikan. Oleh sebab itu kedua orang tua bahkan semua orang dewasaberkewajiban membantu, merawat, membimbing dan mengarahkan anak-anak yang belum dewasa dilingkungannya dalam pertumbuhan dan perkembangan mencapai kedewasaan masing-masing dandapat membentuk kepribadian.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BERBASIS LESSON STUDY DI SUB RAYON SMKN 7 MEDAN Thamrin Thamrin; Indra Maipita; Saidun Hutasuhut
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i4.8598

Abstract

AbstrakTerjadinya pergeseran paradigma pembelajaran dari “teacher centered” ke “student centered“ menjadikan peran guru di kelas berubah, dari peran yang hanya penyampai informasi kepada peran sebagai perantara.Kurangnya kompetensi guru dalam perencanaan, pelakasanaan dan evaluasi pembelajaran kurikulum 2013 menjadi masalah utama dalam pengabdian ini. Untuk mengatasi hal-hal tersebut guru perlu melakukan Lesson study dalam mengembangkan pembelajaran, mengaktifkan siswa belajar sehingga guru dapat melakukan review terhadap kinerjanya, dapat digunakan sebagai masukan untuk memperbaiki kinerjanya sehingga termotivasi untuk selalu berinovasi menjadi guru yang profesional. Tujuan kegiatan pengabdian masyarkat ini adalah membantu guru-guru mata diklat produktif di sub rayon SMK N 7 Medan dalam mengatasi beberapa masalah yang sedang dihadapi. Selain beberapa masalah tersebut, permasalahan khusus yang dihadapi oleh guru adalah kurangnya keterampilan guru dalam merancang dan menerapkan inovasi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Target khusus dari kegiatan pengabdian dihasilkannya ; 1) RKBM yang sudah terstandar; 2) Tersedianya bahan ajar berbasis IT; 3) model-model pembelajaran berbasis Audiovisual; dan 4) Adanya dokumentasi pelaksanaan Open Class dengan menerapkan berbagai model pembelajara Rencana kegiatan pengabdian yang akan dilakukan antara lain ; 1) Pendampingan Penyusunan RKBM Berbasis Kurikulum 2013; 2) Pendampingan Pembuatan media pembelajaranberbasis IT; 3) Pendampingan penyusunan model-modelpPembelajaran berbasis Audiovisual; dan 4) Open Class.Kegiatan ini dilaksanakan di SMKN 7 Medsan. Pemilihan lokasi kegiatan ini didasarkan atas sarana dan prasarana yang sangat mendukung yang dimiliki oleh SMKN 7 Medan untuk melakukan pendampingan.Kata kunci : Kompetensi guru, lesson study, sub rayon SMKN 7AbstractThe shift of learning paradigm from "Teacher centered" to "student centered" makes the role of teacher in the class has changed, from a role that is merely a transmitter of information to an intermediary role. The lack of teacher competence in planning, implementing and evaluating the learning of the 2013 curriculum becomes a major problem in this devotion. To overcome these things teachers need to do Lesson study in developing activate student learning so that teachers can do a review of its performance so it can be used as an input to improve its performance and motivated to always innovate to be a professional teacher. The purpose of this community service is to help teachers productive eye training in sub rayon SMK N 7 Medan in overcoming some of the problems being faced. Besides, the specific problem faced by teachers is the lack of teacher skills in designing and implementing effective and enjoyable learning innovations. Special targets of devotion activities resulted; 1) standardized RKBM; 2) Availability of IT-based teaching materials; 3) Audiovisual based learning models; and 4) Existence of Open Class implementation documentation by applying various model of learning Plan of activity of dedication to be done, among others; 1) Assistance for the Formulation of RKBM Based on Curriculum 2013; 2) Mentoring The making of IT-based learning media; 3) Assistance in the preparation of Audiovisual based learning models; and 4) Open Class.This activity was implemented in SMKN 7 Medan. The Selection of the location is based on facilities and infrastructure that is very supportive of SMKN 7 Medan to provide the assistance.Keywords: Teacher competency, lesson study, sub rayon SMKN 7
PEMANFAATAN KOTORAN SAPI SEBAGAI SUMBER ENERGI BIOGAS DI KABUPATEN TELUK BINTUNI PROVINSI PAPUA BARAT Budi Santoso; Irba U. Warsono; Daniel Y. Seseray; Purwaningsih Purwaningsih
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i3.17633

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan teknologi biogas kepada peternak sapi dalam rangka penyediaan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan Distrik Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. Pelatihan ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu sosialisasi tentang teknologi biogas, pemasangan biodigester portabel dan pembuatan biodigester sederhana, pengisian biodigester, uji pembakaran biogas, dan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta kegiatan mempunyai respon yang baik terhadap materi yang disampaikan. Setelah 3 minggu pengisian feses sapi ke dalam biodigester, biogas telah terbentuk dan dapat menyalakan kompor terus menerus. Direkomendasikan bahwa biodigester sederhana dapat diterapkan pada petani yang memelihara sapi pada skala 3-5 ekor dalam rangka penyediaan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan.Kata kunci: Biodigester; Biogas; Feses Sapi; Energi; Pengabdian Pada Masyarakat.AbstractThe purpose of the community service activity was to introduce biogas technology to cattle farmers in order to provide alternative energy sources that are environmentally friendly. This activity was carried out at Manimeri District, Teluk Bintuni Regency, West Papua Province. The training was carried out in several stages, namely socialization of biogas technology, installation of portable biodigester, making simple biodigester, filling of biodigester, biogas combustion testing and evaluation monitoring. The results of the activities showed that the participants of the activity have a good response to the material provided. After 3 weeks of filling cattle feces into biodigester, biogas has been formed and can ignite the stove continuously. It was recommended that simple biodigester can be applied to farmers who raising a scale of 3-5 head of cattle in the context of providing alternative energy sources that are environmentally friendly.Keywords: Biodigester; Biogas; Cattle Feces; Energy; Community Service.
Evaluasi Prestasi Atlet Wushu Koni Kota Medan Tahun 2014 Novita Novita
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 82 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i82.3461

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the results of Wushu athlete's performance KONI Medan through match-Week Sports Medan and the results of physical tests in 2014. The study was conducted at the Yayasan Kusuma Wushu Indonesia and Faculty of Sport Sciences, State University of Medan. The total population of 13 athletes Wushu, Sampling using purposive sampling technique which has been determined by KONI Medan condition in order to obtain 13 athletes who are the target of Wushu Athletes selection results KONI Medan City Sports Week 2013. This study used a descriptive analysis to analyze research data obtained. The results of this study are: 1) Wushu Athletes KONI Medan has a total test results overall with an average of less well categorized.
Variasi, Keunikan dan Ragam Makanan Adat Etnis Batak Toba Suatu Kajian Prospek Etnobotani Ashar Hasairin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 75 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i75.4801

Abstract

Etnis Batak Toba mempunyai khas makanan adat yang berbeda dari etnis lain. Hasil inventarisasi jenismakanan khas adatnya antara lain: Makanan khas Batak Toba diantaranya jambar, sipitu dai (manganupa suhut), indahan sipaet-paet, itak gur-gur, nanidugu, naniura, nani arsik, nani lomang, dan ikan masnati nombur. Bahan utama makanan dari ikan mas, ikan nila, ayam atau daging, sedang rempah khasadalah bawang Batak, andaliman, kincung. Pengolahan makanan secara sederhana   dimasak denganapi dan tidak di masak, tetapi digunakan dengan berbagai rempah.  Rasa khas makanan dikonsumsimasyarakat Batak secara luas, terbukti sampai saat ini masih digunakan pada acara-acara suka danduka.
PEMBERDAYAAN REMAJA DESA WUKIRSARI DI KABUPATEN BANTUL SEBAGAI AGENT OF CHANGE MELALUI PROMOSI KESEHATAN MINUMAN LOKAL WEDANG UWUH Khoiriyah Isni; Septian Emma Dwi Jatmika; Kintoko Kintoko
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i2.10370

Abstract

AbstrakDesa Wukirsari di Kabupaten Bantul merupakan daerah penghasil wedang uwuh. Wedang uwuh dikenal sebagai minuman lokal yang berkhasiat untuk kesehatan. Hampir seluruh masyarakat di Desa Wukirsari berprofesi sebagai pengrajin wedang uwuh. Namun demikian, potensi ini kurang disadari oleh masyarakat, sehingga nilai jual masih sangat rendah. Guna meningkatkan nilai jual, diperlukan suatu inovasi dengan memanfaatkan salah satu potensi yang ada yaitu remaja sebagai agent of change dan promotor kesehatan. Remaja dengan keterampilan hidup yang tinggi, misalnya keterampilan presentasi dan konseling sebaya dapat menjadi solusi terhadap peningkatan nilai jual produk wedang uwuh. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan ini yaitu pendidikan masyarakat atau penyuluhan, pelatihan atau praktik, dan simulasi. Tujuannya adalah remaja memiliki pengetahuan dan keterampilanyang memadai. Output kegiatan ini yaitu remaja memiliki pengetahuan dan keterampilan terkait presentasi dan konseling sebaya, serta diseminasi kegiatan berupa produk publikasi dan modul pelatihan. Secara umum, kegiatan pemberdayaan ini diterima oleh remaja, efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja sebagai agent of change promotor kesehatan berupa teknik presentasi dan konseling sebaya, evaluasi proses menunjukkan hasil yang bagus terhadap kegiatan pemberdayaan ini. Harapannya kegiatan ini dapat dilanjutkan pada tingkat forum organisasi karang taruna, sehingga keterampilan hidup dimiliki oleh seluruh remaja di Desa Wukirsari Kabupaten Bantul.Kata kunci : Wedang Uwuh, Promotor Kesehatan, Wukirsari, Bantul AbstractWukirsari Village in Bantul Regency is a producer of wedang uwuh. Wedang uwuh known as a local beverage that is beneficial for health. Almost all people in Wukirsari village work as wedang uwuh craftsmen. However, this potential is less realized by the community, so the selling price is still very low. In order to increase the selling value, an innovation is needed by utilizing one of the existing potential of adolescents as agent of change and health promoter. Adolescents with high life skills, such as presentation skills and peer counseling can be a solution to increasing the value of selling products wedang uwuh. The methods was used in this empowerment are community education or counseling, training or practice, and simulation. The goal is that adolescents have adequate knowledge and skills. The output of this activity is teenagers have knowledge and skills related to peer presentation and counseling, and dissemination activities in the form of publication products and training modules. In general, these empowerment activities are accepted by adolescents, effectively increasing the knowledge and skills of adolescents as agents of change health promoters in the form of peer presentation and counseling techniques, process evaluation shows good results on these empowerment activities. Hopefully this activity can be continued at the forum level of youth organization, so that life skills are owned by all teenagers in Wukirsari Village, Bantul Regency.Keywords : Wedang Uwuh, Health Promotor, Wukirsari, Bantul
Meningkatkan Kesegaran Jasmani Melalui Latihan Daya Tahan. Nurman Hasibuan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4679

Abstract

Manusia yang bekerja dapat mengalami kelelahan. Kelelahan itu timbul salah satunya karena rendahnyakesegaran jasmani yangdimilikinya. Kesegaran jasamani dapat ditingkatkan melalui latihan daya tahan.Latihan Fartlek dan latihan Interval Training merupakan latihan daya tahan. Latihan Fartlek dan IntervalTraining dapat meningkatkan kesegaran jasmani apabila dilakukan dengan teratur. Latihan dengan 3 kalidalam seminggu dengan waktu minimal 30 menit dalam setiap kali latihan akan meningkatkan kesegaranjasmani.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue