cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 883 Documents
DESA WISATA HIDROPONIK SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SIDOMULYO KECAMATAN ANGGANA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Hendra Saputra; Rudianto Rudianto; Dwikie Setiawan; Rudy Agung Nugroho
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i1.9656

Abstract

AbstrakDalam pembangunan desa di era modern saat ini, desa dituntut untuk mampu berperan aktif, mandiri serta dapat memenuhi kebutuhannya dengan kemampuan sendiri. Hal ini tertuang dalam UU No. 06 tahun 2014 Tentang Desa. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakanmasyarakat Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai upaya meningkatkan perekonomian desa melalui Desa wisata hidroponik. Program ini memiliki luaran: terbentuknya keterampilan masyarakat Desa Sidomulyo bercocok tanam secara hidroponik; terbentuknya pusat tanaman hidroponik di Desa Sidomulyo; terbentuk kelompok-kelompok kecil dalam setiap Rukun Tetangga (RT) untuk bercocok tanam secara hidroponik; adanya kunjungan pendidikan ke Desa Wisata Hidroponik dari siswa-siswi Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berlokasi di Kecamatan Anggana. Metode pelaksanaan yangdigunakan meliputi dua hal besar: tahap persiapan dan tahap inti. Hasil pelaksanaan yang telah dicapai sebagai berikut: seluruh sesi dalam tahap persiapan dan program inti dari sosialisasi, peresmian, kegiatan inti serta project desain berhasil diraih sesuai target. Indikatornya adalah: masyarakat sekitarsering berkunjung ke pusat hidroponik pada sore hari dan membeli peralatan serta sayuran hidroponik serta belajar teknik menanam hidroponik. Hasil positf lain adalah dipublikasikannya program ini dalam media masa Samarinda Pos, Repository Website Unmul dan terbentuknya kelompok-kelompok kecilhidroponik.Kata kunci: Hidroponik, Desa Wisata, Desa Sidomulyo, Pemberdayaan masyarakatAbstractHydroponic tourism village as an effort of community empowerment of Sidomulyo village, Anggana district, Kutai Kartanegara regency. In the modern era, a village is required to be able to play an active, independent and meet their needs with their own ability as stated in the Indonesian Law Act. No. 062014. Therefore, current community service program aimed to empower the community of Sidomulyo Village, Anggana Subdistrict Kutai Kartanegara Regency as an effort to improve the economy sector through Hydroponics tourism village. This program has an outcome: the formation of community skillsSidomulyo hydroponic Village; the establishment of hydroponic center in Sidomulyo Village; small groups formed in each neighboring group for hydroponic cultivation; the presence of educational visits to the Hydroponics Tourism Village from elementary school, Junior High School and Senior HighSchool located in Kecamatan Anggana. The method of implementation used: the preparation and core stage. The results were: all sessions in the preparation and core program of inauguration have been succesfully implemented, socialization, core activities and design projects have also been achieved as expected. Community were interested to visit the hydroponic center in the afternoon, bought hydroponic equipment, vegetables and learn hydroponic planting techniques. Other positive results were publication in daily newspapers Samarinda Pos, Repository Unmul and the formation of small groupsof hydroponics. Keywords: Hydroponic plantation, tourism village, Sidomulyo village, Community Service
WEBINAR DAN PENDAMPINGAN DARING PENULISAN ARTIKEL HASIL PENELITIAN PADA JURNAL NASIONAL TERAKREDITASI BAGI GURU BAHASA INDONESIA TINGKAT SMA KOTA BENGKULU Dian Eka Chandra Wardhana; Rokhmat Basuki; Noermanzah Noermanzah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i4.20640

Abstract

The understanding of Indonesian high school level teachers in Bengkulu City on writing scientific articles on research results is still low. This is evidenced by the small number of Indonesian language teacher publications in accredited national journals and it has an impact on teachers having difficulty advancing in rank. For this reason, the aim of this community service is to provide understanding to Indonesian high school teachers in Bengkulu City in writing scientific articles and how to publish them in accredited national journals through webinars and mentoring activities. The community service method uses webinars and online mentoring through the Zoom Cloud Meeting. Participants totaled 37 Indonesian high school teachers in Bengkulu City. Community service techniques use lecture, discussion, and practice techniques. Data collection techniques using questionnaires, documentation, and observation. The results of the webinar indicate that the Indonesian language teacher is able to write articles quite well, starting from writing titles, abstracts, introductions, methods, research results, discussions, conclusions and suggestions, and bibliography. However, some teachers still have difficulty in pouring out the introductory section, especially mapping research positions based on relevant research results, difficulty in pouring out the discussion, especially finding the novelty of their research results, and difficulty finding references from online journals. Then, from the results of mentoring, Indonesian language teachers still have difficulty in submitting and the process of fixing articles in the OJS system. Keywords: webinars; accompaniment; scientific journal articles; accredited national journal
PENGARUH PENAMBAHAN AMPAS SISA EKSTRAKSI RIMPANG KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL.) TERHADAP NILAI NUTRISI PADA FORMULA PAKAN TERNA Heru Sasongko; Yeni Farid; Nur Indiana K; Gea Ros Alifa; Sugiyarto Sugiyarto
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v22i2.4657

Abstract

Pakan merupakan salah satu komponen penting bagi pertumbuhan pada hewan, karena hewan memerlukan nutrisi untuk memenuhi proses fisiologis dalam kehidupannya. Pemberian pakan selain mempertimbangkan faktor gizi, perhitungan faktor ekonomis juga menjadi perhitungan bagi peternak dalam pemilihan komponen pakan.Kunyit (Curcuma domestica Val.) merupakan salah satu simplisia dari tanaman obat yang paling dominan dan sering dijumpai dalam produk industri obat tradisional. Kunyit memiliki efek kesehatan bagi tubuh karena mengandung banyak zat aktif antara lain kurkuminoid dan minyak atsiri sehingga umum digunakan sebagai bahan baku obatobat tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengaruh penambahan ampas sisa ekstraksi rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) terhadap nilai nutrisi pada formula pakan ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kelembaban pada formula pakan masih tinggi.  Pakan diketahui memiliki kandungan  energi total dan lemak total yang telah memenuhi standar, sedangkan parameter yang lain seperti protein, serat kasar, kalsium masih belum memenuhi standar literature.
PERBANDINGAN ASAM ASETAT DENGAN ASAM FORMIAT SEBAGAI BAHAN PENGGUMPAL LATEKS Rudi Munzirwan Siregar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 75 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i75.4836

Abstract

Penelitian tentang perbandingan asam asetat dengan asam formiat sebagai bahan penggumpal lateks telah dilakukan. Kedalam lateks ditambahkan arang tempurung kelapa (ukuran partikel 80 mesh) dengan berat 42 gram kemudian lateks digumpalkan dengan asam asetat dan asam formiat dengan pH 4,7. Sebagai Penelitian mutu karet dilakukan dengan mengukur plastisitas awal, plastisitas retensi indeks dan viskositas mooney karet. Akhirnya lateks yang digumpalkan dengan asam asetat menghasilkan karet yang lebih baik dibandingkan dengan lateks yang digumpalkan dengan asam formiat.
ANALISIS DESKRIPTIF PENGEMBANGAN KAWASAN EKONOMI MASYARAKAT (KEM) SIMPANG TIGA DI KOTA TANJUNG PINANG Elvi Mailani; Novita Indah Hasibuan; Yusnizar Heniwaty
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i3.11620

Abstract

AbstrakKampung Madong RT 1/ RW 5 merupkan salah satu kampung yang terletak di kelurahan Kampung Bugis, kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Propinsi Kepulauan Riau. Kondisi umum wilayah adalah merupakan daerah pesisir dengan jenis tanah berlumpur. Kampung dengan jumlah penduduk 448 jiwa (136 KK), dengan luas wilayah yang dihuni ± 4 Ha. Jarak tempuh dari Pusat Pemerintahan Kota Tanjungpinang dengan jarak 18 Km, dengan waktu tempuh sekitar 20 menit (menggunakan kendaraan roda empat/roda dua). Jalan akses memiliki lebar ratarata 6 meter dengan perkerasan aspal. Akses untuk mencapai lokasi cukup mudah karena umumnya masyarakat disekitar memiliki kendaraan roda dua. Masyarakat juga dapat mencapai Kota Tanjung Pinang melalui wilayah laut dengan menggunakan perahu bermesin dengan waktu tempuh sekitar 10 menit. Pelaksanaan kegiatan KEM Madong terhitung mulai tanggal 29 September 2017. Strategi yang diterapkan pada KEM ini adalah pemberian bantuan kelengkapan dan bahan baku bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Kelengkapan dan bahan baku ini terkait dengan kegiatan harian masyarakat dalam mencari nafkah dan meningkatkan taraf hidupnya. Diharapkan keterbatasan modal masyarakat dalam menyediakan kelengkapan dan bahan baku ini dapat diatasi dengan bantuan dari Pertamina melalui program ini. Dengan adanya program ini,jumlah penerima manfaat sebanyak 51 orang yang terbagi dalam lima kelompok kecil untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan. Sampai dengan laporan ini disampaikan ± 8 bulan, kegiatan panen baru saja dilaksanakan. Budidaya ikan jenis kerapu cantang ini akan menuai hasilnya setelah durasi 8 bulan sejak penyebaran benih dengan rerata berat ikan sebesar 700- 800 gram/ekor.Kata kunci: Budidaya Ikan Lele, Kawasan Ekonomi Masyarakat, Kerambah Apung, Kota Tanjung PinangAbstractMadong Village is one of the villages located in the village of Bugis Village at the city of Tanjungpinang, the capital city of Riau Islands Province. The general land condition of the area is covered by coastal areas with large amount of muddy soil found in all over places in the city. The number of people in Madong village amounted of 448 people (136 families), with a total area of ± 4 hectares. It is a shortdistance in between the Tanjungpinang City Government Center and the village (18 Km), with a travel time of about 20 minutes (using a four-wheeled vehicle / two-wheeled vehicle). The access road has an average width of 6 meters with asphalt pavement. Access to reach the location is quite easy because generally the surrounding community has two-wheeled vehicles. The community can also reach the city of Tanjung Pinang through the sea by using motorized boats with a travel time of about 10 minutes. The implementation of KEM Madong activities began on September 29, 2017. The strategy adopted in this KEM was the provision of completeness and raw materials for the community to improve the economy of the community. Completeness and raw materials are related to the daily activities of the community in earning a living and improving their standard of living. It is expected that the limited capital of the community in providing these raw materials and materials can be overcome with assistance from Pertamina through this program. With this program, there were 51 beneficiaries divided into five small groups to facilitate the implementation of activities. Until this report was delivered ± 8 months, harvesting was just carried out. The harvesting of cantang grouper fish takes up to 8 months and expected to have a fish weight around 700-800 grams.Keywords: Cat Fish Harvesting, Community Economic Zone, Floating Cages, Tanjung Pinang City
PROGRAM PELATIHAN BERBEBAN METODE SIRKUIT PADA CABANG OLAHRAGA RENANG GAYA BEBAS Andarias Ginting
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 71 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i71.4710

Abstract

Program latihan merupakan pedoman utama dalam melatih dan biasanya selalu menekankanpada pelatihan teknik, namun pelatihan fisik, mental  juga sangat penting dalam meningkatkanprestasi atlet. Program latihan renang gaya bebas tidak hanya memuat tentang latihan tekniksaja namun harus didampingi oleh program latihan fisik berupa latihan berbebandengan metodesirkuit (circuit training) yangdipercaya dapat meningkatkan kemampuan fungsi-fungsi organtubuh (otot-otot untuk berkontraksi) dalam mendukung prestasi berenang gaya bebas.
PELATIHAN CAREGIVER ODHA DI JAKARTA DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL Titiek Djannatun; Erlina Wijayanti; Yusnita Yusnita
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v25i2.14019

Abstract

Edukasi bagi caregiver ODHA tidak selalu diberikan dengan lengkap mengingat kurangnya tenaga kesehatan yang mendampingi dan belum terstandarnya metode pendampingan caregiver. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan caregiver pasien HIV/AIDS melalui film edukasi. Sasaran kegiatan adalah pelaku rawat pasien HIV AIDS di Jakarta sebanyak 10 orang. Metode kegiatan yang digunakan berupa pemberian edukasi bagi caregiver mengenai urgensi pengobatan dan motivasi kepatuhan berobat serta testimoni dari role model. Sebanyak 10 orang caregiver terlibat dalam pelatihan. Sebagian besarnya laki-laki (90%), berusia 35-35 tahun (90%), dan berpendidikan menengah (60%). Dari pelatihan didapatkan rata-rata pengetahuan meningkat dari cukup menjadi baik. Evaluasi terhadap video berdurasi 6 menit yang dibuat adalah diperlukannya animasi yang lebih banyak dan perlu menampilkan pasangan ODHA di sesi testimoni role model. Diharapkan pengabdian masyarakat ini dapat menjadi solusi bagi tenaga kesehatan dalam menyampaikan pendidikan kesehatan untuk pelaku rawat HIV AIDS Kata kunci: media, edukasi, caregiver, ODHA. Abstract Education for HIV caregivers is not always provided in full considering the lack of health workers who assist and have not yet standardized caregiver assistance methods. The purpose of the activity is to improve caregiver knowledge of HIV / AIDS patients through educational films. The target of the activity was 10 people caring for HIV AIDS patients in Jakarta. The method of activity used was in the form of providing education for caregivers regarding the urgency of treatment and motivation for treatment compliance and testimony of role models. A total of 10 caregivers were involved in the training. Most are male (90%), aged 35-35 years (90%), and middleclass education (60%). From the training, the average knowledge increased from fair to good. The evaluation of the 6-minute video that was made was the need for more animations and needed to present HIV partners in a testimonial role model session. It is hoped that this community service can be a solution for health workers in delivering health education for HIV/AIDS caregivers Keywords: media, education, caregiver, HIV.
Natural Treatment dengan memanfaatkan Biji Pepaya sebagai Penghitam Rambut pada Usia Muda Desy Afianty Lubis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 81 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i81.3402

Abstract

Kecantikan rambut pada wanita adalah salah satu faktor pendukung yang menunjang kecantikan secara keseluruhan. Kecantikan akan  menjadi kurang sempurna apabila penampilan rambut tidak sehat dan tidak terawat dengan baik. Rambut indah seperti mayang terurai merupakan kiasan yang menggambarkan rambut yang indah, berkilau dan sekaligus merupakan gambaran rambut sehat. Karena hanya rambut sehat yang mampu menampilkan kecantikan secara alami. Untuk memiliki rambut yang sehat dibutuhkan perawatan yang sesuai dengan kondisi rambut. Perawatan dapat dilakukan secara tradisional atau natural treatment dengan menggunakan bahan-bahan alami yang berkhasiat. Salah satu bahan tradisional yang dapat digunakan adalah biji buah pepaya. Biji pepaya mengandung glucoside cacirin dan karpain yang dapat menghitamkan rambut beruban.
PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS DALAM UPAYA PELAYANAN PRIMA BAGI TENAGA KEPENDIDIKAN PASCASARJANA UNNES Agung Kuswantoro
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i2.6877

Abstract

Abstrak Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) untuk mengelola arsip dalam upaya pelayanan prima bagi tenaga kependidikan Pascasarjana UNNES. (2) memberikan kontribusi pengelolaan arsip dinamis bagi Pascasarjana UNNES yang baik dan benar. Tahapan pengabdian ini meliputi penyampaian materi, praktek arsip dinamis, dan mengevaluasi kegiatan. Realisasi pemecahan masalah dilakukan dengan cara pemberian teori dan praktik dengan dihadiri semua tenaga kependidikan PPs UNNES. Pengabdian ini merupakan dalam rangka pelayanan prima bagi tenaga kependidikan. Hasil dari pengabdian ini adalah peserta memahami teori yang disampaikan oleh tim pengabdi dan peserta mampu mempraktikkan pengelolaan arsip dinamis di unit kerjanya. Pengelolaan arsip dinamis dimulai dari penciptaan arsip. Simpulan dalam pengabdian ini adalah peserta memahami penataan arsip dinamis yang ada di PPs UNNES dan memberikan dampak dalam memberikan pelayanan prima bagi tenaga kependidikan PPs UNNES. Saran dalam pengabdian ini adalah peserta pelatihan harus terampil dalam penataan arsip mulai dari pemberkasan, pencatatan, penyimpanan, dan pengembalian arsip dengan mempraktekkan secara langsung di unit kerjanya. Selain itu, perlu didukung sarana dan prasarana dalam mendukung penataan arsip, serta pembiayaan program kearsipan yang minim.  Kata Kunci: Arsip Dinamis, Pelayanan Prima, dan PPs UNNES Abstract The aims of this society dedication are (1) to manage the archives in a bid to provide high quality service for educators (2) Contributes to the management of the record management for the good and true of Postgraduate in UNNES. The steps of this dedication are material distribution, record practices, and evaluation of program.  This dedication is held in order to give an excellent service for the educators. The results are the participants understand about theory which is delivered by worshiper team and participants are able to practice in managing record in the workplace. The management of record archives start from creating of archives. This excogitation consists of production, acceptance, recording, and retention of archive. Moreover, suggestion of this dedication are the participants of training shoud be skilled to arrange record including filing, recording, saving, and returning of archive with directly practice  in the workplace. In addition, it needs to supported by good facilities in order to bloster the management of archive, and archival program financing is minimal. Keywords: record, excellent service, postrgaduate of UNNES
“PERAK” (PERANTI PEMURNI AIR KERUH) UNTUK MENGATASI KEKURANGAN AIR BERSIH DI DESA SENGGIGI Candra Dwipayana Hamdin; Handa Muliasari; Retno Zahara; Mujiburrohman Mujiburrohman; Devy Shandra Purwati; Romi Juniawan; Baiq Ressa Puspita Rizma
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v25i4.15094

Abstract

Desa Senggigi merupakan salah satu daerah yang kekurangan pasokan air bersih, khususnya di Dusun Senggigi RT 04.Kondisi ini sangat memprihatinkan, sebab ketika musim kemarau tiba sangat sulit untuk memperoleh air bersih.Adapun air PDAM maupun air sungai sangatlah keruh sehingga tidak layak untuk digunakan.Oleh karena itu,dibutuhkan sebuah solusi terkait pengelolaan air keruh menjadi air bersih, yaitu PERAK (Peranti Pemurni Air Keruh).Tujuan dibuatkan program ini adalah terciptanya suatu alat pemurni air keruh (PERAK),terbentuk masyarakat yang terampil dalam mengelola air keruh menjadi air bersih, dan terbentuknya KelompokSwadaya Masyarakat di Dusun Senggigi. Metode yang digunakan dalam program ini adalah sosialisasi dan pelatihan pembuatan PERAK. Adapun hasil yang didapatkan pada pelaksanaan program ini adalah PERAK telah dapat menghasilkan air bersih yang dapat digunakan untuk keperluan kehidupan sehari-hari.Selain itu warga Dusun Seggigi juga telah mampu membuat PERAK dan telah dibentuknya Kelompok Swadaya Masyarakat yang bertugas memonitoring pelaksanaan program sehingga tercipta kemandirian dalam pelaksanaan program tersebut.Dengan demikian PERAK telah berhasil menjadi solusi bagi permasalahan kekurangan air bersih bagi Dusun Senggigi.Kata kunci: Air Bersih; Air Keruh; Pemurni Air; PERAK; Senggigi.AbstractSenggigi Village is one of the areas that lack of clean water supply, especially in Dusun Senggigi RT 04. This condition is very concerning, because when the dry season comes, it is very difficult to obtain clean water. The PDAM water or river water is very muddy so it is not feasible to use. Therefore, it takes a solution related to the management of turbid water into clean water, which is PERAK (Refrigerant Water Purifier). The purpose of this PERAK program is to create a turbid water purification tool (PERAK), to form a skilled community in managing turbid water into clean water, and forming Self-Help Groups in Senggigi Village. The methods used in this program are socialization and training on making PERAK. As for the results obtained in the implementation of this program is PERAK has been able to produce clean water that can be used for the purposes of everyday life. In addition, residents of Dusun Senggigi has also been able to make PERAK and has formed a Self-Help Group which is tasked to monitor the implementation of the program so as to create independence in the implementation of the program. Thus PERAK has successfully become the solution for the problem of water shortage for Dusun Senggigi.Keywords: Clean Wate; Cloudy Water; Water Purifier; PERAK; Senggigi.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue