cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. PIRNGADI KOTA MEDAN TAHUN 2020 Hanjaya Hanjaya; Arifah Devi Fitriani; Darwin Syamsul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1338

Abstract

Pelayanan  kesehatan masyarakat yang bermutu adalah ketersediaann obat yang cukup dalam hal jenis maupun jumlah pada saat diperlukan. Oleh karena itu manajemen logistik di rumah sakit merupakan salah satu aspek penting di rumah sakit. Ketersediaan obat saat ini menjadi tuntutan pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan obat di instalasi farmasi Rumah Sakit Umum dr. Pirngadi Medan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah pengelola obat sebanyak 35 orang dan dokter sebanyak 63 orang dan sampel menggunakan rumus Isaac dan Michael sehingga diperoleh sampel pengelola obat sebanyak 32 responden dan  dokter  sebanyak  51  responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang dihimpun melalui kuesioner dan analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Faktor pengelola obat berpengaruh terhadap ketersediaan obat dengan nilai thitung = 2,673 > ttabel = 2,042; 2) Faktor dokter berpengaruh terhadap ketersediaan obat sesuai formularium dengan nilai thitung = 2,616 > ttabel = 2,009. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketersediaan obat dapat dipengaruhi oleh faktor pengelola obat dan faktor dokter. Saran yang diberikan adalah pihak rumah sakit khususnya dalam pengelolaan ketersediaan obat lebih selektif dalam membuat perencanaan persediaan obat agar tidak terjadi kekosongan obat atau kelebihan obat yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan yang kurang optimal. Kata Kunci :  Ketersediaan Obat, Faktor Pengelola Obat, Dokter
ANALISIS NATRIUM BENZOAT PADA SAOS YANG DIPRODUKSI DI KOTA JAMBI DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Nurul Rahmania; Armini Hadriyati; Muklis Sanuddin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.971

Abstract

AbstrakSaos merupakan salah satu produk olahan makanan yang digunakan sebagai bahan penyedap makanan. Saos terbagi menjadi dua macam yaitu saos sambal dan saos tomat. Natrium benzoat merupakan pengawet dalam makanan yang jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan karsinogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat kandungan pengawet dan berapa jumlah kadar pengawet natrium benzoat dalam saos yang diproduksi di Kota Jambi. Pengujian sampel yang dilakukan yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif dengan Spektrofotometeri UV-Vis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar pengawet pada kode A (saos sambal) dan kode B (saos tomat) yang dijual pada pasar angso duo, keluarga, simpang pulai dan talang banjar melebihi batas yang telah ditentukan oleh BPOM RI No 36 Tahun 2013 yaitu 1g/kg berat bahan.Kata kunci: Saos Sambal, Saos Tomat, Natrium Benzoat, Spektrofotometri UV-Vis
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK USIA PRASEKOLAH DI TAMAN KANAK-KANAK SEMAI BENIH BANGSA TGK. DAUD BEUREUEH PERUMNAS LHOK KEUTAPANG KECAMATAN PIDIE KABUPATEN PIDIE Syarifah Asyura; Endang S Taurina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i2.999

Abstract

ABSTRAKDi Provinsi Nanggroe Aceh darussalam pada tahun 2008 terdapat balita status gizi baik 10.115 (73,5 %), gizi kurang sebanyak 2.993 (21,7%), gizi buruk sebanyak 467 (3,4 %) dan gizi lebih sebanyak 191 (1,4%). Di Kabupaten Pidie terdapat sebanyak 4.673 balita,terdapat balita status gizi baik 71,8 %, gizi kurang sebanyak 23,8 %, gizi buruk sebanyak 3,6 % dan gizi lebih sebanyak 1 %.Di Taman Kanak – Kanak Semai Benih Bangsa Tgk. Daud Beureueh Perumnas Lhok Keutapang terdapat balita gizi kurang sebanyak 7 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan tumbuh kembangn anak meliputi perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa. Metode penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik dengan desain Cross Sectional Study yang di lakukan di Taman Kanak - Kanak Semai Benih Bangsa Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie dari tanggal 03 November – 13 November2018 dengan jumlah sampel 60 orang. Analisis yang di gunakan adalah dengan analisis Univariat  dan  Bivariat.  Uji  statistik  dengan  menggunakan  Chi-Square dengan program komputer SPSS versi 11.000 dengan tingkat kemaknaan 95% dan derajat kebebasan. Dari hasil penelitian diperoleh status gizi anak dengan gizi baik 88,33%, dan gizi kurang 11,67% dengan perkembangan kognitif yang baik 85%, sedang15%,   dan   perkembangan   bahasa   yang  baik   78,33%   dan   sedang   21,67%. Kesimpulan didapat ada hubungan  antara status gizi dengan tumbuh kembang anak yang meliputi perkembangan kognitif dan bahasa. Diharapkan kepada instansi tenaga kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat atau keluarga tentang pentingnya  gizi terhadap tumbuh kembang anak terutama anak usia pra sekolah.  Kata kunci: status gizi, tumbuh kembang anak pra sekolah 
HUBUNGAN PERAN AKTIF IBU DALAM KEGIATAN POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJAPUSKESMAS KUTA BARO ACEH BESAR Zulfahmi Zulfahmi; Nurul Fahmi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i1.1031

Abstract

ABSTRAKPosyandu  merupakan  salah  satu  pelayanan  kesehatan  di  desa  untuk memudahkan masyarakat mengetahui atau memeriksakan kesehatan terutama ibu hamil dan anak balita. Peran aktif ibu pada setiap kegiatan posyandu tentu akan berpengaruh pada keadaan status gizi anak balitanya. Tujuan Penelitian : mengetahui Hubungan peran aktif ibu dalam kegiatan posyandu dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar. Metode Penelitian : Bersifat Analitik dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel  menggunakan tehnik  proporsional random sampling dengan populasi 167  orang dan didapatkan 93 responden. Penelitian dilakukan tanggal 7 s/d 12-7-2014. Pengumpulan melalui penyebaran kuesioner, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan menggunakan Chi-Square testmemakai  program  SPSS  versi  13  for  windows  dengan  tingkat  kepercayaan  95%  dan  batas kemaknaan (α=0,05) Ho ditolak jika p value > 0,05 dan Ha diterima jika p value < 0,05. Hasil Penelitian:   terdapat pengetahuan yang baik sebanyak 48 responden (72,7%) memiliki status gizi baik dengan p-value = 0,001. Dan informasi baik sebanyak 34 responden (87,2%) memiliki status gizi baik dengan p-value = 0,000. Serta mayoritas ibu berperan aktif dengan status gizi baik sebanyak 41 responden (74,5%) dengan p-value = 0,003. Kesimpulan : Hasil analisa statistik menyatakan bahwa Ada hubungan pengetahuan, informasi dan peran aktif ibu dengan status gizi balita dalam kegiatan posyandu di desa dalam wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar. Diharapkan kepada ibu agar dapat mengetahui dan paham tentang status gizi balita Diharapkan juga kepada tenaga kesehatan agar dapat memberikan konseling dan informasi kepada ibu balita agar memerhatikan status gizi balitanya dengan datang ke posyandu setiap bulannya.   Kata Kunci          : status gizi balita, pengetahuan, informasi dan peran aktif ibu
FORMULASI GEL PENGHARUM RUANGAN MENGGUNAKAN KARAGENAN DAN XANTHAN GUM DENGAN MINYAK KOPI SEBAGAI PEWANGI DAN MINYAK NILAM SEBAGAI FIKSATIF Rulia Meilina; Fhasnia .
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1164

Abstract

AbstrakGel pengharum ruangan salah satu bentuk pengharum ruangan yang digunakan meredam bau taksedap di dalam ruangan. Kelebihan gel pengharum ruangan adalah pengharum yang dihasilkan memiliki kekuatan wangi yang stabil dan ketahanan wangi yang lama sesuai kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi minyak nilam pada formulasi sediaaan. Metode penelitian ini adalah ekpremental laboratorium dengan prosedur memvariasikan formula minyak nilam (F1:1%; F2:0,5%; F3:0,24%; F4:0,25; F5:0%) sebagai pengikat dengan penambahan karagenan dan xhantan gum sebagai kompenen pembentuk gel dan minyak kopi sebagai bahan pewangi, selanjutnya dilakukan pengujian penguapan zat cair  dan pengujian ketahanan wangi selama 4 minggu pada 3 suhu ruangan yaitu ruang diberi kipas angin, ruang diberi AC dan ruangan biasa (suhu kamar). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Formulasi sediaan gel pengharum ruangan yang baik didapat pada formula F3 dengan konsentrasi minyak nilam 0,24%.Kata kunci: Gel pengharum, minyak nilam, minyak kopi, karagenna, xhantan gum
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK CEFTRIAXONE DAN AMPICILIN PADA PASIEN PNEUMONIA ANAK RAWAT INAP DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI TAHUN 2018 Rasmaladewi, Rasmaladewi; Sanuddin, Mukhlis; Shaleha, Maratus
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.969

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia karakteristik penduduk dengan diagnosa ISPA tertinggi terjadi pada kelompok usia 1-4 tahun (25,8%). Pneumonia merupakan salah satu penyebab dari 16% kematian pada balita, diperkirakan sebanyak 920.136 balita di tahun 2015. Menurut WHO pada tahun 2013 menyebutkan dari 6,3 juta anak berusia dibawah 5 tahun yang meninggal karena disebabkan oleh infeksi adalah sebesar 51,8%. Antibiotik merupakan golongan obat yang paling banyak digunakan terkait dengan banyaknya penyakit infeksi bakteri seperti pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biaya penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif, sampel diambil pada tahun 2018. Analisis data dilakukan dengan metode CEA. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai ACER Ceftriaxone lebih tinggi yaitu sebesar 8.135,78 dibandingkan dengan nilai ACER ampicillin sebesar 6.644,49. Semakin rendah nilai ACER dan semakin tinggi efektivitas terapi maka semakin efektif biaya terapi antibiotik tersebut, sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi menggunakan antibiotik Ampicilin adalah obat yang paling cost-effective untuk terapi pengobatan pasien pneumonia di RSUD Raden Mattaher Jambi.Kata Kunci: CEA, Antibiotik, Pneumonia, ACER
HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL MENYIMPANG DI KELAS XI SMA TELADAN PEMATANGSIANTAR Kandace Sianipar; Renny Sinaga
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.985

Abstract

AbstrakRendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan seksual menjadi sangat luar biasa terhadap sikap dan perilaku seksual remaja yang semakin bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual menyimpang. Penelitian ini menggunakan kuesioner, dianalisis dengan menggunakan uji chi square (α = 0,05). Hasil penelitian didapati tidak ada hubungan jenis kelamin dengan perilaku seksual menyimpang dengan nilai (p-value= 0,779); tidak ada hubungan antara sumber informasi dengan perilaku seksual menyimpang (p-value=0,555); adanya hubungan antara pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual menyimpang; dan dan (p-value=0,005).Key words : Pengetahuan Remaja, Kesehatan Reproduksi
HUBUNGAN FREKUENSI PEMBERIAN MP-ASI DENGAN STATUS GIZI ANAK (6-24 BULAN) DI MUKIM ATEUK KECAMATAN KUTA BARO ACEH BESAR Syarifah Asyura; Merida Putri Wulan Sari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.1022

Abstract

AbstrakStatus gizi penting bagi pertumbuhan masa balita. Status gizi dapat dipengaruhi oleh frekuensi pemberian MP-ASI. Kekurangan MP-ASI dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan seperti stunting atau anak pendek serta kekurangan zat besi yaitu anemia. Di Provinsi Aceh pemberian MP-ASI pada anak  di atas 6  bulan  baru  mencapai  68,9%.  Data  dari  Puskesmas Kuta  Baro cakupan pemberian MP-ASI baru mencapai 75% di mana 5,9% dari total balita menunjukkan pola pertumbuhan terganggu yaitu di bawah garis merah. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Hubungan Frekuensi Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Dengan Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan di Mukim Ateuk Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar. Metodelogi Penelitian: Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Cross sectional, dilaksanakan pada tanggal 22  Juli s/d 16 Agustus 2016, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia 6-24 bulan di Mukim Ateuk Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 42 orang. Sampel diambil secara total sampling, data yang digunakan data primer dan sekunder  dengan  menggunakan  kuesioner.  Uji  analisa  menggunakan  uji  chi square. Hasil Penelitian: Diperoleh hasil bahwa 42 responden berdasarkan uji stastistik, ada hubungan frekuensi pemberian MP-ASI dengan status gizi anak dengan nilai P=0,021 (P<,0,05) Kesimpulan :   ada hubungan frekuensi pemberian MP-ASI dengan status gizi anak di Mukim Ateuk Kecamatan  Kuta Baro Aceh Besar. Saran: Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan lagi penyuluhan-penyuluhan tentang frekuensi pemberian MP-ASI yang baik pada ibu agar ibu mendapat pengetahuan yang lebih baik lagi tentang pemberian MP-ASI demi demi kelangsungan status gizi anak yang baik pula. Kata Kunci       :  Frekuensi Pemberian MP-ASI, Status Gizi anak 6-24 Bulan
EFEK PROTEKTIF MICHELIA CHAMPACA L PADA VASKULAR TIKUS USIA MENOPAUSE Fazdria .; Syafie Ishak
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1090

Abstract

ABSTRAKPenurunan  produksi hormon  estrogen  pada masa  menopause dapat meningkatkan keluhan pada masa menopause yaitu berkaitan dengan peningkatan risiko terhadap beberapa  penyakit  seperti osteoporosis, aterosklerosis dan penyakit jantung koroner. Jantung koroner salahsatunya dipicu karena keadaan stress oksidatif dalam tubuh. Salah satu tanaman yang mengandung antioksidan adalah Michelia champaca L yang disebut juga bunga cempaka kuning. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahu pengaruh Ekstrak Bunga Michelia champaca dalam meningkatkan ketebalan tunika intima. Rancangan penelitian adalah true experimental design dengan pendekatan the randomized posttest only control group design. Tikus dikelompokkan kedalam 3 kelompok yaitu kelompok kontrol dan pemberian ekstrak bunga cempaka kuning dosis 100 mg/Kg.BB/hari dan 200 mg/Kg.BB/hari. Ketebalan tunika intima dilihat pada pembuluh darah aorta dengan menggunakan aplikasi software OliVya dan ImageJ. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa ketebalan tunika intima antara kelompok kontrol dengan KP1 berbeda secara signifikan dengan p-value 0,041, kontrol dengan KP2 p-value 0,004 sedangkan KP1 dengan KP2 tidak berbeda signifikan dengan p-value 0,298 (p-value>0,05). Ekstrak bunga cempaka kuning mampu meningkatkan ketebalan tunika intima pada tikus usia menopause dengan p-value 0,012 pada dosis dosis 100 mg dan 200 mg. Kata Kunci : Michelia champaca L, Menopause, Aterosklerosis, Jantung Koroner
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DAN PEKERJAAN IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS KUTA BARO ACEH BESAR Mira Abdullah; Heni diansyah putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.1013

Abstract

ABSTRAKNegara Indonesia butuh generasi yang baik maka perlu anak yang sehat, maka dalam hal ini perlu diketahui gizi kurang dan gizi buruk pada balita yang berakibat terganggunya pertumbuhan jasmani dan kesehatan. tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan berat badan lahir dan pekerjaan ibu dengan status gizi balita di Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar Tahun 2017. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik dengan pendekatan crossectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas kuta baro dari tanggal 2 Mei s.d 9 Mei 2017 dengan jumlah sampel 63 orang. Hasil penelitian didapatkan hubungan berat badan lahir dengan status gizi (p= 0.084), hubungan pekerjaan ibu dengan status gizi (p= 0.891). kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara berat badan lahir dan pekerjaan ibu dengan status gizi balita.  Kata Kunci      : Berat badan lahir, status gizi, pekerjaan, ekonomi

Page 27 of 123 | Total Record : 1226