cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah
ISSN : 24772771     EISSN : 24778214     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal of History Education Department in Faculty of Teacher Training and Education named Candrasangkala. In Indonesia Candrasangkala is the year of Saka as one of the influence of Hinduism. As a journal name, Candrasangkala is unique and closely related to history in terms of temporal aspects. Thus, Candrasangkala is a scientific journal of education and history as a place for critical thinking.
Arjuna Subject : -
Articles 138 Documents
EKSISTENSI ORGANISASI PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE TERHADAP MASYARAKAT LEMPUING Marinda, Aulia Bella; Wargadalem, Farida R
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v9i2.22087

Abstract

PSHT salah satu organisasi pencak silat yang didirikan oleh Ki Hajar Hardjo Oetomo pada tahun 1922 di Madiun. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu; (1). bagaimana eksistensi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kecamatan Lempuing tahun 2013-2022; (2) bagaimana pengaruh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terhadap masyarakat di Kecamatan Lempuing tahun 2013-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis dengan langkah-langkah penelitian sejarah seperti heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi melalui pendekatan ilmu sosiologi dan ilmu antropologi. Tujuan dari penulisan penelitian ini yaitu untuk mengetahui eksistensi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kecamatan Lempuing tahun 2013-2022 dan pengaruh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terhadap masyarakat di Kecamatan Lempuing tahun 2013-2022. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya eksistensi dan pengaruh yang diberikan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kepada masyarakat di Kecamatan Lempuing dalam bidang sosial dan pendidikan yang menjadikan organisasi ini masih tetap bertahan sampai saat ini.
Pengembangan Modul Sejarah Lokal Riau Terintegrasi Materi Pembelajaran Sejarah Tingkat SMA Al Fiqri, Yanuar; Hasibuan, Rizki Ananda
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v9i2.22756

Abstract

This research was motivated by the lack of utilization of local history in historical materials at school. It aims to produce a product in the form of a Riau local history module integrated with high school history material. In this study used the type of R & D research or development by applying the 4D model (Define, Design, Development and Dissemination). The results of the research are in the form of teaching modules that contain 6 local history materials in Riau, consisting of: The life of the Akit tribe, Muara Takus Temple, Siak Palace and Kingdom, History of the establishment of Pekanbaru City by Mahrum Pekan, Construction of the Muaro Sijunjung-Pekanbaru railroad line during the Japanese period and the role of Mahmud Marzuki in reporting news of independence in Kampar. The module was then assessed by material, design and instrument validators to determine whether the developed module is suitable for use in schools. The results of the material validation received a value of 95% with a very feasible category, module design validation with a result of 92.8% very feasible criteria and question instrument validation with a value of 90% very feasible criteria.
PENGGUNAAN MEDIA FILM TOKOH-TOKOH PERGERAKAN NASIONAL UNTUK MENANAMKAN SIKAP NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS XI MADRASAH ALIYAH (MA) IBADURROCHMAN MALANG Novrianto, Muhammad Isro'; Sayono, Joko; Ridhoi, Ronal
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v10i1.24014

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis penggunaan media film tokoh-tokoh pergerakan nasional untuk menanamkan sikap nasionalisme melalui pembelajaran sejarah di kelas XI Madrasah Aliyah (MA) Ibadurrochman Malang. Di era Revolusi Industri 4.0 sekarang, guru sejarah dalam membangunan karakter mendapatkan tantangan dari arus informasi dan teknologi. Pada kasus peserta didik Madrasah Aliyah Ibadurrochman Malang memanfaatkan akses internet bukan digunakan untuk memaksimalkan kegiatan pembelajaran sejarah di kelas tetapi digunakan untuk mengakses drama Korea, media sosial, dan anime. Untuk membendung dampak negatif, maka guru sejarah perlu menanamkan sikap nasionalisme melalui media film tokoh-tokoh pergerakan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan penggunaan media film tokoh-tokoh pergerakan nasional untuk menanamkan sikap nasionalisme melalui pembelajaran sejarah di kelas XI Madrasah Aliyah (MA) Ibadurrochman Malang berupa peserta didik belajar dengan sungguh-sungguh, cinta tanah air, mengeluarkan pendapat, mengapresiasi tokoh pergerakan nasional, dan memaknai esensi nilai-nilai dari tokoh pergerakan nasional merupakan bentuk yang positif untuk mengisi kemerdekaan.
Sumber Sejarah Visual: Antara Pemosisian Sumber dan Penerapan Kajian Sejarah Pradita, Dennys; Itawan, Devi
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v9i2.22549

Abstract

Visual or Photographic historical sources contain potential information for historians. Moreover, it often neglected to be addressed as primary historical sources. By applying the qualitative method, this research aimed to analyze visual sources utilization in historical research. The shortfall of visual sources utilization in historical research was influenced by the prioritization of record sources and the lack of ability to analyze visual sources. Apart from being a basis for conducting historical research, visual sources can also be transformed into various print media and exhibited. The transformation of visual historical sources and exhibitions can be developed into historiography based on applied history
BABU: AGEN PERUBAHAN GAYA HIDUP DI JAWA PADA MASA AKHIR KOLONIAL BELANDA Pratiwi, Ardela Iga
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v10i1.24642

Abstract

Pasca dibukanya Terusan Suez dan kemudahan transportasi, jumlah perempuan Eropa yang datang ke Hindia Belanda mengalami peningkatan. Di tanah koloni, mereka membutuhkan jasa pembantu  untuk membantu menjaga dan merawat anak-anaknya. Tidak hanya perempuan Eropa yang bekerja di luar rumah, perempuan-perempuan Eropa yang tidak bekerja pun membutuhkan jasa babu. Hal itu karena mereka tidak mampu untuk mengurus sendiri anak-anaknya. Di samping tugasnya sebagai pengasuh anak, pekerjaannya tersebut memberikan kesempatan bagi perempuan-perempuan pribumi tersebut untuk akrab dengan modernitas. Masalah kebersihan dan kesehatan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan oleh babu. Kebiasaan menjaga kebersihan dan kesehatan untuk majikannya dan juga dirinya sendiri, membawa perubahan gaya hidup pada diri mereka yang dibawanya ke masyarakat.   
PENGEMBANGAN TIXTEN APP SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL KEARIFAN LOKAL BATIK BANTEN BAGI GEN-Z Suwardi, Olivia Anantasia; Nuhiyah, Nuhiyah
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v10i1.24429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk inovasi digital TIXTEN App untuk mengungkap khazanah Batik Banten dalam upaya pelestarian kearifan lokal di kalangan generasi Z. Batik Banten sebagai kearifan lokal yang kaya akan filosofi luhur dan nilai historis perlu ditingkatkan ekstensinya. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran generasi muda terhadap pelestarian Batik Banten membutuhkan sebuah solusi inovatif yang sesuai dengan perkembangan zaman. Aplikasi gadget menjadi sebuah inovasi kekinian sebagai media pengenalan dan pelestarian budaya batik. TIXTEN App merupakan sebuah inovasi yang potensial dalam mengubah strategi dalam melestarikan dan mengembangkan batik Banten melalui platform digital.  Aplikasi ini juga mendorong gerakan digital pelestarian Batik Banten yang interaktif. Harapannya, melalui aplikasi ini dapat menarik minat dan partisipasi generasi muda untuk melestarikan kearifan lokal Batik Banten dengan cara kreatif dan kekinian.
TINJAUAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA: DIMODERASI OLEH LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) Destiana, Destiana; Jasrial, Jasrial; Yandes, Jufri; Fadillah, Syarif; Nurhayati, Syafiqoh; Santosa, Agus
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v9i2.22829

Abstract

Dalam menghadapi tingginya angka pengangguran di Indonesia, diperlukan strategi untuk menurunkan angka tersebut. Pendidikan kewirausahaan yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi wirausaha. Sistem Manajemen Pembelajaran merupakan suatu kebutuhan untuk mendukung pendidikan jarak jauh saat ini. Pendidikan jarak jauh terkadang dianggap kurang efektif. Pendidikan tidak sekedar menyampaikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik, namun memberikan motivasi dan pendekatan psikologis untuk mengimplementasikan ilmunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha dan Learning Management System (LMS) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan di Universitas Terbuka terhadap mahasiswa yang telah mempelajari Pendidikan Kewirausahaan. Kuesioner disebarkan dalam bentuk Google form kepada kelompok siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kemudian data yang telah diperoleh diolah menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha, Learning Management System berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha dan Learning Management System tidak dapat memperkuat hubungan antara pendidikan kewirausahaan dengan minat berwirausaha. Jadi dapat disimpulkan bahwa LMS kurang tepat diterapkan dalam pendidikan kewirausahaan.
KEBIJAKAN KEKUASAAN DAENDELS DI JAWA 1808-1811 Raharjo, Yoel Kurniawan
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v10i1.22563

Abstract

 Abstrak: Artikel ini membahas mengenai kebijakan-kebijakan pemerintahan kekuasaan Herman Willem Daendels di Jawa antara tahun 1808-1811. Penelitian ini menggunakan metode historis yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukan Daendels datang ke Jawa dengan mengusung panji-panji revolusi Perancis. Ia diutus oleh Louis Napoleon, adik Napoleon Bonaparte yang pada masa bersamaan menduduki Belanda. Tugas utama Daendels ialah mempertahankan Jawa dari serangan Inggris. Meskipun kekuasaannya di Jawa relatif singkat hanya tiga tahun (1808-1811) namun kebijakan-kebijakannya sangat fenomenal dan mengesankan. Banyak kritik datang kepadanya karena dinilai sangat kejam dan militeristik namun ia tetap membangun berbagai kebijakan dengan revolusioner. Salah satu karya fenomenalnya ialah membangun jalan raya pos atau juga dikenal jalan Daendels. Karya lainnya seperti membangun benteng dan pertahanan militer, mereformasi birokrasi dan memberantas korupsi, serta mereformasi hukum dan peradilan.  Kata Kunci: Kebijakan, Kekuasaan, Daendels, Jawa Abstract: This article discusses the policies of Herman Willem Daendels' government in Java between 1808-1811. This research uses historical methods including heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The results of the research show that Daendels came to Java carrying the banner of the French Revolution. He was sent by Louis Napoleon, Napoleon Bonaparte's younger brother who at the same time occupied the Netherlands. Daendels' main task was to defend Java from British attacks. Although his rule in Java was relatively short for only three years (1808 - 1811) his policies were phenomenal and impressive. Many criticisms came to him because he was considered very cruel and militaristic, but he still built various policies with revolutionaries. One of his phenomenal works is building a posted highway or also known as Daendels Street. Other works include building forts and military defenses, reforming the bureaucracy, and eradicating corruption, also reforming law and justice. Keywords: Policy, Power, Daendels, Java
PENGARUH PERISTIWA GERAKAN 30 SEPTEMBER 1965 TERHADAP KONDISI SOSIAL POLITIK DI CIREBON Rofi'i, Ahmad Faiz
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v10i2.24941

Abstract

This article examines the influence of the 1965 G30S events on socio-political conditions in Cirebon. This research uses historical methods which includes heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The results showed that the socio-political conditions in Cirebon before the G30S event were quite stable. However, after the G30S incident, the situation in Cirebon was uncontrollable, there were mass actions, and demands for the dissolution of the PKI by various youth organizations and mass organizations, one of which was Nahdlatul Ulama. NU was the most vocal in its demands because it could not be separated from the history of the old order period, which was quite tense, especially when the PKI launched unilateral actions. After the G30S, the situation in Cirebon was not as critical as in East and Central Java, where large-scale casualties occurred. However, small-scale movements occurred in several places, such as in Kapetakan, Plumbon, Astanajapura, Lemah Abang, Karang Wareng, and Waled. Preventive efforts were immediately made both at the provincial and local levels by West Java Governor H. Mashudi and Commander Ibrahim Adjie by issuing a policy prohibiting PKI activities and making rules to dismiss employees, government officials suspected of being PKI. As a result, the Mayor of Cirebon RSA. Prabowo and Cirebon District Regent E. Harun Zainal Abidin as PKI cadres were dismissed and imprisoned in 1966.
KETANGGUHAN PEDAGANG PASAR BABADAN-SEMARANG DI TENGAH KEPUNGAN EKONOMI GLOBAL PADA 2013-2023 Wijayati, Putri Agus; Pratiwi, Ardela Iga; Utami, Carolina Santi Muji
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v10i2.29122

Abstract

The spread of modern concept market development in Indonesia at the end of the 20th century was the cause of the weakening of the empowerment of traditional market traders. Twenty years later, to be precise in the first two decades of the 21st century, advances in digital technology accelerated to penetrate all elements of life in world society. The world becomes folded in the hands of a space and time that is not limited, including borderless in the world of markets. Shopping behavior via digital platforms, whether Shopee, Tik Tok Shop, Lazada, Zalora, is a sign of an era where shopping can be realized anywhere and anytime. This reality is different from traditional markets which interact and transact factually. As a traditional market, Babadan Market in Semarang Regency has been in operation for almost a century. Babadan Market is a pillar of community economic development, because of its ability to accommodate small-scale entrepreneurs, not just in the trader category, but also in the basket category. This article aims to reveal and then identify the socio-cultural values contained in the world of Babadan's "morning" market. Socio-cultural values in any shape or form are unable to stop the market boom.