cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 51 Documents
UNJUK KERJA IPPBX ASTERISK PADA CUBIEBOARD Nugraha, Azis Wisnu Widhi; Setiawan, Iwan; Panoyo, Ivan Aris
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP 2015: PROSIDING SENATEK TAHUN 2015, 28 November 2015
Publisher : PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan untuk menggabungkan layanan telepon suara pada jaringan internet melalui teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP). Pada sistem sistem VoIP diperlukan sebuah server IP PBX yang bertindak selaku sentral telepon. Penggabungan layanan ini membuka peluang aplikasi pada skala kecil. Dengan semakin banyaknya sistem on chip (SoC) yang dikembangkan, maka pembangunan server IP PBX yang murah menjadi sangat mungkin. Pada makalah ini akan dibahas bagaimana unjutk kerja Cubieboard (sebuah komputer mini dengan SoC) sebagai sebuah IP PBX dengan menggunakan OS Cubian dan perangkat lunak asterisk. Pengujian dilakukan dengan mengukur parameter delay, jitter, packet loss, CPU usage, memory usage serta parameter subyektif MOS. Dari hasil percobaan berturut-turut hasil yang diperoleh untuk setiap parameter tersebut adalah 0,9022 ms, 0,128 ms, 0,02%, 4,6%, 1,725%, dan 5.Kata kunci: cubieboard, asterisk, VoIP QOS.
PERANCANGAN SISTEM PERGESERAN TANAH MENGGUNAKAN SENSOR DRAW WIRE BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN INFORMASI SMS GATEWAY Suraya, Suraya; Novianta, Muhammad Andang
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP 2015: PROSIDING SENATEK TAHUN 2015, 28 November 2015
Publisher : PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia termasuk daerah rawan bencana tanah longsor dikarenakan banyaknya kawasan perbukitan di wilayah seluruh Indonesia. Pergeseran tanah merupakan salah satu faktor terjadinya tanah longsor. Terjadinya tanah longsor banyak menelan korban baik secara material maupun jiwa, sehingga dibutuhkan suatu sistem peringatan dini (early warning system) untuk dapat menekan dan meminimalisir jatuhnya korban bencana, diharapkan sistem ini dapat memberikan langkah-langkah untuk menghadapi bencana tanah longsor sebelum terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pergeseran tanah menggunakan sensor draw wire berbasis mikrokontroler dengan informasi sms gateway. Penelitian diujicobakan secara simulasi di laboratorium dengan mengkalibrasi alat penelitian, jika terjadi fluktuasi nilai pergeseran tanah maka alat akan mendeteksinya dan hasilnya dikirimkan melalui SMS gateway. Kesimpulan yang didapat nilai resolusi sensor pada sudut pengujian yang sama akan ditentukan oleh keliling cakram sensor. Pemakaian memori pada alat penelitian dapat dijadikan sebagai data logger yang mencatat data otomatis pada durasi tertentu, data pengukuran yang diperoleh sebelumnya dapat digunakan untuk menggambarkan pola perubahan pergeseran tanah, sehingga dapat diprediksi dan direncanakan pada waktu mendatang dalam rangka optimalisasi penggunaan lahan tempat tinggal masyarakat dan juga mengantisipasi adanya korban dari ancaman bencana tanah longsor, waktu respon rata-rata SMS sekitar 4 detik tergantung kualitas sinyal dan trafic data dari suatu provider oleh pengguna.         Kata kunci: draw-wire, pergeseran tanah, sms gateway
PENGENDALIAN PERALATAN LISTRIK DENGAN SMARTPHONE BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN KOMUNIKASI WIRELESS Syahid, syahid; Santoso, Ari; Badruzzaman, Yusnan
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP 2015: PROSIDING SENATEK TAHUN 2015, 28 November 2015
Publisher : PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian menggunakan smartphone dewasa ini sudah sangat populer dan sangat banyak diaplikasikan. Aplikasi smartphone berbasis android untuk pengendalian peralatan listrik merupakan salah satu aplikasi dari android yang sekarang ini berkembang pesat untuk berbagai aplikasi teknologi. Pengontrolan peralatan listrik  menjadi hal yang sangat penting saat ini mengingat aktifitas mayoritas orang semakin banyak dan sibuk . Untuk itu diperlukan suatu alat atau cara yang mampu  memonitor dan mengontrol peralatan listik agar dapat mengontrol dan memonitor peralatan listrik secara efektif. Peralatan pengendalian ini secara umum dibagi  dua hal yaitu membuat software dan membuat hardware menggunakan PLC digunakan untuk pengendalian pemakaian peralatan listrik dalam suatu ruangan yang meliputi pemakaian lampu dan pendingin ruangan atau kipas angin. Pembuata alat pengontrol peralatan listrik dalam suatu ruangan dilakukan dengan pemasangan hardware yaitu PLC yang dihubungkan dengan peralatan listrik. PLC juga dilengkapi dengan komunikasi wireless sehingga mampu menerima perintah dari smartphone berbasis android. Penempatan sensor- sensor juga ditambahkan dalam perancangan pengendalian yang digunakan untuk pengendalian otomatis. Sensor yang digunakan dalam pengendalian suhu dan kecerahan ruangan. Peralatan pengendalian listrik ini bisa dioperasikan secara manual dan otomatis karena sudah dilengkapi dengan sensor. Kata kunci :  Android, PLC, Smartphone,Sensor
ANALISA PENGGUNAAN BANDWIDTH UNTUK OPTIMALISASI PEMANFAATAN INTRANET DAN INTERNET DI JARINGAN UNIVERSITAS Kurniawan, Edy; -, Khoirurrosyidin
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP 2015: PROSIDING SENATEK TAHUN 2015, 28 November 2015
Publisher : PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan komputer dalam jaringan menggunakan dua metode, (1) Jaringan Lokal, (2) Jaringan Internet. Akses data pada kedua jaringan tersebut mempunyai kecepatan dan besaran yang berbeda. Bercampurnya jalur data internal dan data internet berdampak pada kecepatan dan kenyamanan akses. Bercampurnya jalur data tersebut saat ini memberikan dampak kepada pengguna tentang kecepatan jika mereka melakukan akses terhadap server internal. Optimalisasi penggunaan bandwidth yang ada didasarkan pada kelompok pengguna (mahasiswa, dosen, karyawan) bukan atas dasar jenis server yang dibuka (lokal/internet). Dari jalur yang ada tersebut dimanfaatkan untuk akses server internal maupun server di internet. Karena penggunaan data didasarkan pada kelompok pengguna bukan pada jenis server yang diakses maka jaringan akan sering terbebani apabila digunakan untuk akses internet. Jadi pada intinya bukan bandwidth internet yang kecil namun karena bercampurnya data-data akses tersebut. Untuk optimalisasi jaringan maka menggunakan metode pemisahan didasarkan pada laman yang akan dibuka. Jika laman tersebut adalah laman lokal/internal maka jalur data yang digunakan berbeda dengan laman internet. Hal ini untuk dimaksudkan untuk memisahkan jalur penggunaan data yang sebenarnya oleh pengguna/client. Dengan pemisahan jalur penggunaan data ini akan memberikan dampak pada kenyamanan dan kecepatan yang didapat oleh pengguna.Kata kunci: Analisa, Bandwidth, Optimalisasi
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN DATA CENTER UNTUK PEMETAAN PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI KABUPATEN PONOROGO Rohmatun, Nunung; Prasetyo, Angga; Purnama, Rizal Bachtiar
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP 2015: PROSIDING SENATEK TAHUN 2015, 28 November 2015
Publisher : PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerkembangan informasi penyebaran penyakit menular diperlukan oleh beberapapihak, seperti Dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit. Salah satu informasinyaadalah mengenai penyebaran penderita demam berdarah dengue (DBD) secaraspasial. Keterbatasan pergerakan informasi penyebaran dan pemetaan datapenderita demam berdarah yang tidak real time, menyebabkan penanganan sertaproses antisipasi penyebaran di suatu daerah tertentu menjadi sangat lamban.Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan salah satu teknologi pemetaansecara geografis yang memadukan sentuhan sistem informasi. SIG memilikikemampuan yang sangat baik dalam memvisualisasikan data spasial berikutatribut-atributnya, memodifikasi bentuk, warna, dan simbol. Proses penyimpanandalam basis data yang terdistribusi secara serentak akan mempermudah dalammengelola informasi penyebaran demam berdarah. Perancangan sistemmempermudah pematauan surveilan pada instansi kesehatan secara real time sertapendistribusian data yang optimal agar pengambilan keputusan dalampenanggulangan demam berdarah.Kata kunci : Sistem informasi geografis, demam berdarah, basis data
KLASIFIKASI TINGKAT KEMATANGAN BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L) CALIFORNIA (CALLINA-IPB 9) DALAM RUANG WARNA HSV DAN ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBORS Sugiyanto, Sigit; Wibowo, Feri
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP 2015: PROSIDING SENATEK TAHUN 2015, 28 November 2015
Publisher : PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPermasalahan pascapanen pada buah pepaya yang diproduksi secara skala besaratau industri, salah satunya adalah dalam hal penyortiran buah pepaya, selama inibuah pepaya diidentifikasi tingkat kematangannya berdasarkan analisa warna kulitbuah secara visual mata manusia yang memiliki keterbatasan. Proses identifikasiseperti ini memiliki beberapa kelemahan diantaranya yaitu membutuhkan tenagalebih banyak untuk memilah, tingkat persepsi kematangan buah yang berbeda, tingkatkekonsitenan manusia dalam hal menilai kematangan buah tidak menjamin, karenamanusia dapat mengalami kelelahan, dan manusia juga dalam menilai kematanganbuah terkadang bersifat subjektif. Metode yang diusulkan untuk membantu identifikasitingkat kematangan buah pepaya california (callina) dalam proses sortasi adalahdengan membangun sebuah aplikasi berbasis teknologi pengolahan citra digital danmenggunakan algoritma K-Nearest Neighbors (KNN). Pengujian dengan jumlah Ktetangga 3 dan jumlah data citra uji sebanyak 12 data, didapatkan tingkat keakuratanalgoritma KNN sebesar 75%, dengan data output yang tidak sesuai dengan targetsejumlah 3 data dan yang sesuai target sejumlah 9 data. Pengujian dengan jumlah Ktetangga 5 dan jumlah data citra uji sebanyak 12 data, didapatkan tingkat keakuratanalgoritma KNN sebesar 83,34%, dengan data output yang tidak sesuai dengan targetsejumlah 2 data dan yang sesuai target sejumlah 10 data.Kata kunci: pepaya, pengolahan citra digital, KNN.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENILAIAN KINERJA DOSEN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO MENGGUNAKAN METODE TOPSIS Wijayanto, Rakhmat; Mustafidah, Hindayati; Suyadi, Aman
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP 2015: PROSIDING SENATEK TAHUN 2015, 28 November 2015
Publisher : PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenilaian kinerja dosen di Universitas Muhammadiyah Purwokerto dilakukan olehLembaga Penjaminan Mutu. Penilaian kinerja dilakukan berdasarkan kriteria yangada, yaitu penilaian Tri Dharma Perguruan Tinggi, penilaian umum dan penilaiankeislaman. Namun selama ini dalam penilaian kinerja masih dilakukanmenggunakan Microsoft Excel dan belum ada software khusus yang membantuproses penilaian, dalam perhitungan nilai juga hanya didapat dari perkalian nilaisetiap kriteria dengan bobot, dengan penggunaan metode diharapkan penghitunganakan lebih detail. Berdasarkan kondisi yang ada dibutuhkan suatu sistem yang dapatmembantu proses penilaian kinerja dan sistem yang memenuhi kondisi tersebutadalah sistem pendukung keputusan karena sistem dapat membantu mengambilkeputusan berdasarkan kriteria yang ada. Sistem pendukung keputusanmenggunakan metode TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity toIdeal Solution), alasan memilih metode ini karena dalam perhitungan komputasiefisien dan memiliki kemampuan untuk mengukur kinerja relatif dari alternatifalternatifkeputusan dalam bentuk matematis sederhana, selain itu metode ini jugadidasarkan pada konsep dimana alternatif terpilih yang terbaik tidak hanya memilikijarak terpendek dari solusi ideal positif, namun juga jarak terpanjang dari solusiideal negatif. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pendukung keputusan dapatdigunakan untuk menilai kinerja setiap dosen di Universitas MuhammadiyahPurwokerto dengan lebih tepat berdasarkan kriteria yang ada.Kata Kunci : Penilaian kinerja dosen, Sistem Pendukung Keputusan, TOPSIS, C #,Sql Server
POLY(ETHYLENE) OXIDE SYNTHETIC POLYMER HYDROGELS FOR MEDICAL APPLICATIONS Haryanto, Haryanto
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP 2015: PROSIDING SENATEK TAHUN 2015, 28 November 2015
Publisher : PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Recently, syntheticpolymer hydrogels have emerged as a promising biomaterial for biomedical applications because of their biocompatibility, water absorption capability, degradability and better mechanical properties than natural polymer hydrogels. Therefore,the current study was undertaken with the main objective of developing modified poly(ethylene oxide) (PEO)  hydrogel films  with poly(ethylene glycol) diacrylate (PEGDA), poly(ethylene glycol) dicarboxcylate (PEGDC), poly(ethylene glycol) dimethacrylate (PEGDMA) and hyperbranchpolyglycidol (HPG) with enhancedproperties using electron beam (E-Beam) for three major applications namely wound dressing, anti-adhesion barrier and tissue engineering scaffold.  Cross-linked PEGDA/PEO hydrogel was developed for wound dressing application. Thecross-linked PEGDC/PEO and PEGDMA/PEO hydrogels were developed for an anti-adhesion barrier application.And a microporous hydrogel scaffold was developed from HPGand PEO using e-beam induced cross-linking for tissue engineering applications.This study shows the potential ofmodified PEO hydrogel films in biomedical applications especially as wound dressing, anti-adhesion barrier and tissue engineering scaffold. Keywords: crosslinkedhydrogel,e-beam, poly(ethylene) oxide, electron beam,biomedical applications.
MATERI PPT KEY NOTE SPEAKER Prof. SEONG CHEOL KIM Kim, Seong-Cheol
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP 2015: PROSIDING SENATEK TAHUN 2015, 28 November 2015
Publisher : PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

POLY(ETHYLENE) OXIDE SYNTHETIC POLYMER HYDROGELS FOR MEDICAL APPLICATIONS
ISOLASI KITOSAN DARI KULIT UDANG Mulyaningsih, MF Sri; Firyanto, Rudi; Shobib, Ahmad; Susilowati, Nofrin
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP 2015: PROSIDING SENATEK TAHUN 2015, 28 November 2015
Publisher : PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kitosan merupakan produk yang didapatkan dari turunan kitin dengan memindahkan sejumlah gugus asetil menjadi molekul yang larut dalam asam, melalui proses deasetilasi. Bahan baku pembuatan kitosan berasal dari cangkang hewan yang mengandung kitin.Limbah cangkang udang setiap harinya dihasilkan dalam jumlah yang banyak tetapi kurang termanfaatkan dengan baik. Sebenarnya limbah ini dapat bernilai ekonomis tinggi karena penyusun utama cangkang udang adalah kitin, suatu polisakarida alami yang memiliki banyak kegunaan, seperti sebagai bahan pengkelat, pengemulsi dan adsorben.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara pengolahan limbah kulit udang menjadi kitosan, sehingga dapat diketahui suhu optimal pada proses deproteinasi dan demineralisasi agar menghasilkan kitosan secara maksiman yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Variabel Tetap dalam penelitian ini adalah kecepatan pengadukkan 450 rpm, waktu deproteinasi 30 menit, waktu demineralisasi  30 menit, waktu deasetilasi 60 menit. Sedangkan variabel berubah: Suhu deproteinasi 60ºC, 70ºC, dan 80ºC, suhu demineralisasi 60ºC, 70ºC, dan 80ºC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu optimal proses deproteinasi adalah 70ºC dan proses demineralisasi adalah 60ºC dapat menghasilkan rendemen sebesar 32,8%. Pengaruh suhu pada proses deproteinasi dan demineralisai terhadap berat kitosan yang dihasilkan pada penelitian ini tidak menunjukan perbedaan yang terlalu jauh dan signifikan. Kitosan yang dihasilkan berupa serbuk yang berwarna putih kecoklatan dan tidak berbau, mempunyai kadar air 5% dan kadar abu 4,3%Kata kunci: limbah kulit udang, deproteinasi, kitosan