cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR KIMIA
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 502 Documents
EKSTRAKSI, PEMURNIAN DAN KARAKTERISASI ASAM HUMAT DARI TANAH GAMBUT SAMARINDA Soerja Koesnarpadi; Sri Juari Santosa; Dwi Siswanta; Bambang Rusdiarso
PROSIDING SEMINAR KIMIA 2021: SEMINAR NASIONAL KIMIA 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan ekstraksi, pemurnian dan karakterisasi asam humat (AH) dari tanah gambut di daerah Sambutan, Samarinda Kalimantan Timur. Ekstraksi AH dari tanah gambut dilakukan menggunakan larutan basa NaOH 0,1 M sedangkan pemurnian digunakan larutan HCl 0,1 M/HF 0,3 M hingga diperoleh kadar abu dibawah 1%. Karakterisasi padatan AH hasil pemurnian dianalisis gugus fungsional menggunakan FT-IR, analisis kadar keasaman total, kandungan gugus –COOH dan –OH, analisis kandungan humifikasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, struktur kristal menggunakan XRD, morfologi permukaaan dan komposisi unsur menggunakan SEM-EDX serta luas permukaan dan volume pori menggunakan analisis GSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar abu AH setelah pemurnian sebesar 0,8%, Spektra FT-IR AH setelah pemurnian terlihat serapan pada bilangan gelombang khas untuk AH hampir sama dengan AH ekstrak kasar namun ada perbedaan peningkatan intensitas gugus O-H pada 3425 cm-1, serapan –C=C- aromatik dan vibrasi –C=O asimetri dari COO pada 1629 cm-1 serta hilangnya pengotor silikat Si-O dan vibrasi ulur C-O dari senyawa polisakarida pada 1033 cm-1 . Kandungan keasaman total, gugus karboksilat dan gugus hidroksil pada AH murni berturut-turut 685, 334 dan 351 cmol kg-1. Analisis UV –Vis diperoleh rasio E465/E665 sebesar 4,6. Difraktogram AH murni berbentuk amorf dengan tidak adanya nilai intensitas tertentu pada 2θ di rentang 0°–70°. Morfologi permukaan AH berbentuk koloid halus dan rigid yang merata pada permukaannya dengan komposisi unsur yang dominan adalah C dan O. Luas permukaan dan volume pori AH murni sebesar 4,650 m2 g-1 dan 0,004 mL g-1. Hal ini menunjukkan bahwa AH dari tanah gambut Samarinda berhasil diekstrak dan dimurnikan serta sesuai dengan sifat karakteristiknya. Kata kunci: Ekstraksi, Pemurnian, Karakterisasi, asam humat (AH), tanah gambut.
UJI FITOKIMIA DAN TOKSISITAS EKSTRAK METANOL BATANG MANGROVE Rhizophora mucronata Nirmala Trisna; Usman Usman
PROSIDING SEMINAR KIMIA 2021: SEMINAR NASIONAL KIMIA 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman mangrove Rhizophora mucronata merupakan salah satu jenis tumbuhan yang banyak tersebar di Indonesia. Tanaman mangrove Rhizophora mucronata banyak digunakan dalam pengobatan tradisional untuk penyakit kulit, rematik, cacar, bisul serta memiliki berbagai manfaat sebagai antiviral, antinematoda, dan antimalaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder melalui uji fitokimia dan uji toksisitas terhadap larva udang ekstrak metanol batang Rhizophora mucronata. Penelitian ini terdiri dari 3 tahapan yaitu ekstraksi, uji fitokimia dan uji toksisitas. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol yang menghasilkan warna coklat. Analisis uji fitokimia dilakukan dengan cara uji warna. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak metanol batang mangrove Rhizophora mucronata mengandung senyawa saponin dan senyawa alkaloid. Kemudian untuk uji toksisitas menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Hasil uji toksisitas ekstrak metanol batang Rhizophora Mucronata memiliki nilai LC50 sebesar 7,053 ± 9,200. Berdasarkan nilai LC50 tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol batang Rhizophora mucronata bersifat sangat toksik. Kata kunci : Uji Fitokimia, Uji Toksisitas, Mangrove Rhizophora mucronata
PENGARUH MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS ANDROID TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MEMOTIVASI SISWA Gusti Rahman; Nurfajriani Nurfajriani; Iis Siti Jahroh
PROSIDING SEMINAR KIMIA 2021: SEMINAR NASIONAL KIMIA 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media saat proses pembelajaran berlangsung memiliki dampak begitu besar terhadap keberhasilan proses belajar mengajar. Salah satu media yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran kimia adalah multimedia interaktif berbasis android. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar yang memenuhi nilai KKM yang ditetapkan di sekolah, memotivasi siswa serta melihat hubungan antara motivasi dan hasil belajar dan juga melihat respon siswa terhadap penggunaan multimedia interaktif berbasis android pada materi larutan penyangga. Desain penelitian yang digunakan berupa penelitian Pre-Ekperimental Designs dengan bentuk One-Shot Case Study Design dengan sampel berjumlah 25 orang yang duduk di kelas XI Semester II. Penelitian ini menggunakan instrumen tes hasil belajar dang angket untuk mengukur motivasi dan respon siswa. Data dianalisis menggunakan uji t one sampel dan uji Pearson Correlation. Kegiatan penelitian ini berhasil mengemukakan bahwa penerapan multimedia interaktif berbasis android pada pembelajaran larutan penyangga diperoleh hasil belajar siswa lebih tinggi dari pada nilai KKM yang ditetapkan sekolah, dapat memotivasi siswa, dimana motivasi memiliki hubungan yang positif dengan hasil belajar dan respon siswa terhadap penerapan multimedia interaktif berbasis android sangat baik. Kata Kunci: Multimedia Interaktif, Berbasis Android, Hasil Belajar dan Motivasi
EKSTRASI DAN PENENTUAN KADAR GALAKTOMANAN DARI BUAH NIPAH (Nypa fructicans Wurmb) Andi Fatmawati Padri Hasanah; Subur P. Pasaribu; Erwin Erwin
PROSIDING SEMINAR KIMIA 2021: SEMINAR NASIONAL KIMIA 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah nipah (Nypa fructicans Wurmb) merupakan salah satu tumbuhan yang banyak ditemukan di pesisir pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi dan menentukan kadar galaktomanan yang terdapat dalam buah nipah. Ekstraksi dilakukan dengan cara merendam bubuk buah nipah (20 g) ke dalam akuades dan diendapkasn menggunakan agen pengendap etanol 96%. Endapan yang diperoleh berwarna putih, dikeringkan kemudian ditimbang. Dari hasil penelitian diperoleh galaktomanan sebanyak 0,12 g. berdasrkan hasil perhitungan rendamen diperoleh sebesar 0,6%. Kata kunci: Nipah, galaktomanan, Ekstraksi, endapan, dan etanol.
SINTESIS DAN STABILITAS NANOPARTIKEL PERAK (AgNPs) MENGGUNAKAN TRINATRIUM SITRAT Selvi Yanti; Moh Syaiful Arif; Bohari Yusuf
PROSIDING SEMINAR KIMIA 2021: SEMINAR NASIONAL KIMIA 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sintesis nanopartikel perak (AgNPs) dibuat dengan metode reduksi kimia. Reaksi antara perak nitrat (AgNO3) dengan trinatrium sitrat akan membentuk nanopartikel perak (AgNPs) yang ditandai dengan perubahan warna yang signifikan dari bening menjadi kuning. Nanopartikel perak (AgNps) yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dalam tahap optimasi agar diperoleh AgNPs yang sudah dalam kedaan optimum dan menghasilkan warna kuning yang stabil. Hasil karakterisasi Spektrofotometer UV-Vis menunjukkan nanopartikel yang paling optimum terdapat pada konsentrasi 1 mM menggunakan suhu pemanasan 850C dengan penambahan trinatrium sitrat sebanyak 7 mL dalam waktu 13 menit. Penggunaan trinatrium sitrat dalam sintesis nanopartikel perak (AgNPs) berperan sebagai reduktor dan stabilisator. Uji stabilitas nanopartikel perak (AgNPs) dilakukan selama 15 hari dan menghasilkan warna yang stabil pada hari ke-7 yang ditunjukkan dengan warna larutan kuning. Kata Kunci: Nanopartikel Perak (AgNPs), Optimasi, Spektrofotometer UV-Vis
UJI TOKSISITAS DAN UJI FITOKIMIA EKSTRAK METANOL DAUN MANGROVE Rhizophora mucronata Lilis Lesdiana; Usman Usman
PROSIDING SEMINAR KIMIA 2021: SEMINAR NASIONAL KIMIA 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan tropis Indonesia menyimpan banyak jenis tumbuhan mangrove. Rhipozora muconata adalah jenis tumbuhan mangrove yang banyak dijumpai di pesisir pantai Muara Badak Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas senyawa kimia aktif yang berpotensi sebagai obat tradisional. Hasil positif dari uji fitokimia Rhipozora muconata bagian daun adalah mengandung senyawa golongan alkaloid, flavanoid, steroid, fenolik, dan saponin secara kualitatif yaitu dilakukan uji warna. Penelitian ini terdiri dari 3 tahapan yaitu ekstraksi, uji fitokimia dan uji toksisitas. Pelarut yang digunakan sebagai ekstraksi dengan metode maserasi adalah pelarut metanol. Uji toksisitas dilakukan menggunakan larva Artemia Salina dengan metode BSLT. Hasil uji toksisitas sampel ekstrak metanol daun mangrove Rhizophora Mucronata memiliki nilai IC50 sebesar 115,5 ± 40,412 ppm. Berdasarkan nilai IC50 tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun mangrove Rhizophora mucronata memiliki tingkat toksisitas dengan kategori kuat sehingga bersifat toksik. Kata Kunci: Rhizophora mucronata, Uji Fitokimia, Toksisitas, BSLT, IC50
STUDI KIMIA TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL ASAL KALIMANTAN TIMUR “BAWANG HUTAN”, Scorodocarpus borneensis Becc” : SUATU TINJAUAN PUSTAKA Partomuan Simanjuntak
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2017
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuhan bawang hutan (Scorodocarpus borneensis Becc., Olacaceae) sangat melimpah di Kalimantan, khususnya di Kalimantan Timur dan banyak digunakan sebagai bumbu masak, obat diare dan bahan bangunan. Studi kimia terhadap buah Bawang hutan telah dilakukan. Hasil isolasi dan pemurnian dari ekstrak n-heksan diperoleh 2 senyawa yaitu dehidroksi scorodocarpin B (1) dan scorodocarpin B (2), sedangkan dari ekstrak etilasetat diperoleh 3 senyawa yaitu scorodocarpin X (3), asam kadalen--karboksilat (4) dan stigmasterol (5). Identifikasi/elusidasi struktur kimia terhadap kelima senyawa dilakukan dengan interpretasi data spektroskopi ultraviolet (UV), infra merah (IR), resonansi magnet inti (RMI 1D) seperti RMI proton, karbon dan DEPT; RMI 2D seperti H-H COSY, HMQC, dan HMBC; dan spektra massa. Kata Kunci: Bawang hutan; Scorodocarpus borneensis; Olacaceae; scorodocarpin B; Asam kadalen--karboksilat; anti kanker
SKRINING AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK TUMBUHAN SCHOUTENIA OVATA KORTH. (WALIKUKUN) Kartika Dyah Palupi; Praptiwi Praptiwi; Andria Agusta
PROSIDING SEMINAR KIMIA Prosiding SNKT Himpunan Mahasiswa Kimia FMIPA UNMUL 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Schoutenia ovata Korth. atau Walikukun merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di Indonesia. Kayu dari tumbuhan ini digunakan oleh masyarakat sebagai gagang perkakas dan juga sebagai bahan kerajinan tangan. Namun demikian, hingga saat ini, penelitian mengenai potensi farmakologis Walikukun belum dieksplorasi lebih jauh. Oleh karena itu, pada penelitian kali ini dilakukan skrining aktivitas antibakteri dan antioksidan dari daun dan batang Walikukun yang dikoleksi dari Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Simplisia kering dari daun dan batang Walikukun diekstraksi secara bertingkat dengan pelarut n-heksana, diklorometan, etil asetat dan metanol. Analisis profil kimia dari daun dan batang Walikukun dilakukan dengan metode kromatografi lapis tipis. Uji aktivitas antibakteri dilakukan terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli sedangkan uji aktivitas antioksidan dilakukan terhadap radikal bebas 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH). Penentuan kadar hambat minimum (KHM) antibakteri serta penentuan indeks aktivitas antioksidan (IAA) dilakukan dengan metode mikrodilusi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ekstrak daun dan batang dari Walikukun menunjukkan aktivitas antibakteri yang lemah hingga moderat dengan nilai KHM terendah sebesar 128 µg/ml. Ekstrak batang Walikukun menunjukkan aktivitas antioksidan yang potensial. Ekstrak metanol batang Walikukun menunjukkan aktivitas antioksidan terbaik dengan nilai IAA 8.275 ± 0.012 (aktivitas antioksidan sangat kuat). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa batang Walikukun merupakan sumber senyawa antioksidan yang potensial.Kata kunci: Schoutenia ovata Korth., Staphylococcus aureus, Escherichia coli, DPPH
Front Matter Prosiding SNKT Himakim FMIPA UNMUL 2021 Nanang Tri Widodo
PROSIDING SEMINAR KIMIA Prosiding SNKT Himpunan Mahasiswa Kimia FMIPA UNMUL 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Front Matter
SENYAWA DIARILHEPTANOID DARI TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL INDONESIA KULIT BATANG “LASANG”, MYRICA ESCULENTA (MYRICACEA) Partomuan Simanjuntak; Nico Satria Salim; Lilik Sulastri
PROSIDING SEMINAR KIMIA Prosiding SNKT Himpunan Mahasiswa Kimia FMIPA UNMUL 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lasang adalah tumbuhan obat tradisional Indonesia dari daerah Ruteng, P. Flores Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digunakan secara tradisional sebagai obat penurun tekanan darah tinggi, penyegar badan (tonikum) dan diuretik. Isolasi dan identifikasi senyawa kimia dari kulit batang “Lasang”, Myrica esculenta (Myricaceae) telah dilakukan. Ekstraksi, isolasi dan pemurnian ekstrak etilasetat dengan kromatografi kolom (SiO2; n-heksan : etilasetat = 10 : 1 ~ 1 : 1 menghasilkan senyawa kimia -sitosterol, mirikanol dan mirikanon, dan ekstrak n-BuOH dengan kromatografi kolom (SiO2; i). CHCl3-MeOH-air = 7 : 3 : 1; ii). Kr. Kolom (Sephadex, CHCl3-MeOH-air = 1 : 30 : 30); iii). KCKT (Bondapak; MeOH-air = 2 : 1) memberikan senyawa mirikanol 5-O--D-glukopiranosida. Elusidasi struktur kimia dilakukan dengan menginterpretasi data spektrsokopis ultra violet (UV), inframerah (IR), Resonansi magnet Inti 1 dimensi (1H & 13C NMR, DEPT) dan spektra massa (SM).Kata Kunci: diarilheptanoid, mirikanol, mirikanon, mirikanol 5-O--D-glukopiranosida, Myrica esculenta, myricaceae