cover
Contact Name
Muhammad Hafizd
Contact Email
muhammadhafizd@mercubuana.ac.id
Phone
+6285782804092
Journal Mail Official
jte@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Elektro
ISSN : 20869479     EISSN : 26218534     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/jte
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles 331 Documents
Rancang Bangun Altimeter Berbasis Arduino Pro Micro Dengan Metode Fuzzy Mamdani Pamungkas, Ilham
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i2.010

Abstract

Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap kegiatan pendakian gunung semakin meningkat. Mayoritas masyarakat tersebut merupakan pendaki pemula yang belum memahami teknik – teknik dasar mendaki gunung seperti kurangnya pengetahuan dalam bertahan hidup di kondisi alam yang tidak menentu dan tidak mempersiapkan peralatan pendakian yang mendukung keselamatan. Hal tersebut dapat berisiko terhadap kesehatan para pendaki, hingga dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, untuk meminimalisir risiko tersebut sebaiknya para pendaki pemula membawa alat yang dapat memperkirakan suhu, ketinggian, tekanan udara, dan kondisi keselamatan pendaki saat di gunung. Dengan mengintegrasikan Module GY-087 dan Arduino Pro Micro sebagai alat yang dapat menampilkan kompas, suhu, ketinggian dan tekanan udara. Dilengkapi dengan baterai lithium 18650 yang dapat di isi ulang sehingga memudahkan para pendaki untuk dibawa kemana saja. Serta menerapkan metode fuzzy mamdaniyang dapat membuat parameter kondisi keselamatan para pendaki berdasarkan kondisi lingkungan sekitar. Hasil dari pengujian alat terhadap altimeter terkalibrasi menghasilkan rata – rata error pada sensor suhu sebesar 1,66%, pada sensor tekanan udara sebesar 0,23% dan pada sensor ketinggian sebesar 2,9%. Dari metode fuzzy mamdani didapatkan parameter kondisi keselamatan di antaranya indikasi hipertermia, aman dan indikasi hipotermia. Bedasarkan hasil pengujian fuzzy pada matlab nilai rata – rata error sebesar 2,33%.
Akuaponik Cerdas: Notifikasi Real-Time dengan Sensor pH, Soil Moisture, Suhu, dan TDS Putri, Salsanabila Mariestiara; Rahmat Hidayat, Tri Rahmat; Alpiani, Alpiani; Fadilah, Ade
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i3.002

Abstract

Perkembangan pertanian saat ini menunjukkan kemajuan yang signifikan, salah satunya adalah penerapan sistem akuaponik yang mengintegrasikan budidaya tanaman dan ikan. Sistem ini sangat cocok untuk lahan dan sumber air yang terbatas, seperti di daerah perkotaan di mana ruang terbuka hijau semakin berkurang. Namun, sistem akuaponik konvensional memiliki beberapa kelemahan, terutama dalam hal perawatan yang masih dilakukan secara manual, seperti memberi makan ikan, menguji kadar pH, dan memantau suhu lingkungan. Proses ini tentu memerlukan banyak tenaga dan waktu, karena petani harus selalu berada di lokasi untuk melakukan perawatan.Teknologi Internet of Things (IoT) hadir sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut, dengan mempermudah beberapa proses perawatan, seperti Monitoring kelembaban media tanam, suhu, pH air, dan TDS dalam sistem akuaponik berbasis IoT. Produk yang kami kembangkan ini dinamakan Internet of Things in Aquaponic (IONIC). Sistem IONIC dilengkapi dengan empat sensor yang dipasang pada media tanam dan kolam ikan, yaitu sensor kelembaban dan suhu untuk media tanam, serta sensor pH dan TDS untuk kolam ikan. Selain itu, terdapat dua pompa: satu pompa irigasi untuk mengalirkan air dari kolam ikan menuju filter dan aerator yang berfungsi untuk menyuplai oksigen ke dalam kolam, serta satu pompa lainnya untuk menyalurkan air dari filter ke media tanam.Sistem monitoring IONIC berfungsi untuk memantau pembacaan dari sensor-sensor tersebut, yang hasilnya ditampilkan pada LCD dan Thingspeak. Untuk Controlling, sensor kelembaban dan suhu membaca kondisi media tanam dan mengirimkan data ke Arduino & Esp8266, yang kemudian menginstruksikan lampu pemanas dan pompa untuk beroperasi sesuai kebutuhan dan dapat dioperasikan melalui Thingspeak.
Analisis Pengaruh Kapasitor Bank Pada Jaringan IEEE 34 Dengan Metode Newton Raphson dan Fast Decoupled Fauziah, Isti; Ulumudin, Mochammad Nawawi; Hajar, Muhammad Hafizd Ibnu
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i3.007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan kapasitor Bank pada jaringan distribusi model IEEE 34 Node dengan menggunakan metode Newton Raphson dan Fast Decoupled. Ada nya peningkatan kebutuhan listrik yang signifikan sering kali menyebabkan penurunan tegangan dan rugi-rugi daya pada sistem distribusi radial. Salah satu solusi efektif untuk mengatasi masalah ini adalah penggunaan kapasitor Bank guna memperbaiki faktor daya dan mengurangi kerugian daya. Metode Newton Raphson dan Fast Decoupled digunakan untuk mengevaluasi aliran daya pada jaringan distribusi radial dengan beban yang sensitif terhadap tegangan.Penambahan kapasitor Bank terbukti mampu meningkatkan kualitas daya pada jaringan distribusi dengan mengurangi penurunan tegangan rugi-rugi daya dan peningkatan power faktor. Pada penelitian ini pengaruh penggunaan kapasitor Bank dalam jaringan IEEE 34 memiliki dampak terhadap peningkatan nilai power factor, dengan perbandingan nilai rata-rata pada metode Newton Raphson 68.607% menjadi 88.801%, dan nilai rata-rata metode Fast Decoupled 57.041% menjadi 95.485%.Metode Newton Raphson dan Fast Decoupled sama-sama efektif dalam mengoptimalkan kinerja jaringan distribusi. Namun, metode Fast Decoupled memiliki keunggulan dalam hal kecepatan komputasi, menjadikannya lebih sesuai untuk analisis sistem distribusi yang kompleks. Dengan pilihan metode Fast Decoupled terlihat lebih efisien dengan nilai rata-rata 95.485% untuk sistem yang besar dengan beban yang sebagian besar linier dan stabil. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami pengaruh kapasitor Bank terhadap kualitas daya pada jaringan distribusi serta memberikan panduan bagi pengelola jaringan listrik untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Optimalisasi Jaringan MPLS Pada Router Nokia Menggunakan Segment Routing Dengan Service VPLS dan VPRN Firdaus, Dhiya Akmal; Hakim, Galang Persada Nurani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i3.003

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan kecepatan internet yang menjadi tantangan seiring berkembangnya teknologi dan jumlah perangkat terkoneksi, terutama dengan pesatnya pertumbuhan IoT. Teknologi Segment Routing berbasis MPLS dirancang untuk meningkatkan efisiensi routing dengan kontrol jalur trafik yang lebih fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk optimalisasi sistem jaringan MPLS Segment Routing dengan layanan VPLS dan VPRN sehingga menghasilkan efisiensi dalam traffic forwarding sehingga menghasilkan nilai QOS yang baik. Metode penelitian meliputi perancangan topologi yang menggunakan 7 buah virtual router, 2 buah server ubuntu, 2 buah switch, dan 2 buah virtual windows yang disimulasikan pada simulator GNS3. Terdapat tiga skenario pengujian: (1) VPRN dengan link normal, (2) VPLS dengan link normal, dan (3) VPRN dan VPLS dengan link failure. Dari hasil pengujian dengan tiga skenario tersebut dilakukan analisa pola label paket data, performa QoS dengan parameter Throughput dan Delay berdasarkan standar TIPHON, dan waktu link recovery saat link failure. Hasilnya, throughput VPRN lebih tinggi (download 307 KBps, upload 311.2 KBps) dibandingkan VPLS (download 280.2 KBps, upload 303.8 KBps). VPRN juga memiliki delay lebih rendah (download 2.748 ms, upload 2.824 ms) dibandingkan VPLS (download 3.120 ms, upload 2.894 ms). Dalam link recovery, VPRN lebih cepat (1.248 ms) dibandingkan VPLS (1.253 ms). Dari semua hasil pengujian tersebut masuk dalam kategori 4, yaitu sangat baik dalam standar TIPHON. Kesimpulannya, service VPRN pada jaringan MPLS Segment Routing lebih unggul dalam parameter QoS throughput, delay, dan recovery link failure dibandingkan VPLS, sehingga lebih efektif untuk mendukung kebutuhan trafik data berkecepatan tinggi dan stabilitas koneksi di masa depan.
Optimalisasi Penggunaan Bahan Bakar Gas Pada Boiler Pipa Api Melalui Integrasi Kontrol PID Alfataa, Haanaadza Muqti
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i3.008

Abstract

Boiler industri adalah perangkat vital dalam proses produksi yang efisiensi dan keamanannya berdampak langsung pada produktivitas dan keselamatan pekerja, dengan risiko seperti luka bakar, sengatan listrik, dan ledakan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem kontrol otomatis yang aman dan andal untuk meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi penggunaan bahan bakar berlebih, serta menciptakan sistem yang adaptif terhadap berbagai kondisi operasional. Metodologi yang digunakan melibatkan pengembangan sistem kontrol berbasis PID dan relay elektromagnetik, dengan desain, pemasangan sensor dan aktuator, serta kalibrasi parameter operasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi boiler dari 84,33% menjadi 87,50%, membuktikan bahwa sistem kontrol ini dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan operasi boiler secara signifikan.
Rancang Bangun Kontrol Fan Cooling Tower Dimonitoring Oleh SCADA Wonderware Fradana, Fatahillah Fauzan; Basuki, Agung Yoke
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i3.004

Abstract

Penggunaan mesin Chiller dengan beban tidak konstan mengakibatkan mesin start dan stop secara berulang dengan waktu yang relatif cepat karena set point suhu yang tercapai. Pada dasarnya mesin terdiri dari tiga bagian utama yaitu bagian penghembus udara dingin, pemindah panas air suplai ke air cooling tower dan cooling tower. Pola seperti ini dikhawatirkan dapat menyebabkan lifetime mesin berkurang. Salah satu rancangan untuk mengurangi resiko ini adalah menggunakan sistem kontrol pada fan cooling tower yang dapat berputar sesuai dengan suhu air. Beberapa komponen seperti komponen pengontrol, pengindera dan unit pemonitor dibutuhkan dalam sistem ini. Pengontrol dapat berupa PLC, pengindera dapat berupa sensor RTD PT100 dan SCADA Wonderware untuk memonitor kinerja sistem. Agar PLC dapat berkomunikasi dengan SCADA, alamat memori PLC di poolling ke OPC melalui protokol Modbus RTU RS-485. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, akurasi dari sensor RTD yang digunakan memiliki rata-rata 0,11% dengan penyimpangan terbesar 0,28%. Nilai keluaran sensor 4-20 mA dapat discaling menjadi nilai displai pada SCADA 0-100 ºC dengan gap rata-rata 0,04 ºC dan gap maksimal sebesar 0,12 ºC jika dibandingkan dengan alat ukur. Sistem kontrol fan cooling tower dapat termonitoring oleh SCADA Wonderware dengan menampilkan suhu, alarm, pengoperasian yang dilakukan dan dan kecepatan fan yang dapat berubah sesuai keadaan suhu air cooling tower dengan melakukan pengaturan pada parameter PID secara trial and error.
Optimalisasi Energi Angin Pada Pltb Sebagai Charging Station Berbasis Electrical Switch Widayat, Ifan Awang Riski; Filiana, Firilia; Huda, Thorikul; Aprillia, Happy; Nugraheni, Kartika
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i3.009

Abstract

Sumber energi terbarukan terus dikembangkan sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil. Salah satu contohnya adalah pembangkit listrik tenaga bayu, yang menggunakan tenaga angin sebagai sumber energi. Pemanfaatan tenaga angin sebagai sumber energi listrik belum banyak digunakan dalam skala kecil untuk mendukung aktivitas sehari-hari seperti charging station untuk smartphone. Keberadaan angin yang selalu ada dapat menjadi potensi untuk meningkatkan penggunaan sumber energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang akan menyuplai charging station. PLTB menggunakan turbin tipe helical savanius yang dapat berputar dalam kecepatan angin yang rendah. Sistem yang dibuat menggunakan tegangan DC sebesar 24v mulai dari generator hingga ke buck-boost converter, dan 12v mulai baterai hingga ke port output untuk meningkatkan efisiensi sistem dikarenakan output dari charging station adalah tegangan DC. Untuk mengantisipasi perubahan kecepatan angin yang tiba – tiba, PLTB akan memiliki baterai sehingga selain suplai dari generator langsung, beban juga dapat disuplai oleh baterai. Electrical switching akan ditempatkan sebelum beban untuk menentukan sumber yang akan menyuplai. Electrical switch akan memilih sumber yang tertinggi untuk disalurkan ke buck converter dan port charging. Setelah dilakukan pengujian diperoleh bahwa charging station mampu memberikan daya maksimal 40 watt selama 2 jam dengan kondisi angin yang berubah.
Perancangan Return to Home Robot Pada Sistem Indoor Menggunakan Radio Frequency Identification dan Line Follower Salma, Mutiara; Gunardi, Yudhi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i3.005

Abstract

Line follower robot adalah salah satu robot yang dapat diimplementasikan pada proses distribusi barang. Dengan menambahkan Tag dan reader RFID membantu line follower robot bekerja secara optimal menjadi salah satu robot yang dapat diimplementasikan menjadi robot indoor yang dapat diterapkan untuk warehouse robot. Return to home robot merupakan sebuah robot sistem indoor berbasis line follower yang di lengkapi dengan RFID. Line Follower Robot akan menggunakan 2 buah modul reader RFID. Selain menggunakan sensor infrared untuk mendeteksi line, peniliti juga memanfaatkan sinyal dari modul reader RFID yang berada di bagian bawah robot untuk mendeteksi Tag RFID yang berada di percabangan jalan yang bertujuan untuk membantu robot melewati jalur yang benar. Sedangkan, modul reader RFID pada bagian atas robot akan digunakan untuk menerima perintah dari Tag RFID yang digunakan oleh operator menuju pos yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian, sinyal dari Tag RFID yang berada pada percabangan jalan dapat membantu robot memilih jalur yang benar dan Tag RFID dapat digunakan untuk memberikan perintah robot menuju pos yang telah di tentukan pengguna. Pengaruh tegangan terhadap kecepatan motor DC menggunakan nilai Inputan minimum 140, dengan nilai maksimum yang digunakan 225. Tegangan output minimum yang digunakan untuk menggerakan robot sebesar 3,4V. Sensor infrared sebagai masukkan control untuk pengendali aktuator robot atau roda robot, memberikan Nilai biner = 0 saat sensor mendeteksi line berwarna putih dan Nilai biner = 1 saat sensor mendeteksi line berwarna hitam. Kata Kunci— Warehouse robot, Line follower, RFID, Sensor infrared
Prototipe Alat Ukur Ketinggian Coil Block Pada Kereta Kerja Kereta Cepat Indonesia China Dionova, Brainvendra Widi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i3.010

Abstract

Pembuatan desain prototipe alat ukur ketinggian Coil Block Track Circuit Reader pada Kereta Kerja KCIC dilakukan secara konvensional dengan mengukur secara manual dari  permukaan rel mengunakan mistar. Pencahayaan yang didapat tidak maksimal karena coil blok track circuit reader berada di underfloor sehingga menyulitkan dalam pengukuran. Hal ini memungkinkan kurangnya tingkat keselamatan, kepraktisan pencatatan dan akurasi hasil pengukuran. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat prototipe alat ukur ketinggian track circuit reader untuk meningkatkan akurasi dan keselamatan petugas. Metode yang dilakukan ini berdasarkan perancangan dan pembuatan alat. Hasil  pengukuran penyimpangan Prototipe Alat ukur ketinggian Coil Block Track Circuit Reader yang dilakukan oleh 4 orang adalah 0.0067 %, sedangkan hasil penyimpangan metode manual adalah 1.132 %. Berdasarkan data tersebut, terdapat penurunan hasil penyimpangan dengan kemampuan akurasi alat dua angka di belakang koma dilengkapi display dan hasil pencatatan otomatis terekam pada excel. Sehingga tercapainya keakuratan pengkuran Coil Track Circuit Reader sesuai dengan standar, memudahkan perekaman data pengukuran serta meningkatkan keselamatan pekerja.
Pengendalian Arm Robot Berbasis Invers Kinematics Menggunakan Metode ANN Fauzi, Hilmi Asyraf; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i3.001

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk mengkomparasi hasil kinerja pengendalian pergerakan lengan robot yang menggunakan ANN dengan ANN + Inverse kinematics. Diharapkan metode ini dapat meningkatkan akurasi dan stabilitas sistem kontrol pada robot, yang merupakan tantangan utama dalam bidang robotika. Dalam penelitian ini, dua pendekatan pengendalian diuji, yaitu metode Normal dan metode Inverse kinematics yang ditambahkan, untuk membandingkan respons sistem berdasarkan parameter kesalahan dan kinerja kontrol. Parameter yang dianalisis mencakup Overshoot, Rise Time, Max Amplitudo, serta empat kriteria error yaitu Integral of Absolute Error, Integral of Time-weighted Absolute Error, Integral of Squared Error, dan Integral of Time-weighted Squared Error. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa metode Inverse kinematics lebih unggul dalam mengurangi kesalahan absolut keseluruhan dan meningkatkan kestabilan jangka panjang, yang ditunjukkan oleh nilai IAE dan ITAE yang lebih rendah dibandingkan dengan metode Normal. Selain itu, Inverse kinematics berhasil mengurangi overshoot secara signifikan (0,510%) dibandingkan dengan metode Normal (93,889%), meskipun memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencapai posisi target. Namun, metode Normal menunjukkan respons yang lebih cepat dengan rise time yang lebih pendek serta nilai ISE dan ITSE yang lebih rendah, meskipun kestabilan jangka panjangnya tidak sebaik Inverse kinematics. Penelitian ini memberikan wawasan tentang keseimbangan antara kecepatan respons dan kestabilan dalam desain sistem pengendalian robot, serta berkontribusi pada pengembangan algoritma kontrol berbasis Inverse kinematics dan ANN untuk aplikasi robotika yang memerlukan akurasi tinggi dan kestabilan jangka panjang.