cover
Contact Name
Muhammad Hafizd
Contact Email
muhammadhafizd@mercubuana.ac.id
Phone
+6285782804092
Journal Mail Official
jte@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Elektro
ISSN : 20869479     EISSN : 26218534     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/jte
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles 331 Documents
Sistem Kontrol Robot Manipulator 5 Axis sebagai Pemindah Barang berbasis Internet of Things Akbar, Ishlahuddin; Kadarina, Trie Maya
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i2.010

Abstract

Robot manipulator merupakan sebuah robot lengan yang difungsikan sebagai alat bantu manusia untuk menyelesaikan pekerjaan. Rancang bangun sistem kontrol robot manipulator 5 axis dengan 1 Pencapit sebagai pemindah barang ini dilengkapi sistem kontrol berbasis IoT ke dalam robot manipulator untuk mengatasi permasalahan kerusakan-kerusakan robot pada PT. XYZ. Proyek Akhir ini memanfaatkan teknologi Internet of Things yang digunakan untuk mempermudah pengguna dalam mengakses keadaan perangkat keras secara berkala melalui Aplikasi MIT App pada smartphone dengan sambungan internet. Hasil dari pengujian robot dan sistem kontrolnya menunjukan sistem kontrol dapat berfungsi dalam menggerakan robot dan dapat diterapkan di PT. XYZ, dengan nilai ketepatan antara nilai kontrol aplikasi dan firebase mendapatkan rata-rata error untuk pergerakan sudut servo sebesar 0%, dan selisih antara sistem pembacaan firebase dan servo sebesar 0%. Adapun untuk pengiriman data sistem kontrol ke board ESP8266 memilki hasil untuk penggunaan tipe jaringan 3G dengan rentang kecepatan internet yang didapatkan 1,8 Mbps – 2,55 Mbps memiliki rata-rata delay paling tinggi dengan nilai 2,616 detik. Pada jaringan 4G dengan rentang  kecepatan internet 35 Mbps - 36.3 Mbps memiliki nilai delay  1,708 detik, dan untuk jaringan LAN yang menggunakan WiFi Indihome dengan rentang kecepatan internet 7,74 Mbps hingga 8,2 Mbps meiliki waktu delay 1,861 detik, Untuk nilai throughput sistem kontrol keseluruhan, sistem kontrol ini menurut kategori TIPHON masuk dalam kategori sedang dengan nilai indeks 2
Estimated Life Loss of a 3-Phase Induction Motor Based on Insulation Resistance Test at PT. Delta Jaya Mas Widagdo, Reza Sarwo; Slamet, Puji; Andriawan, Aris Heri
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i3.001

Abstract

At the company PT. Delta Jaya Mas induction motors are very necessary to run machines in the production process. An induction motor consists of a rotor and stator with insulation resistance. Insulation Resistance (IR) is a measure of the ability of the insulation in the winding to withstand current. Insulation resistance testing is needed to determine the condition of the insulation which is influenced by humidity, environmental temperature and operating time. This test procedure is regulated in the IEEE Std 43-2000 standard. The use of an appropriate insulation tester and routine testing is important to maintain the insulation resistance value and prevent accidents and damage to 3-phase induction motors. Testing is carried out when the motor is turned off to avoid component damage. Polarization index data is taken by testing the insulation resistance for 1 to 10 minutes. The test was carried out on the insulation resistance of a three-phase induction motor with a power of 75 kW which showed a value of 515 MΩ to 602 MΩ when it was in a damaged condition with one phase having a value of 0 MΩ indicating a short or short circuit condition. After repair the motor has an insulation resistance of 2000 MΩ. After operating for 3 months the decrease in resistance that occurred per month was 11.6 MΩ and the polarization index test was 3.5 MΩ. An insulation resistance of 2000 MΩ can be expected to last for 14 years if degradation occurs consistently.
Rancang Bangun Automatic Transfer Switch Satu Phasa pada PLTS Menggunakan Mikrokontroler Berbasis IoT Riyanto, Slamet; Rusdiyanto, Dian
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i3.006

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berpotensi menjadi solusi alternatif untuk kebutuhan listrik di masa depan. Namun, pemanfaatannya masih kurang optimal karena keluaran daya yang tidak stabil dan bergantung pada kondisi cuaca. Untuk mengatasi kendala tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem Automatic Transfer Switch (ATS) berbasis mikrokontroler Atmega8-16PU yang memungkinkan peralihan otomatis antara PLTS dan jaringan listrik PLN. Sistem ini dirancang dalam dua mode: inverter sebagai sumber utama dan PLN sebagai sumber utama. Teknologi Internet of Things (IoT) diterapkan dalam ATS untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh menggunakan NodeMCU ESP8266 serta aplikasi Blynk pada jaringan lokal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada mode inverter, beban beralih ke PLN saat tegangan baterai turun di bawah 11 V dan kembali ke inverter saat tegangan mencapai 13,5 V. Sementara itu, pada mode PLN, peralihan beban ke inverter terjadi saat PLN mengalami pemadaman, dengan waktu rata-rata 7,44 detik. Sistem ATS berbasis IoT ini dapat meningkatkan keandalan catu daya dengan memastikan perpindahan daya yang otomatis dan efisien. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada optimalisasi pemanfaatan PLTS sebagai sumber energi alternatif
Sistem Kendali Fuzzy Logic untuk Kestabilan pH dan EC Nutrisi Pada Hidroponik Ridwan, Azwar Mudzakkir; Milah, Ahmad Saepul; Kamelia, Lia; Renaldi Gunawan, Muhammad Rifki
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i3.002

Abstract

Bidang pertanian adalah salah satu bidang yang berkembang pesat saat ini salah satunya yaitu metode tanam hidroponik yang sangat cocok dilakukan di lahan yang minim.  Nilai pH dan nutrisi air harus dijaga pada metode tanam hidroponik karena sangat mempengaruhi pada pertumbuhan dan kualitas tanaman, sehingga dibutuhkan sebuah sistem untuk menjaga kestabilan nilai pH dan nutrisi tersebut. Dalam penelitian ini mengimplementasikan sistem kendali untuk menjaga kestabilan nilai pH dan EC Nutrisi pada hidroponik menggunakan fuzzy logic dan IoT. Terdapat 2 buah sensor yang digunakan diantaranya sensor pH dan sensor TDS yang diletakkan di tangki hidroponik, 3 buah solenoid valve sebagai aktuator, dan monitoring sistem menggunakan metode IoT dengan aplikasi Blynk. Fuzzy logic yang diterapkan pada sistem ini digunakan sebagai program untuk mengendalikan aktuator dalam mengalirkan pH up, pH down, dan AB Mix ke dalam tangki hidroponik. Dari hasil pengujian yang dilakukan menggunakan metode fuzzy logic menghasilkan nilai pH dan EC cukup stabil dikarenakan setiap 12 jam kadar pH dan EC (ppm) selalu mendekati set point. Nilai pH yang didapat bernilai 7 dengan akurasi 99% dan EC bernilai 1050 dengan akurasi sebesar 98,7%. Penggunaan metode IoT dapat dikatakan efektif dikarenakan proses monitoring dapat dilakukan secara real time melalui tampilan di smartphone.
Perancangan Prototype Monitoring PH Dan Level Air Pada Proses Anodizing Dengan Menggunakan Fuzzy Logic Dafit Maulana, Fatlih Udin; Pahlevi, Trya Agung
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i3.010

Abstract

Abstrak—Anodizing aluminium adalah suatu tindakan pencegahan korosi pada aluminium dengan menggunakan metode elektrokimia untuk mengubah aluminium  menjadi  oksida  aluminium  (Al2O3)  pada  permukaan  yang  akan dilapisi. Proses anodizing sering terjadi pengurangan volume air yang cukup cepat karena proses pemanasan tangki, selama Berkurangnya volume cairan pada tangki dapat menyebabkan perubahan tingkat pH. Turunnya tingkat pH ini dapat mempengaruhi hasil coloring kurang menempel dan sealing tidak sempurna. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang alat  yang dapat memonitoring  level air  dan  pH   dengan menggunakan  fuzzy logic berbasis  arduino.penelitian ini dimulai dengan membuat sebuah prototipe yang terdiri dari sensor pH dan sensor ultrasonik yang berfungsi sebagai input. Buzzer , pompa motor dc, dan web data base yang berfungsi sebagai output. Hasil penelitian ini didapat dari percobaan yang dilakukan  sebanyak 27 kali dengan jumlah 9 kondisi. Hasil percobaan menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan dengan stabil. Lebih lanjut, terdapat eror pada penghitungan fuzzy yang relatif rendah. Hasil fuzzy yang didapatkan dari penghitungan matlab dan arduino memiliki nilai eror yang cukup kecil yaitu rata – rata buzzer 0.53 % dan pompa motor 0.08 %. Begitu juga pada perbandingan penghitungan antara matlab dengan  manual tingkat nilai rata – rata eror cukup rendah yaitu rata – rata buzzer 2.17 % dan pompa motor 1.50 %.Kata kunci : monitoring level air dan pH, fuzzy logic, anodizing.
Analisis Citra Pada Potret Botol Minuman Bekas Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network Ramadhani, Nandiko; Iklima, Zendi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i3.003

Abstract

Hadirnya kehidupan manusia yang menggunakan berbagai jenis produk berpotensi menghasilkan beraneka ragam sampah. Dalam situs resmi Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), urutan kedua pada produksi sampah nasional tahun 2021 adalah sampah plastik. Sampah botol minuman bekas berbahan dasar plastik membutuhkan waktu yang lama agar dapat terurai. Di antara solusinya ialah dengan melakukan daur ulang sampah. Sebagian pengelola daur ulang masih menggunakan teknik penyortiran sampah secara manual, sehingga dibutuhkan sistem klasifikasi agar mempermudah penyortiran sampah botol minuman bekas. Pada penelitian ini, dilakukan perancangan sistem dengan algoritma Convolutional Neural Network (CNN), di mana terdapat beberapa model CNN tunggal dengan base model dari MobileNetV2 dan dimodifikasi pada bagian head model atau fully-connected layer, sehingga menghasilkan arsitektur MobileNetV2 dengan tiga macam head model, yaitu Head Model 1, Head Model 2, dan Head Model 3. Selain itu, diusulkan metode ensemble yang diterapkan pada seluruh model CNN tunggal dengan mengambil nilai bobot (weight) yang diperoleh setelah pelatihan, kemudian dilakukan proses bobot rata-rata (average weights) untuk meningkatkan performa pengklasifikasian gambar. Bentuk model baru ini dikenal dengan Ensemble Convolutional Neural Network (E-CNN). Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, model CNN mampu mengklasifikasikan citra pada potret botol minuman bekas secara akurat dan efektif. Hal ini ditunjukkan pada nilai classification report pengujian, yaitu penggunaan model CNN tunggal berupa arsitektur MobileNetV2 dengan Head Model 1, Head Model 2, dan Head Model 3 memiliki nilai accuracy berturut-turut sebesar 91%, 89%, dan 91%. Selain itu, setelah diterapkan metode ensemble dan menjadi model E-CNN, maka didapatkan nilai accuracy pengujian sebesar 98%, di mana terjadi peningkatan nilai accuracy sebesar 7% hingga 9%.
Perancangan Sistem Routing Pada Jaringan Sensor Nirkabel Menggunakan Algoritma SAW-DIJKSTRA Habibi, Hamzah; Hakim, Galang Persada Nurani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i3.007

Abstract

Penentuan jalur adalah hal yang penting dalam proses transportasi dan pertukaran informasi pada sebuah jaringan WSN (Wireless Sensor Network). Perpindahan data dari node asal menuju node tujuan harus dilakukan dengan mempertimbangkan nilai dari kriteria-kriteria yang ada pada setiap node selama perjalanan, agar data dapat dikirim dengan optimal dan efisien. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jalur terbaik berdasarkan beberapa kriteria. Metode SAW (Simple Additive Weighting) merupakan algoritma MCDM (Multi Criteria Decision Making) sedangkan Dijkstra merupakan algoritma shortestpath yang hanya dapat mempertimbangkan satu kriteria saja. Untuk mencapai tujuan utama, yaitu, menentukan jalur terbaik, diterapkan algoritma SAW-Dijkstra. Pada penelitian ini, algoritma gabungan SAW-Dijkstra ditinjau dan diperbandingkan dengan algoritma SAW tanpa Dijkstra dalam sebuah skema jaringan dengan nilai kriteria yang sama menggunakan simulasi pada sebuah aplikasi web yang telah dirancang sedemikian rupa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma SAW-Dijkstra mendapatkan kinerja yang lebih baik, dimana pada jaringan 4x3, SAW memperoleh nilai rata-rata delay dan loss sebesar 51.8 dan 20.5, sedangkan SAW-Dijkstra memperoleh nilai rata-rata sebesar 33.5 dan 13.4, sehingga SAW-Dijkstra lebih optimal 35.33% (delay) dan 34.63% (loss) dibandingkan dengan SAW, begitu pula pada jaringan 5x5, SAW memperoleh nilai rata-rata delay, loss, throughput dan jitter sebesar 76.2, 41.1, 4930.6, dan 104.1 sedangkan SAW-Dijkstra memperoleh nilai rata-rata sebesar 47.8, 22.2, 2836.3 dan 67, sehingga SAW-Dijkstra lebih optimal 37.27% (delay), 45.99% (loss), 42.48% (throughput), dan 35.64% (jitter) dibandingkan dengan SAW. Algoritma SAW-Dijkstra dapat diterapkan pada berbagai macam topologi jaringan dengan berbagai macam skala dan juga dapat diterapkan tidak hanya khusus pada jaringan WSN, melainkan pada jaringan-jaringan yang lainnya.
Perancangan Dan Realisasi Nurse Calling System Beatrix, Maria; Utama, Hadian Satria; Suraidi, Suraidi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i3.004

Abstract

Telepon adalah alat komunikasi bagi dua orang dengan jarak jauh untuk berbicara satu sama lain. Perkembangan teknologi terutama di bidang komunikasi berjalan dengan cepat. Komunikasi sebagai proses beberapa orang bertukar informasi untuk menjadi lebih mengerti sebuah informasi secara mendalam. Salah satunya adalah nurse calling system atau sistem panggilan perawat adalah teknologi yang memudahkan pasien atau staf medis untuk menghubungi perawat secara efektif dan efesien. Rancangan yang dibuat bertujuan sebagai alat komunikasi 2 arah dengan switch yang dibuat dengan NanoPi. Alat ini juga dapat digunakan untuk membantu komunikasi 2 arah antara perawat dan pasien. Part pertama menggunakan tombol sedangkan part kedua mampu mengaktifkan fitur dengan suara. Part kedua mampu diaktifkan secara otomatis dengan tingkat suara tertentu. Mobaxterm juga digunakan untuk menampilkan proses alat. Metode penelitian adalah perancangan alat dengan penampilan skematik dan diagram. Alat diuji dan berhasil menghubungi alat lain. Panjang kabel tidak mempengaruhi keberhasilan kedua alat berkomunikasi
Analisa Pengaruh Aerosol Of Depth (AOD),Temperature, Iradiasi Matahari Pada Panel Surya Terhadap Rancang Bangun Sistem PLTS Arrais, Muchammad Taufiqi; Suwoyo, Heru
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i3.008

Abstract

PLTS adalah salah satu energi terbarukan saat ini. 50% dari energi terbarukan berasal dari tenaga surya. Jenis PLTS ada 3 yaitu On – Grid, Off – Grid, Hybrid. Selain itu dalam operasionalnya terdapat faktor penganggu dalam PLTS ini yakni, Faktor Temperatur dan Iradiasi Matahari. Total iradiasi natahari yang sampai di permukaan bumi sebesar 5,967 x 107 KwH/m2, sedangkan data indeks Aerosol pada lapisan bumi sebesar 0,1 hingga 0,5 per hari. Temperatur di kota Surabaya mulai dari 22oC – 30oC. Dalam pengaruh Iradiasi matahari terdapat AOD, Aerosol Optical Depth (AOD) adalah Aerosol yang terdapat di udara menjadi penganggu di Iradiasi matahari. AOD dapat disebabkan oleh kebakaran hutan,polutan udara dan gunung Meletus. Dalam mengetahui pengaruh AOD dan Iradiasi matahari diperlukan Analisa regresi dan korelasi dimana selanjutnya daru data tersebut di buat sebuah permodelan simulasi pada matlab untuk menentukan penurunan persentase akibat AOD terhadap Solar Panel. Ditemukan bahwa korelasi antara temperature dan keluaran daya solar panel sebesar 98%, Iradiasi Matahari dan keluaran solar panel 94%, temperature dan  iradiasi matahari 92%, AOD dan Iradiasi Matahari 94%. Pada permodelan regresi dapat ditemukan permodelannya adalah Y =48,764x + 6,0609. dimana nilai R square sebesar 0,9473 Selain itu dengan pengambilan data dilakukan ditemukan dampak AOD dapat mengurangi perfomansi PV mulai dari 7% hingga 9,5%. Sehingga dari kesimpulan ini penempatan lokasi PLTS di daerah Surabaya dampak AOD tidak lebih dari 10%.  
Studi Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Di Atap Rumah Tinggal Dengan Menggunakan Software Helioscope Gunardi, Yudhi; Amir, Asia
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i3.005

Abstract

Sumber energi alternatif yang sekarang sedang dikembangkan di Indonesia adalah energi yang ramah lingkungan seperti pemanfaatan sinar matahari sebagai sumber energi listrik. Meningkatnya penggunaan energi listrik dan semakin berkurangnya energi listrik yang berbahan bakar fosil adalah peluang agar pembangkit listrik yang lebih ramah lingkungan dapat berkembang dengan pesat. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah pembangkit listrik yang mengubah sinar matahari menjadi energi listrik, salah satu konfigurasi yang digunakan adalah sistem on-grid. Kajian ini membahas berbagai aspek sistem PLTS, investasi dan ekonomi biaya, serta perencanaan dengan menggunakan software Helioscope. Penelitian ini menggunakan modul monocrystalline 300 Wp sebanyak 40 modul dan sebuah inverter berkapasitas 10.550 kW. Parameter kelayakan ekonomi yang digunakan adalah net present value (NPV). Dari hasil perhitungan, biaya investasi awal sistem PLTS yang direncanakan adalah Rp. 143.295.000, untuk biaya operasi dan pemeliharaan Rp. 1.432.950/tahun. Untuk biaya energi (Cost of Energy) Rp 1.104/kWh. Hasil analisa kelayakan investasi yang telah dilakukan pada penelitian ini menunjukkan bahwa NPV memiliki nilai sebesar Rp. 121.522.919, dari hasil perhitungan yang sudah dilakukan tersebut menunjukkan nilai yang sangat positif maka investasi yang akan dilakukan untuk proyek PLTS ini layak untuk dilanjutkan.