cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR EKONOMI DENGAN STRATEGIKOOPERATIF TIPE JIGSAW SISWA KELAS XI.IPS.2 SEMESTER 1 SMA BATIK 2 SURAKARTA TAHUN 2015/2016 -, MARJUKI -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.651 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukaan dengan tujuan untuk meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Ekonomi dengan Strategi Kooperatif Tipe Jigsaw pada siswa kelas XI.IPS.2 Surakarta Semester 1 Tahun 2015/2016. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing siklus meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi, serta tahap refleksi. Pelaksanaan penelitian di SMA Batik 2 Surakarta dalam waktu 5 (lima) bulan dengan subjek penelitian siswa kelas XI.IPS.2 sejumlah 32 siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penggunaan strategi Kooperatif Tipe Jigsaw dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI.IPS.2 Surakarta Semester 1 Tahun 2015/2016. Peningkatan kualitas proses pembelajaran ditandai dengan meningkatnya motivasi dan hasil belajar pada kegiatan pembelajaran ekonomi materi pendapatan Negara.Pada siklus I secara klasikal motivasi siswa terhadap kegiatan pembelajaran ekonomi  meningkat dari kondisi awal 35,80 % menjadi 54,52 %. Pada siklus IIsecara klasikal motivasi siswa terhadap kegiatan pembelajaran ekonomi meningkat dari siklus I (54,52 %) menjadi 82,35 %. Peningkatan kualitas hasil belajar ditandai dengan meningkatnya jumlah siswa yang mencapai batas ketuntasan. Pada kondisi awal siswa yang mencapai batas ketuntasan sebanyak 16 siswa atau 50,00%, pada siklus I siswa yang mencapai batas ketuntasan sebanyak 22 siswa atau 68,75%, sedangkan pada siklus II siswa yang mencapai batas ketuntasan sebanyak 27 siswa atau 84,75%. Kata Kunci: hasil belajar, motivasi, strategi kooperatif tipe Jigsaw.  ABSTRACT This classroom action research aims to improve the students’ motivation and learning outcome in Economy class by the implementation of one of the cooperative strategies, Jigsaw. This research was conducted on the eleventh social 2 students of SMA Batik 2 Surakarta at the first semester of academic year 2015/2016. This classroom action research comprises of two cycles, each includes every single step of action research, namely: planning, acting, observing, and reflecting. The researcher conducted this research in five months by studying 32 students as the subjects.The result shows that the implementation of Jigsaw can improvethe students’ motivation and learning outcome in the Economy class. This improvement is shown in the teaching and learning  process of one of the Economy class materials, National Income.In the first cycle, the result shows that the students’ motivation was improved compared to the pre-research result; it was improved from 35.80% to 54.52%. In the second cycle, the result is also improved from the first cycle; it is improved from 54.52% to 82.35%. Meanwhile, the students’ learning outcome also shows improvement in the two cycles. The improvement is indicated by the number of the students who pass the passing grade. In the pre-research, there were only 16 students (50.00%) who passed the passing grade which then increased to 22 students (68.75%) in the first cycle and increased to 27 students (84.75%) in the second cycle. Keysword : outcome, motivation, the cooperative strategies, jigsaw.
KONTRIBUSI PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI, MOTIVASI MEMASUKI DUNIA KERJA, DAN PRESTASI BELAJAR PEMASARAN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA PROGRAM KEAHLIAN PEMASARAN SMK NEGERI 1 REMBANG KABUPATEN PURBALINGGATAHUN PELAJARAN 2016/2017 -, Puji Hastuti -; -, Soetarno Joyoatmojo -; -, Hery Sawiji -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.958 KB)

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study were (1) to determine the contribution of working practices of industrial and motivation to enter the workforce to the learning achievement of marketing together (simultaneously), (2) To determine the contribution of working practices of industrial and motivation to enter the workforce to learning achievement marketing individually (partial). (3) to determine the contribution of the practice of industrial work, motivation to enter the world of work, and learning achievement of marketing on the readiness of students work together (simultaneously), (4) To determine the contribution of the practice of industrial work, motivation to enter the world of work, and learning achievement marketing the readiness of the students work individually (partial).Based on the analysis of data to test the hypothesis, it can be concluded there is a significant contribution to the practice of industrial work and motivation to enter the workforce with the readiness of students work together (simultaneously), a significant difference between the practice of industrial employment and motivation of entering the world of work the readiness of the students work individually (partial), there is a significant contribution to the practice of industrial work, motivation to enter the world of work, and learning achievement of marketing on the readiness of students work together (simultaneously), a significant difference between the practice of industrial employment , motivation to enter the world of work, and learning achievement of marketing on the readiness of the students work individually (partial). Variable industry work practices and motivation to enter the workforce affect the learning achievement of marketing, it can be calculated the indirect effect of both variables on the readiness of the students work. Variable industry work practices (X1) to the job readiness of students (Y2) through marketing learning achievement (Y1) is: 0.336 x 0.162: 0.054432. Enter the job motivation variable (X2) on the job readiness of students (Y2) through marketing learning achievement (Y1) is: 0.473 x 0.162: 0.076626. The net effect of variable industrial working practices on the readiness of students work is: 0.169 + 0.054432: 0.223432. Total variable influence motivation to enter the workforce with the readiness of the students work is: 0.163 + 0.076626: 0.239626.Keywords: working practices of industrial, motivation to enter the workforce, learning achievement of marketing, readiness of the students work 
SKEMA PEMBIAYAAN SYARIAH DARI PERSPEKTIF LOCAL WISDOM LAMPUNG “PIIL PESENGGIRI” (SUATU KAJIAN LITERATUR) -, Leni Widiawati -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.85 KB)

Abstract

 ABSTRAK Skema pembiayaan syariah merupakan bagian dari ekonomi islam yang semakin berkembang di indonesia. Perkembangan tersebut harus memperhatikan local wisdom di setiap wilayah mengingat Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan  suku bangsa atau wilayah tersebut memiliki kearifan budaya yang berbeda-beda. Salah satu local wisdom yang ada adalah Piil Pesenggiri yaitu falsafah hidup yang diyakini oleh masyarakat Lampung. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan dari penulisan artikel ini untuk mengetahui tentang skema pembiayaan syariah dari perspektif local wisdom Lampung “Piil Pesenggiri” sehingga dapat diketahui apakah kedua hal  tersebut yaitu skema pembiayaan syariah dan Piil Pesenggiri mampu bersinergi dalam memberikan keadilan dan menimbulkan persebaran ekonomi yang merata serta meningkatkan kemaslahatan masyarakat Lampung. Kajian literatur digunakan sebagai metode dalam penulisan artikel ini. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa skema pembiayaan syariah sesuai dengan prinsip-prinsip local wisdol Lampung “Piil Pesenggiri” yang terdiri dari pesenggiri, bejuluk adek, nemui nyimah, nengah nyappur, dan sakai sambaian sehingga keduanya dapat saling bersinergi untuk pembangunan ekonomi yang adil dan meningkatkan kemaslahatan masyarakat Lampung. Kata Kunci: Skema Pembiayaan Syariah, Piil Pesenggiri. ABSTRACT Sharia financing scheme is part of the Islamic economy developing in Indonesia. The development must pay attention to local wisdom of every region considering that Indonesia consists of various tribes having different wisdoms. One of the existing local wisdoms namely "Piil Pesenggiri" is the philosophy of life which is believed by Lampung society. Regarding this issue, this article aims at finding out the sharia financing scheme from the perspective of Lampung local wisdom "Piil Pesenggiri" so that it can be known whether the two are able to work together in giving justice and lead to equitable economic distribution and increase the walfare of Lampung society. Review of literature was used as a method in this article. The results show that the sharia financing scheme is in accordance with the principles of Lampung local wisdom "Piil Pesenggiri" consisting of pesenggiri, bejuluk adek, nemui nyimah, nengah nyappur, and sakai sambaian so that both can work together in a synergy for equitable economic development and improve the welfare of the Lampung society. Key words: Sharia Financing Scheme, Piil Pesenggiri. 
PENINGKATAN HARD SKILL DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA MATA PELAJARAN SARANA PRASARANA MELALUI KEGIATAN UNIT PRODUKSI Studikasus di SMK NEGERI 1 BOYOLALI SEMESTER I TAHUN 2016/2017 -, Endang Ganggowati -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.128 KB)

Abstract

ABSTRAK Perkembanganilmupengetahuan dan teknologimembuatarus informasi sertaekonomi global berdampaksangatluasterhadaptuntutanduniakerja,semakinharisemakinbanyakkompetensi yang dibutuhkanbagicalontenagakerja. Karenaduniausahadanduniaindustrymembutuhkankeberagamankompetensipenyediaan produk yang mampumemenuhikebutuhankehidupanmasyarakat yang sifatnyamempermudahmempercepatmemberkenyamanandanefektifsertaefisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran unit produksi pada hasil belajar siswa terutama pada mata pelajaran Administrasi Sarana dan Prasaranan kelas XI. Penelitianinimengunakanpendekatankuantitatifdengan metodeanalisiskorelasibivariat yang diambildari nilai kinerja dan hasil belajar. Subjekpenelitianadalah siswa-siswikelas XI SMK Negeri 1 Boyolali JurusanAdministrasiPerkantoran sejumlah 62 siswa. Hasil analisis diketahui Signifikansi (0,000< 0,05), artinya bahwa ada hubungan secara signifikan antara Nilai kinerja siswa di Unit Produksi denganhasil belajar siswa pada mata pelajaran Administrasi Sarana dan Prasaranan. Karena koefisien korelasi nilainya positif, maka berarti kecerdasan berhubungan positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Jika dilihat dari koefisien korelasi antara Kinerja dengan Nilai adalah sebesar 0,802 menunjukan korelasi yang kuat.Jadi dalam kasus ini dapat disimpulkan bahwa Nilai kinerja siswa di Unit Produksi berhubungan positif denganhasil belajar siswa pada mata pelajaran Administrasi Sarana dan Prasaranan Kata Kunci:Hardskill, HasilBelajar, Peralatan Kantor   ABSTRAK The development of science and technology makes the flow of information and very broad global economic havevery big  impact on the demands of the labor market, increasingly more competencies required for the candidates. That’s is why , the business world and the  industry require different  competencies  in  providing products that meet the needs of peoples lives thatare accelerating , providing  and facilitating comfort, effectiveness  and efficiency. The purpose of this study is  to determine the role of the production unit on student learning outcomes, especially on the subjects of “Administrasi Sarana dan Prasarana” (Facilities and infrastructureAdministration) grade  XI. This study used a quantitative approach that was taken through bivariate correlation analysis which is  taken from the value of performance and learning outcomes. The subjects were 62 students of class XI SMK 1 Boyolali of AdministrativeProgram  .The results of analysis was  significant that was (0.000 <0.05), meaning that there was  a significant relationship between the students’ performance values  and the Production Unit with the students’  learning outcomes in the subjects of “Administrasi Sarana dan Prasarana”(Facilities and InfrastructureAdministration). Because the correlation coefficient is positive, it means that intelligence positively and significantly related to the result  of learning. When viewed from the coefficient of correlation between the performance and the value, it  is equal to 0.802 that indicates a strong correlation. So in this case, it  can be concluded that the value of students’ performance in the  Unit Production was positively related to students’ learning outcomes in subjects of “Administrasi Sarana dan Prasarana”( Facilities and InfrastructureAdministration)
PENGELOLAAN KEUANGAN PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA -, Dewi Ariani -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.075 KB)

Abstract

ABSTRAK Keuangan merupakan hal yang sangat diperlukan perguruan tinggi guna menjalankan kegiatan operasional sehari-hari. Sebuah perguruan tinggi harus mampu menjamin ketersediaan dana guna menunjang terlaksananya tri dharma dan peningkatan mutu perguruan tinggi tersebut secara berkelanjutan. Pengelolaan keuangan yang sehat, transparan dan akuntabel menjadi tujuan utama perguruan tinggi.Namun prinsip transparansi dalam pengelolaan keuangan menimbulkan kesulitan tersendiri bagi sebuah perguruan tinggi.Hal ini disebabkan sering tidak sesuainya mata anggaran yang sudah dibuat dengan kegiatan operasional perguruan tinggi yang cenderung fleksibel.Berbagai permasalahan-permasalahan yang muncul terkait dengan pengelolaan keuangan perguruan tinggi ini menjadi satu hal yang membutuhkan pemecahan segera.Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persoalan yang muncul terkait dengan pengelolaan keuangan perguruan tinggi dan memberikan solusi yang memungkinkan dalam penyelesaian persoalan yang ada.Metode dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan.Hasil pembahasan menemukan bahwa ada berbagai permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan keuangan perguruan tinggi diantaranya, transparansi yang tidak dilakukan, sulit beradaptasi dengan sistem BLU yang baru, sumber daya manusia yang belum kompeten, dan lain sebagainya. Solusi yang diberikan, diantaranya perguruan tinggi perlu melakukan transparansi keuangan kepada pihak yang berkepentingan, memberikan sosialisasi kepada perguruan tinggi terkait dengan regulasi yang baru, alokasi dana yang sesuai dengan skala prioritas, perguruan tinggi melakukan investasi dan solusi-solusi lainnya yang diberikan. Kata Kunci : Pengelolaan, Keuangan, Perguruan Tinggi Swasta
MANAJEMEN KEUANGAN SEKOLAH DI SMA NEGERI 2 SURAKARTA -, Irmawati -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.406 KB)

Abstract

 ABSTRAK Sekolah adalah tempat melaksanakan aktifitas besar yang di dalamnya terdapat komponen-komponen yang saling berkaitan yaitu staf tata usaha, staf teknis pendidikan yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Guru, Komite sekolah sebagai badan independen yang membantu terlaksananya operasional pendidikan, dan siswa sebagai peserta didik. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan menggunakan studi pustaka. Tujuan penelitian ini antara lain mengetahui perencanaan keuangan sekolah, mengetahui sumber dana sekolah dan bagaimana pertanggungjawaban dan pengawasan keuangan di SMA Negeri 2 Surakarta. Hasil penelitian ini antara lain SMA Negeri 2 Surakarta telah melaksanakan perencanaan keuangan melalui RKAS yang di buat setiap satu tahun sekali didasarkan pada tujuan sekolah yang hendak dicapai dan program-program kerja rutin maupun program kerja insidental. Sumber dana sekolah berasal dari pemerintah, orang tua peserta didik, digunakan untuk membiayai delapan Standar Pendidikan Nasional. Laporan pertanggungjawaban disampaikan kepada kepala sekolah dan pemerintah orang tua peserta didik.Kata kunci: Sekolah, Manajemen keuangan                                                                                ABSTRACT          School  is carrying out major activities in which there are components interrelated administrative staff, technical staff education consisted of principal and teachers, school committee as an independent body that helps the operational implementation of education, and students as learners. This type of research is a kind of research using literature. The purpose of this study include financial planning school know, find out the source of school funding and how accountability and financial control in SMA Negeri 2 Surakarta. The results of this study include SMA Negeri 2 Surakarta has implemented financial planning through RKAS are made annually based on a schools objectives to be achieved and the work programs for routine and incidental work program. Source of funding comes from government schools, parents of students, used to finance eight National Education Standards. Accountability reports submitted to the heads of government schools and parents of students.Keywords : school, financial management 
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR AKUNTANSI BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR DI SMK NEGERI 1 SURAKARTA -, Dian Hermawati -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.627 KB)

Abstract

ABSTRAK Akuntansi adalah suatu seni pencatatan transaksi keuangan. Pencatatan transaksi dapat dilakukan dengan metode atau pendekatan yang berbeda. Siswa dituntut untuk dapat berfikir kritis secara logis, analitis, dan sistematis untuk memecahkan berbagai variasi permasalahan yang ada dalam setiap materi. Bahan ajar harus dibuat berdasarkan metode tertentu agar dapat menarik siswa untuk aktif dalam mengikuti pembelajaran. Metode pembelajaran inkuiri merupakan suatu metode pembelajaran yang mendorong siswa untuk berfikir kritis, menganalisis suatu permasalahan hingga menemukan alternatif solusi untuk memecahkan permasalahan. Tujuan Penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar Akuntansi berbasis inkuiri untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar pada siswa. Bahan ajar yang dikembangkan pada materi rekonsiliasi bank dan transaksi lain dan penyesuaian. Metode yang digunakan penelitian ini adalah research and development (R&D) yang mengadaptasi model penelitian pengembangan Borg & Gall. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi pada SMK Negeri 1 Surakarta. Hasil validasi dan uji coba produk menunjukkan bahwa bahan ajar layak digunakan dalam pembelajaran. Bahan ajar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar.Kata Kunci : bahan ajar, akuntansi, berpikir kritis, rekonsiliasi, penyesuaian ABSTRACTAccounting is an art of recording financial transactions. Recording transactions can be performed by a different method or approach. Students are required to be able to think critically logically, analytically, and systematically to solve a wide variety of problems that exist in each material. Instructional materials should be made based on the specific methods in order to attract students to be active in the following study. Inquiry learning method is a method of learning that encourages students to think critically, analyze a problem to find alternative solutions to problems. The purpose of this research is to develop inquiry-based teaching materials accounting to improve critical thinking skills and learning achievement in students. Teaching materials developed in the material bank reconciliations and other transactions and adjustments. This research method used is research and development (R & D) which adapts the model of development research Borg & Gall. Subjects in this study is a class XI student of Accounting at SMK Negeri 1 Surakarta. The results of the validation and testing of the product showed that decent teaching materials used in learning. Teaching materials can enhance critical thinking skills and learning achievement.Key words : teaching materials, accounting, critical thinking, reconciliation, adjustment.
EVALUASI METODOLOGIS PEMBELAJARAN BERBASIS PENELITIAN -, Donald Samuel -; -, Slamet Santosa -; -, Manoto Togatarop -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.039 KB)

Abstract

ABSTRAKPembelajaran berbasis penelitian merupakan solusi untuk melaksanakan dua kegiatan dalam Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran serta penelitian secara sekaligus. Penelitian ini bertolak dari hasil evaluasi dosen mengenai implementasi pembelajaran berbasis penelitian yang telah dilaksanakan. Terdapat dua skenario pembelajaran, yaitu pembelajaran berbasis penelitian dengan metodologi yang baku dan terstandar, serta pembelajaran berbasis penelitian tanpa metodologi yang baku dan terstandar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, FGD, dan studi dokumen serta divalidasi dengan triangulasi. Data dianalisis dengan teknik Miles and Hubberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran berbasis penelitian dengan metodologi yang terstandar memiliki keunggulan pada perspektif keilmiahan, penanaman pemahaman metodologis, serta lebih diminati oleh mahasiswa tingkat akhir. Sedangkan pembelajaran berbasis penelitian tanpa metodologi yang terstandar memiliki keunggulan pada perspektif orietasi tujuan, kreatifitas, penanaman pemahaman substansial materi, serta lebih diminati oleh mahasiswa tingkat awal. Untuk itu, secara umum disarankan kepada dosen untuk mengimplementasikan pembelajaran berbasis penelitian guna mewujudkan pendidikan dan pengajaran serta penelitian secara sekaligus. Sedangkan secara khusus, disarankan kepada dosen untuk mengimplementasikan pembelajaran berbasis penelitian dengan metodologi terstandar bagi mahasiswa tingkat akhir, atau dalam rangka mengembangkan kemampuan menyusun karya ilmiah atau memberikan pemahaman metodologis pada mahasiswa. Sedangakan pembelajaran berbasis penelitian tanpa metodologi terstandar disarankan diimplementasi pada mata kuliah yang diikuti oleh mahasiswa tingkat awal, atau dalam rangka mengembangkan kemampuan mencapai tujuan, mengembangkan kreatifitas mahasiswa, maupun memberikan pemahaman substansial materi yang lebih baik bagi mahasiswa.Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Penelitian, Metodologi PenelitianABSTRACTResearch-based learning is the solution to carry out two main activities in the Tri Darma Perguruan Tinggi, namely education and teaching; and research as well. This study based on the results of the evaluation of lecturers on the implementation of research-based learning that has been implemented. There are two learning scenarios, ie research-based learning with standardized methodology of research, and research-based learning with unstandardized methodology of research. This study is a qualitative research. Data were collected through interview, observation, focus group discussions, and study of the document as well as validated by triangulation. Data were analyzed by Miles and Hubberman qualitative data analysis. The results showed that the research-based learning with a standardized methodology has the advantages on scientification of research results, understanding of research methodology, and more intersted by high grade of students. While the research-based learning without a standardized methodology has the advantages on goal orientation, creativity, understanding of substantial material, and more attractive for low grade of students. For that, generally recommended to lecturers to implement research-based learning in order to achieve the education and the teaching and research as well. While specifically, it is recommended to lecturers to implement research-based learning with a standardized methodology for final year students, or in order to develop the ability to draw up the scientific work or provide methodological understanding of the student. While the research-based learning without the standardized methodology implemented in the course that followed by the initial level students, or in order to develop the ability to achieve goals, develop the creativity of students, and to provide a substantial understanding of the material is better for students.Key Words: Research Based Learning, Research Methodology
PENGELOLAAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI SMK PANCASILA 1 WONOGIRI -, Ananda Setiawan -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.781 KB)

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan pembiayaanlembaga pendidikan merupakan bagian yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah.Pengelolaan yang baik menjadi syarat utama dalam kelancaran penyelenggaraan pendidikan.Berdasarkan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan pendidikan yang tercantum pada Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 Pasal 48 bahwa pengelolaan dana pendidikan berdasarkan prinsip keadilan, prinsip efisiensi, prinsip transparan dan prinsip akuntabilitas Publik, namun perlu ada penekanan pada prinsip efektifitas. Tujuan utama mengelola sekolah yaitu sekolah dapat menghasilkan output yang berkualitas dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai pengguna jasa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui rencana pengelolaan pembiayaan dan mengetahui realiasi anggaran dalam pengelolaan keuangan di SMK Pancasila 1 Wonogiri dengan cara membandingkan fakta dilapangan dengan kajian secara teoritis dan empiris dari referensi yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa SMK Pancasila 1 Wonogori telah melakukan pengelolaan anggarandengan baik hal tersebut dapat dilihat dari pengelolaan yang akuntabel, efektif dan efisien, namun hal yang perlu ditingkatkan adalah transparansi kepada stake holder . Kata Kunci: Lembaga Pendidikan, Pengelolaan Keuangan                                                                              ABSTRACK                   Financial management of educational institutions is very important part in providing education in schools. Good management of the main requirements in the smooth delivery of education. Based on the principles of financial management education contained in Act No. 20 of 2003 article 48  that education funds based on the principles of equity, principles of efficiency,principles of transparency andprinciples of public accountability, but there needs to be an emphasis on the principles of effectiveness. The main purpose of the school that the school can manage to produce quality output in order to meet the needs of the community as service users. This type of research is the study of research literature to find references relevant theory to the study. The purpose of this study was to determine the financial management plan and determine the realization of the budget in the financial management in SMK Pancasila 1 Wonogiri by comparing the fact the field with theoretical and empirical study of relevant references. These results indicate that the SMK Pancasila 1 Wonogori was managing a budget is good it can be seen from the management accountable, effective and efficient, but it needs to be improved is the transparency to stakeholders. Keywords: educational institution, Financial Management 
PENGARUH CUSTOMER SERVICE STRATEGIES TERHADAP AMAZING CUSTOMER EXPERIENCES MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI -, Muhammad Saifuddin Muntasir -; -, Sri Wahyuni -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.158 KB)

Abstract

ABSTRACT                 The aims of this research are: (1) to know the effect of the customer service strategies consisting of membership, serious fun, partnership, hire right, after-experience, community, and walk the walk toward the amazing customer experiences; (2) to know the effect of the membership toward the amazing customer experiences; (3) to know the effect of the serious fun toward the amazing customer experiences; (4) to know the effect of the partnership toward the amazing customer experiences; (5) to know the effect of the hire right toward the amazing customer experiences; (6) to know the effect of the after-experience toward the amazing customer experiences; (7) to know the effect of the community toward the amazing customer experiences; (8) to know the effect of the walk the walk toward the amazing customer experiences in students of Economic Education Study Program. The research is descriptive quantitative. The population of the research were all of students of Economic Education Study Program in 2013-2015 with the total number of 187 student. The samples of the research were 127 student by using proportionate sratified random sampling. The data were obtained by questioners. The data were analyzed by using double regression, F test and T test. The results of this research show: (1) there is an positive effect of the customer service strategies consisting of membership, serious fun, partnership, hire right, after-experience, community, and walk the walk toward the amazing customer experiences; (2) there is an positive effect of the membership toward the amazing customer experiences; (3) there is an negative effect of the serious fun toward the amazing customer experiences; (4) there is an negative effect of the partnership toward the amazing customer experiences; (5) there is an negative effect of the hire right toward the amazing customer experiences; (6) there is an positive effect of the after-experience toward the amazing customer experiences; (7) there is an positive effect of the community toward the amazing customer experiences; (8) there is an positive effect of the walk the walk toward the amazing customer experiences in students of Economic Education Study Program. Keywords: customer service strategies, amazing customer experiences  ABSTRAK                 Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pengaruh Customer service strategies yang terdiri dari Membership, Serious FUN, Partnership, Hire right, After-experience, Community, dan Walk the walk secara simultan terhadap Amazing customer; (2) mengetahui pengaruh Membership terhadap Amazing customer experiences; (3) mengetahui pengaruh Serious FUN terhadap Amazing customer experiences; (4) mengetahui pengaruh Partnership terhadap Amazing customer experiences; (5) mengetahui pengaruh Hire right terhadap Amazing customer experiences; (6) mengetahui pengaruh After-experience terhadap Amazing customer experiences; (7) mengetahui pengaruh Community terhadap Amazing customer experiences; (8) mengetahui pengaruh Walk the walk terhadap Amazing customer experiences pada mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP UNS Surakarta tahun 2013-2015 yang berjumlah 187 mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 127 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel proportionate sratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda, uji F dan uji T. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) terdapat pengaruh positif Customer service strategies yang terdiri dari Membership, Serious FUN, Partnership, Hire right, After-experience, Community, dan Walk the walk secara simultan terhadap Amazing customer experiences; (2) terdapat pengaruh positif Membership terhadap Amazing customer experiences; (3) terdapat pengaruh negatif Serious FUN terhadap Amazing customer experiences; (4) terdapat pengaruh negatif Partnership terhadap Amazing customer experiences; (5) terdapat pengaruh negatif Hire right terhadap Amazing customer experiences; (6) terdapat pengaruh positif After-experience terhadap Amazing customer experiences; (7) terdapat pengaruh positif Community terhadap Amazing customer experiences; (8) terdapat pengaruh positif Walk the walk terhadap Amazing customer experiences pada mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi. Kata Kunci: customer service strategies, amazing customer experiences