cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARDS (IFRS), BAIK BAGI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH? (Studi Kasus: UMKM JM KERIPIK) -, Sofia Leki Bau -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.676 KB)

Abstract

ABSTRAKUndang-undang nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Makro Kecil  Menengah (UMKM), usaha kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau  bukan cabang perusahaan yang memiliki, dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria. JM Keripik merupakan salah salah UMKM yang bergelut dibidang  produksi dan penjualan. IFRS merupakan seperangkat standard yang dikeluarkan oleh Dewan Standard Akuntansi Internasional (IASB). IFRS berguna untuk menyusun laporan keuangan yang dapat diterima di dunia Global.Penulistertarik untukmengetahuipencatatankeuanganJM Keripik dan apakah perlu merekomendasikan IFRS pada UMKM JM Keripik. Metode penelitian yang digunakaan penulis adalah kualitatif yaitu observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian banyak terdapat pencatatan-pencatatan yang kurang terperinci, UMKM JM Keripik hanya memilki empat macam pencatatan yaitu pencatatan mengenai: 1.Stock barang, 2.Supliyer, 3.Costumer dan 4.Stock toko, pencatatan ini hanya dapat dimengerti oleh pemilik JM Keripik. Sebaiknya pemilik UMKM JM Keripik mengganti laporan keuangan yang sederhana ke laporan keuangan yang semestinya dan yang berbasis IFRS karena IFRS membawa dampak positif bagi UMKM dan merupakan standar akuntansi keuangan yang digunakan dunia global.                Kata Kunci : UMKM, IFRS, JM Keripik ABSTRACT Act number 20 of 2008 concerning the Macro Small and Medium Enterprises, small businesses are productive economic activities that stand alone, carried out by an individual or business entity that is not a subsidiary or not a branch of the company that owns, controlled or become part either directly or indirectly from medium or large businesses that meet the criteria. JM Keripik which deals in the field of production and sales. IFRS is a set of standards issued by the International Accounting Standards Board (IASB). IFRS is useful for preparing financial statements that is acceptable in the global world. Authors interested in knowing the financial records of JM Keripik and whether to recommend IFRS on JM Keripik. The research method is qualitative author of observation and interviews. From the research there are many registries are less detailed, JM Keripik has only four kinds of recording is recording about: 1.Stock goods, 2.Supliyer, 3.Costumer and 4.Stock shop, registration can only be understood by the owner of JM Keripik. JM Keripik owners should replace the simple financial reports to the appropriate financial statements and IFRS-based IFRS for Macro Small and Medium Enterprises had a positive impact and a financial accounting standards global world. Keywords : UMKM, IFRS, JM Keripik
IMPLEMENTASI AUTHENTIC ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN -, Farida Styaningrum -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.821 KB)

Abstract

 ABSTRAK                 Sistem penilaian dalam kurikulum pendidikan tinggi yang berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) adalah kemampuan yang diperoleh melalui internalisasi pengetahuan, sikap, keterampilan, kompetensi, dan akumulasi pengalaman kerja. Authentic assessment dapat dijadikan sebagai model penilaian alternatif dalam implementasi kurikulum KKNI. Authentic assessment tidak sekedar mengukur apa yang diketahui oleh mahasiswa, tetapi lebih menekankan pada apa yang dapat dilakukan oleh mahasiswa selama pembelajaran dan setelah pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah memperoleh hasil tentang implementasi authentic assessment untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada mata kuliah sistem pengendalian manajemen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan pada mata kuliah sistem pengendalian manajemen di Program Studi Pendidikan Akuntansi, Universitas PGRI Madiun, dengan beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, analisis, dan pelaporan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan pola penelitian induktif yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi authentic assessment pada mata kuliah sistem pengendalian manajemen terlaksana cukup baik, namun belum optimal. Tingkat ketercapaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan masuk kriteria baik. Terdapat beberapa kendala yang dihadapai dalam implementasi authentic assessment yaitu (1) kurangnya alokasi waktu untuk melakukan penilaian, (2) banyaknya instrumen penilaian sehingga dosen perlu banyak waktu untuk mengolah nilai dari setiap mahasiswa, (3) jumlah mahasiswa banyak, sehingga dosen harus cermat dalam mengamati setiap aktivitas yang dilakukan mahasiswa selama proses pembelajaran. Kata Kunci: authentic assessment, kualitas pembelajaran
PENERAPAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MIND MAPPING DENGAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA MATA PELAJARAN KEARSIPAN -, Nur Rahmi Akbarini -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.608 KB)

Abstract

ABSTRACT The objective of this research is to improve the activeness in Archive subject matter of the students in Grade X of Office Administration of State Vocational High School 3 of Surakarta through the application of combination of the cooperative learning model between the mind mapping type and the make a match type. The type of research  conducted by the researchers is the Classroom Action Research (CAR). The subjects of research  were 32 students grade X department of office administration of State Vocational High  School 3 of Surakarta. The data sources of research were the subject matter teacher and the students. Techniques of data collected trought observation, documentation andinterview method. The data were analyzed by using the descriptive comparative technique and critical analysis technique. The result of research shows that the application of combination of the cooperative learning model between the mind mapping type and the make a match typecan improve the student’s activeness in archive subject matter as much as 53.75%. Prior to the treatment the student’s activeness is 31.26%. Following the treatment, it becomes 55.01% in Cycle I and 85.01% in Cycle II. In addition, the percentage of each aspect of the students’ activeness also improves as much as 50%. Prior to the treatment, the percentage of the visual aspect activities is 34.38%. Following the treatment, it becomes 56.26%in Cycle I and 84.38%in Cycle II. The percentage of the oral aspect activities improves as much as 59.37%. Prior to the treatment, the percentage of the oral aspect activities is 2.88%. Following the treatment, it becomes 46.88% in Cycle I and 81.25% in Cycle II. The percentage of the drawing aspect activities improves as much as 87.51%. Prior to the treatment, the percentage of the drawing aspect activities is 0%. Following the treatment, it becomes 53.13%in Cycle I and 87.51%in Cycle 2. The percentage of the mental aspect activities improves as much as 56.26%. Prior to the treatment, the percentage of the mental aspect activities is 31.25%. Following the treatment, it becomes 59.38% in Cycle I and 87.51% in Cycle II. The percentage of the emotional aspect activities improves as much as 46.87%. Prior to the treatment, the percentage of the emotional aspect activities is 37.51%. Following the treatment, it becomes 59.83% in Cycle I and 84.38%in Cycle II. Keywords : Mind mapping, Make a match, and  Student Activeness ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran Kearsipan Kelas X Administrasi Perkantoran 1 SMK  Negeri 3 Surakarta melalui penerapan kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe mind mapping dengan make a match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas X Administrasi Perkantoran 1 SMK Negeri 3 Surakarta yang berjumlah 32 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen.Analisis data menggunakan teknik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe mind mapping dengan make a match dapat meningkatkan keaktifan siswa sebesar 53,75% dari 31,26% pada pra siklus, 55,01% pada siklus 1, dan 85,01% pada siklus 2. Presentase dari masing-masing aspek keaktifan juga mengalami peningkatan. Aspek visual activities meningkat sebesar 50% dari 34,38% pada pra siklus, 56,26% pada siklus 1, dan 84,38% pada siklus 2.Aspek oral activities meningkat sebesar 59,37% dari 21,88% pada pra siklus, 46,88% pada siklus 1, dan 81,25% pada siklus 2. Aspek drawing activities meningkat sebesar 87,51% dari 0% pada pra siklus, 53,13% pada siklus 1, dan 87,51% pada siklus 2. Aspek mental activities meningkat sebesar 56,26% dari 31,25% pada pra siklus, 59,38% pada siklus 1, dan 87,51 pada siklus 2. Aspek emotional activities meningkat sebesar 46,87% dari 37,51 pada pra siklus, 59,83 pada siklus 1, dan 84,38% pada siklus 2. Kata Kunci: Mind Mapping, Make a Match, dan Keaktifan Siswa
Pengaruh Job Demand Pada Burnout dengan Job Resource dan Personal Resource sebagai Pemoderasi: Studi pada PT Kusumaputra Santosa Karanganyar -, Ardianti Nur Oktarina -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.867 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak dari job demand terhadap tingkat burnout dan menganalisis efek dari pemoderasi (job resource dan personal resource) terhadap hubungan antara job demand dengan burnout di PT Kusumaputra Santosa Karanganyar.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel responden 232 orang. Teknik analisis datanya menggunakan regresi linier sederhana dan MRA (Moderating Regression Analysis) untuk mengetahui pengaruh dari pemoderasinya.Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Dimensi-dimensi Job demand (qualitative job demand, quantitative demand dan Organizational demand) berpengaruh positif pada Burnout, 2) Job Resource dan Personal Resourcemampu menjadi quasi moderasi dalam hubungan antara Qualitative Demand pada Burnout, 3) Job Resource dan Personal Resource mampu menjadi prediktor moderasi dalam hubungan Quantitative Demand pada Burnout, 4) Job Resource dan Personal Resourcemampu menjadi prediktor moderasi dalam hubungan Organizational Demand pada Burnout. Kata Kunci: seminar, nasional, Job Demand, Burnout, Job Resource, Personal Resource
PENGARUH KOLABORASI PEMBELAJARAN EKONOMI BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA KARTIKATAMA METRO -, Effy Irmawati -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.242 KB)

Abstract

ABTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1). Mengetahui hasil belajar siswa sebelum diterapkan kolaborasi model pembelajaran PBL dengan kooperatif tipe STAD di kelas X SMA Kartikatama Metro;(2). Mengetahui hasil belajar siswa sesudah diterapkan kolaborasi model PBL dengan kooperatif tipe STAD di kelas X SMA Kartikatama Metro;(3). Mengetahui pengaruh penerapan kolaborasi model PBL dengan kooperatif tipe STAD. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan quasi eksperimen. Penerapan model PBL yang dikolaborasikan dengan model kooperatif tipe STAD mampu meningkatkan hasil belajar siswa dan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Jika dibandingkan dengan kelas XA yang hanya menggunakan model PBL dalam proses pembelajarannya, kelas XD jauh lebih baik dari segi peningkatan hasil belajar. Seperti yang diketahui dari perolehan nilai pretest dimana XA memperoleh nilai 46,3 sedangkan kelas XD memperoleh nilai 51,4 dimana kedua kelas tersebut masuk kategori hasil belajar yang kurang dan jauh dari nilai KKM (75). Namun, setelah berlangsungnya proses pembelajaran, memperoleh hasil belajar yang jauh lebih baik. Dapat diketahui dari perolehan hasil belajar kedua kelas tersebut, kelas XA memperoleh nilai 68,04 sedangkan kelas XD memperoleh nilai 80. Dari kedua perolehan hasil belajar tersebut jelas terlihat perbedaan yang signifikan pada peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran ekonomi. Kata Kunci : Pembelajaran Ekonomi, PBL, Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD,dan Hasil Belajar This study aims to find out : (1) students learning outcome before the collaboration of PBL teaching method and STAD cooperative learning technique being applied for 10th grade students of SMA Kartikatama Metro ;(2)  students learning outcome after the application of the method and technique;(3) the influence of collaboration application of PBL teaching method and STAD cooperatice learning technique.  This was quantitative research with a quasi-experimental design.  Application of PBL teaching method collaborated with STAD cooperative learning technique is able to improve students learning outcome and give significant influence towards the improvement of students learning outcome at economics subject.  Compared to the class XA of social program that only applies PBL teaching method, class XD is better in case of learning outcome improvement.  Given that the result of pre-test, class XA and XD get 46.3 and 51.4 respectively. Those two scores are categorized into less than or far from the Minimum Mastery Criteria (KKM) by 75.  But, after the implementation of PBL teaching method and STAD cooperative learning technique, outcome learning rises.  The result of learnig outcome of those two classes shows that class XA gets 68.04 while class XD gets 80. Those two learning outcomes indicate a significant difference on students learning outcome in economics subject. Key Words: Economics Learning. PBL, STAD Cooperative Learning Technique, and Outcome Learning
PENGARUH INTENSITAS BELAJAR DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN MATERI HUKUM PAJAK DAN PERPAJAKAN PADA MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN 2013/2014 -, Uswatun Chasanah -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.16 KB)

Abstract

ABSTRAK                Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Pengaruh intensitas belajar terhadap pemahaman materi hukum pajak dan perpajakan; 2) Pengaruh fasilitas belajar terhadap pemahaman materi hukum pajak dan perpajakan; 3) Pengaruh intensitas belajar dan fasilitas belajar terhadap pemahaman materi hukum pajak dan perpajakan pada mahasiswa pendidikan akuntansi universitas muhammadiyah surakarta angkatan 2013/2014. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif yang kesimpulannya diperoleh berdasarkan pada hasil analisis statistik. Hasil dari analisis regresi diperoleh persamaan regresi; Y  15,379 + 0,623 (X1) + 0,444 (X2), yang artinya pemahaman materi hukum pajak dan perpajakan dipengaruhi oleh intensitas belajar dan fasilitas belajar. berdasarkan analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: 1) intensitas belajar memberi kontribusi terhadap pemahaman materi hukum pajak dan perpajakan. Hal ini terbukti dari analisis yang memperoleh thitung > ttabel yaitu 3,098 > 1,985 dengan signifikansi 0,002 < 0,05. 2) fasilitas belajar memberi kontribusi terhadap pemahaman materi hukum pajak dan perpajakan. Hal ini terbukti dari hasil analisis regresi yang memperoleh thitung>ttabel yaitu 2,225 > 1,985 dengan nilai signifikansi 0,028<0,05. 3) intensitas belajar dan fasilitas belajar memberi kontribusi terhadap pemahaman materi hukum pajak dan perpajakan. Hal ini terbukti dengan hasil analisis regresi yang memperoleh Fhitung>Ftabel yaitu 28,668 > 3,074 dengan nilai signifikansi 0,000< 0,05. Variabel intensitas belajar memberikan sumbangan efektif sebesar 19,529 %. Variabel fasilitas belajar memberi sumbangan efektif 13,57%,sehingga total efektif keduanya sebesar 33,1%,sedangkan 66,9% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain.Kata kunci: intensitas belajar, fasilitas belajar, pemahaman materi ABSTRACT The purpose of this study to determine: 1) Effect of intensity against retention of material studied tax law and taxation; 2) The effect of learning facilities to understanding of legal materials taxes, and taxes; 3) The influence of the intensity of learning and teaching facilities to the understanding of legal materials taxes and taxation on accounting education student University of Muhammadiyah Surakarta force 2013/2014. This study includes a quantitative descriptive study whose conclusions obtained based on the results of statistical analysis. Results of regression analysis regression equation; Y 15.379 + 0.623 (X1) + 0.444 (X2), which means understanding of tax law and taxation material is influenced by the intensity of learning and learning facilities. based on the analysis and discussion can be concluded that: 1) the intensity of study contributes to the understanding of tax law and taxation matter. This is evident from the analysis of the obtained t> t table is 3.098> 1.985 with significance 0.002 <0.05. 2) learning facilities contributed to the understanding of tax law and taxation matter. This is evident from the results of the regression analysis obtained t> t table is 2.225> 1.985 with 0.028 significance value <0.05. 3) the intensity of learning and teaching facilities to contribute to the understanding of tax law and taxation matter. This is evidenced by the results of the regression analysis obtained Fhitung> Ftable is 28.668> 3.074 with 0.000 significance value <0.05. Variable intensity of learning contribute effectively amounted to 19.529%. Variables effective learning facilities contributed 13.57%, so that the total effective both at 33.1%, while 66.9% are influenced by other variables. Keywords: intensity of learning, learning, retention of material
PEMBELAJARAN EKONOMI BERBASIS SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN -, Henny Sri Astuty -; -, Arif Unwanullah -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.975 KB)

Abstract

ABSTRAK (ABSTRAC):Kegiatan pembelajaran merupakan sebuah proses yang berkelanjutan dan terus mengalami perubahan untuk mengantarkan masa depan sumber daya manusia sebagai generasi penerus bangsa. Demikian pula dalam pembelajaran ekonomi, tingginya harga beberapa kebutuhan pokok dan tingginya sifat konsumtif pada masyarakat mengharuskan pembelajar berusaha untuk melakukan perubahan dalam proses pembelajarannya. Alternative yang dapat digunakan adalah melakukan proses pembelajaran yaitu dengan memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan sebagai media pembelajaran sekaligus sebagai sebuah pendekatan. Melalui pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan baik disekitar institusi pendidikan maupun di lingkungan masyarakat diharapkan proses pembelajaran dapat mempermudah transformasi ilmu atau materi pembelajaran pada peserta didik, memperkenalkan sejak awal arti pentingnya  sumber daya alam dan lingkungan pada kehidupan manusia, terciptanya lahan hijau, mengurangi pengeluaran, dan jika diperlukan dapat meningkatkan pendapatan.Learning activities are a continuous process and continue to change to deliver the future of human resources as the next generation of the nation. Similarly, in economic learning, the high price of some basic needs and high consumer nature in the community requires that learners try to make changes in the learning process. Alternative that can be used is to do the learning process by utilizing natural resources and environment as a medium of learning as well as an approach. Through the utilization of natural resources and the environment both around educational institutions and in the community environment is expected to facilitate the learning process transformation of science or learning materials on learners, introducing from the beginning the importance of natural resources and the environment in human life, the creation of green land, reduce expenditure, And if necessary can increase revenue  Kata Kunci (Key word): Pembelajaran (learning), ekonomi (economic), sumber daya alam dan lingkungan  (natural resources and environment )
ANALISIS PENGELOLAANDAN PENGAWASANKEUANGANSEKOLAH DISDNEGERISE-KECAMATANWAYTUBA” -, Ahmad Jaenudin -; -, Suroto -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.993 KB)

Abstract

 ABSTRAKPengelolaan keuangan sekolah sangat penting dilakukan untuk mengklasifikan kebutuhan sekolah. Adanya pengelolaan keuangan yang jelas dan sesuai akan berpengaruh terhadap operasional sekolah dan pendidikan di sekolah tersebut. Pengawasan pengelolaan keuangan perlu dilakukan untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan yang diterapkan  dan untuk mengetahui bagaimana pengawasan dalam pengelolaan keuangannya. Pengumpulan data berupahasil  observasidan wawancara pada beberapa pimpinan sekolahdasar negeri  se-kecamatan way tuba. Hasil analisis  menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan sekolah dalam menjalankan rencana anggaran sudah berjalan sangat baik. Hal ini ditunjukkan dengan beberapa rencana kegiatan yang terealisasi sesuai dengan harapan yaitu transparan, akuntabel, efektif dan efisien.Selain itu, pengawasan pengelolaan keuanganberjalan dengan baik.Sinergi antara pihak sekolah dan masyarakat terjalin dengan baik untuk membangun. Kata Kunci: Keuangan, Pengawasan, Pengelolaan, Sekolah  The financial management of the school is very important to classifying the needs of the school. The existence of a clear end of the financial management and appropriate will affect school operations and education at the school. Supervision of financial management needs to be done to minimize errors that may occur. The purpose of this article is to determine how financial management is applied and for knowing how to control the management of its finances. The collection of data in the form of observations and interviews at several public elementary school leaders throughout the subdistrict way tuba. The analysis shows that the financial management of the school in implementing the budget plan has been running very well. This is demonstrated by some of the action plan to be realized in accordance with the expectations that are transparent, accountable, effective and efficient. In addition, supervision of financial management goes well. The synergy between the school and the community are good for building  Keywords: Finance, Supervision, Management, School
KEPUTUSAN PENGANGGARAN MODAL PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI SUKOHARJO -, Sigit Wahyudi -; -, Fuad Abdul Fattah -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.672 KB)

Abstract

AbstrakArtikel ini merupakan karya ilmiah dengan metode eksploratif. Tujuan ariket ini adalah 1) mengetahui aktifitas investasi dan pembiayaan UMKM Sukoharjo, 2) mengetahui kegiatan perencanaan yang dilakukan pada UMKM Sukoharjo, 3) evaluasi proyek yang digunakan UMKM di Sukoharjo. Penganggaran modal (capital budgeting) yang dilakukan oleh UMKM di Sukoharjo belum sepenuhnya menggunakan metode penganggaran modal yang baik. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan bahwa metode penganggaran modal sangat diperlukan dalam Usaha Makro Kecil Menengah dalam memperhitungkan kelangsungan bisnis jangka panjang. Hal tersebut dapat dijadikan keputusan investasi bagi UMKM yang sedang dijalankan, namun teknik-teknik dalam penganggaran modal tidak sepenuhnya dapat diterapkan dalam bisnis kecil tersebut. Aktivitas investasi dan pembiayaan pada UMKM Sukoharjo lebih memilih investasi dengan pergantian alat karena hal ini akan mempengaruhi besarnya pembiayaan dalam memproduksi produk. Selain itu UMKM di Sukoharjo lebih condong kepada investasi pada ekspansi untuk produk baru karena dalam lini produk baru adalah hal penting dari investasi. Kata Kunci: UMKM, Aktivitas Investasi, Penganggaran Modal (Capital Budgeting) 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN AFEKTIF MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS DENGAN MEDIA PREZI PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN -, Ichsan Arba’i -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.108 KB)

Abstract

 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peningkatan hasil belajar afektif dan kognitif siswa pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan SMK Warga Surakarta melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dan Media Prezi.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau action classroom research.Objek penelitian yaitu siswa kelas XIF Teknik Otomotif SMK Warga Surakarta yang berjumlah 31.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes.Hasil penelitian menunjukkan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan Prezi meningkatkan hasil belajar afektif siswa untuk disiplin, tanggung jawab, saling menghargai, rasa ingin tahu, dan percaya diri dalam pembelajaran. Dari segi hasil belajar kognitif inovasi model dan media pembelajaran tersebut mampu menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan, mengembangkan keterampilan bepikir kritis dalam memecahkan masalah serta meningkatkan hasil ulangan siswa, sehingga hasil belajar siswa menjadi optimal. Hasil belajar afektif siswa berdasarkan observasi penelitian mengalami peningkatan setelah implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan Prezi dengan persentase rata-rata pra tindakan sebesar 63%, dan setelah tindakan sebesar 92%. Hasil belajar kognitif siswa berdasarkan pretest dan posttest penelitian juga mengalami peningkatan dengan persentase rata-rata pra tindakan sebesar 43,39% dan setelah tindakan sebesar 97 %. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan nilai rata-rata hasil belajar afektif dan kognitif siswa pretest (sebelum tindakan) dan postest (setelah tindakan). Kata Kunci: Hasil Belajar Afektif, Kognitif, Pembelajaran Kooperatif, Prezi, Think Pair Share ABSTRACT The objective of this research is to investigate and analyse the improvement of affective and cognitive learning outcomes of the students through the implementation of cooperative learning of Think Pair Share with Prezi Media on the Craft and Entrepreneurship subject matter of the Students Grade XIF of technical automotive in SMK Warga Surakarta.This research used the classroom action research with the descriptive qualitative and quantitative method (mixed method). The object of the research was the students Grade XIF technical automotive. The total of them were 31 students. The data of research were collected through observation, interviews, documentations, and test.The results showed that the implementation of cooperative learning model Think Pair Share with Prezi improve affective learning outcomes of the students in discipline, responsibility, mutual respect, curiosity and confidence to learn. In terms of cognitive learning outcomes innovation model and learning media are able to create an effective and enjoyable learning, develop critical thinking skills in problem solving and improving learners test results, so that the study of students become optimal. Affective learning outcomes of learners based on observations of the study increased after the implementation of cooperative learning model Think Pair Share with Prezi with an average percentage of 63% pre-action, and after the action of 92%. Cognitive learning outcomes of learners based on the pretest and post-test study increased in the average percentage of pre-action amounted to 43.39% and after the action of 97%. The results based on statistical calculations showed that there is a significant difference between average value of affective and cognitive learning outcomes of learners pretest (prior action) and posttest (after action). Keywords: Affective Aspects, Cognitive Aspects, Cooperative Learning, Learning Outcomes, Prezi, Think Pair Share