cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN MODEL KONTEKSTUAL UNTUK PEMBELAJARAN EKONOMI -, Tri Mulyani Warastuti -; -, Baedhowi -; -, Susilaningsih -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.237 KB)

Abstract

 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar dengan model  kontekstual yang layak digunakan pada pembelajaran ekonomi untuk siswa SMA, serta mengetahui keefektifan bahan ajar hasil pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development). Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif menggunakan uji gain. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Nilai validasi yang diperoleh dari ahli materi pembelajaran sebesar 90%, ahli media pembelajaran sebesar 92% , ahli bahasa sebesar 82% , dan praktisi sebesar 98% yang artinya bahan ajar memiliki kualifikasi sangat baik. (2) Peningkatan skor postes pada kelas yang menggunakan bahan ajar dengan model kontekstual sebesar 14,87% dengan nilai gain score 0,47 dan ketuntasan siswa 100%. Sedangkan kelas yang menggunakan buku paket ekonomi dengan peningkatan skor postes sebesar 7,26% dengan nilai gain score 0,31 dan ketuntasan siswa 87,1%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar dengan model kontekstual layak digunakan dan efektif untuk mendukung upaya peningkatan hasil belajar siswa. Kata kunci: bahan ajar, kontekstual, ekonomi Abstract This study aims to produce an instructional material with the model contextual which is feasible for use in teaching economic for Senior High School students, and to investigate the effectiveness of instructional material development results. This study was a research and development (R&D). Analiysis of the data used is descriptive qualitative and quantitative analysis using the gain. The results of the study as follows: (1) Validation expert of instructional material 90%, expert of instructional media 92%, expert of language 82%, and practitioner 98% , that mean the instructional  material is very good qualification. 2) Increase in posttest scores on the class using instructional materials with the model contextual is of 14.87% with a gain score of 0.47 and 100% student mastery, while the class using economic textbooks with posttest scores increased by 7.26% with the gain score of 0.31 and 87.1% student mastery. Based on the results of research concluded thatinstructional material using contextual model is feasible and effective to support improve student learning outcomes. Kata kunci : instructional materials, contextual, economic
PRAKTIK RIBA DALAM DENDA KETERLAMBATAN PEMBAYARAN -, Aulia Prima Kharismaputra -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.152 KB)

Abstract

ABSTRAK Sistem ekonomi dalam islam dibangun dengan dasar keyakinan mendapat ridho Allah SWT melalui tolong menolong dengan sesama manusia. Sistem ekonomi islam tidak selalu berbicara terkait untung dan rugi, serta saling menguntungkan. Berbeda dengan sistem ekonomi konvensional yang selalu berbicara untung rugi dalam menjalankan aktivitas ekonominya. Implementasi dari prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam semua aspek dan perilaku ekonomi diharapkan dapat mendatangkan kesejahteraan yang berkeadilan. Salah satu permasalahan yang sudah sangat familiar di tengah kehidupan masyarakat adalah adanya praktik riba yang telah menjamur di sebagian besar kegiatan perekonomian. Riba sudah dipandang menjadi sesuatu yang biasa terjadi di masyarakat, padahal di dalam riba terdapat dosa besar dan tentunya merugikan pihak lain karena adanya ketidakadilan. Mayoritas ulama menyatakan bahwa riba bisa terjadi dalam dua hal, yaitu dalam utang (dain) dan dalam transaksi jual-beli (bai’). Denda merupakan sanksi yang diberikan kepada salah satu pihak karena menyalahi aturan yang telah disepakati. Denda dipandang sebagai solusi agar dalam kegiatan ekonomi berjalan sebagaimana mestinya. Dalam pembayaran PDAM, listrik pascabayar, iuran dsb pembayaran dilakukan setelah pengguna memperoleh kemanfaatan. Menurut beberapa ulama, praktik seperti ini termasuk riba karena adanya tambahan pembayaran yang dibebankan kepada pengguna dari yang seharusnya dibayarkan. Kata Kunci: Ekonomi Islam, Ekonomi syariah, Riba, Denda, Pembayaran. The economic islamic is built on the basis of belief gets blessing from Allah through helping fellow human beings. Islamic economic system doesn’t always speak related gains and losses, as well as mutually beneficial. In contrast to conventional economic system that always speak about profit and loss in carrying out their economic activities. Implementation of the principles of Islam in all aspects of economics and behavioral economics is expected to bring prosperity with justice. One of the problems is already very familiar in the life of society is the practice of usury, which have mushroomed in most economic activities. Usury has been considered to be something that usually happens in society, whereas in the sin of usury are enormous and certainly harm others because of their injustice. The majority of scholars claim that usury can happen in two ways, namely in debt (dain) and the transaction (bai). Fines is a sanction given to one party for violating the rules that have been agreed. Fines seen as a solution to the economic activity is running properly. In payment taps, electrical post-pay, dues payments etc. do after users get the benefit. According to some scholars, such practices of usury because of the additional payments charged to the users of which should have been paid. Keyword: Economic Islamic, Sharia Economic, Usury, Fines, Payment.
PENGELOLAAN KEUANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN/SEKOLAH -, Etty Andiawati -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.162 KB)

Abstract

ABSTRAK Makalah ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keuangan lembaga pendidikan/sekolah. Pengelolaan keuangan sekolah tidak dapat dipandang enteng/mudah tetapi membutuhkan ketelitian,keakuratan,transparansi,akuntabel, efektif,dan efisien. Untuk mencapai tersebut maka dijabarkan sebagai berikut : mengetahui pengelolaan keuangan lembaga pendidikan/sekolah.  Secara spesifik, penulisan ini adalah mengetahui pengertian pengelolaan keuangan lembaga pendidikan/sekolah, mengetahui tugas pengelola keuangan lembaga pendidikan/sekolah, mengetahui proses pengelolaan keuangan lembaga pendidikan/sekolah dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan lembaga pendidikan/sekolah. Kata kunci: lembaga pendidikan/sekolah, pengelolaan keuangan.    ABSTRACT This paper aims to analyze the financial management of educational institutions/schools. School financial management can’t be underestimated but requires precision, accuracy, transparency, accountability, effective, and efficient. To achieve that it is described as follows: determine the financial management of educational institutions/schools. Specifically, this study was to determine the understanding of financial management of educational institutions / schools, knowing the task of financial management educational institutions / schools, know the process of financial management of educational institutions / schools and accountability of financial management education institution / school. Keywords: educational institutions / schools, financial management.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MICROTEACHING BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGAJAR -, Yudi Supiyanto -; -, Dumiyati -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.196 KB)

Abstract

ABSTRAKBagi dunia perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi keguruan masalah penguasaan ketrampilan mengajar bagi mahasiswa dan lulusannya menjadi suatu tantangan tersendiri. Tuntutan stake holder terhadap lulusan dari perguruan tinggi keguruan diharapkan untuk siap kerja. Oleh karena itu agar harapan tersebut dapat direalisaikan dengan sangat baik maka persiapan di kampus yani pembekalan ketrampilan mengajar harus dilakukan secra kompehensif dan berkesinambungan pada setiap semester mulai dari bobot teorinya sampai bobot prakteknya. Salah satu dari bagian pembelajaran tersebut yang harus disiapkan adalah pembelajaran micro teaching yang biasanya diberikan pada semester menjelang mahasiswa menempuh program praktek lapangan (PPL).  Terkait pembelajaran micro teaching ternyata beberapa permasalahan ditemukan oleh beberapa hasil studi dimana yang paling banyak adalah pada penguasaan yang rendah tentang ketrampilan dasar mengajar, materi, penguasaan kelas maupun sisi kreatifitas dalam pengajaran. Oleh karena itu maka banyak pendekatan dan model model pembelajaran micro teaching yang digunakan salah satunya adalah model Experiential Learning. Model ini menekankan pada sebuah model pembelajaran yang holistik dalam proses belajar. Dalam experiential learning, pengalaman mempunyai peran sentral dalam proses belajar. Dalam makalah ini konteks menyiapkan calon pendidik yang memiliki ketrampilan dalam pembelajaran yang baik maka perlu dikaji beberapa hal menyangkut: 1).bagaimana pendekatan konsep experiential learning ?2) bagaimana implemtasi experiential learning dalam micro teaching? Kata kunci: micro teaching, experiential learning.ABSTRACTFor the world higher education, especially college teacher tenure teaching skills for students and graduates become a challenge. Stakeholder demands for graduates of teacher training colleges are expected to be ready to work. Therefore, for these expectations can realiate very well the preparation on teacher collage  to equip teaching skills to do comprehensive  and continuous in each semester from the weight of theory to practice weight. One of the learning section that must be prepared is learning micro teaching is usually given in the semester before the students take field practice program. Related micro teaching learning turns out some of the problems found by some studies where the most is at the low mastery of basic skills teaching, materials, control of the classroom and the creativity in teaching. Hence the many approaches and models for micro teaching learning models used one of them is a model of Experiential Learning. This model emphasizes a holistic model of learning in the learning process. In experiential learning, the experience has a central role in the learning process. In this paper the context of preparing prospective teachers who have good skills in learning some things it needs to be studied with regard to: 1) .How to  approach the concept of experiential learning? 2) how to apply experiential learning in the micro teaching? Keywords: micro teching, experiential learning.
KINERJA KARYAWAN DITINJAU DARI TINGKAT KESEJAHTERAAN KARYAWAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN KARIR PADA PT. DANLIRIS SUKOHARJO TAHUN 2015 -, Julian Pascalia Kusumawardani -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.958 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) pengaruh tingkat kesejahteraan karyawan terhadap kinerja karyawan, 2) pengaruh peluang pengembangan karir terhadap kinerja karyawan, 3) pengaruh tingkat kesejahteraan karyawan dan peluang pengmbangan karir terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Penelitian ini dilaksanakan di PT. DANLIRIS Sukoharjo pada bulan Juni dengan populasi 360. Sebelum instrumen digunakan, terlebih dahulu dilakukan uji coba (try out) instrumen. Instrumen diuji cobakan kepada karyawan yang berada pada populasi diluar sampel. Sampel diambil berdasarkan pada tabel Isaac dan Michael dengan taraf kepercayaan 95% yaitu sejumlah 177 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sebelum pengujian hipotesis terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis. Kesimpulan penelitian ini adalah 1) tingkat kesejahteraan karyawan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hal ini berdasarkan analisis regresi linier ganda diperoleh thitung > ttabel, yaitu 7,825 > 1,984 dan nilai signifikansi <0,05 yaitu 0,000 dengan sumbangan relatif sebesar 67,2443% dan sumbangan efektif 38,531%, 2) peluang pengembangan karir berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hal ini berdasarkan analisis regresi linier ganda diperoleh thitung > ttabel, yaitu 4,267 > 1,984 dan nilai signifikansi <0,05 yaitu 0,000 dengan sumbangan relatif sebesar 32,783% dan sumbangan efektif 18,785%, 3) tingkat kesejahteraan karyawan dan peluang pengembangan karir berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hal ini terbukti dengan Fhitung = 116,593 > Ftabel = 3,00 dan nilai signifikansi <0,05 yaitu 0,000. Hasil uji koefisien determinasi (R2) diperoleh sebesar 0,573 berarti pngaruh yang diberikan oleh kombinasi variabel kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan konsumen adalah sebesar 57,3% sedangkan sisanya sebesar 42,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kata kunci: tingkat kesejahteraan karyawan, peluang pengembangan karir, kinerja karyawan ABSTRACTPurpose – The purpose of this paper are to find out : 1) the influence of employee prosperity level toward employee’s performance, 2) the influence of carrier development opportunity toward employee’s performance, 3) the influence of employee’s prosperity level and the opportunity of carrier development toward the employee’s performance.Design/methodology/approach – The authors use associative research with quantitative approach by using questionnaire.Findings – the research was done at PT. Danliris Sukoharjo in June that had 360 populations. Before the instrument was used, there were try out instrument first. The instrument was trial to outing sample population of the employee. The sample took based on Isaac and Michael table 95% of credibility degree, there were 177 respondents using simple random sampling. Before hypothesized, there were analytical prerequisite test first.Research limitations/implications – The limitation of this paper are: 1) the employee’s prosperity level had positive influent to employee’s performance. There was based on twin linear regression analyze got count > table, there are 7.825 > 1.984 and signification value < 0.05 there is 0.000 with relative contribution in the amount of 67.2443% and effective contribution 38.531%, 2) the opportunity of carrier development  had positive influent to employee’s performance. That was based on twin linear regression analyze got count>table, there are 7.825 > 1.984 and significance amount <0.05 there is relative contribution 32.783% and effective contribution 18.785%, 3) the prosperity and the opportunity of carrier development had positive employee’s performance. There was based on count = 116.593 > table = 3.00 and signification amount < 0.05 there is 0.000. Determination coefficient test result (R2) is 0.573 that mean the influence that given by quality variable combination service and facility toward consumer satisfaction is 57.3% meanwhile the balance is 42.7% influenced by another unexamination variable. Keywords – the employee’s prosperity level, the opportunity of carrier development, the employee’s performance.
PENGELOLAAN MANAJEMEN KEUANGAN PADA LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR PRIMAGAMA VETERAN SURAKARTA -, Dwi Puji Astuti -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.516 KB)

Abstract

ABSTRAK Manajemen keuangan merupakan salah satu substansi manajemen sekolah yang akan turut menentukan berjalannya kegiatan pendidikan di sekolah. Manajemen pengelolaan keuangan sangat penting hubungannya dalam  pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Perkembangan dunia dalam bidang pendidikan dengan mudah dapat dikatakan bahwa masalah pengelolaan keuangan menjadi masalah yang cukup pelik untuk dipikirkan oleh para pengelola dana pendidikan. Masalah pengelolaan keuangan pendidikan akan menyangkut masalah tenaga pendidik, proses pembelajaran, sarana prasarana, pemasaran dan aspek lain yang terkait dengan masalah keuangan. Primagama merupakan lembaga bimbingan belajar bagi siswa-siswi SD, SMP, SMA atau alumni yang mengutamakan kualitas jasa pelayanan bimbingan belajar termasuk memperhatikan manajemen keuangan yang baik dan transparan untuk meningkatkan mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transparasi keuangan dan upaya perbaikan sistem manajemen keuangan yang dilakukan oleh Primagama Veteran Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan kajian literatur jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Primagama Veteran Surakarta sudah menerapkan kegiatan transparasi keuangan dengan baik dengan melibatkan peran orang tua siswa yang berdampak positif sehingga tercipta akuntabilitas keuangan yang transparan yang memperkuat kemitraan antara lembaga, pengajar, dan orang tua. Namun, ada juga yang harus diperbaiki terkait dengan manajemen keuangan, yaitu sistem penggajian bagi para instruktur pengajar/tentor dan pengelolaan penyusutan pada aktiva tetap.  Kata Kunci: manajemen, keuangan, transparasi, pendidikan, primagama.  ABSTRACT Financial management is one of the substances that the school management will contribute to determine the passage of educational activities in schools. Management of financial management is very important to do in the implementation of teaching and learning activities. The development of the world in the field of education can easily be said that the financial management issues become a problem that is quite complicated for thought by the education fund managers. Education financial management issues will be a matter of educators, learning processes, infrastructure, marketing and other aspects related to financial problems. Primagama is a tutoring agency for students of elementary, junior high school or alumni who put quality tutoring services including attention to sound financial management and transparency to improve the quality of care. This study aims to determine the financial transparency and efforts to improve the financial management system conducted by the Veterans Primagama Surakarta. The method used is a qualitative case study approach and literature review journals. The results showed that Primagama Veteran Surakarta has implemented activities with good financial transparency by involving the parents of students who have a positive impact so as to create a transparent financial accountability that strengthen partnerships between institutions, teachers, and parents. However, there also must be improved related to financial management, namely the payroll system for trainers teacher / tutor and depreciation on fixed asset management. Keywords: management, finance, transparency, education, primagama
TATA KELOLA KEUANGAN PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (Studi Pada SMK Bina Mandiri Surakarta) -, Anastasia Anggarkusuma -; -, Fanni Rahmawati -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.027 KB)

Abstract

ABSTRAKArtikel ini merupakan karya ilmiah dengan metode eksploratif. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis tata kelola keuangan pada Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Surakarta. Data yang digunakan adalah data kualitatif. Sumber data berasal dari siswa, guru, dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan trianggulasi sumber. Analisis data yang digunakan data kualitatif.Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan masih belum sesuai dengan teori yang ada. Pengelolaan keuangan meliputi perencanaan, pertanggung jawabandan pelaporan, serta pemeriksaan. Perencanaan keuangan berupa penyusunan RAPBS (Rencana Anggaran Pendapatan dan Biaya Sekolah). Pertanggungjawaban dana dilaporkan dalam LPJ (Laporan Pertanggungjawaban). Laporan keuangan yang disusun meliputi Laporan Aktivitas dan Laporan Arus Kas.Kata Kunci :Manajemen Keuangan, Sekolah Menengah Kejuruan, Penelitian Kualitatif ABSTRACTThe objective of this article is to analyse the financial management in Vocational High School at Surakarta. The data of article consisted of qualitative data. It was obtained from teacher, students, and documents of the school and collected through documentation, and in-depth interview. The data were validated by using the data source triangulation technique. The data were analysed by using interactive technique of analysis for the qualitative data.The result shows that the implementation of financial management was not in accordance with the theory. Financial management of the school included planning, reporting, and auditing. Financial planning was constructing a School Budget (Budget and Expenditure Plan School). Accountability of funds reported in the LPJ (Progress Report). Financial statements prepared covered Activity Report and Statement of Cash Flows. Keywords: Financial Management, Vocational High School, Qualitative Research
PENGELOLAAN MANAJEMEN KEUANGAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN (Studi pada sekolah Al-Islam dan Muhammadiyah di Surakarta) -, Risa Alkurnia -; -, Aulia Anggraini -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.007 KB)

Abstract

 ABSTRAK Tujuan dari penulisan paper ini adalah untuk memberikan suatu analisis deskriptif mengenai pengelolaan manajemen keuangan di instiusi pendidikan. Institusi pendidikan yang mana bergerak dalam kegiatan nirlaba juga melakukan proses manajemen. Institusi pendidikan dituntut untuk melaksanakan proses manajemen yang optimal berdasarkan konsepsi manajemen berbasis sekolah (MBS). MBS bertujuan untuk memberdayakan sekolah dalam menetapkan berbagai kebijakan internal sekolah yang mengarah pada peningkatan mutu dan kinerja sekolah secara keseluruhan. Berdasarkan pengambilan data dilakukan di MA Al-Islam Surakarta dan SMP Muhammadiyah 4 Sukodono, kedua sekolah tersebut berbasis yayasan yang mana sebagian besar sumber pendapatan berasal dari Yayasan, SPP dan pemerintah, berbeda halnya dengan sekolah negeri yang berasal dari BOS. Secara praktis hasil penulisan dari artikel ini diharapkan mampu memberikan wawasan mengenai pengelolaan keuangan pada lembaga sekolah swasta dimulai dari perencanaan (planning), pelaksanaan (actuating), pencatatan, pertanggung jawaban atau pengawasan (controling) serta pelaporan (reporting) yang berdasarkan prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Kata Kunci: seminar nasional, manajemen keuangan, lembaga pendidikan.  ABSTRACT The purpose of this paper is to provide a descriptive analysis of the financial management arrangements educational institution. Educational institution which is engaged in non-profit activities also perform management processes. Educational institutions are required to implement the optimal management process based on the conception of school-based management (SBM). SBM aims to empower schools in the school setting various internal policies that lead to improved quality and overall school performance. Based on the data collection was done in MA Al-Islam and SMP Muhammadiyah 4 Sukodono, the second school based foundation which is mostly a source of revenue comes from the Foundation, SPP and the government, unlike the case with public schools comes from the BOS. In practical terms the results of writing of this article is expected to provide insight into the financial management of the institution of private schools starting from planning, actuating, Controlling, and reporting which based of principles of fairness, efficiency, transparency, and public accountability. Keywords: national seminar, financial manajemen, educational institution.
E-BOOK BERBASIS ACTIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN -, Umar Yeni Suyanto -; -, Tri Murwaningsih -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.846 KB)

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi yang semakin pesat dan maju, membuat masyarakat dunia tidak hanya memanfaatkan kemajuan teknologi hanya sebagai alat pemenuhan kebutuhan sehari–hari akan tetapi teknologi juga dimanfaatkan sebagai fasilitas pengembangan pendidikan dan riset.Perpaduan antara teknologi khususnya media pembelajaran maupun bahan ajar akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas pembelajaran dan hasil belajar. Standarisasi lulusan pendidikanlebih menekankan pada kompetensi dan pemahaman yang mendalam terhadap implementasi kompetensi yang diajarkan, hal ini menuntut guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam pelaksanaan proses pembelajaran.Media e-bookberbasis active learningmenjadi solusi untuk dapat meningkatkan kompetensi siswa. Hal ini dapat membantu guru dalam proses pembelajaran, sehinga siswa lebih aktif, pembelajaran tidak membosankan serta siswa mampu menyerap materi yang diajarkan dengan cepat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Referensi teori yang diperoleh dengan analisis studi literatur dijadikan sebagai fondasi dasar dan alat utama dalam menganalisis permasalahan dalam penelitian ini.penelitian ini menganalisis  implementasi pengembangan media e-book yang dikolaborasikan dengan beberapa tipe model active learningHasil studi literatur pada penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar dan motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan dan dimaksimalkan dengan menerapkan model pembelajaran active learning melalui media e-book. Kata kunci: media e-book, active learning
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DAN ROLE-PLAYING PADA KOMPETENSI MEYUSUN LAPORAN KEUANGAN DALAM MATA PELAJARAN AKUNTANSI DASAR DI SMK -, Maraden Junias Arnoldus -; -, Andri Paulus Loe -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.996 KB)

Abstract

ABSTRAKPerubahan paradigma pendidikan memberikan dampak dalam proses pembelajaran di mana pembelajaran yang ada saat ini lebih menekankan kepada keaktifan peserta didik. Model pembelajaran kooperatif dipandang lebih cocok diterapkan dalam proses belajar untuk mengaktifkan siswa secara kelompok namun tetap memperhatikan kemampuan setiap individu. Artikel ini merupakan suatu gagasan yang membahas 2 model pembelajaran kooperatif yaitu Jigsaw dan Role- Playing. Kedua model ini diharapkan dapat diterapkan pada kompetensi menyusun laporan keuangan dalam mata pelajaran akuntansi. Akuntansi merupakan mata pelajaran yang membutuhkan kemampuan kognitif dan keterampilan. Metode yang digunakan dalam mengkaji masalah adalah studi literatur. Berdasarkan hasil studi literatur yang dilakukan, ditemukan bahwa Model Pembelajaran Jigsaw lebih menekankan kepada pemahaman yang mendalam akan materi dengan dibentuknya kelompok ahli. Dari hasil pembahasan dengan kelompok ahli, peserta didik dapat menyampikan kepada teman yang berada pada kelompok inti.. Sedangkan Role-Playing dapat memberikan dampak yang baik terhadap keterampilan dikarenakan model ini mengondisikan peserta didik mirip dengan situasi aslinya. Berdasarkan hal tersebut model pembelajaran Jigsaw dan Role-Playing dapat diterapkan dalam mata pelajaran Akuntansi khususnya pada Kompetensi Menyusun Laporan Keuangan. Kata kunci: Kooperatif, Jigsaw, Role-Playing, Akuntansi ABSTRACTEducation paradigm change impacts in the learning process in which the existing learning more emphasis on active learners. Cooperative learning model is deemed more appropriate in the process of learning to enable students in the group but still pay attention to the ability of each individual. This article is an idea that addresses two cooperative learning models that is Jigsaw and Role- Playing. Both models are expected to be applied in preparing the financial statements of competence in accounting subjects. Accounting is a subject that requires cognitive abilities and skills. The method used in assessing the problem is the study of literature. Based on the results of the literature study, it was found that more emphasis Jigsaw Learning Model to a deeper understanding of the material by the formation of an expert group. From the discussion with a group of experts, learners can forthwith to friends who are in the core group. While Role-Playing can give a good impact on skills because these model are conditioning learners with situations similar to the original. Based on this model of learning and Role-Playing Jigsaw can be applied in a particular subject on Competence Accounting Preparing Financial Statements. Keywords: Cooperative, Jigsaw, Role-Playing, Accounting