cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PBL) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR EKONOMI -, Puji Santoso -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.426 KB)

Abstract

 ABSTRAK Tujuan dari penulisan paper ini adalah untuk memberikan suatu analisis deskriptif mengenai keunggulan penggunaan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) sebagai upaya dalam  peningkatan hasil belajar ekonomi.  Project Based Learning (PBL) dapat digunakan dalam upaya menumbuhkan pemahaman dan daya nalar siswa. Model pembelajaran ini melibatkan peran aktif siswa untuk menghasilkan produk atau proyek yang mampu mendorong kemampuan siswa dalam memahami suatu pengetahuan melalui sintaks yang sistematis. Project Based Learning (PBL) telah banyak digunakan dalam upaya meningkatkan hasil belajar. Penelitian-penelitian terdahulu telah menunjukkan adanya keunggulan yang dimiliki pada model Project Based Learning (PBL). Secara praktis hasil penulisan dari paper ini diharapkan mampu memberikan wawasan serta masukan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran ekonomi dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PBL). Kata Kunci: Model Pembelajaran, Project Based Learning, ekonomi The purpose of this paper is to provide a descriptive analysis of the advantages of the use of the learning model Project Based Learning (PBL) as an effort to improve the results of the economic study. Project Based Learning (PBL) can be used in an effort to foster understanding and reasoning power of students. This learning model involves the active participation of students to produce a product or project that encourages students ability to understand the knowledge through systematic syntax. Project Based Learning (PBL) has been widely used in the effort to improve learning outcomes. Previous studies have shown the advantages of the model of Project Based Learning (PBL). In the practical results of the writing of this paper is expected to provide insights and feedback for teachers in implementing the learning Economics by using model Project Based Learning (PBL) Keywords: Learning Model, Project Based Learning, Economics
MENUMBUHKAN INTENSI BERWIRAUSAHA SISWA SMK MELALUI INKUBASI BISNIS -, Ari Saptono -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.38 KB)

Abstract

ABSTRAK Indonesia memiliki piramida penduduk tipe ekspansif yang sebagian besar penduduk berada pada kelompok umur muda. Rasio ketergantungan penduduk sebesar 48,6. Kondisi tersebut  menunjukkan bahwa Indonesia mendapatkan bonus demografi yang ditandai  tingginya proporsi jumlah penduduk usia produktif. Pengembangan kewirausahaan di Indonesia menjadi kebutuhan strategis nasional dalam meningkatkan kemandirian ekonomi untuk  mencapai kemakmuran masyarakat. Sekolah Menengah Kejuruan adalah salah satu lembaga yang bertujuan meghasilkan lulusan yang terampil dan siap kerja.Data tingkat pengangguran terbuka berdasarkan tingkat pendidikan SMK mengalami peningkatan.  Hal ini menunjukkan bahwa lulusan SMK lebih banyak sebagai pencari kerja daripada menciptakan lapangan kerja atau sebagai seorang wirausahawan. Berdasarkan hasil penelitian yang dikembangkan dari Theory of  Planned Behavior yang dirumuskan oleh Ajzen menunjukkan bahwa lingkungan belajar, efikasi diri, dan sikap dapat mempengaruhi intensi. Inkubasi bisnis adalah alternatif model pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata dalam merintis, mengelola dan mengembangkan usaha bagi siswa SMK.Proses pembelajaran melalui inkubasi bisnis akan membentuk sikap positif dan keyakinan diri siswa dalam menjalankan usaha yang selanjutnya akan menumbuhkan intensi berwirausaha pada siswa. Intensi wirausaha  ditumbuhkan melalui Inkubator bisnis sebagai bentuk lingkungan belajar yang kondusif dalam membentuk kompetensi siswa SMK. Kata Kunci: Intensi Berwirausaha, Inkubasi Bisnis  ABSTRACT Indonesia has the expansive type population pyramid that most people are in the younger age groups. Population dependency ratio of 48.6. The condition shows that Indonesia get demographic bonus that marked the high proportion of the population of productive age. Development of entrepreneurship in Indonesia has become a national strategic needs in improving the economic independence to achieve the prosperity of society. Vocational High School is one institution that aims region contribute to graduates who are skilled and ready to work.The data rate of unemployment by level vocational education has increased. This suggests that more vocational graduates as job seekers rather than creating jobs or as an entrepreneur. Based on the research results developed from the Theory of Planned Behavior formulated by Ajzen showed that the learning environment, self-efficacy and attitudes can influence intentions. Business incubation is an alternative learning models that provide a real experience in initiating, managing and developing the business for vocational students. The process of learning through business incubation will form a positive attitude and self-confidence of students in running the business which in turn will foster entrepreneurship in the students intentions. Entrepreneurial intentions grown through business incubator as a form conducive learning environment in shaping the competence of vocational students. Keywords: Intention Entrepreneur, Business Incubator
ANALISIS PEMBIAYAAN PENDIDIKAN LEMBAGA PENDIDIKAN SWASTA (STUDI KASUS PADA LEMBAGA PENDIDIKAN KURSUS DI KOTA CIREBON) -, Endang Herawan -; -, Enceng Yana -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.792 KB)

Abstract

ABSTRAK Hak untuk memperoleh pendidikan adalah hak dasarsetiap warga negara agar setiap warga negara Indonesia memilikibekal pendidikan yang berguna bagi dirinya maupun untuk kemajuan bangsa. Pendidikan dapat diperoleh melalui jalur formal, non formal dan informal. Lembaga pendidikan nonformal seperti lembaga kursus merupakan jalur pendidikan diluar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Hasil pendidikan nonformal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah. Pembiayaan pendidikan pada lembaga kursus seluruhnya bersumber dari dana masyarakat, sehingga permasalahan dalam makalah ini adalah bagaimana upaya strategis lembaga kursus dalam menghimpun dana untuk pembiayaan pendidikan, dan bagaimana pengelolaan lembaga kursus dalam hal mengembangkan mutu dan relevansi sebagai alternatif pendidikan bagi masyarakat.  Makalah ini mengungkapkan upaya-upaya yang perlu dilakukan oleh lembaga pendidikan swasta (kursus) dalam menghimpun dana dan mengembangkan mutu serta relevansi dengan kebutuhan dunia kerja ialah dengan membangun strategi kemitraan, baik dengan pihak pemerintah maupun pihak swasta lainnya, peningkatan mutu pendidikan diupayakan dengan mengutamakan pengalokasian pada aspek yang menyentuh proses belajar mengajar. Kata Kunci : Analisis Pembiayaa Pendidikan, Lembaga Pendidikan Swasta
PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS ICT MENGGUNAKAN WONDERSHARE QUIZ CREATOR PADA MATERI PENYUSUTAN ASET TETAP -, Vivi Pratiwi -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.302 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan alat evaluasi pembelajaran berbasis Information and Communication Technologies (ICT) menggunakan aplikasi Wondershare Quiz Creator pada materi penyusutan aset tetap kelas XII Akuntansi SMK Negeri di Surabaya yang teruji layak digunakan dalam evaluasi pembelajaran serta memperoleh respon positif dari siswa. Alat evaluasi ini dikembangkan dengan model ADDIE yang dikemukakan oleh Reiser dan Mollenda (1990). Uji coba dilakukan pada 21 siswa kelas XII Akuntansi yang terdiri dari masing-masing 7 siswa dari SMK Negeri 1 Surabaya, SMK Negeri 4 Surabaya, dan SMK Negeri 10 Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar telaah dan lembar validasi ahli materi, lembar telaah dan lembar validasi ahli media, analisis soal, dan angket pendapat siswa.Hasil data dianalisis secara deskriptif dengan teknik persentase.  Hasil validasi dari ahli materi memperoleh skor 86% dengan kriteria sangat layak dan validasi dari ahli media memperoleh skor 96% dengan kriteria sangat layak. Butir soal kemudian dianalisis dan diuji cobakan kepada siswa dengan perolehan  rata-rata persentase pendapat siswa sebesar 85% dengan kriteria sangat baik. Hasil keseluruhan validasi ahli dan uji coba terbatas diperoleh rata-rata skor 89% sehingga dapat disimpulkan bahwa alat evaluasi yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan dalam evaluasi pembelajaran serta memperoleh respon positif dari siswa. Kata Kunci: Alat Evaluasi Pembelajaran, ICT, Wondershare Quiz Creator, Penyusutan Aset Tetap. ABSTRACT The purpose of this research is to produce tools of evaluation of the Information and Communication Technologies (ICT)based learning using Wondershare Quiz Creator application on material depreciation fixed assets class XII Accountancy SMK Negeri in Surabaya proven worthy of use in the evaluation of learning as well as gain a positive response from students. The evaluation tool was developed with the ADDIE model put forth by Reiser and Mollenda (1990). A test performed on the 21 students of class XII Accounting comprising each of 7 students of SMK Negeri 1 Surabaya, SMK Negeri 4 Surabaya, and SMK Negeri 10 Surabaya. Research instrument used in the form of the review sheet and validation expert sheet material, the examination and expert validation sheet media, the analysis of the problem, and now the opinion of the students. Results descriptive data are analyzed with techniques of percentage. The results of the validation of material experts acquire score 86% with a very worthy and validation criteria of media experts obtained a score of 96% with the criteria is very decent. Grains of matter then analyzed and tested to students with obtaining the average percentage of student opinions of 85% with criteria very well. The overall results of validation experts and trial limited obtained an average score of 89% so that it can be concluded that the evaluation tool developed stated very decent used in the evaluation of learning as well as gain a positive response from students. Keywords: Evaluation  Learning Tool, ICT,  Wodershare Quiz  Creator, Depreciation Fixed Asset
MENCAPAI KETUNTASAN NILAI MATA KULIAH PERENCANAAN PEMBELAJARAN DI MICROTEACHING -, Heti Suherti -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.504 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran dengan jumlah mahasiswa yang cukup banyak, namun dihadapkan pada tempat dan waktu yang terbatas. Problematika ini menyebabkan nilai peserta didik tidak mencapai ketuntasan, sehinga diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk efektivitas perkuliahan. Penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui keberhasilan pencapaian ketuntasan nilai dalam pembuatan RPP dan praktek mengajar secara micro melalui penerapan model cooperative learning teknik student team achievement division (STAD) mata kuliah perencaan pengajaran. Melalui diskusi kelompok dalam meningkatkan kemampuan  kerjasama, kemampuan berpikir, bertanggung jawab, memotivasi dalam memecahkan masalah, berani mengemukakan pendapat dan trampil dalam praktek mengajar baik secara micro maupun praktek disekolah-sekolah. Tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dengan metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Populasi 151 dan sampel 75 orang secara sistematis, yaitu diacak dengan jarak. Secara klasikal, nilai dalam menyelesaikan pembuatan RPP dikatakan tuntas jika 75% dari jumlah mahasiswa memperoleh nilai minimal ≥75 sesuai dengan ketuntasan minimal yang sudah ditentukan. Berdasarkan kriteria persentase ketuntasan klasikal mencapai 89,3%. Hal itu berarti, ada 8 (10,7%) yang tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal. Kriteria keberhasilan praktek mengajar secara micro nilai minimum ≥ 73 sesuai dengan ketuntasan dalam praktek dimana persentase ketuntasan klasikal sebesar 90,7% dan 7 (9,3%) tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal. Dengan kata lain, penerapan model cooperative learning teknik STAD bisa memenuhi kriteria ketuntasan dengan katagori baik. Kata Kunci: Model, Cooperative, Learning, Teknik, STADAbstractDiscovered a learning problem that require appropriate solution because it has many participants, limited range, limited time, and extensive material. This research is Clasroom Action Research with purpose to know the success of value completeness achievement to make RPP and microteaching practice by The Application Cooperative Learning Model of Student Team Achievement Division (STAD) Engineering on the planning teaching subject, with group discussion to improve teamwork skill, thingking skill, responsible, motivated to solve problems, and can expression the opinions and skills on micro teaching practice or school practice. Collecting data techniques by observations, interviews, and documentations will use qualitative research descriptif method. The 151 – 75 people population systematically will encrypt by distance. Classically value, the values of completing make RPP will tell complete if 75% from all student get minimum value ≥75 suitable on completeness rule. Based on criteria of success from completeness classically presentage is 89,3%. That’s mean, there are 8 (10,7%) can not completeness minimal criteria. The success micro teaching practice of criteria has minimum value ≥ 73 suitable on completeness rule, if completeness classically presentage is 90,7%, there are 7 (9,3% ) can not completeness minimal criteria. Another word, the application of The Application Cooperative Learning Model of STAD Engineering can fulfill the great category clompleteness criteria.Keywords: Model, Cooperative, Learning, Engineering, STAD
YOUTUBE: TROBOSAN MEDIA PEMBELAJARAN EKONOMI BAGI MAHASISWA -, Dwi Iga Luhsasi -; -, Arief Sadjiarto -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.972 KB)

Abstract

ABSTRACT This study starts from the problem of the using of technology-based learning media. Nowadays, this media more needed. Why? Because students more like learn using the technology than using the conventional method. But the utilization of economic-accounting learning media not being used optimally. There are economic-accounting learning media on YouTube have no interesting content. Contents that show on YouTube are about the hobby and art. So, the aim of this study is to know the properness of technology-based learning media development on YouTube. The subjects of this study are 2 expert test subjects and 24 trial test subjects. Trial test subjects are students of Economic Education FKIP UKSW. The result of this study is technology-based learning media can be used by students. This media proper as economic-accounting’s learning media. Hopefully, in the future studies can be able to improve the economic-accounting learning media on YouTube. Key Words: Learning Media, YouTube, Economic-Accounting learning ABSTRAK Penelitian ini berangkat dari permasalahan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. Seiring berjalannya waktu, media pembelajaran berbasis teknologi semakin dibutuhkan. Hal ini disebabkan berubahnya gaya hidup para remaja/ mahasiswa yang lebih menyukai belajar dengan menggunakan teknologi, khususnya dari YouTube. Pemanfaatan YouTube di Indonesia untuk media pembelajaran ekonomi-akuntansi belum digunakan secara maksimal. Tidak banyak yang menyajikan materi-materi kuliah atau mata pelajaran ekonomi-akuntansi. Video pembelajaran terkait yang sudah adapun belum dapat merepresentatifkan konten dengan menarik. Selain itu, kebanyakan media YouTube digunakan untuk pembelajaran dibidang seni dan hobi. Oleh sebab itu, penelitian ini dibutuhkan untuk mengembangkan media pembelajaran ekonomi berbasis YouTube di kalangan remaja/ mahasiswa. Subjek penelitian terdiri dari subjek uji pakar dua orang, dan subjek uji coba yang adalah 24 mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UKSW. Melalui video pembelajaran berbasis YouTube, produk yang dikembangkan oleh peneliti dapat digunakan mahasiswa dalam proses belajar disamping adanya pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menujukkan produk video pembelajaran berbasis YouTube yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran ekonomi-akuntansi dan diharapkan untuk penelitian di masa yang akan datang mampu mengembangkan lagi media pembelajaran sejenis berbasis YouTube. Kata Kunci: Media Pembelajaran, YouTube, Pembelajaran Ekonomi-Akuntansi
PENGARUH FINANCIAL LITERACY TERHADAP ASPEK PERMODALAN PADA UMKM “BATIK DEWI RATIH” SRAGEN Sari, Dewi Tinjung
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.823 KB)

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sangat berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan pendistribusian hasil pembangunan. UMKM “Batik Dewi Ratih” merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam pengrajin batik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh financial literacy yang dilihat dari aspek permodalan di UMKM “Batik Dewi Ratih”. Artikel ini berbentuk studi literasi. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan eksploratif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan studi lapangan dan studi pustaka. Studi lapangan dilakukan dengan cara observasi dan wawancara sedangkan studi pustaka dilakukan dengan cara mempelajari dan membaca literatur-literatur serta tulisan-tulisan yang berhubungan dengan literasi keuangan. Objek penelitian yaitu UMKM “Batik Dewi Ratih” yang terletak di desa Jantran RT. 26 RW. 5 Pilang, Masaran, Sragen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan yang di dapat dari UMKM “Batik Dewi Ratih” tersebut dari bank umum yang lebih dominan dibandingkan dengan lembaga pembiayaan, contohnya: koperasi dan lembaga pembiayaan non bank. UMKM “Batik Dewi Ratih” lebih menekankan pada investasi dengan pergantian alat yang mempengaruhi besarnya pembiayaan dalam memproduksi produk. Pelaku usaha batik tersebut belum mempunyai keterampilan manajamen yang baik dalam merencanakan kegiatan usaha yang akan dilakukan. Kesadaran akan pentingnya literasi keuangan masih tergolong rendah, sehingga pelaku usaha tidak melakukan perencanaan bisnis secara tertulis dalam perencanaan kegiatan usaha.