cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Litbang Industri
ISSN : 22523367     EISSN : 25025007     DOI : 10.24960
Core Subject : Engineering,
Jurnal Litbang Industri (JLI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. JLI memuat artikel primer yang bersumber langsung dari hasil riset industri, olahan hasil pertanian, penanggulangan pencemaran industri. Semua naskah direview oleh mitra bestari. Jurnal Litbang Industri Padang diterbitkan oleh Balai Riset dan Standardisasi industri Padang, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. p-ISSN: 2252-3367 e-ISSN: 2502-5007
Arjuna Subject : -
Articles 357 Documents
Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 2 Desember Tahun 2021 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7569.%p

Abstract

Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 2 Desember Tahun 2021
Design of mold press for the manufacturing of silica sand pellet form Dedikarni Panuh; Rieza Zulrian Aldio; Amir Surya Hidayah
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.6921.90-96

Abstract

Currently, the ceramic industries is utilizing many natural mineral resources. The purpose of this study is to design and manufacture the tool; a mold press pellet or silica sand mold  and to obtain the results of silica sand pellets that are affected by varying pressure. The materials used for the tools were STM A276, Type 410 steel. ST60 martensite. SS400 steel was used to made the round plate at a mold position. This study produced mold with dimensions of 25.45 mm of diameter, height of 89 mm, volume at 45.07 cm³ with a mold circle area of 5.06 cm² and punch cross-sectional area of 452.16 mm². The maximum pressing force on the mold was 49050 N, the normal stress result was 108.47 MPa, the strain value was 3.8 mm / mm, the modulus of elasticity value was 28.54 MPa, the mold material had a maximum limit of 812,871 MPa, indicating that the mold material used was very good. This silica sand pellet mold produced can be utilized for the development of fuel cell and composite materials.
Preparation of chitosan-based nanofiber mats containing Soluplus® as a potential polymeric carrier by electrospinning process Rizka Yulina; Irene Bonadies; Giovanni Dal Poggetto; Paola Laurienzo
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7149.124-130

Abstract

A preparation of chitosan-based nanofiber mats loaded with Soluplus as a novel carrier polymer was carried out. Soluplus, a water-soluble amphiphilic copolymer, was added to provide a nanofiber structure that will be useful in applications as drug delivery system. In this study, a mixture of chitosan, polyethylene oxide (PEO), and Soluplus micelles was electrospun into nanofibers and characterized using SEM to observe the fiber morphology. Rhodamine (Rh) was used as a model molecule trapped inside Soluplus micelles. The results showed that chitosan-based nanofiber mats were successfully realized by electrospinning of the chitosan/PEO polymer blend solution at a ratio of 3:2 with 4 wt% total polymer concentration. The optimum electrospinning parameters to obtain the nanofibers were at 30 kV electrical potential, 0.2 ml/hour feed rate, and 30 cm distance between the needle tip and the collector. The addition of Soluplus at four times greater critical micelles concentration (CMC) was still able to provide smooth and bead-less nanofibers morphology. Nanofiber mats with Rh-Soluplus have an average fiber diameter of 56 nm, a slightly thinner than the nanofibers with chitosan/PEO alone (63 nm). A preliminary study of Rh release from Soluplus micelles, as well as from Soluplus loaded in the nanofiber mats, showed slower release of Rh from Soluplus loaded in the nanofiber mats compared to the free Soluplus.
Abstrak Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 2 Desember Tahun 2021 Firdausni Firdausni
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7570.iii-xii

Abstract

Abstrak Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 2 Desember Tahun 2021
Pengaruh alkalisasi pada pasta kakao terhadap rendemen minyak hasil pengempaan Dewi Arziyah; Sri Mutiar
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.6901.97-102

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh alkalisasi dengan menggunakan tiga senyawa kimia terhadap lemak kakao. Alkalisasi menggunakan senyawa kimia Na2CO3, K2CO3 dan Ca(OH)2 dengan konsentrasi masing-masingnya 0,5%, 1%, 1,5%, 2% dan 2,5%. Alkalisasi dan ukuran partikel adalah salah satu faktor yang mempengaruhi pengolahan untuk menghasilkan cokelat berkualitas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Data selanjutnya diuji menggunakan Least Significant Difference pada tingkat signifikansi 5% untuk menemukan karakteristik terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh interaksi antara jenis bahan kimia dengan konsentrasinya terhadap rendemen minyak kakao, pH, dan analisis warna. Kombinasi perlakuan yang menghasilkan rendemen tertinggi adalah penambahan alkali Na2CO3 pada konsentrasi 2,5% dengan suhu 80oC dengan rendemen  35,33 %.   
Pengaruh penambahan Carboxyl Methyl Cellulose (CMC) dan asam sitrat terhadap mutu dan ketahanan simpan susu jagung Citra Setiawati; Kamsina Kamsina; Inda Three Anova; Firdausni Firdausni; Yulia Helmi Diza
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7399.131-137

Abstract

Jagung merupakan tanaman pangan pengganti gandum dan padi yang mengandung karbohidrat, kalori dan protein. Dalam rangka meningkatkan nilai tambah jagung dapat dilakukan pengolahan menjadi susu jagung. Pengolahan jagung menjadi susu jagung sudah dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) The Ampale Star Taratak Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan, akan tetapi susu jagung yang diproduksi tidak memiliki ketahanan simpan yang lama. Guna meningkatkan ketahanan simpan dan mutu susu jagung dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui formulasi susu jagung terbaik dengan melihat pengaruh penambahan Carboxyl Methyl Cellulose (CMC) dan asam sitrat. Penelitian dilakukan dengan metoda Rancangan Acak Lengkap secara faktorial dengan beberapa perlakuan penambahan CMC dan asam sitrat. Peningkatan penambahan CMC dan asam sitrat menyebabkan semakin meningkat hasil analisa dari  kadar abu, protein dan gula total namun berbanding terbalik dengan hasil analisa kadar lemak. Perlakuan optimal diperoleh pada perlakuan penambahan 0,3 % CMC dan 0,01 % asam sitrat dengan hasil analisa kadar abu 0,13%, kadar protein 0,54%, kadar lemak 0,18%, dan gula total 19,23%. Ketahanan simpan susu jagung yang disimpan pada refrigerator sampai hari ke-25 masih bagus dengan cemaran mikroba (angka lempeng total) yaitu 8,1x103 koloni/ml.
Back Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 2 Desember Tahun 2021 Salamariza Sy
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7571.xiii-xvi

Abstract

Back Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 2 Desember Tahun 2021
Perlakuan ozon dan sonokimia untuk degradasi residu mankozeb pada cabe hijau (Capsicum annuum L.) Safni Safni; Elma Fadrita Rahman; Deswati Deswati; Salmariza Sy
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7259.103-109

Abstract

Fungisida, seperti mankozeb, banyak digunakan dalam bidang pertanian berkelanjutan dan akan meninggalkan residu pada bahan pangan. Proses oksidasi lanjutan (AOPs) ozon treatment (ozonolisis dan air ozon), sonokimia (sonolisis) serta kombinasi keduanya (sonozolisis) merupakan salah satu teknik potensial dalam mendegradasi residu mankozeb pada cabe hijau. Perbandingan metode degradasi dilakukan pada kondisi yang sama yakni 50 g cabe hijau, 100 mL air dengan waktu treatment 10 menit mampu mendegradasi residu mankozeb sebesar 69,63±1,60 air ozon; 58,83±2,57 sonozolisis; 56,51±2,29 ozonolisis; dan 23,70±1,60 sonolisis. Penambahan waktu perendaman selama 20 menit air ozon meningkatkan persentase degradasi sebesar 83,80±2,54. Beberapa parameter yang mempengaruhi proses degradasi dipelajari seperti waktu treatment, volume air, dan massa cabe hijau. Proses degradasi dengan waktu treatment 10-15 menit, volume air 100 mL dan 50 g cabe hijau mampu mereduksi residu mankozeb sebesar 25-58%. Data hasil analisis spektrofotometer-HPLC menunjukkan bahwa residu mankozeb pada cabe hijau telah berhasil didegradasi.
Kombinasi proses perebusan dan pengeringan bahan baku pada ekstraksi minyak alpukat menggunakan screw press Alfina Suci Cahyani; Nadia Putri Mauliza; Cut Meurah Rosnelly; Muhammad Dani Supardan
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i1.7272.1-6

Abstract

Screw press merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk memisahkan minyak dari daging buah dengan cara mendorong dan menekan bahan baku sehingga terjadi pengekstrakan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kinerja kombinasi proses perebusan dan pengeringan bahan baku daging buah alpukat pada ekstraksi minyak alpukat menggunakan screw press. Proses perebusan bahan bertujuan untuk menghilangkan getah pada buah alpukat dengan cara mengikat fosfor yang terkandung dalam getah menggunakan air atau larutan CaCO3. Pengeringan adalah proses mengeluarkan sebagian air dari suatu bahan dengan cara menguapkan air tersebut dengan menggunakan energi panas. Variabel penelitian yang digunakan yaitu metode proses perebusan bahan baku (menggunakan air, CaCO3, dan kontrol) dan metode pengeringan bahan baku  (menggunakan microwave, oven, dan sinar matahari). Kombinasi proses perebusan menggunakan air dan pengeringan bahan menggunakan microwave menghasilkan yield minyak alpukat tertinggi yaitu 48,98% b/b. Sementara itu yield terendah dihasilkan pada perlakuan kontrol (tanpa perebusan) dengan pengeringan menggunakan sinar matahari yaitu 37,92% b/b. Karakteristik minyal alpukat yang dihasilkan hampir sama dengan minyak alpukat komersial dan telah memenuhi memenuhi syarat mutu minyak goreng sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 3741:2013.
Penyisihan fosfat dari air limbah artifisial laundry memanfaatkan kulit jagung sebagai adsorben Shinta Indah; Denny Helard; Siti Lathifatuzzahrah
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i1.7504.33-40

Abstract

Air limbah laundry mengandung fosfat yang berpotensi mengakibatkan pencemaran air, jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan kulit jagung sebagai adsorben untuk menyisihkan fosfat dari air limbah laundry. Penelitian dilakukan secara batch menggunakan larutan artifisial fosfat yang dibuat dari KH2PO4 anhidrat untuk mendapatkan kondisi optimum meliputi waktu kontak, pH dan konsentrasi adsorbat serta dosis dan diameter adsorben. Konsentrasi fosfat dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 880 nm. Kondisi optimum yang diperoleh dari proses adsorpsi adalah waktu kontak 60 menit, pH adsorbat 4, konsentrasi adsorbat 35 mg/L, dosis adsorben 20 g/L dan diameter adsorben 0,075-0,127 mm. Efisiensi penyisihan dan kapasitas adsorpsi pada kondisi optimum adalah 71,28% dan 1,247 mg/g. Persamaan isoterm yang sesuai berdasarkan data penelitian adalah isoterm Freundlich (R2=0,9944) dengan nilai Kf 0,072 L/g dan nilai 1/n 2,366. Hal ini menunjukkan adsorpsi fosfat terjadi pada lapisan multilayer permukaan adsorben kulit jagung dan ikatan yang terbentuk adalah ikatan fisika. Hasil secara keseluruhan menunjukkan bahwa kulit jagung dapat dijadikan adsorben dalam penyisihan fosfat dari air limbah laundry.