cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Litbang Industri
ISSN : 22523367     EISSN : 25025007     DOI : 10.24960
Core Subject : Engineering,
Jurnal Litbang Industri (JLI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. JLI memuat artikel primer yang bersumber langsung dari hasil riset industri, olahan hasil pertanian, penanggulangan pencemaran industri. Semua naskah direview oleh mitra bestari. Jurnal Litbang Industri Padang diterbitkan oleh Balai Riset dan Standardisasi industri Padang, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. p-ISSN: 2252-3367 e-ISSN: 2502-5007
Arjuna Subject : -
Articles 357 Documents
Rancang bangun titrator otomatis untuk alat uji kalium iodat dalam garam konsumsi beriodium Ardhaningtyas Riza Utami; Deny Suryana
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.6764.1-8

Abstract

Penelitian ini membuat alat uji kalium iodatdalam garam konsumsi beriodium dengan menggunakan titrator otomastis yang dirancang dengan mengacu pada metode titrasi sesuai SNI 3556-2010. Alat uji ini dilengkapi dengan sensor warna RGB TCS230 dan step counter untuk mendeteksi volume titran yang digunakan. Sensor warna RGB TCS 230 tersebut akan membaca perubahan warna endpoint proses titrasi dan memberikan perintah untuk menghentikan titrasi. Informasi volume yang diteteskan stepcounter disampaikan ke software yang telah dibangun di mikrokontroler ATMEGA328 PDIP untuk dihitung kadar kalium iodatdalam sampel garam. Titrator otomatis kalium iodatyang dirancang dapat bekerja dengan baik memberikan hasil uji verifikasi metode yang memenuhi syarat keberterimaan akurasi, presisi dan reproducibility. % Recovery hasil uji akurasi mencapai 99,52 %, uji presisi didapatkan nilai RSDcontoh< CVrepeatability, yaitu 4,23 < 6,31, Uji reproducibility didapatkan nilai % RSD < 0,5 CVhorwitz, yaitu 2,058 < 6,202.
Aplikasi metode pengalengan pada produk siap santap berbasis nasi Annisa Kusumaningrum; Muhamad Kurniadi; Asep Nurhikmat; Agus Susanto; Siswo Prayogi; Aldicky Faizal Amri
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.6484.9-15

Abstract

Makanan siap santap bernutrisi dan memiliki umur simpan lama dibutuhkan sebagai makanan darurat menghadapi pandemi. Perbedaan komposisi makanan siap santap berbasis nasi dalam kemasan kaleng telah dipelajari untuk mengevaluasi proses panas, karakteristik kimia dan sifat sensorisnya. Pengujian dilakukan pada tiga sampel produk berbasis nasi, yaitu nasi uduk, nasi goreng dan nasi serundeng. Pada proses pengalengan dilakukan uji kecukupan panas (F0) untuk memperoleh produk steril komersial. Analisis kimia dan sensoris dilakukan untuk mengevaluasi kualitas produk setelah proses panas. Nilai kecukupan panas pada ketiga produk nasi uduk, nasi goreng dan nasi serundeng berturut-turut adalah 31,77, 16,32 dan 4,19 menit. Total energi dari ketiga sampel yaitu nasi uduk 173,96 kkal/100 g, nasi goreng 298,83 kkal/100 g dan nasi serundeng 220,17 kkal/100 g. Hasil uji sensoris dari 30 orang panelis tidak terlatih yaitu produk yang paling disukai adalah nasi serundeng. Prediksi umur simpan nasi serundeng menggunakan metode Arrhenius  yaitu 1,82 tahun dengan titik kritis penurunan mutu ketengikan.
Uji sifat fisikokimia gelatin yang diisolasi dari tulang ikan kembung (Rasterelliger sp.) menggunakan beberapa jenis larutan asam Nurlela Nurlela; Lany Nurhayati; Eka Lindawati
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.6805.49-58

Abstract

Salah satu upaya peningkatan nilai ekonomi limbah tulang ikan adalah mengolahnya menjadi gelatin. Ikan kembung merupakan ikan yang relatif murah, digemari masyarakat dan mengandung protein tinggi. Untuk menghasilkan gelatin berkualitas baik diperlukan optimasi pengolahan diantaranya yaitu variasi konsentrasi dan jenis larutan asam serta waktu ekstraksi. Tujuan penelitian ini adalah mencari perlakuan asam terbaik pada proses demineralisasi dan waktu terbaik pada proses ekstraksi dengan aquades menggunakan two-ways ANOVA, serta menguji sifat fisikokimia gelatin dari rendemen tertinggi.  Pelarut asam yang digunakan adalah asam klorida (HCl), asam sulfat (H2SO4), dan asam asetat (CH3COOH) dengan konsentrasi masing-masing 2, 4 dan 6% v/v. Variasi waktu ekstraksi yaitu 2, 4 dan 6 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen tertinggi diperoleh dari perendaman dengan H2SO4 4% dengan waktu ekstraksi selama 6 jam yaitu 4,27%. Gelatin tersebut memiliki sifat fisikokimia: pH 4,0, titik leleh 28-31,2 oC, titik isoelektrik 9,0, viskositas 2,8 cPs, bobot molekul relatif sebesar 38.390,9 g/mol, kadar air 9,30%, kadar abu 23,85%, kadar protein 58,37%, kadar lemak 0,86% dan kadar karbohidrat 7,63%.  Analisis FTIR dari gelatin yang dihasilkan menunjukkan gugus-gugus fungsi O-H, C-H, C-N, C=O, dan N-H yang sama dengan gelatin komersial. Namun, masih diperlukan optimasi seperti suhu ekstraksi agar gelatin hasil isolasi memenuhi standar mutu.
Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 1 Juni Tahun 2021 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.7088.i-ii

Abstract

Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 1 Juni Tahun 2021
Analisis statistik performa turbin angin vertikal dengan slotted blades Catur Harsito; Dominicus Danardono Dwi Prija Tjahjana; Budi Kristiawan
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.6517.25-31

Abstract

Energi terbarukan merupakan energi alternatif yang bersih, bebas polusi, aman dan ketersediaanya tidak terbatas. Energi angin merupakan salah satu energi terbarukan. Pemanfaatan energi angin dilakukan dengan menggunakan turbin angin salah satunya savonius. Turbin savonius memiliki kekurangan pada nilai koefisien daya (Cp) yang rendah. Penambahan konfigurasi posisi dan lokasi slotted blades dapat meningkatkan nilai Cp. Untuk memaksimalkan desain turbin angin savonius maka perlu dicari faktor yang paling berpengaruh terhadap nilai Cp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi unjuk kerja turbin angin savonius dengan konfigurasi slotted blades secara statistik. Pengujian hipotesis dari dua faktor yang mempengaruhi nilai Cp dilakukan dengan menggunakan metode pengujian statistik Kolmogorov Smirnov Test, Normalitas test, analysis-of-variance (ANOVA) linier, one-way ANOVA menggunakan software SPSS 22. Hasilnya menunjukkan bahwa lokasi slotted blades berpengaruh secara signifikan terhadap nilai Cp (Sig. 0,000 kurang dari 0,05). Terdapat interaksi antara kedua variabel uji posisi*lebar (Sig. 0,000 kurang dari 0,05). Posisi slotted blades lebih berpengaruh signifikan terhadap nilai Cp karena nilai Sig. 0,000 lebih rendah dari lebar slotted blades 0,011
Produksi garam di lahan geomembran: Perhitungan kapasitas produksi, mutu dan perbandingannya dengan garam tradisional Lancy Maurina; Mahlinda Mahlinda; Abdul Thalib; Ridho Kurniawan
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.6935.138-144

Abstract

Provinsi Aceh merupakan salah satu daerah penghasil garam di Indonesia, dengan daerah utama penghasil garam terdapat di Kab. Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang dan Simeuleu. Umumnya, proses pengolahan garam masih dilakukan secara tradisional dengan cara perebusan air garam menggunakan kayu bakar sebagai pemanas hingga air menguap dan menyisakan butiran garam berwarna putih buram. Teknologi perebusan ini memiliki beberapa kekurangan diantaranya harga kayu bakar semakin mahal, jumlah produksi sangat terbatas dan mutu garam yang dihasilkan masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses kristalisasi garam menggunakan geomembran, menghitung kapasitas produksi dan menguji produk sesuai SNI. Hasil yang diperoleh dibandingkan dengan proses produksi garam tradisional. Hasil penelitian menunjukkan, lahan geomembran dapat menghasilkan garam lebih banyak dengan selisih sebesar 1.100 kg/10 hari atau terjadi peningkatan produksi sebesar 122,22 %. Hasil uji kadar NaCl menunjukkan kadar NaCl garam geomembran lebih tinggi 6,12% dari garam tradisional. Sementara, hasil pengujian warna menunjukkan garam geomembran berwarna putih jernih, sementara garam tradisional memiliki warna putih buram.
Produksi karbon aktif arang tempurung kelapa menggunakan kombinasi metode aktivasi secara kimia dan steam tekanan rendah Ahmad Muhajir; Izarul Machdar; Mariana Mariana
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7104.110-116

Abstract

Arang dapat diubah menjadi karbon aktif melalui tahapan aktivasi, yang mana proses ini dapat dilakukan secara kimia maupun fisika, dengan tujuan memperbesar ukuran porinya.Pada paper ini telah dikaji mengenai karakteristik karbon aktif dari arang tempurung kelapa yang diaktivasi menggunakan metode kombinasi aktivasi kimia dan steam tekanan rendah. Arang tempurung kelapa yang digunakan berasal dari pengrajin di Desa Teubang Phui. Arang diaktivasi secara kimia dengan cara direndam dalam larutan Asam Fosfat (H3PO4) 60%, 70%, dan 80%, dengan lama waktu aktivasi 1, 2, dan 3 hari.  Karakterisasi karbon aktif meliputi uji kadar air, kadar zat menguap, kadar abu total, kadar karbon menunjukan nilai rata-rata yaitu berturut-turut 0,04%; 3,02%; 3,02%; dan 93,96%. Aktivasi karbon dilanjutkan dengan disteam pada suhu 100oC selama 4 jam. Hasil uji daya serap iodin menunjukan peningkatan berkisar antara 3-12% dari sebelum disteam. Semua parameter memenuhi syarat baku mutu karbon aktif menurut SNI 063730-95, kecuali bilangan iod yang nilainya < 200 mg/g. Spektrum FTIR tidak menunjukan perbedaan gugus fungsi antara sebelum dan sesudah aktivasi arang tempurung kelapa. Luas permukaan karbon aktif yang teraktivasi dengan H3PO4 60%, perendaman 1 hari, serta disteam, yaitu  23,235 m2/g.
Pengaruh ukuran saringan dan konsentrasi gula terhadap sifat fisika kimia konsentrat sari buah kundur (Benincasa hispida (Thunb.) Cogn) Inda Three Anova; Kamsina Kamsina; Firdausni Firdausni; Yulia Helmi Diza; Yurnita Yurnita
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7400.145-150

Abstract

Buah kundur (Benincasa hispida (Thunb.) Cogn) telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai salah satu bahan pangan fungsional. Pemanfaatan buah kundur biasanya dengan cara dibuat sari buah yang diminum langsung atau dikombinasikan dengan campuran sari buah lainnya. Kandungan buah kundur terdiri dari air, protein, karbohidrat, serat vitamin dan mineral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh dari perlakuan variasi ukuran saringan yaitu 40 mesh,  60 mesh,  80 mesh, dan konsentrasi gula yaitu 30% dan 40% yang digunakan pada pembuatan konsentrat sari buah kundur. Terhadap konsentrat yang diperoleh dilakukan pengamatan pH, kekentalan, analisa kadar serat, kadar gula, mineral, vitamin C dan aktivitas antioksidan. Perlakuan ukuran saringan 40 mesh dengan  konsentrasi gula 40% memberikan hasil yang optimal dengan pH 4,87, kekentalan 12,09 cP, kadar serat 0,15%,  kadar gula 29,91%, kandungan mineral kalsium (Ca) 0,0002%, magnesium (Mg) 0,0057%, kalium (K) 0,0474 % dengan kadar vitamin C 0,0057%  dan aktivitas antioksidan 55,65%.
Peningkatan daya buih susu skim sebagian rekombinasi dengan penggunaan penstabil Ahmad Johari; Sugiyono Sugiyono; Dede Robiatul Adawiyah
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.6745.79-89

Abstract

Susu banyak digunakan untuk memberikan rasa milky dan kestabilan buih pada minuman kopi seperti cappuccino dan latte. Karakteristik buih susu pada lapisan atas minuman kopi akan menentukan kualitas keseluruhan suatu produk. Penstabil berperan penting pada stabilitas buih dan tekstur produk akhir yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula susu skim sebagian rekombinasi yang disukai oleh konsumen dan meningkatkan daya buih formula terpilih dengan penambahan penstabil microcrystalline cellulose (MCC) atau xanthan gum (XG). Konsentrasi xanthan gum yang digunakan adalah 0,10%, 0,15%, 0,20% dan konsenstrasi microcrystalline cellulose yang digunakan adalah 0,08%, 0,10%, 0,12%. Formula yang disukai oleh konsumen adalah formula dengan kadar laktosa 1,60%. Formula dengan penambahan microcrystalline cellulose tidak berbeda nyata dibandingkan dengan kontrol pada volume buih dan foam volume stability index (FVSI). Penambahan xanthan gum memberikan pengaruh nyata pada volume buih dan FVSI. Konsentrasi terbaik xanthan gum adalah 0,10% dengan suhu frothing 60 °C dan biaya formula Rp. 6.176,00 per Kg. Penambahan xanthan gum secara nyata meningkatkan nilai viskositas dan berdampak nyata pada sifat sensori. Sampel terpilih yang disimpan selama 0-7 hari pada suhu 4 oC memiliki nilai pH, viskositas, warna, volume buih dan FVSI yang tidak berbeda nyata serta sifat sensori (atribut gurih, milky dan asin) yang sama.
Utilization of mensiang (Actinoscorpus grosus L.) as a cellulose-rich material for furfural synthesis Fransiska Angelina G Rezekinta; Anwar Kasim; Novizar Nazir; F Failisnur
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7212.117-123

Abstract

The cellulose content of mensiang varies from 22% in the flower to 33% in the root. This could be used as a starting point for furfural synthesis. To separate furfural, several conditions are set for the distillation and evaporation processes. The conditions were rootstock part (A), upper stem part (B), whole stem part (C), whole stem with flowers part (D), and whole stem, flowers, and root part (E). Furfural content in the mensiang plant was conducted using Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GCMS) for the highest yield 11.78%, D treatment. Furfural synthesized from the mensiang plant has a furfural content of 96%. Furfural's density was 1.160 g/ml, boiling point was 161 oC, refractive index was 1.5120 obrix, and its viscosity was 1.46 cp.