cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Litbang Industri
ISSN : 22523367     EISSN : 25025007     DOI : 10.24960
Core Subject : Engineering,
Jurnal Litbang Industri (JLI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. JLI memuat artikel primer yang bersumber langsung dari hasil riset industri, olahan hasil pertanian, penanggulangan pencemaran industri. Semua naskah direview oleh mitra bestari. Jurnal Litbang Industri Padang diterbitkan oleh Balai Riset dan Standardisasi industri Padang, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. p-ISSN: 2252-3367 e-ISSN: 2502-5007
Arjuna Subject : -
Articles 357 Documents
Back Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 10 No. 2 Desember Tahun 2020 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6707.xiii-xv

Abstract

Back Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 10 No. 2 Desember Tahun 2020
Biosorpsi ion Cd+2 oleh adsorben dari daun nenas (Ananas comosus) teramobilisasi dalam Ca-alginat Nurhidayah Nurhidayah; Diah Riski Gusti; Lenny Marlinda; Intan Lestari
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6304.139-146

Abstract

Daerah Tangkit Provinsi Jambi dikenal sebagai daerah penghasil nenas.. Pada musim panen buah nanas,  banyak ditemukan daun nanas yang tidak dimanfaatkan .Daun nanas mengandung selulosa yang dapat digunakan sebagai biosorben untuk mengadsorpsi ion-ion logam. Biosorpsi ion Cd+2 dalam larutan dipelajari menggunakan biosorben daun nanas yang teramobilisasi dalam Ca-alginat ( BDNC) dengan metode batch pada suhu kamar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kapasitas biosorpsi biosorben daun nanas teramobilisasi dalam Ca-alginat sebagai alternatif biosorben ion logam dari limbah alami. Kapasitas adsorpsi pada kondisi optimal diperoleh pada pH 6, waktu kontak selama 120 menit dan konsentrasi 300 mg/L adalah 28,56 mg/g. Mekanisme biosorpsi cenderung secara isoterm langmuir dengan nilai R2 = 0,9632, KL = 0,0527 L/mg, yang menunjukkan kekuatan ikatan molekul adsorbat dan biosorben dan Qmax =  29,762 mg/g.  Biosorben daun nanas terambobilisasi Ca-alginat memiliki potensial yang bagus untuk mengadsorpsi ion logam Cd+2.
Pengaruh penambahan natrium tetra boraks untuk pengawetan limbah batang kelapa sawit A Ardinal; Salmariza Sy; S Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.6981.59-66

Abstract

Luas areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia saat ini kurang lebih 11 juta hektar. Selain menghasilkan buah kelapa sawit yang melimpah, kebun sawit ini juga menghasilkan limbah replanting berupa batang kelapa sawit pada saat dilakukan regenerasi kebun. Tujuan dari penelitian ini adalah pengawetan limbah replanting batang kelapa sawit dengan natrium tetra boraks (Na2B3O4). Perlakuan yang dilakukan yaitu dengan memvariasikan bagian batang sawit (kayu bagian dalam dan bagian luar batang sawit).  Konsentrasi pengawet natrium tetra boraks yaitu 1; 2,5 dan 5% dengan waktu perendaman 2, 4, dan 6 hari. Dari analisis awal limbah kayu bagian dalam sebelum pengawetan diperoleh rata-rata kadar air 35,1%, kuat lentur 26,48 kg/cm2, kuat tekan 3,73 kg/cm2, dan kerapatan 0,19 g/cm3. Sedangkan kayu bagian luar sebelum pengawetan memiliki rata-rata kadar air 25,5%, kuat lentur 32,16 kg/cm2, kuat tekan 5,47 kg/cm2, dan kerapatan 0,25 g/cm3. Perlakuan terbaik diperoleh pada kayu bagian luar dengan perendaman selama 4 hari dan konsentrasi natrium tetra boraks 2,5%. Setelah dilakukan pengawetan terjadi peningkatan kuat tekan,  kuat lentur, dan kerapatan. Kayu perlakuan terbaik memiliki rata-rata kuat lentur 44,71 kg/cm2, kuat tekan 6,47 kg/cm2, dan kerapatan 0,30 g/cm3. Kadar air rata-rata menurun setelah proses pengeringan menjadi 8,25%. Kayu  hasil pengawetan dapat digunakan untuk membuat produk asesoris dan produk furniture lainnya.
Abstrak Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 1 Juni Tahun 2021 Firdausni Firdausni
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.7089.iii-xii

Abstract

Abstrak Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 1 Juni Tahun 2021
Karakteristik C–4–etoksi–3–metoksifenilkaliks[4]resorsinarena trifenilfosfonium klorida dalam mengadsorpsi anion Cr2O72– Rika Wulandari; Dwi Siswanta; Jumina Jumina
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.6669.67-72

Abstract

Anion logam berat Cr2O72– bersifat lebih toksik dibandingkan bentuk kationnya (Cr3+) yang dalam konsentrasi kecil dapat menyebabkan kanker bagi manusia. Salah satu cara yang  paling sederhana dalam menyerap zat pencemar yaitu melalui adsorpsi.  Senyawa C–4–etoksi–3–metoksifenilkaliks[4]resorsinarena trifenilfosfonium klorida (CKR) telah digunakan sebagai adsorben Cr2O72–.  Dalam penelitian ini dilakukan karakterisasi adsorben CKR lebih lanjut dan interaksinya terhadap Cr2O72–. Metode penelitian yang dilakukan adalah (1) karakterisasi adsorben CKR meliputi titik lebur dan sifat kelarutannya; dan (2) studi spektroskopi CKR dan kompleks CKR–Cr2O72– serta desorpsi. Hasil penelitian menunjukkan CKR memiliki titik lebur 259,7°C dan mampu larut dalam aseton, etanol, metanol, dimetilformamida, dan dimetilsulfoksida serta terdistribusi di dalam air dengan baik. CKR berukuran pori 35,50  (mesopori) memiliki luas permukaan spesifik (SBET) sebesar 5,749 m2/g dan total volume pori 10,21×10–3 cc/g. Interaksi antara situs aktif gugus fosfonium kuarterner dengan Cr2O72– dalam kompleks CKR–Cr2O72–melalui pergantian unsur Cl pada CKR oleh Cr2O72–dengan prosentase massa sekitar 0,07%.  Regenerasi adsorben CKR melalui desorpsi tunggal belum dapat membebaskan semua Cr2O72– yang telah terikat. Kemisorpsi CKR–Cr2O72– meliputi 13,16% pertukaran ion dan selebihnya diduga merupakan proses kelasi dengan interaksi logam–adsorben yang lebih kuat.
Remediation of hydrocarbon contaminated soil using alkyl benzene sulfonate: preliminary study Monik Kasman; H Hadrah; Salmariza Sy
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.6995.73-78

Abstract

This work was aimed to remediate petroleum contaminated soil by soil washing method. This method is among alternative remediation used to remove petroleum pollutant or contaminant from soil using   aqueous chemical surfactan. This studi was preceeded to the characterization of contaminated soil to classify the soil including gain size, oil and gease and Total Petroleum Hydrocarbon (TPH).  Laboratory scale experiment was done to investigate the effect of aqueous chemical surfactan Alkyl Benzena Sulfonate (ABS).  The effect of surfactant and bulking agent to TPH removal was observed by varying the ratio of contaminated soil (g) to bulking agent (silica soil) in g/g units, with the ratio 50:50; 35:65 and 25:75 in variations of surfactant solution . 0%; 0.25%; 0.5%; 0.75% and 1.0% (mL/mL). The results showed that the soil washing was influenced by bulking agent ratio. The higher the ratio of the bulking agent, the higher the TPH reduction. The highest percentage of TPH removal achieved 92%, at surfactant concentration of 0.25% and ratio of soil/bulking agent of 25 : 75.
Back Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 1 Juni Tahun 2021 Salmariza Sy
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.7091.xiii-xvi

Abstract

Back Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 1 Juni Tahun 2021
Hidroksiapatit sintetik Balai Besar Keramik (BBK) sebagai material baru filter tabir surya Rizky Berliana Wijayanti; Imas Panca Wardhani; Kristanto Wahyudi
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.6746.33-38

Abstract

Balai Besar Keramik (BBK) telah berhasil mensintesis hidroksiapatit (HA) dari sumber daya alam Indonesia yaitu batu kapur Padalarang dan Cirebon dengan metode presipitasi basah. Berbagai aplikasi yang dapat menggunakan hidroksiapatit sintetik ini antara lain: bone china, kandidat bone grafting, tulang cacat femoralis cavia cobaya, implan tulang berbahan komposit Al-HA dan material karbonat hidroksiapatit. HA merupakan bahan yang non fotokatalitik oleh karena itu tidak akan menimbulkan munculnya radikal bebas. Studi ini meneliti aplikasi dan sifat hidroksiapatit BBK sintetis sebagai bahan filter tabir surya baru. Kristalinitas, ukuran kristal dan mineralogi HA sintetik dikarakterisasi dengan XRD. Kemampuan dalam menyerap radiasi sinar UV dianalisis dengan UV-Vis kemudian nilai faktor SPF dihitung secara in vitro menggunakan persamaan Mansur. Dari hasil analisis UV-Vis menunjukkan bahwa hidroksiapatit sintetis BBK memiliki absorbsi pada panjang gelombang 280-410 nm. Dari perhitungan didapatkan nilai SPF sebesar 8,82.
Pengaruh konsentrasi ekstrak katekin Uncaria gambir terhadap umur simpan ikan teri (Stolephorus sp.) Gustri Yeni; Yurnalis Yurnalis; Piko Andika
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.7009.17-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi katekin dari Uncaria gambir terhadap ketahanan simpan ikan teri. Pengawetan ikan teri pada penelitian ini dilakukan melalui proses perendaman ikan teri dalam larutan katekin (konsentrasi        0%-15%) dengan perbandingan 1:4 selama ±2 jam. Ikan teri hasil perlakuan dikeringkan dalam oven pada suhu ±50oC selama 12-24 jam dan dikemas menggunakan plastik polipropilen (PP). Untuk mengetahui ketahanan simpan ikan teri dilakukan penyimpanan selama 30 hari, setiap 15 hari dilakukan analisis untuk mengetahui mutu produk. Hasil penelitian menunjukkan ikan teri yang diawetkan menggunakan katekin pada konsentrasi 10% (A3) dapat mengurangi jumlah bakteri (1,10x105 koloni/g) dengan kadar air 18,1339% dan abu 10,5358%. Uji organoleptik pada konsentrasi yang sama memiliki nilai sangat suka-suka terhadap tekstur dan aroma, tetapi warna kurang disukai panelis karena menghasilkan penampakan lebih gelap dibandingkan tanpa perendaman katekin (A1). Pengujian ketahanan simpan produk sampai 30 hari masih memenuhi standar ikan teri kering (SNI.01-3391-2000) dan uji organoleptik mengalami penurunan terhadap nilai tekstur dan warna, dimana produk menjadi kurang kompak dan warna menjadi lebih gelap.
Mitigasi dampak pencemaran timbel di sekitar peleburan aki bekas Ridwan Fauzi; Muhamad Yusup Hidayat; Bambang Hindratmo; Siti Masitoh; Rahmad Onig Witama; Alfonsus H Harianja
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i1.6364.39-47

Abstract

Pencemaran logam berat timbel (Pb) di sekitar peleburan aki bekas sudah sangat memperihatinkan dan sangat berisiko bagi kesehatan lingkungan. Penggunaan tanaman yang mempunyai kemampuan dalam menyerap timbel perlu diaplikasikan dengan memperhatikan kondisi lanskap di sekitar peleburan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas tindakan mitigasi dampak pencemaran timbel di udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi penanaman dalam desain lanskap membuktikan tanaman dapat menjadi agen pengendali pencemaran logam berat timbel yang efektif dengan diketahuinya trend peningkatan nilai jerapan timbel dalam daun beberapa jenis tanaman yang diaplikasikan. Jenis tanaman flamboyan (Delonix regia) adalah jenis tanaman yang paling tinggi konsentrasi timbel dalam daunnya yang mencapai 3.946,05 mg/kg, apabila dibandingkan dengan jenis tanaman yang lain seperti Pinus (Pinus merkusii) yang mencapai 2.062,14 mg/kg dan Mahoni (Swietenia macrophylla) yang mencapai 910,68 mg/kg.