cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Arena Tekstil
ISSN : 05184010     EISSN : 25487264     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini memuat artikel dalam bidang tekstil yang meliputi teknik, kimia, material, desain serta konservasi energi dan lingkungan. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian orisinal yang menyampaikan informasi baru pada bidang tekstil, hasil penelitian teknis yang menggambarkan suatu pengembangan, kemajuan teknis, dan inovasi dalam manufaktur dan processing, teknik laboran dengan data eksperimental yang cukup yang mengilustrasikan kegunaan suatu metoda atau peralatan tertentu, atau artikel tinjauan ilmiah (review) yang mengupas secara kritis suatu topik pada bidang tekstil yang cukup penting. Topik bahasan tidak bersifat umum, tetapi berupa suatu aspek yang dibahas secara mendalam.
Arjuna Subject : -
Articles 254 Documents
OPTIMASI RESPON TUNGGAL PADA PROSES TEXTURING BENANG DTY-150D/96F MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI Aris Budiyanto; Sukarman Sukarman; Stefanus Bambang Jumawan; Amri Abdulah; Jatira Jatira
Arena Tekstil Vol 35, No 2 (2020)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v35i2.6094

Abstract

 Artikel ini membahas tentang optimasi parameter proses produksi benang DTY 150D/96F menggunakan mesin texturing merek Oerlikon Barmag. Pada proses pembuatan benang, tenacity merupakan salah satu variabel respon yang harus dikontrol agar konsisten memenuhi spesifikasi 3,8-4,4 g/den. Terdapat beberapa variabel input yang mempengaruhi tenacity dan dua diantaranya adalah draw ratio dan suhu. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan orthogonal array L16 Taguchi  menggunakan parameter suhu dan draw ratio . Parameter draw ratio  yang digunakan adalah 1:1,23; 1:1,30; 1:1,40; dan 1:1,55. Sedangkan parameter suhu yang digunakan adalah 150, 160, 170, dan 180oC. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai tenacity optimum dari kombinasi parameter proses yang ditetapkan. Metode optimasi ini telah berhasil melakukan perbaikan nilai tenacity dan memenuhi spesifikasi secara konsisten. Nilai tenacity rata-rata DTY 150D/96F tertinggi mencapai 4,25 g/den  yang dicapai pada draw ratio dan suhu berturut-turut 1:1,55 dan 150oC. Untuk kedua parameter yang diberikan, draw ratio  merupakan parameter yang memberikan dampak tertinggi terhadap tenacity dengan nilai delta sebesar 0,72. Hasil ini diharapkan bisa digunakan untuk mengembangkan kualitas benang DTY 150D/96F pada aspek-aspek signifikan lainya.
SINTESA DAN KARAKTERISASI HIDROGEL DARI NATRIUM ALGINAT DAN EKSTRAK BELIMBING WULUH PADA TEXTILE WOUND DRESSING Samuel Martin Pradana
Arena Tekstil Vol 36, No 1 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i1.6862

Abstract

Sintesa hidrogel berbahan dasar natrium alginat dan ekstrak daun belimbing wuluh telah dilakukan dengan metode pembentukan gel berupa ionisasi kimiawi dengan menggunakan kalsium klorida, yang selanjutnya dilakukan evaluasi : kualitatif terhadap kandungan senyawa organik ekstrak daun belimbing wuluh, nilai penyerapan gel atau swelling ratio, sifat anti bakteri, serta ketahanan uap air nya. Hasil evaluasi yang dilakukan terhadap uji kualitatif kandungan ekstrak daun belimbing wuluh menunjukkan bahwa dalam larutan ekstrak terdapat senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, tannin, steroid, terpenoid dan kardiak glikosida yang berpotensi sebagai anti bakteri. Dari evaluasi penyerapan hidrogel didapatkan bahwa, penggunaan konsentrasi natrium alginat 2% (b/v) dan kalsium klorida 5% (b/v) menghasilkan nilai penyerapan atau swelling ratio tertinggi, yaitu sebesar 4,6016 g H2O/ g Na Alginat. Sifat ketahanan uap air hidrogel dievaluasi dengan variasi ketebalan lapisan coating pada textile wound dressing. Hasil penelitian menunjukkan semakin besar nilai ketahanan uap airnya, maka kondisi daerah luka semakin lembab, diikuti dengan sifat penyembuhan luka yang lebih cepat.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN UJI EFIKASI IN VIVO MEMBRAN SERAT NANO POLIVINIL ALKOHOL/GELATIN DENGAN ANTIBIOTIKA TOPIKAL UNTUK TEKSTIL MEDIS PEMBALUT LUKA Eva Novarini; Theresia Mutia; Rr. Srie Gustiani
Arena Tekstil Vol 36, No 1 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i1.6708

Abstract

Luka memiliki beberapa derajat keparahan dan terkadang memerlukan penanganan khusus, misalnya untuk luka kronis akibat diabetes atau borok vena. Pembalut luka dari membran serat nano campuran polimer sintetik polivinil alkohol (PVA) dan polimer alam gelatin dapat dijadikan pembalut untuk luka kronis. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya aktivitas antibakteri dan kaitannya dengan penyembuhan luka oleh membran serat nano PVA/gelatin yang ditambahkan antibiotika topikal Bacitracin dan Neomycin. Penilaian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode parallel streak menggunakan bakteri E. coli dan S. aureus. Untuk mengetahui efikasi membran serat nano terhadap penyembuhan luka terinfeksi, dilakukan uji in vivo menggunakan kelinci albino jantan sehat yang diinfeksi oleh bakteri E. coli dan S. aureus. Hasil pengujian menyatakan bahwa membran serat nano memiliki kekuatan antibakteri tinggi dilihat dari zona hambat/daerah bening > 20 mm yang menandakan mikroorganisme sangat sensitif terhadap spesimen uji. Membran serat nano juga terbukti dapat mempercepat penyembuhan luka terinfeksi. Kelinci albino yang diinfeksi oleh bakteri dan diobati membran serat nano menunjukkan kesembuhan total pada hari ke 5 sedangkan kelinci kontrol sembuh pada hari ke 14. Berdasarkan hasil yang ada, membran serat nano PVA/gelatin/antibiotika topikal ini berpotensi untuk dijadikan sebagai pembalut luka terinfeksi.
Preface Arena Tekstil Vol 36 No 1 2021 Author BBT
Arena Tekstil Vol 36, No 1 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i1.7097

Abstract

PEMANFAATAN SERAT RAMI (Boehmeria nivea) SEBAGAI MATERIAL PEREDAM SUARA UNTUK BANGUNAN RUMAH Naufal Arafah; Noerati Noerati; Doni Sugiyana
Arena Tekstil Vol 36, No 1 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i1.6521

Abstract

Kebisingan diketahui sebagai salah satu masalah serius terhadap kesehatan manusia dan kenyamanan khususnya di lingkungan perumahan dan perkantoran. Serat rami dan limbah serat rami merupakan alternatif material ramah lingkungan yang dapat diaplikasikan sebagai peredam suara pada aplikasi bangunan rumah untuk mengurangi tingkat kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pembuatan komposit berbahan dasar penguat serat rami dan limbah serat rami serta matriks poliuretan untuk aplikasi material peredam suara. Metode pembuatan komposit menggunakan teknik hand lay-up dengan cara menuangkan matriks poliuretan pada bahan penguat serat dan limbah serat rami dalam cetakan dengan variasi perbandingan bahan penguat dan matriks sebesar: 85:15, 90:10, dan 95:5. Evaluasi terhadap komposit serat rami dan komposit limbah serat rami meliputi: uji kekuatan tarik, densitas dan koefisien absorbsi bunyi. Hasil kekuatan tarik tertinggi dicapai pada spesimen komposit berbasis serat rami sebesar 235,2 N pada perbandingan 95:5, sedangkan pada spesimen komposit berbasis limbah serat rami adalah sebesar 166,6 N pada perbandingan 95:5. Nilai densitas tertinggi dicapai oleh komposit serat rami pada perbandingan 95:5 sebesar 1,7 gr/cm3.Koefisien absorbsi bunyi tertinggi pada berbagai rentang frekuensi dicapai oleh komposit serat rami pada perbandingan 95:5 sebesar 0.988.
PENERAPAN TEKNIK DOUBLE WEAVING SEBAGAI SIRKUIT TEKSTIL BENANG KONDUKTIF UNTUK KAIN E-TEXTILES Innamia Indriani; Sabrina Ilma Sakina; Dian Widiawati
Arena Tekstil Vol 36, No 1 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i1.6905

Abstract

Kemunculan dan perkembangan smart textiles memberikan inovasi yang menjanjikan karena bidang busana, sains, dan teknologi bergabung serta memberikan perubahan pada industri tekstil. Kebutuhan akan tekstil tidak hanya sebatas untuk melindungi tubuh dan estetika, namun fungsionalitas tekstil juga mulai dibutuhkan. E-textiles menjadi salah satu bagian dari smart textiles yang diteliti dikarenakan integrasi antara elektronik dan tekstil menjadi potensi untuk diteliti dengan berhasil dihasilkannya benang yang dapat berfungsi secara elektronik serta potensinya sebagai komponen dari Internet of things (IoT) di masa depan. Perkembangan e-textiles tidak lepas dari peran berbagai bidang salah satunya tekstil. Perkembangan teknologi mendorong para perancang dan perajin tekstil untuk mengembangkan batas-batas keterampilan tradisional dan memberikan daya cipta baru karena memiliki wawasan tentang pemanfaatan metode kerajinan dan teknologi maju, dan menyeimbangkannya dengan berbagai spesialisasi dan pendekatan tekstil. Pengintegrasian tekstil dengan elektronik menghasilkan banyak produk dengan berbagai macam teknik fabrikasi yang dapat dilakukan, salah satunya sirkuit listrik. Dengan teknik tenun double-weaving, tidak hanya mengembangkan teknik tradisional tersebut namun juga mengintegrasikan kain dengan teknik tersebut menjadi suatu produk kain e-textiles dengan menjadikan kain tersebut sebagai sirkuit listrik dan alur untuk benang konduktif. Berbagai macam struktur yang dapat dihasilkan dengan teknik tersebut tidak hanya menghasilkan kain dari segi fungsi namun juga dari segi estetika.
KAJIAN KENYAMANAN MASKER KAIN DARI KAPAS/POLIESTER DAN MASKER SCUBA BUATAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) LOKAL Febrianti Nurul Hidayah; Sukirman Sukirman
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.6913

Abstract

Penyebaran virus corona (COVID-19) telah begitu pesat hingga pemerintah Indonesia mewajibkan penggunaan alat pelindung diri (APD) berupa masker kain bagi masyarakat umum supaya persediaan masker bedah yang stoknya terbatas hanya diperuntukkan bagi tenaga medis. Adaptasi kebiasaan baru, tidak dipungkiri akan tetap menerapkan protokol kesehatan ini tanpa batas waktu yang diketahui. Hal ini dijadikan peluang bisnis bagi UMKM di daerah untuk membuat masker kain dan menjualnya dengan harga terjangkau. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji keefektifan dari masker kain dari kenyamanan dengan 2 aspek: objektif dan subjektif. Sampel yang digunakan adalah masker kain hasil UMKM daerah Ngemplak, Sleman Yogyakarta dengan tiga jenis struktur yang berbeda, yaitu masker satu lapis kain rajut dari polikloroprena (PCP) atau dikenal dengan masker scuba, dua lapis masker kain tenun dengan bagian dalam menggunakan poliester dan bagian luar menggunakan kapas (PES/Co), serta tiga lapis masker kain tenun dengan bagian dalam poliester dan bagian tengah-luar adalah kapas (PES/Co2).  Untuk pengujian kenyamanan pengguna secara kuantitatif dan objektif dilakukan dengan menggunakan Fabric Touch Tester (FTT) dengan menilai beberapa parameter yaitu kelembutan, kehalusan, dan kehangatan. Kuisioner sebagai data kualitatif mengenai ergonomi, juga dibagikan kepada responden yang menggunakan masker kain produksi UMKM Kecamatan Ngemplak dengan penilaian AATCC parameter 5 yang menilai kehalusan, kehangatan, dan ketebalan dengan skala 1-4. Hasil yang didapatkan adalah masker dua lapis (PES/Co) memiliki keunggulan rata-rata nilai indeks sensorik primer yang tertinggi pada uji kenyamanan menggunakan FTT, sedangkan masker scuba (PCP) memiliki kenyamanan terbaik dinilai oleh pengguna. Masker tiga lapis (PES/Co2) baik secara objektif dan subjektif memiliki nilai terendah karena faktor kehangatan yang tinggi sehingga pengguna merasa panas dan pengap saat masker digunakan dalam waktu lama.
Preface Arena Tekstil Vol 36 No 2 2021 Author BBT
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.7583

Abstract

STUDI PEMBUATAN BIOKOMPOSIT DARI LIMBAH TEPUNG Manihot esculenta cranzt DENGAN PENGUAT SERAT BATANG SEMU PISANG Noerati Kemal; Maria Siahaan MS; Srie Gustiani; Kurniawan Kurniawan
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.7217

Abstract

Biokomposit merupakan material komposit yang berasal dari polimer alami yang dapat terbiodegradasi, baik yang berfungsi sebagai matriks atau pengisi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah pati dan serat batang semu pisang sebagai bahan baku biokomposit. Pada penelitian ini matriks dibuat dari material biopolimer pati dari ampas singkong, yaitu limbah hasil pengolahan akar tanaman Manihot esculenta crantz dan penguat dari serat batang semu tanaman pisang. Pati dapat diolah menjadi material termoplastik untuk digunakan sebagai bahan bioplastik. Sebagai penguat, digunakan selulosa alami yang diisolasi dari limbah batang semu pisang menggunakan metode solution casting dengan menggunakan variasi gliserol sebagai plasticizer sebesar (10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%). Biokomposit dibuat dengan menggunakan metode solution casting polymer menggunakan variasi komposisi serat dan film dengan perbandingan (30:70, 40:60, dan 50:50). Karakterisasi dilakukan terhadap sifat mekanikal dan hidrofilisitasnya. Hasil pengujian menunjukkan pati dapat dijadikan film dengan konsentrasi optimum gliserol sebesar 40% dengan nilai kekuatan tarik sebesar 0,71 MPa dan mulur sebesar 101,04%, dan kemampuan menyerap air sebesar 144,68%. Hasil pengujian terhadap biokomposit menunjukkan bahwa penambahan serat batang semu pisang pada pati dengan perbandingan serat dan film optimum sebesar 50:50 dapat meningkatkan kekuatan tarik dan daya serap dari nilai kekuatan tarik 0,71 MPa menjadi 4,62 MPa dan daya serap dari 144,68 menjadi 243,21%.
PERFORMA KENYAMANAN TAKTIL KAIN RAJUT DARI BENANG CAMPURAN BIDURI Arif Wibi Sana; Emma Yuniar Rakhmatiara; Saeful Islam; M. Danny Sukardan; Wiah Wardiningsih
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.7295

Abstract

Kenyamanan taktil merupakan salah satu aspek yang menentukan kenyamanan pada pakaian secara keseluruhan. Dalam studi ini, performa kenyamanan taktil pada tiga variasi kain rajut single jersey yang mengandung serat biduri, yaitu: thermolite-biduri (TB) 50%:50%, micropolyester-biduri (MB) 50%:50%, dan excel-biduri (EB) 50%:50%, dibandingkan terhadap kain kapas (K) 100% dan poliester (PES) 100%. Kelima jenis kain tersebut juga divariasikan menjadi dua jenis kerapatan jeratan, yaitu rendah dan tinggi. Karakteristik kenyamanan taktil dievaluasi dengan menggunakan alat uji fabric touch tester (FTT). Hasil uji menunjukkan bahwa berdasarkan kriteria nilai primary sensory index (PSI), kain rajut dengan konstruksi kerapatan tinggi dapat menghasilkan nilai smoothness (kehalusan permukaan), softness (kelembutan), dan kenyamanan taktil total yang lebih baik dibanding kerapatan rendah. Kain rajut MB dengan komposisi campuran serat biduri 50% dan poliester microfiber 50% berpotensi menghasilkan karakteristik kenyamanan taktil dan softness yang lebih baik dibanding kain lainnya, termasuk kapas dan poliester 100%. Semua kain rajut biduri berkerapatan tinggi memiliki nilai warmness yang lebih tinggi daripada kain kapas dan poliester 100% sebagai pembanding. Kain rajut TB dengan komposisi campuran serat biduri 50% dan thermolite 50% memiliki nilai warmness yang paling baik dibandingkan dengan kain lainnya.