cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
SOCIETAL
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2023): Edisi April" : 11 Documents clear
Potret Anak Usia Sekolah Yang Bekerja Pada Sektor Informal (Studi Pada Anak Penjual Gorengan di Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari ) Zumria Erlina; Syaifudin Suhri Kasim; Sarpin Sarpin
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potret kehidupan sosial ekonomi anak usia sekolah yang bekerja pada sektor informal sebagai penjual gorengan dan faktor pendorong anak usia sekolah bekerja pada sektor informal di Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah metode yang menghasilakn data deskriptif dan menjabarkan secara naratif. Informan peneliti yang terdapat pada penelitian ini adalah para pekerja anak serta orang tua dari pekerja anak tersebut. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder melalui kegiatan observasi serta wawancara. Guna menjawab permasalahan penelitian dan data sekunder yaitu berupa catatan  dan keadaan demografis. Menggunakan teknik analisis data  deskriptif kualitatif  yaitu data disajikan dengan menjelaskan dan menggambarkan kondisi yang terjadi di lokasi penelitian dengan menggunakan tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa potret kehidupan sosial ekonomi anak usia sekolah yang bekerja pada sektor informal terdiri atas beberapa indikator penting yang meliputi status pendidikan pekerja anak,aktifitas pekerja anak serta pendapatan pekerja anak. Ada beberapa faktor pendorong anak usia sekolah bekerja pada sektor informal meliputi faktor ekonomi, faktor orang tua,kemauan ank untuk berjualan serta faktor lingkungan anak.
Strategi Ojek Konvensional Dalam Mempertahankan Eksistensi Dengan Ojek Online ( Studi di Kelurahan Pondambea Kecamatan Kadia Kota Kendari Aldi Reski Dewa; Muhammad Arsyad; Megawati Asrul Tawulo
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang dilakukan ojek konvensional dalam mempertahankan eksistensinya di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan strategi yang dilakukan oleh pekerja ojek konvensional yaitu 1) (a) aktif. (b) pasif. (c) strategi jaringan Kehadiran jasa transportasi berbasis aplikasi, termasuk ojek sepeda motor online di Kota Kendari telah menggeser transportasi konvensional khususnya ojek sepeda motor konvensional. Hal ini membuat ojek konvensional merubah strategi layanan agar tetap mempertahankan eksistensinya. Penelitian ini bertujuan untuk (1)menjelaskan pelayanan jasa transportasi ojek sepeda motor konvensional dan (2)mengidentifikasi strategi yang berhasil dilakukan pengemudi ojek sepeda motor konvensional sebagai pekerjaan di Kota Kendari. Dengan pendekatan fenomenologis/kualitatif peneliti melibatkan 11 informan terdiri anggota ojek konvensional. Data tentang pelayanan ojek konvensional dari informan dikumpulkan dengan wawancara mendalam. Setelah transkrip peneliti menggunakan teori strategi karya edi soeharto yang menyajikan 3 pilihan strategi: (1) aktif, (2) pasif, dan (3) strategi jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ojek konvensional berusaha memperbaiki pelayanan jasa transportasi kepada pelanggan mereka serta menerapkan tiga strategi yang mereka dapat terapkan sehingga mampu bertahan dan tetap eksis di era masuknya ojek online di kelurahan pondambea kecamatan kadia kota kendari
Perilaku Agresif di Kalangan Pemuda (Studi di Desa Wakinamboro Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan) La Aliman; Suharty Roslan; Dewi Anggraini
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Siompu Desa Wakinamboro Kabupaten Buton Selatan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengidentifikasi faktor yang mengakibatkan munculnya perilaku agresif dikalangan pemuda terhadap masyarakat di Desa Wakinamboro Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. (2) Untuk mengetahui dampak dari perilaku agresif  pemuda di Desa Wakinamboro Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa (1) Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab perilaku agresif dikalangan pemuda adalah akibat adanya rasa frustasi karena banyaknya  kebutuhan yang harus dipenuhi, adanya profokasi dan juga bisa didasari dari tindakan agresif seseorang, lingkungan pergaulan yang diakibatkan dari kecenderungan seseorang  dalam mengkonsumsi minuman beralkohol hingga mabuk dan sikap kepribadian diakibatkan dari sifatnya amarah serta proses perilaku agresif. (2) Dampak yang di akibatkan dari perilaku agresif ini adalah adanya suasana yang kurang nyaman bagi masyarakat seperti adanya kebiasaan nongkrong hingga larut malam tanpa mengelan tempat dan waktu. Dampak berikutnya adalah terjadinya perilaku menyimpang yaitu terjadinya pelanggaran terhadap norma-norma sosial maupun norma agama seperti kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol yang bisa menjurus pada kericuan dan perkelahian antar pemuda maupun kelompok pemuda lainnya.
Perubahan Perilaku Sosial Akibat Penggunaan Media Sosial di Kalangan Remaja (Studi di Desa Lasosodo Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat) Siti Anastasia; Bahtiar Bahtiar; Rety Reka Merlins
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah uuntuk mengetahui bagaimana dampak perubahn perilaku sosial remaja dalam penggunaan media sosial di kalangan remaja di desa Lasosodo Kec. Wadaga Kab. Muna Barat dan untuk mengetahui bagaiman bentuk perubhan perilaku sosial remaj dalam menggunakan media sosial di kalangan remaja di desa Lasosodo Kec. Wadaga Kab. Muna Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan prosedur penelitian  yang berlokasi di Desa lasosodo kec.wadga kab.muna barat  dengan menggunakan 8 orang informan, jenis dan sumber data penelitian yaitu : data primer dan sekunder. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu dalam menggunakan media sosial berdampak terhadap perilaku remaja dalam hal ini perubahan perilaku sosial pada remaja, perubahan perilaku sosial ini berdampak kepada remaja yang membentuk pola perilaku baru pada remaja dalam kehidupan sehari hari.Perubahan perilaku remaja dalam menggunakan media sosial yaitu :(1) Kurang bergaul,(2)Lebih eksis mengikuti zaman,(3)kecanduan,(4) Waktu istirahat berkurang.
RESPON MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN DANA DESA (Di Desa Biwinapada Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan) Sumardin Sumardin; Syaifudin Suhri Kasim; Ratna Supiyah
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Siompu Desa Biwinapada Kabupaten Buton Selatan. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan implementasi pengelolaan dana desa di Desa Biwinapada Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. (2) untuk mendeskripsikan respon masyarakat terhadap implementasi dalam pengelolaan dana desa di Desa Biwinapada Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa (1) Implementasi pengelolaan dana desa terdiri dari dua tahap yakni: tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap perencanaan ini menyangkut pembangunan fisik dan pembangunan non fisik yang terdiri dari transparan, akuntabel dan partisipatif. Sedangkan tahap pelaksanaan juga menyangkut pembangunan fisik dan non fisik yang terdiri dari transparan, akuntabel dan partisipatif. (2) Respon masyarakat terhadap implementasi dalam pengelolaan dana desa masyarakat merespon positif dan ada juga sebagian kalangan yang merespon negatif. Dari tahap perencanaan hingga tahap pelaksanaan dalam pembangunan fisik dan pembangunan non fisik pemerintah Desa Biwinapada sudah menerapkan prinsip-prinsip transparan, akuntabel dan partisipatif. Dalam hal ini masyarakat selalu dilibatkan dalam pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik. Realisasi dari pembangunan fisik ini berupa pengaspalan jalan lingkungan, pembuatan jalan usaha tani, dan pengerasan jalan lingkungan. Sedangakan realisasi dari pembangunan non fisik ini yakni pemberdayaan masyarakat berupa sosialisasi kesehatan, posyandu dan peningkatan pendidikan
Faktor-Faktor Penyebab Remaja Melakukan Tindakan Kriminalitas (Studi di Desa Langkoroni Kecamatan Maligano Kabupaten Muna) Sarman Sarman; La Ode Monto Bauto; Dewi Anggraini
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kriminalitas di Desa Langkoroni Kecamatan Maligano Kabupaten Muna. Untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan untuk mencegah dan mengatasi kriminalitas pada remaja di Desa Langkoroni Kecamatan Maligano Kabupaten Muna. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang di peroleh dari hasil wawancara, catatan lapangann dan dokumentasi dengan cara mengkordinasikan data dalam kategori, menjabarkan kedalam unit-unit, melakukan sistensa, menyusun ke dalam pola memilih mana yang penting dan yang akan di pelajari, dan membuat kesimpulan sehinga mudah di pahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian yang terdiri dari 4 orang remaja yang melakukan kriminalitas, 3 orang tua remaja yang melakukan kriminalitas, 2 orang masyarakat, 1 orang tokoh pemuda, 1  orang tokoh masyarakat, 1 orang tokoh agama, 1 orang tokoh  adat,  1  orang  Kanip  Polsek  Maligano,  dan  1  orang  Kepala  Desa  Langkoroni, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna. Dengan demikia, jumlah keseluruhan informan yaitu 15 informan. Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa  Pertama,  Pencarian  Jati  Diri.  Memasuki  masa pubertas, biasanya anak-anak akan mencari karakter jati diri mereka. Seperti anak-anak yang berada di Desa Langkoroni saat ini mereka akan memiliki krisis pembentukan karakter sampai mereka inggin mendapatkannya. Kedua, Kontrol Diri Yang Lemah. Meski dari pihak keluarga telah  memberikan  arahan  dan  didikan  yang  tepat.  Faktor  Eksternal  meliputi  Pertama, Keluarga.  Keluarga  menjadi  faktor  eksternal  utama  yang  paling  mempengaruhi  kenakalan memperoleh kedudukan yang layak di tengah-tengah pergaulan sosial secara wajar
Konflik Sumber Daya Ekonomi Antara Masyarakat Kelurahan Boneoge Dan Masyarakat Desa Madongka Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah Muhamad Nasir; Bahtiar Bahtiar; Sarpin Sarpin
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui konflik sumber daya ekonomi antara masyarakat Kelurahan Boneoge dan masyarakat Desa Madongka Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah (2) Untuk mengetahui upaya penyelesaian konflik sumber daya ekonomi antara masyarakat Kelurahan Bonepge dan masyarakat Desa Madongka Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah.Penelitian dilaksanakan di Keluahan Boneoge dan di Desa Madongka Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu melakukan penelitian melalui wawancara mendalam pada intansi terkait dan tokoh masyarakat kedua daerah. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) Faktor penyebab konflik sumber daya ekonomi antara masyarakat Kelurahan Boneoge dan masyarakat Desa Madongka Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah diantaranya adalah (a) Faktor tapal batas, terjadi perbedaan pandangan tentang tapal batas  wilayah atas dasar klaim-mengklaim wilayah sumber daya ekonomi yang menurut masyarakat Boneoge masih wilayah dari Kelurahan Boneoge sehingga mengakibatkan wilayah Kelurahan Boneoge semakin sempit dan kehilngan dua sumber daya ekonomi, tambang pasir dan wisata pantai katembe. (b) Faktor sejarah, masyarakat Boneoge menganggap masyarakat Madongka telah menggelapkan sejarah, sehingga menyebabkan perbedaan pendapat tentang sejarah tanah pantai katembe. (c) Faktor sumber daya ekonomi, telah terjadi klaim-mengklaim atas wilayah sumber daya ekonomi antara masyarakat Boneoge dan Madongka atas status kepemilikan sumber daya ekonomi. (2) Upaya penyelesain konflik simber daya ekonomi antara masyarakat Kelurahan Boneoge dan masyaraat Desa Madongka yaitu dengan cara , (a) Negosiasi/kompromi, dengan inisiatif pihak yang berkonflik untuk menghentikan konflik. (b) Arbitrasi, pihak ketiga membuka ruang kepada kedua daerah untuk menyelesaikan konflik. (c) Mediasi, csrs penyelesaian konflik dengan menggunakan pihak ketiga. (d) Ajudikasi cara penyelesaian konflik di pengadilan Negeri Pasarwajo. (e) Koersi/paksaan bentuk penyelesaian konflik dengan paksaan, masyarakat Kelurahan Boneoge akan meratakan bangunan di sekitaran pantai katembe, kecuali masjid.
Koeksistensi Karang Taruna Garuda Aulia Dengan Masyarakat Dalam Mengembangkan Potensi Generasi Muda (Studi di Kelurahan Popalia Kecamatan Togo Binongko Kabupaten Wakatobi) Umar Umar; Syaifudin Suhri Kasim; Ambo Upe
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Koeksistensi Karang Taruna Garuda Aulia Dengan Masyarakat Dalam Mengembangkan Potensi Generasi Muda   di Kelurahan Popalia, Kecamatan Togo Binongko. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini anggota, pengurus Karang Taruna Garuda Aulia Kelurahan Popalia, masyarakat dan generasi muda. Dalam penelitian ini terdapat metode penelitian observasi, wawancara dan dokumentasi. Karena di Kelurahan Popalia dengan adanya jaringan internet pemuda kebanyakan sibuk bermain game online dan aktif di media sosial sementara anggota Karang Taruna pasif dalam rapat-rapat hal tersebut menunjukan bahwa generasi muda di Kelurahan Popalia masih kurang produktiv dalam menyelesaikan masalah tersebut Karang Taruna Garuda Aulia hadir sebagai wadah dan pembinaan dan pengembangan generasi muda yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi dan menjalin kerjasama dengan masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut maka penulis bermaksud meneliti tentang Koeksistensi Karang Taruna Garuda Aulia Dengan Masyarakat Dalam Mengembangkan Potensi Generasi Muda di Kelurahan Popalia, Kecamatan Togo Binongko. Disebab kondisi generasi muda di Kelurahan Popalia masih kurang produktiv karena itu perlu diteliti agar dapat diketahui hambatan serta diperoleh kemungkinan jalan keluarnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Koeksistensi Karang Taruna Garuda Aulia Dengan Masyarakat Dalam Mengembangkan Potensi Generasi Muda, yaitu mengadakan kegiatan (1) Latihan dasar pengembangan diri, (2) Pelatihan kewirausahaan, (3) Latihan membaca ayat al-quran dan  (4) Olah raga sepak bola dan tarian. 
Pelaksanaan Modal Sosial Dalam Penanggulangan Bencana Banjir (Studi di Desa Rante Gola Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara) Etradis Muhtama; Jamaluddin Hos; Tanzil Tanzil
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini antara lain: Untuk Mengetahui (1) pelaksanaan modal sosial dalam penanggulangan bencana banjir di Desa Rante Gola Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara. (2) faktor-faktor penghambat pelaksanaan modal sosial dalam penanggulangan bencana banjir di Desa Rante Gola Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan 1. Pelaksanaan modal sosial dalam penanggulangan bencana banjir (a) modal sosial bonding, bencana banjir yang terjadi berulang kali, bukan lagi merupakan suatu hal yang “tidak biasa” bagi masyarakat di Desa Rante Gola, seringnya terkena dampak dari bencana banjir menjadikan masyarakat terbiasa dan sadar akan pentingnya saling tolong-menolong di dalam menghadapi bencana banjir. (b) Modal sosial bridging, adanya bridging ini memanfaatkan koneksi sebagai upaya pemulihan yang lebih cepat dan baik. Analisis bridging pada Desa Rante Gola dilihat dari keterlibatan selama evakuasi, penyelamatan, dan pencarian, mematuhi peraturan, menolong sesama masyarakat tanpa membedakan agama ataupun suku.(c) Modal sosial linking, Bentuk dari Linking social capital yang terdapat di Desa Rante Gola adalah kerjasama masyarakat dengan pemerintah dalam penanggulangan bencana banjir. Pemerintah berhubungan langsung dengan masyarakat tanpa melalui perantara dalam menyampaikan informasi. 2. Faktor penghambat pelaksanaan modal sosial dalam penanggulangan bencana banjir yaitu(a) Kedudukan Dan Peranan Individu, (b) Pendidikan yang rendah, (c) Kelas sosial dan kesenjangan ekonomi, (d) Nilai-nilai personal.
Fenomena Wanita Hamil di Luar Nikah (Studi di Desa Kahianga Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi ) Evianti Evianti; Damsid Damsid; Sarmadan Sarmadan
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab maraknya fenomena wanita hamil diluar nikah di Desa Kahianga Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi; untuk mengetahui bagaimana dampak dari wanita hamil diluar nikah di Desa Kahianga Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kahianga Kecamatan Tomi Timur Kabupaten Wakatobi dengan informan tambahan Kades, toko adat, tokoh agama dan orang tua wanita hamil diluar nikah, sedangkan yang menjadi informan kunci yaitu 5 orang wanita hamil diluar nikah di Desa Kahianga. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data kualitatif dan data kuantitatif yang disajikan dalam bentuk naratif untuk mendeskripsikan Fenomena wanita hamil diluar nikah dan data kuntitatif yang disajikan dalam bentuk angka dan tabel. Sumber  data dalam penelitian ini menggunakan data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari sejumlah informan penelitian melalui tahapan wawancara, dan data sekunder yaitu data berupa catatan dari dokumen-dokumen yang ada di kantor Desa Kahianga Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik secara sengaja (purposive sampling), meminta pertimbangan yang bersangkutan bersedia untuk dimintai keterangan dan informan sehubungan dengan penelitian dalam hal ini “Fenomena Wanita Hamil Diluar Nikah”Studi di Desa Kahianga Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab maraknya fenomena wanita hamil diluar nikah diantaranya : Kurangnya pengawasan orang tua terhadap anaknya, pergaulan bebas, pengaruh media massa,  kurangnya pemahaman mengenai seks, kurangnya pemahan agama. Sedangkan dampak dari wanita hamil diluar nikah diantaranya : Hubungan yang tidak harmonis dengan orang tua; Kesulitan beraktifitas social; Pertengkaran sepele; Mendapat sanksi dari warga; Masa depan yang tidak jelas.

Page 1 of 2 | Total Record : 11