cover
Contact Name
Khairul Sani Usman
Contact Email
khairul.sani@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285352217814
Journal Mail Official
plano.madani@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Ruang Redaksi Jurnal Plano Madani Gedung Fakultas Sains dan Teknologi Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Jl. Yasin Limpo No 63 Samata Kabupaten Gowa
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota
ISSN : 2301878X     EISSN : 25412973     DOI : https://doi.org/10.24252/jpm
Core Subject : Social, Engineering,
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota is a scientific journal in the Field of Regional and City Planning published by the Department of Regional and City Planning, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. The editorial team accepts scientific writings/articles and book reviews in the field of Regional and City Planning and Development or those with an emphasis on Spatial Planning. The encompassed fields include spatial planning, urban design, geographic information systems for regional and urban planning, Islamic spatial planning, transportation, coastal planning, environmental studies, socio-economic regional planning, rural planning, tourism planning, disaster management, urban landscape, and other relevant areas.
Articles 251 Documents
ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN KAWASAN TANJUNG BUNGA KELURAHAN TANJUNG MERDEKA KOTA MAKASSAR Nasrullah; Slamet Trisutomo; Abdul Rachman Rasyid
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i1.28710

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk yang sangat cepat disertai dengan peningkatan pendapatan per kapita masyarakat telah mengakibatkan kebutuhan lahan semakin meningkat. Namun, karena persediaan lahan terbatas maka terjadilah alih fungsi lahan. Permasalahan umum disebabkan dari jumlah penduduk yang terus bertambah, kondisi geografis, dan topografi wilayah serta strategi pengembangan Nasional dan Provinsi maka perubahan lahan terjadi secara cepat setiap tahunnya, khususnya di wilayah hinterland dan wilayah pesisir pantai kota Makassar. Penelitian ini membahas untuk pengembangan prediksi perubahan penggunaan lahan pada tahun 2034 menggunakan metode Celular Automata Markov (CA-Markov). Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Menggunakan aplikasi ArcMap 10.3 dan Idris Selva 17.0 analisis prediksi perubahan lahan. Hasil penelitian menunjukkan Luas penggunaan lahan yang mengalami peningkatan yaitu lahan terbangun dan laut dengan luas masing-masing 262,39 Ha dan 9,31 Ha. Sedangkan luas perubahan penggunaan lahan yang mengalami penyusutan adalah lahan kosong tambak, pertanian dan tubuh air yaitu masing-masing sebesar 64,69 Ha, 4,92 Ha, 36,19 Ha dan 55,64 Ha.
ANALISIS KEBIJAKAN TATA RUANG DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI DISTRIK FEF KABUPATEN TAMBRAUW Arkam
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i1.28715

Abstract

Penelitian ini tentang Analisis Kebijakan Tata Ruang Dalam Pengelolaan Sampah di Distrik Fef Kabupaten Tambrauw. Pokok permasalahannya adalah bagaimana strategi pengelolaan Sampah di Distrik Fef Kabupaten Tambrauw. Masalah ini dilihat dengan kondisi Secara fisik permasalahan sampah yang muncul di Distrik Fef. Maka, dengan demikian penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan melihat sistem pengelolaan sampah yang sementara berkembang saat ini dan identifikasi sistem penanganan sampah saat ini yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan wilayah pengamatan atau sesuai data yang diperoleh dalam bentuk penguraian dan analisis dilakukan untuk mempertimbangkan kondisi fisik yang ada dilokasi penelitian guna mengantisipasi permasalahan sampah di masa yang akan datang di Distrik Fef.
POTENSI PENGEMBANGAN LAHAN DESA PASUI KECAMATAN BUNTU BATU KABUPATEN ENREKANG Risnawati K
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i1.28716

Abstract

Penelitian ini tentang potensi pengembangan lahan Desa Pasui Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Pokok permasalahannya adalah potensi pengembangan yang ada di Desa Pasui. Masalah ini dilihat dengan kondisi Secara fisik pemanfaatan lahan yang terjadi di Desa Pasui Kecamatan Buntu Batu. Maka, dengan demikian penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan melihat sistem guna lahan yang sementara berkembang saat ini dan identifikasi sistem guna lahan yang berkembang disekitarnya serta kesesuaian dengan kondisi lahan yang ada yakni analisa data yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan wilayah pengamatan atau sesuai data yang diperoleh dalam bentuk penguraian dan analisis dilakukan untuk mempertimbangkan kondisi fisik yang ada dilokasi penelitian guna mengembangkan potensi lahan yang ada di Desa Pasui Kecamatan Buntu Batu.
KONSEP KOMUNIKASI LOKAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PERAN AKTIF MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA WISATA NGLANGGERAN Eko Febri Suryanto; Jeki Trimarstuti
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i1.28719

Abstract

Pembangunan Desa Wisata merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat desa baik dari segi sosial, budaya maupun ekonomi. Dalam pembangunan desa wisata dibutuhkan pendekatan masyarakat untuk ikut berperan aktif membangun dan mengembangkan desa wisata. Pelibatan masyarakat secara aktif dapat mendukung keberhasilan pembangunan desa wisata seperti yang dilakukan Desa Wisata Nglanggeran dengan pendekatan terkadap masyarakat desa. Pendekatan ini dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Nglanggeran untuk mempengaruhi masyarakat melalui konsep komunikasi lokal yang tercipta dalam kehidupan masyarakat Desa Nglanggeran. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep komunikasi lokal yang dilakukan sebagai upaya meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan Desa Wisata Nglanggeran. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui pendekatan fenomenologi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling berdasarkan data yang diperoleh dari informan kunci melalui observasi lapangan dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menemukan konsep komunikasi lokal yang muncul secara alami dalam kehidupan sosial masyarakat desa. Konsep komunikasi lokal tersebut yaitu “Ngomong-ngomong, Ameng-ameng, Iming-iming” merupakan konsep untuk memperkuat sinergi antara semua elemen masyarakat. Konsep tersebut dilakukan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Nglanggeran sebagai upaya meningkatkan peran aktif masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa wisata.
STRATEGI PENGEMBANGAN URBAN HERITAGE TOURISM DI KOTA MAKASSAR Ahmad Aidin; Arifuddin Akil; Ria Wikantari
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i1.28720

Abstract

Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi potensi dan kendala serta persepsi dan harapan dalam pengembangan urban heritage tourism di Kota Makassar dan untuk merumuskan strategi pengembangan urban heritage tourism di Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan metode kualitatif dan metode kuantitatif dengan pendekatan analisisnya menggunakan analisis deskriptif dan analisis skoring. Dalam melihat potensi pengembangan urban heritage tourism di Kota Makassar menggunakan indikator 4A yaitu, Atraksi, Aksesbilitas, Amenitas dan Ancillary (Kelembagaan). Dengan melihat kekurangan-kekurangan dalam penanganan objek wisata sebagai barometer dalam peningkatan pemeliharaan. Hasil Analisa menunjukkan dari 11 objek wisata budaya yang berpotensi untuk mengembangkan urban heritage tourism di Kota Makassar dapat dikelompokkan menjadi 3 kelas potensi, yaitu potensi utama, potensi berkembang dan potensi pendukung. Berdasarkan faktor internal dan eksternal, maka melalui matriks SWOT diketahui bahwa posisi pengembangan urban heritage berada pada kuadran I (Growth) yaitu strategi SO yang menggunakan kekuatan dan memaksimalkan peluang. Strategi tersebut adalah Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata Budaya dengan 4 alternatif pengembangan, yaitu (1) Penataan Kawasan objek wisata budaya dan inventarisasi daya tarik wisata, (2) Pengembangan Sarana prasarana objek wisata, (3) Pengembangan produk-produk ekonomi kreatif di kawasan wisata budaya, dan (4) Penguatan Implementasi kebijakan pemerintah terhadap objek wisata budaya.
PENGARUH KOMPONEN DAYA TARIK WISATA TERHADAP ASPEK FISIK PANTAI PRIGI KECAMATAN WATULIMO KABUPATEN TRENGGALEK Yanuar Hari Ningsih; Ratika Tulus Wahyuhana
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i1.28723

Abstract

Pariwisata salah satu sektor yang mampu memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan wilayah. Perubahan perkembangan wilayah tersebut dapat dilihat melalui aspek fisik penggunaan lahan yang menimbulkan adanya perubahan tata guna lahan. Pengembangan objek wisata tidak terlepas dari komponen produk daya tarik wisata berupa atraksi, amenitas dan aksesibilitas. Berkaitan dengan sektor pariwisata di pesisir Kabupaten Trenggalek maka fokus penelitian yang dilaksanakan bertempat di Pantai Prigi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis komponen daya tarik wisata terhadap aspek fisik Pantai Prigi. Adapun pertanyaan yang diajukan yaitu bagaimanakah pengaruh daya tarik wisata terhadap aspek fisik pantai prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek? Penelitian ini menggunakan metode analisis pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode Non Probability sampling dan Purposive Sampling. Pengumpulan data berupa pegumpulan data primer yaitu survei wawancara, pembagian kuesioner, observasi lapangan dan survei instansional. Teknik metode yang digunakan yaitu dengan melihat melalui citra google earth perkembangan kawasan objek wisata dengan mengunakan data time series selama 10 tahun. Berdasarkan temuan dilapangan pada komponen daya tarik wisata Pantai Prigi, diketahui bahwa aspek fisik meliputi adanya atraksi, aksesibilitas dan amenitas (3A) Daya tarik atraksi dan amenitas wisata Pantai Prigi dapat dinikmati oleh semua wisatawan. Kemudahan akses Pantai Prigi dapat dilihat melalui fasilitas transportasi serta sarana-sarana pendukung lainnya. Perkembangan sektor pendukung wisata pada tahun 2010-2020 mengalami Perubahan kondisi fisik tersebut terjadi pada kawasan di dalam maupun luar kawasan wisata. Hal tersebut ditandai dengan terjadinya pengingkatan fungsi lahan berupa kawasan perdagangan jasa, sektor pendukung pariwisata berupa atraksi wisata dan fasilitas wisata.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI SPASIAL DALAM OPTIMALISASI FAST RESPONSE PELAYANAN KESEHATAN DI KOTA MAKASSAR Muhammad Akbal; Zahir Zainuddin; Mukti Ali
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i1.29749

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pelayanan publik merupakan salah satu upaya setiap pemerintah daerah untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Pada tahun 2016, Pemerintah Kota Makassar mencetuskan program Home Care yang merupakan program pelayanan publik di bidang kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Makassar secara merata dan bermutu dengan berbasis teknologi. Layanan ini dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat melalui callcenter 112 sebagai dispatcher layanan kesehatan Home Care dan layanan publik lainnya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi Teknologi Informasi dan Komunikasi terhadap Optimalisasi Fast Response pelayanan kesehatan Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TIK berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap kinerja Fast Response pelayanan kesehatan. Sedangkan, implementasi TIK teridentifikasi dapat mengoptimalkan Fast Response pelayanan kesehatan Kota Makassar.
PEMODELAN UI GREENMETRIC DI UIN ALAUDDIN MAKASSAR Fadhil Surur
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i1.29753

Abstract

UI GreenMetric dinilai sebagai perangkat yang mengukur prinsip keberlanjutan pada institusi pendidikan tinggi dengan metode yang ilmiah dan mampu menentukan kebijakan keberlanjutan di universitas. Prinsip ini dapat digunakan untuk mengukur kesiapan UIN Alauddin Makassar sebagai kampus berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi nilai pemodelan UI GreenMetric di UIN Alauddin Makassar dan menyusun kebijakan pengelolaan kampus berdasarkan nilai UI GreenMetric. Jenis data yang dibutuhkan berupa data primer dan data sekunder yang diperoleh dari arsip data UIN Alauddin Makassar. Teknik analisis mencakup analisis skoring dari pendekatan UI GreenMetric dan Analisis Hierarki Proses untuk menentukan strategi kebijakan. Berdasarkan penilaian UI GreenMetric dapat diidentifikasi beberapa indikator telah diimplementasikan tetapi belum menyeluruh. Kendala utama yang dihadapi UIN Alauddin Makassar adalah pada indikator air dengan skor 0. Hasil pemetaan seluruh indikator diperoleh hasil 1875 atau hanya 18,75% syarat yang terpenuhi dari 6 indikator tersebut.
SEBARAN LAND SURFACE TEMPERATURE, INDEKS KERAPATAN VEGETASI DAN INDEKS KERAPATAN BANGUNAN DI KOTA MAKASSAR Syahriani; Ilham Alimuddin; Abdul Rahman Rasyid
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i1.30149

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk yang terjadi di Kota Makassar berdampak pada pembangunan yang mengakibatkan perubahan pada penggunaan lahan dan perubahan fungsi lahan, sehingga hal ini menjadi salah satu penyebab peningkatan suhu permukaan tanah di Kota Makassar, hal tersebut juga telah dikaji dalam penelitian (Liong & Sugiarto Nasrullah, 2021) dimana lahan terbangun mengalami peningkatan sebanyak 13,1 % dan terjadi peningkatan nilai rerata Land Surface Temperature (LST) di Kota Makassar sebesar 0,39oC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran Land Surface Temperature (LST), Indeks Kerapatan Vegetasi, dan Indeks Kerapatan Bangunan di Kota Makassar Tahun 2013, 2017, dan 2021. Dalam penelitian ini digunakan data penginderaan jauh yang berupa citra Satelit Landsat 8. Data tersebut digunakan untuk memperoleh sebaran LST, Kerapatan Indeks Vegetasi, dan Indeks Kerapatan Bangunan di Kota Makassar. Landsat 8 menggunakan perhitungan dan kalibrasi skala Digital Number (DN) dimana menggunakan dua parameter sensor yaitu Operational Land Imager (OLI) dan Thermal Infrared Sensor (TIRS) (Ikhwan, 2013). Analisis suhu permukaan tanah dibuat menggunakan model algoritma Land Surface Temperatur (LST) yaitu Mono-window Brightness Temperature, Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Normalized Difference Built-Up Index (NDBI). Hasil Penelitian diperoleh bahwa variasi suhu permukaan daratan Kota Makassar berkisar antara 20oC - 33oC pada tahun 2013 dan 15 oC - 31 oC pada tahun 2021. Variasi indeks kehijauan vegetasi paling tinggi berkisar 0,26 - 1,00 pada tahun 2013 dan 0,15 – 1,00 pada tahun 2021. Sementara itu, indeks kerapatan bangunan tertinggi dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2021 berkisar -1 – 0.
PEMANFAATAN SIG PADA PEMETAAN TITIK DAN RUTE EVAKUASI KAWASAN RAWAN BANJIR DI KECAMATAN PATTALLASSANG Khairul Sani Usman
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i2.33529

Abstract

Kecamatan Pattallassang memiliki histori bencana banjir, yang merusak infrastruktur dan menelan korban jiwa, peristiwa di Kecamatan Pattallassang curah hujan yang tinggi mengakibatkan banyaknya wilayah yang tergenang, pada tahun 2021 sebanyak 19.76 % wilayah Kecamatan Pattalassang tergenang banjir. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder berupa data kemiringan lereng, topografi, geologi dan jenis tanah, curah hujan dan penggunaan lahan. Untuk mengolah data digunakan Tools SIG (sistem informasi geografis) yaitu alat analisis spasial tingkat kerawanan bencana banjir dengan model visual pemetaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan arahan titik dan rute evakuasi. Hasil analisis diperoleh Arahan titik evakuasi di Kecamatan Pattallassang memiliki 17 titik tempat evakuasi serta memiliki 19 rute evakuasi dengan titik utama tempat evakuasi bagian Utara 5 titik dan Selatan 5 titik serta rute utama evakuasi bagian Utara memiliki 8 rute dan Selatan 11 rute. Hasil Penelitian ini diharapkan pemerintah dan swasta rutin melakukan sosialisasi berbasis mitigasi bencana khususnya masyarakat di kawasan rawan bencana banjir. Kata Kunci : Banjir, SIG, Evakuasi