cover
Contact Name
Khairul Sani Usman
Contact Email
khairul.sani@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285352217814
Journal Mail Official
plano.madani@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Ruang Redaksi Jurnal Plano Madani Gedung Fakultas Sains dan Teknologi Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Jl. Yasin Limpo No 63 Samata Kabupaten Gowa
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota
ISSN : 2301878X     EISSN : 25412973     DOI : https://doi.org/10.24252/jpm
Core Subject : Social, Engineering,
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota is a scientific journal in the Field of Regional and City Planning published by the Department of Regional and City Planning, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. The editorial team accepts scientific writings/articles and book reviews in the field of Regional and City Planning and Development or those with an emphasis on Spatial Planning. The encompassed fields include spatial planning, urban design, geographic information systems for regional and urban planning, Islamic spatial planning, transportation, coastal planning, environmental studies, socio-economic regional planning, rural planning, tourism planning, disaster management, urban landscape, and other relevant areas.
Articles 251 Documents
EVALUASI LOKASI RUMAH SAKIT DITINJAU DARI POTENSI RAWAN BENCANA KABUPATEN MAMUJU SULAWESI BARAT Asbi Samli; Veni Hadju; Andang Suryana Soma; Idayanti Nursyamsi; Hazairin Zubair; Agus Bintara Birawida
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v10i1.18876

Abstract

Ketersediaan fasilitas kesehatan di Kabupaten Mamuju bisa dikatakan cukup baik. Namun banyaknya jumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Mamuju tidak menjamin akan kualitas pelayanannya. Lokasi sangat erat kaitannya dengan pelayanan publik. Rumah sakit yang baik adalah rumah sakit yang aman dari kawasan bencana alam. Terdapat empat variabel dalam penelitian ini yaitu : potensi rawan banjir, potensi rawan bencana longsor, potensi rawan gempa dan potensi rawan tsunami. Adapun Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah overlay analysis.  Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan didapatkan bahwa ke-4 lokasi rumah sakit berada di kawasan rawan bencana dengan potensi bencana tinggi terutama untuk bencana gempa, bencana longsor dan bencana tsunami. Olehnya itu lokasi rumah sakit yang berada di Kabupaten Mamuju perlu ditinjau ulang kembali. 
PENGEMBANGAN KAWASAN TEKNOPOLIS GEDEBAGE KOTA BANDUNG BERDASARKAN ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN Hadi Fitriansyah; Moch Fajrin Ibrahim
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i2.17724

Abstract

Konsep Teknopolis yang akan dikembangkan pada Kawasan Gedebage, Kota Bandung yaitu menjadi suatu konsep yang akan mendukung sinergitas antara peruntukkan pendidikan tinggi, industri kreatif, komersial serta pusat pemerintahan berkonsep teknopolis. Selain itu, pengembangan Kawasan Gedebage didasari bahwa Kota Bandung membutuhkan pusat kota kedua setelah CBD Alun-alun guna melayani kegiatan yang terdapat di Kota Bandung. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisa daya dukung lahan sebagai dasar dalam melakukan evaluasi pengembangan Kawasan Teknopolis di Kecamatan Gedebage. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis satuan kemampuan lahan dengan 9 SKL yang digunakan serta analisis kesesuaian lahan. Kemampuan lahan Kecamatan Gedebage terdapat tiga kategori kemampuan lahan yaitu pengembangan tinggi, sedang, dan rendah. Daya dukung lahan di Kawasan Teknopolis Gedebage terdiri dari masalah kesuaian lahan antara pola ruang dan rencana teknopolis yang tidak sesuai, dimana kesesuaian yang sesuai antara rencana teknopolis dengan pola ruang seluas 302,64 Ha atau 51,38% dari luas keseluruhan Kawasan Teknopolis, kemudian untuk kondisi eksisting yang sudah sesuai dengan rencana teknopolis seluas 46,71 Ha atau 8,13% dari luas keseluruhan Kawasan Teknopolis.
PREPARING COMMUNITY RESILIENCE IN SOCIAL SECTOR BASED ON CLIMATE AND DISASTER RESILIENCE INITIATIVE (CDRI) CONCEPT IN SUNGGUMINASA, GOWA REGENCY Alif Dary Utomo; Risma Handayani
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v10i1.20944

Abstract

The city of Sungguminasa is one of the areas affected by flooding due to the overflow of the Je'neberang River. This is due to urban locations characterized by high population growth and infrastructure as well as land use change around the Je'neberang River. After the flooding, the quality of the settlement environment has decreased, such as damage to the road network and drainage and waste problems. The community is the party most affected by the occurrence of floods, therefore it is very important to increase community resilience in dealing with disasters. Resilience measurement needs to be done to determine the direction of adaptation in accordance with the social conditions of the community in the study site to restore the quality of settlements after the flood disaster. The formulation of the problem in this research is how the social resilience of the community in the recovery of the quality of the post-flood environmental settlements along the River Jeeberang City Sungguminasa. In this study to answer the problem formulation the analytical method used is the Likert scale analysis and analysis of the resilience index value. So the results of the analysis can be concluded that the level of social resilience of the community in the recovery of the quality of the environment after the flooding along the River Jeeberang Sungguminasa City is 4.2 and is in the high category.
COMPARISON STUDY OF DOMESTIC AND FOREIGN TOURISTS’ PERSPECTIVE: THE STANDARDS AND PRODUCT VALUES OF HALAL TOURISM G R Nurazizah; F Rahmafitria
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v10i1.22979

Abstract

Each country that developed halal tourism destinations, had arranged halal standards differently, for instance Indonesia which arranges the standards based on Islamic sharia values in the context of tourism facilities, services and management. However, due to tourism activities are related to recreational motivation, such as seeking pleasure and relaxation, the halal tourism standards that expected by tourists need to be continuously studied. Because the target of tourists is not only domestic, the perception of foreign Muslim tourists should be used as a comparison, including analysing their preferences. This study is very useful for the next development of halal tourism in Indonesia. The purpose of this study is to compare and examine the relationship between preferences and perceptions of halal tourism and intention to stay at halal hotels. A total of 45 foreign Muslim tourists and 200 domestic Muslim tourists were used as respondents to analyse their preferences for halal tourism quantitatively. The analysis shows the significant differences between the preferences of both tourism groups in terms of the importance of halal standard and the perceived value they felt. Furthermore, the result of analysis shows that there is an associative relationship between preferences and perceptions toward intention to stay at Halal Hotels.
PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN BERKELANJUTAN DI DESA WATOBUKU, KECAMATAN SOLOR TIMUR, KABUPATEN FLORES TIMUR Faujan Al Mukarim; Irsyadi Siradjuddin; Siti Fatimah
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v10i1.18017

Abstract

Minapolitan adalah kawasan yang terdiri dari sentra-sentra produksi perdagangan komoditas kelautan dan perikanan. pengembangan sector perikanan hanya dapat dirumuskan secara cepat dan tepat, baik perikanan budi daya maupun perikanan tangkap. Desa Watobuku merupakan salah satu kawasan pesisir yang memiliki fungsi utama sebagai kawasan permukiman dan perdagangan khususnya hasil laut. Sehingga  dalam pengembangan kawasan permukiman pesisir di Desa Watobuku sebagai kawasan minapolitan adalah melalui langkah-langkah yang strategis dalam rangka menciptakan kesejahteraan nelayan. Langkah-langkah tersebut adalah: 1) Bagaimana potensi perikanan di Desa Watobuku dalam mendukung pengembangan kawasan minapolitan? Dan. 2) Bagaimana strategi untuk mewujudkan Kawasan Minapolitan yang berkelanjutan  di Desa Watobuku?. Metode dalam penelitian ini adalah analisis Location Quotient  (LQ) dan analisis SWOT. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir Desa Watobuku melalui konsep pengembangan kawasan minapolitan berkelanjutan.
PEMILIHAN SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH (SPAL) DOMESTIK DI KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Iyan Awaluddin
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v10i1.23000

Abstract

Air limbah domestik merupakan salah satu permasalahan kota yang kompleks, tetapi nyaris dikesampingkan dan tidak di kelola dengan baik. Wilayah studi yaitu Kelurahan Ballaparang Kecamatan Rappocini Kota Makassar sebagai pusat pemukiman dan perdagangan jasa. Dalam pengembangan kota tidak lepas dari penyediaan utilitas kota termasuk sarana dan prasarana pengelolaan air limbah pemukiman yang saat ini mendesak untuk disusun strategi pengelolaan air limbah domestik di permukiman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis skoring untuk mengatahui kondisi selanjutnya menggunakan metode analisis kualitatif untuk merumuskan arahan konsep penanganan yang akan digunakan. Berdasarkan analisis pembobotan setelah dilakukan pemberian skor setiap indikator pada masing-masing variabel tingkat ketersediaan sistem pengelolaan air limbah domestik masuk dalam kategori sedang yaitu 359-270. Selanjutnya menggunakan analisis kualitatif untuk arahan pengelolaan air limbah domestik memiliki beberapa alternatif yaitu on site system (septik tank dan bioseptik tank), dan untuk off site system (IPAL ABR dan IPAL Biofilter). Berdasarkan pertimbangan ketersediaan lahan, efesiensi biaya, kondisi social, dan kemudahan pengerjaan maka disarankan menggunakan IPAL Komunal yaitu IPAL ABR, apabila pada saatnya nanti kelurahan ballaparang sudah masuk dalam penanganan air limbah terpadu maka system ini langsung bisa tersambung ke jaringan IPAL Terpadu Kota Makassar.
KINERJA EKONOMI KAWASAN PERKOTAAN YOGYAKARTA MELALUI ANALISIS SPASIAL Ratika Tulus Wahyuhana; Bayu Argadyanto Prabawa
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v10i1.15444

Abstract

Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY) berfungsi sebagai Pusat Kegiatan Nasional yang mencakup Kota Yogyakarta dan beberapa kecamatan di sekitarnya. KPY berperan sebagai kawasan strategis pertumbuhan ekonomi yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan dalam bentuk kawasan terpadu. Namun dalam perkembangannya, perbedaan dan konsentrasi kegiatan ekonomi KPY disinyalir mempengaruhi ketidakmerataan pendapatan. Studi bertujuan untuk mengetahui kinerja ekonomi melalui distribusi pendapatan dari masing-masing wilayah KPY menggunakan pendekatan spasial. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan yaitu pertumbuhan ekonomi, analisis Indeks Williamson, Tipologi Klassen, dan Location Quotient (LQ). Penelitian menunjukkan Kawasan Perkotaan Yogyakarta memiliki ketimpangan tinggi dengan nilai IW 0,94 atau >0,5. Tipologi wilayah cepat maju dan cepat tumbuh pada sektor sekunder dan tersier terdapat di wilayah pinggiran KPY seperti Kecamatan Godean, Mlati, Gamping, Ngaglik, dan Ngemplak. Sedangkan wilayah pusat kota cenderung memiliki tipologi potensial hingga relatif tertinggal. Analisis LQ menunjukkan sektor primer (pertanian) menjadi basis pada kecamatan yang berada di pinggiran KPY (Gamping, Godean, Mlati, Ngaglik, Ngemplak). Basis pada sektor sekunder dan tersier didominasi di pusat kota dan sebagian berada di kecamatan Godean, Gamping, dan Ngaglik. Kinerja ekonomi KPY menunjukkan bahwa sektor primer, sekunder, dan tersier berkembang ke arah pinggiran KPY. Kondisi tersebut terindikasi melalui alih fungsi lahan dan pembangunan fisik yang cukup pesat. Pertumbuhan ekonomi yang tidak merata serta perbedaan sektor potensial di masing-masing daerah menjadi tantangan dalam pembangunan ekonomi serta pengembangan wilayah. Diperlukan integrasi secara spasial, ekonomi dan tata kelola kelembagaan dalam pemerataan pendapatan pada sektor ekonomi baik primer, sekunder, dan tersier.Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY) berfungsi sebagai Pusat Kegiatan Nasional yang mencakup Kota Yogyakarta dan beberapa kecamatan di sekitarnya. KPY berperan sebagai kawasan strategis pertumbuhan ekonomi yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan dalam bentuk kawasan terpadu. Namun dalam perkembangannya, perbedaan dan konsentrasi kegiatan ekonomi KPY disinyalir mempengaruhi ketidakmerataan pendapatan. Studi bertujuan untuk mengetahui kinerja ekonomi melalui distribusi pendapatan dari masing-masing wilayah KPY menggunakan pendekatan spasial. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan yaitu pertumbuhan ekonomi, analisis Indeks Williamson, Tipologi Klassen, dan Location Quotient (LQ). Penelitian menunjukkan Kawasan Perkotaan Yogyakarta memiliki ketimpangan tinggi dengan nilai IW 0,94 atau >0,5. Tipologi wilayah cepat maju dan cepat tumbuh pada sektor sekunder dan tersier terdapat di wilayah pinggiran KPY seperti Kecamatan Godean, Mlati, Gamping, Ngaglik, dan Ngemplak. Sedangkan wilayah pusat kota cenderung memiliki tipologi potensial hingga relatif tertinggal. Analisis LQ menunjukkan sektor primer (pertanian) menjadi basis pada kecamatan yang berada di pinggiran KPY (Gamping, Godean, Mlati, Ngaglik, Ngemplak). Basis pada sektor sekunder dan tersier didominasi di pusat kota dan sebagian berada di kecamatan Godean, Gamping, dan Ngaglik. Kinerja ekonomi KPY menunjukkan bahwa sektor primer, sekunder, dan tersier berkembang ke arah pinggiran KPY. Kondisi tersebut terindikasi melalui alih fungsi lahan dan pembangunan fisik yang cukup pesat. Pertumbuhan ekonomi yang tidak merata serta perbedaan sektor potensial di masing-masing daerah menjadi tantangan dalam pembangunan ekonomi serta pengembangan wilayah. Diperlukan integrasi secara spasial, ekonomi dan tata kelola kelembagaan dalam pemerataan pendapatan pada sektor ekonomi baik primer, sekunder, dan tersier.
ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMELIHARAAN DRAINASE DI KOTA MAKALE Risnawati K
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v10i1.21524

Abstract

Penelitan ini tentang Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Pemeliharaan Drainase di Kota Makale. Pokok permasalahannya adalah menganalisis Partisipasi Masyarakat Dalam Operasi dan Pemeliharaan Drainase di Kota Makale.  Masalah ini dilihat dengan kondisi drainase di Kota Makale yang belum menjadi salah satu perrhatian dalam pemeliharaan melalui partisipasi masayarakat. Maka, dengan demikian penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif Alat analisis ini digunakan untuk menganalisis kondisi fisik dasar dilokasi penelitian yakni analisa data yang bertujuan untuk menggambarkan kondisi drainase atau sesuai data yang diperoleh yaitu mengklasifikasikan dan menyajikan data dalam bentuk tabel, penguraian dan gambar dan analisis kondisi drainase ini dilakukan untuk menentukan faktor – faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam operasi dan pemeliharaan drainase di Kota Makale.
RISK ANALYSIS IN DEVELOPING HORIZONTAL TO VERTICAL HOUSING USING SEVERITY INDEX METHOD (CASE STUDY: RUMAH SUSUN PALDAM, BANDUNG) A Almira; H A Anjastari; D KL Gaol; H T Zuna; A R Wahyudi
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v10i1.22978

Abstract

Currently the gap between the demands with the supply of livable homes is relatively large. From various national figures, it is noted that this challenge requires a structured, systematic and massive handling / management effort, with no exception in the Capital of West Java Province, Bandung City. To fulfill the community's need for housing, the government has financial constraints due to the limited State Budget, so the government needs the help from business entities to meet the housing needs, as know as PPP. In this case, the construction is on land that is inhabited by the retired TNI community, so it is a separate and risky challenge. In general, any infrastructure development has a risk that needs to be mitigated. Therefore, it is necessary to carry out further and in-depth studies on what risks are affected and the allocation of risks so that management can be prepared. This paper aims to determine the risks posed in the construction of the Paldam Flats in Bandung. The analytical method used is the Severity Index Method. The analysis phase is carried out by starting with a preliminary survey of the parties concerned, then identifying risks. From the main survey results, this data will be processed with a risk probability matrix and risk impact, so it can be seen that the variables are included in the high category. From the results of data analysis, the risk that gives the greatest influence is the increase in construction costs and commercial revenues.
PENGARUH ELEMEN BRANDING KOTA TERHADAP TINGKAT KEAMANAN DI BALIKPAPAN Mega Ulimaz
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v10i2.15977

Abstract

Perubahan struktur sosial ekonomi dari sektor primer migas menjadi sektor tersier menjadi tantangan besar di tengah kemerosotan pendapatan daerah di Kota Balikpapan. Di tengah proses transformasi tersebut, Kota Balikpapan juga berkomitmen mewujudkan Balikpapan Kota Cerdas (Smart City), di mana salah satu komponennya adalah branding kota. Perubahan transformasi ekonomi secara total akan berdampak pada perubahan kesejahteraan, peningkatan jumlah pengangguran, peningkatan angka kemiskinan, dan peningkatan kejadian kriminalitas sebagai tolak ukur tingkat keamanan. Sebelum melakukan upaya besar pengembangan teknologi untuk pengakuan Balikpapan smart city, perlu dilakukan permodelan tingkatan keamanan lingkungan permukiman berdasarkan salah satu komponen smart city, yaitu branding kota. Tujuan khusus penelitian ini adalah menghasilkan model pengaruh tingkatan kemanan lingkungan menuju kesiapan Balikpapan Smart City berdasarkan branding kota. Analisis yang digunakan adalah spatial multiple regression dengan aplikasi software GeoDa dan ArcGIS. Hasil analisis menunjukkan bahwa aspek branding kota memiliki pengaruh sebesar 53% pada tingkatan kejadian kriminalitas yang mempengaruhi tingkat keamanan di Kota Balikpapan. Variabel yang berpengaruh secara signifikan dan spasial adalah ketersediaan elemen citra kota, jumlah industri kreatif, dan jumlah fasilitas perekonomian perbankan. Semakin besar ketersediaan aspek branding kota tersebut dapat meningaktkan jumlah kejadian kriminalitas di Kota Balikpapan.