cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
DeReMa (Development Research of Management) Jurnal Manajemen
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 165 Documents
Sharing Economy: A Study on the Factors Influencing Users' Motivation to Use Ride Sharing Platforms Rosdiana Sijabat
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol 14, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v14i1.1367

Abstract

This research is intended to explore sharing economy, particularly ride sharing. The study aims to identify the impact of four factors—economic, social, environmental, and technological—on individuals' motivation and decision to use three ride sharing platforms: UBER, GRAB and Go-JEK in Indonesia. Based on available literature, four research hypotheses are tested, namely that (1) economic factors; (2) social factors;(3)  environmental factors; and (4) technological factors have positive influence on individuals' motivation and decision to use ride sharing services. Primary and secondary data are used to answer the research questions. Primary data were obtained through an online survey of 355 respondents, while secondary data were obtained from various related literatures. The research is both descriptive and quantitative in nature, the empirical analysis suggest that economic, social, environmental, and technological factors are positively associated with users' decision to use ride sharing.Bahasa Indonesia Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep sharing economy, khususnya ride sharing. Secara khusus, studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh dari empat factor, yaitu faktor ekonomi, sosial, lingkungan, dan teknologi terhadap motivasi dan keputusan individu untuk menggunakan tiga platform perjalanan bersama: UBER, GRAB, dan Go-JEK di Indonesia. Berdasarkan literatur yang tersedia, empat hipotesis penelitian diuji, yaitu bahwa (1) faktor ekonomi; (2) faktor sosial; (3) faktor lingkungan; dan (4) faktor teknologi memiliki pengaruh positif terhadap motivasi dan keputusan individu untuk menggunakan layanan ride sharing. Data primer dan sekunder digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Data primer diperoleh melalui survei online terhadap 355 responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur terkait. Penelitian ini bersifat deskriptif dan kuantitatif, analisis empiris menunjukkan bahwa faktor ekonomi, sosial, lingkungan, dan teknologi secara positif terkait dengan keputusan pengguna untuk menggunakan berbagi perjalanan.
The Effects of Macro Economic Indicator and Financial Ratio on Non Performing Financing of Sharia Commercial Banking in Indonesia Sholikha Oktavi Khalifaturofi'ah
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol 14, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v14i1.1376

Abstract

This research aims to analyze the relationships and effects of macroeconomic indicator variable and financial ratio on non performing financing (NPF) of sharia commercial banks in Indonesia. Data used in this research is obtained from Bank Indonesia, Central Bureau of Statistics (BPS), and Financial Services Authority (OJK). This research uses time series data from January 2010 to August 2016. This research method uses quantitative method by VAR approach through eviews program. This research showed that there was no long-run equilibrium relationship between variables of NPF, inflation, exchange rate, FDR, CAR and OER. Besides, all independent variables simultaneously affected NPF variable. Based on variable contribution on NPF shock, macroeconomic indicator variables contributed on NPF shock were inflation and exchange rate, meanwhile financial ratio variables contributed on NPF shock were CAR and OER. Seen from NPF response, only CAR variable was responded positively in the early period, meanwhile other variables were responded negative and fluctuatingly. The effects of each variable on NPF were temporary since those effects would vanish after an over-five month period. Based on causality test, there was only a one-way relationship from FDR to OERBahasa Indonesia Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan pengaruh variabel indikator makroekonomi dan rasio keuangan terhadap non performing financing (NPF) pada bank umum syariah di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik dan Otoritas Jasa Keuangan. Penelitian ini menggunakan data time series dari bulan Januari 2010 sampai dengan Agustus 2016. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan VAR melalui program eviews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan keseimbangan jangka panjang di antara variabel NPF, GDP, Inflasi, nilai tukar, FDR, CAR, dan OER. Selain itu, seluruh variabel independen berpengaruh secara simultan terhadap variabel NPF. Berdasarkan kontribusi variabel terhadap shock NPF, variabel indikator makroekonomi yang berkontribusi terhadap shock NPF adalah inflasi dan kurs, sedangkan variabel rasio keuangan yang berkontribusi terhadap shock NPF adalah CAR dan OER. Dilihat dari respon NPF, hanya variabel CAR yang direspon secara positif oleh NPF pada awal periode sedangkan variabel yang lainnya direspon secara negatif dengan fluktuatif. Pengaruh masing-masing variabel terhadap NPF bersifat sementara karena pengaruh tersebut akan hilang setelah periode lima bulan ke atas. Berdasarkan uji kausalitas, hanya terdapat hubungan searah dari FDR ke OER. 
Pendekatan Pemasaran Sosial Untuk Peningkatan Inklusi Keuangan Bagi Masyarakat Kurang Mampu [A Social Marketing Approach to Increase Financial Inclusion for Underprivileged Communities] Faizatul Hiqmah
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol 14, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v14i2.1418

Abstract

This research attempt to explore financial inclusion program executed through cashless food aid conducted by Ministry of Social Services[m1] , Indonesia’s Bank and Indonesia’s Financial Services Authority. Cashless food aid enable the underprivileged society that formerly have no access at all to financial or banking services, to finally have bank account, ATM card, and even doing their cashless transaction through e-stall. However, practically this program is facing some obstacles, especially on technology adoption by underprivileged society. Through social marketing approach, it is expected  that financial inclusion program in Indonesia will have more precise strategy. Social marketing itself, has been demonstrated to be an effective tools of behavior change, especially on health initiatives and poverty reduction (Truong & Hall, 2015) Using qualitative method, this research is doing in depth interview with 15 beneficiaries’ family in Mojokerto as the receiver cashless food aid, to have insight on how they perceive financial inclusion program, what are their obstacles, and what are their expectations from this program. By analyze through the social marketing’s approach, the result of this research showed that facilitating condition, interpersonnal communication, and intense socialization, are played an important role on succeding the financial inclusion program as the key to the barriers that is faced by the beneficiaries family when performing behavioral change on financial activity. Bahasa Indonesia Abstrak: Penelitian ini berusaha mengeksplorasi program inklusi keuangan yang dilakukan lewat penyaluran bantuan pangan non-tunai oleh Kementrian Sosial, Bank Indonesia, dan OJK. Penyaluran bantuan pangan non-tunai memungkinkan masyarakat kurang mampu yang sebelumnya tidak memiliki akses sama sekali terhadap layanan keuangan, untuk akhirnya bisa memiliki rekening bank mereka sendiri, kartu ATM , dan juga melakukan transaksi non-tunai melalui warung tertentu yang telah ditunjuk. Namun demikian, aplikasi dari program ini juga mengalami beberapa hambatan, terutama dalam hal adopsi teknologi yang harus ditunjukkan oleh keluarga penerima bantuan. Melalui pendekatan pemasaran sosial, diharapkan program inklusi keuangan di Indonesia akan bisa mendapatkan strategi yang lebih tepat. Pemasaran sosial sendiri telah lama menunjukkan keefektivitasannya dalam upaya peubahan perilaku, terutama untuk inisiasi kesehatan dan pengentasan kemiskinan (Truong & Hall, 2015). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melakukan wawancara mendalam dengan 15 keluarga penerima manfaat di Mojokerto, dengan tujuan mendapatkan pandangan yang lebih mendalam atas program ini, hambatan, serta harapan mereka. Dengan melakukan proses analisa menggunakan pendekatan pemasaran sosial, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi yang memfasilitasi, komunikasi interpersonal, serta sosialisasi yang intense memainkan peranan penting dalam mensukseskan program inklusi keuangan, sebagaimana hal tersebut merupakan cara mengatasi hambatan yang dihadapi keluarga penerima manfaat saat melakukan perubaha perilaku dalam hal aktivitas finansial. 
Factors Affecting Risk Disclosure in Listed Indonesian Consumer Goods Industry Companies Sasya Sabrina; Yessy Yessy
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol 14, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v14i2.1435

Abstract

The demand for information disclosure by investor is increasing especially the disclosure related to non-financial information since investment activity is an activity that contains risks and uncertainties. The purpose of this research is to analyze the effect of foreign share ownership, public share ownership, profitability, and company size on risk disclosure. The agency theory and the stakeholder theory are used as the supporting theory in this research. This research population is listed consumer goods industry companies in 2013-2015. The data were selected using purposive sampling. The 75 data from 25 companies were collected and analysed using multiple linear regressions. The results of this research are foreign share ownership has significant effect on risk disclosure, firm size has significant effect on risk disclosure, public share ownership has no significant effect on risk disclosure, and profitability has no significant effect on risk disclosure. This research is expected to be able to contribute to provide a more understanding of the importance of risk disclosure and the important factors affecting the risk disclosure.Abstrak dalam Bahasa Indonesia : Kebutuhan investor atas pengungkapan informasi meningkat terutama pengungkapan yang terkait  informasi non keuangan karena aktivitas investasi merupakan aktivitas yang mengandung risiko dan ketidakpastian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepemilikan saham asing, kepemilikan saham publik, profitabilitas, and ukuran perusahaan pada pengungkapan risiko. Teori keagenan dan teori pemangku kepentingan digunakan sebagai teori pendukung pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan populasi perusahaan industri barang konsumsi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia pada tahun 2013-2015. Data dipilih menggunakan purposive sampling. 75 data dari 25 perusahaan industri barang konsumsi dikumpulkan dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Penelitian ini memberikan hasil sebagai berikut: kepemilikan saham asing mempunyai pengaruh signifikan pada pengungkapan risiko, ukuran perusahaan mempunyai pengaruh signifikan pada pengungkapan risiko, kepemilikan saham publik tidak mempunyai pengaruh signifikan pada pengungkapan risiko, dan profitabiltas tidak mempunyai pengaruh signifikan pada pengungkapan risiko. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi memberikan pemahaman yang lebih banyak atas pentingnya pengungkapan risiko dan faktor penting yang mempengaruhi pengungkapan risiko.
Penguatan Kinerja SDM Melalui Manajemen Perubahan dan Penataan Organisasi (Studi Di Unit Kementerian Republik Indonesia) [Strengthening HR Performance through Change Management and Organization Structuring (A Study Case at The Ministry of the Republic Indonesia)] Dematria Pringgabayu; Fotuho Waruwu; Gugum Gumilang Wirakanda
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol 14, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v14i2.1490

Abstract

This study aims to analyze the effect of change management and organizational strengthening on the formation of HR performance or in this case ASN within the Ministry of the Republic of Indonesia Main Unit environment. The research methodology used is quantitative by using a survey method to produce descriptive and verification analysis. The population used was ASN in the Republic of Indonesia Main Unit of the Republic of Indonesia as many as 661 people and after using the Slovin formula obtained 250 ASN people included as the study sample. The results of the study prove that both for Change Management and Organizational Strengthening have a significant influence in shaping the performance of HR or ASN, so that in the future in order to improve ASN performance, then in each Ministry's Main Unit must be organized management changes and organizational strengthening all elements in the organization.Bahasa Indonesia Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai pengaruh manajemen perubahan dan penguatan organisasi terhadap pembentukan kinerja SDM atau dalam hal ini adalah ASN di lingkungan Unit Utama Kementerian Republik Indonesia. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey untuk menghasilkan analisis secara deskriptif dan verifikatif. Populasi yang digunakan adalah ASN di lingkungan unit utama Kementerian Republik Indonesia sebanyak 661 orang dan setelah menggunakan rumus Slovin didapatkan 250 orang ASN yang termasuk sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian membuktikan baik untuk manajemen perubahan maupun penguatan organisasi memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk kinerja SDM atau ASN, sehingga diharapkan untuk kedepannya dalam rangka meningkatkan kinerja ASN, maka di setiap Unit Utama kementerian harus terlebih dulu dilakukan manajemen perubahan yang tertata serta penguatan organisasi yang meliputi semua unsur di dalam organisasi tersebut.
How Vietnamese Organizations Perceive the Use of Social Media in Crisis Communication Tuong-Minh Ly-Le
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol 14, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v14i2.1552

Abstract

Social media has proliferated into the everyday life of Vietnamese people. As a result, in the past years, Vietnam has seen many organizational crises that started on this platform. Social media has proven to be able to foster crises, thanks to open platforms that allow for relatively free discussion among strangers with common interests.  Nonetheless, Vietnamese organizations have often ignored or underutilized these channels in their crisis communication efforts. Organizations prioritize using traditional media in their crisis communication efforts and paid little to no attention to social media outlets, even if the crisis had started on social media channels. Through a survey with experienced Vietnamese PR practitioners, this research aims to understand this trend of crisis management and explore the perception of Vietnamese organizations toward the use of social media in crisis communication.Bahasa Indonesia Abstrak: Media sosial telah menjamur ke dalam kehidupan sehari-hari rakyat di Vietnam. Akibatnya, dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam telah melihat banyak krisis organisasi yang dimulai pada platform ini. Media sosial telah terbukti mampu menumbuhkan krisis, berkat platform terbuka yang memungkinkan diskusi bebas  untuk kepentingan bersama. Meskipun demikian, organisasi di Vietnam sering mengabaikan atau kurang memanfaatkan saluran-saluran ini dalam upaya krisis komunikasi yang mereka alami. Organisasi lebih memprioritaskan menggunakan media tradisional dalam upaya menanggulangi krisis komunikasi mereka dan sedikit memberikan perhatian kepada outlet media sosial, bahkan jika krisis telah dimulai pada saluran media sosial. Melalui survei yang dilakukan oleh praktisi PR di Vietnam yang berpengalaman, penelitian ini bertujuan untuk memahami tren manajemen krisis ini dan mengeksplorasi persepsi organisasi di Vietnam terhadap penggunaan media sosial dalam komunikasi krisis. 
Aplikasi Penggunaan Enterprise Risk Management (ERM) Integrated Framework Coso Untuk Mendeteksi Risiko Kecurangan Pada Transaksi Tidak Biasa Unit Bisnis Pt. Doremi Pizza Indonesia [Application of Integrated Enterprise Risk Management (ERM) COSO Framework to Detect Fraud Risk in Unusual Transactions at PT. Doremi Pizza, Indonesia] Bambang Leo Handoko; Daniel Septianto; Alyssa Alyssa
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol 14, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v14i1.1181

Abstract

This research is a case study conducted on food and beverage company in Jakarta that aims to explain the function of Enterprise Risk Management (ERM), describes the company's internal control and formulates the audit tool in accordance with the case. The research method is literature and field study. The results showed that the company has done a good control but not yet efficient in detecting fraud. Companies are advised to conduct store audits more regularly, evaluating standard operating procedures (SOP) on unusual transaction, limiting the number of unusual transaction, verifying and validating practice of unusual transaction, and develop software to detect unusual transaction and fraud occurring in store to reduce the possibility of fraud may occur.Bahasa Indonesia Abstrak: Penelitian ini adalah penelitian studi kasus yang dilakukan pada perusahaan food and beverage di Jakarta yang bertujuan untuk menjelaskan fungsi Enterprise Risk Management (ERM), menjelaskan pengendalian internal perusahaan dan merumuskan alat audit sesuai dengan kasus yang terjadi. Metode penelitian adalah studi kepustakaan dan studi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah melakukan pengendalian yang baik namun belum efisien dalam mendeteksi kecurangan. Perusahaan disarankan untuk melakukan audit toko dengan lebih rutin, evaluasi terhadap prosedur standar opersional atau standard operating procedures (SOP) mengenai transaksi tidak biasa, memberikan batasan jumlah transaksi tidak biasa, melakukan verifikasi dan validasi terhadap praktik transaksi tidak biasa, serta mengembangkan software untuk dapat mendeteksi transaksi tidak biasa dan kecurangan yang terjadi pada gerai toko agar dapat mengurangi tindak kecurangan yang dapat terjadi.
Peran Mentor Dalam Proses Pembelajaran Kewirausahaan Bagi Penyandang Disabilitas [The Role of Mentors in the Entrepreneurship Learning Process for Persons with Disabilities] Fransisca Desiana Pranatasari; Wendra Hartono; Meidiahna Kusuma
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol 14, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v14i2.1731

Abstract

Entrepreneurship is a good instrument for economic improvement. All citizens can actively develop entrepreneurship in a country, whether they are educated or not, rich or poor, and even people with diabilities can seek their livelihood through a carrer choice as an entrepreneur. Most people with disabilities are reduced in their ability to compete, making it difficult to be accepted at bona fide companies. As a result, many of them do not have jobs thereby reducing their livelihood. The decision to become an entrepreneur is a good solution for people with disabilities. For this reason, there is a need for continuous and integrated learning entrepreneurship carried out by mentors. The formulation of this research problem is what is the role of mentors in the entrepreneurship learning process for people with disabilities. The aim is to realize the role of mentors in the entrepreneurship learning process for people with disabilities, the development of disabled entrepreneurs will also increase. The method used is qualitative descriptive with snowball sampling used for the termination of research resources. The result is the formulation of the role of mentors in the entrepreneurship learning process for people with disability especially to build the character they need to become entrepreneurs.Bahasa Indonesia Abstrak: Kewirausahaan adalah salah satu instrumen yang baik untuk perbaikan ekonomi. Semua warga negara dapat aktif mengembangkan wirausaha di suatu Negara, baik mereka yang berpendidikan atau tidak, kaya dan miskin, bahkan untuk orang-orang cacat yang layak mendapatkan mata pencaharian melalui pilihan karir mereka sebagai wirausaha. Sebagian besar penyandang cacat diturunkan kemampuannya untuk bersaing, sehingga sulit diterima di perusahaan bonafit. Akibatnya, banyak dari mereka tidak memiliki pekerjaan sehingga kehidupan mereka kurang layak. Keputusan untuk menjadi wirausaha adalah solusi yang tepat untuk para penyandang cacat. Untuk itu, perlunya kewirausahaan pembelajaran yang berkelanjutan dan terintegrasi dilakukan oleh mentor kepada mereka. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana peran mentor dalam proses pembelajaran kewirausahaan bagi penyandang disabilitas. Tujuannya adalah untuk mewujudkan peran mentor dalam proses pembelajaran kewirausahaan bagi para penyandang cacat, perkembangan wirausaha penyandang cacat juga akan meningkat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan snowball sampling yang digunakan untuk penghentian sumber daya penelitian. Hasilnya adalah formulasi peran mentor dalam proses pembelajaran kewirausahaan bagi para penyandang cacat terutama untuk membangun karakter yang mereka butuhkan untuk menjadi wirausaha.
Analisis Kelayakan Bisnis Water Park di Pulau Bintan [Business Feasibility Analysis of a Water Park on Bintan Island] Yustisia Kristiana; Jacqueline Lawrence
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol 14, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v14i2.1408

Abstract

Bintan Regency is one of the districts in the Riau Islands which relies on the tourism sector as the main sector. The geographical position close to Singapore is a force in capturing foreign tourists. This has resulted in an increase in the number of tourist visits, especially foreign tourists. Bintan Regency is rich in natural and cultural tourism but is still lacking for man-made tourism. Diversity of tourist attraction can be a reason for tourists to extend their length of stay. This raises opportunities to open a water park business. The purpose of this paper is to examine business feasibility by analyzing market aspects market and marketing aspects, technical aspects, management and organizational aspects, and financial aspects of the water park business. The research method used is descriptive research method. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 222 respondents using convenience sampling, observation, and interview techniques. The analytical method carried out consists of several aspects, i.e. market and marketing aspects, technical aspects, management and organizational aspects, and financial aspects. Based on the results of the analysis of the four aspects, the water park business plan is feasible.Bahasa Indonesia Abstrak: Kabupaten Bintan adalah merupakan salah satu kabupaten di Kepulauan Riau yang mengandalkan sektor pariwisata sebagai sektor utama. Posisi geografis yang dekat dengan Singapura menjadi kekuatan dalam menjaring wisatawan mancanegara. Hal ini berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara. Kabupaten Bintan kaya akan wisata alam dan budaya namun masih kurang untuk wisata buatan. Keanekaragaman daya tarik wisata dapat menjadi alasan wisatawan untuk memperpanjang lama tinggalnya. Ini memunculkan peluang untuk membuka bisnis water park. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menguji kelayakan bisnis dengan menganalisis aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, aspek manajemen dan organisasi, serta aspek finansial dari bisnis water park. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Proses pengambilan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner kepada 222 responden menggunakan teknik convenience sampling, observasi, dan wawancara. Metode analisis yang dilakukan terdiri dari beberapa aspek, yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, aspek manajemen dan organisasi, dan aspek finansial. Berdasarkan hasil analisis terhadap keempat aspek maka rencana bisnis water park ini layak untuk dijalankan.
Factors Affecting the Intention to Buy Halal Food by the Millennial Generation: The Mediating Role of Attitude Lilis Mega Setiawati; Chairy Chairy; Jhanghiz Syahrivar
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol 14, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v14i2.1738

Abstract

The increasing Muslim population in recent years has resulted in an increased demand for halal food. This study aims to determine the effect of religiosity, awareness of halal food, and attitude towards halal food on purchase intention by millennial generations. This research is quantitative research with survey analysis method. The data used in this study is primary data using a questionnaire as a research instrument. The researchers surveyed 230 Muslim respondents of millennial age at President University. The sampling technique used in this study is judgment sampling method. Data analysis was performed using Partial Least Square-Structural Equation Model (PLS-SEM) software, namely SmartPLS version 3.2.8. The hypotheses were tested through path coefficient, t-Significance, p-Value, and determination coefficient (R²). Based on the results of this study, it is found that: 1) halal awareness has a significant effect on attitude towards halal food, 2) religiosity, halal awareness and attitude towards halal food each has a significant effect on purchase intention of halal food and finally, 3) halal awareness as mediated by attitude towards halal food has an effect on purchase intention of halal food. Whereas the relationship between religiosity and attitude towards halal food and the relationship between religiosity and purchase intention of halal food as mediated by attitude towards halal food cannot be supported. The result of this research is useful to predict the future of the halal industry in Muslim-majority countries. It is recommended that food marketers should consider these elements when producing and preparing marketing campaigns for halal foods.Bahasa Indonesia Abstrak: Meningkatnya populasi Muslim akhir-akhir ini berakibat pada meningkatnya permintaan terhadap makanan halal. Studi ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh religiositas, kesadaran terhadap makanan halal, dan sikap terhadap makanan halal, terhadap intensi membeli makanan halal di kalangan generasi milenial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survai. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Sampel penelitian adalah 230 orang Muslim dari generasi milenial di President University. Teknik sampling yang digunakan adalah judgment sampling method. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Model (PLS-SEM) software, yaitu SmartPLS version 3.2.8. Hipotesa penelitian diuji dengan melihat nilai koefisien jalur, nilai t, nilai p, dan koefisien determinsasi (R²). Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa: 1) kesadaran halal mempengaruhi sikap terhadap makanan halal secara signifikan, 2) religiositas, kesadaran halal, dan sikap terhadap makanan halal, masing-masing memiliki pengaruh yang signifikan terhadap intensi membeli makanan halal, 3) sikap terhadap makanan halal memediasi pengaruh kesadaran halal terhadap intensi membeli makanan halal. Hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa pengaruh religiositas atas sikap terhadap makanan halal tidak didukung data, demikian pula sikap terhadap makanan halal tidak memediasi pengaruh religiositas terhadap intensi membeli makanan halal. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk memperkirakan masa depan industri Halal di negara yang berpenduduk mayoritas Muslim. Para pemasar makanan perlu mempertimbangkan variabel yang digunakan dalam penelitian ini ketika menghasilkan dan mempersiapkan kampanye pemasaran untuk makanan halal.

Page 8 of 17 | Total Record : 165