cover
Contact Name
Felicia Risca Ryandini
Contact Email
felicia_riska@stikestelogorejo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3m@stikestelogorejo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 22526854     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang meruapkan jurnal yang memfasilitasi bagi peneliti atau penulis yang ingin mempublikasikan hasil penelitiannya pada area keperawatan dan kebidanan. Jurnal ini juga dapat menjadi wahana belajar bagi masyarakat khususnya dosen dan mahasiswa terkait dengan hal-hal kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 309 Documents
PENGARUH TERAPI RELAKSASI MASASE PUNGGUNG TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI BEDAH MAYOR Liyanti Nano, Marina; Kristiyawati, Sri Puguh; Ch. Purnomo, S. Eko
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembedahan atau operasi adalah semua tindakan pengobatan yang menggunakan cara invasif dengan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang akan ditangani. Secara garis besar pembedahan di bagi menjadi dua yaitu bedah mayor dan minor. Bedah mayor adalah tindakan bedah besar yang menggunakan anestesi umum atau general anestesi. Pembedahan akan menimbulkan respon psikologis yaitu kecemasan, untuk mengurangi kecemasan dapat diatasi dcngan masase punggung, karena masase punggung merangsang tubuh melepaskan senyawa endorphin yang merupakan pereda sakit alami dan juga menciptakan rasa nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi masase punggung terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi bedah mayor di RSUD Tugurejo Semarang. Desain penelitian ini menggunakan Quasi eksperitnental, dengan rancangan penelitian "one group pre test — post test desing". Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah 32 responden. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah paired sample Hest Hasil penelitian ini menunjukan Rata-rata skor rentang kecemasan sebelum melakukan relaksasi masase punggung yaitu sebesar 43,44 setelah dilakukan relaksasi masase punggung turun menjadi 29,03, Maka selisihnya sebesar 14,41 artinya ada pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi masase punggung pada pasien pre operasi bedah mayor dengan p= 0,000 atau 0,05. Rekomendasi penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam mengontrol tingkat kecemasan pasien pre operasi bedah mayor dan Sebagai bahan masukkan dalam proses pembelajaran khususnya pengendalian dan penanganan non farmakologi terutama dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi agar tidak mempengaruhi proses operasi yang akan dilakukan pada plata.Kata kunci: Keeemasan, relaksasi masase punggung, dan pre operasi
PERBEDAAN BIDAN YANG SUDAH MENGIKUTI DAN YANG BELUM MENGIKUTI PELATIHAN APN DENGAN PERTOLONGAN PERSALINAN SESUAI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR APN Wijayanti, Irfana Tri; Sulistiyaningsih, Sri Hadi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk mengatasi tingginya komplikasi obstetri adalah asuhan persalinan normal yang mengupayakan kelangsungan hidup dan mencapai derajat kesehatan yang tinggi bagi ibu dan bayinya, melalui berbagai upaya yang terintegrasi dan lengkap serta intervensi  minimal sengga prinsip keamanan dan kualitas pelayanan dapat terjaga pada tingkat yang optimal (JNPK-KR, 2007). Berdasarkan survey pendahuluan pada 6 bidan di kabupaten kudus terdiri dari 3 bidan sudah pelatihan APN dan 3 bidan belum mengikuti pelatihan APN. 3 bidan yang sudah pelatihan APN 1 diantaranya melakukan pertolongan persalinan sesuai standar APN sedangkan yang 2 bidan belum sesuai standar APN meskipun sudah mengikuti pelatihan.  Sedangkan 3 bidan yang belum mengikuti APN 1 diantaranya menolong persalinan sesuai standar APN, 2 bidan menolong persalinan belum sesuai standar APN. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan bidan yang sudah mengikuti dan yang belum mengikuti pelatihan APN dengan pertolongan persalinan sesuai standar operasional prosedur APN.Populasi dalam penelitian adalah bidan di Kabupaten Kudus, teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling pada 40 bidan. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan pendekatan cross sectional. Alat ukur berupa checklist APN yang sudah ditetapkan oleh JNPK-KR. Variabel penelitian bidan yang mengikuti dan yang belum mengikuti pelatihan APN. Pengeolahan data menggunakan komputer yang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Analisa data menggunakan Mann Whitney U-Test. Hasil penelitian menunjukkantidak ada perbedaan bidan yang mengikuti dan yang belum mengikuti pelatihan APN dengan pertolongan persalinan sesuai standar operasional prosedur APN.   Kata Kunci: Persalinan, SOP APN
Efektivitas Relaksasi Napas Dalam dan Counter-pressure Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Pada Ibu Primigravidadi RS Sebening Kasih Pati W, Kusnanto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan adalah proses pengeluaran janin yang cukup bulan (37-42 minggu), lahir  spontandengan presentasi  kepala  tanpa  komplikasi  baik ibu maupun janin.  Nyeri  persalinan  adalahmanifestasi dari adanya kontraksi (pemendekan) otot rahim.Kontraksi inilah yang menimbulkanrasa  sakit  pada  pinggang,  daerah  perut  menjalar  kearah  paha.Penanganan  nyeri  persalinandengan  tehnik  non  farmakologi  yaitu  relaksasi  napas  dalam dan  Counter-pressure.Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui efektivitas relaksasi napas dalam dan Counter-pressure terhadappenurunan nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida di RS Sebening Kasih Pati.Metode penelitian ini  menggunakan Quasi  eksperimen dengan desain  pre test dan  post  testdesign dengan menggunakan sampel 30 responden terbagi menjadi 2 kelompok, 15 respondendilakukan tehnik relaksasi  napas dalam dan 15 responden dilakukan tehnik  Counter-pressure.Hasil  penelitian dapat  disimpulkan bahwa ada efektifitas  relaksasi  napas dalam dan  counterpressureterhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida dengan pvalue 0.001 (0,05). Dari hasil penelitian ini tehnik  counter-pressure lebih efektif menurunkannyeri persalinan dengan nilai  mean rank 9.20 lebih kecil  dibandingkan tehnik relaksasi  napasdalam dengan nilai mean rank 21.80.
PENGARUH RESUSITASI CAIRAN TERHADAP STATUS HEMODINAMIK (MAP), DAN STATUS MENTAL (GCS) PADA PASIEN SYOK HIPOVOLEMIK DI IGD RSUD DR. MEOWARDI SURAKARTA Ainun Najib Hidayatulloh, Muh; -, Supriyadi; Sriningsih, Iis
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Syok hipovolemik merupakan syok yang terjadi akibat berkurangnya volume plasma di intravaskuler. Syok hipovolemik banyak terjadi pada pasien trauma dan non trauma, syok hipovolemik akibat penyakit diare dengan jumlah korban 1,5 juta jiwamenempati urutan ke 7 dari 10 penyebab kematian di dunia. Penatalaksanaan syok hipovolemik tidak terlepas dari penerapan algoritma ABC, dengan tujuan untuk meningkatkan status hemodinamik (MAP) dan status mental(GCS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh resusitasi terhadap status hemodinamik (MAP), dan status mental (GCS) pada pasien syok hipovolemik di IGD RSUD Dr. Moewardi Surakarta.Jenis penelitian yang digunakan adalah pra experiment dengan rancangan one group pre test – post test design. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien yang mengalami syok hipovolemik. Jumlah sampel sebanyak 23 responden. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah quota sampling. Instrument pada penelitian ini yang digunakan adalah lembar observasi, tensimeter dan stetoskop serta table glascow coma scale (GCS). Sedangkan analisis data digunakan adalah uji Wilcoxon dengan taraf signifikansi p0,05.Terdapat pengaruh yang bermakna terapi resusitasi cairan terhadap peningkatan status hemodinamik dan status mental. Rata-rata nilai MAP sebelum resusitasi cairan sebesar 64,43 mmHg dengan simpang baku 2,59 dan nilai MAP setelah resusitasi cairan sebesar 72,65 mmHg dengan simpang baku 4,28. Sedangkan rata-rata nilai GCS sebelum resusitasi cairan sebesar 12,3 dengan simpang baku 1,95 dan nilai GCS setelah resusitasi cairan sebesar 13,2 dengan simpang baku 1,82. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai signifikansi MAP p = 0,000 (p0,05) dan nilai signifikansi GCS p = 0,001 (p0,05). Terapi resusitasi cairan memberikan hasil peningkatan status hemodinamik (MAP) dan status mental (GCS) pada pasien dengan syok hipovolemik sehingga efektif untuk perbaikan status hemodinamik dan status mental.   Kata kunci : syok hipovolemik, MAP, GCS, resusitasi cairan
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT Nurhidayah, Siti; Setyawan, Dody
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan bagian yang melayani pasien dengan kondisi gawat darurat, tindakan harus efektif dan efisien sesuai mutu pelayanan. Pelayanan keperawatan salah satu pelayanan yang ada di IGD. Akan tetapi dengan kondisi IGD yang ramai, penuh sesak dan ketidakseimbangan antara jumlah pasien dan perawat, yang mengakibatkan waktu tunggu lama, lingkungan kurang terapeutik dan sikap perawat kurang menanggapi keluhan pasien, sehingga tampak ketidakpuasan pasien atas pelayanan yang diterima. Penelitian yang dilakukan di IGD Rumah Sakit Amerika Serikat, menunjukkan 60% pasien mengeluhkan pelayanan perawatan yang tidak sesuai dengan harapannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan perawat di IGD salah satu Rumah Sakit di Semarang. Penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif survey. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Consecutive sampling. Responden penelitian ini adalah 366 pasien di IGD RSUD salah satu Rumah Sakit di Semarang. Hasil penelitian menunjukkan 55.7% responden merasa puas terhadap pelayanan perawat di IGD. Kepuasan paling tinggi yaitu pada dimensi tangibles 84.4%, diikuti dimensi responsiveness 81.7%, dimensi assurance 77.6%, dimensi reliability 73.2%, dan yang paling rendah dimensi empathy 68.9%. Manajemen rumah sakit diharapkan meningkatkan empati perawat IGD guna meningkatkan kepuasan pasien melalui seminar atau workshop.
HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS NGAMPEL KABUPATEN KENDAL Dwi Anggraeni, Elsafitri; Yudi F, Deny; -, Sukarno
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu persoalan kesehatan yang banyak dialami oleh negara berkembang dan juga negara maju, terutama anemia dalam kehamilan. Faktor-faktor yang mempengaruhi anemia dalam kehamilan antara lain makanan yang kurang gangguan pencernaan dan malabsorpsi, kurangnya zat besi dalam makanan (kurang zat besi dalam diit), kebutuhan zat besi yang meningkat, kehilangan darah banyak seperti persalinan yang lalu, penyakit-penyakit kronik seperti TBC paru, cacing usus, malaria dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Ngampel Kabupaten Kendal. Desain penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 64 orang, dengan metode Total Sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode Recall 24 jam dan slat ukur Hb Sahli. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Kendall Tau (r).Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan asupan zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Ngampel Kabupaten Kendal dengan p value = 0,026 (p 0,05). Pentingnya asupan zat besi dan sumber gizi yang lain bagi ibu hamil akan memberikan dampak bagi ibu hamil dan janinnya. Sehingga ibu hamil perlu meningkatkan asupan zat besi agar tidak menimbulkan akibat lebih lanjut khususnya anemia dalam kehamilan. Kata kunci : asupan zat besi, anemia dalam kehamilan
PENGARUH RANGE OF MOTION (ROM) AKTIF TERHADAP KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS ATAS LANSIA Andrlani, Beni; Indriati, P.A.; -, Supriyadi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penuaan terdapat adanya perubahan fisiologis dan perubahan morfologis pada sistem muskuloskelctal, salah satunya otot. Dampak perubahan morfologis otot adalah penurunan kekuatan otot, penurunan fleksibilitas, dan penurunan kemampuan fungsional otot. Untuk mencegah dampak lebih lanjut, dapat diberikan latihan untuk mempertahankan mobilitas, salah satunya adalah latihan Range Of Motion atau ROM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ROM aktif terhadap kekuatan otot lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Pucang Gading Semarang. Pola penelitian ini adalah menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank dan didapatkan hasil 0,008 (p0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan latihan ROM. Hasil analisis menyebutkan bahwa ada pengaruh yang signifikan perubahan kekuatan otot ekstremitas atas dengan pemberian Range Of Motion dengan nilai p=0,008. Rckomendasi hendaknya latihan ROM aktif dapat dilakukan lansia agar tidak terjadi penurunan kekuatan otot.Kata Kunci: Lansia, latihan ROM, kekuatan otot
EFEKTIFITAS FACIAL MASSAGE DAN FACIAL EXPRESSION TERHADAP KESIMETRISAN WAJAH PASIEN STROKE DENGAN FACE DROOPING DI RS MARDI RAHAYU KUDUS Khotimah, Diah Khusnul; Kristiyawati, Sri Puguh; Ch. Purnomo, S. Eko
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah sindrom klinis yang terdiri dari tanda dan atau gejala hilangnya fungsi sistem saraf pusat fokal (atau global) yang berkembang cepat (dalam detik atau menit). Di Indonesia, Stroke menjadi penyebab kematian nomor 1 dengan kejadian 328,5 ribu orang pada tahun 2012. Serangan stroke mengakibatkan 8 dari 10 pasien, atau sekitar 80% mengalami kelumpuhan salah satu sisi tubuh, yang berdampak pada tangan, kaki dan wajah. Masalah yang sering terjadi pada penderita stroke dengan face drooping adalah kesulitan untuk menunjukkan ekspresi wajah sesuai dengan emosi, produksi air liur berlebih yang dapat menyebabkan terjadi aspirasi, dan hilangnya kemampuan mengenali rasa. Upaya yang dapat dilakukan adalah diberikan facial exercise (facial massage dan facial expression). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas facial massage dan facial expression untuk mengembalikan kesimetrisan wajah pasien stroke dengan face drooping. Rancangan penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan desain penelitian two group pre-test and posttest. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 32 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji paired t test yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dengan saphiro wilk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa facial expression dan facial massage terbukti efektif dalam peningkatan kesimetrisan wajah dengan nilai p 0,000. Perbedaan rerata facial massage sebesar 33 dan nilai t sebesar 27,3 sedangkan perbedaan rerata facial expression sebesar 18,8 dan nilai t sebesar 21,6. Sehingga facial massage terbukti lebih efektif, dilihat dari perbedaan rerata dan nilai t facial massage lebih besar dari facial expression. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar perawat dapat menerapkan latihan facial massage pada pasien stroke dengan face drooping, dengan harapan terjadi peningkatan kesimetrisan wajah.
PERBEDAAN LAMA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU MULTIPARA YANG DIBERI DAN TIDAK DIBERI NIPPLE STIMULATION DI RS TELOGOREJO SEMARANG Lestari, Sri; Harimita, Yulia
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memanjangnya waktu kala I pada ibu bersalin dapat dicegah dengan memberikan asuhan kebidanan yang tepat pada ibu. Asuhan tersebut dapat berupa intervensi sederhana non bedah dan non farmakologi yang dapat meningkatkan kontraktilitas uterus ibu, salah satunya dengan nipple stimulation. Nipple stimulation adalah teknik yang dapat mendorong terjadinya kontraksi awal dengan cara melakukan gerakan melingkar, melakukan gosokan atau pijatan yang lembut pada daerah sekitar puting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan lama persalinan kala I fase aktif pada ibu multipara yang diberi dan tidak diberi nipple stimulation. Penelitian ini adalah quasi experiment, dengan desain penelitian post test only non equivalent control group. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 32 orang yang pada masing-masing kelompok terdiri dari 16 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok yang diberi intervensi, lama fase aktif rata-rata adalah 130 menit, sedangkan pada kelompok yang tidak diberi intervensi, lama fase aktif rata-rata adalah 179 menit. Berdasarkan uji statistik didapatkan hasil bahwa ada perbedaan lama persalinan kala I fase aktif ibu multipara yang diberi dan tidak diberi nipple stimulation dengan nilai p = 0,001. Rekomendasi penelitian ini adalah bahwa nipple stimulation dapat digunakan untuk mempercepat persalinan kala I fase aktif.   Kata Kunci : lama persalinan, kala I fase aktif, nipple stimulation
PENGARUH LATIHANSLOW DEEP BREATHING TERHADAP KONTROL KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DM TIPE II DI SMC RS TELOGOREJO -, Sukesi; -, Ismonah; Arif, M. Syamsul
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SDB (slow deep breathing) adalah bentuk latihan napas yang terdiri atas pernapasan abdomen (diafragma)danpurse lips breathing. SDB (slow deep breathing) merupakan tindakan untuk mengurangi stres,karena dalam kondisi stres akan terjadi peningkatan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan slow deep breathing terhadap kontrol kadar gula darah pada pasien DM Tipe II. Desain penelitian ini adalah kuasi-eksperimen pretest- posttest control group. Jumlah sampel 15 responden pada kelompok intervensi dan 15 responden pada kelompok kontrol, dengan teknik sampling accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkanada pengaruh yang signifikan latihan slow deep breathing terhadap kontrol kadar gula darah pada pasien DM Tipe II, setelah dilakukan uji independent t test dengan nilai p =0.000 (α 0.05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa SDB (slow deep breathing) dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien DM Tipe II. Latihan SDB (slow deep breathing) dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien DM Tipe II dan dapat diaplikasikan dalam pelayanan kesehatan. Kata kunci: Slow deep breathing, kadar gula darah, DM Tipe II

Filter by Year

2009 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 10, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 10, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018 Vol 3, No 3 (2018): Juni 2018 Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 3, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 8, No 4 (2016): Desember 2016 Vol 8, No 4 (2016): Desember 2016 Vol 8, No 3 (2016): Edisi Khusus September 2016 Vol 8, No 2 (2016): Juni 2016 Vol 8, No 1 (2016): Edisi Khusus Maret 2016 Vol 2, No 5 (2016): Desember 2016 Vol 2, No 4 (2016): Juni 2016 Vol 1, No 2 (2016): Edisi Khusus September 2016 Vol 1, No 1 (2016): Edisi Khusus Maret 2016 Vol 7, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 7, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 7, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 7, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 7, No 1 (2015): Edisi Khusus Maret 2015 Vol 2, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 2, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 1, No 1 (2015): Edisi Khusus Maret 2015 Vol 1, No 10 (2014): Juni 2014 Vol 6, No 2 (2014): Desember 2014 Vol 6, No 1 (2014): Juni 2014 Vol 2, No 1 (2014): Desember 2014 Vol 5, No 2 (2013): Desember 2013 Vol 5, No 1 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 9 (2013): Desember 2013 Vol 1, No 8 (2013): Juni 2013 Vol 4, No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1, No 7 (2012): Desember 2012 Vol 3, No 2 (2011): Desember 2011 Vol 3, No 1 (2011): Juni 2011 Vol 1, No 5 (2011): Desember 2011 Vol 1, No 4 (2011): Juni 2011 Vol 2, No 2 (2010): Desember 2010 Vol 1, No 3 (2010): Desember 2010 Vol 1, No 1 (2009): Desember 2009 More Issue