cover
Contact Name
Basry Yadi Tang
Contact Email
basrytang@gmail.com
Phone
+6285239379569
Journal Mail Official
partnerpolitani@gmail.com
Editorial Address
PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG JL. PROF. DR. HERMAN YOHANES KEL. LASIANA, P.O. BOX 1152, KUPANG 85011 TELP. (0380) 881600, FAKS. (0380) 881601
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Partner
ISSN : 08526877     EISSN : 25273981     DOI : 10.35726/jp
Jurnal Pertanian Terapan PARTNER menerima artikel hasil-hasil penelitian dalam bidang pertanian terapan maupun critical reviews yang berhubungan dengan: Produksi Ternak Nutrisi dan Pakan Ternak Teknologi Pakan Ternak Kesehatan Hewan Sosial Ekonomi Pertanian/ Peternakan Agronomi Perlindungan Tanaman Ilmu Tanah Kehutanan Teknologi Hasil Pertanian Desain atau Rancang Bangun Model Pertanian berbasis Pertanian Lahan Kering Namun demikian, jurnal ini lebih difokuskan pada penelitian-penelitian dalam rangka pengembangan pertanian lahan kering.
Articles 392 Documents
KLUSTERISASI RUMAH TANGGA USAHA PERTANIAN (RTUP) KOTA PALOPO Ulfa, Ulfa; Zainal S., Muh.; Lamane, Siti Aisa
Partner Vol 29, No 2 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v29i2.7285

Abstract

ABSTRAKSektor pertanian berfungsi sebagai sumber mata pencaharian bagi penduduk setempat selain menjamin ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan mengklusterisasi RTUP Kota Palopo berdasarkan subsektor yang diusahakan. Data yang digunakan merupakan data Sensus Pertanian tahun 2023 Khusus wilayah Kota Palopo dan di klusterisasi menggunakan metode K-Mens. Hasil analisis kluster ditemukan bahwa terdapat 2 kluster Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) berdasarkan subsektor yang diusahakan di Kota Palopo. Kluster 1 terdiri dari jumlah RTUP tinggi di semua subsektor, kecuali di subsektor perikanan, dikarenakan letak kecamatan memiliki area yang tidak cocok untuk perikanan tetapi sangat cocok untuk subsektor lainnya. Kluster 2 memiliki jumlah RTUP rendah di semua subsektor, kecuali di subsektor perikanan, dikarenakan letak kecamatan memiliki area yang sangat cocok untuk subsektor pertanian tetapi tidak cocok untuk subsektor lainnya. Meskipun 2 wilayah yang berbeda kluster tersebut memiliki RTUP tertentu yang tinggi, bukan berarti tidak ada subsektor yang lain diusahakan. Kata kunci: Klusterisasi, RTUP dan Subsektor Usahatani ABSTRACTThe agricultural sector serves as a source of livelihood for the local population in addition to ensuring food security. This study aims to cluster Palopo City's RTUP based on the subsectors it manages. The data used is 2023 Agricultural Census data specific to the Palopo City area and clustered using the K-Means method. The results showed that there were two clusters of Agricultural Business Households (RTUP) based on the subsectors cultivated in Palopo City. Cluster 1 contains a big number of RTUPs in all subsectors except fisheries, which has an area that is unsuitable for fishing but is ideal for other subsectors. Cluster 2 has a low number of RTUPs in all subsectors except fisheries because the sub-district location has an area that is ideal for agriculture but unsuitable for other subsectors. Although the two distinct cluster regions have a high RTUP, this does not imply that other subsectors are not pursued. Keywords: Clustering, RTUP and Agricultural subsector
KOMPOSISI BOTANI DAN KANDUNGAN NUTRISI HIJAUAN ALAM DI KECAMATAN MOLLO UTARA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Se'u, Vivin Elmiyati; Mulik, Yelly Magdalena; Pallo, Marchy
Partner Vol 29, No 2 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v29i2.7338

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengeksplorasi komposisi botani dan kandungan nutrisi rumput alam di padang penggembalaan Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan peternak. Dilaksanakan pada Februari-Juli 2013, penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tanaman pakan dan nilai nutrisinya agar dapat menunjang pertumbuhan ternak serta menyusun rencana pengelolaan padang penggembalaan yang berkelanjutan. Menggunakan metode "Dry Weight Rank," studi ini mencatat spesies hijauan di plot berukuran 1 x 1 m², dengan analisis nutrisi dilakukan di laboratorium. Hasil menunjukkan padang penggembalaan didominasi rumput (73,27%), diikuti legum (7,10%) dan gulma (19,63%). Kandungan protein kasar rumput berkisar 11,45%-12,51%, dan serat kasar 22,82%-27,61%. Kesimpulannya, komposisi padang penggembalaan yang didominasi rumput dengan kadar protein memadai berpotensi mendukung produktivitas ternak, sementara pengelolaan lahan yang tepat dapat meningkatkan kualitas pakan dan mendukung keberlanjutan peternakan. Kata kunci: Pastura, Komposisi botani, Kandungan nutrisi, Protein Kasar, Serat Kasar ABSTRACTThis research explores the botanical composition and nutritional content of natural grasses in pasture, Mollo Utara District, South Central Timor Regency, supporting local food security and farmer welfare. Conducted from February to July 2013, the study aims to identify forage species and their nutritional value to support livestock growth and develop sustainable grazing land management plans. Using the "Dry Weight Rank" method, this study recorded forage species within 1 x 1 m² plots, with nutritional analysis conducted in the laboratory. Results showed that the grazing land was dominated by grasses (73.27%), followed by legumes (7.10%) and weeds (19.63%). The crude protein content of the grasses ranged from 11.45% to 12.51%, with crude fiber content between 22.82% and 27.61%. In conclusion, the grass-dominated botanical composition with adequate protein levels has the potential to support livestock productivity, while proper land management can improve feed quality and sustain livestock farming. Keywords: Pasture, Botanical composition, Nutritional content, Crude Protein, Crude Fiber
PENGARUH PEMBERIAN ZPT (ZAT PENGATUR TUMBUH) PADA OKULASI BIBIT KARET (Hevea brasiliensis L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI Rosid, Ilham hasbaini; Permadi, Pepep; Harahap, Nasrul; Suhendra, Wahyudi
Partner Vol 29, No 2 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v29i2.7267

Abstract

ABSTRACTPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsentrasi yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan bibit karet hasil sambung menggunakan zat pengatur tumbuh Atonik. Parameter yang diamati adalah persentase pertumbuhan, pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan diameter batang. Konsentrasi yang diuji adalah 1 cc per liter, 2 cc per liter, 3 cc per liter dan 4 cc per liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 3 cc per liter merupakan yang terbaik karena dapat mencapai pertumbuhan bibit hasil sambung hingga 98%. Kata kunci: atonik, zat pengatur tumbuh, karet ABSTRACTThe research was carried out to determine the optimal concentration for the growth and development of grafted rubber seedlings using the Atonik growth regulator. The parameters observed were percentage growth, increase in plant height and increase in stem diameter. The concentrations tested were 1 cc per liter, 2 cc per liter, 3 cc per liter and 4 cc per liter. The research results show that giving 3cc per liter is the best because it can achieve grafted seedling growth of up to 98%. Keywords: atonik, growth regulator, rubber
PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT TERHADAP pH TANAH DAN PERTUMBUHAN BIBIT DI PEMBIBITAN PT. PALMINA UTAMA JULONG GROUP INDONESIA Rosid, Ilham Hasbaini; Seragih, Lisbet; Yogantara, Ata Olga; Nainggolan, Victor M
Partner Vol 30, No 1 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i1.7384

Abstract

ABSTRAKTanaman kelapa sawit adalah potensi yang sangat baik untuk devisa negara.  Pencapaian itu harus dibarengi dengan perlakuan terbaik terutama di pembibitan dan areal perkebunan.  Perkebunan memiliki kendala air yang digunakan penyiraman pembibitan masih pH rendah.  Penambahan limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) dinilai mampu untuk menaikan pH pada tanah di polybag.  Pemberian LCPKS ini memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan vegetative diameter batang, akan tetapi untuk pertambahan tinggi dan jumlah daun tidak berbedanyata dalam pengamatan 10 minggu. Kata kunci: Pembibitan, limbah cair, kelapa sawit, pH tanah
EFISIENSI TATANIAGA SAYUR BAYAM DI PASAR TRADISIONAL KOTA KUPANG (Studi Kasus Pasar Oeba Kota Kupang) Ratu Rihi, Micha Snoverson; Sobang, Elson Laiya; Kakamone, Marsema Marselina; Abdullah, Yulian; Amalo, Bonik Kurniati; Nainggolan, Viona; Arifin, Zainal; Nababan, Manaor Bismar
Partner Vol 30, No 1 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i1.7415

Abstract

ABSTRAKSebagian besar kebutuhan sayur bayam di Kota Kupang dipenuhi dari luar kota karena produksi lokal tidak mencukupi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi saluran tataniaga, (2) mendeskripsikan fungsi-fungsi tataniaga, dan (3) menganalisis marjin serta efisiensi tataniaga bayam di Kota Kupang. Proses analisis kuantitatif dan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data dari survei dengan penentuan responden secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). terdapat dua saluran tataniaga, yaitu saluran tataniaga bertaraf tunggal: Petani à Pengecerà Konsumen, dan saluran tataniaga bertaraf 2:  Petani à Tengkulakà Pengecer à Konsumen. 2). Fungsi tataniaga mencakup penjualan, pembelian, transportasi, sortasi, pengemasan, dan penyediaan fasilitas. 3). Marjin tataniaga pada saluran bertaraf tunggal adalah Rp4.652,78/kg dan pada saluran bertaraf 2 sebesar Rp4.689,67/kg. Tataniaga sayur bayam pada kedua saluran tidak efisien. Kata kunci: efisiensi tataniaga, bayam, pasar tradisional, Kota Kupang
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA Latuan, Emi Rensiana; Molebila, Didiana Y.; Karipuy, Yahya
Partner Vol 30, No 1 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i1.7345

Abstract

ABSTRAKPetani Di desa Kopidil telah melakukan usahatan jagung selama 1 tahun dengan rata-rata produksi 1 ton. Penelitian ini telah di lakukan di Desa Kopidil Kecamatan Kabola Kabupaten Alor populasi 135 orang menngunakan rumus slovin sehingga sampel yang digunakan sebanyak 57 orang. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani jagung Di Desa Kopidil dan untuk mengetahui kelayakan usahatani jagung di desa Kopidil. Perlu adanya kajian tentang Kelayakan Usahatani Jagung Di Desa Kopidil Kecamatan Kabola. Data analisis menggunakan rumus pendapatan (Biaya, Penerimaan dan Pendapatan) dan R/C Ratio. Rata-rata biaya usahatani jagung di Desa Kopidil Rp.1.661.193, rata-rata penerimaan usahatani jagung Rp. 3.616.228 dan rata-rata pendapatan usahatani jagung Rp. 1.955.035 dan R/c Ratio sebesar 2,18 sehingga usahatani jagung di desa kopidil layak untuk dikembangkan. Kata kunci : Biaya, Penerimaan, Pendapatan, kelayakan
PERAN RHIZOBIUM DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI SERAPAN NITROGEN PADA TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Waruwu, Selvin Septiani; Nazara, Ridho Victory; Telaumbanua, Putra Hidayat; Lase, Natalia Kristiani
Partner Vol 30, No 1 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i1.7393

Abstract

ABSTRAK Rhizobium merupakan bakteri pengikat nitrogen yang mampu meningkatkan ketersediaan nitrogen di dalam tanah melalui hubungan simbiosis dengan akar tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Rhizobium dalam meningkatkan efisiensi pemanfaatan nitrogen pada tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Metode yang digunakan adalah studi pustaka (literature review), dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber seperti buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanaman kacang hijau yang diinokulasi Rhizobium memiliki efisiensi pemanfaatan nitrogen yang lebih tinggi dibandingkan tanaman tanpa inokulasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa Rhizobium berkontribusi positif terhadap peningkatan ketersediaan nitrogen bagi tanaman. Artikel ini menekankan pentingnya pemanfaatan Rhizobium dalam sistem pertanian berkelanjutan, terutama untuk meningkatkan produktivitas tanaman pada lahan dengan keterbatasan unsur hara. Kata kunci: Rhizobium, kacang hiaju, efisiensi nitrogen, fiksasi nitrogen biologis, pertanian berkelanjutan
EFEKTIVITAS APLIKASI JAKABA DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PADA TANAH ULTISOL Subiantoro, Subiantoro; Radian, Radian; Rianto, Fadjar
Partner Vol 30, No 1 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i1.7416

Abstract

ABSTRAKPengaplikasian Jakaba dan pupuk NPK dapat memperbaiki kesuburan biologi dan kimia tanah ultisol. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh substrat media Jakaba dan pupuk NPK terhadap produktivitas jagung pada tanah ultisol. Penelitian dilakukan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dari bulan Mei-Agustus 2024. Penelitian menggunakan rancangan split plot. Petak utama substrat media tumbuh Jakaba (tanpa Jakaba, substrat media Jakaba disteril, dan tidak disteril), anak petak dosis NPK (100, 200, 300, 400, dan 500 kg ha-1). Hasil penelitian diperoleh bahwa interaksi Jakaba dan pupuk NPK mampu meningkatkan tinggi tanaman hingga 150,58 cm, diameter tongkol sebesar 4,83 cm, berat biji pipil sebesar 199,49 g per tongkol, serta berat biji per petak sebesar 2,54 kg. Perlakuan yang baik terhadap tinggi tanaman pada penggunaan Jakaba dengan substrat tidak steril dan NPK 200 kg ha-1. Kombinasi perlakuan yang efektif untuk peningkatan produksi tanaman yakni dengan pemberian Jakaba substrat tidak steril dan NPK 300 kg ha-1. Kata kunci: kesuburan tanah, produktivitas jagung, pupuk hayati, ultisol 
PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK BUAH NAGA (Hylocereus polirhizus) SEBAGAI PEWARNA ALAMI TERHADAP KUALITAS MIE BASAH UBI GADUNG (Dioscerea hispedia) Lobo, Anita Trisia Dimu; Bakoil, Jublina; Nahak, Maria H.; Djasibani, Hemy R.; Atakameng, Lodia
Partner Vol 30, No 1 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i1.7346

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk buah naga (Hylocereus Polyrhizus) sebagai pewarna alami terhadap kualitas organoleptik mie basah ubi gadung (Dioscerea Hispida)..Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4  perlakuan.   penelitian ini melibatkan 12 unit percobaan dengan 3 kali pengulangan. Variabel yang diamati meliputi tekstur, warna, dan rasa, dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (Anova). Hasil menunjukkan bahwa setiap perlakuan memberikan pengaruh signifikan terhadap 4 variabel tersebut. . Perlakuan D  disukai konsumen dengan nilai rata-rata tekstur 3,87, warna 3,87, dan rasa 3,8.  Disarankan menggunakan kombinasi 175 g bubuk buah naga dan 50 g tepung ubi gadung untuk menghasilkan mie dengan kualitas yang disukai panelis. Kata Kunci: Bubuk Buah Naga, Mie basah, Uji Organoleptik
EFISIENSI ALOKATIF DAN EKONOMI PRODUKSI KUBIS (Brassica Oleracea) DI KABUPATEN KARO Karo-Karo, Esra Frandika; Tarigan, Rallyanta; Simamora, Duma Rawaty
Partner Vol 30, No 1 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i1.7407

Abstract

ABSTRAKPermintaan kubis, terutama untuk ekspor, terus meningkat, sementara produksinya masih terbatas dan musiman. Kondisi ini menjadikan budidaya kubis strategis untuk dikembangkan. Meningkatkan produksi melalui peningkatan penggunaan input dan penggunaan teknologi baru relatif sulit karena memerlukan biaya yang tinggi. Oleh karena itu, meningkatkan produksi dengan meningkatkan efisiensi pertanian merupakan pilihan yang relevan. Keterampilan manajerial dan kemampuan petani dalam memadukan berbagai input produksi akan mempengaruhi produksi. Peningkatan produksi bergantung pada efisiensi penggunaan input secara alokatif dan pencapaian efisiensi teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi usahatani kubis dari aspek alokatif dan ekonomi. Efisiensi alokatif dan ekonomi dianalisis dengan menggunakan pendekatan dari sisi input dengan menggunakan indeks kopp. Hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi alokatif dan ekonomi usahatani kubis di Kabupaten Karo belum tercapai. Rata-rata nilai alokatif dan efisiensi ekonomi responden masing-masing sebesar 0,374 dan 0,215. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rendahnya efisiensi menjadi faktor penyebab rendahnya produktivitas responden petani kubis di Kabupaten Karo. Kata kunci: Cobb-Douglas, Efisiensi Alokatif, Efisiensi Ekonomi