cover
Contact Name
Jaya Hardi
Contact Email
jr.hardi0803@gmail.com
Phone
+6281341314717
Journal Mail Official
kovalen.journal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Kimia Fakultas MIPA, Uniiversitas Tadulako Jl. Soekarno-Hatta Km. 9, Tondo Palu, 94117
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : 24775398     DOI : https://doi.org/10.22487/kovalen
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia is a peer-reviewed journal of chemistry published by the Tadulako University, Indonesia. This journal concern with publishing the original research articles, review articles, and the current issues related to chemistry. Publishing frequency 3 issues per year, in April, August, and December.
Articles 320 Documents
PEMBUATAN MEMBRAN SELULOSA ASETAT DARI SELULOSA PELEPAH POHON PISANG Dina Apriana Putri Husni; Erwin Abdul Rahim; Ruslan Ruslan
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 1 (2018): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.312 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i1.10182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan rasio polietilen glikol pada selulosa asetat yang menghasilkan karakteristik membran selulosa asetat terbaik. Selulosa diperoleh dari proses ekstraksi pelepah pohon pisang. Selulosa asetat diperoleh dari sintesis selulosa. Pencetakan membran dilakukan dengan melarutkan selulosa asetat ke dalam pelarut aseton 1:45 (b/v) dan ditambahkan pemlastis PEG dengan variasi 0; 2; 4; 6; dan 8 %. Membran diuji ketebalannya menggunakan micrometer sedangkan untuk kuat tarik dan elongasi diuji dengan Universal Testing Machine.  Rendemen selulosa yang diperoleh adalah 62,5 %. Rendemen selulosa asetat dari hasil sintesis adalah 50 %. Berat molekul selulosa asetat 24.961,48 g/mol. Karakteristik membran terbaik diperoleh pada penambahan PEG 8% yang memiliki ketebalan 0.0206 mm, kuat tarik sebesar 20,29 MPa, dan elongasi sebesar 3%.Kata Kunci : Selulosa, Selulosa Asetat, Membran, PEG
KANDUNGAN KAROTEN KERUPUK SIMULASI WORTEL (Daucus carota L.) VARIASI SUHU PENYIMPANAN Ulfa Mustika Sari; Syaiful Bahri; Dwi Juli Puspitasari
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 1 (2018): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.72 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i1.10184

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai kandungan karoten kerupuk simulasi wortel variasi waktu penyimpanan.Tujuannya adalah untuk mengetahui umur simpan kerupuk produk hasil olahan wortel pada penyimpanan suhu ruang berdasarkan kandungan karoten dari kerupuk tersebut. Penelitian meliputi tahap produksi kerupuk dan waktu penyimpanan kerupuk pada suhu ruang. Tahap produksi kerupuk dilakukan dengan metode simulasi. Kerupuk wortel disimpan pada suhu ruang selama 63 hari dengan selang waktu pengamatan retensi karoten setiap 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan kandungan karoten awal 75,80mg/100g dan kandungan karoten kerupuk minggu pertama hingga minggu 9 (atau 63 hari) secara berturut-turut 71mg/100g, 68,5mg/100g, 62mg/100g, 59,5mg/100g, 55mg/100g, 52,5mg/100g, 49mg/100g, 45mg/100g, 43,5mg/100g dan 40mg/100g. Masa simpan kerupuk berdasarkan reaksi orde satu adalah 133 hari dengan kandungan karoten 21,3mg/100g.Kata kunci: wortel, karoten, kerupuk simulasi wortel, masa simpan
EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI PEKTIN DARI KULIT BUAH KLUWIH (Artocarpus camansi Blanco) Yesy Febriyanti; Abd. Rahman Razak; Ni Ketut Sumarni
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 1 (2018): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.251 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i1.10185

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang ekstraksi dan karakterisasi pektin dari kulit buah kluwih (Artocarpus camansi Blanco). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio dan waktu terbaik yang diperlukan untuk menghasilkan ekstrak pektin dengan rendemen tertinggi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 2 faktor yaitu rasio perbandingan sampel terhadap pelarut dan waktu ekstraksi yang masing–masing dilakukan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa rasio terbaik diperoleh pada perbandingan 1:50 b/v dengan rendemen pektin 47,2% dan waktu terbaik diperoleh pada 120 menit dengan rendemen 48,30%. Hasil karakterisasi  pektin yang diperoleh antara lain yaitu kadar air 1,55%, kadar abu 2,2 %, berat ekivalen 609,99 mg, metoksil 11,49%, kadar galakturonat 42,47%, derajat esterifikasi 47,65% dan berat molekul 16.177,83 g/mol.Kata Kunci : ekstraksi, karakterisasi, pektin, kluwih.
PENERAPAN METODE EKSTRAKSI PELARUT DALAM PEMISAHAN MINYAK ATSIRI JAHE MERAH (Zingiber officinale Var.Rubrum) Nina Rahmadani; Ruslan Ruslan; Pasjan Satrimafitrah
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 1 (2018): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.365 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i1.10186

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penerapan metode ekstraksi pelarut dalam pemisahan minyak atsiri jahe merah (Zingiber officinale Var.rubrum). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasio pelarut n-heksan terhadap serbuk jahe merah yang menghasilkan ekstrak minyak atsiri jahe merah dengan rendemen yang tinggi dan komponen senyawa minyak atsiri jahe merah.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diterapkan adalah pengaruh rasio pelarut n-heksan terhadap serbuk jahe merah yang terdiri atas lima perbandingan rasio yaitu 1:7, 1:8, 1:9, 1:10, dan 1:11 (b/v) dengan dua kali pengulangan. Parameter yang diamati adalah rendemen ekstrak minyak atsiri jahe merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ekstrak minyak atsiri jahe merah yang tertinggi tardapat pada rasio 1:11 sebesar 6,695%. Analisis GC-MS minyak atsiri jahe merah menunjukkan bahwa terdapat 6 komponen senyawa yang dihasilkan. Kata Kunci  :  Minyak Atsiri Jahe, Ekstraksi, Gas Cromatography-Mass Spektrofotometri (GC-MS)
APLIKASI TEKNIK DIFFUSIVE GRADIENT IN THIN FILM PADA PENENTUAN KONSENTRASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg) Khairuddin Khairuddin; Ruslan Ruslan
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 1 (2018): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.15 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i1.10187

Abstract

Konsentrasi logam Hg yang tinggi di lingkungan akuatik dapat menyebabkan meningkatnya toksisitas dalam ekosistem air. Oleh karena itu, penentuan distribusi konsentrasi logam berat merkuri (Hg) perlu dilakukan. Salah satu metode efektif yang saat ini digunakan dalam penentuan Hg di lingkungan akuatik adalah menggunakan teknik Diffusive Gradient in Thin Films (DGT). Tujuan penelitian ini adalah membuat dan mengaplikasikan teknik Diffusive Gradient in Thin Film pada kajian logam labil merkuri (Hg) dari lingkungan perairan. Teknik ini merupakan metode passive sampling yang dapat mengakumulasi spesi labil merkuri (Hg) yang berada di lingkungan akuatik. Perangkat DGT terdiri dari bahan plastik berbentuk bulat dengan diameter 2,5 cm yang dapat diisi dengan gel lapisan pengkelat logam, gel poliakrilamida sebagai gel lapisan difusi, serta membran filter 0,45 µm. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan jumlah massa logam merkuri yang terikat pada gel lapisan pengikat logam Hg pada variasi waktu kontak. Sementara hasil pengujian dengan variasi ketebalan gel lapisan difusi tidak menghasilkan perbedaan yang signifikan terhadap pengukuran massa Hg yang terikat pada binding gel  Aplikasi metode DGT pada penetapan konsentrasi logam merkuri dalam perairan Teluk Palu terukur pada kisaran 3,502 - 3,507 µg/L.Kata Kunci: Merkuri, DGT, Chelex-100, Gel Difusi Poliakrilamida.
PENGARUH VARIASI WAKTU DAN KECEPATAN PENGADUKAN DALAM PEMBUATAN ETIL ESTER DARI MINYAK KELAPA Jusman Jusman; Bambang Setiaji; Triyono Triyono; Akhmad Syoufian
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 1 (2018): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.017 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i1.10188

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh etil ester yang optimum. Penelitian ini diawali dengan reaksi transesterifikasi antara minyak kelapa dan etanol dengan variasi waktu dan kecepatan pengadukan. Etil ester dianalisis dengan GC dan GC-MS. Hasil transesterifikasi optimum sebesar 76,48 % diperoleh pada rasio minyak kelapa/etanol/NaOH 1:2:0,02 (100 mL : 50 mL : 2 g) dengan kecepatan pengadukan 300 rpm. Kecepatan pengadukan dan waktu reaksi berturut-turut di atas 400 rpm dan 30 menit menghasilkan rendamen etil ester di atas 80 %. Kata Kunci : minyak kelapa, transesterifikasi, variasi waktu, dan kecepatan pengadukan
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI POLIEUGENOL BERAT MOLEKUL TINGGI DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN PALA (Myristica fragrans Houtt) Misba Anggriani; Erwin Abdul Rahim; Syamsuddin Syamsuddin
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.822 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.10224

Abstract

Telah dilakukan uji aktivitas antibakteri polieugenol dengan penambahan ekstrak daun pala terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Polieugenol disintesis melalui metode polimerisasi kationik menggunakan katalis H2SO4-CH3COOH dengan perbandingan 4 : 1. Polieugenol yang dihasilkan memiliki berat molekul sebesar 2.18 x 107 g/mol, berbentuk padat dan berwarna coklat. Pengujian aktivitas antibakteri campuran polieugenol dan ekstrak daun pala menggunakan metode difusi sumur. Konsentrasi campuran polieugenol dan ekstrak daun pala divariasikan: 1% 2% 3% 4% dan 5% (b/v). hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran polieugenol dan ekstrak daun pala mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus pada konsentrasi 1% 2% 3% 4% dan 5% berturut-turut sebesar 15,06 mm, 16,93 mm, 18,51 mm, 19,69 mm, dan 20,99 mm. sedangkan pada  Escherichia coli nilai daya hambat yang dihasilkan berturut-turut sebesar 17,5mm, 18,22 mm, 18,90 mm, 19,05 mm dan 19,45 mm. nilai daya hambat yang dihasilkan polieugenol pada Staphylococcus aureus setelah penambahan ekstrak daun pala mengalami penurunan, sedangkan pada Escherichia coli terjadi peningkatan nilai daya hambat yang tidak signifikan.Kata Kunci : Polieugenol, Ekstrak Daun Pala, Antibakteri
KADAR LIKOPEN EKSTRAK KASAR BUAH TOMAT DALAM VCO (VIRGIN COCONUT OIL) PADA PERENDAMAN SUHU RUANG Enni Indriani; Ruslan Ruslan; Prismawiryanti Prismawiryanti; Pasjan Satrimafitrah
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.882 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.10226

Abstract

Likopen merupakan salah satu senyawa karotenoid yang dapat berperan sebagai antioksidan yang memiliki sifat larut dalam minyak karena bersifat lipofilik. Penelitian ini memproduksi likopen yang berasal dari ekstrak kasat buah tomat dengan merendamnya dalam VCO. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rasio terbaik dariekstrak kasar buah tomat terhadap VCO dalam menghasilkan likopen, dan juga waktu ekstraksi untuk menghasilkan konsentrasi likopen tertinggi dari ekstraksi atau perendaman ekstrak kasar buah tomat dalam  VCO pada suhu ruang. Rasio antara ekstrak kasar buah tomat dan VCO adalah 1:40, 2:40, 3:40, 4:40, 5:40 (b/v) dengan masa ekstraksi mencapai 7 minggu. Hasil penelitian menunjukkan rasio ekstrak likopen kasar buah tomat terbaik pada penelitian ini yaitu 5:40 dan waktu ekstraksi terbaik adalah pada minggu pertama, dengan kadar likopen tertinggi sebesar  0,283 g.Kata kunci: Ekstrak tomat, likopen, VCO, waktu perendaman
EFISIENSI MIKROKAPSUL EKSTRAK ETANOL KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa Linn) TERSALUT KARAGINAN KASAR (Eucheuma cottoni) Ni Ketut Sumarni; Yana Silvia Mauru; Dwi Juli Puspitasari; Diharnaini Diharnaini
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.078 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.10234

Abstract

Penelitian tentang efisiensi mikrokapsul ekstrak etanol kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) tersalut karaginan kasar (Eucheuma cotonii ) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan menentukan efisiensi tertinggi dari mikroenkapsulasi berdasarkan rasio ekstrak etanol kelopak bunga terhadap karaginan kasar sebagai penyalut. Mikroenkapsulasi dilakukan dengan menggunakan teknik pembekuan kering. Enkapsulasi ini diharapkan dapat mempertahankan senyawa aktif ekstrak etanol. Rasio dari ekstrak etanol terhadap karaginan kasar dilakukan pada 1:3; 1:4; 1:5; 1:6 dan 1:7; (b/b). Hasil penelitian diperoleh bahwa rasio 1:7 menghasilkan efisiensi tertinggi, yaitu 86,01%.Kata kunci: Ekstrak etanol , karaginan kasar, efisiensi
PENGARUH SUHU INKUBASI TERHADAP AKTIVITAS LIPASE DAUN PEPAYA (Carica papaya L) YANG DIAMOBILISASI DALAM PASIR LAUT Fisty Sumangkut; Nurhaeni; Ni Ketut Sumarni; Erwin Abdul Rahim
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 5 No. 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.229 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2019.v5.i2.10242

Abstract

The silica content in sea sand can be used to immobilize lipase from papaya leaf. Research on the influence of incubation temperature on sea sand immobilized lipase from papaya leaf (Carica papaya L) has been carried out. The aim of research is determining the influence of incubation temperature on sea sand immobilized lipase from papaya leaf (Carica papaya L). The method used in this study was a completely randomized design with temperature at 30, 40, 50, 60, 70°C. The results show that lipase from papaya leaf (Carica papaya L) had successfully immobilized in the sea sand and the optimum temperature stability of lipase immobilized in sea sand at 50°C with an activity is 53.000 µmol/g.jam Keywords : immobilized, lipase, papaya leaf, sea sand.

Page 8 of 32 | Total Record : 320