cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 448 Documents
ANALISIS PENILAIAN KINERJA DENGAN TEKNIK SELF ASSESSMENT SEBAGAI EVALUASI KINERJA MAHASISWA PADA PRAKTIKUM FISIKA DASAR II TADRIS FISIKA IAIN WALISONGO SEMARANG kusminto , joko budi poernomo
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2013.3.2.139

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan teknik self assessment dalam penilaian kinerja mahasiswa pada praktikum Fisika Dasar II. Self assessment merupakan suatu penilaian yang melibatkan mahasiswa untuk melakukan penilaian terhadap kompetensi diri mereka sendiri. Kajian ini dilatarbelakangi bahwa penilaian selama ini berpusat pada dosen kadang sering membuat kerepotan dalam menilai dan mahasiswa kurang terlibat. Sehingga mahasiswa sebagai objek penilaian yang seharusnya dapat mengambil manfaat paling besar dari penilaian, ternyata belum mendapatkan feedback yang maksimal dari penilaian tersebut. Dengan penilaian self assessment ini diharapkan bisa dijadikan alternatif dalam penilaian kinerja praktikum. Oleh karena itu, pada penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi tentang penilaian kinerja dengan teknik self assessment dalam evaluasi kinerja mahasiswa pada praktikum Fisika Dasar II, meliputi gambaran kemampuan mahasiswa dalam melakukan self assessment; hasil self assessment dalam mengungkap kinerja praktikum mahasiswa; tanggapan mahasiswa mengenai penilaian kinerja praktikum Fisika Dasar II dengan teknik self assessment, serta kendala dalam pelaksanaan penilaian ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah Mahasiswa semester II Tadris Fisika tahun 2012 (TF2) yang terdiri dari 36 mahasiswa, pemilihan subjek ini dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh melalui sejumlah instrumen, diantaranya berupa angket, rubrik penilaian kinerja yang terdiri dari rubrik self assessment yang diisi oleh mahasiswa serta rubrik yang diisi oleh observer, dokumentasi, observasi dan wawancara.Berdasarkan pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam melakukan self assessment tergolong baik, mahasiswa pun memberikan respon positif terhadap pelaksanaan self assessment, mahasiswa merasa lebih mengetahui kemampuan dirinya. Akan tetapi, self assessment belum dapat mengungkap kinerja praktikum mahasiswa secara optimal karena adanya kecenderungan menilai lebih mahasiswa terhadap kinerjanya. Pemanfaatan hasil self assessment dapat digunakan pada penilaian formatif, untuk pemberian feedback kepada mahasiswa agar meningkatkan kinerjanya. Adapun kendala penilaian kinerja praktikum dengan teknik self assessment yaitu kesulitan memahami indikator penilaian, kriteria penilaian dan pemberian skor. Sehingga untuk menerapkan self assessment perlu dilakukan optimalisasi pada saat sosialisasi dan pelatihan kepada mahasiswa.
ANALISIS KESALAHAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU Erlita Agustina
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2020.10.2.4938

Abstract

Pendidikan Profesi Guru (PPG) memberikan penilaian terhadap RPP yang dibuat oleh mahasiswa sebagai salah satu komponen dalam pengujian kompetensi guru. Hasil RPP yang baik akan membantu guru dalam mengarahkan proses pembelajaran di kelas.RPP merupakan salah satu komponen penunjang dalam penilaian di Pendidikan Profesi Guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis dari RPP yang telah dibuat oleh mahasiswa PPG Pendidikan Fisika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2019 di Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa PPG Pendidikan Fisika telah dapat menyusun RPP dengan baik sesuai dengan aspek penilaian. Namun, terdapat beberapa kesalahan dalam penyusunannya. Kesalahan tersebut yaitu (1) indikator pembelajaran belum sesuai dengan kompetensi dasar yang akan dicapai, dan tujuan pembelajaran belum seluruhnya memuat ABCD (Audience, Behavior, Condition, and Degree) atau CABD (Condition, Audience, Behavior, and Degree), (2) instumen evaluasi yang digunakan belum sesuai karena tidak terdapat instrumen untuk rencana kegiatan pengayaan bagi siswa yang memiliki kemampuan lebih dan rencana kegiatan remedial bagi siswa yang memiliki kemampuan kurang.
STRATEGI PENGEMBANGAN SCIENCE GENERIC SKILLS (SGS) CALON GURU FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PADA MATA KULIAH PRAKTIKUM fadllan, andi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.443

Abstract

Beberapa hasil penelitian menunjukkan masih renda- hnya keterampilan generik lulusan perguruan tinggi, sep- erti keterampilan berkomunikasi, bekerjasama, motivasi, inisiatif, kreativitas, dan kemampuan berpikir logis, siste- matis dan komprehensif. Kondisi ini ternyata juga terjadi di LPTK yang notabene sebagai produsen guru.Dalam tulisan ini akan dipaparkan bagaimana strategi pengembangan Science Generic Skills mahasiswa melalui Model Pembelajaran Group Investigation pada mata kuliah praktikum.Sebagai sebuah model pembelajaran kooperatif, pener- apan Group Investigation pada mata kuliah praktikum dapat menjadi alternatif dalam mengembangkan Keterampilan Generik Sains calon guru. Adapun strategi penerapannya dapat dilakukan dengan melibatkan mahasiswa sejak per- encanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi praktikum me- lalui tahap-tahap dalam model Group Investigation, yang meliputi:  1)  mengidentifikasi topik  dan  membagi  siswa ke dalam kelompok, 2) merencanakan tugas, 3) membuat penyelidikan, 4) mempersiapkan tugas akhir (analisis dan sintesis), 5) mempresentasikan tugas akhir, dan 6) evaluasi.
PENGARUH KECERDASAN LINGUISTIK TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPEN ENDED MATERI TRIGONOMETRI Ulliya Fitriani; Ahmad Aunur Rohman; Budi Cahyono
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2018.8.1.2549

Abstract

This study aims to determine the effect of linguistic intelligence on students' mathematical connection ability in solving open-ended problems on the trigonometric material. Linguistic intelligence is the ability to use and process words effectively both verbally and in writing with appropriate or appropriate meaning. The ability of mathematical connections is the ability to associate mathematical concepts between mathematical concepts, linking mathematical concepts with other fields of science and linking mathematical concepts with everyday life. Students who have mathematical connection skills can solve life problems or challenges faced by connecting mathematical concepts. Mathematical connection ability requires linguistic intelligence which refers to Howard Gardner's opinion to solve open-ended problems that have more than one solution. This research is a quantitative research involving 116 students. The research was carried out by survey method and data analysis method using simple linear regression analysis. While data collection is done by questionnaire and test. Based on the results of the study formed a simple linear regression equation Ŷ = 21.26 + 0.62X, which means that linguistic intelligence influences the ability of students' mathematical connections in solving open-ended problems and gives an effect of 38.13%. Thus, linguistic intelligence has a significant influence on the ability of mathematical connections of Walisongo UIN mathematics students in solving open-ended trigonometric material problems.
ANALISIS PENGETAHUAN CALON GURU KIMIA TENTANG PERALATAN LABORATORIUM DAN FUNGSINYA wirda udaibah
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2014.4.1.124

Abstract

Pembelajaran IPA berkaitan erat dengan cara mencari tahu (inkui- ri) tentang alam semesta secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan pengetahuan berupa fakta, konsep atau prinsip saja, tetapi merupakan suatu proses penemuan. Hal tersebut diperoleh melalui keg- iatan praktikum. Namun, pelaksanaannya di lapangan memiliki beberapa kelemahan antara lain rendahnya pengetahuan guru tentang peralatan kimia dan fungsinya. Hasil penelitian ini menunjukkan calon guru kimia tidak dapat men- gidentifikasi peralatan  laboratorium  dan  mengetahui  fungsinya  secara tepat. Kesalahan mahasiswa dapat diidentifikasi menjadi 5 kategori. Per- tama, sebagian mahasiswa mengetahui nama dan fungsinya namun tidak mengetahui gambar alat (tidak mengetahui wujudnya). Kedua, mengeta- hui nama tetapi tidak mengetahui fungsi dan gambar alat. Ketiga, tidak dapat menyebutkan nama dengan benar tetapi mengetahui fungsi dan gambar alat. Keempat, mengetahui nama dan gambar tetapi tidak menge- tahui fungsinya. Dan yang kelima, tidak mengetahui nama, fungsi maupun gambar alat. Pengetahuan mahasiswa yang kurang dapat dipengaruhi oleh jumlah peralatan dan bahan masih belum mancukupi, keterbatasan waktu praktikum dan perlunya proses pendampingan dari dosen pengam- pu praktikum.
INOVASI INDO-MUDSKIPPER-BOOK BERBASIS UNITY OF SCIENCES SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI Saifullah Hidayat; Andi Raharjo; Musthofa Musthofa
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2020.10.1.6923

Abstract

Penelitian pengembangan ini didasarkan pada kebutuhan informasi tentang ikan gelodok bermuatan unity of science. Sumber belajar menjadi sarana alternatif untuk memenuhi kebutuhan informasi ikan gelodok pada perkuliahan zoology vertebrata. Tujuan dari pengembangan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku ikan gelodok dan menguji kualitas buku yang telah dikembangkan. Metode yang digunakan untuk mengembangkan buku ikan gelodok adalah Research and Development (RD) dengan model 4D (Design, Define, Develop, Disseminate) yang dikembangkan oleh Thiagarajan tahun 1974. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli integrasi sebagai validator kelayakan buku. Validasi oleh mahasiswa sebagai respon pengguna. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan skala likert. Hasil menunjukkan bahwa persentase hasil validasi dari ahli materi sebesar 95%, ahli media sebesar 73%, ahli integrasi sebesar 88%. Rata-rata persentase adalah 88% yang tergolong dalam kategori sangat valid. Uji skala kecil dengan 10 mahasiswa mendapatkan persentase sebesar 89% yang menunjukkan sangat valid sehingga dapat dilanjutkan pada uji skala lebih luas. Uji skala lebih luas dengan 68 mahasiswa menunjukkan persentase sebesar 85% yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hal tersebut menunjukkan bahwa buku ikan gelodok layak digunakan sebagai sumber belajar mandiri.
ANALISIS BAHAN PENGAWET BENZOAT PADA SAOS TOMAT YANG BEREDAR DI WILAYAH KOTA SURABAYA ervin tri suryandari
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.2.426

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penentuan bahan pengawet benzoat pada saos tomat yang beredar di wilayah Kota Surabaya. Analisis dilakukan secara titrasi asam-basa yang sebelumnya, benzoat diekstraksi dengan pelarut di- etileter. Secara kualitatif ditemukan bahwa, semua saos tomat baik yang bermerek maupun tidak mengandung ba- han pengawet benzoat. Secara kuantitatif, kadar benzoat dalam saos tomat berkisar antara 600,12 dan 1271,86 mg/ kg. Saos tomat yang bermerek mengandung benzoat lebih rendah dari batas maksimum kadar benzoat yang diper- bolehkan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/ MENKES/Per/IX/1988 (1000 mg/kg). Sementara itu, seki- tar 33% saos tomat yang tidak bermerek mengandung ben- zoat melebihi batas maksimum yang diperbolehkan.
PENERAPAN PEER LEARNING MODEL SYNDICATE GROUP DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK STATIS KELAS IX B MTs. DIPONEGORO KECAMATAN UNGARAN TIMUR SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Rumiyanto Agus Sudarmanto
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2016.6.2.1063

Abstract

Berdasarkan nilai ulangan harian KD sistem reproduksi  dengan KKM yang ditentukan oleh guru mata pelajaran sebesar 70,  hasilnya kelas IX A  prosentase siswa yang nilainya tuntas adalah 79,3 %, dan nilai belum tuntas 20,7 %, sedangkan kelas IX B prosentase siswa yang nilainya tuntas hanya 40,7 %, dan nilai belum tuntas adalah 59,3 %. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan naturalistik yang hasil penelitian ini dipaparkan secara deskriptif. Pada silkus I keaktifan siswa secara klasikal sebesar 72,59 %, dan hasil belajar mencapai 78,52 %. Pada siklus II keaktifan siswa secara klasikal 77,78 %, dan hasil belajar mencapai 83,52 %. Penerapan Peer Learning model Syndicate Group dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada materi pokok listrik statis kelas IX B MTs. Diponegoro Kecamatan Ungaran Timur semester 1 tahun pelajaran 2014/2015.
Pengembangan E-LKPD Materi Momentum dan Impuls Berbasis Android untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Sisri Novriani; Lukman Hakim; Lefudin Lefudin
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2021.11.1.7136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk e-LKPD pada materi momentum dan impuls untuk peserta didik Kelas X yang valid, praktis, dan mampu meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu analysis, design, development, dan evaluation. Hasil penelitian ini diperoleh e-LKPD yang dikembangkan: a) kevalidan dengan kriteria valid berdasarkan penilaian ahli dengan skor rata-rata 80% dari aspek materi; 82,5% dari aspek desain, dan 85,71% dari aspek bahasa. b) kepraktisan dengan kriteria praktis berdasarkan angket respon oleh peserta didik dan guru dengan skor rata-rata 83,33% pada tahap uji perorangan; 86,88% pada tahap kelompok kecil; dan 82,5% penilaian oleh guru. c) keefektifan dengan kriteria tinggi berdasarkan hasil N-gain sebesar 0,73.  
Hubungan Kepercayaan Diri dan Adversity Quotient dengan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VIII pada Materi Gerak dan Gaya Mugi Priyambodo; Riezky Maya Probosari; Nurma Yunita Indriyanti
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2021.11.2.9544

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif merupakan salah satu keterampilan abad 21 yang penting dimiliki oleh siswa. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keterampilan berpikir kreatif antara lain kepercayaan diri dan adversity quotient. Tujuan penelitian ini adalah untuk :(1) Mengetahui adanya hubungan antara kepercayaan diri dan keterampilan berpikir kreatif, (2) Mengetahui adanya hubungan antara adversity quotient dan keterampilan berpikir kreatif, (3) Mengetahui adanya hubungan antara kepercayaan diri dan adversity quotient secara bersama-sama dengan keterampilan berpikir kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII dari salah satu SMP swasta berakreditasi A di Surakarta tahun ajaran 2020/2021. Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu materi gerak dan gaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Data diperoleh dengan tes dan angket yang kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi pearson dan uji korelasi berganda (Sugiyono, 2007). Hasil penelitian menunjukan : (1) Kepercayaan diri berhubungan positif dengan keterampilan berpikir kreatif dengan nilai korelasi sebesar 0,410, (2) Adversity quotient berhubungan positif dengan keterampilan berpikir kreatif dengan nilai korelasi sebesar 0,678, (3) Kepercayaan diri dan adversity quotient berhubungan positif secara bersama-sama dengan keterampilan berpikir kreatif dengan nilai korelasi sebesar 0,700.

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA More Issue