cover
Contact Name
Bayu Mitra A. Kusuma
Contact Email
bayu.kusuma@uin-suka.ac.id
Phone
+6282298126489
Journal Mail Official
bayu.kusuma@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Department of Da'wah Management, Faculty of Da'wah and Communication, Sunan Kalijaga State Islamic University, The East Campus, Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal MD
ISSN : 1978807X     EISSN : 26150727     DOI : -
Core Subject : Religion, Science,
Jurnal MD adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta secara berkala (Juni dan Desember). Jurnal ini menerima naskah hasil penelitian lapangan dan literer kajian manajemen dakwah, manajemen sumber daya manusia, manajemen lembaga keuangan Islam, manajemen haji dan umrah, manajemen wisata religi, serta dinamika manajemen dan Islam.
Articles 147 Documents
THE WATER SECURITY MANAGEMENT AND ITS INFLUENCE TOWARDS INTER-STATE CONFLICT IN THE MIDDLE EAST REGION M. Yudha Hawaril Umam; Bayu Mitra Adhyatma Kusuma
Jurnal MD Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.255 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2015.%x

Abstract

Water is an irreplaceable element in the human life. Water security was alwayspursued by each country to ensure the prosperity of its people. But in fact, more thana third of the world’s population needs of fresh water are not fulfilled, both for drinkingand sanitation. So that’s why water security management is urgent to implement.That problem was happened in the Middle East region until today. As we know thatmost of the Middle East region is composed from the barren desert. Although underthe desert there are abundant of oil, but the water is a problem for most of the MiddleEast region. Middle East region needs a constant water supply approximately 127.5billion cubic meters per year. Such conditions involve in water scarcity and inter-stateconflicts caused by the water. Conflict in the struggle for water resources is difficult toavoid because the water needs in the Middle East region is bigger than the wateravailability. Those inter-state conflict involving various countries including Israel, Egypt,Jordan, Palestine, Lebanon, and Syria. Appropriate and equitable solutions shouldbe formulated and implemented, such as making water management agreement whichmust be agreed by all countries. Because if not addressed, the seizure of water resourcescan be lead to high tension, conflict, or even war in the Middle East region. Toelaborate the data, this research uses qualitative method, descriptive analysis approach,and emphasize on the literature study.Keywords: Water Security Management, Inter-State Conflict, Middle East
DIALEKTIKA DAKWAH DAN KEBIJAKAN PUBLIK PERSPEKTIF UMAR BIN ABDUL AZIZ Husnul Fikri
Jurnal MD Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.275 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2018.42-01

Abstract

Dinasti Umaiyah selama pemerintahannya memiliki empat belas orang khalifah, salah satu khalifah yang gemilang prestasinya adalah khalifah Umar bin Abdul Aziz, ia merupakan khalifah ke delapan dalam urutan para khalifah yang memerintah Dinasti Umaiyah. ia sosok pemimpin yang menjadi primadona dalam sejarah Islam, bukan hanya berkat kepemimpinannya menyandang dua peran bersamaan yakni umara dan ulama (aktor  dakwah), melainkan kepiawaian ia dalam menggunakan metode dakwah dan menyusun kebijakan yang tepat guna.  Tulisan ini mencoba menguraikan metode dakwah dan kebijakan-kebijakan yang ia implementasikan selama menjalankan roda pemerintahan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui riset pustaka, dalam pelaksanaannya di awali dengan mengumpulkan data pustaka, membaca dan menganalisis data yang berkaitan dengan data yang dibutuhkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode dakwah yang diimplementasikan Umar bin Abdul Aziz adalah metode uswatun hasanah, al-hikmah dan al-mujadalah. Adapun kebijakan yang diterapkan meliputi kebijakan dalam bidang administrasi pemerintahan, ekonomi, hukum dan kebijakan penunjang lainnya
MENUJU RESTORASI FUNGSI MASJID: ANALISIS TERHADAP HANDICAP INTERNAL TAKMIR DALAM PENGEMBANGAN MANAJEMEN MASJID Niko Pahlevi Hentika
Jurnal MD Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.695 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2016.%x

Abstract

Tulisan ini membahas tentang handicap individu internal takmir masjid  yang menjadi hambatan bagi perkembangan dan keberhasilan manajemen masjid. Banyaknya permasalahan yang terjadi dalam manajemen masjid perlu diurai dan dicari sebab utama dan mendasar. Dengan ditemukannya masalah utama, maka untuk kedepan akan dapat diformulasikan solusi efektif sehingga masjid nantinya dapat direstorasi fungsinya sebagai pusat aktivitas ibadah dan kebudayaan Islam. Permasalahan utama yang terjadi pada manajemen masjid adalah adanya beberapa handicap  yang dimiliki oleh internal takmir masjid yaitu pemahaman yang kurang memadai, niat yang tidak lurus, dan iman yang kurang mantap. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan analisis deskriptif. Kata Kunci: Restorasi Masjid, Handicap, Takmir, Manajemen Masjid
THE MOSQUE MANAGEMENT INNOVATION: EXPLAINING PROCESS AND DRIVING FORCES Ihsan Rahmat; Ashadi Cahyadi; Indra Pratama Putra Salmon
Jurnal MD Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.406 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2019.52-02

Abstract

This study aims to explain the innovation process and driving factors in the mosque. This is important because innovation is too focused on the economic sector, forgetting religious institutions. Modern mosques continue to display stretching innovation, but previous studies have not been explaining how to the process. 12 innovative programs in Masjid At-Taqwa Anggut owned by Bengkulu City Government have been appointed as cases. We conducted in-depth interviews with 11 mosque officials and 7 days were used for observation. Seeing how the innovation process, we have used keyword discovery techniques and data categorization. We found a relatively similar pattern in every program. The innovation process in At-Taqwa Anggut starts the needs of worshipers, idea generation, Islamic focus discussion, development, and program execution. Requesting perspective to the Mosque Sharia Council (Islamic expert) is an interesting process. It turned out to be a unique finding because the general framework had not yet been published. Three of the driving factors considered to have a strong influence are the mayor's leadership, the love of the mosque, and the spirituality motivation in the motto of fastabikul khairat.Keywords: Innovation, Mosque Management, Religious Institution
ANALISIS SIX SIGMA: UPAYA PENINGKATAN KINERJA LAYANAN ZAKAT Siti Rodiyah; Achmad Muhammad
Jurnal MD Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.508 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2015.%x

Abstract

Badan Amil Zakat Nasional Kota Yogyakarta merupakan salah satuorganisasi pengelola zakat yang sedang mengalami perkembangan pesat,akan tetapi hal tersebut belum cukup dijadikan ukuran bahwa kinerjaorganisasi ini sudah optimal. Six Sigma muncul sebagai metode perbaikanyang populer karena berfokus pada output organisasi yang penting bagipelanggan sekaligus menjustifikasi perbaikan dengan menunjukkanpeningkatan produktivitas dan kualitas yang jelas bagi organisasi. Jenis penelitian ini disebut dengan mixed methods research, populasipenelitian ini adalah seluruh pelanggan (muzakki dan mustahiq) BAZNASKota Yogyakarta yang aktif pada tahun 2013 berjumlah 1300, sedangkansampel yang diambil adalah 130 responden. Data kuantitatif penelitiandiperoleh melalui kuesioner servperf, sedangkan data kualitatif diperolehdengan wawancara kepada pihak pengelola (amil) BAZNAS KotaYogyakarta disertai dengan observasi dan dokumen dari lembaga.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkatkepuasan muzakki dan mustahiq terhadap kinerja layanan zakat padapengukuran servperf rata-ratanya adalah 3,82 artinya secara keseluruhankinerja layanan zakat BAZNAS Kota Yogyakarta sebesar 76,44% danmasih memberikan peluang munculnya ketidakpuasan muzakki danmustahiq terhadap kinerja layanan tersebut sebesar 23,56%. Pada fasemeasure menunjukkan bahwa kinerja layanan zakat di BAZNAS KotaYogyakarta berada pada level 2,22 sigma, artinyakualitas organisasi inidikategorikan kurang baik dan masih belum menunjukkan kinerja layananyang maksimal.Kata Kunci:six sigma, kinerja layanan, BAZNAS Kota Yogyakarta
PERAN KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BANYUWANGI DALAM REVITALISASI MANAJEMEN MASJID DI WILAYAH BANYUWANGI Niko Pahlevi Hentika; Andhika Wahyudiono
Jurnal MD Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.427 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2018.41-04

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kondisi masjid yang hanya berfungsi sebagai tempat shalat. Padahal fungsi ideal masjid lebih luas dari sekedar tempat shalat saja. Di sisi lain peran stakeholder dalam memperbaiki masjid belum dapat merubah kondisi masjid. Oleh karena itu, perlu diteliti dan dilihat lebih jauh bagaimana peran stakehoder dalam memperbaiki manajemen masjid. Maka dipilih rumusan masalah penelitian, bagaimanakah peran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dalam memperbaiki manajemen masjid dan bagaimanakah hubungan diantara keduanya. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam peran kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dalam revitalisasi manajemen masjid di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantor Kementerian Agama Banyuwangi berperan pada revitalisasi manajemen masjid di wilayah Banyuwangi melalui tiga aspek yaitu idarah (organisasi masjid), imarah, dan ri’ayah. 
MENYIBAK KEISTIMEWAAN MANAJEMEN MASJID KERATON NGAYOGYAKARTA HADININGRAT Maryono Maryono; Muhammad Wakhid Musthofa
Jurnal MD Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.336 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2016.%x

Abstract

Perkembangan masjid di Indonesia kurang lebih 65% perwindunya, bahkansekarang ini jumlahnya hampir satu juta masjid. Namun sayangnya perkembanganjumlah masjid tidak berbanding lurus dengan perkembangan ilmu pengelolaanya,sehingga dari satu juta masjid tersebut hanya 800an masjid yang memilikimanajemen yang relatif baik. Hal ini sebenarnya bisa dimaklumi mengingat di Indonesia tidak ada lembaga yang memang dipersiapkan output maupunoutcomenya untuk mengelola masjid. Sebagai akibatnya dinamika mayoritasmasjid di Indonesia menjadi dinamika yang kurang terstruktur dan jauh darisentuhan manajemen. Ironis karena sebenarnya sejak ratusan tahun laluKasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat telah memberikan referensi bagaimanasebuah negara mengelola masjid. Jumlah masjid keraton kurang dari 50 buahmasjid namun bagaimana Keraton mengelola masjid bisa menjadi referensibagaimana para imam, khatib maupun muazin sebuah masjid dihargai.Kata Kunci: Masjid, Manajemen Masjid, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
KEBERAGAMAN MAD’U SEBAGAI OBJEK KAJIAN MANAJEMEN DAKWAH: ANALISA DALAM MENENTUKAN METODE, STRATEGI, DAN EFEK DAKWAH Muhamad Irhamdi
Jurnal MD Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.63 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2019.51-04

Abstract

Islam merupakan agama dakwah yang pada prinsipnya selalu memberikan kasih sayang, keselamatan, kedamaian dan kenyamanan bagi siapapun. Siapa saja boleh melakukan aktivitas dakwah untuk menyebarluaskan agama Islam, tapi pada konteks sosio-kultural dan sosio-religius yang ada pada masyarakat Indonesia sebagai objek dakwah, da’i dihadapkan pada satu hal yang sangat penting untuk dikaji terkait dengan keberadaan masyarakat atau mad’u yang sangat beragam. Manajemen dakwah pada konteks mad’u yang sangat beragam menjadi perhatian yang sangat serius bagi seorang da’i karena setiap perbedaan-perbedaan cara pandang dipengaruhi oleh situasi budaya yang ada pada masyarakat. Masyarakat sebagai objek dakwah baik secara indivdu maupun kelompok memiliki pandangan yang beragam baik tentang nilai, aturan-aturan dan cara menentukan definisi dari Islam itu sendiri. Memilih pesan-pesan dakwah untuk disampaikan kepada mad’u agar semua perbedaan-perbedaan yang ada pada masyarakat dapat terakomodir sehingga tidak menyudutkan salah satu dari sekian banyak perbedaan itu. Identifikasi keberadaan mad’u sebelum melakukan akatifitas dakwah adalah sebuah keharusan bagi pelaku dakwah itu sendiri agar dapat menentukan pilihan da’i, metode dakwah, strategi dakwah dan pesan dakwah yang sesuai dengan kondisi sosial dan kondisi sosio-religius masyarakat. Mad’u sebagai salah satu unsur dakwah memiliki keistimewaan yang berbeda di antara unsur-unsur yang lain, karena lahirnya aktivitas dakwah tentu dipengaruhi oleh keberadaan mad’u. Maka penting bagi pelaku dakwah untuk mengidentifikasi apa saja yang dibutuhkan masyarakat dalam penyampaian pesan dakwah.Kata Kunci: Manajemen Dakwah, Keberagaman Mad’u, Pesan Dakwah
MENGARUSUTAMAKAN PELAYANAN PRIMA DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA (Analisis Strategi Fakultas Dakwah dan Komunikasi) Siti Fatimah; Munif Solikhan
Jurnal MD Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1553.498 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2017.31-05

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis strategi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga dalam mengarusutamakan pelayanan prima. Untuk mewujudkan strategi tersebut terdapat beberapa tolok ukur yang harus diimplementasikan secara konsisten yaitu kualitas layanan dengan indikator ketepatan waktu, kemudahan, biaya, dan akurasi pelayanan. Dalam kajian ini ditemukan fakta bahwa pelayanan yang ada di fakultas dirasakan masih belum prima dan terdapat beberapa beberapa kekurangan yang harus diperbaiki. Hal ini dibuktikan dengan berbagai keluhan yang muncul baik dari dosen maupun mahasiswa. Oleh karena itu terobosan dan strategi dari pimpinan untuk merubah pelayanan yang ada di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi mutlak diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terobosan dan strategi yang ditempuh oleh pimpinan fakultas untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan metode pendekatan personal, pembimbingan, pelatihan, serta implementasi reward dan punishment kepada para karyawan.
PENGANTAR EDITOR Bayu Mitra A. Kusuma
Jurnal MD Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.575 KB)

Abstract

Page 6 of 15 | Total Record : 147