cover
Contact Name
Herri Purwanto
Contact Email
irwanto1969@gmail.com
Phone
+6282377151976
Journal Mail Official
deformasi.ts.pgri.plg@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Ahmad Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Deformasi
ISSN : 24774960     EISSN : 26217929     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/deformasi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Deformasi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang: Structural Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Water Resources Engineering, dan Urban Planning, yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember)
Articles 286 Documents
Analisa Sistem Distribusi Air Bersih PDAM Tirta Ogan Di IKK (Unit) Tanjung Baru Yuliantini Eka Putri
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i2.1961

Abstract

Permasalahan ketersedian air bersih merupakan suatu masalah klasik yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia pada akhir-akhir ini, baik itu mengenai kuantitas maupun masalah kualitas air bersih yang ada. Namun permasalahan yang terjadi adalah jadwal distribusi air bersih di Perumahan Mutiara Lingga hanya dua hari sekali selama 11 jam.  Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui gambaran Distribusi PDAM Tirta Ogan IKK (Unit) Tanjung Baru, Jumlah kebutuhan air bersih warga perumahan mutiara lingga, dan debit air bersih PDAM Tirta Ogan IKK (Unit) Tanjung Baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Analisis di fokuskan pada jumlah kebutuhan dan ketersediaan air bersih warga perumahan Mutiara Lingga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendistribusian yang digunakan PDAM Tirta Ogan IKK (Unit) Tanjung Baru menggunakan Sistem Pompa Kapasitas 20 Ltr/Dtk dengan Pola Jaringan Pipa Bercabang, didistribusikan setiap 2 Hari 1 kali selama 11 jam.  Distribusi air bersih ke perumahan mutiara lingga sebesar 99 M3/Hari dan ketersediaan air bersih PDAM Tirta Ogan IKK (Unit) Tanjung Baru sebesar 82,20 M3/Hari sehingga masih kurang 0,47 M3/Hari. Untuk memenuhi kekurangan kebutuhan air Perumahan Mutiara Lingga sebesar 0,47 M3/Hari atau 181,2 Liter/Hari maka kapasitas pompa perlu ditingkatkan dari 20 Liter/Detik menjadi 40 Liter/Detik agar dapat mendistribusikan air ke Perumahan Mutiara Lingga setiap hari
Simulasi Prilaku Senyawa pada Drainase Alami Adiguna Adiguna
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 1 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i1.1962

Abstract

Kemajuan yang sangat pesat dari teknologi yang diciptakan manusia telah memberikan banyak kemudahan bagi manusia misalnya kemajuan dalam bidang teknologi perindustrian. Selain memiliki dampak positif, teknologi tersebut memberikan dampak negatif dimana bahan-bahan produksi sampingan yang menjadi bahan buangan dari industri tersebut sebagian dibuang ke lingkungan.dan penyebarannya sulit dideteksi. Untuk itu simulasi model angkutan senyawa pada lingkungan perairan (sungai) ini dapat memantau pergerakan dan perubahan konsentrasi senyawa pada sungai khususnya yang dipengaruhi pasang surut berbanding jarak dan waktu. Hasil dari simulasi model selama 23 jam ini didapatkan bahwa pada saat arah aliran menuju muara konsentrasi senyawa terus menurun Ketika arah aliran berubah dari muara ke hulu akibat pasang naik, konsentrasi senyawa kembali naik karena arah angkutan senyawa searah dengan pergerakan arus air. Besarnya koefisien Decey mempengaruhi kecepatan penurunan konsentrasi senyawa pada titik pengamatan dengan variasi koefisien 0,4x10-7 dan 0,6x10-7 memiliki selisih penurunan konsentrasi senyawa mencapai 0,001 %. Semakin besar koefisien Souce berpengaruh pada berkurangnya kecepatan penurunan konsentrasi senyawa dengan variasi koefisien 0,01 dan 0,03 memiliki selisih penurunan konsentrasi senyawa mencapai mencapai 12,6 %, karena kapasitas senyawa yang terangkut oleh aliran semakin kecil. Semakin besar koefisien Sink berpengaruh pada semakin cepatnya penurunan konsentrasi senyawa dengan variasi koefisien 0 dan 0,01 memiliki selisih penurunan konsentrasi senyawa mencapai mencapai 2,3 % karena sebagian unsur senyawa ada yang menguap atau terurai secara biologis
Analisis Perbandingan Jembatan Tipe Parker Dan Tipe Warren Dengan Bentang 50 Meter Herri Purwanto; Gunawan Hariadi
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 1 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i1.1963

Abstract

Jembatan adalah sarana perkembangan ekonomi suatu daerah karena jembatan adalah penghubung dalam segala bidang. Karena jembatan yang memiliki arti dan fungsi sangat penting di suatu daerah untuk melakukan aktifitas dan pekerjaan sehari-hari seperti, perdagangan, sosial, politik dan lain sebagainya. Di Sumatera Selatan banyak digunakan jembatan tipe Warren dan kurang dikembangkan tipe lain, sehingga perlu suatu analisis dengan membandingkan penggunaan tipe jembatan lain, dimana dalam analisis ini digunakan jembatan tipe Parker. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan rasio tegangan, defleksi, dan berat struktur jembatan rangka antara jembatan tipe Parker dengan tipe Warren. Dari hasil analisis didapat pada Jembatan tipe Warren rasio tegangannya 0.376 sedangkan jembatan tipe Parker memiliki rasio tegangan 0.08. Untuk defleksi, jembatan tipe Warren didapat nilai -0.235 lebih kecil dari jembatan tipe Parker yaitu -2.340 sehingga gaya vertikal jembatan tipe Warren lebih kecil dari jembatan tipe Parker. Dari sisi berat kedua tipe jembatan, jembatan tipe Warren sebesar 176.738,93 kg, sedangkan jembatan tipe Parker sebesar 245.634,73 kg, Dari hasil dari analisis ini jembatan tipe Warren memiliki keamanan, kenyamanan konstruksi dan beban yg lebih ringan dibandingkan dengan jembatan tipe Parker
Analisis Manajemen Proyek Pada Pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa Universitas PGRI Palembang Amiwarti Amiwarti; Juni Serlika
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 1 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i1.1964

Abstract

Proyek konstruksi bisa di lakukan berhasil jika proses pelaksanaannya bisa selesai sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Untuk itu di butuhkan sumber daya yang berkualitas, peningkatan mutu yang baik. Proyek yang baik harus di dukung dengan suatu pengendalian proyek yang baik, karena yang terjadi di lapangan belum tentu sesuai dengan apa yang telah di rencanakan. Penjadwalan proyek dengan penjadwalan waktu (time schedule) serta kurva S, dan NWP (Net Work Planning)untuk merencanakan jadwal suatu proyek dengan program Microsoft Project yang pertama harus dilakukan adalah memasukkan data-data seperti jenis kegiatan, durasi, sumber daya dan lain-lain. Dari perencanaan jadwal pada Proyek Pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa Universitas PGRI Palembang dengan menggunakan Microsoft Project pada pekerjaan struktur dapat di percepat 118 hari kerja.
Analisis Kinerja Konsultas Pengawas Pada Proyek jalan Tol Ruas Palembang-Simpang Indralaya (Palindra) Agus Setiobudi
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 1 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i1.1965

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja konsultan pengawas proyek pada jalan Tol Ruas Palembang-Simpang Indralaya (PALINDRA). Metode Penelitian berupa jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan latar alami (natural setting) sebagai sumber data langsung mengenai kinerja konsultan pengawas proyek pada jalan Tol Ruas Palembang-Simpang Indralaya (PALINDRA). Dimana berdasarkan pendapat dari Agus Dharma (2003: 355) ada tiga dimensi dalam mengukur kinerja organisasi yaitu: kuantitas, kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu. Hasil penelitian adalah kinerja konsultan pengawas proyek pada jalan Tol Ruas Palembang-Simpang Indralaya (PALINDRA). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja konsultan pengawas proyek dalam hal pada jalan Tol Ruas Palembang-Simpang Indralaya (PALINDRA) masih belum baik dan masih banyak perlu perbaikan, dimana masih kekurangan dana operasional, proggress kemajuan fisik yang mengalami keterlambatan yang tidak sesuai dengan target, recrument sumber daya manusia yang perlu diperbaiki, masih kurangnya pengawasan yang dilakukan.
Analisis Pengaruh Penaambahan Biji Karet Pada Campuran Beton Terhadap Kuat Tekan Beton K-175 Lindawati MZ
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 1 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i1.1966

Abstract

Beton merupakan bahan konstruksi yang banyak digunakan dalam pembangunan, namun ketersediaan agregat kasar sebagai bahan penyusunnya semakin berkurang karena berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam penggunaan material alternatif yang lebih ramah lingkungan dan ekonomisHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biji karet sebagai substitusi agregat kasar berpengaruh terhadap kuat tekan beton K-175. Pada beton normal (tanpa substitusi biji karet), kuat tekan rata-rata mencapai 17,5 MPa. Dengan penambahan biji karet sebesar 5%, kuat tekan beton menurun menjadi 15,8 MPa, dengan tingkat keberhasilan 90% dibandingkan beton normal. Pada substitusi 10%, kuat tekan beton tercatat 14,9 MPa, dengan keberhasilan 85%. Sementara itu, pada persentase 15%, kuat tekan turun lebih signifikan menjadi 13,1 MPa, dengan tingkat keberhasilan 75%. Meskipun terjadi penurunan kuat tekan, beton dengan substitusi biji karet hingga 10% masih memenuhi standar beton K-175 dan memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan beton konvensional. Selain itu, pemanfaatan biji karet sebagai agregat alternatif dapat mengurangi limbah perkebunan dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, meskipun terdapat penurunan kuat tekan, penggunaan biji karet dalam batas tertentu masih dapat dipertimbangkan, terutama untuk konstruksi ringan atau non-struktural. Kesimpulannya, biji karet dapat menjadi alternatif agregat kasar dengan batas penggunaan yang harus dikontrol agar tetap memenuhi persyaratan teknis dan struktural
Analisa Struktur Gedung SMA Negeri 16 Palembang K. Oejang Oemar
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 1 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i1.1967

Abstract

SMA Negeri 16 Palembang adalah salah satu sekolah yang diminati pelajar untuk mendapatkan dan melanjutkan pendidikannya, khususnya warga sekitar sekolah. Dikarenakan peminatnya yang ingin bersekolah di SMA Negeri 16 Palembang, sementara gedung sekolah masih kurang mencukupi, maka diusulkan dan dilaksanakan pembangunan gedung baru yang terdiri dari 2 lantai. Pada bangunan konstruksi khususnya gedung, seluruh komponen strukturnya harus memiliki kekuatan untuk menahan beban yang dipikul. Suatu bangunan yang dibangun bukan hanya dilihat dari segi artistiknya saja, namun juga dari segi lainnya, dimana yang paling penting adalah ketahanan struktur gedung terhadap beban statis yang direncanakan atau ketahanan struktur terhadap potensi bencana seperti gempa. Dari hasil analisis kolom lantai 1-2, dimensi 250 mm x 250 mm, didapat perhitungan tulangan 8 D16 sementara dilapangan digunakan yaitu 8 D15 dan 4 D10, sehingga struktur kolom lantai 1-2 tersebut aman untuk digunakan.  Balok atap, dimensi 200 mm x 400 mm, didapat perhitungan tulangan 8 D16 sementara dilapangan digunakan 8 D15 dan 4 D10, sehingga struktur balok tersebut aman untuk digunakan. Balok lantai 1-2, dimensi 200 mm x 300  mm, didapat perhitungan tulangan 8 D16, sementara dilapangan digunakan 8 D15 dan 4 D10 sehingga struktur balok lantai 1-2 tersebut aman untuk digunakan
Analisis Penetapan Harga Jual Unit Rumah dengan Metode Analisa Titik Impas (Perumahan Bukit Sentosa Residence dan Griya Revari Indah) Ani Firda; Ahmad Fikri
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i2.2320

Abstract

Dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia khususnya di Kota Palembang, maka kebutuhan masyarakat akan tersedianya sebuah tempat tinggal semakin meningkat. Hal tersebut berdampak pada semakin banyaknya kegiatan konstruksi hunian, terutama perumahan. Penelitian ini memaparkan penetapan harga jual unit rumah. Studi kasus perumahan Bukit Sentosa Residence dan Griya Pesona Borang. Penetapan harga jual dilakukan dengan metode analisa titik impas yang mempertemukan kurva biaya dan kurva permintaan. Berdasarkan analisa tersebut didapat harga jual Rp. 122.397.934,- untuk perumahan Bukit Sentosa Residence dan Rp. 120.736.618,- untuk perumahan Griya Revari Indah.
Analisis Tebal Perkerasan Jalan Rigid di Kecamatan Sinar Peninjauan Rachardi Rachardi; Reffanda Kurniawan
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i2.2321

Abstract

Jalan merupakan akses yang utama dalam mendukung kelancaran transportasi. Untuk itu konstruksi jalan yang baik merupakan prioritas utama. Salah satu upaya yag dilakukan dengan menganalisis Tebal Perkerasan Jalan Rigid di Kecamatan Sinar Peninjauan. Data - data yang di kumpulkan berdasarkan hasil  survey dilapangan dengan menghitung volume Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR), Kapasitas Jalan dan Studi Pustaka, dilakukan tiap satuan per jam untuk tiap-tiap jenis kendaraan dan volume jam sibuk, misalnya jam sibuk pagi,siang,dansore.Dalam pengumpulan data Analisa Tebal Perkerasan Jalan Rigid di Kecamatan Sinar Peninjauan, Berdasarkan jumlah lajur dan jalur jalan yang ada dikawasan studi, tipe jalan 1 jalur 2 lajur 2 arah, lebar jalur efektif 5 meter.Berdasarkan analisa dan pembahasan, didapat data Lalu Lintas Harian Rata- Rata (LHR) dijalan Kecamatan Sinar Peninjauan tahun 2016 adalah 1628 kendaraan/hari/2 jalur 2 arah, tebal perkerasan 18 cm, tulangan memanjang yang dipakai Ø14-100 mm untuk tulangan melintang dipakai Ø12-300 mm. Untuk peningkatan kualitas jalan sebaiknya menggunakan bahan yang memenuhi standar Bina Marga dan dapat menghasilkan jalan yang kuat, nyaman dalam berkendara.
Analisis Pembuatan Job Mix Formula Asphalt Concrete Binder (AC BC) di Pembangunan Jalan Tol Palembang – Simpang Indralaya (Palindra) Agus Setiobud
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i2.2322

Abstract

Kadar aspal optimum pada lapis Asphalt Concrete Binder Course (AC BC) dimana dalam pembuatan dilakukan di Laboratorium Aspal untuk membuat Job Mix Formula (JMF) di Proyek Tol Palindra. Dimulai dari pemeriksaan propertis bahan bitumen 60/70 dan agregatnya. Percobaan dilanjutkan dengan membuat sample berbagai variasi campuran kadar Asphalt Concrete Binder Course (AC BC) mulai dari 4%, 4,5%, 5,0%, 5.5%, 6% dan 6,5% dari hasil penelitian tersebut diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5.3%. Selain itu, pemakaian kadar aspal optimum 5.3%, juga harus memperhatikan sifat agregat terdiri dari Abu batu, agregat ukuran 10-10 mm (Mediun Aggregat) dan 10-20 mm (Coarse Aggregat) yang semua berasal dari Ciwandan Merak Banten yang disediakan oleh PT. Diaz, dimana agregat diatas memiliki penyerapan rata-rata sebesar 1,5% yang berarti daya penyerapan terhadap aspal terlewat pada batas maksimal yang diijinkan, yaitu sebesar 1.2%. Kadar aspal optimum pada lapis Asphalt Concrete Binder Course (AC BC) dalam pembuatan proses pembuatan Job Mix Formula (JMF) di Proyek Tol Palindra diperoleh sebesar 5.3% dengan pengujian karakteristik Marshall test pada Kadar Aspal Optimum 5,3% didapat nilai density diperoleh sebesar 2,285 gr/cc, nilai VMA (Void in Mineral Aggregat) sebesar 15,18%, nilai VFB (Void Filled Bitumen) sebesar 69,86%, nilai VIM (Void In Mix) sebesar 4,57%, nilai Stabilitas Marshall sebesar 1314,25 kg, nilai Flow (kelelehan) sebesar 3,45 mm dan nilai Marshall Quotient diperoleh sebesar 254,04 kg/mm