cover
Contact Name
Edy Surya
Contact Email
karismatikajurnal@gmail.com
Phone
+6281375981535
Journal Mail Official
edysurya@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal KARISMATIKA
ISSN : 24430366     EISSN : 25280279     DOI : https://doi.org/10.24114/jmk.v613
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi/Terapan memuat tentang artikel ilmiah hasil penelitian dan kajian konseptual bidang informatika, statistik, matematika dan aplikasi atau terapan. Topik utama yang diterbitkan mencakup: 1. Informatika Meliputi Ilmu dan Teknologi Informasi, Sistem Multimedia, Kecerdasan Komputasi, dan lain-lain 2. Statistik Meliputi ilmu statistik dan terapan stistik pada kehidupan sehari-hari 3. Matematika Meliputi Analisis, aljabar, geometri, topologi, pendekatan simulasi numerik (analiss numerik, control optimal, masalah antrian, optimasi, matematika keuangan, biomatematika, matematika industry, dan lainnya. 4. Aplikasi atau Terapan Pendidikan Penelitian Pendidikan, penelitian Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menjadi perhatian semua kehidupan manusia, termasuk dalam pendidikan. Ketika semua siswa menggunakan teknologi, pendidikan harus menjadi yang pertama untuk memanfaatkannya demi efektivitas dan daya tarik. 5. Ethnomatika Ethnomatika adalah studi tentang hubungan antara matematika dan budaya. Dalam pemahaman yang lebih dalam, ethnomathematics mengacu pada matematika yang dipraktikkan oleh anggota kelompok budaya yang berbagi pengalaman dan praktik yang sama dengan matematika yang bisa dalam bentuk yang unik. Budaya memberikan konteks yang beragam dan menarik dalam pembelajaran matematika untuk dibahas. Oleh karena itu, ruang lingkup etnomatematika adalah bagian penting dari fokus dan ruang lingkup jurnal. 7. Dan lain-lain (konseptual dan hasil Penelitian)
Articles 137 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DI KELAS VII SMP NEGERI 6 MEDAN Romauli Sinambela .; Hasratuddin . .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2019): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v5i1.24380

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan keefektifan perangkat pembelajaran yang dikembangkan melalui pendekatan matematika realistik, (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang diberi pembelajaran matematika realistik menggunakan perangkat yang dikembangkan, (3) menemukan perangkat pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Jenis penelitian ini  adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model Thiagarajan, Semmel dan Semmel yaitu model 4-D (define, design, develop dan disseminate). Karena keterbatasan peneliti, penelitian yang dilakukan hingga tahap develop. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-H pada Uji Coba I dan siswa kelas VII-F pada Uji Coba II di SMP Negeri 6 Medan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar penilaian RPP dan LKS untuk mengukur kevalidan, tes kemampuan pemahaman konsep, angket respon siswa dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria keefektifan dengan: a) ketuntasan belajar secara klasikal telah melebihi batas minimal yaitu pada uji coba I sebesar 88,57% dan pada uji coba II sebesar 91,18%, b) ketercapaian indikator/ketuntasan tujuan pembelajaran  telah   tercapai untuk setiap indikator  pada uji coba I  dan uji coba II, c) respon siswa terhadap pembelajaran positif pada uji coba I sebanyak 48,6% siswa merespon dengan kategori sangat baik dan sebanyak 51,4% siswa merespon dengan kategori baik dan pada uji coba II sebanyak 47,05% siswa merespon dengan kategori sangat baik dan sebanyak 52,95% merespon dengan kategori baik, dan d) waktu pembelajaran tidak melebihi pembelajaran biasa yaitu waktu sama dengan pembelajaran biasa pada uji coba I dan uji coba II; (2) kemampuan pemahaman konsep matematis siswa mengalami peningkatan yaitu  nilai rata-rata kemampuan pemahaman konsep pada uji coba I sebesar 81,6 meningkat sebesar 4,25 menjadi 85,85 pada uji coba II dan banyak siswa yang tuntas pada uji coba I 88,57% meningkat sebesar 2,61% menjadi 91,18% pada uji coba II; dan (3) karakteristik perangkat pembelajaran berupa LKS yang efektif antara lain: a) memuat masalah kontekstual yang responsif terhadap budaya anak, b) tidak menggunakan kalimat panjang, c) memuat gambar, dan d) jawaban permasalahan pada LKS tidak harus tunggal. Secara keseluruhan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat perangkat pembelajaran berupa RPP dan LKS yang dikembangkan adalah efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.Kata Kunci : Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Pendekatan Matematika Realistik, Pemahaman Konsep Matematis  ABSTRACT  This study aims to: (1) describe the effectiveness of learning tools developed through realistic mathematical approaches, (2) to describe the improvement of students' mathematical concepts comprehended by realistic mathematics learning using developed tools; (3) finding effective learning tools in enhancing capability understanding of students' mathematical concepts. The type of this research is development research which refers to Thiagarajan, Semmel and Semmel model that is 4-D model (define, design, develop and disseminate). Due to the limitations of researchers, the research is undertaken to the stage of develop. The subjects of this study are the students of class VII-H on Trial I and VII-F students in Trial II in SMP Negeri 6 Medan. The research instruments used are RPP and LKS assessment sheets to measure validity, concept comprehension skills test, student response questionnaire and observation sheet of learning implementation. The result of the research shows that: (1) learning tools developed have fulfilled the criteria of effectiveness by: a) learning completeness classically has exceeded the minimum limit that is in the first test of 88.57% and in trial II of 91.18%, b ) Achievement of indicator / completeness of learning objectives has been achieved for each indicator on trial I and trial II, c) student's response to positive learning in experiment I as much as 48,6% student respond with very good category and 51,4% student Responded well and 47.05% of the students responded with very good category and 52.95% responded with good category, and d) the learning time did not exceed ordinary learning that is the same time as the regular learning on trial I And trial II; (2) the students' understanding of mathematical concept improved, the mean of concept comprehension ability in experiment I was 81,6 increased by 4,25 to 85,85 in trial II and many students were completed in experiment I 88, 57% increased by 2.61% to 91.18% in trial II; And (3) learning tool characteristics in the form of effective LKS include: a) containing contextual issues that are responsive to the child's culture, b) not using long sentences, c) loading pictures, and d) problem answers on LKS should not be single. Overall the results of this study indicate that learning device tools in the form of RPP and LKS developed are effective in improving students' mathematical concepts. Keywords:    Learning Device Development, Realistic Mathematical Education, Understanding     Mathematical Concept.
OPTIMASI BIAYA DISTRIBUSI BERAS MISKIN (RASKIN) DENGAN MENGGUNAKAN METODE STEPPING STONE PADA PERUM BULOG SUB DIVRE MEDAN Roy Marthin Sianturi; Nerli Khairani .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 2 (2019): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v5i2.24511

Abstract

keunggulan kompetitif yang sangat penting bagi industri. Distribusi yang tidak tepat akan berdampak besar pada semua aspek dalam perusahaan. Jumlah yang sesuai dan waktu yang tepat merupakan titik krusial dalam distribusi. Perum BULOG Sub Divre Medan sebagai wakil pemerintah Sumatera Utara dalam melakukan pemerataan dan distribusi beras, tentunya harus memperhatikan pola distribusi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi biaya distribusi beras miskin (RASKIN) pada Perum BULOG Sub Divre Medan dengan menggunakan metode Stepping Stone dari lima gudang perusahaan menuju enam kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Utara. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa penerapan metode transportasi dengan menggunakan metode Stepping Stone dapat menghemat biaya transportasi pada Perum BULOG Sub Divre Medan dari Rp 954.283.688,22 menjadi Rp 949.385.894,9 sehingga menghemat biaya sebesar Rp 4.897.793,32. Kata kunci: Metode Stepping Stone. ABSTRACT The ability to manage a good distribution network is very important for the industry. Improper distribution will have a big impact on all companies. The appropriate amount and the right time is a crucial point in distribution. Medan Sub Division of BULOG Sub Division as the representative of the North Sumatra government in the distribution and distribution of rice, in accordance with the optimal distribution pattern. This study aims to optimize the cost of distributing poor rice (RASKIN) in the Medan Sub Division of BULOG by using the Stepping Stone method from the five warehouse companies to six districts and cities in North Sumatra. Based on the results of this study, it was found that the method of transportation using the Stepping Stone method can save transportation costs in the Medan Sub-Division BULOG from Rp. 954,283,688.22 to Rp. 949,385,894.9, thus saving costs of Rp. 4,897,793.32. Keywords: Stepping Stone Method
PERBEDAAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN GROUP INVESTIGATION DENGAN BANTUAN MEDIA WINGEOM Ridwan . Mukhlis; Martua . Manullang
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 2 (2019): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v5i2.23427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran Discovery Learning lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) di kelas VIII SMP Negeri 38 Medan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Semester genap SMP Negeri 38 Medan dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-2 dan kelas VIII-10 sebanyak 74 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran matematis dalam bentuk uraian. Dari hasil penelitian dimana kelas eksperimen I dengan model pembelajaran Discovery Learning dan kelas eksperimen II dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) diperoleh nilai rata-rata selisih posttest-pretest kelas eksperimen I sebesar 19,2 dan nilai rata-rata selisih posttest-pretest kelas eksperimen II sebesar 15,22. Hasil uji t pihak kanan dengan dk = 72 dan  = 0,05, diperoleh thitung = 2,0089 dan ttabel = 1,668 sehingga thitung > ttabel yaitu 2,0089 > 1,668 maka Ha diterima, dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran Discovery Learning lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) di SMP Negeri 38 Medan. Kata Kunci : Discovery Learning, Group Investigation, Penalaran MatematisAbstractThe purpose of this research is to know that reasoning mathematics ability student who are taught by Discovery Learning model is higher than student whoare taught by Group Investigation (GI) in grade VIII SMP Negeri 38 Medan. This is quasi eksperiment research. The population of this research is all students in Grade VIII even semester SMP Negeri 38 Medan and the sample are students in VIII-2 and students in VIII-10 as many as 74 students. The instrument used is a test of mathematical reasoning ability in the form of a description. From the result of the research where the experimental class I with the learning model of Discovery Learning and the second experiment class with Group Investigation study model (GI) obtained the average value of posttest-pretest experimental class I score of 19.2 and the mean posttest-pretest grade Experiment II of 15.22. The result of right side t test with dk = 72 and  = 0,05 obtained tcount = 2,0089 and ttable = 1,668 so thitung> ttable is 2,0089> 1,668 then Ha accepted, thus obtained conclusion that student's mathematical reasoning ability Taught by learning model Discovery Learning is higher than students who are taught by Group Investigation model (GI) in SMP Negeri 38 MedanKeywords: Discovery Learning, Group Investigation, reasoning mathematics
PENGEMBANGAN LEMBAR AKTIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC BERBANTUAN GEOGEBRA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 1 TG. MORAWA Lia Fidlatin Lubis; Erlinawaty Simanjuntak .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 6, No 1 (2020): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v6i1.24627

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui efektivitas lembar aktivitas siswa yang dikembangkan menggunakan pendekatan scientific berbantuan GeoGebra, (2) Mengetahui peningkatan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa terhadap lembar aktivitas siswa yang dikembangkan dengan pendekatan scientific berbantuan GeoGebra, (3) Mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan lembar aktivitas siswa yang dikembangkan dengan pendekatan scientific berbantuan GeoGebra. Jenis pengembangan yang dilakukan adalah pengembangan model 4-D (Four D Model) yang dikemukakan Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang telah dimodifikasi terdiri dari tiga tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (develop). Teknik analisis data dalam pengembangan lembar aktivitas siswa digunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) efektivitas lembar aktivitas siswa yang dikembangkan menggunakan pendekatan scientific berbantuan GeoGebra dalam upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis disimpulkan berdasarkan pada: (a) ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 39,42 dan (b) Aketercapaian indikator berada pada kriteria batasan keefektifan; (2) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa terhadap lembar aktivitas siswa yang dikembangkan menggunakan pendekatan scientific yaitu diketahui dari rata-rata peningkatan kemapuan pemecahan masalah matematis pada ujicoba lapangan yaitu 79,41%; (3) Respon siswa terhadap komponen dan kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan scientific berbantuan GeoGebra adalah positif. ABSTRACT The objectives of this research were: (1) to know the effectiveness of student activity sheets developed using GeoGebra-assisted scientific approach, (2) to know the improvement of students' mathematical problem solving ability to student activity sheet developed with geoGebra assisted scientific approach, (3) to know students' response to learning using student activity sheet developed with GeoGebra-assisted scientific approach. The study used the 4-D model (Four D Model) proposed by Thiagarajan, Semmel and Semmel which has been modified consisting of three stages: define, design stage, and development stage. It used  descriptive statistical analysis techniques to analyse the data in the development of student activity sheet. The result of the research showed that: (1) the effectiveness of student activity sheet developed using GeoGebra-assisted scientific approach in an effort to improve the problem solving ability of mathematics was concluded based on: (a) student's learning completeness was 39,42  and (b) the achievement of indicator was on the criterion of effectiveness limitation ; (2) improvement of students' mathematical problem solving ability to student activity sheet developed using scientific approach that was known from the average of the increase of capability of mathematical problem solving on field trial was 79,41%; (3) Student response to component and learning activity using GeoGebra assisted scientific approach was positive.
PENYELESAIAN VEHICLE ROUTING PROBLEM DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA TABU SEARCH UNTUK MENENTUKAN RUTE DISTRIBUSI YANG OPTIMAL (STUDI KASUS DI PT. EXPRAVET NASUBA) Hanifah Aisyah .; Faiz Ahyaningsih .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2019): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v5i1.24381

Abstract

This research was conducted at PT. Expravet Nasuba which is a livestock and fisheries company one of them is the sale of fish fillet. So far the problems experienced by the company are the high total shipping costs and not optimal travel time. Problems with shipping route arrangements for this company can be classified in the VRP. VRP or called Vehicle Routing Problem is a problem of the distribution of stuff/products. The purpose of VRP is to get maximum possible profit by determining distance, travel time, and transportation costs. VRP is an NP-Hard problem that is difficult to resolve and requires a long computing time. Therefore is used heuristic algorithm design, namely taboo search algorithm to resolve VRP problems. The VRP analysis results show that the product distribution journey of Mitsubishi Colt Diesel 110ps does not exceed the specified vehicle capacity, this serves to avoid product defects due to excess cargo in the vehicle box. By using the tabu search algorithm the fulfillment of the objective function of the VRP results in a route with a minimum delivery time than the current route of the company. There was a decrease in the percentage of 5,1% distance, 4,7% travel time, and 2,2% in transportation costs.Keywords: Transport, Heuristics, Tabu Search, Vehicle Routing Problem.  AbstrakPenelitian ini dilakukan di PT. Expravet Nasuba yang merupakan perusahaan di bidang pertenakan dan perikanan salah satunya penjualan ikan fillet. Selama ini permasalahan yang dialami perusahaan adalah total biaya pengiriman yang tinggi dan waktu tempuh yang belum optimal. Permasalahan pengaturan rute pengiriman pada perusahaan ini dapat digolongkan dalam VRP. VRP atau disebut Vehicle Routing Problem merupakan permasalahan pendistribusian barang/produk. Tujuan dari VRP yaitu memperoleh keuntungan semaksimal mungkin dengan  menentukan jarak, waktu tempuh, serta biaya transportasi. VRP merupakan permasalahan NP-Hard sehingga sulit untuk diselesaikan dan membutuhkan waktu komputasi yang lama. Oleh karena itu digunakan perancangan algoritma heuristik, yaitu algoritma tabu search untuk menyelesaikan permasalahan VRP. Hasil analisis VRP menunjukkan bahwa perjalanan distribusi produk dari kendaraan Mitshubishi Colt Diesel 110ps tidak melebihi kapasitas kendaraan yang telah ditentukan, hal ini berfungsi untuk menghindari kecacatan produk akibat berlebihnya muatan dalam box kendaraan. Dengan menggunakan algoritma tabu search terpenuhinya fungsi tujuan dari VRP yang menghasilkan rute dengan waktu dan total biaya pengiriman yang lebih minimum daripada rute perusahaan saat ini. Terjadi persentase penurunan pada jarak tempuh 5,1%, waktu tempuh 4,7%, dan 2,2% pada biaya transportasi. Kata kunci: Transportasi, Heuristik, Tabu Search, Vehicle Routing Problem.
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK-PAIR-SHARE DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION Rini Ulul Azizah; E Elvis Napitupulu
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 3 (2019): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v5i3.24582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif Think-Pair-Share lebih tinggi dari yang diajar menggunakan Student Teams Achievement Division. Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan penelitian “Posttest Only Control Group Design” dengan melibatkan sampel sebanyak 71 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematik. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Liliefors, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif Think-Pair-Share lebih tinggi dari yang diajar menggunakan Student Teams Achievement Division  Kata kunci: pembelajaran kooperatif, Think-Pair-Share, Student Teams Achievement Division kemampuan pemecahan masalah matematik Abstract The aim of this research is to investigate whether the mathematical problem solving abilities of students taught using cooperative learning Think-Pair-Share model are higher than taught using Student Teams Achievement Division. This experimental research used “Posttest Only Control Group Design” involving 71 students. The instrument used in this research was mathematical problem solving ability test. The data obtained were analyzed by a Liliefors test, F-test, and t-test. The result of this research indicated that the mathematical problem solving abilities of students taught using cooperative learning Think-Pair-Share model are higher than taught using Student Teams Achievement Division  Keywords: cooperative learning,  Think-Pair-Share,   Student Teams    Achievement                    Division, mathematical problem solving ability
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN SCIENTIFIC BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA PADA MATERI SEGIEMPAT SMP CERDAS MURNI TEMBUNG Rini Mega Silvia Sinamo; Tiur Malasari Siregar
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2019): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v5i1.24361

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pendekatan pembelajaran scientific berbantuan software GeoGebra sehingga dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII-1 SMP Cerdas Murni Tembung yang berjumlah 31 siswa. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dilihat dari hasil tes siswa yang meningkat baik tiap indikator maupun secara keseluruhan. Pada siklus I persentase kemampuan siswa dalam memahami masalah mencapai 86,21% dengan kategori “tinggi”, persentase kemampuan siswa merencanakan strategi pemecahan masalah mencapai 77,57% dengan kategori “Sedang”, persentase kemampuan siswa menyelesaikan masalah mencapai 67,24%  dengan kategori “rendah”, persentase kemampuan siswa dalam menafsirkan solusi/ mengecek kembali mencapai 50,00% dengan kategori “sangat rendah”. Serta persentase rata-rata skor pemecahan masalah secara keseluruhan mencapai 70,03% dengan kategori “sedang”. Sedangkan pada siklus II persentase kemampuan siswa dalam memahami masalah mencapai 96,55% dengan kategori “sangat tinggi”, persentase kemampuan siswa merencanakan strategi pemecahan masalah siswa mencapai 82,76% dengan kategori “tinggi”, persentase kemampuan siswa menyelesaikan masalah mencapai 75,86% dengan kategori “Sedang”, persentase kemampuan siswa dalam menafsirkan solusi/ mengecek kembali mencapai 70,69% dengan kategori “Sedang”. Sedangkan persentase rata-rata skor pemecahan masalah secara keseluruhan mencapai 81,03% dengan kategori “Tinggi”. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran scientific berbantuan software GeoGebra dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Kata kunci : Kemampuan pemecahan masalah, pendekatan pembelajaran scientific, dan GeoGebra.    ABSTRACT This study aims to find out how to apply the scientific learning approach assisted by the GeoGebra software so that it can improve student’s mathematical problem solving abilities. The type of research used is classroom action research consisting of two cycles. The subjects in this study were all students of class VII-1 of SMP Cerdas Murni Tembung, totaling 31 students. Data was collected through tests and observations. Data analysis techniques use descriptive statistics. The results of the study showed an increase in student’s mathematical problem solving abilities which were seen from the student’s test results which increased both each indicator and overall. In the first cycle the percentage of student’s ability in understanding the problem reached 86.21% with the "high" category, the percentage of student’s ability to plan problem solving strategies reached 77.57% with the category "Medium", the percentage of student’s ability to solve problems reached 67.24% with categories "Low", the percentage of student’s ability to interpret solutions/check back reaches 50.00% with the "very low" category. As well as the average percentage of problem solving scores overall reached 70.03% with the category "medium". While in cycle II the percentage of student’s ability in understanding the problem reached 96.55 with the "very high" category, the percentage of student’s ability to plan student problem solving strategies reached 82.76% with the "high" category, the percentage of student’s ability to solve problems reached 75.86% with the "Medium" category, the percentage of student’s ability to interpret solutions/check back reaches 70.69% with the "Medium" category. While the percentage of the average problem solving score reached 81.03% with the "High" category. It can be concluded that learning using the scientific learning approach assisted by the GeoGebra software can improve student’s mathematical problem solving abilities. Keywords: Problem solving ability, scientific approach, and GeoGebra
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MTS ISLAMIYAH GUPPI MEDAN Rizkia Aprilia Utami; Marojahan Panjaitan .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 6, No 2 (2020): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v6i2.24636

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah pada materi pecahan di kelas VII. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Swasta GUPPI yang berjumlah 28 orang. Objek penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis siswa dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam pembelajaran matematika pada materi pecahan. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan pada setiap akhir siklus peneliti memberikan sebuah tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan analisis data setelah pemberian tindakan pada siklus I diperoleh sebanyak 1 siswa (3,57%) memiliki kemampuan berpikir sangat kritis, 5 siswa (17,85%) yang memiliki kemampuan kritis, 11 siswa (39,29%) yang memiliki kemampuan cukup kritis dan 11 siswa (39,29%) berada pada kategori tidak kritis. Dari hasil tersebut terlihat bahwa 17 siswa (60,71%) dari 28 siswa telah mencapai standar berpikir kritis yang ditargetkan, yaitu siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 dengan nilai rata-rata kelas adalah 65,93. Kemudian setelah diberikan siklus II diperoleh peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Dari hasil analisis kemampuan berpikir kritis setelah dilakukan siklus II diperoleh sebanyak 10 siswa (35,71%) memiliki kemampuan sangat kritis, 9 siswa (32,14%) memiliki kemampuan kritis, 5 siswa (17,85%) memiliki kemampuan cukup kritis dan 4 siswa (14,30%) berada dalam kategori tidak kritis. Dari hasil tersebut terlihat bahwa terdapat 24 siswa yang mencapai standar berpikir kritis yang ditargetkan, yaitu siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 dan nilai rata-rata kelas 83,24 sehingga kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII tergolong kritis. Berdasarkan uraian-uraian di atas disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dapat meningkat dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah pada materi pecahan.  Abstract The category of this research is a Classroom Action Research (CAR) which aims to improve student’s critical thinking skills in mathematics learning by applying the Problem Based Learning model for fractions subject in class VII. The subjects in this study were VII grade students of GUPPI MTs in Medan which numbered 28 people. The object of this research is the students' critical thinking ability by applying the Problem Based Learning model in mathematics learning to fraction material. This study consisted of 2 cycles while at the end of each cycle the researcher creates a test to measure students critical thinking skills. Based on data analysis after conducting the action on the first cycle, there were 1 student (3.57%) having a very critical thinking skills, 5 students (17.85%) who had the critical abilities, 11 students (39.29%) who had the sufficient ability critical and 11 students (39.29%) were in the uncritical category. From these results, it can be seen that 17 students (60.71%) out of 28 students have reached the standard of critical thinking that is targeted, namely students who get a value of ≥ 70 with a class average value of 65.93. Furthermore, the second cycle exhibits an increment on students critical thinking skills. Based on the results, the analysis of critical thinking skills after the second cycle was showed 10 students (35.71%) had higher critical abilities, 9 students (32.14%) had normal critical abilities, 5 students (17.85%) had lower critical abilities and 4 students (14.30%) had the uncritical category. From these results, it can be seen that there are 24 students who have the target of critical thinking which had been targeted, namely students who got a value of ≥ 70 and a class average value of 83.24 which leads to the critical thinking skills of class VII students are classified as critical. Based on the descriptions above, it can be concluded that students critical thinking skills could be improved by applying the Problem Based Learning model for fractions subject.
APLIKASI METODE SAVING HEURISTIC DALAM PENGOPTIMALAN RUTE DISTRIBUSI PRODUK WHOLE CHICKEN DI PT. EXPRAVET NASUBA Vivi Milan N; Faiz Ahyaningsih .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 4, No 2 (2018): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v4i2.24486

Abstract

Vehicle Routing Problem (VRP) merupakan suatu permasalahan yang berhubungan dengan penentuan rute optimal yang melibatkan lebih dari satu kendaraan dengan memperhatikan kendala yang ada dalam melayani sejumlah customers dengan jumlah permintaan yang telah diketahui sebelumnya. Salah satu variasi dari VRP adalah capacited vehicle routing problem (CVRP), dimana kapasitas kendaraan yang digunakan sebagai kendala yang dihadapi. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menjelaskan penggunaan model CVRP dalam pembentukan rute distribusi produk whole chicken di PT. Expravet Nasuba yang diselesaikan dengan menggunakan metode Clarke and Wright Heuristic atau yang juga dikenal dengan saving heuristic. Saving heuristic merupakan metode yang memperhitungkan penghematan jarak (saving) yang mucul dari penggabungan dua customers kedalam sebuah rute. Pengalokasian customers ke dalam rute didasarkan pada urutan nilai penghematan yang diperoleh. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan dalam menyelesaikan permasalahan CVRP menggunakan metode saving heuristic diperoleh rute usulan distribusi dengan total jarak tempuh kendaraan yaitu 227,781 km. Sedangkan total jarak tempuh kendaraan perusahaan saat ini adalah 315,525 km. Rute usulan yang dihasilkan memberikan penghematan jarak sebesar 87,744 km atau 27,8% dari total jarak tempuh yang dimiliki perusahan.Kata kunci: capacited vehicle routing problem(CVRP), rute distribusi, saving heuristic.ABSTRACT Vehicle Routing Problem (VRP) is a problem related to optimal route determination involving more than one vehicle taking into account the existing constraints in servicing a number of customers with the number of previously known requests. One variation of VRP is the capacited vehicle routing problem (CVRP), in which the capacity of the vehicle is used as the constraint encountered. The purpose of this paper is to explain the use of CVRP model in the formation of distribution route of whole chicken products at PT. Expravet Nasuba completed by Clarke and Wright Heuristic method or also known as saving heuristic. Saving heuristic is a method that takes into account the saving savings that come from merging two customers into a route. The allocation of customers into the route is based on the sequence of savings values obtained. Based on calculations done in solving CVRP problems using saving heuristic method obtained the proposed distribution route with the total vehicle mileage of 227.781 km. While the total vehicle mileage of the company today is 315.525 km. The resulting proposed route provides a saving of 87.744 km or 27.8% of the company's total mileage.Keywords: capacited vehicle routing problem(CVRP), rute distribusi, saving heuristic.
PELABELAN TOTAL SISI AJAIB PADA GRAF CYCLE Sonil Surya Hati Gultom; Mulyono . .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 2 (2019): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v5i2.24597

Abstract

Pelabelan total sisi ajaib pada sebuah graf  adalah pemetaan satu-satu dari ) ke bilangan asli  dimana | dan  sedemikian sehingga untuk setiap sisi  berlaku  untuk setiap konstanta ajaib . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah pelabelan total sisi ajaib berlaku pada graf cycle, mengetahui bagaimana rentang nilai konstanta ajaib yang terbentuk dalam pelabelan total sisi ajaib pada graf cycle, dan mengetahui cara memberikan label sisi dan titik pada graf cycle untuk nilai konstanta ajaib . Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan. Penelitian yang dilakukan didalam Perpustakaan untuk mengumpulkan data dan informasi.Pengumpulan data dan informasi tersebut tersebut dilakukan dengan bantuan bermacam material yang terdapat diruang perpustakaan seperti buku-buku dan dokumen yang ada. Dari hasil penelitian ini diperoleh pelabelan total sisi ajaib pada graf cycle , melalui perhitungan dasar dengan mempertimbangkan struktur graf cycle diperoleh rentang nilai konstanta ajaib  yaitu untuk  ganjil adalah  dan untuk  genap adalah  .Kata kunci: Pelabelan total sisi ajaib, Graf cycle.Abstract Edges magic labeling on graph  is one-to-one mapping of  into the natural constant , where , where v = | G | and  such that for each edge  apply  for each magic constant . Purpose this study to find out if the total labeling edge of miraculous effect on cycle graph, knowing how a magic numbers of value range formed in the magic edge of the total labeling on  cycle graph, and know how to provide the label edge and a vertex on the graph cycle to magic constants . Research methods used are the ordinary method. Research conducted in the library to collect data and information. The information and data collection is done with the help of various kinds of materials contained in the room such as library books and documents. From the results of this research obtained the magic edge of the total labeling on cycle graph , through basic calculations taking into account the structure of the cycle graph obtained magic constant  range is for  odd is   and for n even is . Keyword: Total Magic Edge Labellings, Cycle Graph.

Page 10 of 14 | Total Record : 137