cover
Contact Name
Edy Surya
Contact Email
karismatikajurnal@gmail.com
Phone
+6281375981535
Journal Mail Official
edysurya@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal KARISMATIKA
ISSN : 24430366     EISSN : 25280279     DOI : https://doi.org/10.24114/jmk.v613
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi/Terapan memuat tentang artikel ilmiah hasil penelitian dan kajian konseptual bidang informatika, statistik, matematika dan aplikasi atau terapan. Topik utama yang diterbitkan mencakup: 1. Informatika Meliputi Ilmu dan Teknologi Informasi, Sistem Multimedia, Kecerdasan Komputasi, dan lain-lain 2. Statistik Meliputi ilmu statistik dan terapan stistik pada kehidupan sehari-hari 3. Matematika Meliputi Analisis, aljabar, geometri, topologi, pendekatan simulasi numerik (analiss numerik, control optimal, masalah antrian, optimasi, matematika keuangan, biomatematika, matematika industry, dan lainnya. 4. Aplikasi atau Terapan Pendidikan Penelitian Pendidikan, penelitian Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menjadi perhatian semua kehidupan manusia, termasuk dalam pendidikan. Ketika semua siswa menggunakan teknologi, pendidikan harus menjadi yang pertama untuk memanfaatkannya demi efektivitas dan daya tarik. 5. Ethnomatika Ethnomatika adalah studi tentang hubungan antara matematika dan budaya. Dalam pemahaman yang lebih dalam, ethnomathematics mengacu pada matematika yang dipraktikkan oleh anggota kelompok budaya yang berbagi pengalaman dan praktik yang sama dengan matematika yang bisa dalam bentuk yang unik. Budaya memberikan konteks yang beragam dan menarik dalam pembelajaran matematika untuk dibahas. Oleh karena itu, ruang lingkup etnomatematika adalah bagian penting dari fokus dan ruang lingkup jurnal. 7. Dan lain-lain (konseptual dan hasil Penelitian)
Articles 137 Documents
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS SMA NEGERI 1 BATANG KUIS Eva Evelina Lubis; Asmin . .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2019): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v5i1.24362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) lebih tinggi daripada tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku di kelas X SMA Negeri 1 Batang Kuis. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah keseluruhan siswa 124 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan mengambil 2 kelas dari 4 kelas yaitu kelas eksperimen 1 yang berjumlah 32 orang dan kelas eksperimen 2 yang berjumlah 32 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa adalah tes kemampuan pemecahan masalah yang telah divalidasi dalam bentuk uraian. Dari hasil penelitian yang diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen 1 dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan kelas eksperimen 2 dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 1 sebesar 82,75 dan nilai rata-rata kelas eksperimen 2 sebesar 76,9375. Hasil uji t pihak kanan dengan dk = 62 dan  = 0,05, diperoleh thitung = 1,8450 dan ttabel = 1,6697 sehingga thitung > ttabel yaitu 1,8450 > 1,6697 maka Ha diterima, dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan model pembelajaran TGT lebih tinggi dari model pembelajaran STAD pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku Kata Kunci : Model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dan Student Teams Achievement Divisions (STAD), Pemecahan Masalah MatematisABSTRACT This study aims to see that the mathematical problem solving abilities using Teams Games Tournament (TGT) model is higher than Student Teams Achievement Divisions (STAD) on trigonometric comparison material on right triangle in class X SMA Negeri 1 Batang Kuis.. The research is a quasi-experiment. The population in this study were all students of class X IPA consisting of 4 classes with a total of 124 students. Sampling was done by purposive sampling by taking two classes of 4 classes that is experiment class 1 which amounted to 32 people and experiment class 2 which amounted to 32 people. The instrument used to determine the ability of students' mathematical problem solving is problem-solving ability test has been validated in a narrative form. The research results are given different treatment, the experimental class 1 with cooperative learning model type TGT and experimental class 2 with the model of cooperative learning type STAD obtained by the average value of the experimental class 1 at 82,75 and the average value of the experimental class 2 amounted to 76,94. T test results with the right hand and dk = 62 (= 0.05, obtained t count = 1,8450 and so t table = 1,6697 so t count > t table is 18450> 1,6697 so Ha is received, thus we concluded the conclusion that the ability Mathematical problem solving using TGT learning model is higher than STAD learning model on trigonometric comparison material on right triangle. Keywords : Problem Based Learning and Inquiry model, Mathematics problem-solving
PENERAPAN ALGORITMA APRIORI PADA STRATEGI PENJUALAN DI GIANT Irma Faujiah Jannah; Abil Mansyur .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 7, No 1 (2021): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v7i1.24646

Abstract

Giant merupakan gerai yang menjual berbagai produk makanan, minuman dan barang kebutuhan lainnya tersedia untuk memenuhi kebutuhan konsumen sehari-hari. Maraknya keberadaan supermarket di Medan membuat pihak manajemen ingin melakukan kebijakan-kebijakan untuk meningkatkan penjualan. Salah satu kebijakannya dengan merancang discount untuk pembelian suatu kombinasi produk tertentu. Untuk melakukan hal tersebut harus diketahui kombinasi produk apa yang diminati oleh pelanggan, salah satu caranya dengan teknik asosiasi menggunakan Algoritma Apriori untuk menghasilkan aturan-aturan asosiasi. Aturan asosiasi ini akan memberikan informasi mengenai kombinasi produk yang diminati oleh pelanggan, sehingga pihak manajemen dapat melakukan kebijakan-kebijakan untuk menarik para pelanggan berbelanja di supermarketnya. Kata kunci: Data Mining, aturan asosiasi, Algoritma Apriori. Abstract Giant is an outlet that sells a variety of food, beverage and other necessities available to meet the daily needs of consumers. The rise of supermarkets in Medan has made the management want to implement policies to increase sales. One of the policies is to design a discount for the purchase of a certain product combination. To do this, it must be known what product combination the customer is interested in, one of the ways is the association technique using the Apriori Algorithm to generate association rules. The association's rules will provide information on product combinations that are of interest to customers, so that management can carry out policies to attract customers to shop at their supermarkets.
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA YANG BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI SPLDV SMK TIK DARUSSALAM MEDAN Ahmad Zaki Mubarak; W Rajagukguk .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 4, No 2 (2018): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v4i2.24490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang diberi pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang diberi pembelajaran langsung pada SMK TIK Darussalam dan untuk mengetahui proses penyelesaian jawaban siswa terkait pemahaman konsep. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK TIK Darussalam dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-TKJ dan kelas XI-MM sebanyak 72 orang. Kelas XI-TKJ diberi pembelajaran berbasis masalah dan kelas XI-MM diberi pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis ANCOVA. Diperoleh persamaan regresi kelas eksperimen I adalah  dan persamaan regresi kelas eksperimen II adalah . Hasil uji ANCOVA menunjukkan Fhitung yaitu 7,255 dan Ftabel adalah 3,15. Karena , sehingga  ditolak dan  diterima sehingga diperoleh kesimpulan bahwa kedua model pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Besar pengaruh model pembelajaran berbasis masalah adalah 42,5% dan model pembelajaran langsung 37,7% terhadap kemampuan pemahaman konsep. Ini dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang diberi pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi  daripada siswa yang diberi pembelajaran langsung di SMK TIK Darussalam Medan. Kata kunci: Pemahaman Konsep, Pembelajaran Berbasis Masalah, Pembelajaran Langsung AbstractThis study aims to determine whether there is a difference in the ability of understanding mathematical concepts between students who are given problem-based learning with students who were given direct learning at SMK TIK Darussalam and to know the process of completion of student answers related to conceptual understanding. The population in this study were all students of SMK TIK Darussalam and the sample in this study were students of class XI-TKJ and class XI-MM as many as 72 people. Class XI-TKJ were given problem-based learning and XI-MM classes were given direct learning. This type of research is quasi experiment. Data analysis techniques used are normality test, homogeneity test and ANCOVA hypothesis test. Obtained experimental regression equation of class I is Y = 0,165X + 78,545 and experiment class regression equation II is Y = 0,141X + 76,062. The result of ANCOVA test shows that Fhitung is 7,255 and Ftabel is 3,15. Because F_count> F_tabel, so H_o rejected and H_a accepted so that obtained by conclusion that both model of learning have an effect on signifikan to ability comprehension of student mathematical concept. The effect of problem-based learning model is 42.5% and 37.7% direct learning model on conceptual understanding ability. It can be concluded that the ability of understanding mathematical concepts between students who are given problem based learning is higher than students who were given direct learning in SMK TIK Darussalam Medan. Keywords: Understanding of concepts, Problem Based Learning, Direct Instruction 
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS ANTARA SISWA YANG BELAJAR MELALUI PROBLEM BASED LEARNING DENGAN YANG BELAJAR MELALUI DISCOVERY LEARNING DI SMK NEGERI 2 MEDAN Unni Mora Marlini Lubis; Ani Minarni .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 2 (2019): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v5i2.24604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar melalui problem based learning lebih tinggi dari yang belajar melalui discovery learning di SMK Negeri 2 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 2 Medan dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TP 1 sebanyak 34 orang dan kelas XI LP 1 sebanyak 34 orang. Kelas XI TP 1 belajar melalui problem based learning dan kelas XI LP 1 belajar melalui discovery learning. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Dalam penelitian ini digunakan Teknik Statistik Deskriptif dan Inferensial. Teknik statistik deskriptif digunakan untuk mendeskriptifkan data hasil penelitian dengan menghitung nilai rata-rata skor, standar deviasi dan varians. Teknik statistika inferensial digunakan untuk menguji hipotesis penelitian, dimana teknik inferensial yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t. Hasil analisis data pada kelas eksperimen I diperoleh nilai rata-rata post-test 83,17, standar deviasi post-test 7,35 dan varians post-test 54,14. Pada kelas eksperimen II diperoleh rata-rata post-test 78,82, standar deviasi post-test 7,94 dan varians post-test 63,05. Dari analisis data post-test dengan menggunakan uji-t pada taraf = 0,05 diperoleh thitung = 1,858 > ttabel = 1,6693 berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar melalui problem based learning lebih tinggi dari yang belajar melalui discovery learing di SMK Negeri 2 Medan. AbstractThis research aimed to analyze whether the mathematical problem solving ability of students who learn through problem-based learning is higher than those who learn through discovery learning at SMK Negeri 2 Medan. The population in this research were all students of class XI SMK Negeri 2 Medan and sample in this research was class XI TP 1 involving 34 students and XI LP 1 involving 34 students. Class XI TP 1 learnt through problem based learning and class XI LP 1 learnt through discovery learning. This research was a quasi-experiment. In this research used a descriptive and inferential statistics technique. Descriptive statistical techniques are used to describe the research data by calculating the average score value, standard deviation and variance. Inferential statistical techniques are used to test hypotheses of the study, which the inferential techniques used in this study are the t-test. The results of the data analysis of the experimental class I obtained the post-test average value 83.17, post-test standard deviation 7.35 and a post-test variance 54.14. In the experimental class II gained the post-test average value 78.82, post-test standard deviation 7.94 and a post-test variance 63.05. From the post-test data analysis using t-test at the level off = 0.05 was obtained tcalculete = 1,858> ttable = 1.6693 means H0 rejected and Ha be accepted. It can be concluded that the mathematical problem solving ability of students who learn through problem-based learning is higher than those who learning through discovery learing at SMK Negeri 2 Medan. 
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN INKUIRI DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DI KELAS X SMA NEGERI 1 SIEMPAT NEMPU Ira Oktavina Bakara; Mariani . .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2019): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v5i1.24363

Abstract

 Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiman. Penelitian yang dilakukan di SMA Negeri 1 Siempat Nempu ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan diantara hasil belaja rmatematika siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran Inkuiri dan menggunakan pembelajaran Matematika Realistik pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear di kelas X SMA Negeri 1 Siempat Nempu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA Negeri 1 Siempat Nempu, yang terdiri dari 4 kelas. Pengambilan sampel ini dilakukan secara acak dengan metode cluster sampling dan banyak sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas, kelas X IPA-1 sebagai kelas eksperimen I dengan pembelajaran Inkuiri dan kelas X IPA-2  sebagai kelas eksperimen II dengan pembelajaran Matematika Realistik, jumlah pada masing-masing kelas adalah 36 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah multiple choice sebanyak 15 soal tes hasil belajar matematika yang telah dinyatakan valid. Berdasarkan data tes hasil belajar matematika, nilai rata-rata dikelas eksperimen I sebesar 79,44, sedangkan nilai rata-rata dikelas eksperimen II sebesar 72,96. Dengan menggunakan uji hipotesis satu arah diperoleh dan dengan tarafnyata sehingga . Dengan demikian ditolak dan  diterima yang artinya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan diantara hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran Inkuiri dan menggunakan pembelajaran Matematika Realistik. Dari hasil penelitian dan pengujian hipotesis tersebut maka disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan diantara hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran Inkuiri dan menggunakan pembelajaran Matematika Realistik di kelas X SMA Negeri 1 Siempat Nempu. Kata kunci : hasil belajar, pembelajaran inkuiri, pembelajaran matematika realistik    ABSTRACT This study is a quasi eksperiman. This research conducted in SMA Negeri 1 Siempat Nempu aims to find out whether there are significant differences between the results of learning mathematics students who are taught using Inquiry learning and using Realistic Mathematics learning on the subject of Linear Equation System in class X SMA Negeri 1 Siempat Nempu. Population in this research is all class X SMA Negeri 1 Siempat Nempu, consisting of 4 class. Sampling was done randomly with cluster sampling method and many samples in this research consist of 2 classes, class X IPA-1 as experiment class I with Inquiry learning and class X IPA-2 as experiment class II with Realistic Mathematics learning, amount in each class is 36 students. The instrument used in this study is multiple choice of 15 test questions of mathematics learning that have been declared valid.Based on the data of mathematics learning result, the average grade in experiment I is 79,44, while the average grade in experiment II is 72,96. By using one way hypothesis test obtained  and with level of real α = 0,05 so . Thus  is rejected and  is accepted which means that there is a significant difference between the result of learning mathematics students who are taught using Inquiry learning and using Realistic Mathematics learning. From the results of research and testing of the hypothesis it is concluded that there is a significant difference between the results of learning mathematics students who were taught using Inquiry learning and using realistic mathematics learning in class X SMA Negeri 1 SiempatNempu. Keywords : learning result, inquiry learning, realistik mathematics learning 
METODE NAIVE BAYES CLASSIFER DALAM PENENTUAN PENERIMA BEASISWA BIDIKMISI DI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Said Iskandar .; Nice R Refisis; Billroy A Ginting
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 7, No 1 (2021): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v7i1.25698

Abstract

Abstrak—Beasiswa diberikan kepada mahasiswa dengan tujuan mengurangi jumlah mahasiswa yang putus kuliah, karena tidak mampu membiayai pendidikan.  Namun untuk mendapatkan beasiswa mahasiswa harus memenuhi syarat yang telah ditetapkan.   Oleh karena jumlah mahasiswa yang mengajukan permohonan harus memiliki kriteria penilaian yang ditentukan oleh universitas. Penerapan Metode Algoritma Naive Bayes Classifer pada evaluasi kinerja akademik mahasiswa dapat membantu memberikan rekomendasi penerima beasiswa. Naive Bayes adalah suatu metode klasifikasi dalam data mining dengan menggunakan metode probabilitas dan  statistik.    Data  mining adalah proses yang menggunakan teknik statistik, matematika, kecerdasan buatan, dan machine learning untuk mengekstraksi dan mengidentifikasi informasi yang bermanfaat dan pengetahuan yang terkait dari berbagai database besar. Penelitian ini adalah Studi Kasus yang dilakukan di Jurusan Matematika Angkatan 2019 Universitas Negeri Medan. Data yang diambil adalah pekerjaan orang tua, penghasilan orang tua, jumlah tanggungan, daya listrik (watt), dan nilai ujian nasional. Adapun beberapa tahapan dari proses prosedur dari Klasifikasi Naive Bayes Classifer (NBC) yaitu : Pengumpulan Data, Data Cleaning, Data Transformation, dan Proses Perhitungan Naive Bayes Classifer.  Dari hasil penelitian didapat Pengujian pada perbandingan data training dan data testing sebesar 80:20 menghasilkan akurasi tertinggi dengan 79% dan dilihat Metode Naive Bayes Classification digunakan untuk mengklasifikasikan Penerima beasiswa menghasilkan akurasi yang baik. Abstract—Scholarships are given to students with the aim of reducing the number of students who drop out of college, because they cannot afford to pay for their education. However, to get a scholarship, students must meet certain conditions. Therefore, the number of students who apply must have the assessment criteria determined by the university. The application of the Naive Bayes Classifer Algorithm in the academic evaluation of students can help provide recommendations for scholarship recipients. Naive Bayes is a classification method in data mining using probability and statistical methods. Data mining is one that uses statistical, mathematical, artificial intelligence, and machine learning techniques to extract and identify useful information and related knowledge from large databases. This research is a case study conducted at the Department of Mathematics Class of 2019 Medan State University. The data taken are parents' occupations, parents' income, number of dependents, electric power (wattage), and national exam scores. There are several stages of the procedure process of the Naive Bayes Classifer (NBC), namely: Data Collection, Data Cleaning, Data Transformation, and the Naive Bayes Classifer Calculation Process. From the results of the research obtained, the test on the comparison of training data and testing data is 80:20 with the highest accuracy quality with 79% and seen from the Naive Bayes Classification method used to classify good quality scholarship recipients.
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI ATURAN SINUS DAN COSINUS DI KELAS X IPA DI SMA NEGERI 1 BABALAN KABUPATEN LANGKAT Siti Khairunnisa Fitri; Pargaulan Siagian .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 4, No 2 (2018): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v4i2.24491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh antara disiplin belajar terhadap disiplin belajar matematika siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Babalan, Kabupaten Langkat., (2) tingkat disiplin belajar siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Babalan, Kabupaten Langkat tahun ajaran 2017/2018., (3) tingkat hasil belajar matematika siswa kelas X IPA. Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas X IPA SMA N 1 Babalan, Kabupaten Langkat yang berjumlah 100 siswa. Sampel pada penelitian ini sebanyak 32 siswa pada kelas X IPA-2 yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Variabel penelitian meliputi disiplin belajar sebagai variabel bebas dan hasil belajar matematika sebagai variabel terikat. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes hasil belajar pada akhir pembelajaran. Sebelum pengujian hipotesis terlebih dahulu diuji normalitas data dengan uji Liliefors dan uji linearitas regresi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan linear, sehingga uji hipotesis menggunakan analisis korelasi regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) besarnya koefisien korelasi  dan hasil uji t,  dengan taraf signifikansi 0,05. Maka  ditolak dan  diterima, yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara disiplin belajar dengan prestasi belajar matematika siswa kelas X IPA di SMA Negeri 1 Babalan Kabupaten Langkat tahun ajaran 2017/2018, (2) tingkat disiplin belajar siswa dengan nilai rata-rata disiplin belajar sebesar 2,95, termasuk baik, (3) tingkat hasil belajar matematika siswa dengan nilai rata-rata hasil belajar yang diperoleh siswa adalah 82,5, tinggi. Kata Kunci: Disiplin Belajar, Hasil Belajar Matematika. Abstract This study aims to determine: (1) the influence between the discipline of learning to the discipline of learning mathematics of students of class X IPA SMA Negeri 1 Babalan, Langkat regency., (2) disciplinary level of students of class X IPA SMA Negeri 1 Babalan, Regency Langkat., (3) the level of mathematics learning outcomes of students in grade X IPA SMA Negeri 1 Babalan, Langkat regency of academic year 2017/2018. This study includes the type of correlation research. The population in this study is all students of class X IPA SMA N 1 Babalan, Langkat District, amounting to 100 students. Samples in this study as many as 32 students in class X IPA-2 is determined by simple random sampling technique. Research variables include learning discipline as independent variable and mathematics learning result as dependent variable. Data collection techniques used questionnaires and tests of learning outcomes at the end of the lesson. Before testing the hypothesis first tested the normality of data by Liliefors test and regression linearity test. The results show that the data is normally distributed and linear, so the hypothesis test using simple linear regression correlation analysis. The results showed that: (1) the magnitude of the correlation coefficient and t test results, with a significance level of 0.05. So rejected and accepted, there is a positive and significant influence between the discipline of learning with the achievement of mathematics learning of students in grade X IPA in SMA Negeri 1 Babalan Langkat districts academic year 2017/2018, (2) the level of discipline of students with the average value of discipline learning of 2.95, including good, (3) the level of student's mathematics learning outcomes with the average score of learning outcomes obtained by students is 82.5, high. Keywords: Learning Discipline, Mathematics Learning Outcomes.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PADA MATERI TURUNAN Adelina Natalia Lubis; Brigita Wati Br Ginting; Della Permata Rahmah; Martha Lestari Hutagalung
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 7, No 2 (2021): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v7i2.28389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keslahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi Turunan. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pancur Batu pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan menggunakan analisis. Hasil penelitian ini adalah siswa melakukan kesalahan perhitungan 2,5% dan kesalahan konsep 6,25%. Faktor penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika pada materi turunan adalah siswa tidak memahami konsep turunan secara mendalam, tidka mengingat rumus turunan, dan sering keliru dalam operasi baik penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Abstract - This study aims to determine the errors made by students in solving math problems on Derivative material. This research was conducted at SMA Negeri 1 Pancur Batu in the odd semester of the 2021/2022 academic year with 20 students as research subjects. This research is a qualitative research that is descriptive and uses analysis. The results of this study were students made a calculation error of 2.5% and a concept error of 6.25%. The factors that cause students to make mistakes in solving math problems on derived material are students don't understand the concept of derivatives in depth, don't remember derivative formulas, and often make mistakes in operations both addition, subtraction, multiplication and division  
PERBANDINGAN SUKU BUNGA KONSTAN DAN SUKU BUNGA STOKASTIK DALAM PERHITUNGAN DANA PENSIUN DENGAN METODE ENTRY AGE NORMAL Yolanda Ulyartha L. Tobing; Sudianto . Manullang
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 7, No 2 (2021): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v7i2.30927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat besarnya manfaat yang diterima dan melihat perbedaan besar iuran yang harus dibayar serta kewajiban aktuaria peserta program pensiun untuk pensiun normal pada tingkat suku bunga konstan dan suku bunga stokastik. Perhitungan manfaat pensiun dihitung berdasarkan gaji terakhir, sedangkan besar iuran normal dan kewajiban aktuaria dihitung dengan metode entry age normal dengan tingkat suku bunga konstan dan suku bunga stokastik. Pada penelitian ini, menggunakan data BI rate tahun 2010-2019, Tabel Mortalita Indonesia (TMI) IV tahun 2019 dan tingkat suku bunga 5%. Hasil perhitungan yang diperoleh nilai iuran normal pada tingkat suku bunga konstan lebih besar daripada tingkat suku bunga stokastik. Perhitungan dana pensiun dengan menggunakan tingkat suku  bunga stokastik lebih baik dari sisi peserta. This study aims to see the amount of benefits received and to see the difference in the amount of contributions that must be paid and the actuarial obligations of pension program participants for normal pensions at constant interest rates and stochastic interest rates. The calculation of pension benefits is calculated based on the last salary, while the amount of normal contributions and actuarial obligations is calculated using the normal entry age method with a constant interest rate and a stochastic interest rate. In this study, using BI rate data for 2010-2019, Indonesian Mortality Table (TMI) IV in 2019 and an interest rate of 5%. The calculation results obtained that the normal contribution value at a constant interest rate is greater than the stochastic interest rate. Calculation of pension funds using stochastic interest rates is better from the participant's side.
ANALISIS KESTABILAN PENYEBARAN PENYAKIT COVID-19 DENGAN PENGARUH KARANTINA Putri Sari hutabarat; Hamidah . Nasution
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 7, No 2 (2021): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v7i2.30929

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah jenis penyakit baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai gejala berat. Coronavirus merupakan penyakit yang dapat menular. Untuk mengatasi penyebaran penyakit menular, perlu dilakukan pencegahan. Karantina merupakan salah satu cara untuk mengatasi penyebaran penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan model simulasi penyebaran penyakit Covid-19 di bawah pengaruh karantina. Salah satu model matematis penularan penyakit adalah model SEIR. Dari model akan diperoleh nilai Reproduksi Dasar , titik kesetimbangan stabil asimtotik lokal untuk  (kasus endemik penyakit) dan memiliki titik kesetimbangan stabil asimtotik untuk  (kasus bebas penyakit). Abstract— Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) is a new type of disease that has never been previously identified in humans. Coronaviruses are a large family of viruses that cause illness ranging from mild to severe. Coronavirus is a disease that can be transmitted. To prevent the spread of infectious diseases, prevention is necessary. Quarantine is one way to prevent the spread of disease. The purpose of this study is to analyze and explain a simulation model of the spread of the Covid-19 disease under the influence of quarantine. One of the mathematical models of disease transmission is the SEIR model. From the model, we get the Basic Reproductive value , a local asymptotically stable equilibrium point for   (disease-endemic cases) and asymptotically stable equilibrium point for   (disease-free cases). 

Page 11 of 14 | Total Record : 137