cover
Contact Name
Slamet Hariyanto
Contact Email
publiciana@unita.ac.id
Phone
+6285259884770
Journal Mail Official
publiciana@unita.ac.id
Editorial Address
Jl. Kimangunsarkoro Beji, Jl. Dusun Krajan, Dusun Krajan, Sobontoro, Kec. Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66233
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Publiciana
ISSN : 19790295     EISSN : 25027336     DOI : https://doi.org/10.36563/p.vxx.ixx.xxx
Core Subject : Social,
Publiciana adalah jurnal ilmu-ilmu sosial yang diterbitkan oleh Universitas Tulungagung. Jurnal Publiciana diterbitlan dua kali dalam satu tahun yaitu bulan November dan Juni. Jurnal Publiciana memuat artikel ilmiah berupa kajian teoritis dan praktis,hasil penelitia ,dan kajian masalah sosial,politik dan humaniora.Jurnal Publiciana bertujuan untuk mewadahi civitas akademika fakultas ilmu sosial dan ilmu politik Universitas Tulungagung serta praktisi dan akademisi dari perguruan tinggi
Articles 154 Documents
WHAT SHOULD A TEACHER KNOW ABOUT MOTIVATION TO LEARN ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE Dwi Ima Herminingsih
Publiciana Vol. 9 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning English as a language which is used by the majority people of the world socially, culturally, economically and politically   has many advantages .At the same time, the student whose a language which is different in the linguistics rules and cultural or social norms often face some difficulties to be proficient in learning to using the English. This fact happens because the language is not used in the community where the students conduct their daily activities. Being aware of some obstacles of the students, building the student’s motivation is one of the ways that can eliminate the problems faced by the students. The desire or the interest of the students in acquiring the knowledge of English plays important roles to elevate the student’s achievement. There are two important aspects related with the building of motivation to learn English. The first deals with the motivation to gaining the knowledge of English in the context of social-educational.(classroom-learning context). The second relates to pre-actional, actional and post-actional motivation. The later aspect of motivation asserts that the individual perception of the task, atmosphere, the course content, materials, facilities, personal characteristic of students the roles of the teacher  influence the individual’s classroom learning motivation. 
DAMPAK PERKAWINAN USIA MUDA TERHADAP POLA ASUH KELUARGA (Studi di desa Talang Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung ) LAILY PURNAWATI
Publiciana Vol. 8 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan bagi manusia merupakan hal yang penting,karena dengan sebuah perkawinan seseorang akan memperoleh keseimbangan hidup baik secara biologis,psikologis maupun secara sosial.Kematangan emosi merupakan aspek yang sangat penting untuk menjaga kelangsungan perkawinan. Keberhasilan  rumah tangga sangat banyak ditentukan oleh kematangan emosi,baik suami maupun istri. Dengan dilangsungkannya perkawinan maka status sosialnya dalam kehidupan bermasyarakat diakui sebagai pasangan suami istri,dan sah secara hukum.Batas usia dalam melangsungkan perkawinan adalah penting dan dapat dikatakan sangat penting.Hal ini disebabkan karena didalam perkawinan menghendaki kematangan  psikologis.Usia perkawinan yang terlalu muda dapat mengakibatkan meningkatnya kasus perceraian karena kurangnya kesadaran untuk bertanggungjawab dalam kehidupan berumah tangga bagi suami istri.Pernikahan yang sukses sering ditandai dengan kesiapan memikul tanggung jawab. Begitu memutuskan untuk menikah, mereka siap menanggung segala segala beban yang timbul akibat adanya pernikahan,baik menyangkut pemberian nafkah,pendidikan anak, maupun yang berkaitan dengan perlindungan,pendidikan serta pergaulan yang baik.Penelitian yangdilakukan menyangkut dampak  perkawinan  usia  muda terhadap pola asuh keluarga dan faktor yang mendorong terjadinya perkawinan usia muda di Desa Talang  Kecamatan Sendang    Kabupaten Tulungagung.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian    ini adalah pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif.
PROSES REKRUTMEN CALON ANGGOTA LEGISLATIF PADA PARTAI POLITIK ( Studi pada Kantor Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung ) Laily Purnawati
Publiciana Vol. 10 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partai politik mempunyai posisi (status) dan peranan (role) yang sangat penting dalam sistem demokrasi.Partai memainkan peran penghubung yang sangat strategis antara proses-proses pemerintahan dengan warga negara.Partai politik membuka kesempatan seluas-luasnya bagi rakyat untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik dan pemerintahan.Kinerja anggota legislatif yang saat ini dianggap masih belum memadai terutama di tingkat kabupaten/kota yang disebabkan masih rendahnya kualitas sumber daya manusianya. Dampaknya adalah anggota legislatif ini belum mampu menghasilkan peraturan daerah yang betul-betul diperlukan dan berpihak pada masyarakat.Hal ini disenarai akibat dari lemahnya mekanisme rekrutmen anggota  legislatif yang dilakukan oleh partai politik.Partai politik diapai sebagai kendaraan politik yang memang secara legal untuk seseorang berkuasa harus mampu menyeleksi calon anggota legislatif selain sebagai sarana kaderisasi partai politik itu sendiri. Begitu pula yang telah dilakukan oleh partai politik PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung.PDI Perjuangan memiliki komitmen untuk mengawal seluruh tahapan pemilu legislatif agar dapat dilaksanakan sesuai dengan azaslangsung,umum,bebas,rahasia, jujur dan adil.Dimana setiap partai politik memiliki pola rekrutmen yang berbeda,di mana pola perekrutan anggota partai disesuaikan dengan sistem  politik  yang dianut.Rekruitmen keanggotaan PDI Perjuangan sudah diatur dalam AD/RT PartaiPenelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif guna mendapatkan gambaran yang lebih mendalam mengenai proses rekrutmen calon anggota  legislative  pada  partai politik terutama di dewan pimpinan cabang PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung.Dari penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa mekanisme sistem rekrutmen pada dewan pimpinan cabang PDI Perjuangan melalui dua sistem yaitu sistem terbuka dan tertutup
MEANING OF CAFE FOR MILLENNIAL Y MAKNA KAFE BAGI REMAJA MILENIAL SEBAGAI BENTUK CITRA DIRI DI MEDIA SOSIAL Widiyaningsih, Dewy Sri
Publiciana Vol. 15 No. 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/publiciana.v15i01.374

Abstract

Fenomena “nongkrong” di kafe nampaknya sudah menjadi kebiasaan lumrah dikalangan remaja milenial pada masyarakat kontemporer. Penelitian ini mencoba untuk mendeskripsikan relasi antara eksisnya kafe dengan budaya nongkrong yang digunakan remaja sebagai ajang untuk mengekspresikan, mengaktualisasikan dan membentuk citra diri mereka di media sosial dan dipandanga menggunakan perspektif teori interaksionisme simbolik dan masyarakat konsumsi. Fenomena ini terjadi dalah satunya di Mooi Coffee, yakni sebuah kafe yang berada di Kabupaten Blitar. Penelitian ini mengaplikasikan metode penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa hadirnya eksistensi remaja yang memiliki gejolak untuk memenuhi keinginan, selera, dan pembentukan gaya hidup mereka. Kafe tidak hanya menjadi tempat untuk nongkrong secara fungsional, tetapi juga dimaknai telah bergeser dari nilai guna yang mengarah pada nilai tanda. Kafe tidak lagi menjadi tempat yang cukup hanya untuk kebutuhan biologis semata, melainkan sebagai simbol citra diri dan gaya hidup remaja milenial. Kata Kunci : kafe, remaja, citra diri, media sosial
MEDIA SOSIAL DALAM LANSKAP MASYARAKAT INDUSTRI DAN KAITANNYA DENGAN BUDAYA POPULER Nabila, Nabilatum Masruroh
Publiciana Vol. 15 No. 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/publiciana.v15i01.376

Abstract

ABSTRAK Media Sosial saat ini menjadi suatu hal yang telah biasa dikonsumsi masyarakat sebagai salah satu bentuk dari perkembangan zaman. Dari perkembangan dan banyaknya masyarakat yang memakai media sosial di kehidupan sehari-hari mengakibatkan banyaknya bentuk dari perubahan sosial yang terjadi di berbagai bidang kehidupan yang dimana salah satunya menujunya budaya masyarakat yang dahulunya bersifat sangat menjunjung budaya adiluhung kini berubah perlahan menjadi budaya populer. Budaya Populer ini memang merupakan salah satu bentuk perubahan sosial yang dimana media sosial menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi terjadinya perubahan itu. Kemudian Revolusi dari masa ke masa semakin bertambah memberikan banyak pengaruhnya. Masyarakat saat ini yaitu masyarakat industri tak lepas dengan bagaimana perkembangan media sosial, yang dimana pastinya dengan segala bentuk kecanggihan karena perkembangannya menjadikan masyarakat industri pasti memanfaatkan dengan baik dari bagaimana cara media sosial bekerja serta menghasilkan berbagai kebutuhan baik sifatnya material atau sebagainya oleh masyarakat industri. Maka dari itu artikel ini akan mengupas bagaimana media sosial baik cara bekerja, peranan dan pengaruhnya dalam lanskap masyarakat industri saat ini dan juga akan membahas mengenai bagaimana media sosial dan masyarakat industri membawa perubahan kedalam budaya adiluhung yang perlahan memudar yang kini di gantikan dengan budaya yang bisa dikatakan lebih populer. Metode yang digunakan untuk penelitian kali ini yaitu deskriftif kualitatif dengan tujuan yaitu bisa menjadi informasi seputar topik yang bisa menjadi bahan untuk memperbanyak pengetahuan ect. Kata Kunci : Media Sosial, Masyarakat Industri dan Budaya Populer ABSTRACT Social media has now become something that is commonly consumed by the public as a form of the development of the times. From the development and the number of people who use social media in their daily life, it has resulted in many forms of social changes that occur in various fields of life, one of which is leading to the culture of the people who used to be very respectful of the noble culture, now slowly turning into popular culture. Popular culture is indeed a form of social change where social media is one of the factors that greatly influences the occurrence of that change. Then the Revolution from time to time increasingly gave a lot of influence. Today's society, namely the industrial community, cannot be separated from how social media develops, which of course with all forms of sophistication because its development makes the industrial community definitely make good use of how social media works and produces various needs, both material and so on by the industrial community. Therefore, this article will explore how social media works, its role and influence in today's industrial society landscape and will also discuss how social media and industrial society bring about change into a noble culture that is slowly fading which is now being replaced by a culture that can said to be more popular. The method used for this research is descriptive qualitative with the aim that it can be information about topics that can be used as material to increase knowledge and ect. Keywords: Social Media, Industrial Society and Popular Culture
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Sektor Wisata: (Studi di Desa Pujon Kidul Kecamatan Pujon Kabupaten Malang) Nasyah, Ella Zuhrotin
Publiciana Vol. 15 No. 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/publiciana.v15i01.424

Abstract

The tourism sector is one of the most crucial categories that can support the community's economy and also support the country. In recent years, the tourism sector has been increasingly developed by various regions in Indonesia, especially in rural areas, one of which is the Pujon Kidul, Malang. The purpose of this research is to find out how the tourism industry can help empower local communities in Pujon Kidul Malang and to find out the socio-economic conditions of the community from before and after the development of the tourism sector. The research method used in this research is a descriptive qualitative research method. The data obtained in the form of primary data obtained through direct observation and interviews with research informants, as well as secondary data obtained through books, journals and documents related to the research topic. The sampling technique used by the researcher is a purposive sampling technique to take samples with certain considerations. The results showed that after the development of the tourism sector, there was an extraordinary development in Pujon Kidul. The community is empowered through the availability of UKM and UMKM as well as the availability of job opportunities through tourism. In addition, the development of the tourism sector in Pujon Kidul Village has brought a significant difference to the socio-economic conditions of the community before and after the development of the tourism sector.
Public Aministration: Implementasi Kebijakan Pemasangan Reklame Di Kota Kediri Nanda Erlambang
Publiciana Vol. 15 No. 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/publiciana.v15i01.459

Abstract

ABSTRAK Reklame sebagai sarana mempromosikan produk dan jasa ditempat umum menjadi masalah publik apabila tidak dikelola dengan baik dan benar. Pemasangan reklame yang tidak berizin dan dipasang tidak sesuai tempatnya terjadi di Kota Kediri. Melalui Peraturan Walikota Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Reklame, Pemerintah Kota Kediri berupaya untuk mengatur serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat agar pemasangan reklame sesuai dengan ketentuan administratif, syarat teknis pemasangan, teratur dan tertata khususnya diwilayah Kota Kediri. Tujuan dari penelitian ini berusaha mengetahui dan mendeskripsikan proses implementasi kebijakan pemasangan reklame seperti baliho ditinjau dari alur pengurusan perizinan dan teknis pemasangannya. Selanjutnya secara konkret menjabarkan seluruh faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan model analisis data interaktif dari Miles, Huberman, Saldana digunakan untuk mengkaji serta menganalisa permasalahan implementasi kebijakan pemasangan reklame di Kota Kediri. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Sumber data berasal dari pihak swasta pengguna reklame dan seluruh aparatur sipil negara di Dinas Penanaman Modal Kota Kediri. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya keteraturan dan kesesuaian regulasi serta teknis perizinan pemasangan reklame. Adapun faktor pendukungnya yaitu tersedianya layanan mobile public service yang memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung dan berkala melalui balai desa setempat diwilayah Kota Kediri. Selanjutnya pendaftaran online perizinan pemasangan reklame melalui laman kswi.kedirikota.go.id dengan proses 1x24 jam juga memudahkan masyarakat. Namun masih ditemukan data pemasangan reklame tidak memiliki izin dan dipasang oleh oknum swasta tidak sesuai dengan tempat yang telah ditentukan. Masalah mendasarnya adalah lokasi pemasangan reklame yang dilegalkan sangat terbatas yaitu hanya berjumlah 11 titik lokasi sedangkan tidak sebanding dengan luas wilayah Kota Kediri.yang mencapai 63,404 km2. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Reklame, Kota Kediri
Kinerja Aparatur Pemerintah Desa Dalam Pelaksanaan Pelayanan Publik Kepada Masyarakat (Suatu Tinjauan Tingkat Pendidikan Aparatur Pemerintah Desa Ngadisuko Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek) Andri Wahyudi
Publiciana Vol. 15 No. 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/publiciana.v15i01.529

Abstract

Dewasa ini kinerja aparatur pemerintah merupakan elemen yang sangat penting terlebih di era pandemi seperti sekarang ini pelayanan publik kepada masyarakat sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Hubungannya dengan organisasi pemerintah dalam hal ini Aparatur Pemerintah Desa yang kinerjanya dituntut dan menentukan sekali dalam menjalankan pelayanan publik yang dapat memberikan tidak sekedar pelayanan akan tetapi pelayanan publik yang bisa memberikan kepuasan(optimal). Hal ini seiring dengan kondisi masyarakat sekarang yang semakin kritis terkait tuntutan untuk mendapatkan pelayanan publik yang lebih baik. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk memotret/mengungkap bagaimana kinerja Aparatur Pemerintah Desa dalam pelayanan publik kepada masyarakat. Disamping itu dalam penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan mengintepretasikan tentang faktor-faktor yang mendukung dan menghambat kinerja Aparatur Pemerintah Desa dalam pelayanan publik di Kantor Desa Ngadisuko Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek. Dalam penelitian ini teknik analisa datanya menggunakan analisa data kualitatif, teknisk pengumpulan data, baik data primer maupun sekunder menggunakan teknik interview, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kinerja Aparatur Pemerintah Desa merupakan kumpulan kinerja orang-orang/aparat yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya bersinergi untuk mencapai tujuan bersama. Kinerja Aparatur Pemerintah Desa Ngadisuko Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek dalam melaksanakan pelayanan publik terlihat dalam pelayanan sehari-hari kepada masyarakat dapat dikatakan cukup baik. Ada beberapa faktor yang berpengaruh yakni faktor pendukung diantaranya adalah : gedung kantor desa, ketrampilan & kemampuan Aparatur, motivasi Aparatur sedangkan faktor penghambatnya diantaranya adalah : kurangnya peralatan/perlengkapan kerja, ketergantungan ATK/BKK pada subsidi pemerintah, kurangnya pelatihan & pengembangan SDM. Hasilnya dengan semakin baiknya kinerja Aparatur Pemerintah Desa maka pelayanan publik menjadi semakin berkualitas, di beberapa layanan terlihat kepuasan masyarakat dan selanjutnya terlihat adanya peningkatan kesejahteraan rakyat di Desa Ngadisuko Kecamatan Durenan Kabupaten
An Analysis Code-Mixing Found In Social Media Twitter: Sociolinguistic Approach Chika, Anastasia Chika Alvina; Nurma Dhona Handayani
Publiciana Vol. 15 No. 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/publiciana.v15i02.551

Abstract

In this millennial era, many young people mix Indonesian with other languages. The most common is the mixing of Indonesian and English. This mixing language can be find in the social media like Twitter. In this platform, people can post everything they want and use any language. This research discusses English code mixing on Indonesian Twitter. Code mixing is the use of two language or more by inserting one language elements into another language element in one sentence. The purpose of this research is to discover the types of code mixing used by Indonesians. A descriptive qualitative method is applied to analyze the data using Muysken theory. The data source used in this research is social media Twitter. The data in the analysis is in the form of posts on Twitter. The data analysis technique in this research used the note-taking technique. The results of the research show that in postings on Twitter there are several types of code mixing such as alteration, insertion, and congruent lexicalization.
Peran Masyarakat Sipil Dalam Menanggulangi COVID-19 Sebagai Ancaman Non-Militer Di Indonesia Agrenisa Pratiwi; Andini Lutfiiah Putri; Hilda Indah Bahirah; Restu Syahnanda
Publiciana Vol. 15 No. 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gelombang efek dari globalisasi dewasa ini telah melahirkan banyak pengaruh terhadap sebuah tatanan kehidupan yang ada dalam suatu sistem, salah satunya terhadap negara Indonesia. Dapat kita lihat bahwa semakin berkembangnya ancaman yang dihadapi oleh negara, kita pun sulit untuk memprediksi ancaman militer dan/atau non-militer. Hal utama yang negara kita hadapi sejak 2019, dapat dikatakan sebagai ancaman besar non militer yaitu dengan munculnya wabah Covid-19. Menurut WHO, permasalahan virus ini sangat mudah menular antar individu, melalui cairan droplet. Penyebaran virus yang begitu cepat disebabkan masih rendahnya tingkat kedisiplinan masyarakat di Indonesia itu sendiri. Jika kita lihat dari sisi pertahanan negara dan teorinya, serangan virus tersebut adalah ancaman non-militer yang bisa dikatakan dapat meremukkan orde pertahanan negara. Penelitian yang kami lakukan ini untuk mengetahui pengetahuan terkait ancaman non-militer dari pandemi Covid-19. Data maupun fakta secara tertulis akan ada di dalam penelitian kami, selain itu kami juga menggunakan sumber jurnal penelitian yang tersebar di internet secara akademis dari situs-situs yang sah. Hasil penelitian kami mengandung penjelasan faktual bahwasanya fungsi dan kapasitas masyarakat sangat dibutuhkan demi menyintas virus Pandemi yang semakin meningkat di Indonesia.

Page 11 of 16 | Total Record : 154