cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 25022016     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Online of Physics muncul sebagai wadah publikasi ilmiah dibidang fisika murni dan fisika terapan. Jurnal ini terbit secara online dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini di terbitkan oleh program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi.
Arjuna Subject : -
Articles 271 Documents
ANALISIS KORELASI KEMUNCULANSPREAD F DANSINTILASI IONOSFER DI WILAYAH BARATINDONESIA MENGGUNAKAN DATAIONOSFER AGAM KOTOTABANGSUMATERA BARAT Putri Andini; Usman Malik; Asnawi Husin
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v5i2.9550

Abstract

This reseach has been done to know the correlation between spread F appearance and scintillation ionosphere on west region Indonesia. The method has been used is data interpretation using computational way, then all of data is processed using matlab software. The occurance of spread F was minimum in 2008 with it value respectively around 45%. In 2011 the spread F was beginning to increase with it value respectively around 70%. The occurance of ionospheric scintilation was minimum in 2010 with it value respectively around 13%. These occurances were due to a minimum phase of solar activity. In 2013 the scintilation was beginning to increase with it value respectively around 75% in which the occurance was selected for S4 ≥ 0,6. The correlation level between spread F and scintilation is medium, because the value of R aquals 0,4 this case is be affected by solar activity. The value of R is 0 (no correlation) at weak solar activity and 0,6 at high solar activity.
TELAAH ULANG PERGERAKAN LEMPENG TEKTONIK INDO-AUSTRALIA DENGAN MENGGUNAKAN DATA GPS TAHUN 1994-2016 Ashar Muda Lubis
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v5i2.9751

Abstract

Lempeng tektonik Indo-Australia merupakan salah satu lempeng tektonik utama yang terus bergerak hingga sekarang. Dimasa lalu penelitian tentang vektor pergerakannya telah dilakukan (1994-2001). Dengan banyak gempabumi yang terjadi di wilayah Sumatera pada dua dekade ini, maka perlu dilakukan penelitian re-investigasi kecepatan pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dengan menggunakan span data yang lebih jauh (1994-2016). Penelitian ini bertujuan untuk re-investigasi besar kecepatan dan arah pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dengan menggunakan data Global Positioning System (GPS). Stasiun GPS yang diamati sebanyak 4 stasiun yakni: COCO, XMIS, PERT, and DARW. Data penelitian diperoleh dari Scripts Orbit and Permanent Array Center (SOPAC). Pengolahan data menggunakan perangkat GAMIT/GLOBK 10.5. Dengan menggunakan model linear untuk menghitung vektor komponen horizontal lempeng tektonik Indo-Australia, maka hasil pergerakan pada 4 stasiun pengamatan GPS menuju ke arah timur laut dengan 69.42-72.55 mm/tahun. Secara umum hasil penelitian memberikan error perhitungan sangat kecil yakni > 1 mm/tahun. Hasil penelitan juga menunjukkan bahwa bahwa stasiun COCO mengalami peningkatan pergerak ke arah Utara-Selatan jika dibandingakan dengan penelitian sebelumnya. Peningkatan pergerakan ke arah utara ini menuju Pulau Sumatra mungkin disebabkan oleh adanya pergerakan mantle relaxation akibat gempa-gempa bumi besar pada dua dekade terakhir pada zona subduksi Sumatra.
PENGARUH VARIASI JARAK ELEKTRODA DAN WAKTU TERHADAP PH DAN TDS LIMBAH CAIR BATIK MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI : PENGARUH VARIASI JARAK ELEKTRODA DAN WAKTU TERHADAP PH DAN TDS LIMBAH CAIR BATIK MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI Yoza Fendriani; Nurhidayah; Linda Handayani; Samsidar; Rustan
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v5i2.9869

Abstract

Peningkatan produksi suatu industri selalu diikuti oleh peningkatan produksi limbah yang dihasilkan. Industri batik skala rumah tangga umumnya juga belum memiliki instalasi pengolahan limbah cair sehingga limbah langsung dibuang ke lingkungan atau badan air. Hal ini memberikan dampak yang buruk terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan membuat suatu teknologi pengolahan limbah cair menggunakan metode elektrokoagulasi yang diintegrasikan dengan sistem filter dan menguji efisiensinya terhadap kenaikan kadar keasaman limbah dan penurunan jumlah padatan terlarut (TDS) dari limbah tersebut. Sampel yang digunakan merupakan limbah batik dari salah satu industri batik di kota Jambi sejumlah 20 liter. Elektroda yang digunakan terbuat dari aluminium sebagai anoda dan besi sebagai katoda. Jumlah katoda dan anoda masing-masingnya adalah 4 buah dengan ukuran 60cm x 30cm x 3cm. Tegangan yang digunakan adalah 40 Volt dengan memvariasikan jarak antar elektroda dan waktu pengolahan limbah. Sebelum limbah diolah menggunakan reaktor dilakukan penyaringan dan analisis karakter awal terlebih dahulu. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi reaktor elektrokoagulasi dalam menaikkan pH mencapai 60% hingga 123% dengan rata-rata kenaikan pH 80,83%. Pada perlakuan yang sama, metode elektrokoagulasi memiliki efisiensi dalam menurunkan konsentrasi TDS hingga 50,56 %. Hal ini menunjukkan bahwa metode ini cukup efektif dalam proses pengolahan limbah cair hingga sesuai baku mutu limbah cair.
ANALISIS DATA RESISTIVITAS DAN UJI PERMEABILITAS TANAH DI DAERAH RAWAN LONGSOR DESA KEMUNING LOR KECAMATAN ARJASA KABUPATEN JEMBER gladys ningtyas; Nurul Priyanti; Agus Suprianto
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v6i1.10181

Abstract

Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah yang rawan mengalami bencana tanah longsor. Salah satu penyebab terjadinya longsor akibat dari kondisi batuan yang lemah sehingga mengakibatkan massa tanah diatasnya bergerak. Kondisi ini dapat diketahui dari nilai resistivitas yang dideteksi menggunakan metode geolistrik. Nilai resistivitas menggambarkan jenis tanah untuk setiap lapisan tanah. Tanah longsor selain dipengaruhi jenis tanah, juga dipengaruhi oleh sifat fisis tanah salah satunya yaitu permeabilitas tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara hasil metode geolistrik dan uji permeabilitas tanah. Data resistivitas awal diolah menggunakan software RES2DINV yang selanjutnya diolah dengan software Rockworks untuk mengetahui sebaran nilai resistivitas dalam bentuk 3D. Uji permeabilitas dilakukan untuk mengetahui kemampuan tanah dalam melewatkan air. Diketahui hasil dalam bentuk 3D nilai resistivitas berada pada rentang (8.29 – 149.83) Ωm dengan jenis tanah lempung lanauan dan tanah lanauan basah lembek serta tanah lanauan pasiran. Uji permeabilitas tanah menunjukkan bahwa di daerah penelitian memiliki kecepatan permeabilitas lambat hingga sedang cepat. Tanah lempung lanauan lebih lambat dalam meloloskan air daripada tanah lanauan pasiran.
DINAMIKA SISTEM MEKANIK NON-HOLONOMIK DENGAN METODE KONEKSI LEVI-CIVITA TERKENDALA BERBASIS KOMPUTASI FISIKA Melly Ariska; Hamdi Akhsan; Muhammad Muslim
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v6i1.10217

Abstract

Perhitungan persamaan gerak untuk sistem non holonomik dapat disajikan dengan metode langsung dan efisien untuk sistem Lagrangan yang tunduk pada kendala tak holonomik. Beberapa kasus khsusu pada sistem mekanik non holonomik masih memunculkan Pengali Lagrange atau gaya kendala , sehingga mengalami kesulitan untuk mencari basis yang tersusun atas medan vektor-medan vektor yang dapat melenyapkan forma-forma kendala. Sistem mekanik non holonomik yang diselesaikan pada penelitian ini adalah dinamika Stroller (kereta bayi) yang bergerak kompleks secara translasi sekaligus rotasi. Dinamika stroller dapat digambarkan dengan jelas berupa himpunan persamaan diferensial. Persamaan gerak stroller diturunkan dengan metode koneksi Levi-Civita terkendala. Sistem dengan kendala tak holonomik dapat disembunyikan dengan membangun atau memilih koneksi Levi-Civita tertentu. Tujuan disembunyikannya kendala adalah untuk menghilangkan pengali Lagrange pada persamaan gerak. Penelitian ini merupakan upaya untuk lebih memahami sistem dengan kendala tak holonomik dari sudut pandang mekanika geometrik, yang menganalisis masalah gerak secara geometris. Penyelesaian persamaan gerak sistem non holonomik diselesaikan dengan bantuan komputasi fisika yaitu menggunakan Maple 18.
PENGARUH VARIASI SPEKTRUM CAHAYA LED TERHADAP VITALITAS ALGA CHLORELLA KESSLERI DAN CHLORELLA SP UNTUK BIOCHIP-G BIOSENSOR Febyola Aswandi; Lazuardi Umar
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v6i1.10402

Abstract

Penurunan kualitas sumber daya perairan menjadi masalah khusus dalam beberapa tahun ini, yang ditandai dengan menurunnya jumlah oksigen terlarut (Dissolved Oxygen – DO) sebagai indikator pencemaran air pada sistem perairan. Penelitian ini menyajikan suatu modul biosensor dengan prinsip kerja amperometris yang terintegrasi dalam suatu microchip yaitu biochip-G yang dapat mendeteksi produksi DO melalui proses fotosintesis mikroalga. Sel alga Chlorella kessleri dan Chlorella sp digunakan sebagai bioindicator pengenal polutan yang di stimulasi menggunakan cahaya artifisial LED bulb 149 µmolm2/s berwarna biru (480 nm) dan merah (650 nm). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan potensial yang dihasilkan kedua jenis alga saat disinari cahaya LED. Hasil menunjukkan bahwa alga Chlorella sp lebih sensitif dibandingkan alga Chlorella kessleri yang ditandai dengan potensial minimum yang dihasilkan saat Chlorella sp disinari LED spektrum biru dan merah berturut – turut sebesar 1599 mV dan 1478 mV, sedangkan potensial minimum Chlorella kessleri berturut turut yaitu sebesar 1758 mV dan 1738 mV.
ANALISA MEKANISME PENDORONG RESERVOIR “AB” FORMASI CIBULAKAN BAWAH CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA Bagus Adhitya; Hari Wiki Utama
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v6i1.10430

Abstract

Abstrak Mekanisme Pendorong reservoir maksudnya adalah jenis tenaga pendorong yang berasal dari formasi reservoir. Tenaga pendorong ini berperan untuk memproduksikan minyak dari reservoir masuk ke lubang bor dan naik kepermukaan tanpa bantuan pompa. Namun energi pendorong ini tidak akan bertahan sampai akhir produksi suatu lapangan, karena seiring dengan proses produksi fluida reservoir ke permukaan, akan terjadi pengurangan tekanan sehingga tenaga pendorong alami hanyak akan bertahan pada saat tahap primary recovery atau pada saat Pwf (well flowing pressure) lebih besar dari Ps (static pressure). Mengetahui jenis mekanisme pendorong ini akan membantu dalam mengetahui berapa lama tahap primary recovery ini berlangsung sehingga perencanaan proses produksi akan semakin baik, dan juga dengan mengetahui jenis mekanisme pendorong ini akan membantu dalam proses simulasi reservoir agar model dinamis yang dibuad akan merepresentasikan reservoir yang sebenarnya. Terdapat 5 jenis mekanisme pendorong yang bekerja pada suatu reservoir, meliputi: depletion drive, gas cap drive, water drive, gravity drainage drive, dan combination drive. Untuk mengidentifikasi jenis mekanisme pendorong yang bekerja pada suatu reservoir dapat dilakukan dengan metode kualitatif dan metode kuantitatif. Pada metode kualitatif dengan menganalisa trend produksi minyak, air, gas, water cut, GOR, dan tekanan reservoir. Dari trend yang terbentuk akan diketahui bagaimana karakteristik reservoir berdasarkan mekanisme pendorong yang bekerja. Pada metode kuantitatif dilakukan analisa Drive Index untuk menentukan mekanisme pendorong yang bekerja pada suatu reservoir. Dari hasil analisa kualitatif dan kuantitatif diketahui mekanisme pendorong yang bekerja pada reservoir AB adalah combination drive, yang merupakan gabungan dari depletion drive dan weak water drive. Justifikasi weak water drive pada reservoir AB dikarenakan nilai RF (recovery factor) sampai akhir produksi baru mencapai 15.2%, yang artinya masih ada cadangan minyak yang tersisa sebesar 84.8% di reservoir AB. Reservoir AB berada pada Cekungan Jawa Barat Utara, Anggota Formasi Cibulakan Bawah. Berdasarkan ciri korelasi litologi dengan Cekungan Sumatera Selatan Anggota Formasi Cibulakan Bawah ini terdiri dari setara Formasi Talangakar dan Setara Formasi Baturaja, dan untuk reservoir AB ini termasuk kedalam setara Formasi Talangakar. Dari analisa fosil diketahui Formasi Talangakar berumur Miosen bawah, dan dari analisa coring formasi ini diendapkan pada lingkungan transisi dibuktikan dengan perselingan serpih, batupasir, dan batugamping dengan sisipan napal, batulanau, dan batubara. Formasi Talangakar ini adalah formasi yang sangat penting di Cekungan Jawa Barat Utara karena berperan sebagai source rock, reservoir rock, dan cap rock. Kata Kunci: Mekanisme Pendorong; Formasi Talangakar; Cekungan Jawa Barat Utara Abstract Reservoir Drive mechanism means the type of natural driving force that origin from the reservoir formation. This driving force plays a role in producing oil from the reservoir into the borehole and rising to the surface without the aid of a pump. However, this driving energy will not last until the end of a field's production, because along with the production process, there will be a reduction in pressure so that the natural driving force will only last during the primary recovery stage or when the Pwf is higher than Ps. Knowing the type of driving mechanism will help in knowing how long this primary recovery stage will occurred, so that planning the production process will be preferable, and it will help the dynamic model that is created will represent the real reservoir. There are 5 types of drive mechanisms that act on a reservoir such as; depletion drive, gas cap drive, water drive, gravity drainage drive, and combination drive. Qualitative and quantitative methods can be used to identify the type of drive mechanism that act on a reservoir. Qualitative methods used by analyzing the production trends of oil, water, gas, water cut, GOR, and reservoir pressure. It will be known how the reservoir characteristics based on the driving mechanism from the trend formed. In quantitative method, Drive Index analysis is carried out to determine the drive mechanism that acts on a reservoir. From the results of qualitative and quantitative analysis, it known that the driving mechanism that works on reservoir AB are combination drive, which is a combination of depletion drive and weak water drive. The justification for the weak water drive in reservoir AB is due to the RF (recovery factor) at the end of production only reached 15.2%, which means there is still 84.8% remaining oil reserves in reservoir AB. Reservoir AB is located in North West Java Basin, member of the Lower Cibulakan Formation, based on the characteristics of the lithological correlation with the South Sumatra Basin. Reservoir AB is included in the equivalent of the Talangakar Formation. From fossil analysis, it known that the Talangakar Formation aged lower Miocene, and from the coring analysis this formation is deposited in transitional environment as evidenced by interlude shale, sandstone and limestone with inserts of marl, siltstone, and coal. The Talangakar Formation is very important formation in the North West Java Basin because it acts as source rock, reservoir rock, and cap rock. Keywords: Drive Mechanism; Talangakar Formation; North West Java Basin
PENDUGAAN SEBARAN AIR LINDI DI TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH (TPS) DESA MATANG SEULIMENG MENGGUNAKAN METODE SELF-POTENTIAL Anita Purwanti; Fajriani; Rahmawati
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v6i1.10587

Abstract

Telah dilakukan penelitian pendugaan sebaran air lindi di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Matang Seulimeng menggunakan metode Self-Potential. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik fixed-base. Titik pengambilan data sebanyak 250 titik dari 11 lintasan. Data potensial listrik diolah menggunakan software Surfer 13 sehingga dihasilkan kontur isopotensial. Hasil dari pemetaan menunjukan adanya sebaran anomali yang diindikasikan sebagai akumulasi air lindi. sebaran potensial listrik menyebar dari potensial rendah ke potensial tinggi yaitu tersebar dari arah Utara ke arah Selatan. Nilai potensial listrik dibagian selatan ini berkisar antara 25-45 mV, hal ini menunjukkan bahwa area tersebut termasuk konduktif. hasil pengukuran nilai DO (Dissolved Oxygen) dari kelima sampel air sumur sangat rendah. Dimana dari kelima sampel air sumur tersebut menunjukkan angka kisaran 2,0-3,6 mg/L. Dari keseluruhan hasil uji air sumur, masing-masing menunjukan potensi pencemaran air oleh lindi yang ditunjukan dengan nilai DO yang sangat jauh dari batas baku mutu air. Sedangkan untuk nilai pH yang dihasilkan pada masing-masing sampel air sumur yaitu kisaran 6,0-6,5. Dimana hal tersebut menunjukkan bahwa kelima sampel air sumur tersebut bersifat asam, sehingga kurang dari batas baku mutu air. Hal tersebut menunjukkan bahwa masing-masing sampel menunjukkan potensi pencemaran air oleh lindi.
PERANCAH TULANG BERBASIS KOMPOSIT HIDROKSIAPATIT/SILIKA MELALUI METODE 3D-PRINTING: SEBUAH KAJIAN NARATIF Evi . J; Siska Oktaviyani; Mahjur Mahjur; Fitri Afriani
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v6i1.10598

Abstract

Bone scaffolding is an alternative solution developed to assist the bone therapy process. One of the materials with good biocompatibility and can be applied as a scaffold is hydroxyapatite (HAp). The development of HAp/silica composites aims to improve various characteristics of pure HAp-based scaffolding. In this article, a narrative review is conducted regarding the use of cockle shells as a source of calcium in the synthesis of HAp and tin tailings sand as a silica source. Various HAp synthesis and silica purification methods were compared to obtain the optimal HAp/silica composites method. Furthermore, this article also describes the potential use of 3D-printing technology in scaffolding fabrication. It is because 3D-printing technology has a promising prospect for producing scaffolding with complex structures precisely, efficiently, and quickly to meet patient needs. Also, we explained the challenges of applying 3D-printing technology to provide input for related research in the future.
EXPLORATORY DATA ANALYSIS PADA TERMOMETER SUHU TANAH REAL TIME BERBASIS INTERNET OF THINGS Indrawata Wardhana; Vandri Ahmad Isnaini; Rahmi Putri Wirman
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v6i1.10601

Abstract

Suhu tanah memiliki peran penting dalam perkembangan tanaman terutama pada proses fotosintesis, penyerapan air, respirasi dan transpirasi. Termometer tanah real time dibutuhkan pada riset ilmiah dan industri pertanian. Penelitian suhu tanah berbasis sensor telah dilakukan, tapi terbatas pada pengukuran dan penyimpanan data di SD Card. Pengamatan real time sangat diperlukan dimana data observasi dapat disimpan secara periodik di server basis data menggunakan koneksi internet. Data selanjutnya diproses secara exploratory data analysis dan ditampilkan secara visualisasi untuk mendapatkan analisa terbaik pada proses pengambilan keputusan. Penelitian ini, menggabungkan teknik Internet of Things dan Exploratory data analysis dengan menggunakan sensor thermocouple tipe K max6675 dalam pengambilan data suhu. Data dikirim melalui port 1883 mqtt kemudian disimpan didalam cloud server database mysql. Didapatkan suhu maksimum sebesar 31,75 oC dan minimum sebesar 25 oC selama 6 jam. Untuk mendapatkan kecepatan kirim terbaik, pengiriman data sensor menggunakan mqtt Quality of Service 0. Terdapat hubungan antara suhu tanah dan intensitas cahaya. Data yang telah melalui proses statistik dan data cleaning, kemudian divisualasi dalam boxplot dan countourplot menggunakan bahasa pemograman python.

Page 6 of 28 | Total Record : 271


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1 Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3 Vol. 10 No. 2 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 2 Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1 Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3 Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2 Vol. 9 No. 1 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 1 Vol. 8 No. 3 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 3 Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2 Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1 Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2 Vol. 7 No. 1 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 1 Vol. 6 No. 2 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 2 Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1 Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2 Vol. 5 No. 1 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 1 Vol. 4 No. 2 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 2 Vol. 4 No. 1 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 1 Vol. 3 No. 2 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 2 Vol. 3 No. 1 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 1 Vol. 2 No. 2 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 2 Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1 Vol. 1 No. 2 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 2 Vol. 1 No. 1 (2015): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 1 Vol 1, No 1 (2015): JoP More Issue