Articles
272 Documents
IMPLEMENTASI SIREKAP DALAM PERUBAHAN SOSIAL TEKNIS PILKADA 2020 (Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Jawa Timur)
Deni Mustofa;
Jenny Yudha Utama;
Akhmad Arief
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (482.199 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v6i1.16294
Pemilihan Bupati 2020 merupakan hal yang sangat bersejarah hal ini dikarenakan diselimuti pandemi Covid 19. Akan tetapi Pilbup tersebut tetap dilaksanakan dengan peraturan yang telah disesuaikan pada saat pandemi covid 19.Hal yang terbaru disini terkait dengan adanya alat pungut hitung yakni Sirekap yang tertuang pada Pasal 58A dalam PKPU RI NO 18 Tahun 2020 tentang peruahan atas PKPU NO 8 TAHUN 2018 tentang pemungutan dan penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/ atau Walikota dan Wakil Walikota yang bertujuan sebagai sarana publikasi hasil penghitugan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan rekapitulasi hasil penghitungan suara. Sehingga menarik untuk ditulis, hal ini dikarenakan pertama kali oleh KPU RI guna meminimalisir kontank fisik dimasa pandemi. Adapun metode penelitian yang digunakan pada tulisan ini adalah kualitatif yang menggunakan pendekatan fenomenologi, yang mana dalam pendekatan fenomenologi merupakan ilmu tentang esensi kesadaran dan esensi ideal dari obyek korelasi dalam kesadaran dalam diri yang melibatkan pengujian dengan seksama dan teliti pada kesadaran dan pengalaman pada diri. Adapun hasil yang diperoleh yakni KPU RI mengevaluasi terkait dengan server yang digunakan pada Sirekap serta mengedukasi masyarakat terkait dengan pentingnya IT, hal ini terlihat pada negara maju telah menggunakan e vote yang dikenalkan pada tahun 1889.
MEDIA SOSIAL DAN KOMUNIKASI DAKWAH PADA KALANGAN REMAJA DI SULAWESI TENGGARA
Mardiana Mardiana
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 3 (2020): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (977.615 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v5i3.11226
Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh penggunaan media sosial terhadap komunikasi dakwah pada kalangan remaja di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini berangkat dari fenomena penetrasi internet dan media sosial yang begitu massif di kalangan masyarakat khususnya di Sulawesi Tenggara yang turut mempengaruhi berbagai aspek sosial masyarakat terutama aktifitas penyebaran pesan dakwah. Dengan menggunakan pendekatakn explanatory research peneliti mengukur tingkat kausalitas antara variabel penggunaan media sosial dan komunikasi dakwah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ramaja di Kota Kendari yang berjumlah 122.567, sedangkan jumlah sampel adalah 270 responden. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat hubungan dan pengaruh yang positif dan signifikan antara penggunaan media sosial dengan aktifitas komunikasi dakwah pada kalangan remaja. Penyebaran pesan-pesan dakwah melalui media sosial dapat menjadi sarana yang efektif untuk proses berbagi informasi keagamaan dan juga menuntun masyarakat ke arah peningkatan pengetahuan agama. Media sosial dapat menjadi alat yang efektif bagi para pendakwah untuk mendorong terciptanya masyarakat yang paham akan nilai-nilai religius yang bermuara pada perbaikan tatanan sosial kemasyarakatan.
CURAHAN WAKTU DAN KONTRIBUSI EKONOMI WANITA DALAM RUMAH TANGGA MISKIN (Studi Kasus Pada Keluarga Wanita Pemecah Batu di Kecamatan Moramo Utara)
Jamaluddin Hos;
Zulfiah Larisu;
Astitin Tombili
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 3 (2020): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (496.211 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v5i3.13791
Penelitian ini mengenai isu kemiskinan di Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan yang memunculkan fenomena wanita pemecah batu. Hal ini sering terjadi di negara berkembang dengan kesenjangan sosial yang tinggi, termasuk di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan terhadap para wanita pemecah batu di Kecamatan Moramo Utara dengan tujuan untuk (1) menganalisis pembagian waktu sebagai ibu dan pemecah batu dan (2) mengetahui kontribusi pendapatan mereka di dalam keluarga. Penelitian ini menemukan bahwa wanita pemecah batu mempunyai peran ganda sebagai ibu yang bertanggung jawab di ranah domestik sekaligus sebagai pekerja pemecah batu di ranah publik. Dalam ranah domestik mereka tetap menjalankan fungsinya sebagai seorang ibu rumah tangga yang bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seluruh anggota keluarga dengan membagi waktu di dua ranah tersebut. Pada ranah publik, para wanita pekerja pemecah batu memiliki kontribusi ekonomi yang sangat signifikan terhadap peningkatan pendapatan serta pemenuhan ekonomi keluarga.
EFEKTIFITAS INSTAGRAM SEBAGAI WADAH KOMUNIKASI PEMASARAN (Studi pada @Litashop Eleora Tanjung Balai Karimun)
Said Nuwrun Thasimmim;
Haryati Haryati;
Suci Kamarani
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 4 (2020): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.693 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v5i4.12355
Melalui Komunikasi Pemasaran sebagai sarana yang bisa memberikan informasi kepada konsumen tentang suatu produk bagaimana dan mengapa sebuah produk itu digunakan, dan siapa saja yang menggunakannya serta kapan dan dimana produk tersebut. Litashop Eleora adalah salah satu penjualan produk kecantikan dengan merek dagang “Eleora” yang mempromosikan produknya melalui Instagram. Peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas media sosial Instagram sebagai media dalam proses komunikasi pemasaran. Selanjutnya untuk melihat dan mengetahui bagaimana tanggapan dari customer sebagai pengguna instagram terhadap efektivitas instagram sebagai salah satu media komunikasi pemasaran pada @Litashop Eleora Tanjung Balai Karimun. Metode penelitian bersifat kualitatif, dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Hasil penelitian: Indikator perhatian (attention) dikatakan baik hal ini berdasarkan perhitungan indeks dari hasil nilai berdasarkan klasifikasi penilaian dari pernyataan responden sebesar 70.4%. Indikator ketertarikan (interest), Dikatakan baik hal ini berdasarkan perhitungan indeks dari hasil nilai berdasarkan klasifikasi penilaian dari pernyataan responden sebesar 64.15%. Indikator keinginan (desire), dikatakan baik hal ini berdasarkan perhitungan indeks dari hasil nilai berdasarkan klasifikasi penilaian dari pernyataan responden sebesar 74.15%. Indikator tindakan (action) dikatakan baik hal ini berdasarkan perhitungan indeks dari hasil nilai berdasarkan klasifikasi penilaian dari pernyataan responden sebesar 75.3%.
PEREMPUAN DAN KONFLIK SOSIAL: SEBUAH UPAYA PENYELESAIAN KONFLIK AGRARIA DI KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN
Suryanto Arifin;
Nuvida Raf;
Arsyad Genda;
Sultan Sultan
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (71.732 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v6i1.12559
Penelitian ini mengungkapan isu konflik sosial dari aspek konflik agraria dan upaya pelibatan perempuan khusunya ibu rumah tangga dalam pengelolaan konflik sosial. Dilaksanakan di Kabupaten Takalar tahun 2016 dan Desa Timbuseng Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar tahun 2018, dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam kepada tokoh kunci yang terlibat dalam konflik sosial dan Focus Group Discussion kepada ibu rumah tangga sebagai agen penyelesaian konflik sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa konflik agraria telah berlangsung cukup lama dengan mengalami eskalasi yang berujung memakan korban jiwa, serangkaian upaya yang dilakukan oleh aparat dengan memediasi kedua belah pihak yang bertikai namun belum memiliki kesepakatan yang berpotensi kembali terjadi konflik sosial. Dengan keterlibatan perempuan sebagai subjek (aktor/pelaku) pada kelembagaan formal dan informal sehingga dapat berkontribusi secara positif melalui pemetaan potensi, permasalahan dan upaya pengelolaan konflik sosial.
KONSTRUKSI SOSIAL ANAK JALANAN PEREMPUAN DI KOTA PEKANBARU
Yesi Yesi
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.185 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v6i1.16289
Terdapat 120 anak jalanan perempuan di Pekanbaru yang umumnya berusia 6-15 tahun serta bekerja menjual tissue, pengemis, jasa semir sepatu, penjual koran, pedagang asongan, dan pengamen.Tujuan penelitian melihat konsep diri anak jalanan menggunakan perspektif konstruksi social. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik penetuan subjek diawali accidental sampling yang kemudian diteruskan dengan purposive sampling. Hasil penelitian terhadap 6 (enam) subjek diketahui proses eksternalisasi terdiri dari dua model. Pertama, eksternalisasi lingkungan terhadap orang terdekat dan kemudian diwariskan kepada subjek. Kedua, eksternalisasi yang kaitannya secara langsung oleh subjek dengan realitas atau keadaan sekitarnya tanpa adanya proses pewarisan. Subjek dengan sendirinya tertarik karena melihat kebiasaan yang dilakukan secara berulang dan diajak untuk turut bekerja bersama sehingga hal itu memicu ketertarikan menjalankan pekerjaan serupa. Objektivasi dilakukan dengan merubah penampilan dengan tambahan property pendukung. Internalisasi terjadi pada titik subjek merasa nyaman dan menyatu dengan pekerjaannya. Subjek sudah merasa sangat nyaman dan terbiasa dengan lingkungan pekerjaannya meskipun orang-orang menganggap penuh dengan resiko.
BUDAYA KERJA PETANI JAGUNG PEREMPUAN (Studi di Dusun Tumba Desa Pongongaila Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo)
Mei K Abdullah
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.275 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v6i1.12200
Bertani merupakan usaha utama masyarakat Dusun Tumba, Desa Pongongaila, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo. Penggerak usaha pertanian di daerah ini adalah perempuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan eksplorasi tentang budaya kerja petani jagung perempuan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal yang menjadi motivasi petani perempuan dalam bekerja adalah 1) Hasil yang memadai, 2) Merupakaan kebiasaan baik, 3) Usaha Menjaga Diri dari Perilaku Meminta-minta, 4) Tujuan Investasi. Beberapa budaya kerja petani perempuan yang dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan Petani Perempuan adalah: 1) Melakukan Kebiasaan Baik, 2) Disiplin yang tinggi, 3) Etos Kerja Tinggi, 4) Jujur, 5) Bekerja Sama, 6) Produktif dengan skill yang memadai
UPAYA PEMERINTAH DALAM MEWUJUDKAN KOTA LAYAK ANAK DI KABUPATEN PASAMAN BARAT
Yuhelna Yuhelna;
Ririn Tri Setiawati
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 3 (2020): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (33.006 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v5i3.12301
Kota Layak Anak merupakan kebijakan berkelanjutan untuk menjamin terpenuhinya hak anak. Kota Layak Anak bersifat kebijakan Top Down yang dimulai dari kebiajkan UNESCO, dan di turunkan di Negara dan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: Upaya pemerintah mewujudkan kota layak anak di Kabupaten Pasaman Barat. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi non partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumen. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah mengumpulkan data, mengolah data, dan menganalisis data secara deskriptif dengan tujuan agar memperoleh informasi yang mendalam tentang apa yang menjadi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Pasaman Barat
FENOMENA PROKRASTINASI AKADEMIK DI KALANGAN MAHASISWA
Muhammad Syukur;
A. Octamaya Tenri Awaru;
Megawati Megawati
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 4 (2020): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (333.447 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v5i4.11923
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis; 1) Faktor penyebab mahasiswa melakukan prokrastinasi akademik. 2) Dampak konkret dan dampak emosional prokrastinasi akademik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Subjek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial semester 8 keatas yang belum menyelesaikan kuliahnya dan orangtua mahasiswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa; 1) Faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa sehingga menyebabkan prokrastinasi akademik adalah Buruknya pengelolaan waktu, kesulitan dalam berkonsentrasi, takut gagal, dan kebosanan terhadap tugas. 2) Dampak prokrastinasi dibagi menjadi dua yaitu dampak konkret dan dampak emosional.
PENDAMPINGAN PSIKOSOSIAL PEKERJA SOSIAL PADA ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA KENDARI
Darmin Tuwu;
Wa Ode Sarina;
Bahtiar Bahtiar
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 4 (2020): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (358.873 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v5i4.12775
Kekerasan seksual merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi oleh anak dewasa ini. Tulisan ini mengeksplorasi pendampingan psikososial pekerja sosial pada anak korban kekerasan seksual di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Fokus kajian adalah anak korban kekerasan seksual dalam wilayah kerja Dinas Sosial Kota Kendari. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara secara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sosial dalam melakukan pendampingan psikososial pada anakmempunyaiperan yang sangat menonjol. Peran-peran tersebut adalah pertama, peran sebagai advokator, kedua, peran sebagai broker, ketiga, peran sebagai fasilitator, dan keempat, peran sebagai motivator. Peran fasilitator sangat dominan utamanya dalam membentuk kerjasama dengan stakeholder terkait seperti psikolog di Rumah Sakit jiwa, dan lain-lain.Dengan demikian, pendampingan psikososial pekerja sosial dengan berbagai tehnik intervensinya sangat berguna dalam membantu proses pemulihan korban dan pengembalian keberfungsian sosial anak.