cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Neo Societal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 272 Documents
PERILAKU KONSUMEN DALAM BERBELANJA (Kasus Ibu Rumah Tangga Pengunjung Pasar Tradisional) Muhammad Rusli; Isran Isran; Ratna Supiyah
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 2 (2020): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.951 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i2.7720

Abstract

Penelitian inibertujuan mengetahui perilaku konsumen, khususnya ibu rumah tangga yang berbelanja pada pasar tradisional dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilakunya.Untuk mengungkap hal tersebut dengan metode penelitian kualitatif deskriptif dimana ibu rumah tangga sebagai sumber informasi utama dipilih secara purposive sampling dan data yang diperoleh dengan wawancara dan observasi dianalisis data yang terkumpul kemudian melakukan sintesis. Untuk keabsahan data dengan cara triangulasi. Simpulan temuan ini menunjukkan bahwa ibu-ibu rumah tangga yang berbelanja di pasar tradisional dominan perilaku belanja berdasarkan kebutuhan dan manfaat, kualitas belum menjadi pertimbangan utama.Yang mempengaruhi perilaku belanja tersebut terutama nilai-nilai sosial budaya yang menganggap bahwa yang terbaik berbelanja dengan pertimbangan utama karena kebutuhan dan manfaat. Pengaruh faktor individu terutama dari segi usia di mana yang usia tua lebih mengedepankan kebiasaan dalam berbelanja di pasar tradisional.
STRATEGI ADAPTASI MIGRAN MALUKU DI PULAU BUTON DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN RUMAH TANGGA Tanzil Tanzil
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 3 (2020): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.728 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i3.11657

Abstract

Penelitian ini melihat kaum migran Maluku di Pulau Buton telah memiliki etos kerja untuk menghadapi kesulitan hidup. Mereka berupaya mendapatkan sumber-sumber penghasilan dengan berdagang dan diversivikasi mata pencaharian lainnya. Hal ini merupakan bentuk strategi adaptasi untuk menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi adaptasi kaum migran Maluku di kota Baubau dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Penelitian ini dilaksanakan di kota Baubau dalam wilayah kepulauan Buton Propinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data; observasi, wawancara mendalam warga migran dan dokumentasi. Teknik pengambilan informan dilakukan secara purposif. Teksik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan ekonomi yang dialami warga migran Maluku di kota Baubau, telah menempah mereka untuk aktif melakukan upaya-upaya penyelamatan. Secara umum upaya yang dilakukan dibedakan dua pilihan yakni pertama mengembangkan usaha sebagai pedagang kecil di wilayah kota Baubau dan sekitarnya dan yang kedua yakni mengembangkan usaha sebagai pedagang kecil serta dibarengi usaha lain untuk menambah penghasilan.
DAMPAK “PHUBBING” TERHADAP KEHARMONISAN KELURGA DI KELURAHAN KADIA KECAMATAN KADIA KOTA KENDARI Novita Sirupang; Muhammad Arsyad; Ratna Supiyah
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 2 (2020): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.849 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i2.9025

Abstract

Inovasi teknologi komunikasi dan informasi pada orde modernitas saat ini, salah satunya di antaranya adalah penemuan dan pemanfaatan Smartphone telah membawa dampak terhadap kehidupan masyarakat dan keluarga.  Penelitian ini mendeskripsikan dampak Phubbing terhadap keharmonisan keluarga di Kecamatan Kadia Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber data primer dan data sekunder, data dikumpulkan melalui teknik observasi dan wawancara serta dokumentasi terhadap keluarga pengguna Smartphone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak Phubbing terhadap keharmonisan meliputi: dampak positif yaitu: para anggota keluarga terampil dan mampu memanfaatkan smartphone dalam internal keluarga atau dengan kata lain masing-masing anggota keluarga tidak ketinggalan informasi dan tidak gagap teknologi (Gaptek), namun dibalik dampak positif tersebut, terdapat pula dampak negatif yaitu; dapat mengurangi kuantitas, kualitas dan intensitas interaksi secara langsung (tatap muka) antarsesama anggota keluarga, selain itu pula dapat berdampak di mana anggota keluarga yang lain maupun orang lain sebagai lawan bicara merasa tidak dihargai, semakin berkurangnya penerapan adab ataupun rasa sopan santun dalam berinteraksi, fokus perhatian pada smartphone sehingga lupa waktu belajar, lupa waktu makan dan bahkan melalaikan kewajibannya sebagai anggota keluarga dan ummat beragama.
NILAI PRIMORDIAL DALAM SOLIDARITAS KOMUNITAS PETANI PENGGARAP Sopian Tamrin; Sumitro Sumitro; Hamsah Hamsah
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.115 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i1.16291

Abstract

Penelitian tentang nilai-nilai primordial yang ada dalam komunitas petani penggarap asal Bima di desa Serading Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa bertujuan untuk menjelaskan proses transformasi nilai-nilai primordial tersebut menjadi solidaritas sosial pada komunitas petani penggarap di Desa Serading. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain etnografi. Tempat penelitian di Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir Kabupeten Sumbawa. Waktu penelitian mulai bulan januari sampai Mei 2020. Subjek penelitian komunitas petani penggarap asal Bima yang bekerja di lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil temuan menunjukkan adanya solidaritas sosial mekanik maupun organik pada komunitas petani penggarap di Desa Serading. solidaritas sosial tersebut berupa 1. nilai nilai budaya masyarakat Bima yang menjadi identitas kelompoknya. 2. Loyalitas komunitas petani penggarap. 3. Konsep kerja gotong royong yang di praktekan oleh komunitas petani penggarap. Solidaritas petani penggarap tersebut ditransformasikan dari nilai-nilai primordial masyarakat Bima. Transformasi nilai primordial tersebut terbentuk dari apa yang disebut Durkheim sebagai collective consciosness/conscience (kesadaran kolektif/ kesadaran bersama) dari para petani penggarap yang sama-sama berasal dari suku yang sama (solidaritas organik) dan profesi yang sama (solidaritas mekanik).
Konstruksi Identitas Di Era Media Baru: Youtube Hayati, Laila; Herdiyanti, Herdiyanti; Saputra, Putra Pratama
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.546 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i2.16184

Abstract

The advanced technology has driven society to the new civilization: human civilization of new media. Currently, the new media can facilitate human beings in maintaining the relationship among them. Social media is one of examples of a well-known new media. The study aims to analyze the role of new media in constructing the users’ identity. The Qualitative phenomenological research was employed to conduct the study. Observation and interview were applied to collect the data. The function of Youtube has transformed from the platform of exchanging information through video to the platform of constructing the users’ identity. It occurs when viewers of Youtube participate actively in following the particular content that forms viewers’ identity based on content they watch. Finally, the identity construction formed by the viewers of Youtube leads to the fake identity and create the inappropriate values or social norms of society.
BARAKKA: ORIENTASI KERJA PETANI BERBASIS AGAMA DI DESA BULUTELLUE KABUPATEN SINJAI Abdul Rahman; Najamuddin Najamuddin; Abdul Asis
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 3 (2020): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.208 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i3.11974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang: (1) Arti penting barakka (2) upaya untuk memperoleh barakka dan (3) ciri-ciri penghasilan yang memiliki barakka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan paradigma deskriptif analisis. Lokasi penelitian ialah di Desa Bulutellue, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Sasaran penelitian ialah para petani dan keluarganya. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi, wawancara dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani dalam menjalankan aktivitasnya selalu memiliki keterkaitan dengan ajaran agama Islam yang dianutnya, maupun keterkaitan terhadap budaya luhur yang mereka warisi. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya aktivitas ekonomi yang sangat mengutamakan barakka (perkenan Tuhan). Bagi petani harta yang banyak tidak akan berarti dalam kehidupan jika tidak memiliki barakka. Untuk memperoleh barakka dalam mencari nafkah maka petani menekankan sikap jujur dalam bekerja, dermawan dan aktif mengikuti kegiatan keagamaan. Adapun ciri harta yang memilik barakka menurut pemahaman petani ialah harta tersebut dapat memberikan rasa aman, bermanfaat bagi orang lain, serta meningkatkan rasa syukur.
HABITUS ANAK DALAM BUKU SERI CERITA “KECIL-KECIL PUNYA KARYA” Rahma Isnania; Nanang Martono; Tri Rini Widyastuti
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 3 (2020): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.202 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i3.13218

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan habitus anak yang diceritakan dalam buku seri “Kecil-Kecil Punya Karya” terbitan PT Mizan Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis isi kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah  buku seri cerita KKPK berjumlah 791 buku, dan sampel diambil secara acak sebanyak 265 buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua buku cerita KKPK menceritakan habitus anak kelas atas. Ide cerita dalam buku adalah menceritakan kehidupan keseharian anak-anak dari keluarga kelas atas. Sebaliknya, cerita yang menggambarkan habitus anak kelas bawah hanya dijumpai di empat buku. Habitus anak kelas atas yang ditampilkan dalam cerita di antaranya: bertamasya, anak pergi ke luar negeri, anak tinggal di rumah elit, anak aktif di media sosial, anak memiliki kebiasaan menulis, anak membentuk geng, anak memiliki barang elektronik, menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari, anak memiliki keterampilan elit, hidup mewah, anak mengikuti les, dan lainnya. Selanjutnya, habitus anak kelas bawah yang muncul dalam buku seri KKPK hanya ada dua: pekerjaan kelas bawah, dan bermain permainan tradisional. Namun, kedua aktor anak yang memiliki kedua habitus tersebut tidak diposisikan sebagai tokoh utama. Tokoh utama dalam semua cerita diposisikan sebagai anak kelas atas. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat bias kelas sosial di dalam buku KKPK.
IMPLIKASI SOSIAL KONTRIBUSI BURUH WANITA TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA KABUPATEN ENREKANG Suardi Suardi; Hasiah Hasiah; Herdianty Ramlan; Indah Ainun Mutiara; Syahban Nur; Syarifuddin Syarifuddin; Fitri Yanty Muchtar
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 4 (2020): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.459 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i4.10860

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi sosial ekonomi keluarga buruh wanita, bentuk kontribusi yang dilakukan oleh kaum buruh wanita terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga, implikasi sosial kontribusi buruh wanita terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga, solusi terhadap implikasi sosial kontribusi buruh wanita terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan informan penelitian terdiri dari buruh wanita, anak, kepala desa, kepala rumah tangga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi, hasil pengumpulan data kemudian dianalisis berbagai mulai tahap reduksi data, kemudian menyajikan data, lalu melakukan penarikan kesimpulan. Data yang diperoleh divalidasi melalui teknik keabsahan data triangulasi sumber, triangulasi waktu dan triangulasi teknik. Hasil penelitian diperoleh data kondisi sosial ekonomi keluarga buruh wanita mengalami peningkatan yang signifikan dari sebelumnya. Bentuk kontribusi yang dilakukan oleh kaum buruh wanita terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga yaitu (i) mengurus keluarga sebagai tugas maupun tanggung-jawab sebagai ibu rumah tangga, (ii) kontribusi sebagai buruh wanita. Implikasi sosial positif buruh wanita yaitu (i) meningkatkan dan memperbaiki kondisi perekonomian keluarga, (ii) meningkatkan sumber daya manusia, (iii) mempererat tali silaturahmi dalam kehidupan masyarakat, sedangkan implikasi negatif yaitu (i) sering terjadi perbedaan pendapat antara suami dan istri dalam keluarga, (ii) Kurangnya waktu berkumpul dengan keluarga, (iii) pekerjaan rumah biasa tidak selesai, (iv) kurangnya pengawasan dari orang tua terhadap anak mereka yang masih dibawah umur. Solusi terhadap implikasi sosial yaitu (i) mendapatkan izin dari suami untuk bekerja diluar rumah, (ii) mampu membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga, (iii) memprioritaskan tanggung jawab dalam keluarga, (iv) menjalankan berbagai fungsi dan peran masing-masing dalam keluarga, dan (v) menjaga komunikasi antara suami, istri, dan anak agar tercapainya keluarga yang harmonis dan sejahtera.
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT HUKUM ADAT DATUK SINARO PUTIH DALAM MENJAGA LINGKUNGAN ALAM Ridwan Ridwan
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 4 (2020): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.048 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i4.14284

Abstract

Hutan adat Masyarakat Hukum Adat Datuk Sinaro Putih merupakan wujud bahwa sebagai indigenous community mereka masih memiliki kearifan lokal dalam menjaga dan melestarikan kawasan hutan mereka. Hal itu terjadi di tengah kuatnya intervensi pemerintah untuk pemberian HPH kepada pengusaha dan ambisi perusahaan-perusahaan perkebunan yang sampai saat ini masih terus merayu Masyarakat Hukum Adat Datuk Sinaro Putih untuk melepaskan hutan adatnya menjadi kawasan perkebunan sawit. Namun berkat kearifan yang mereka miliki yang sudah dipatuhi di dalam adat istiadat mereka, maka kawasan hutan adat masih terlindungi dari berbagai ancamannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara secara mendalam (in-depth interview) menggunakan pedoman wawancara dan observasi. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai-nilai kearifan lokal Masyarakat Hukum Adat Datuk Sinaro Putih dalam menjaga lingkungan diantaranya adanya falsafah dan aturan adat sebagai pedoman menjaga hutan dan lingkungan, dibentuknya hutan adat dan lubuk larangan sebagai upaya untuk menjaga lingkungan dan melindungi hutan yang masih tersisa, selanjutnya diadakannya kaul adat dalam menjaga kekompakan masyarakat menjaga lingkungan alam.
PEMANFAATAN MODAL SOSIAL LOKAL DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 Rupita Rupita
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.207 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i1.14117

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadi wabah yang tidak hanya menyerang tubuh manusia, tetapi juga menumbangkan sistem penghidupan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Pada tulisan ini menyampaikan resiliensi masyarakat menengah bawah dengan memanfaatkan modal sosial lokal yang ada di lingkungan hidup mereka. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pendeskripsian data primer dan data sekunder. Mekanisme pengumpulan data lapangan dengan menggunakan protokol kesehatan. Temuan dalam tulisan ini menunjukkan bahwa dalam menghadapi perubahan ekonomi, masyarakat menengah ke bawah mampu mendapatkan alternative untuk bertahan hidup dengan memanfaatkan modal sosial lokal. Adapun Bantuan Langsung Tunai juga bermanfaat bagi masyarakat penerima bantuan. Hanya saja tidak semua masyarakat menengah ke bawah mendapatkan bantuan ini. Masyarakat memanfaatkan modal sosial untuk menopang ekonomi keluarga dalam menghadapi pandemi Covid-19.