cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25034286     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan, memuat hasil-hasil penelitian yang berkenaan dengan segala aspek bidang ilmu Sumber Daya Perairan.
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
Struktur Komunitas Ikan Karang pada Terumbu Karang Buatan di Perairan Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Yudizar, Arbin; Kasim, Ma'ruf; Nur, Andi Irwan
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.329 KB)

Abstract

Penurunan kondisi ekosistem terumbu karang terjadi diberbagai wilayah Indonesia termasuk di wilayah Sulawesi Tenggara. Berbagai metode rehabilitasi ekosistem terumbu karang telah dikembangkan dan beberapa sudah diterapkan. Pada tahun 2017 di Perairan Desa Tanjung Tiram telah diterapkan teknologi terumbu karang buatan dari sampah plastik. Terumbu karang buatan memungkinkan terciptanya suatu ekosistem yang menyerupai terumbu karang asli yang mengundang banyak ikan potensial untuk tinggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas dan kepadatan ikan karang pada terumbu karang buatan di Perairan Desa Tanjung Tiram setelah satu tahun diturunkan. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dari bulan februari – April 2018 Di Perairan Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode visual census untuk mengetahui spesies dan jumlah ikan karang pada terumbu karang buatan. Terdapat 624 individu ikan karang yang terdiri dari 13 famili, 17 genus dan 20 spesies. Nilai indeks kepadatan yaitu berkisar 1,36 - 1,90 ind/m3. Famili Apogonidae dan Pomacentridae merupakan famili ikan karang yang memiliki tingkat kepadatan tertinggi. Tingkat keanekargaman dalam kategori sedang dengan nilai yang diperoleh berkisar 2,041 - 2,462. Tingkat keseragaman tinggi berkisar 0,773 - 0,869. Sedangkan tingkat dominansi rendah berkisar 0,116 - 0,203. Faktor fisika-kimia perairan yang diperoleh di daerah penelitian dengan suhu rata-rata berkisar 28-300C, dengan kedalaman 4 - 5 m, kecepatan arus 0,15 - 0,25 m/s dan salinitas berkisar 33 - 34 ‰. Hasil tersebut menunjukan bahwa parameter fisika kimia perairan di daerah penelitian masih  menunjang kehidupan ikan karang.Kata kunci : Tanjung Tiram, terumbu karang buatan, ikan karang dan struktur komunitas
Struktur Komunitas Mikroalga Pada Terumbu Karang Buatan di Perairan Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Sarifa, .; Kasim, Ma'ruf; Nur, Andi Irwan
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.028 KB)

Abstract

Mikroalga adalah salah satu organisme yang menempel pada terumbu karang buatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mikroalga pada terumbu karang buatan. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu pada bulan Februari- April 2018 di Perairan Desa tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Pengambilan data dilakukan dengan mengangkat salah satu balok dari terumbu karang buatan kepermukaan, selanjutnya dilakukan proses pengerukan sampel mikrolaga dengan transek kuadrat (5x5) cm dan megidentifikasi mikroalga dilakukan di Laboratorium Pengujian Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo. Hasil penelitian diperoleh 11 spesies mikroalga dari kelas Bacillariophyceae. Kepadatan tertinggi diperoleh pada kedalaman 3 m yaitu 16.04 sel/cm2. Keanekaragaman (H’) tertinggi 2.09 dengan kategori sedang. Keseragaman (E) diperoleh nilai yaitu 0.87 dengan kategori tinggi. Dominansi (C) diperoleh nilai 0.22 dengan kategori rendah.Kata Kunci : Mikroalga, Struktur Komunitas, Terumbu Karang Buatan.
MODEL ANTRIAN KAPAL PERIKANAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KENDARI Syarif, Syahdan; Alimina, Naslina; Mustafa, Ahmad
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di PPS Kendari selama satu bulan Januari sampai Maret 2018, dengan tujuan untuk mengidentifikasi model antrian kapal perikanan, tingkat utilitas/pemanfaatan pelayanan bongkar muat hasil tangkapan, dan waktu tunggu kapal dalam antrian di PPS Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai melalui pengamatan selama 9 jam meliputi: tingkat kedatangan kapal dan tingkat pelayanan bongkar hasil tangkapan. Variabel yang diamati adalah jumlah kedatangan kapal persatuan waktu, waktu antar kedatangan kapal, jumlah pelayanan persatuan waktu, dan lama pelayanan. Tingkat kedatangan kapal diasumsikan terdistribusi Poisson dan tingkat pelayanan kapal di PPS Kendari diasumsikan terdistribusi Eksponensial. Pengujian tingkat kedatangan dan tingkat pelayanan kapal menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Identifikasi model antrian kapal, dan perhitungan tingkat utilitas/pemanfaatan fasilitas pelayanan di PPS Kendari dianalisis mengacu pada model dan karakteristik antrian menurut Haluan dkk (2016). Hasil pengujian tingkat kedatangan kapal berdistribusi Poisson. Tingkat pelayanan bongkar hasil tangkapan di PPS Kendari berdistribusi Eksponensial. Hasil pengujian tingkat kedatangan dan tingkat pelayanan bongkar hasil tangkapan di PPS Kendari dapat di rumuskan sebagai model (M/M/S/I/I). Model ini menyatakan: tingkat kedatangan berdistribusi Poisson (M), tingkat pelayanan berdistribusi Eksponensial (M), jumlah pelayanan lebih dari satu kapal dalam waktu yang bersamaan (S), panjang antrian kapal tidak terhingga (I), dan kapal yang diperbolehkan masuk dalam pelabuhan tidak terhingga (I). Tingkat utilitas/pemanfaatan fasilitas pelayanan di PPS Kendari adalah pelayanan yang optimal. Hal ini ditandai dengan nilai tingkat pelayanan (μ) kapal (5,367/jam) lebih besar dibandingkan dengan tingkat kedatangan (λ) kapal (1.36/jam). Tetapi tingkat kesibukkan (ρs) pelayanan di PPS Kendari tinggi yakni 4,918 dikarenakan kedatangan kapal yang bersamaan sehingga kapal-kapal tersebut mendapatkan pelayanan yang bersamaan. Walaupun demikian antrian yang terjadi di PPS Kendari tidak ada. Hal ini terlihat pada waktu tunggu kapal yakni 0,023/jam.Kata kunci : PPS Kendari, Model antrian, Pelayanan
Studi Perbandingan Laju Penempelan Makroepiphyte Pada Thallus (Eucheuma denticulatum) Pada Kedalaman Yang Berbeda Menggunakan Verti Net Di Perairan Desa Tanjung Tiram Kabupaten Konawe Selatan Wati, Nela; Kasim, Ma`ruf; S, Salwiyah
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan makroepifit merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi, petani rumput laut. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui perbandingan laju penempelan makroepifit  yang menempel pada rumput laut E. denticulatum pada kedalaman yang berbeda dengan menggunakan metode verti net di perairan Desa Tanjung Tiram. Hasil penelitian laju tertinggi dan terendah makroepifit hari ke-10 pada kedalaman 50 cm dan 200 cm adalah 248,4 dan 121,28  ind/m2/hari.  Hari ke-20 pada kedalaman 100 cm dan 200 cm adalah  333,54 dan 270,01 ind/m2/hari. Hari ke-30 pada kedalaman 50 cm dan 200 cm adalah 356,03 dan 223,24 ind/m2/hari. Makroepifit yang paling mendominasi dalam laju penempelan yaitu jenis C. crasa. Hasil pengukuran parameter fisik dan kimia perairan menunjukan bahwa kisaran suhu 290-300C. Kecepatan arus 0,050-0,067 m/detik. Kecerahan 92%. Salinitas 30-33‰. Nitrat 0,237-0,0416 mg/L. Fosfat 0,0015-0,0036 mg/L. Oksigen terlarut 5,7-6,2 mg/L. Parameter lingkungan perairan yang optimum dan tipe penempelan makroepifit yang diperoleh tidak memberikan dampak negatif terhadap laju pertumbuhan     E. denticulatum.Kata Kunci: Penempelan, Makroepifit, Perairan, Tanjung Tiram
KELIMPAHAN MAKROZOOBENTHOS PADA MODUL BIOREEFTEK DI PERAIRAN DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA Rahim, Abdul Rahman; Nadia, La Ode Abdul Rajab; ., Abdullah
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioreeftek adalah salah satu jenis artificial reef (terumbu buatan) sebagai suatu teknologi hijau yang memanfaatkan bahan alami (tempurung kelapa) sebagai media untuk penempelan larva planula karang sampai menjadi koloni individu baru atau terumbu karang. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui komposisi, kelimpahan, keanekaragaman dan dominansi makrozoobenthos pada modul bioreeftek di perairan Desa Tanjung Tiram Kec Moramo Utara. Hasil identifikasi makrozoobenthos yang telah diperoleh selama 3 bulan penelitian yaitu 11 spesies dari 3 kelas yaitu 5 kelas jenis gastropoda, 5 jenis dari kelas bivalvia, dan 1 jenis dari kelas crustacea. Hasil analisis komposisi jenis tertinggi makrozoobenthos terdapat pada stasiun 1 yaitu dari kelas gastropoda jenis Ulys siponensia aspera dengan nilai 35%. Sedangkan kelimpahan tertinggi berada pada stasiun 1 dengan nilai 2,33. Untuk nilai keanekaragaman tertinggi yaitu pada stasiun 1 sebesar 2,08 (H’) dalam kategori keanekaragaman yang sedang. Untuk dominansi tertinggi berada pada stasiun 3 dengan nilai 0,25. Faktor lingkungan yang mempengaruhi kedalaman makrozoobenthos adalah substrat tempat hidup, kedalaman, kecerahan, dan kecepatan arus. Kata Kunci : Kelimpahan, Keanekaragaman, Makrozoobenthos dan Modul Bioreeftek
STUDI KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN ZOOPLANKTON DI PERAIRAN TELUK STARING DESA PUASANA KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN Hardiyanti, Sri; Yasidi, Farid; ., Salwiyah
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman zooplankton di Perairan Teluk Staring Desa Puasana Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Penelitaian ini dilakukan dari bulan Jani- Juli 2018. Sampling dilakukan sebanyak tiga kali dengan interval waktu 14 hari dengan cara menyaring air sebanyak 50 L menggunakan plankton net. Sampel yang tersaring kemudian diawetkan dengan lugol sebanyak 2-4 tetes. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis untuk mendapatkan nilai kelimpahan,indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi. Hasil  analisis  kelimpahan zooplankton berkisar 142-367 ind/L. Hasil pengukuran  nilai  indeks keanekaragaman (H’),Keseragaman (E),dan Dominasi (C) masing - masing berkisar antara 0.015-165,0.011-0.140,dan 0.002-0.047. Nilai keanekaragaman menunjukkan kategori rendah, Indeks keseragaman menunjukkan seimbang atau jumlah individu masing-masing spesies tidak jauh berbeda,sedangkan nilai indeks dominansi menunjukkan tidak terjadi dominasi dalam komunitas.Kata Kunci: Keanekaragaman, Kelimpahan, Teluk Staring, Zooplankton
Studi Kelimpahan Spat Kerang Mutiara (Pteria Penguin) Pada Lokasi Budidaya Mutiara Mabe Di Perairan Selat Buton Sulawesi Tenggara Nasrun, La; Kasim, Ma`ruf; Nur, Andi Irwan
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan spat yang menempel serta untuk mengetahui ukuran cangkang spat yang melekat pada areal budidaya mutiara mabe, dilaksanakan selama dua bulan mulai Maret sampai April 2019 di Perairan Palabusa Kecamatan Lea-Lea Kabupaten Buton, dengan cara menggantungkan kolektor pada rakit budidaya mutiara, pemasangan kolektor pada setiap stasiun sebanyak tiga buah sehingga kolektor yang digunakan ada 6 buah, dan ditempatkan secara acak pada 2 rakit masing-masing berukuran 12x12m. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata kelimpahan spat yang menempel (ind.m2) pada masing-masing stasiun yaitu kelimpahan tertinggi spat kerang mutiara P. Penguin yang menempel tertinggi didapatkan pada stasiun I sebesar 8,7 ind.m2 dan terendah pada stasiun II sebesar 7,0 ind.m2. Hasil pengukuran rata-rata dimensi cangkang spat kerang yang meliputi tinggi, lebar dan tebal cangkang pada masing-masing stasiun, didapatkan pada stasiun I yaitu tinggi 11,27 mm, lebar 13,91 mm dan tebal cangkang 3,51 mm sedangkan pada stasiun II rata-rata tinggi lebar dan tebal yaitu tinggi 11,09 mm, lebar 13,78 mm, dan tebal cangkang 3,31mm. Kata Kunci :Kelimpahan Spat, Ukuran Cangkang Spat Kerang Mutiara P. Penguin
POLA PERTUMBUHAN, FAKTOR KONDISI DAN RASIO BERAT DAGING KERANG KIJING (Anodonta woodiana) DI PERAIRAN NANGA-NANGA KOTA KENDARI Maharani, Mega; ., Bahtiar; ., Haslianti
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerang kijing (A.woodiana) merupakan salah satu spesies dari kelas bivalvia, yang terus mengalami penurunan akibat tingginya aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara panjang dan berat, faktor kondisi dan rasio berat daging kerang kijing di perairan Sungai Nanga-nanga Kota Kendari. Pengambilan sampel menggunakan metode acak sederhana  (simple random sampling) dengan menempatkan transek yang berukuran 5 x 5 m2. Pengambilan sampel dilakukan secara manual menggunakan tangan. Data yang ditemukan dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai b pada bulan Juli, Agustus, dan September masing-masing yaitu 2,32, 2,10, dan 2,91. Pola pertumbuhan ini bersifat allometrik negatif. Faktor kondisi (Kn) berkisar 0,53%–1,09% dan nilai rasio berat daging (RBD) terhadap kerang kijing berkisar 21,29% – 40,76%.Kata Kunci : Pertumbuhan, faktor kondisi, Anodonta woodiana
Tingkat Eksploitasi Ikan Lencam (Lethrinus lentjan) di Perairan Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan ., Desriani; ., Halili; Mustafa, Ahmad
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di perairan Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan pada bulan Februari – April 2018. Ikan lencam merupakan salah satu spesies target penangkapan ikan karang di Teluk Staring.   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat eksploitasi dengan menganalisis pertumbuhan dan mortalitas ikan lencam (L.lentjan). Contoh ikan diperoleh menggunakan bottom gill net dengan mesh size 1 inch 1,5 inch dan 2,0 inch. Semua ikan yang tertangkap dijadikan sebagai contoh yang jumlahnya 315 ekor. Sampel ikan tersebut diukur panjangnya menggunakan mistar ketelitian 0,5 mm. Kisaran panjang ikan lencam 118-245 mm. Ikan tertangkap selama penelitian memiliki satu kelompok ukuran didominasi oleh ukuran 172-186 mm. Analisis parameter pertumbuhan menunjukkan koefisien pertumbuhan (K) 0.96 per tahun dan panjang asimtotik (L∞) 260,85 mm. Hasil pendugaan mortalitas ikan menunjukkan mortalitas penangkapan lebih tinggi dibandingkan dengan mortalitas alami dengan tingkat eksploitasi 0,55 per tahun yang berarti bahwa tingkat eksploitasi ikan lencam telah melebihi batas  optimum.Kata Kunci : Pertumbuhan, Mortalitas, Eksploitasi, Lethrinus lentjan, Perairan Tanjung Tiram
Efektifitas Hasil Tangkapan Pancing Tonda Dengan Menggunakan Umpan Buatan Yang Berbeda Di Perairan Pulau Binongko Kabupaten Wakatobi Hendri, Laode; Tadjudah, Muslim; Mustafa, Ahmad
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan jumlah hasil tangkapan,  komposisi jenis, dan komposisi ukuran hasil tangkapan pancing tonda menggunakan bentuk umpan buatan yang berbeda. Umpan buatan yang diuji yaitu bentuk cumi-cumi dan bentuk ikan. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai April 2018 di perairan Pulau Binongko. Penelitian ini menggunakan metode experimental fishing sebanyak 25 trip atau 100 kali setting untuk masing-masing umpan yang diuji. Jumlah hasil tangkapan untuk umpan bentuk cumi-cumi adalah 63 individu dan umpan bentuk ikan adalah 70 individu, hasil uji-t menunjukkan perbedaan jumlah tersebut tidak nyata. Ada dua jenis ikan yang tertangkap selama penelitian yaitu cakalang (Katsuwonus pelamis) dan madidihang (Thunnus albacares), tetapi madidihang hanya tertangkap pada umpan berbentuk ikan. Ukuran panjang ikan cakalang yang tertangkap pada umpan bentuk cumi-cumi berkisar 54,8 cm – 57,1 cm, sedangkan pada umpan bentuk ikan berkisar 52,53 cm – 62,05 cm. Perbedaan ini cenderung disebabkan karena perbedaan ukuran diameter badan dari kedua umpan yang diuji.Kata kunci : Pancing tonda, umpan buatan, ukuran tangkapan, cakalang, wakatobi