cover
Contact Name
La Rudi
Contact Email
jpkim@uho.ac.id
Phone
+6282367771976
Journal Mail Official
jpkim@uho.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25034480     EISSN : 27212963     DOI : http://dx.doi.org/10.36709/jpkim%20uho
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Univertsitas Halu Oleo terbit 3 kali setahun yaitu April, Agustus dan Desember setiap tahunnya, dengan menerbitkan artikel ilmiah hasil-hasil penelitian Pendidikan Kimia dan juga Kimia Terapan. Artikel yang akan dimuat dalam pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo harus yang original dan belum pernah dipublikasi di jurnal manapun prosiding dan bebas dari aktivitas plagiarisme. Artikel akan dimuat setelah melalui tahapan review dari reviewer dan dinyatakan bebas dari aktivitas plagiarisme. Focus dan Scope Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo adalah Artikel hasil penelitian pendidikan kimia mencakup: Efektifitas Penerapan model-model pembelajaran Kimia, Penelitian Tindakan kelas, Analisis kesulitan belajar
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2019): Edisi Desember" : 8 Documents clear
INTERAKSI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TERHADAP RADIKAL DPPH KOMBINASI SEDUHAN KULIT BATANG KAYU JAWA (Lannea coromandelica) YANG SEMAKIN MENINGKAT DAN JAHE EMPRIT (Zingiber officinale var. Rubrum) Arman, Arman; Nasrudin, Nasrudin; Rudi, La
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2019): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.278 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i3.11712

Abstract

Kayu jawa dan jahe emprit adalah dua jenis tanaman yang telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Namun, kombinasi hasil seduhan serbuk kulit batang kayu jawa yang semakin meningkat dan jahe emprit dari kedua jenis tanaman ini belum pernah dilaporkan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kombinasi antara seduhan kulit batang kayu jawa (KBKJ) dan rimpang jahe emprit (RJE) yang menunjukkan aktivitas antioksidan paling tinggi. Pengujian aktivitas antioksidan kombinasi menggunakan metode DPPH dengan berbagai seri konsentrasi masing-masing sampel pada perbandingan KBKJ : RJE yaitu 1/8 IC50  : 1/4 IC50, 1/8 IC50  : 1/2 IC50, 1/8 IC50  : 1 IC50, 1/8 IC50  :      2 IC50, 1/8 IC50 : 4 IC50, 1/4 IC50  : 1/2 IC50, 1/4 IC50  : 1 IC50, 1/4 IC50  : 2 IC50, 1/4 IC50  : 4 IC50, 1/2 IC50 : 1 IC50, 1/2 IC50  :  2 IC50, 1 IC50  : 2 IC50, 1 IC50  : 4 IC50, 2 IC50  : 4 IC50. Hasil penelitian pada perbandingan KBKJ : RJE 1/2 IC50 : 1/4 IC50 menunjukkan aktivitas antioksidan paling tinggi sebesar 62,38%.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK TWO TIER MULTIPLE CHOICE Usu, Novianti; Rahmanpiu, Rahmanpiu; Marhadi, Muh. Alim
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2019): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.235 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i3.11738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa pada materi kesetimbangan kimia dengan menggunakan tes diagnostik two tier multiple choice dan mengetahui persentase siswa yang mengalami miskonsepsi pada konsep kesetimbangan kimia dikelas XI MIA SMA Negeri  7 Kendari. Sampel penelitian ini adalah 63 siswa dari tiga kelas XI MIA SMA Negeri 7 Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data untuk menganalisis miskonsepsi siswa menggunakan tes diagnostik berupa tes two-tier multiple Choice, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami miskonsepsi konsep kesetimbangan kimia. Miskonsepsi yang dialami siswa terjadi pada subkonsep kesetimbangan dinamis (26,9%), subkonsep pergeseran kesetimbangan kimia (40%), subkonsep tetapan kesetimbangan kimia (49,3%) dan subkonsep kesetimbangan kimia dalam suatu industri (31,6%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa miskonsepsi tertinggi pada subkonsep tetapan kesetimbangan kimia, sedangkan untuk persentase terendah pada subkonsep kesetimbangan dinamis. Miskonsepsi teridentifikasi disetiap sub konsep pada konsep kesetimbangan kimia dengan rata-rata sebesar 37%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS KIMIA SISWA KELAS XI PADA MATERI POKOK KOLOID Desimah, Desimah; Rafiuddin, Rafiuddin; Dali, Arniah
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2019): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.322 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i3.11716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) karakteristik konsep, (2) profil penguasaan literasi sains siswa,(3) peningkatan literasi sains siswa, (4) perbedaan penguasaan literasi sains siswa antar kelompok kemampuan, (5) perbedaan persepsi sains siswa antar kelompok kemampuan. Berdasarkan hasil analisis ditemukan data: (1) Terdapat 16 label konsep pada materi pokok Koloid, terdiri dari 62,5% konsep yang menyatakan proses, 12,5% konsep yang menyatakan abstrak, dan 25% konsep yang menyatakan prinsip. (2) Skor rata-rata pretest siswa 27,94 lebih rendah dibandingkan skor rata-rata posttest siswa yakni 71,42 (3) Peningkatan literasi sains siswa berdasarkan skor pretest dan posttest dari 19 siswa terdapat 2 orang siswa dalam kategori rendah yaitu 10,52 %, 11 orang dalam kategori sedang yaitu 57,89 % dan 6 orang dalam kategori tinggi 31,57 %, secara keseluruhan rerata N-gain siswa adalah 0,59 termasuk kategori sedang. (4) Tidak terdapat perbedaan penguasaan literasi sains antar siswa kelompok kemampuan tinggi dan sedang dengan t’hitung 0,369< t’tabel 1,77. Terdapat perbedaan penguasaan literasi sains antar siswa kemampuan tinggi dan rendah dengan t’hitung 5,135> t’tabel 2,015, serta siswa kelompok kemampuan sedang dan rendah dengan t’hitung 3,955> t’tabel 1,761 (5) Terdapat perbedaan persepsi siswa pada materi pokok Koloid antar kelompok kemampuan tinggi dan sedang dengan t’hitung 3,454> t’tabel 1,78, serta siswa kelompok kemampuan tinggi dan rendah dengan t’hitung 5,610 > t’tabel 2,015. Tidak terdapat perbedaan persepsi siswa pada materi pokok koloid antar kelompok kemampuan sedang dan rendah dengan t’hitung 1,729< t’tabel 1,77.
PENGARUH HIDROLISIS DAN pH SUBTRAT TERHADAP RENDEMEN DESTILAT HASIL FERMENTASI BUAH SEMU JAMBU METE MENGGUNAKAN RAGI ROTI DAN RAGI TAPE Santiani, Olma; Rahmanpiu, Rahmanpiu; Abraham, Abraham
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2019): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.097 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i3.11742

Abstract

Pengaruh Hidrolisis Dan pH Subtrat Terhadap Rendemen Destilat Hasil Fermentasi Buah Semu Jambu Mete Menggunakan Ragi Roti Dan Ragi Tape”, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Konsentrasi HCl dalam proses hidrolisis dan pH optimum subtrat yang menghasilkan rendemen destilat tertinggi pada fermentasi buah semu jambu mete menggunakan ragi roti dan ragi tape. Metode yang digunakan adalah eksperimen, diawali hidrolisis buah semu jambu mete dengan konsentrasi HCl 0,05N, 0,1N 0,2N dan pH subtrat 4, 5, dan 6, kemudian dilanjutkan dengan fermentasi secara anaerob selama 60 jam menggunakan ragi roti dan ragi tape. Volume destilat hasil fermentasi diukur dan dihitung rendemennya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hidrolisis dengan konsentrasi HCl 0.2N dan pH subtrat 5 diperoleh rendemen destilat yang tertinggi baik menggunakan ragi roti (3,92%) maupun ragi tape (3,08%)
PENGARUH KECEPATAN PENGADUKAN DAN WAKTU ADSORPSI TERHADAP MUTU MINYAK GORENG BEKAS MENGGUNAKAN ADSORBEN ARANG AKTIF AMPAS SAGU (Metroxylon sago sp.) Hardianti, Dian; Ratna, Ratna; Harimu, La
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2019): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.711 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i3.11717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan pengadukan dan  waktu adsorpsi terhadap mutu minyak goreng dengan adsorben arang ampas sagu (metroxylon sago sp.). Metode penelitian ini meliputi pembuatan arang aktif dari ampas sagu, analisis kualitasarang aktif ampas sagu, pemurnian minyak goreng bekas, analisis kualitas minyak goreng hasil pemurnian. Padapenelitian ini akan diamati beberapa variabel yang berpengaruh terhadap proses adsorpsi yaitu   pengaruh kecepatan dan waktu adsorpsi minyak goreng bekasdengan adsorben   arang aktif ampas sagu. Karakteristik permukaan adsorben ampas sagu dianalisis dengan XRF dan BET. Hasil analisis XRF terhadap arang aktif ampas sagu menunjukkan kandungan senyawa oksida terbesar yaitu SiO2 sebesar 8,31% dan analisis BET menunjukkan luas permukaan sebesar 174,81 m2/g. Proses pemurnian minyak goreng bekas menggunakan arang aktif ampas sagu      dipengaruhi oleh kecepatan dan waktu kontak minyak dengan adsorben. Kecepatan pengadukaan dan waktu optimum yang diperoleh untuk menurunkan tingkat kekeruhan, kadar air dan bilangan asam yaitu pada skala 5 dan waktu kontak 60 menit, dengan tingkat kekeruhan sebesar 2,43 NTU, kadar air 0,12% dan bilangan asam 1,16 mg KOH/g.
PROFIL PENGUASAAN LITERASI SAINS DAN PERSEPSI SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) PADA MATERI POKOK REAKSI REDOKS Manginsi, Ranti Sri Juniati; Rafiuddin, Rafiuddin; Abraham, Abraham
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2019): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.264 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i3.11743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui karakteristik konsep materi reaksi redoks; (2) Mengetahui profil literasi sains siswa pada materi pokok reaksi redoks; (3) Mengettahui persepsi siswa pada materi pokok reaksi redoks setelah diajarkan dengan model pembelajaran PjBL; (4) Mengetahui apakah terdapat perbedaan penguasaan literasi sains siswa antar kelompok kemampuan yang diajarkan dengan model pembelejaran PjBL pada materi pokok reaksi redoks: (5) Mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi sains siswa antar kelompok kemampuan yang diajarkan dengan model pembelejaran PjBL pada materi pokok reaksi redoks. Berdasarkan hasil analisis ditemukan data: (1) Terdapat 19 label konsep pada materi pokok reaksi redoks, terdiri dari 44,4% yang menyatakan prinsip 44,4% yang menyatakan proses dan 11,1% yang menyatakan sifat dan ukuran atribut; (2) persentase skor posttest tertinggi pada label konsep tata nama senyawa sebesar 30,3% dan persentase skor posstest terendah pada label konsep penentuan oksidator sebesar26,2%; (3) Persentase skor angket tertinggi untuk seluruh kelompok kemampuan sebesar 58%, kelompok kemampuan tinggi 57%, kelompok kemampuan sedang 53% serta kelompok kemampuan rendah 80%. Masing-masing berada pada kategori cukup. Sedangkan presentase terendah sebesar 0% masing-masing berada pada kategori kurang sekali dan sangat baik; (4)Terdapat perbedaan penguasaan literasi sains dengan taraf signifikan 5% antar siswa berkemampuan tinggi dan sedang denganthit 3.887 > ttab 1.70. Serta siswa berkemampuan tinggi dan rendah dengan thit 4.843 > ttab 1,81. Sedangan pada siswa berkemampuan sedang dan rendah tidak berbeda dengan thit  0.603 < ttab 1,72;(5)   Tidak terdapat perbedaan persepsi siswa yang signifikan terkait materi reaksi redoks antara siswa berkemampuan tinggi dan sedang dengan thit-0.507 < ttab 1.70, tinggi dengan rendah  dengan thit-0.693 < ttab 1,81 serta sedang dan rendah dengan thit 0.380 < ttab 1,72
KARAKTERISASI SELULOSA DARI LIMBAH KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.) DENGAN VARIASI WAKTU PEMANASAN Iqbal, La Ode Muhammad; Haeruddin, Haeruddin; Haetami, Aceng
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2019): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.901 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i3.11732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemanasan terhadap karakteristik selulosa kulit buah kakao yang dihasilkan dan untuk mengetahui persen rendemen ekstraksi selulosa kulit buah kakao. Penelitian ini menggunakan metode delignifikasi menggunakan pelarut NaOH 12%. Adapun uji yang dilakukan seperti uji Organoleptik dengan hasil yang diperoleh selulosa kulit buah kakao yang putih dan tidak berasa. Sampel s1 dengan lama pemanasan 2 jam diperoleh rendemen selulosa sebesar 20,23 %, sampel s2 dengan lama pemanasan 3 jam diperoleh rendemen sebesar 19,27 % dan sampel s3 dengan lama pemanasan 4 jam diperoleh rendemen sebesar 18,02 %. Uji bilangan gelombang menggunakan FTIR diperoleh hasil ketiga sampel memiliki gugus yang terdapat pada selulosa yaitu vibrasi ulur OH (3200- 3500), ulur CH(2850-3000) & ulur C=O (1650-1780). Nilai pH sampel s1, s2 & s3 berturut-turut yaitu 6,22 ; 6,21 & 6,07. Ketiga sampel telah memenuhi kriteria pH yang ditentukan olehUnited State Pharmacopeia(USP). Uji susut pengeringan untuk sampel s1, s2, s3 berturut-turut dipeoleh hasil 13,94 (%), 2,34 (%) & 1,28 (%). Sampel s2 dan s3 memenuhi kriteria USP yaitu selulosa dengan susut pengeringan <7 (%). Hasil uji kadar abu untuk sampel s1, s2 & s3 berturut-turut yaitu 2,1; 1,42; & 1,1. Ketiga sampel belum memenuhi standar USP yang menetapkan kadar abu<0,1 % karena pelarutan mineral oleh NaOH belum maksimal. Uji kelarutan untuk sampel s1, s2, & s3 diperoleh hasil 2,62; 1,02 & 0,2 %. Hanya sampel s3 yang memenuhi kriteria USP. Sehingga dapat disimpulkan bahwa lama pemanasan 4 jam merupakan waktu terbaik untuk mengesktraksi selulosa limbah kulit kakao
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA POKOK BAHASAN LARUTAN ASAM BASA Masria, Masria; Dahlan, Dahlan; Tewa, Yuniati
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2019): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.975 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i3.11735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar siswa setelah pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses sains dengan hasil belajar siswa menggunakan pembelajaran langsung pada materi larutan asam basa. Sampel dari penelitian ini diambil secara acak yaitu kelas XI MIA1 (N=30) sebagai kelas eksperimen dan XI MIA3 (N=30) sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan pretest-posttest control group design. Instrument tes yang diberikan berbentuk pilihan ganda berjumlah 20 soal, data aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Hasil analisis data diperoleh pada kelas XI MIA1 untuk post-test nilai rata-rata mencapai 79,167 sedangkan pada kelas XI MIA3 untuk nilai post-test nilai rata-rata mencapai 58,83. Nilai rata-rata N-gain pada kelas eksperimen sebesar 0,69 sedangkan nilai rata-rata N-gain kelas kontrol 0,43. Hasil uji perbandingan N-gain menunjukan bahwa rata-rata peningkatan hasil belajar siswa pada materi larutan asam basa yang diajar dengan pendekatan keterampilan proses sains lebih baik secara signifikan dibandingkan dengan peningkatan hasil belajar siswa pada materi larutan asam basa yang diajar dengan pembelajaran langsung.

Page 1 of 1 | Total Record : 8