cover
Contact Name
La Rudi
Contact Email
jpkim@uho.ac.id
Phone
+6282367771976
Journal Mail Official
jpkim@uho.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25034480     EISSN : 27212963     DOI : http://dx.doi.org/10.36709/jpkim%20uho
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Univertsitas Halu Oleo terbit 3 kali setahun yaitu April, Agustus dan Desember setiap tahunnya, dengan menerbitkan artikel ilmiah hasil-hasil penelitian Pendidikan Kimia dan juga Kimia Terapan. Artikel yang akan dimuat dalam pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo harus yang original dan belum pernah dipublikasi di jurnal manapun prosiding dan bebas dari aktivitas plagiarisme. Artikel akan dimuat setelah melalui tahapan review dari reviewer dan dinyatakan bebas dari aktivitas plagiarisme. Focus dan Scope Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo adalah Artikel hasil penelitian pendidikan kimia mencakup: Efektifitas Penerapan model-model pembelajaran Kimia, Penelitian Tindakan kelas, Analisis kesulitan belajar
Articles 80 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN KURIKULUM 2013 PADA POKOK BAHASAN IKATAN KIMIA DAN BENTUK MOLEKUL Kamil, Nursahida; Haeruddin, Haeruddin; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 6, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3335.236 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v6i1.15130

Abstract

Telah dilakukan penelitian Pengembangan Perangkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kimia menggunakan Kurikulum 2013 pada Pokok Bahasan Ikatan Kimia dan Bentuk Molekul Kelas X MIPA SMA Negeri 5 Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) kimia pada pokok bahasan ikatan kimia dan bentuk molekul yang layak digunakan berdasarkan kurikulum 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang dikembangkan oleh Sivasailam Thiagarajan. Pengembangan perangkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada penelitian ini menggunakan model 4-D yaitu pendefenisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (dessiminate). Pada penelitian ini hanya dilakukan sampai pada tahap pengembangan. Langkah-langkah dalam penelitian pengembangan ini yaitu pada tahap pendefenisian terdiri atas analisis awal-akhir, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep, dan perumusan tujuan pembelajaran. Pada tahap perancangan terdiri atas  pemilihan media pembelajaran, pemilihan format, dan rancangan awal. Pada tahap pengembangan terdiri atas validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk RPP yang dikembangkan divalidasi oleh 4 orang penilai dengan menggunakan lembar validasi dan memperoleh nilai sebesar 98% dan tergolong dalam kategori sangat baik.
IDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR KIMIA SISWA PADA MATERI POKOK LARUTAN ASAM DAN BASA DI KELAS XI IPA2 SMA NEGERI 1 WOLOWA KABUPATEN BUTON Fajrin, Sahlan; Haetami, Aceng; Marhadi, Muh. Alim
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 1 (2020): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.948 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i1.13106

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar siswa dalam mempelajari materi larutan asam dan basa serta faktor penyebab kesulitan belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wolowa Tahun Ajaran 2018/2019 semester genap. Populasinya adalah siswa kelas XI di SMA tersebut. Sampel pada penelitian ini sebanyak 25 siswa yang diambil dari salah satu kelas XI melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument tes pilihan ganda dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui penyajian data, verifikasi, analisis lembar jawaban siswa dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar pada keseluruhan sub pokok materi larutan asam basa, dengan rata-rata persentase kesulitan sebesar 47 %. Kesulitan tertinggi terletak di materi pokok perhitungan pH larutan pada indikator menghitung pH larutan asam dan basa dengan persentase kesulitan sebesar 88 %. Wawancara pada siswa memberi informasi faktor penyebeb kesulitan belajar siswa yang terdiri dari faktor internal berupa kekurangmampuan siswa saat mempelajari materi larutan asam dan basa, baik itu yang bersifat kognitif, afektif maupun psikomotorik dan faktor eksternal berupa lingkungan sekolah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MIA SMAN 1 SAMPARA PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT Nurmita, Ista; Marhadi, Muh. Alim; Haeruddin, Haeruddin
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 2 (2020): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.652 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i2.13471

Abstract

Penerapan Model Pembelajran Contextual Teaching And Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X MIA SMAN 1 Sampara Pada Materi Larutan Elektrolit Dan Nonelektrolit. Telah dilakukan penelitian Penerapan Model Pembelajaran Teaching And Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X MIA SMAN 1 Sampara Pada Materi Larutan Elektrolit Dan Nonelektrolit.. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Hasil Belajar siswa setelah pembelajaran dengan model Contextual Teaching And Learning dan Hasil Belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Penelitian ini menggunakan rancangan semu atau kuasi eksperimen. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas X MIA1 sebanyak 28 orang dan X MIA2 sebanyak 26 orang yang dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa soal tes objektif dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) rata-rata hasil tes Hasil Belajar siswa kelas eksperimen sebesar 76,1; (2) rata-rata hasil tes Hasil Belajar siswa kelas kontrol sebesar 72,6; (3) rata-rata N-Gain kelas eksperimen berada pada kategori sedang (0.66); (4) rata-rata N-Gain kelas kontrol berada pada kategoti sedang (0.60); hasil uji-t (uji beda) N-Gain kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda secara signifikan dengan H0 diterima (sig. < 0.05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning efektif digunakan pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit
SAMPUL LUAR, DEWAN REDAKSI, KATA PENGANTAR DAN DAFTAR ISI Informasi, Editorial
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 1 (2020): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.27 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i1.13807

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan Pembelajaran Langsung untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Asam Basa Rasid, La; Fahyuddin, Fahyuddin; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 3 (2020): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.079 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i3.14772

Abstract

Telah dilakukan penelitian Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi asam basa di SMA Negeri 1 Batauga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung pada materi asam basa, untuk menganalisis peningkatan pemahaman konsep siswa melalui pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langung pada materi asam basa, untuk membandingkan perbedaan peningkatan pemahaman konsep materi asam basa antara kelommpok siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung. Penelitian ini dilaksanakan pada semester Genap Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi experimental atau eksperimen semu. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, Tes dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi Teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa pada materi asam basa yang diajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing diperoleh nilai rata-rata sebesar 70,62 sedangkan nilai rata-rata siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung diperoleh nilai sebesar 75,62. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran inkuiri terbimbing. Terdapat peningkatan pemahaman konsep siswa melalui pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis uji paired sample t test antara hasil pretest dan posttest dengan nilai sig. (2-tailed). Terdapat perbedaan peningkatan pemahaman konsep siswa yang diajarklan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung.
PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KIMIA KURIKULUM 2013 BERBASIS PROJECT BASED LEARNING KELAS XI IPA SEMESTER 1 SMAN 3 KENDARI PADA POKOK BAHASAN HIDROKARBON Lestari, Sucy; Marhadi, Muhammad Ali; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 6, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1458.32 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v6i1.15906

Abstract

Telah dilakukan penelitian Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kimia Kurikulum 2013 Berbasis Project Based Learning Kelas XI IPA Semester 1 SMAN 3 Kendari pada Pokok Bahasan Hidrokarbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perangkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) kimia berbasis Project Based Learning yang dikembangkan pada pokok bahasan hidrokarbon berdasarkan kurikulum 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang dikembangkan oleh Sivasailam Thiagarajan. Langkah-langkah yang perlu dilakukan yaitu melakukan analisis awal akhir, tugas akhir dan konsep akhir, merumuskan tujuan pembelajaran, pemilihan media, pemilihan format, rancangan awal dan tahap pengembangan. Rancangan Awal yang divalidasi oleh 3 orang penilai dengan menggunakan lembar validasi memperoleh nilai sebesar 49% dengan kategori sangat kurang maka perlu diadakan revisi. Hasil sesudah revisi menunjukkan bahwa produk RPP yang dikembangkan memperoleh nilai sebesar 90.17% tergolong dalam kategori sangat baik dan tidak perlu diadakan revisi. 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESULITAN BELAJAR KIMIA MATERI LARUTAN PENYANGGA Narma, Narma; Rahmanpiu, Rahmanpiu; Dahlan, Dahlan
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 1 (2020): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.085 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i1.13115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang menjadi penyebab utama kesulitan belajar kimia yang dialami peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 23 orang siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Abuki. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket respon siswa berjumlah 30 pernyataan, wawancara dan dokumentasi. Analisis data untuk menggambarkan faktor internal dan eksternal kesulitan belajar dengan mengihutung seberapa besar persentase hasil angket pada siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Abuki dan analisis data untuk mengetahui faktor internal dan eksternal kesulitan beljar yaitu dengan mencatat hasil wawancara dan alasan pada angket siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase angket faktor kesulitan belajar siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Abuki materi larutan penyangga faktor internal 68,7% (Tinggi). Sedangkan faktor eksternal guru 5,22% (Sangat rendah), teman sebaya 32,18% (Rendah), lingkungan keluarga 55,65% (Sedang).
UJI PARAMETER SPESIFIK KOMBINASI SINERGIS KULIT BATANG KAYU JAWA (Lannea coromandelica) DAN RIMPANG JAHE EMPRIT (Zingiber officinale var. Rubrum) SEBAGAI PENGEMBANGAN BAHAN BAKU OBAT TRADISIONAL Jefri, Muhamad; Ratna, Ratna; Nasrudin, Nasrudin
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 2 (2020): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.428 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i2.13540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter spesifik pada kombinasi kulit batang kayu (Lannea coromandelica) jawa dan rimpang jahe emprit (Zingiber officinale var. Rubrum). Penetapan parameter spesifik menggunakan uji hedonik yaitu pada organoleptik. Hasil organoleptik aroma nilai tertinggi adalah sampel RJE, hasil uji kesukaan terhadap rasa yang nilai tertinggi adalah sampel KBKJ & RJE (1:2) dan hasil uji kesukaan terhadap warna nilai tertinggi adalah sampel KBKJ.
SAMPUL DEPAN, DEWAN REDAKSI, KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI, & SAMPUL BELAKANG Editorial, Editorial
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 2 (2020): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.702 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i2.13808

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving untuk Meningkatkan Hasil Belajar SISWA KELAS X MIA 1 pada Materi Pokok Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit SMA Negeri 1 Wonggeduku Sari, Winda; Saefuddin, Saefuddin; Dahlan, Dahlan
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 3 (2020): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2413.607 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i3.15268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Peningkatan aktivitas guru dan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran problem solving (2) hasil belajar kimia siswa  kelas X MIA 1 setelah diajar dengan menggunakan model pembelajaran problem solving pada materi elektrolit dan non elektrolit, (3) keefektifan penerapan model pembelajaran problem solving terhadap hasil belajar siswa kelas X IPA 2 pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit, dan (4) respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran problem solving pada materi elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperiment, desain penelitian yang digunakan adalah One-group Pretest Posttest Design, yaitu penelitian dilaksanakan pada satu kelompok saja tanpa ada kelompok pembanding. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 butir soal, lembar bservasi dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Persentase aktivitas siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran problem solving meningkat dengan persentase pada pertemuan 1 sebesar 86 % menjadi 89,4 % pada pertemuan kedua, dan untuk aktivitas guru meningkat dari 85 % pada pertemuan pertama menjadi 85,5 % pada pertemuan kedua (2) Hasil belajar kimia siswa kelas X MIA 1SMAN 1 WONGGEDUKU yang diajar menggunakan model problem solving pada pokok bahasan larutan elektrolit dan nonelektrolit siswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 78,1. (3) Penerapan model problem solving dalam proses pembelajaran cukup efektif dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,69 (sedang). (4) Siswa memberikan respon yang sangat positif terhadap penggunaan model pembelajaran problem solving dengan skor respon sebesar 76% atau berada pada kategori sangat baik.